Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88




Payakumbuh,netralpost--- Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mendampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh yang berlokasi di Kecamatan Payakumbuh Selatan, Senin (13/9).


Turut mendampingi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, Bupati Agam Andri Warman, Kepala Balai PPW Wilayah Sumbar, General Manager PLN Wilayah 3, beserta Pimpinan OPD terkait.


Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana melakukan perluasan TPA regional Payakumbuh mengingat volume sampah yang masuk terus meningkat, bahkan mencapai 220 ton sampah per hari dengan rata-rata kenaikan 6% setiap tahunnya. Untuk itu Pemprov Sumbar berupaya melakukan pengembangan wilayah TPA setidaknya seluas 2,7 hektar untuk digunakan 5 hingga 7 tahun ke depan.


Urgensi pengembangan cell landfiill Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh yang menampung sampah dari Payakumbuh, Limapuluh Kota, Bukittinggi, dan Agam itu sangat tinggi, saat ini kondisi TPA sudah over capacity, hampir 200%, ketinggian sampah sudah sampai 30 meter dari idealnya hanya 15 meter.


Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Mahyeldi tengah mempersiapkan eksekusi perluasan cell landfill baru guna memenuhi kebutuhan penampungan dan pengolahan sampah. Hal ini telah dibahas dalam dalam rapat pembahasan kondisi TPA regional Payakumbuh dan upaya penanganan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Minggu (12/9) kemarin.


Gubernur Mahyeldi menyampaikan langkah cepat yang harus diambil oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten kota untuk menghindari kelongsoran sampah. Diantaranya opsi yang dimiliki pemerintah daerah adalah perluasan cell landfill, serta memperbaiki maupun menambah membran sementara untuk TPA yang berlokasi di Kelurahan Padang Karambia, Kota Payakumbuh ini.


"Untuk itu, penting adanya sinergitas antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pemerintah provinsi, serta kabupaten/kota dalam menyikapi persoalan ini," kata Mahyeldi.


Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi mengatakan urusan sampah adalah hal yang paling vital, tidak bisa main-main, kalau dibiarkan maka nanti akan muncul masalah berkelanjutan. Meski kewenangan TPA Regional ini berada di tangan Pemprov Sumbar, tetapi lokasinya berada di wilayah administrasi Pemko Payakumbuh, serta manfaatnya dibagi untuk 4 kabupaten/kota.


Dijelaskan Riza, pengembangan TPA ini, untuk tahap pertama adalah meminta anggaran ke pusat, karena dibutuhkan dana untuk membikin cell landfiill baru, karena yang lama sudah penuh, maka perlu diselesaikan secepatnya.


"Kedepan kita perlu mencarikan solusi agar bagaimana TPA untuk jangka panjangnya, tentu harus dicari juga tempat yang representatif dan memadai, kalau bisa kata Riza seenggaknya 50 tahun. Rencana sementara ya disiapkan di sini dahulu, dan ini menjadi konsentrasi kita bersama dengan Pemprov Sumbar," tukuk Riza.


Dijelaskan Riza lebih lanjut, bahkan untuk lahan pengembangan TPA juga sudah disediakan oleh pemko. Bila perlu, dikatakannya Pemko siap kapanpun untuk membeli lahan warga, bila ada lahannya yang ingin dibebaskan di sekitar TPA.


"Kan mereka terdampak, kalau bisa sekaligus saja dibebaslahankan, daripada tanahnya tidak termanfaatkan," kata Riza.


Riza juga menghimbau masyarakat agar dapat melakukan pemisahan dan pengolahan kepada sampah organik untuk meningkatkan efektivitas penampungan sampah di TPA. Dengan demikian sampah organik pun dapat diolah untuk dijadikan pupuk dan sampah plastik bisa diolah menjadi berdaya guna.


"Ke depan kita upayakan pengendalian dan pengolahan sampah organik yang lebih ramah lingkungan supaya bisa menjadi pupuk. Masyarakat juga jangan suka membuang sampah sembarangan, apalagi ke saluran drainase, bila itu dilakukan maka akan berakibat tersumbat aliran air saat hujan dan memicu banjir, kita juga yang bakal kerugian," pungkasnya. (Yon/




Payakumbuh,netralpost-- Wali Kota Riza Falepi menyampaikan dirinya sangat bangga atlet asal Kota Payakumbuh bisa menjadi perwakilan Sumatera Barat ikut dalam pekan olah raga nasional (PON) XX di Papua.


