Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

L



Payakumbuh,netralpost--- Dalam rangka melestarikan seni kerajinan sulaman dan rajutan Rendo Bangku khas Minangkabau, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh menyelenggarakan workshop dan diversifikasi, Senin (13/9).


Dalam kegiatan pemberdayaan sumber daya manusia itu, Pemerintah Kota yang dipimpin Riza Falepi itu memberikan pelatihan dan penguatan tentang rajutan rendo bangku kepada 10 pelaku IKM kerajinan dan rajutan Kota Payakumbuh selama 1 minggu, Senin sampai Jumat, 13 hingga 17 September 2021 di aula kantor Disnakerin Payakumbuh.


Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Disnakerin Andiko Jumarel di dampingi Kasi Industri Sandang dan Kerajinan Hayatil Mardhiyah dengan menghadirkan instruktur Rita Anggraini.


Menurut laporan dari Hayatil, kegiatan ini terselenggara dalam rangka pelestarian seni khas Minangkabau serta  pengembangan ilmu dan skill dari para pengrajin rajutan. Dalam hal pelestarian seni rajutan khas rendo bangku ini, Tenun Balai Panjang sudah terlebih dahulu mendapatkan pelatihan.


"Tenun Balai Panjang Payakumbuh sudah mempunyai 7 orang pengrajin yang memiliki kemampuan merajut rendo bangku dan sudah berproduksi secara mandiri. Dan dalam rangka memajukan dan melestarikan keahlian ini perlu dikembangkan ke seluruh pengrajin rajutan yang ada di Payakumbuh," ungkapnya.


Sementara itu, Sekdis Andiko Jumarel mewakili Kepala Dinas Yunida Fatwa mengatakan saat ini seni kerajinan rajutan rendo bangku ini sudah mulai memudar dan hampir habis peminatnya di Kota Payakumbuh.


"Ini salah satu tradisi dan peninggalan dari nenek moyang kita dalam hal seni kerajinan dan perlu kita lestarikan secara bersama, apalagi kalau dilihat dari jumlah peminatnya saat ini sangatlah sedikit sekali. Untuk itu kami perlu melakukan inovasi dan terobosan untuk menjaga dan melestarikan seni kerajinan dan rajutan ini," ungkapnya.


Dijelaskan Andiko, Pemko Payakumbuh berharap kedepannya semua pengrajin rajutan di Kota Payakumbuh memiliki kemampuan yang sama dengan Tenun Balai Panjang, khususnya dalam hal rajutan rendo.


Dari sisi Rita Anggraini selaku instruktur, mengharapkan keseriusan dari peserta dalam mengikuti kegiatan ini, karena ini berkaitan dengan teknis. "Perlu konsentrasi penuh namun santai," ujarnya.


Dari sisi Efrianti, salah seorang perwakilan dari peserta menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh melalui Disnakerin yang telah memberikan mereka kesempatan mengikuti pelatihan dan workshop rajutan rendo bangku secara gratis.


"Selama ini kita hanyalah sebagai konsumen dari para pengrajin luar, namun dengan inovasi dan terobosan dari Pemko Payakumbuh ini, sebentar lagi semoga kita bisa jadi pengrajin rajutan rendo bangku yang mandiri dan berdaya saing," pungkasnya. (Yon/

NN-PATI, Puncak kontroversial menjelang pemilihan Ketua Paguyuban Solidaritas Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati) satu periode mendatang rupanya terjawab sudah, Hal itu dikuatkan dengan ditutupnya pendaftaran calon ketua Pasopati hari ini, Senin (13/09/2021) di Kantor Sekretariat yang beralamat di Jl.Agil Kusumadya No.15 Pati.(13/09).


Adapun dimenit terakhir, sekitar pukul 12.00 Wib panitia pelaksana pemilihan Ketua Organisasi Kepala Desa itu secara resmi telah menutup pendaftaran sebagai calon kandidat Ketua Pasopati.


Maka hari ini ada lima (5) nama kandidat yang siap berlaga di ajang kompetisi pemilihan ketua yang rencananya akan berlangsung pada hari Sabtu Tanggal 18 September 2021 mendatang.


Dalam Pengumuman nama calon ketua tersebut, di bacakan secara langsung oleh Ketua Pelaksana Pemilihan Ketua Pasopati Nabiayanto,S.H


Adapun dari lima (5) nama kandidat tersebut diantaranya, Saman (Kepala Desa Sukobubuk), Sutrisno (Kepala Desa Sumbermulyo), Pandoyo (Kepala Desa Tegalharjo), Maksum (Kepala Desa Talun) dan Ahmad Rifa'i, M.H (Kepala Desa Dukuhseti).


