Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



Padang- Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH bersama Forkopimda Sumbar melaunching lomba Sumbar Sadar Vaksin (SUMDARSIN) di halaman SDN 23 Al Azhar Kota Padang pada Kamis (3/2) siang. Kali ini diperuntukkan untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.

Hal ini sebagai upaya akselarasi capaian vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Sumatra Barat (Sumbar) yang hingga kini angkanya masih terbilang rendah.

Kapolda Sumbar dalam sambutannya menjelaskan, lomba capaian vaksinasi tersebut, akan diikuti oleh 4.200 Sekolah Dasar (SD) sederajat yang ada di seluruh Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat. 

"Perlombaan capaian vaksinasi bagi anak 6 sampai 11 tahun, akan kita gelar mulai hari ini, hingga dua pekan kedepan, dengan total peserta sebanyak 58.457 orang siswa, jika perlombaan ini berjalan sebagaimana yang telah kita rencanakan, diprediksi angka capaian vaksin anak di Sumatra Barat, akan meningkat menjadi 13,20 persen dalam waktu dua pekan mendatang," kata Irjen Pol Teddy Minahasa. 

Dijelaskan, pelaksanaan perlombaan capaian vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun ini, dilakukannya setelah berkaca dari kesuksesan perlombaan vaksinasi antar Forkompimda yang digelarnya pada dua minggu yang lalu. 

"Saat gelaran perlombaan vaksinasi antar instansi pemerintahan atau Forkopimda dua pekan yang lalu, Sumbar mengalami peningkatan capaian vaksinasi sebesar 7,44 persen atau setara dengan 327.847 orang tervaksin," terangnya. 

Sedangkan mengenai masih terbilang rendahnya capaian vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Sumatera Barat sampai saat ini, Irjen Pol Teddy menyebutkan bahwa salah satu kendalanya adalah keterlambatan distribusi vaksin dari pusat dan adanya resistensi atau penolakan dari orang tua para siswa. 

"Kendala vaksinasi anak di Sumatera Barat, yaitu  keterlambatan distribusi vaksin dari pusat, namun saat ini vaksin sudah terdistribusi merata dan siap untuk disuntikkan, selain itu, meskipun presentasenya kecil, penolakan dari orang tua masih ada. Namun kendala itu saya kira dapat di handle oleh pihak sekolah sebagai wali siswa saat jam sekolah," katanya. 

Adapun mengenai perkembangan varian baru virus Covid-19 jenis Omicron di Sumatera Barat, jenderal bintang dua itu menyebut bahwa baru ditemukan 112 kasus baru infeksi virus Covid-19 yang belum dapat dipastikan varian virusnya. 

"Dari 112 orang yang terkonfirmasi terpapar virus Covid-19, baru-baru ini, belum dapat dipastikan varian virus yang menginfeksi mereka, karena sampel hasil swabnya masih sedang dilakukan pemeriksaan di laboratorium, sementara ini, belum ada hasil resmi yang menjelaskan bahwa itu varian Omicron," pungkasnya. 

Sementara itu, Sekda Provinsi Sumatera Barat Hansastri, yang juga hadir dalam acara Launching perlombaan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun tersebut, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa bersama jajaran yang menurutnya telah berhasil menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 di Sumbar belakangan ini. 

"Pada bulan september lalu, angka capaian vaksinasi Sumatera Barat masih rendah dan sempat menempati rangking 32 dari 34 Provinsi dari bawah, namun kemudian Kapolda dengan gerakan SUMDARSIN yang diusungnya, berhasil meningkatkan rangking capaian vaksinasi Sumatera Barat menjadi peringkat 24," ujarnya.(*)




SUMBAR- Mewujudkan herd immunity bagi insan pers di kota Padang , Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) melaksanakan vaksinasi Booster untuk para wartawan baik cetak, online maupun elektronik, Kamis 3/1/2022 dihalaman Parkir Mapolda Sumbar. 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidhumas Polda Sumbar ini juga mencegah penyebaran omicron meluas di Kota Padang. 

Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Teddy Minahasa melalui Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. 

"Ini kita lakukan untuk meningkatkan herd immunity para kalangan Jurnalis di Kota Padang," katanya. 

Kabidhumas yang dikenal dekat dengan wartawan ini menambahkan, kegiatan ini kita gelar juga dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022. 

"Semoga apa yang kita lakukan ini bisa mencegah penyebaran omicron di Kota Padang," harapnya. 

Dalam kesempatan yang sama turut hadir Wartawan senior Gusfen Khairul serta beberapa orang pengurus PWI Sumbar. 

Ia mengatakan,  vaksin booster ini sebagai upaya memperkuat imun dan untuk menguatkan herd immunity di bawah ancaman meledaknya covid-19 varian omicron. 

“Niat untuk diri, mari kita ramaikan dan ikut menjadi bagian memperkaut herd immunity di Sumbar,” ujarnya. 

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Zulnadi, "untuk warga Sumbar mari Kita ikut vaksin booster untuk menciptakan herd immunity,"katanya. 

Selain itu, Polda Sumbar juga  mengapresiasi semen padang yang telah ikut mensuport kegiatan vaksinasi booster untuk jurnalis. 

Dari pantauan di lapangan, terlihat antusias puluhan wartawan dalam mengikuti Vaksin Booster di Polda Sumbar.




Padang-Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UINIB) Padang mengadakan Kuliah Umum Stadium General yang dilaksanakan di Auditorium Mahmud Yunus, Kamis (03/02/2021). Kuliah umum ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait bidang keahlian dan bidang lainnya dari pakar-pakar yang diundang untuk memaparkan ide, pengalaman, konsep dan wawasan.

H. Yandri Susanto SPT yang merupakan Ketua Komisi VIII DPR RI berkesempatan menjadi narasumber pada acara Stadium General yang mengusung tema Penguatan Moderasi Beragama diacara yang dihadiri ratusan mahasiswa UIN ini. Sementara acara dipandu oleh Muhammad Taufiq yang juga Ketua Moderasi Beragama.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati dalam sambutan nya mengatakan bahwa saat ini UIN Imam Bonjol Padang telah menambah quota penerimaan mahasiswa baru sebanyak seratus persen. Rektor menyebutkan langkah ini sebagai bentuk keseriusan UIN Imam Bonjol Padang di tahun 2022 menargetkan menerima mahasiswa baru sebanyak 5.320 kuota.

Hingga saat ini UIN Imam Bonjol Padang telah memiliki fasilitas yang menunjang seperti hampir rampungnya pembangunan kampus III di kawasan Sungai Bangek Padang pada bulan April mendatang. Mahasiswa yang diterima di UIN IB mengalami peningkatan, di tahun 2020 tercatat 2.640 mahasiswa sementara pada 2021 sebanyak 3.490 mahasiswa baru.

Selain itu, Rektor Martin Kustati juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan wakil rakyat di DRI RI atas bantuan pembangunan jalan baru ke kampus III di kawasan Sungai Bangek, Padang. Bukan hanya jalan, Rektor perempuan ini juga meminta peningkatan fasilitas transportasi dengan titik akhir di kampus III UIN Imam Bonjol Padang.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan komisi VIII DPR RI, Alhamdulillah bapak Muhammad Asli Chaidir telah membantu pembangunan jalan baru ke kampus III di Sungai Bangek. Kita juga meminta peningkatan fasilitas transportasi dengan titik akhir trans Padang di kampus III di Sungai Bangek nantinya, mudahan usulan ini segera sampai pada Wali Kota Padang,” ucap Martin Kustati.

Selain itu, Ia juga berharap adanya penambahan armada bus baru untuk transportasi mahasiswa dari kampus II ke kampus III, “September lalu kita juga telah mengusulkan penambahan bus baru ke komisi VIII DPR RI, mudah-mudahan Kementerian Perhubungan segera menindaklanjuti dan di tahun 2022 ini mahasiswa tidak kesulitan lagi mendapatkan transportasi jika kuliah dari kampus II ke kampus III,” tambahnya.