Hal ini disampaikan oleh wali kota dua periode yang hobi bergowes itu saat melepas 5 atlet kebanggaan Kota Randang di balai kota, Senin (13/9).


Kelima atlet itu Suci Kurnia Dewi (28 tahun) cabang Kempo, Kelas Randori Putri 55 kg, kemudian Fadila Rahmi (22 tahun) cabang Karate Kelas Kumite +68 kg putri, serta Iqlimatul Aini (22) cabang Karate, Kelas kumite -61 kg putri, lalu dua atlet Paralayang Abdurrahman Hidayat (16) dan Febri Yulito (26) datang ditemani Ketua KONI Yusra Maiza, Kadisparpora Desmon Corina, Kabid Pemuda dan Olahraga Delni Putra, pelatih Paralayang Dodo Kurdi, serta Saidina Irawan selaku pelatih Kempo Payakumbuh bersama pengurus cabor terkait.


Disebukan Riza, terlepas apakah nanti para atlet bisa dapat medali atau tidak, sebagai kepala daerah, dirinya menyebut sudah tampil saja sangat bersyukur.


"Kami berpesan kepada atlet agar menjaga kebugaran tubuh mereka jelang bertanding, jangan sampai imun tubuh menurun karena itu akan menurunkan performa. Selamat jalan, jaga nama baik Payakumbuh dan sukses meraih prestasi terbaik, ada doa dari kami semua warga Payakumbuh," kata Riza Falepi sembari menyerahkan bantuan dana dari Pemko kepada atlet.


Smeentara itu, Ketua KONI Yusra Maiza menerangkan pada PON 2016 lalu Payakumbuh hanya bisa mengirim dua atlet saja mewakili provinsi Sumatera Barat, untuk kali ini Kota Randang sudah berhasil mengirim 5, termasuk cabang olahraga Paralayang, mereka telah sukses menjalani seleksi Pra PON.


"Ini sebuah paningkatan yang cukup baik. Mudah-mudahan menjadi cambuk pelecut bagi cabor-cabor lain untuk mengikuti jejak atlet kita ini. Ditambah dengan telah bertambahnya fasilitas olah raga di Payakumbuh tentu memudahkan kita dalam melakukan pembinaan dan latihan, serta mencari bibit atlet baru," kata Yusra.


Menurut keterangan dari Kadisparpora Desmon Corina, atlet-atlet ini akan berangkat ke Papua secara bertahap, dimana untuk Paralayang pada 15 September, Kempo pada 5 Oktober, dan Karate pada 7 Oktober. 


Febri Yulito atlet Paralayang saat ditanya media mengatakan keinginan dan semangat besarnya untuk bisa membawa medali emas bagi Kota Payakumbuh yang dicintainya ini. Dijelaskan alumni Unand Payakumbuh itu, tekadnya sangat besar mengharumkan nama Payakumbuh di kancah nasional.


"Mohon doakan kami semoga bisa memberikan hasil terbaik, pulang membawa medali untuk kota kita," pungkasnya. (Yon/


Mandailing Natal-netralpost.net-
Kapolres Madina Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si bersama dengan Forkopimcam Siabu dan Kasi Propam Polres Madina Iptu Binton Silalahi melaksanakan pengecekan kesiapsiagaan personil yang bertugas di Pos Penyekatan Siabu Kec. Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Senin (13/09/2021).

"Kabupaten Mandailing Natal memasuki tahapan PPKM level 4, menindak lanjuti hal tersebut kami membuat 2 (dua) titik Pos Penyekatan, titik pertama di kecamatan Siabu yang merupakan pintu gerbang masuk ke Mandailing Natal dari arah Tapanuli Selatan dan titik kedua di kecamatan Kota Nopan yang merupakan pintu gerbang masuk dari Sumatera Barat ke Kabupaten Mandailing Natal" sebut Kapolres Madina.

"Warga luar daerah yang masuk ke Kabupaten Mandailing Natal wajib Swab Antigen di kedua Pos Penyekatan yang kami buat tersebut, yang reaktif langsung kami lakukan PCR dengan alat yang disediakan oleh Polda Sumut, apabila Positif langsung dilakukan isolasi ditempa yang telah kami disediakan" tambah Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si.

"Kami harapkan warga luar daerah yang masuk ke Kabupaten Mandailing Natal steril dari virus Covid-19, hal tersebut kami lakukan dengan tujuan agar Mandailing Natal turun level dari PPKM level 4 dan terbebas dari Pandemi Covid-19" tutup papar Kapolres Madina.