"Berkat dukungan dan dorongan dari teman-teman kepala desa, hari ini saya telah mendaftarkan diri sebagai calon ketua Pasopati satu periode mendatang," ujar Ahmad Rifa'i,M.H saat di konfirmasi Media ini usai menyelesaikan berkas persyaratan di Kantor Sekretariat Pasopati.


Lebih lanjut dirinya juga menyampaikan, Bahwa pencalonannya tersebut berawal dari beberapa perwakilan kepala desa yang tersebar di seluruh perwakilan di tingkat Kecamatan.


Sementara itu di tempat yang sama, Ahmad Purwanto Kepala Desa Kauman Kecamatan Juana juga menuturkan, bahwa pihaknya beserta beberapa perwakilan dari tiap kecamatan siap mengawal demi suksesnya pemilihan ketua Pasopati yang diusungnya bersama teman-teman kepala desa.


"Intinya siapapun yang bakal menjadi ketua Pasopati kedepan, adalah supaya mengedepankan kepentingan bersama, serta selalu memperjuangkan hak-hak khususnya kepala desa, sesuai dengan koridor dan amanah undang-undang," kata Ahmad Purwanto Kepala Desa Kauman Kecamatan Juana siang ini.


Selain itu, Muhammad Ali Zudi Kepala Desa Tunjungrejo berkata bahwa pihaknya dan beberapa kepala desa yang ada di Kecamatan Margoyoso juga siap mendukung adanya kandidat dari Pati Utara tersebut.


"Kami bersama yang lain, telah menyatakan siap untuk mendukung saudara Ahmad Rifa'i (Kepala Desa Dukuhseti) untuk menjadi Ketua Pasopati satu periode mendatang," tegas Muhammad Ali Zudi.


Sementara itu, Bahrun (Kepala Desa Kepohkencono Kecamatan Pucakwangi) juga menyampaikan dukungannya terhadap kandidat (Ahmad Rifa'i) untuk menjadi Ketua Pasopati.


"Kami bersama kepala desa angkatan 65 secara kompak dan bersatu untuk memberikan dukungan kepada saudara Ahmad Rifa'i untuk bisa menjadi Ketua Pasopati,"cetus Bahrun saat di konfirmasi Awak Media.(@Gus)




Payakumbuh,netralpost — Bertempat di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0306/50 Kota, Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz hadiri pisah sambut Dandim (Komandan Kodim) 0306/50 Kota, Senin (13/9).


Diawali dengan penyambutan Dandim 0306/50 Kota yang baru di halaman Makodim 0306/50 Kota, dan dilanjutkan dengan pisah kenal antara pejabat lama ke pejabat baru bersama Forkopimda di ruang kerja Kodim 0306/50 Kota.


Dandim 0306/50 Kota yang sebelumnya dijabat Letkol (Letnan Kolonel) Kav. Ferry Lahe S., kini dijabat oleh Letkol. Inf. Mochammad Denny Nurchayono. Berlangsung ditengah wabah pandemi Covid-19, acara pisah sambut Dandim 0306/50 Kota digelar dengan menerapkan protokol kesehatan dan acara berjalan dibalut dengan suasana yang hangat, penuh haru, dan kekeluargaan.


Diawal sambutannya, Wawako Erwin Yunaz ucapkan selamat datang kepada Dandim 0306/50 Kota yang baru dan Trima kasih untuk Dandim 0306 yang sebelumnya atas pengabdian lebih kurang dua tahun dalam membangun dan menjaga wilayah Paliko (Payakumbuh dan 50 Kota).


“Selama ini, saya banyak sekali dibantu oleh Dandim 0306 ini khususnya Bapak Babinsa, pun juga dengan Bapak Bhabinkamtibmas yang sudah bisa membaur menjadi satu dengan seluruh masyarakat wilayah Paliko baik dalam hal pembangunan, pengkodisian di masyarakat, khususnya saat ini yaitu mendampingi warga kita yang menjalankan isolasi mandiri karena Covid-19.  Saya beserta masyarakat wilayah Paliko mendoakan mudah-mudahan amal bakti Bapak Ferry di wilayah Paliko dilipatgandakan oleh Alloh SWT dan ke depan di tempat tugas yang baru Pak Ferry tetap terus bisa berkarya dan bisa berkarir lebih baik lagi. Tapi tetap jangan lupa terhadap wilayah Paliko,” ujarnya.


Dilanjutkan, Erwin Yunaz juga tidak lupa ucapkan selamat datang kepada Letkol. Inf. Mochammad Denny Nurcahyono di wilayah Paliko.


“Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Bapak Denny dan ibu mudah-mudahan nyaman di wilayah Paliko. Di sini diranah Minang dikenal dengan adatnya yang berlandaskan agama Islam, sehingga para pemuka agama, ninik mamak dan cendikia juga ikut turut serta langsung selalu mendampingi kita dalam menjaga kerukunan di wilayah Paliko ini," jelas Wakil Walikota Payakumbuh itu.


Wawako Erwin Yunaz juga berharap kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kota Payakumbuh dan Kodim 0306/50 Kota dapat terus terjalin sehingga situasi di Kota Payakumbuh dapat terus kondusif yang akhirnya juga berdampak pada perekonomian. 


"Mudah- mudahan ini bisa terus kita jaga. InshaAlloh ke depan perekonomian akan jauh lebih maju lagi. Karena perekonomian akan maju apabila daerah itu kondusif. Harapan kami ke depan kerjasama yang telah dijalin antara pemerintah daerah Kota Payakumbuh dan Kodim 0306 di bawah pimpinan Pak Dandim yang baru mudah-mudahan bisa terjalin lebih baik lagi dan bisa membuahkan sesuatu yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.


Di tempat yang sama, Letkol. Kav. Ferry Lahe S., menyampaikan saat bertugas di wilayah Paliko menjadi pengalaman berkesan dan membanggakan. Karena menurutnya, Paliko merupakan daerah yang berkembang dan memiliki potensi menjadi daerah maju. 


“Disaat berdinas di Paliko ini, kami lihat memang Paliko ini merupakan daerah yang berpotensi untuk menjadi daerah yang maju karena lokasinya saja sudah sangat strategis dan menjadi jalan utama perlintasan Sumbar-Riau sehingga sangat wajar jika Paliko ini menjadi pusat perekonomian. Ditambah lagi infrastruktur yang berkembang pesat. Oleh karena itu kami merasa bangga menjadi bagian sejarah dari wilayah ini dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat. Disamping itu, wilayah Paliko ini yang kami suka dan apresiasi itu adalah kerukunan masyarakatnya. Ini merupakan faktor yang paling utama dan menjadi kontribusi yang sangat besar terhadap terciptanya situasi aman dan kondusif di wilayah ini. Selama kami menjabat disini hampir tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, karena semua kita di sini selalu berkomunikasi sangat baik sekali,” tuturnya.


Sebagai Dandim 0306 yang baru Letkol. Inf. Mochammad Denny Nurcahyo mengucapkan terima kasih karena sudah diterima dengan baik di Limapuluh Kota. Sebagai warga baru, dirinya meminta doa restu dan siap menjalankan amanah. 


“Apapun yang sudah diraih oleh senior kami, akan menjadi motivasi bagi kami. Banyak prestasi yang sudah diraih dan kegiatan yang sudah dijalankan, banyak hasil karya yang diperbuat tentu tidak akan kami lupakan. Apa yang jadi amanah harus kami laksanakan. inshaAlloh dengan bantuan dari rekan-rekan, masyarakat dan dari seluruh kepala daerah kami siap melanjutkan tugas demi pengabdian di wilayah Paliko ini. kami ingin berkolaborasi dengan para instansi dengan tujuan untuk mensejahterakan warga Paliko. InshaAlloh kami siap mendukung apapun visi misi pemerintah setempat,” pungkasnya./yon




Payakumbuh,netralpost--- Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mendampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh yang berlokasi di Kecamatan Payakumbuh Selatan, Senin (13/9).


Turut mendampingi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, Bupati Agam Andri Warman, Kepala Balai PPW Wilayah Sumbar, General Manager PLN Wilayah 3, beserta Pimpinan OPD terkait.


Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana melakukan perluasan TPA regional Payakumbuh mengingat volume sampah yang masuk terus meningkat, bahkan mencapai 220 ton sampah per hari dengan rata-rata kenaikan 6% setiap tahunnya. Untuk itu Pemprov Sumbar berupaya melakukan pengembangan wilayah TPA setidaknya seluas 2,7 hektar untuk digunakan 5 hingga 7 tahun ke depan.


Urgensi pengembangan cell landfiill Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh yang menampung sampah dari Payakumbuh, Limapuluh Kota, Bukittinggi, dan Agam itu sangat tinggi, saat ini kondisi TPA sudah over capacity, hampir 200%, ketinggian sampah sudah sampai 30 meter dari idealnya hanya 15 meter.


Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Mahyeldi tengah mempersiapkan eksekusi perluasan cell landfill baru guna memenuhi kebutuhan penampungan dan pengolahan sampah. Hal ini telah dibahas dalam dalam rapat pembahasan kondisi TPA regional Payakumbuh dan upaya penanganan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Minggu (12/9) kemarin.