Sementara Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto dalam kuliah umumnya menyampaikan materi sesuai tema penguatan moderasi beragama. Diawal materinya, Ia menyatakan dengan tegas bahwa dirinyalah satu satu nya yang menentang bahwa agama itu tidaklah sama.

“Orang Islam pasti tidak mau disamakan agama nya dengan orang kristen, begitu juga sebaliknya. Apapun agama pasti tidak bisa disamakan. Jadi saya membantah istilah semua agama itu sama,” katanya.

Ia menilai bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Ajaran Islam sebenarnya bukan hal baru, basisnya sudah kuat di dalam al-Quran dan al-Hadits, bahkan telah banyak diimplementasikan dalam sejarah Islam. Maka yang dimaksud dengan Islam Rahmatan lilalamin adalah Islam yang kehadirannya di tengah kehidupan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam.

“Kalau sekarang yang terjadi di Indonesia problem beragama tidak hanya terjadi antar agama, namum sesama agama pun sudah saling bentrok dan saling menyalahkan. Untuk itu penting nya pendidikan dan kampus menjadi agen sektor pengubah perilaku beragama itu sendiri,” imbuhnya.

Yandri Susanto berharap mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang bisa menjadi sektor pengubah cara berperilaku beragama. Ia juga mengajak mahasiswa untuk menyamakan pemahaman bahwa kepentingan bangsa adalah yang utama, dibandingkan memperdebatkan mana yang benar dan salah dalam pemahaman beragama dimana sudah jelas basis nya Islam itu terletak dalam al-Quran dan al-Hadits.

Ikut serta dalam kuliah umum tersebut Anggota DPR RI dari Komisi VIII Lisda Hendrajoni dan Asli Chaidir. Ikut juga Muhammad Aliramdani, Dirjen Diktis Kementerian Agama Republik Indonesia, perwakilan dari Senat Mahasiswa, Dewan Eksekutif Mahasiswa, serta sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di UIN Imam Bonjol juga perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Jurusan masing-masing program studi.(***)




50 Kota,netralpost--Bencana banjir besar pertengahan tahun 2019, masih membekas diingatan warga Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka. Dahsyatnya bencana banjir kala itu menyebabkan jembatan ‘Jalan Sompik’ luluh lantak akibat mengamuknya Batang Tolang. Tak ayal akses utama jalan antara Jorong Koto Tangah dan Jorong Talang serta ke Nagari Maek, saat itu langsung terputus. Hampir dua tahun, pasca banjir ketiadaan jembatan permanen sebagai urat nadi perhubungan menyulitkan aktivitas sosial dan perekonomian warga Talang Maua dan berimbas juga ke Maek.

Mengawali bulan Februari 2022, warga Talang Maua dihampiri kabar gembira. Jembatan baru ‘Jalan Sompik’ dengan bentangan 21 meter dan menelan biaya Rp. 2,5 miliar resmi digunakan. Kegembiraan makin komplit, peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo yang ditandai dengan pengguntingan pita didampingi oleh Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, Anggota DPRD Alia Effendi dan Camat Mungka Fery Aryantoni.  Rasa suka juga ditunjukkan dengan kehadiran ratusan warga Talang Maua di acara peresmian yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Talang Maua, yang bersisian letaknya dengan jembatan ‘Jalan Sompik’.  Mereka menjadi saksi mata terkabulnya keinginan warga punya jembatan permanen ‘Jalan Sompik’ sekaligus terwujudnya misi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yakni membangun infrastruktur jalan/ jembatan sebagai interkoneksi nagari sebagai poros pembangunan. 