"Mari bersama kita menjaga diri dari penularan dan penyebaran Covid-19, patuhilah Prokes Covid-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah saat kita beraktivitas, semoga kita sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT, amiin ya robbal alamin" tutup Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si kepada awak media diakhir kegiatan yang dilaksanakan.(*)


Padang-netralpost.net-
Semangat melayani terus dilakukan tenaga kesehatan atau Nakes dari Dinas Kesehatan Diskes Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang kepada masyarakat, Senin (13/9/2021).

Melayani dengan semangat tanpa batas kepada masyarakat kota Padang yang dilakukan Nakes Diskes Lantamal dilakukan di Diskes jalan Sutan Syahrir Bukit Putus Padang.

Pelayanan berupa vaksinasi kepada masyarakat yang masih membutuhkan. Sebanyak 10 orang Nakes memberikan pelayanan kepada 50 orang masyarakat, diantaranya 32 orang vaksinasi ke 1 dan 18 orang vaksinasi ke 2.

Himbauan dari  pemerintah agar terbentuk Herd Immunity kepada masyarakat, sehingga Nakes Diskes Lantamal II terus melaksanakan vaksinasi. Dengan terlaksana vaksinasi kepada semua lapisan masyarakat di harapkan dapat menggerakan roda perekonomiannya nantinya. Vaksin yang digunakan Nakes, pada saat vaksinasi yaitu vaksin Sinovac.

Memberikan pelayanan yang Humanis kepada masyarakat dari Nakes merupakan arahan dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.,M.M.,berikan pelayanan vaksinasi terbaik kepada masyarakat Maritim dan masyarakat sekitar di lingkungan kita.

Dalam hal ini, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si(Han) juga selalu mensuport para Nakes dari Lantamal II, agar berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita. Yakinkan kepada masyarakat bahwasanya vaksin aman dan halal, demikian Danlantamal II selalu menyampaikan baik kepada Nakes yang bertugas maupun kepada masyarakat yang akan melaksanakan vaksinasi.

Kondisi dan  situasi Pandemi Covid-19 yang masih belum dapat di atasi. Sehingga pemerintah terus berupaya dan mengambil langkah langkah terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menyikapi hal demikian, pemerintah melalui TNI dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin.

Nakes dari Diskes Lantamal II, merupakan yang kesekian kalinya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sudah beberapa tempat dilakukan vaksinasi kepada masyarakat Maritim dan masyarakat umum di kota Padang. Baik vaksinasi tahap pertama maupun untuk tahap kedua. 

Dilokasi kegiatan para vaksinator dikendalikan langsung oleh Kadiskes Lantamal II Letkol Laut (K) Zulfitri.S.Si. M.Kes., sebagai penanggungjawab kegiatan serbuan vaksinasi ini juga sekaligus sebagai Komandan Satuan Tugas atau Dansatgas Covid-19 di Lantamal II Padang. 

Dispen Lantamal II.





Payakumbuh,netralpost --- Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2021 disahkan menjadi Peraturan Daerah dalam rapat paripurna di ruang sidang rapat paripurna DPRD setempat, Sabtu (11/9).


Dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan antara eksekutif dan legislatif, dalam hal ini antara Wali Kota Riza Falepi dengan Ketua DPRD Hamdi Agus, Wakil Ketua Wulan Denura, dan Wakil Ketua Armen Faindal, disaksikan anggota DPRD lainnya dan hadirin sidang.


Ketua DPRD Hamdi Agus yang memimpin rapat itu mengatakan proses Ranperda menjadi Perda ini telah melalui serangkaian pembahasan dalam rapat paripurna.


Sementara itu, menurut Wali Kota Riza Falepi, hari ini merupakan salah satu keberhasilan pemerintah dan DPRD dalam upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Payakumbuh.


"Kita mengapresiasikan amanat rakyat yang tertumpang pada pundak kita dengan telah disetujui dan disepakatinya APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 ini," kata Riza. 


Riza berharap, semoga apa yang diperbuat eksekutif dan legislatif dapat membawa perubahan ke arah perbaikan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh.


"Perkenankan kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang terhormat yang telah mengagendakan rapat paripurna pada hari ini," sambung Riza.


