50 Kota,netralpost--Bencana banjir besar pertengahan tahun 2019, masih membekas diingatan warga Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka. Dahsyatnya bencana banjir kala itu menyebabkan jembatan ‘Jalan Sompik’ luluh lantak akibat mengamuknya Batang Tolang. Tak ayal akses utama jalan antara Jorong Koto Tangah dan Jorong Talang serta ke Nagari Maek, saat itu langsung terputus. Hampir dua tahun, pasca banjir ketiadaan jembatan permanen sebagai urat nadi perhubungan menyulitkan aktivitas sosial dan perekonomian warga Talang Maua dan berimbas juga ke Maek.
Mengawali bulan Februari 2022, warga Talang Maua dihampiri kabar gembira. Jembatan baru ‘Jalan Sompik’ dengan bentangan 21 meter dan menelan biaya Rp. 2,5 miliar resmi digunakan. Kegembiraan makin komplit, peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo yang ditandai dengan pengguntingan pita didampingi oleh Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, Anggota DPRD Alia Effendi dan Camat Mungka Fery Aryantoni. Rasa suka juga ditunjukkan dengan kehadiran ratusan warga Talang Maua di acara peresmian yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Talang Maua, yang bersisian letaknya dengan jembatan ‘Jalan Sompik’. Mereka menjadi saksi mata terkabulnya keinginan warga punya jembatan permanen ‘Jalan Sompik’ sekaligus terwujudnya misi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yakni membangun infrastruktur jalan/ jembatan sebagai interkoneksi nagari sebagai poros pembangunan.
Dalam sambutannya Bupati Safaruddin, memuji kekompakan masyarakat Talang Maua. Terutama dalam mendukung program-program pembangunan pasangan Bupati/ Wakil Bupati yang populer dikenal dengan pasangan Safari (Safaruddin-Rizki), seperti halnya pembangunan Jembatan ‘Jalan Sompik’ ini. Dikatakannya, peresmian jembatan ini bukanlah akhir, melainkan merupakan langkah awal pembangunan Talang Maua. Menegaskan kembali peningkatan infrastruktur sebagai misi prioritas daerah, Bupati Safaruddin berpendapat bahwa infrastruktur akan mewujudkan nagari sebagai poros pembangunan. "Dengan telah rampungnya Jembatan Jalan Sompik ini, saya harap dapat membantu nagari menjadi poros pembangunan di Limapuluh Kota," tuturnya. Bupati Safaruddin juga berharap jembatan ini nantinya memudahkan akses kelanjutan pembangunan jalan menuju Nagari Maek Kecamatan Bukit Barisan. Dengan manfaat besar jembatan tersebut, Bupati Safaruddin menghimbau kepada masyarakat Talang Maua agar senantiasa menjaga jembatan ini sehingga dapat memaksimalkan sumberdaya yang dimiliki nagari baik itu sektor pertanian, peternakan maupun pariwisata.
Harapan peningkatan infrastruktur yang disampaikan Bupati Safaruddin kepada warga Mungka diperkuat oleh keterangan Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Rizal Hanif. Kepada Tim Humas Diskominfo Limapuluh Kota di lokasi acara, Rizal Hanif mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun 2022 bakal menggelontorkan dana sebesar Rp. 2,5 Miliar untuk perbaikan jalan di Nagari Talang Maua. Pada kesempatan yang sama, Deni Asra sekaligus tokoh masyarakat Kecamatan Mungka mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran ratusan warga Talang Maua pada peresmian Jembatan Jalan Sompik. Beliau juga mengajak masyarakat untuk bekerja bersama dan mendukung setiap program yang dicanangkan pemerintah demi Limapuluh Kota yang lebih baik lagi kedepannya. "Setelah peresmian ini diharapkan masih ada pembangunan berkelanjutan di Nagari Talang Maua khususnya perbaikan jalan serta melanjutkan pembangunan jalan ke Nagari Maek," harap beliau. Lebih lanjut ia mengatakan terlaksananya pembangunan jembatan ini merupakan kerjasama semua pihak terutama masyarakat Talang Maua, Pemerintahan Nagari, Camat, DPRD, dan tentunya Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. (Yon)
50 Kota,netralpost--Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo menantang Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, bekerja keras untuk menurunkan angka stunting di wilayah kerjanya.