Gubernur Mahyeldi menyampaikan langkah cepat yang harus diambil oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten kota untuk menghindari kelongsoran sampah. Diantaranya opsi yang dimiliki pemerintah daerah adalah perluasan cell landfill, serta memperbaiki maupun menambah membran sementara untuk TPA yang berlokasi di Kelurahan Padang Karambia, Kota Payakumbuh ini.


"Untuk itu, penting adanya sinergitas antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pemerintah provinsi, serta kabupaten/kota dalam menyikapi persoalan ini," kata Mahyeldi.


Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi mengatakan urusan sampah adalah hal yang paling vital, tidak bisa main-main, kalau dibiarkan maka nanti akan muncul masalah berkelanjutan. Meski kewenangan TPA Regional ini berada di tangan Pemprov Sumbar, tetapi lokasinya berada di wilayah administrasi Pemko Payakumbuh, serta manfaatnya dibagi untuk 4 kabupaten/kota.


Dijelaskan Riza, pengembangan TPA ini, untuk tahap pertama adalah meminta anggaran ke pusat, karena dibutuhkan dana untuk membikin cell landfiill baru, karena yang lama sudah penuh, maka perlu diselesaikan secepatnya.


"Kedepan kita perlu mencarikan solusi agar bagaimana TPA untuk jangka panjangnya, tentu harus dicari juga tempat yang representatif dan memadai, kalau bisa kata Riza seenggaknya 50 tahun. Rencana sementara ya disiapkan di sini dahulu, dan ini menjadi konsentrasi kita bersama dengan Pemprov Sumbar," tukuk Riza.


Dijelaskan Riza lebih lanjut, bahkan untuk lahan pengembangan TPA juga sudah disediakan oleh pemko. Bila perlu, dikatakannya Pemko siap kapanpun untuk membeli lahan warga, bila ada lahannya yang ingin dibebaskan di sekitar TPA.


"Kan mereka terdampak, kalau bisa sekaligus saja dibebaslahankan, daripada tanahnya tidak termanfaatkan," kata Riza.


Riza juga menghimbau masyarakat agar dapat melakukan pemisahan dan pengolahan kepada sampah organik untuk meningkatkan efektivitas penampungan sampah di TPA. Dengan demikian sampah organik pun dapat diolah untuk dijadikan pupuk dan sampah plastik bisa diolah menjadi berdaya guna.


"Ke depan kita upayakan pengendalian dan pengolahan sampah organik yang lebih ramah lingkungan supaya bisa menjadi pupuk. Masyarakat juga jangan suka membuang sampah sembarangan, apalagi ke saluran drainase, bila itu dilakukan maka akan berakibat tersumbat aliran air saat hujan dan memicu banjir, kita juga yang bakal kerugian," pungkasnya. (Yon/




Payakumbuh,netralpost-- Wali Kota Riza Falepi menyampaikan dirinya sangat bangga atlet asal Kota Payakumbuh bisa menjadi perwakilan Sumatera Barat ikut dalam pekan olah raga nasional (PON) XX di Papua.


Hal ini disampaikan oleh wali kota dua periode yang hobi bergowes itu saat melepas 5 atlet kebanggaan Kota Randang di balai kota, Senin (13/9).


Kelima atlet itu Suci Kurnia Dewi (28 tahun) cabang Kempo, Kelas Randori Putri 55 kg, kemudian Fadila Rahmi (22 tahun) cabang Karate Kelas Kumite +68 kg putri, serta Iqlimatul Aini (22) cabang Karate, Kelas kumite -61 kg putri, lalu dua atlet Paralayang Abdurrahman Hidayat (16) dan Febri Yulito (26) datang ditemani Ketua KONI Yusra Maiza, Kadisparpora Desmon Corina, Kabid Pemuda dan Olahraga Delni Putra, pelatih Paralayang Dodo Kurdi, serta Saidina Irawan selaku pelatih Kempo Payakumbuh bersama pengurus cabor terkait.


Disebukan Riza, terlepas apakah nanti para atlet bisa dapat medali atau tidak, sebagai kepala daerah, dirinya menyebut sudah tampil saja sangat bersyukur.


"Kami berpesan kepada atlet agar menjaga kebugaran tubuh mereka jelang bertanding, jangan sampai imun tubuh menurun karena itu akan menurunkan performa. Selamat jalan, jaga nama baik Payakumbuh dan sukses meraih prestasi terbaik, ada doa dari kami semua warga Payakumbuh," kata Riza Falepi sembari menyerahkan bantuan dana dari Pemko kepada atlet.