Dalam sambutannya Bupati Safaruddin, memuji kekompakan masyarakat Talang Maua. Terutama dalam mendukung program-program pembangunan pasangan Bupati/ Wakil Bupati yang populer dikenal dengan pasangan Safari (Safaruddin-Rizki), seperti halnya pembangunan Jembatan ‘Jalan Sompik’ ini. Dikatakannya, peresmian jembatan ini bukanlah akhir, melainkan merupakan langkah awal pembangunan Talang Maua. Menegaskan kembali peningkatan infrastruktur sebagai misi prioritas daerah, Bupati Safaruddin berpendapat bahwa infrastruktur akan mewujudkan nagari sebagai poros pembangunan. "Dengan telah rampungnya Jembatan Jalan Sompik ini, saya harap dapat membantu nagari menjadi poros pembangunan di Limapuluh Kota," tuturnya. Bupati Safaruddin juga berharap jembatan ini nantinya memudahkan akses kelanjutan pembangunan jalan menuju Nagari Maek Kecamatan Bukit Barisan. Dengan manfaat besar jembatan tersebut, Bupati Safaruddin menghimbau kepada masyarakat Talang Maua agar senantiasa menjaga jembatan ini sehingga dapat memaksimalkan sumberdaya yang dimiliki nagari baik itu sektor pertanian, peternakan maupun pariwisata.

Harapan peningkatan infrastruktur yang disampaikan Bupati Safaruddin kepada warga Mungka diperkuat oleh keterangan Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Rizal Hanif. Kepada Tim Humas Diskominfo Limapuluh Kota di lokasi acara, Rizal Hanif mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun 2022 bakal menggelontorkan dana sebesar Rp. 2,5 Miliar untuk perbaikan jalan di Nagari Talang Maua. Pada kesempatan yang sama, Deni Asra sekaligus tokoh masyarakat Kecamatan Mungka mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran ratusan warga Talang Maua pada peresmian Jembatan Jalan Sompik. Beliau juga mengajak masyarakat untuk bekerja bersama dan mendukung setiap program yang dicanangkan pemerintah demi Limapuluh Kota yang lebih baik lagi kedepannya. "Setelah peresmian ini diharapkan masih ada pembangunan berkelanjutan di Nagari Talang Maua khususnya perbaikan jalan serta melanjutkan pembangunan jalan ke Nagari Maek," harap beliau. Lebih lanjut ia mengatakan terlaksananya pembangunan jembatan ini merupakan kerjasama semua pihak terutama masyarakat Talang Maua, Pemerintahan Nagari, Camat, DPRD, dan tentunya Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. (Yon)

 


50 Kota,netralpost--Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo menantang Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, bekerja keras untuk  menurunkan angka stunting di wilayah kerjanya. 

'


Tantangan ini tak lepas dari tingginya angka stunting Koto Tinggi dan sekitarnya mencapai 14,08 persen melebihi angka rata-rata Kabupaten Limapuluh Kota, dengan kisaran 8,28 persen.  Tingginya angka stunting merupakan pekerjaan rumah dalam pembangunan sumber daya manusia yang mesti diselesaikan secara bertahap setiap tahun oleh segenap pemangku kepentingan. Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.


Hal itu disampaikan Bupati Safaruddin ketika menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Puskesmas (Puskesmas) Koto Tinggi dari pejabat lama dr. Febriandi ke Ns.Rensiner S.Kep., Mars, pada Rabu (02/02/2022). Pada kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi dedikasi Febriandi selama melaksanakan tugas selaku Kepala Puskesmas Koto Tinggi. Usai momen sertijab Bupati didampingi Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, Anggota DPRD Limapuluh Kota Khairul Apit, Camat Gunuang Omeh Gusni Hendrix dan Forkopimca, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Ali Amran, melakukan peninjauan gedung baru Puskesmas Koto Tinggi yang telah beroperasi  sejak Juli 2021 lalu. 


Secara lugas dalam momen pelantikan, sekaitan penanganan stunting Bupati mengatakan,” Puskesmas Koto Tinggi harus memutar otak dalam menangani tingginya angka stunting ini.” Penegasan ini menyusul posisi Koto Tinggi sebagai wilayah khusus penanganan stunting di Limapuluh Kota", tuturnya.  Fokus perhatian Bupati Safaruddin dalam hal penanganan stunting dan gizi kronis lainnya juga sejalan dengan fungsi puskesmas sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat.  Di sisi lain, Puskesmas juga berfungsi sebagai pembina masyarakat dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat, dengan mewujudkan Puskesmas yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya. 