'
Hal itu disampaikan Bupati Safaruddin ketika menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Puskesmas (Puskesmas) Koto Tinggi dari pejabat lama dr. Febriandi ke Ns.Rensiner S.Kep., Mars, pada Rabu (02/02/2022). Pada kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi dedikasi Febriandi selama melaksanakan tugas selaku Kepala Puskesmas Koto Tinggi. Usai momen sertijab Bupati didampingi Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, Anggota DPRD Limapuluh Kota Khairul Apit, Camat Gunuang Omeh Gusni Hendrix dan Forkopimca, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Ali Amran, melakukan peninjauan gedung baru Puskesmas Koto Tinggi yang telah beroperasi sejak Juli 2021 lalu.
Secara lugas dalam momen pelantikan, sekaitan penanganan stunting Bupati mengatakan,” Puskesmas Koto Tinggi harus memutar otak dalam menangani tingginya angka stunting ini.” Penegasan ini menyusul posisi Koto Tinggi sebagai wilayah khusus penanganan stunting di Limapuluh Kota", tuturnya. Fokus perhatian Bupati Safaruddin dalam hal penanganan stunting dan gizi kronis lainnya juga sejalan dengan fungsi puskesmas sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat. Di sisi lain, Puskesmas juga berfungsi sebagai pembina masyarakat dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat, dengan mewujudkan Puskesmas yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya.
Agar peran puskesmas bisa efektif dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Bupati mengajak Kepala Puskesmas (Kapus) yang baru untuk segera menjalin koordinasi dengan pemerintah nagari, Babinkamtibmas serta Babinsa. Melalui koordinasi dan kerja sama itu, Bupati berharap angka stunting atau masalah gizi kronis di wilayah kerja Puskesmas Koto Tinggi, bisa turun secara signifikan. Untuk maksimalnya fungsi puskesmas, Bupati Safaruddin berpesan agar segenap komponen Puskesmas Koto Tinggi mendukung kepala puskesmas yang baru, dalam merancang dan mengimplementasikan upaya persuasi pencegahan stunting agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.(Yon)
Perjuangkan Jembatan di Labuah Gunuang, Wirman Datuak Pangeran Gandeng Dinas PU Survey ke Lokasi
50 KOTA,netralpost--- Pembangunan infrastruktur jembatan yang ada di Jorong Lareh Nan Panjang, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban jadi prioritas Pemerintah Daerah terutama Dinas Pekerjaan Umum untuk anggaran 2023 mendatang.
Jembatan kayu yang kini sudah reok, lapuk tersebut bakal diganti dengan jembatan yang lebih kuat. Hal itu mengingat, jembatan yang dibangun pasca galodo 2010 silam itu merupakan akses penghubung utama bagi warga di lereng Gunuang Marapi tersebut. Ribuan orang dan ratusan kendaraan hilir mudik melintasi jembatan tersebut.
Diprioritaskannya pembangunan jembatan kayu itu, berkat usaha anggota DPRD Limapuluh Kota Wirman Datuak Pangeran yang terus memperjuangkan pembangunan demi kelancaran dan keamanan transportasi warganya.
Pada Senin (31/1) siang, politisi PPP itu memboyong Dinas PUPR ke lokasi jembatan yang reok tersebut.
"Beginilah kondisi jembatan Pak Kadis. Mohon jembatan Lareh Nan Panjang ini diprioritaskan," ujar Wirman kepada Plt Kepala Dinas PUPR Hanif di Nagari Labuah Gunuang.