Smeentara itu, Ketua KONI Yusra Maiza menerangkan pada PON 2016 lalu Payakumbuh hanya bisa mengirim dua atlet saja mewakili provinsi Sumatera Barat, untuk kali ini Kota Randang sudah berhasil mengirim 5, termasuk cabang olahraga Paralayang, mereka telah sukses menjalani seleksi Pra PON.


"Ini sebuah paningkatan yang cukup baik. Mudah-mudahan menjadi cambuk pelecut bagi cabor-cabor lain untuk mengikuti jejak atlet kita ini. Ditambah dengan telah bertambahnya fasilitas olah raga di Payakumbuh tentu memudahkan kita dalam melakukan pembinaan dan latihan, serta mencari bibit atlet baru," kata Yusra.


Menurut keterangan dari Kadisparpora Desmon Corina, atlet-atlet ini akan berangkat ke Papua secara bertahap, dimana untuk Paralayang pada 15 September, Kempo pada 5 Oktober, dan Karate pada 7 Oktober. 


Febri Yulito atlet Paralayang saat ditanya media mengatakan keinginan dan semangat besarnya untuk bisa membawa medali emas bagi Kota Payakumbuh yang dicintainya ini. Dijelaskan alumni Unand Payakumbuh itu, tekadnya sangat besar mengharumkan nama Payakumbuh di kancah nasional.


"Mohon doakan kami semoga bisa memberikan hasil terbaik, pulang membawa medali untuk kota kita," pungkasnya. (Yon/


Mandailing Natal-netralpost.net-
Kapolres Madina Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si bersama dengan Forkopimcam Siabu dan Kasi Propam Polres Madina Iptu Binton Silalahi melaksanakan pengecekan kesiapsiagaan personil yang bertugas di Pos Penyekatan Siabu Kec. Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Senin (13/09/2021).

"Kabupaten Mandailing Natal memasuki tahapan PPKM level 4, menindak lanjuti hal tersebut kami membuat 2 (dua) titik Pos Penyekatan, titik pertama di kecamatan Siabu yang merupakan pintu gerbang masuk ke Mandailing Natal dari arah Tapanuli Selatan dan titik kedua di kecamatan Kota Nopan yang merupakan pintu gerbang masuk dari Sumatera Barat ke Kabupaten Mandailing Natal" sebut Kapolres Madina.

"Warga luar daerah yang masuk ke Kabupaten Mandailing Natal wajib Swab Antigen di kedua Pos Penyekatan yang kami buat tersebut, yang reaktif langsung kami lakukan PCR dengan alat yang disediakan oleh Polda Sumut, apabila Positif langsung dilakukan isolasi ditempa yang telah kami disediakan" tambah Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si.

"Kami harapkan warga luar daerah yang masuk ke Kabupaten Mandailing Natal steril dari virus Covid-19, hal tersebut kami lakukan dengan tujuan agar Mandailing Natal turun level dari PPKM level 4 dan terbebas dari Pandemi Covid-19" tutup papar Kapolres Madina.

"Mari bersama kita menjaga diri dari penularan dan penyebaran Covid-19, patuhilah Prokes Covid-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah saat kita beraktivitas, semoga kita sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT, amiin ya robbal alamin" tutup Akbp Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si kepada awak media diakhir kegiatan yang dilaksanakan.(*)


Padang-netralpost.net-
Semangat melayani terus dilakukan tenaga kesehatan atau Nakes dari Dinas Kesehatan Diskes Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang kepada masyarakat, Senin (13/9/2021).

Melayani dengan semangat tanpa batas kepada masyarakat kota Padang yang dilakukan Nakes Diskes Lantamal dilakukan di Diskes jalan Sutan Syahrir Bukit Putus Padang.

Pelayanan berupa vaksinasi kepada masyarakat yang masih membutuhkan. Sebanyak 10 orang Nakes memberikan pelayanan kepada 50 orang masyarakat, diantaranya 32 orang vaksinasi ke 1 dan 18 orang vaksinasi ke 2.

Himbauan dari  pemerintah agar terbentuk Herd Immunity kepada masyarakat, sehingga Nakes Diskes Lantamal II terus melaksanakan vaksinasi. Dengan terlaksana vaksinasi kepada semua lapisan masyarakat di harapkan dapat menggerakan roda perekonomiannya nantinya. Vaksin yang digunakan Nakes, pada saat vaksinasi yaitu vaksin Sinovac.

Memberikan pelayanan yang Humanis kepada masyarakat dari Nakes merupakan arahan dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.,M.M.,berikan pelayanan vaksinasi terbaik kepada masyarakat Maritim dan masyarakat sekitar di lingkungan kita.