Setelah melalui rangkaian rapat-rapat dan mekanisme pembahasan sebuah Ranperda APBD Perubahan (APBD-P), maka disepakati APBD-P Kota Payakumbuh tahun Anggaran 2021, semula Rp. 731.041.110.447 bertambah Rp. 16.242.073.774, sehingga menjadi Rp. 747.283.184.221. 


Dengan rincian Pendapatan Daerah semula Rp. 711.307.200.621 berkurang Rp. 28.906.118.483. Jumlah Pendapatan setelah perubahan Rp. 682.401.082.138.


Belanja Daerah semula Rp. 731.041.110.447 bertambah Rp. 16.242.073.774. Jumlah Belanja setelah perubahan Rp. 747.283.184.221. Surplus/(defisit) setelah perubahan Rp. 16.242.073.774.


Pembiayaan Daerah; Penerimaan semula Rp. 19.733.909.826 bertambah Rp. 45.148.192.257. Jumlah Penerimaan setelah perubahan Rp. 64.882.102.083.


Pengeluaran semula Rp. 0 berkurang Rp. 0. Jumlah Pengeluaran setelah perubahan Rp. 0. Jumlah Pembiayaan Netto setelah perubahan Rp. 64.882.102.083. sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan Rp. 0.


Setelah ditandatanganinya kesepkatan kedua belah pihak, pihak eksekutif akan menyampaikan kepada Gubernur Provinsi Sumatera Barat Ranperda APBD-P ini untuk mendapat pengesahan, selambat-lambatnya tiga hari kerja. (Yon/




Payakumbuh,netralpost--- Prestasi Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh sangat luar biasa. Buktinya, Perumda yang dipimpin Khairul Ikhwan ini meraih penghargaan dalam ajang TOP BUMD Award 2021 yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (10/9).


Dirut Perumda Air Minum Tirta Sago Khairul Ikhwan mengakui soal penghargaan tersebut, Jumat (10/9). Dia menjelaskan bahwa TOP BUMD Awards itu merupakan kegiatan corporate rating (penilaian kinerja BUMD), terbesar di Indonesia yang memberikan penghargaan kepada BUMD-BUMD terbaik di Indonesia. 


“Penghargaan itu meliputi atas Achievement (prestasi), Improvement (perbaikan), dan Contribution (Kontribusi) BUMD yang telah dilakukan. Misalnya, terkait kinerja bisnis, layanan, dan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” jelas dia.


Dijelaskannya, bahwa kegiatan TOP BUMD Awards itu diselenggarakan oleh majalah Top Business (yang diterbitkan PT Madani Solusi Internasional). Itu bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa Lembaga, Asosiasi dan Konsultan Bisnis.  


Disebutkan, seperti LKN (Lembaga Kajian Nawacita), SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting. Selain itu, Melani K  Harriman & Associate, dan Solusi Kinerja Bisnis, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung. 


Dalam pemberian award itu seluruh penilaiannya melibatkan Dewan Juri sekitar 10 Profesor, beberapa Doktor, serta para Praktisi dan Konsultan Bisnis. Kegiatan TOP BUMD Awards tahun 2021, diikuti 200 Nominasi BUMD Terbaik, yang sebelumnya sudah diseleksi dari 1.150 BUMD di seluruh Indonesia. 


“Termasuk Perumda Air Minum Tirta Sago, yang mengikuti kegiatan corporate rating tersebut, dengan menyajikan keberhasilan-keberhasilan perusahaan,” tegas Khairul.


"Ini menjadi langkah awal dan menjadi daya dorong serta motivasi untuk selalu berupaya menjadi yang lebih baik," imbuhnya.


Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi yang juga turut hadir menyaksikan acara ini secara langsung mengucapkan selamat kepada Perumda Air Minum Tirta Sago atas pencapaiannya yang tetap berkinerja dengan baik pada masa pandemi Covid-19 ini. 


"Ini patut kita apresiasi bersama, jadikan ini sebagai pemicu semangat untuk terus berinovasi dan berkinerja dengan baik ke depannya," ucap Riza Falepi.