Dihadapan puluhan warga yang sudah menunggu kedatangan Dinas PUPR, Wirman serta Camat Lareh Sago Halaban berharap jembatan kayu tersebut diganti dengan jembatan permanen.
Sedangkan Kepala Dinas PUPR Hanif mengatakan, akan menurunkan tim teknis secepat mungkin untuk melakukan survey serta kajian teknis untuk pembangunan jembatan tersebut.
"Jembatan ini jadi prioritas kami Dinas PUPR. Besok atau dalam waktu dekat ini tim teknis akan ke lokasi untuk melakukan survey. Mudah-mudahan di anggaran perubahan jembatan dibangun atau pada APBD 2023 mendatang," ujar Hanif.
Puluhan warga yang hadir di sekitar lokasi, merasa senang ada perhatian dari pemerintah daerah. Apalagi jadi prioritas dalam pembangunan Limapuluh Kota. (Yon)
Payakumbuh,netralpost-- Setahun sudah berlalu, usai peletakan batu pertama pembangunannya pada 5 Februari 2021 lalu, kini telah berdiri dengan megah Mesjid Al Hidayah Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat yang diresmikan oleh Wali Kota Riza Falepi, Rabu (2/2).
Peresmian mesjid yang berdiri di sebelah Gedung Fakultas Pertanian itu dihadiri oleh Pimpinan Muhammadiyah, Ketua DPRD Hamdi Agus, Kepala DP3AP2KB AH Agustion, Kabag Kesra Irwan Suwandi, Camat Payakumbuh Barat Ul Fahri, Lurah Bulakan Balai Kandi, Eki, Rektor Riki Saputra dan jajaran, serta H. Hendri dan Hj. Asweti yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid di kampus III Bukittinggi dan Kampus IV Payakumbuh. Serta Ketua Pengurus Mesjid Muslim yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Mesjid Alhidayah Muslim menyampaikan mesjid ini memiliki keistimewaan bangunan yang megah seluas 400m² dan dikelilingi taman yang indah dengan luasnya 1320m². Lokasinya strategis, mudah dijangkau dari segala arah, berada di antara dua kelurahan, yakni Tanjuang Godang Sungai Pinago dan Bulakan Balai Kandi serta berada di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah.
"Terkait kepengurusan, telah diundang masyarakat setempat, disepakati struktur pengurus mesjid dan sudah ditetapkan dengan SK Rektor Nomor 910 pada 19 Agustus 2021 lalu. Setelah pengurus mesjid terbentuk, lalu diurus legal formalnya, ditandai dengan keluarnya SK wako nomor 451.8/502/WK-PYK/2021 pada September 2021. Kami pengurus mesjid dan masyarakat mengapresiasi wako, rektor, pemberi wakaf, dan seluruh pihak atas terwujudnya mesjid nan cantik untuk umat ini," ujarnya.
Sementara itu, Rektor UM Sumbar Riki Saputra menyampaikan berkat kemurahan hati dan kemuliaan jiwa pemberi wakaf, sekarang ada 2 mesjid baru di UM Sumbar. Pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya karena bagi UM Sumbar secara pragmatis akrediatasi, mesjid di lingkungan kampus memperkuat adanya pemeringkatan atau ranking kampus, karena salahsatu indikatornya adalah kelengkapan sarana dan prasarana.
"Semoga keberkahan dan pahala dilimpahkan Allah, murah rezeki dan selalu diberikan kesehatan. UM punya filosofi nilai humanis dan religius. Keberadaan mesjid ini tentu memberikan manfaat bagi keluarga kampus dan masyarakat sekitar, bagaimana tak hanya cerdas berfikir, namun jauh dari itu, juga cerdas spiritualnya melalui usaha kampus Muhammadiyah tak hanya dari lokal belajar saja, tapi memanfaatkan rumah ibadah yang ada di kampus," terang Riki.