Dalam hal ini, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si(Han) juga selalu mensuport para Nakes dari Lantamal II, agar berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita. Yakinkan kepada masyarakat bahwasanya vaksin aman dan halal, demikian Danlantamal II selalu menyampaikan baik kepada Nakes yang bertugas maupun kepada masyarakat yang akan melaksanakan vaksinasi.

Kondisi dan  situasi Pandemi Covid-19 yang masih belum dapat di atasi. Sehingga pemerintah terus berupaya dan mengambil langkah langkah terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menyikapi hal demikian, pemerintah melalui TNI dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin.

Nakes dari Diskes Lantamal II, merupakan yang kesekian kalinya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sudah beberapa tempat dilakukan vaksinasi kepada masyarakat Maritim dan masyarakat umum di kota Padang. Baik vaksinasi tahap pertama maupun untuk tahap kedua. 

Dilokasi kegiatan para vaksinator dikendalikan langsung oleh Kadiskes Lantamal II Letkol Laut (K) Zulfitri.S.Si. M.Kes., sebagai penanggungjawab kegiatan serbuan vaksinasi ini juga sekaligus sebagai Komandan Satuan Tugas atau Dansatgas Covid-19 di Lantamal II Padang. 

Dispen Lantamal II.





Payakumbuh,netralpost --- Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2021 disahkan menjadi Peraturan Daerah dalam rapat paripurna di ruang sidang rapat paripurna DPRD setempat, Sabtu (11/9).


Dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan antara eksekutif dan legislatif, dalam hal ini antara Wali Kota Riza Falepi dengan Ketua DPRD Hamdi Agus, Wakil Ketua Wulan Denura, dan Wakil Ketua Armen Faindal, disaksikan anggota DPRD lainnya dan hadirin sidang.


Ketua DPRD Hamdi Agus yang memimpin rapat itu mengatakan proses Ranperda menjadi Perda ini telah melalui serangkaian pembahasan dalam rapat paripurna.


Sementara itu, menurut Wali Kota Riza Falepi, hari ini merupakan salah satu keberhasilan pemerintah dan DPRD dalam upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Payakumbuh.


"Kita mengapresiasikan amanat rakyat yang tertumpang pada pundak kita dengan telah disetujui dan disepakatinya APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 ini," kata Riza. 


Riza berharap, semoga apa yang diperbuat eksekutif dan legislatif dapat membawa perubahan ke arah perbaikan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh.


"Perkenankan kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang terhormat yang telah mengagendakan rapat paripurna pada hari ini," sambung Riza.


Setelah melalui rangkaian rapat-rapat dan mekanisme pembahasan sebuah Ranperda APBD Perubahan (APBD-P), maka disepakati APBD-P Kota Payakumbuh tahun Anggaran 2021, semula Rp. 731.041.110.447 bertambah Rp. 16.242.073.774, sehingga menjadi Rp. 747.283.184.221. 


Dengan rincian Pendapatan Daerah semula Rp. 711.307.200.621 berkurang Rp. 28.906.118.483. Jumlah Pendapatan setelah perubahan Rp. 682.401.082.138.


Belanja Daerah semula Rp. 731.041.110.447 bertambah Rp. 16.242.073.774. Jumlah Belanja setelah perubahan Rp. 747.283.184.221. Surplus/(defisit) setelah perubahan Rp. 16.242.073.774.


Pembiayaan Daerah; Penerimaan semula Rp. 19.733.909.826 bertambah Rp. 45.148.192.257. Jumlah Penerimaan setelah perubahan Rp. 64.882.102.083.


Pengeluaran semula Rp. 0 berkurang Rp. 0. Jumlah Pengeluaran setelah perubahan Rp. 0. Jumlah Pembiayaan Netto setelah perubahan Rp. 64.882.102.083. sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan Rp. 0.


Setelah ditandatanganinya kesepkatan kedua belah pihak, pihak eksekutif akan menyampaikan kepada Gubernur Provinsi Sumatera Barat Ranperda APBD-P ini untuk mendapat pengesahan, selambat-lambatnya tiga hari kerja. (Yon/




Payakumbuh,netralpost--- Prestasi Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh sangat luar biasa. Buktinya, Perumda yang dipimpin Khairul Ikhwan ini meraih penghargaan dalam ajang TOP BUMD Award 2021 yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (10/9).


Dirut Perumda Air Minum Tirta Sago Khairul Ikhwan mengakui soal penghargaan tersebut, Jumat (10/9). Dia menjelaskan bahwa TOP BUMD Awards itu merupakan kegiatan corporate rating (penilaian kinerja BUMD), terbesar di Indonesia yang memberikan penghargaan kepada BUMD-BUMD terbaik di Indonesia. 