Di antara keberhasilan yang dilakukan Perumda Air Minum Tirta Sago itu meliputi pencapaian target kontrak kinerja pendapatan, jumlah pelanggan, kehilangan air dan opini audit Direksi Periode 2020-2025 dengan Wali Kota Riza Falepi, serta penetapan program yang dianggap sudah tepat dan lebih peduli terhadap keluhan pelanggan. (Yon/



Payakumbuh,netralpost--- Sekira pukul 15.25 WIB, Sabtu (11/9-21), Ranperda APBD-P Kota Payakumbuh disahkan menjadi Perda, ditandai dengan penandatangan berita acara kesepkatan antara eksekutif dan legislative dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Payakumbuh, dipimpin Ketua, Hamdi Agus, didampingi Wakil Ketua Wulan Denura dan Wakil Ketua Armen Faindal serta dihadiri langsung Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi.

“Hari ini, Sabtu 11 September 2021, merupakan salah satu keberhasilan kita dalam upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Payakumbuh dan mengapresiasikan amanat rakyat yang tertumpang pada pundak kita dengan kita setujui dan kita sepakatinya perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 ini,” kata Riza.

Dia berharap, semoga apa yang diperbuat eksekutif dan legislative dapat membawa perubahan kea rah perbaikan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh. “Perkenankan kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang terhormat yang telah mengagendakan rapat paripurna pada hari ini,” sambung Riza.

Setelah melalui rangkaian rapat-rapat dan mekanisme pembahasan sebuah Ranperda APBD Perubahan (APBD-P), maka disepakati APBD-P Kota Payakumbuh tahun Anggaran 2021, semula Rp. 731.041.110.447 bertambah Rp. 16.242.073.774, sehingga menjadi Rp. 747.283.184.221. dengan rincian; Pendapatan Daerah semula Rp. 711.307.200.621 berkurang (Rp. 28.906.118.483).  Jumlah Pendapatan setelah perubahan Rp. 682.401.082.138.

Belanja Daerah semula Rp. 731.041.110.447 bertambah Rp. 16.242.073.774. Jumlah Belanja setelah perubahan Rp. 747.283.184.221. Surplus/(defisit) setelah perubahan Rp. 16.242.073.774.

Pembiayaan Daerah; Penerimaan semula Rp. 19.733.909.826 bertambah Rp. 45.148.192.257. Jumlah Penerimaan setelah perubahan Rp. 64.882.102.083.

Pengeluaran semula Rp. 0 berkurang Rp. 0. Jumlah Pengeluaran setelah perubahan Rp. 0. Jumlah Pembiayaan Netto setelah perubahan Rp. 64.882.102.083. sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan Rp. 0.

Setelah ditandatanganinya kesepkatan kedua belah pihak, pihak eksekutif akan menyampaikan kepada Gubernur Provinsi Sumatera Barat Ranperda APBD-P ini untuk mendapat pengesahan, selambat-lambatnya tiga hari kerja.-(Yon/


Mandailing Natal-netralpost.net-
Menindaklanjuti PPKM Level 4 di Kabupaten Mandailing Natal Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Panca Putra Simanjuntak, M.Si menurunkan Tim untuk penanganan Pandemi Covid-19 diwilayah tersebut, Minggu (12/09/2021).

Tim tersebut terdiri dari personil Biddokkes Polda Sumut dan personil Polres Pematang Siantar yang dipimpin oleh Wadir Samapta Polda Sumut Akbp Benny R. Hutajulu selaku Padal penanganan PPKM level 4 di Kabupaten Mandailing Natal.

"Dalam rangka untuk menurunkan status PPKM level 4 di Kabupaten Mandailing Natal kami personil Biddokkes Polda Sumut bekerja sama dengan Dinkes Pemkab Mandailing Natal Dan Urkes Polres Madina melakukan kegiatan Vaksin dan Swab Antigen serta PCR massal kepada warga masyarakat Kabupaten Mandailing Natal dikantor Dukcapil Pemkab Madina" sebut Kompol Ariyandi, Amk selaku katim personil Biddokkes Polda Sumut pengnanganan PPKM level 4 di Kabupaten Mandailing Natal.

"Perlu kita ketahui bersama bahwa jumlah warga yang vaksin sangat mempengaruhi penilaian level PPKM disuatu daerah, sementara kabupaten Mandailing Natal baru mencapai 11 Persen dari target yang akan dicapai" sebut Kapolres Madina.

"Selain melakukan kegiatan Vaksin dan Swab Antigen serta PCR massal terhadap warga masyarakat kabupaten Mandailing Natal, kami juga membentuk Pos Penyekatan dan Pos Pengalihan Arus yang dipadukan dengan kegiatan membagikan Masker dengan harapan PPKM level 4 di Kabupaten Mandailing Natal bisa cepat menurun dan kembali normal seperti sediakala" Akbp Horas Tua Silalahi, S I.K, M.Si.