Hal senada juga diungkapkan Wali Kota Riza Falepi yang mengatakan kebutuhan mesjid di Kota Payakumbuh masih tinggi, nampak dari setiap dilaksanakan Salat Jumat jemaahnya membludak hingga ke luar mesjid.
"Semoga Mesjid Agung Kota Payakumbuh yang lokasi pembangunannya sudah kita siapkan dan juga telah dikunjungi oleh Duta Besar Arab Saudi nantinya jadi dibangun. Semoga doa dan iktiar kita diijabah oleh Allah SWT," harapnya.
Wako dua periode itu menyampaikan apresiasi kepada H. Hendri dan Hj. Asweti yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid Kota Payakumbuh, bertambah jumlah rumah ibadah di Kota Randang, apalagi ini berada di lingkungan universitas.
"Harusnya tanggung jawab kami membangun mesjid ini," kata Riza.
Ditambahkannya, untuk tumbuh dengan baik, kota ini butuh excellent center, yakni perguruan tinggi, sehingga nanti banyak industri yang bisa berkembang, seperti industri pertanian. Dia punya harapan membangun Kota Payakumbuh tak hanya di satu titik saja, tapi berkelanjutan dan roadmap yang baik sudah dibuatkan.
"Untuk mewujudkan itu, tempat membangun mentalitas akademisi itu di mesjid. Tanpa tumpuannya mesjid, sebuah pusat akademis akan sulit untuk membina masyarakat. Mengapa cina maju? Mereka punya semangat bagian dari budayanya, sementara kita juga sudah punya yakni adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," kata Riza.
Riza menyebut, masalah mental ini masih banyak ditemui, bagaimana orang beragama tapi tak tau substansinya beragama. Tak ada hasil baik tanpa kesungguhan, pemikiran siang malam menghadirkan kesuksesan bagi masyarakat.
"Kami sampaikan apresiasi kepada hamba Allah yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid di lingkungan kampus. Biasonyo kito buek rumah ibadah katidiang bajalan, itu lamo," kata Riza.
Terakhir, Riza mengajak seluruh pihak untuk bergerak sembari memikirkan bagaimana Kota Payakumbuh maju, bagaimana membangun hubungan kolaborasi menghadirkan nilai tambah, menghadirkan pertumbuhan lain di Kota Pauakumbuh.
"Kita memimpikan punya universitas yang bisa bersaing dengan daerah lain. Kita terus berfikir bagaimana tetap maju dengan sumber daya manusia yang punya produktivitas dan kreativitas yang tinggi, akan mendatangkan kesejahteraan bagi umat," pungkasnya. (Yon)
50 Kota,netralpost
Kepala Dinas Kominfo Kota Payakumbuh Junaidi beserta jajaran menyambut baik kunjungan tersebut, dan siap untuk memfasilitasi serta membantu dalam pengembangan dan pengelolaan IT di Lima Puluh Kota. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari penanda tanganan MoU oleh dua kepala daerah beberapa waktu yang lalu.
"Kalau Diskominfo Lima Puluh Kota butuh bantuan, kita siap menurunkan tim ahli untuk membantu demi kemajuan kedua daerah dalam hal IT ini," kata Kadiskominfo Junaidi kepada media.
"Dengan pertemuan kita kali ini banyak kolaborasi yang dapat kita kerjasamakan seperti IT dan kehumasan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Luak Limo Puluah," tambahnya.
Sementara itu Kadiskominfo Kabupaten Lima Puluh Kota Eki H. Purnama mengatakan dengan kunjungan hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam peningkatan pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di Lima Puluh Kota.
"Kami ingin menyempurnakan dalam pengimplementasian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini," ucapnya.
Maka dari itu Kadiskominfo Lima Puluh Kota mengharapkan dukungan dari Kominfo Kota Payakumbuh bisa memberikan bimbingan untuk mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik tersebut.