“Penghargaan itu meliputi atas Achievement (prestasi), Improvement (perbaikan), dan Contribution (Kontribusi) BUMD yang telah dilakukan. Misalnya, terkait kinerja bisnis, layanan, dan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” jelas dia.


Dijelaskannya, bahwa kegiatan TOP BUMD Awards itu diselenggarakan oleh majalah Top Business (yang diterbitkan PT Madani Solusi Internasional). Itu bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa Lembaga, Asosiasi dan Konsultan Bisnis.  


Disebutkan, seperti LKN (Lembaga Kajian Nawacita), SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting. Selain itu, Melani K  Harriman & Associate, dan Solusi Kinerja Bisnis, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung. 


Dalam pemberian award itu seluruh penilaiannya melibatkan Dewan Juri sekitar 10 Profesor, beberapa Doktor, serta para Praktisi dan Konsultan Bisnis. Kegiatan TOP BUMD Awards tahun 2021, diikuti 200 Nominasi BUMD Terbaik, yang sebelumnya sudah diseleksi dari 1.150 BUMD di seluruh Indonesia. 


“Termasuk Perumda Air Minum Tirta Sago, yang mengikuti kegiatan corporate rating tersebut, dengan menyajikan keberhasilan-keberhasilan perusahaan,” tegas Khairul.


"Ini menjadi langkah awal dan menjadi daya dorong serta motivasi untuk selalu berupaya menjadi yang lebih baik," imbuhnya.


Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi yang juga turut hadir menyaksikan acara ini secara langsung mengucapkan selamat kepada Perumda Air Minum Tirta Sago atas pencapaiannya yang tetap berkinerja dengan baik pada masa pandemi Covid-19 ini. 


"Ini patut kita apresiasi bersama, jadikan ini sebagai pemicu semangat untuk terus berinovasi dan berkinerja dengan baik ke depannya," ucap Riza Falepi.


Di antara keberhasilan yang dilakukan Perumda Air Minum Tirta Sago itu meliputi pencapaian target kontrak kinerja pendapatan, jumlah pelanggan, kehilangan air dan opini audit Direksi Periode 2020-2025 dengan Wali Kota Riza Falepi, serta penetapan program yang dianggap sudah tepat dan lebih peduli terhadap keluhan pelanggan. (Yon/



Payakumbuh,netralpost--- Sekira pukul 15.25 WIB, Sabtu (11/9-21), Ranperda APBD-P Kota Payakumbuh disahkan menjadi Perda, ditandai dengan penandatangan berita acara kesepkatan antara eksekutif dan legislative dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Payakumbuh, dipimpin Ketua, Hamdi Agus, didampingi Wakil Ketua Wulan Denura dan Wakil Ketua Armen Faindal serta dihadiri langsung Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi.

“Hari ini, Sabtu 11 September 2021, merupakan salah satu keberhasilan kita dalam upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Payakumbuh dan mengapresiasikan amanat rakyat yang tertumpang pada pundak kita dengan kita setujui dan kita sepakatinya perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 ini,” kata Riza.

Dia berharap, semoga apa yang diperbuat eksekutif dan legislative dapat membawa perubahan kea rah perbaikan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh. “Perkenankan kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang terhormat yang telah mengagendakan rapat paripurna pada hari ini,” sambung Riza.

Setelah melalui rangkaian rapat-rapat dan mekanisme pembahasan sebuah Ranperda APBD Perubahan (APBD-P), maka disepakati APBD-P Kota Payakumbuh tahun Anggaran 2021, semula Rp. 731.041.110.447 bertambah Rp. 16.242.073.774, sehingga menjadi Rp. 747.283.184.221. dengan rincian; Pendapatan Daerah semula Rp. 711.307.200.621 berkurang (Rp. 28.906.118.483).  Jumlah Pendapatan setelah perubahan Rp. 682.401.082.138.

Belanja Daerah semula Rp. 731.041.110.447 bertambah Rp. 16.242.073.774. Jumlah Belanja setelah perubahan Rp. 747.283.184.221. Surplus/(defisit) setelah perubahan Rp. 16.242.073.774.

Pembiayaan Daerah; Penerimaan semula Rp. 19.733.909.826 bertambah Rp. 45.148.192.257. Jumlah Penerimaan setelah perubahan Rp. 64.882.102.083.

Pengeluaran semula Rp. 0 berkurang Rp. 0. Jumlah Pengeluaran setelah perubahan Rp. 0. Jumlah Pembiayaan Netto setelah perubahan Rp. 64.882.102.083. sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan Rp. 0.