Warga masyarakat Madina sangat antusias melaksanakan kegiatan Vaksin dan Swab Antigen serta PCR massal tersebut "terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Kapolda Sumut dan jajarannya yang telah menggelar kegiatan ini, semoga Pandemi Covid-19 di cepat berakhir, amiin ya robbal alamin" papar Ibu Ismaidah warga Barbaran Jae Kec Panyabungan Barat yang turut serta dalam kegiatan tersebut. (*)


Kabupaten Nias Selatan-netralpost.net
- Setelah di selamatkan oleh Tim SAR Lanal Nias beserta unsur SAR lainya, 35 ABK KM Setia Abadi II yang selamat selamat di berangkat ke Jakarta melalui Sibolga Minggu 12 September 2021.

Komandan Pangkalan TNI AL Danlanal Nias Kolonel Laut (P) Antonius Hendro Prasetyo, yang di wakili oleh Perwira Pelaksana atau Palaksa  Mayor Marinir Ahmad Fauzi. MT. Opsla pukul 22.00 Wib, melepas keberangkatan ABK KM Setia Abadi II yang terbakar beberapa hari lalu di perairan Nias.

Pemberangkatan ke 35 orang ABK juga di ikuti Perwakilan Bupati Nias Selatan, Polres Nias Selatan serta unsur terkait. ABK KM Setia Abadi II semua berjumlah 39 orang dan 35 orang dapat di selamatkan serta 4 orang di nyatakan hilang. Pemberangkatan melalui pelabuhan baru Telukdalam Kabupaten Nias Selatan menuju pelabuhan Sambas Sibolga. Pemberangkatan ke Sibolga menggunakan kapal  Ferry KM. Wira Ono Niha, yang selanjutnya akan diberangkatkan ke Jakarta.

Pemberangkatan ke Jakarta akan dilakukan oleh Ke Agenan PT Maju Setia Abadi selaku pengurus. Bapak Mikail sebagai agen pemberangkatan ke 35 orang ABK menuju Jakarta.

Danlanal Nias mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen yang ikut membantu mulai dalam melakukan SAR, penjemputan sampai dalam pemberangkatan para ABK KM Setia Abadi II. Semoga kerja baik dan ikhlas kita ini, merupakan jadi amal ibadah bagi kita semua. Demikian Danlanal Nias menyampaikan dalam sambungan telepon seluler.

Dispen Lantamal II.



Payakumbuh,netralpost


--- Pemerintah Kota Payakumbuh menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya mantan Plt. Wali Kota Payakumbuh Tahun 2016, H. Priadi Syukur SH, MH.


Priadi Syukur bagi Pemerintah Kota Payakumbuh adalah orang yang pernah menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota, disaat Kota Payakumbuh sedang menggelar pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017, saat itu, Wali Kota Riza Falepi kembali mencalonkan diri sebagai wali kota untuk periode kedua.


Priyadi dilantik Gubernur Irwan Prayitno pada 26 Oktober 2016 bersama Plt. Bupati Mentawai, yakni Syafrizal yang merupakan Kepala Badan Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat, sementara Priadi saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat.


Diketahui, beliau wafat pada hari Sabtu, 11 September 2021, sekitar Pukul 17.40 WIB di kediamannya di Kuala Nyiur, Kota Padang. 


Wali Kota Riza Falepi saat dihubungi media, Sabtu (11/9) malam, menyampaikan dirinya mewakili segenap warga dan atas nama pemerintah Kota Payakumbuh, berbelasungkawa dan ucapan terima kasih atas pengabdian Priadi Syukur selama ini.


"Semoga Allah ampunkan dosa dan kesalahan almarhum, dilapangkan kuburnya, dan diberi sebaik-baik tempat di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Aamiin yaa Rabbal alaamiin," kata Riza Falepi. (Yon/



Payakumbuh,netralpost-- Setelah mendatangi atlet kempo dan karate, kali ini Wakil Wali Kota Erwin Yunaz mendatangi atlet paralayang kebanggaan Kota Payakumbuh yang sedang berlatih di Puncak Lontiak, Taeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (9/9).


Abdurrahman Hidayat (16) dan Febri Yulito (26) berhasil mewakili provinsi Sumatera Barat dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang diselenggarakan di Papua pada bulan Oktober mendatang. Mereka akan berangkat ke Papua pada 15 September 2021 mendatang, didampingi pelatihnya Dodo Kurdi.