"Harapan kita Kominfo Kota Payakumbuh bisa memberikan ruang kepada kami untuk belajar disini dalam pemanfaatan dan pengoptimalan IT ini," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lima Puluh Kota Eki H. Purnama didampingi oleh Sekretaris, Kabid Komunikasi Publik, Kabid Aptika beserta jajaran lainnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost--- Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus menyampaikan turut berbahagia dengan sebuah mesjid telah berdiri megah di lingkungan Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat di Nagari Koto Nan Ompek.
Pembangunan Mesjid Alhidayah itu merupakan wakaf dari Hamba Allah H. Hendri dan Hj. Asweti, bersamaan dengan pembangunan mesjid di Kampus III UM Sumbar di Kota Bukittinggi.
"Selamat kepada UM Sumbar atas berdirinya rumah ibadah yang megah, mewah, dan sejuk. Semoga dengan meningkatnya sarana dan prasarana di kampus, semakin mantap membangun kecerdasan akademis dan spiritual generasi muda kita," kata Hamdi.
Kepada donatur, Hamdi menyampaikan apresiasi karena mesjid ini tak hanya akan memberikan manfaat bagi lingkungan kampus saja, bahkan juga kepada masyarakat di dua kelurahan dan sekitarnya.
"Mesjid ini berada di perbatasan Kelurahan Bulakan Balai Kandi dan Tanjuang Godang Sungai Pinago, juga dekat sekali dengan kantor DPRD, nanti bisa lah kami anggota dewan nompang salat disini, apalagi buat Salat Jumat," ujarnya.
Peresmian mesjid itu turut dihadiri Wali Kota Riza Falepi, Pimpinan Muhammadiyah, Rektor Riki Saputra, Kepala OPD, camat, lurah, pengurus mesjid, dan tokoh masyarakat setempat. (Yon)
Payakumbuh,netralpost— Persiapkan lomba Sumdarsin untuk Sekolah Dasar (SD) se-Kota Payakumbuh yang akan dihelat pada tanggal 7-17 Februari 2022 mendatang, Pemko Payakumbuh menggelar rapat koordinasi di Aula Pertemuan Ngalau Indah lantai III Kantor wali kota, Senin (31/1).
Dipimpin langsung oleh Wali Kota Riza Falepi, rakor tersebut juga dihadiri oleh Kapolres Payakumbuh AKBP. Alex Prawira, Danramil 01/Payakumbuh Mayor Inf. Suherman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten I bidang pemerintahan dan kesra Dafrul Pasi serta Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Elzadaswarman serta seluruh Kepala OPD, Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas se-Kota Payakumbuh .
Diawal sambutannya Wali Kota Riza Falepi menyampaikan jika saat ini capaian vaksinasi covid-19 Kota Payakumbuh sudah baik, dimana untuk dosis satu sudah mencapai 92,9 persen dan 62,5 persen untuk dosis duanya.
“Alhamdulilah, dengan sudah banyak nya warga yang vaksin ini semoga kota Payakumbuh akan mencapai Herd Immunity,” ucap Riza sambil diamini oleh seluruh peserta rapat yang hadir.
Disampaikan Riza bahwa Sumdarsin untuk anak usia 6-11 tahun ini merupakan cara agar tercapainya Herd Immunity untuk anak sehingga kegiatan dan aktivitas belajar mengajar dapat berjalan seperti sediakala.
Terkait pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun ini, Wali Kota dua periode itu meminta kepada seluruh stakeholder untuk dapat mensukseskan dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Sumdarsin bagi anak ini nantinya tentu akan menjadi hal baru bagi kita dalam pelaksanaannya, dimana kita (panitia pelaksana) semua harus bisa memberikan pelayanan yang maksimal agar anak kita ini merasa nyaman saat melakukan vaksinasi covid-19 ini,” pinta Riza.