Setelah ditandatanganinya kesepkatan kedua belah pihak, pihak eksekutif akan menyampaikan kepada Gubernur Provinsi Sumatera Barat Ranperda APBD-P ini untuk mendapat pengesahan, selambat-lambatnya tiga hari kerja.-(Yon/


Mandailing Natal-netralpost.net-
Menindaklanjuti PPKM Level 4 di Kabupaten Mandailing Natal Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Panca Putra Simanjuntak, M.Si menurunkan Tim untuk penanganan Pandemi Covid-19 diwilayah tersebut, Minggu (12/09/2021).

Tim tersebut terdiri dari personil Biddokkes Polda Sumut dan personil Polres Pematang Siantar yang dipimpin oleh Wadir Samapta Polda Sumut Akbp Benny R. Hutajulu selaku Padal penanganan PPKM level 4 di Kabupaten Mandailing Natal.

"Dalam rangka untuk menurunkan status PPKM level 4 di Kabupaten Mandailing Natal kami personil Biddokkes Polda Sumut bekerja sama dengan Dinkes Pemkab Mandailing Natal Dan Urkes Polres Madina melakukan kegiatan Vaksin dan Swab Antigen serta PCR massal kepada warga masyarakat Kabupaten Mandailing Natal dikantor Dukcapil Pemkab Madina" sebut Kompol Ariyandi, Amk selaku katim personil Biddokkes Polda Sumut pengnanganan PPKM level 4 di Kabupaten Mandailing Natal.

"Perlu kita ketahui bersama bahwa jumlah warga yang vaksin sangat mempengaruhi penilaian level PPKM disuatu daerah, sementara kabupaten Mandailing Natal baru mencapai 11 Persen dari target yang akan dicapai" sebut Kapolres Madina.

"Selain melakukan kegiatan Vaksin dan Swab Antigen serta PCR massal terhadap warga masyarakat kabupaten Mandailing Natal, kami juga membentuk Pos Penyekatan dan Pos Pengalihan Arus yang dipadukan dengan kegiatan membagikan Masker dengan harapan PPKM level 4 di Kabupaten Mandailing Natal bisa cepat menurun dan kembali normal seperti sediakala" Akbp Horas Tua Silalahi, S I.K, M.Si.

Warga masyarakat Madina sangat antusias melaksanakan kegiatan Vaksin dan Swab Antigen serta PCR massal tersebut "terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Kapolda Sumut dan jajarannya yang telah menggelar kegiatan ini, semoga Pandemi Covid-19 di cepat berakhir, amiin ya robbal alamin" papar Ibu Ismaidah warga Barbaran Jae Kec Panyabungan Barat yang turut serta dalam kegiatan tersebut. (*)


Kabupaten Nias Selatan-netralpost.net
- Setelah di selamatkan oleh Tim SAR Lanal Nias beserta unsur SAR lainya, 35 ABK KM Setia Abadi II yang selamat selamat di berangkat ke Jakarta melalui Sibolga Minggu 12 September 2021.

Komandan Pangkalan TNI AL Danlanal Nias Kolonel Laut (P) Antonius Hendro Prasetyo, yang di wakili oleh Perwira Pelaksana atau Palaksa  Mayor Marinir Ahmad Fauzi. MT. Opsla pukul 22.00 Wib, melepas keberangkatan ABK KM Setia Abadi II yang terbakar beberapa hari lalu di perairan Nias.

Pemberangkatan ke 35 orang ABK juga di ikuti Perwakilan Bupati Nias Selatan, Polres Nias Selatan serta unsur terkait. ABK KM Setia Abadi II semua berjumlah 39 orang dan 35 orang dapat di selamatkan serta 4 orang di nyatakan hilang. Pemberangkatan melalui pelabuhan baru Telukdalam Kabupaten Nias Selatan menuju pelabuhan Sambas Sibolga. Pemberangkatan ke Sibolga menggunakan kapal  Ferry KM. Wira Ono Niha, yang selanjutnya akan diberangkatkan ke Jakarta.

Pemberangkatan ke Jakarta akan dilakukan oleh Ke Agenan PT Maju Setia Abadi selaku pengurus. Bapak Mikail sebagai agen pemberangkatan ke 35 orang ABK menuju Jakarta.

Danlanal Nias mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen yang ikut membantu mulai dalam melakukan SAR, penjemputan sampai dalam pemberangkatan para ABK KM Setia Abadi II. Semoga kerja baik dan ikhlas kita ini, merupakan jadi amal ibadah bagi kita semua. Demikian Danlanal Nias menyampaikan dalam sambungan telepon seluler.

Dispen Lantamal II.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.