Erwin Yunaz mengatakan saat berkunjung ke tempat latihan Paralayang itu, dirinya melihat perjuangan mereka yang boleh dibilang cukup berat. Erwin kagum dengan semangat para atlet dalam meraih prestasi pada olahraga ekstrem ini.


"Kita bangga dengan potensi atlet kita, mental mereka adalah mental juara, semoga sukses mengharumkan nama Payakumbuh dan Sumatera Barat di kancah nasional," kata Erwin sembari memberikan uang saku kepada dua atlet tersebut.


Erwin berpesan kepada kedua atlet agar terus menjaga kesehatan mereka, menurutnya bila tampil dengan kondisi prima, hasilnya akan lebih baik.


Sementara itu, pelatih paralayang Dodo Kurdi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah Kota Payakumbuh terhadap olahraga, khususnya paralayang, dimana nanti kedepan akan dipersiapkan juga arena latihan bagi atlet paralayang di kawasan perbukitan Ngalau Indah. (Yon/




Payakumbuh,netralpost---- Dalam rangka pembinaan dan identifikasi IKM Kota Payakumbuh, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat Nazwir berkunjung ke Kota Randang, Jum'at (10/9).


Kedatangan dua tokoh Pemprov Sumbar yang membawa perancang busana dan disainer terkenal Ade Irma itu disambut oleh Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi diwakili Elfriza Zaharman selaku Wakil Ketua II didampingi Ketua Harian Yunida Fatwa di Aula Pertemuan Disnakerin Payakumbuh.


Elfriza Zaharman alias Cece dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi bersama rombongan di Kota Randang. Kemudian memaparkan laporan tentang progres Dekranasda Kota Payakumbuh dalam menggerakkan IKM di masa Pandemi


"Kota Payakumbuh memiliki 1.902 IKM yang terdata, 365 IKM adalah IKM sandang dan kerajinan, serta 30 orang tergabung dalam kelompok Sentra Tenun Balai Panjang dan tersebar di 5 Kecamatan se Kota Payakumbuh. Adapun kegiatan yang telah diselenggarakan oleh Dekranasda Kota Payakumbuh selama pandemi ini adalah memberikan pelatihan keterampilan serta pembinaan kepada IKM pemula dan IKM yang lama," papar Cece.


Cece juga menambahkan, dari laporan yang diterima Dekranasda, selama pandemi ini IKM kerajinan masih terus beraktifitas, namun karena situasi saat ini tentu ada berdampak pada bidang pemasarannya. Juga beberapa waktu yang lalu Dekranasda Kota Payakumbuh bersama dengan IKM Kota Payakumbuh mengikuti iven nasional yang menampilkan hasil kerajinan dan rajutan 


"Saat ini Payakumbuh juga tergabung dalam Dekranasda Provinsi Sumatera Barat menampilkan hasil kerajinan rajutan yang di selenggarakan oleh Provinsi Bali," Tambah Cece.


Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi memberikan apresiasi kepada Dekranasda Kota Payakumbuh yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini. Dirinya melihat Kota Payakumbuh memiliki komitmen dan menjaga konsisten memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para IKM.


"Saat ini yang harus dimiliki oleh pengrajin adalah ciri khas daerah masing-masing atau tampilan yang akan membedakan hasil kerajinan dari tiap daerah," ujarnya.


Lain lagi dengan Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat Nazwir, dalam kesempatan ini juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh yang telah mengeluarkan regulasi untuk mewajibkan aparatur sipil negara memakai hasil tenunan daerah sendiri yakni Tenun Balai Panjang pada hari kerja, Kamis.


"Untuk memperkuat regulasi tersebut, para IKM harus bisa mempertahankan ciri dan khas yang membuat produk mereka tampil beda," ungkapnya.


Menurut Latifah Maya Sari dari Payocraft mewakili para pelaku IKM, menyampaikan harapannya dimana saat ini  pengrajin rajutan masih berproduksi seperti biasa, namun saat ini masih terkendala dengan pengembangan usaha dan pemasaran hasil kerajinan.


"Kami berharap Kepada Dekranasda Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat untuk dapat mengikut sertakan IKM Kota Payakumbuh dalam ajang bisnis Nasional dan dalam waktu dekat ini ada acara temu bisnis di Pekan Baru," tutup Maya. (Yon/

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.