Ditambahkannya, "Bagi sekolah yang mampu mencapai target vaksinasi yang ditetapkan, maka sekolah ini akan kita (Pemko Payakumbuh) berikan bantuan untuk penunjang sarana dan prasarana bagi sekolah tersebut,“ ungkap Riza semangat.
Sementara itu, Kapolres Payakumbuh AKBP. Alex Prawira menyebut saat warga Kota Payakumbuh yang belum melakukan vaksinasi covid-19 untuk dosis kedua sebanyak 29.382 orang.
"Saat ini kita harus memaksimalkan pemberian dosis dua bagi masyarakat kita yang belum menerima. Kita harapkan tim vaksinator bisa terus menyisir warga kita yang belum divaksin dosis kedua,” kata Kapolres tersebut.
Terkait lomba Sumdarsin anak usia 6-11 tahun ini, Alex turut mengatakan jika seluruh instansi agar dapat turun langsung untuk mensosialisasikan dan mengajak kepada orang tua murid akan pentingnya vaksinasi tersebut.
“Dengan demikian minimal setiap hari kita bisa memberikan vaksin kepada 500 anak perharinya, dan bahkan kalo bisa 1000 orang,” ungkap Alex.
Alex mengungkapkan saat ini posisi Provinsi Sumatra Barat di tingkat nasional berada di ranking 24 dari 34 Provinsi dalam capaian vaksinasi covid-19, diharapkan dengan Sundarsin anak ini posisi Sumbar bisa masuk 10 besar.
"Makanya kita harus bekerja ekstra agar anak di Provinsi Sumbar terutama di Kota Payakumbuh memiliki anti bodi yang kuat kedepannya,” kata Alex kepada seluruh peserta yang hadir.
Senada dengan Kapolres, Danramil 01/Payakumbuh Mayor Inf. Suherman mengatakan komitmennya dan dukungan untuk mensukseskan lomba Sumdarsin bagi anak usia 6-11 tahun di kota Payakumbuh.
“Kami akan menurunkan seluruh personel agar lomba Sumdarsin bagi anak usia 6-11 tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkap Suherman.
Dan sebelum rapat berakhir, Walikota Riza Falepi menghimbau kepada seluruh peserta rapat yang hadir agar turut aktif dalam memberikan info-info kepada masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19.
"Mari kita semua sampaikan info data yang ril dan benar dalam mensukseskan vaksinasi covid-19 ini, jangan sampai ada info palsu (hoax) yang muncul ke permukaan yang akan dapat memicu gejolak dan kekacauan di tengah masyarakat kita nantinya,” tutup Riza. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Peresmian musala, penyerahan hadiah lomba, dan pemberian beasiswa kepada anak sekolah mengisi puncak peringatan hari lahir Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) yang berlangsung di halaman kantor camat setempat, Senin (31/1).
Setiap tanggal 24 Desember diperingati sebagai hari jadi kecamatan yang telah genap berumur 13 tahun ini. Kemeriahan hari jadi Latina diisi dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan di tiga nagari dan 6 kelurahan. Terakhir, dengan peresmian Musala Al Jannah (Kubang Canduang) yang berada di lahan kantor camat oleh Wali Kota Riza Falepi. Musala ini sudah selesai dikerjakan pada tahun 2021 dengan anggaran 188 juta rupiah.
Turut hadir anggota DPRD Syafrizal, Mawi Etek Arianto Dt. Majo Nan Kuniang, dan Edward DF, lalu Kepala OPD, Camat Diki Engla Mardianto, camat dan lurah se Kota Payakumbuh, Ketua LKAAM Latina A. Dt. Parpatiah, Ketua KAN Sungai Durian IR Dt. Panghulu Sati, Ketua KAN Parambahan W Dt. Tama Rajo, dan Ketua KAN Koto Panjang EN Dt. Majo Lobiah Nan Putiah, Ketua Bundo Kanduang Kecamatan Latina Nuraini, serta Bundo Kanduang 3 Nagari bersama tokoh masyarakat setempat.
Wali Kota Riza Falepi dalam arahannya menyampaikan meski usia Kecamatan Latina yang masih muda, namun sudah mampu menyejajarkan posisi dengan daerah lain. Pemko Payakumbuh akan terus melanjutkan pembangunan di Latina, termasuk kebutuhan infrastruktur agar daerah menjadi semakin baik.
"Mudah-mudahan di hari jadi Latina ke 13 ini berimpahlah keberkahan bagi semua orang," kata Riza.
Wali kota dua periode itu menambahkan, Kota Payakumbuh rasa badunsanaknya tinggi, Dia meminta agar terus dibangun komunikasi dan koordinasi, silaturahmi terjaga dan harmonisnya kehidupan bermasyarakat.
"Keakraban kita jaga, hal-hal yang menjadi pembawaan kita sejak dahulu tetap terjaga. Lamposi adalah representasi tradisi yang masih terjaga dengan baik karena masyarakatnya homogen," ujarnya.
Riza berharap kedepan Latina bisa lebih maju dari sisi pertaniannya, karena disini lahan masih luas. Riza mengajak seluruh pihak untuk berfikir jauh bagaimana cara bertani yang lebih baik dan produktif.
"Kita merasa kesulitan karena harga pupuk yang mahal, maka perlu ada cara lain kedepan yang bisa kita fikirkan dan cari jalan keluarnya," kata Riza.
Terkait masa jabatan Riza yang tinggal beberapa bulan lagi, Riza mengakui masih ada beberapa pekerjaan yang tertinggal, Dia meminta maaf sekitanya ada harapan yang belum terwujudkan, semoga nanti di masa wali kota yang baru akan terpenuhi karena Kota Payakumbuh dibangun dengan uang yang kecil, jadi harus diangsur-angsur.
"Kami akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga nagari kita terus menjadi nagari yang aman dan damai, kuncinya adalah ketakwaan kepada Allah, nagari ini adalah nagari orang yang soleh, menghasilkan ulama, qori, ustaz, dan ini akan terus berlanjut kedepannya," kata Riza.
Terkahir, wali kota yang hobi menamam pohon itu berpesan agar di lingkungan kantor camat ditanami pohon pelindung dan pohon buah produktif supaya sejuk dan asri.
Sementara itu, Ketua Panitia Ulang Tahun Kecamatan Latina ke 13 JI Dt. Asa Batuah diwakili oleh Wakil Ketua Panitia Syafrizal memaparkan peringatan HUT Latina dimeriahkan dengan lomba olahraga, sosial budaya, dan agama dengan dana swadaya masyarakat Latina dan donatur, acara ini dimulai pada awal Desember.
Ada sepak takraw, turnamen bulu tangkis, sepak bola, volley ball, tabigh akbar, lomba membuat dan peragaan takuluak kompong di berbagai kelurahan. Juga ada kegiatan kolosal barolek batogak panghulu di Koto Panjang dan khatam alquran di Sungai Durian.
"HUT Latina ke 13, ketiga nagari barolek godang," ujarnya.
Syafrizal menambahkan, bila Mesjid Agung King Salman bakal dibangun di Koto Nan Ompek, maka di Latina sudah selesai dibangun musala yang representatif dan cukup megah.
"Dubes Arab Saudi sudah datang melihat lahan pembangunan mesjid agungnya, proposal dari wali kota kita semoga secepatnya diproses Raja Salman. Mari kita mendoakan kiranya mesjid yang kita idamkan segera dimulai pembangunannya, semoga dilancarkan," kata Syafrizal.
Tokoh masyarakat Latina sekaligus Ketua KAN Sungai Durian IR Dt. Panghulu Sati menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat atas suksesnya pelaksanaan perayaan HUT Latina ke 13. Dirinya menyampaikan harapan kedepannya Pemko Payakumbuh bisa melengkapi bangunan kantor camat, mulai dari gudang, tempat kerja, dan beberpaa renovasi yang dibutuhkan kantor ini.
"Tahun ini dan tahun depan, nagari lain berniat melangsungkan batogak panghulu, sama dengan Nagari Koto Panjang dengan pembiayaan dibantu oleh Pemko Payakumbuh," ujarnya.
Ditambahkan Dt. Panghulu Sati, di samping kantor camat ada tanah wakaf 1000 m² yang akan dihibahkan kepada Pemko Payakumbuh untuk membangun PAUD baru di Sungai Durian. Nantinya persyaratan adminsitrasi akan dipenuhi. Di samping itu juga sudah ada lahan untuk membangun kantor lurah Sungai Durian yang baru.
Dari sisi Camat Diki Engla Mardianto dalam sambutannya menyampaikan sudah 2 tahun perayaan HUT Latina ini tak terselenggara karena dilanda pandemi Covid-19. Dalam mempersiapkan acara ini camat meminta pandangan, arahan, dan bimbingan dari Ketua LKAAM, KAN, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, dan tokoh masyarakat, ternyata mereka mendukung sepenuhnya perhelatan akbar tersebut.
"Di usia Latina ke 13 tahun, ada 13 cabang lomba yang diselenggarkaan, ada lomba olahraga, sosial budaya, dan agama, hingga melaksanakan gotong royong di berbagai kelurahan. Hari ini juga dilaksanakan penyerahan beasiswa anak-anak SLTA dari lembaga kesejahteraan sosial Peti Bunian Lamposi," ungkapnya.
Ditambahkan Diki, dengan telah selesainya seluruh rangkaian kegiatan memperingati HUT Kecamatan Latina yang ke 13 tahin ini, camat menghimbau masyarakat agar menjadikannya sebagai momentum meningkatkan persatuan dan rasa gotongroyong bersama.
"Kami juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat bahu-membahu bersama pemerintah untuk menyukseskan setiap pembangunan di berbagai bidang," tukuknya.
Terakhir, Anggota DPRD Mawi Etek Arianto menyampaikan sejak dibentuk pada 13 tahun silam, Latina mengejar ketertinggalannya hingga bisa sejajar dengan kecamatan lain. Dirinya dan warga Latina merasakan betul bagaimana pembangunan infrastruktur dikebut oleh Wako Riza Falepi di Latina.
"Patut kita catutkan kepada nama Bapak Pembangunan Latina kepada Wali Kota Riza Falepi atas dedikasinya untuk kemajuan Latina. Kedepan Latina kita harapkan unggul dan bisa bersaing dengan kecamatan lain. Pesan kami mari tingkatkan kebersamaan ini," ungkapnya. (Yon)
50 Kota,netralpost---U
Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni Puskesmas Pakan Rabaa. Disana, kedatangan orang nomor satu tersebut sudah ditunggu petugas kesehatan dari perawat, bidan, dokter serta Kepala Puskesmas Pakaan Rabaa.
Bupati juga sempat mencek sekeliling puskesmas terutama dengan kondisi ruangan serta gedung pusat kesehatan bagi warga Lareh Sago Halaban tersebut.
“Infrastruktur Puskesmas ini perlu ditingkatkan. Karena, masyarakat ramai yang berobat kesini. Ruangan ditambah dan fasilitas lain juga dibenahi,” ujar Bupati Safaruddin.
Bupati juga sempat menanyakan status kepemilikan tanah serta kapasitas lahan yang dimiliki Puskesmas Pakan Rabaa.
“Kalau lahan masih kurang untuk pengembangan gedung, kedepannya perlu diperluas,” ujar Bupati.
Kunjungan Bupati tersebut, didampingi anggota DPRD Limapuluh Kota Fraksi PPP Wirman Datuak Pangeran. (Yon)