Agar peran puskesmas bisa efektif dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Bupati mengajak Kepala Puskesmas (Kapus) yang baru untuk segera menjalin koordinasi dengan pemerintah nagari, Babinkamtibmas serta Babinsa. Melalui koordinasi dan kerja sama itu, Bupati berharap angka stunting atau masalah gizi kronis di wilayah kerja Puskesmas Koto Tinggi, bisa turun secara signifikan.  Untuk maksimalnya fungsi puskesmas,  Bupati Safaruddin berpesan agar segenap  komponen Puskesmas Koto Tinggi mendukung kepala puskesmas yang baru, dalam merancang dan mengimplementasikan upaya persuasi pencegahan stunting agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.(Yon)

 Perjuangkan Jembatan di Labuah Gunuang,  Wirman Datuak Pangeran Gandeng Dinas PU Survey ke Lokasi





50 KOTA,netralpost--- Pembangunan infrastruktur jembatan yang ada di Jorong Lareh Nan Panjang, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban jadi prioritas Pemerintah Daerah terutama Dinas Pekerjaan Umum untuk anggaran 2023 mendatang.


Jembatan kayu yang kini sudah reok, lapuk tersebut bakal diganti dengan jembatan yang lebih kuat. Hal itu mengingat, jembatan yang dibangun pasca galodo 2010 silam itu merupakan akses penghubung utama bagi warga di lereng Gunuang Marapi tersebut. Ribuan orang dan ratusan kendaraan hilir mudik melintasi jembatan tersebut.


Diprioritaskannya pembangunan jembatan kayu itu, berkat usaha anggota DPRD Limapuluh Kota Wirman Datuak Pangeran yang terus memperjuangkan pembangunan demi kelancaran dan keamanan transportasi warganya.


Pada Senin (31/1) siang, politisi PPP itu memboyong Dinas PUPR ke lokasi jembatan yang reok tersebut.


"Beginilah kondisi jembatan Pak Kadis. Mohon jembatan Lareh Nan Panjang ini diprioritaskan," ujar Wirman kepada Plt Kepala Dinas PUPR Hanif di Nagari Labuah Gunuang.


Dihadapan puluhan warga yang sudah menunggu kedatangan Dinas PUPR,  Wirman serta  Camat Lareh Sago Halaban berharap jembatan kayu tersebut diganti dengan jembatan permanen.


Sedangkan Kepala Dinas PUPR Hanif mengatakan, akan menurunkan tim teknis secepat mungkin untuk melakukan survey serta kajian teknis untuk pembangunan jembatan tersebut.


"Jembatan ini jadi prioritas kami Dinas PUPR. Besok atau dalam waktu dekat ini tim teknis akan ke lokasi untuk melakukan survey. Mudah-mudahan di anggaran perubahan jembatan dibangun atau pada APBD 2023 mendatang," ujar Hanif.



Puluhan warga yang hadir di sekitar lokasi, merasa senang ada perhatian dari pemerintah daerah. Apalagi jadi prioritas dalam pembangunan Limapuluh Kota. (Yon)




Payakumbuh,netralpost-- Setahun sudah berlalu, usai peletakan batu pertama pembangunannya pada 5 Februari 2021 lalu, kini telah berdiri dengan megah Mesjid Al Hidayah Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat yang diresmikan oleh Wali Kota Riza Falepi, Rabu (2/2).


Peresmian mesjid yang berdiri di sebelah Gedung Fakultas Pertanian itu dihadiri oleh Pimpinan Muhammadiyah, Ketua DPRD Hamdi Agus, Kepala DP3AP2KB AH Agustion, Kabag Kesra Irwan Suwandi, Camat Payakumbuh Barat Ul Fahri, Lurah Bulakan Balai Kandi, Eki, Rektor Riki Saputra dan jajaran, serta H. Hendri dan Hj. Asweti yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid di kampus III Bukittinggi dan Kampus IV Payakumbuh. Serta Ketua Pengurus Mesjid Muslim yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh.


Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Mesjid Alhidayah Muslim menyampaikan mesjid ini memiliki keistimewaan bangunan yang megah seluas 400m² dan dikelilingi taman yang indah dengan luasnya 1320m². Lokasinya strategis, mudah dijangkau dari segala arah, berada di antara dua kelurahan, yakni Tanjuang Godang Sungai Pinago dan Bulakan Balai Kandi serta berada di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah.


"Terkait kepengurusan, telah diundang masyarakat setempat, disepakati struktur pengurus mesjid dan sudah ditetapkan dengan SK Rektor Nomor 910 pada 19 Agustus 2021 lalu. Setelah pengurus mesjid terbentuk, lalu diurus legal formalnya, ditandai dengan keluarnya SK wako nomor 451.8/502/WK-PYK/2021 pada September 2021. Kami pengurus mesjid dan masyarakat mengapresiasi wako, rektor, pemberi wakaf, dan seluruh pihak atas terwujudnya mesjid nan cantik untuk umat ini," ujarnya.


Sementara itu, Rektor UM Sumbar Riki Saputra menyampaikan berkat kemurahan hati dan kemuliaan jiwa pemberi wakaf, sekarang ada 2 mesjid baru di UM Sumbar. Pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya karena bagi UM Sumbar secara pragmatis akrediatasi, mesjid di lingkungan kampus memperkuat adanya pemeringkatan atau ranking kampus, karena salahsatu indikatornya adalah kelengkapan sarana dan prasarana.


"Semoga keberkahan dan pahala dilimpahkan Allah, murah rezeki dan selalu diberikan kesehatan. UM punya filosofi nilai humanis dan religius. Keberadaan mesjid ini tentu memberikan manfaat bagi keluarga kampus dan masyarakat sekitar, bagaimana tak hanya cerdas berfikir, namun jauh dari itu, juga cerdas spiritualnya melalui usaha kampus Muhammadiyah tak hanya dari lokal belajar saja, tapi memanfaatkan rumah ibadah yang ada di kampus," terang Riki.


Hal senada juga diungkapkan Wali Kota Riza Falepi yang mengatakan kebutuhan mesjid di Kota Payakumbuh masih tinggi, nampak dari setiap dilaksanakan Salat Jumat jemaahnya membludak hingga ke luar mesjid.


"Semoga Mesjid Agung Kota Payakumbuh yang lokasi pembangunannya sudah kita siapkan dan juga telah dikunjungi oleh Duta Besar Arab Saudi nantinya jadi dibangun. Semoga doa dan iktiar kita diijabah oleh Allah SWT," harapnya.


Wako dua periode itu menyampaikan apresiasi kepada H. Hendri dan Hj. Asweti yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid Kota Payakumbuh, bertambah jumlah rumah ibadah di Kota Randang, apalagi ini berada di lingkungan universitas.


"Harusnya tanggung jawab kami membangun mesjid ini," kata Riza.


Ditambahkannya, untuk tumbuh dengan baik, kota ini butuh excellent center, yakni perguruan tinggi, sehingga nanti banyak industri yang bisa berkembang, seperti industri pertanian. Dia punya harapan membangun Kota Payakumbuh tak hanya di satu titik saja, tapi berkelanjutan dan roadmap yang baik sudah dibuatkan.


"Untuk mewujudkan itu, tempat membangun mentalitas akademisi itu di mesjid. Tanpa tumpuannya mesjid, sebuah pusat akademis akan sulit untuk membina masyarakat. Mengapa cina maju? Mereka punya semangat bagian dari budayanya, sementara kita juga sudah punya yakni adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," kata Riza.


Riza menyebut, masalah mental ini masih banyak ditemui, bagaimana orang beragama tapi tak tau substansinya beragama. Tak ada hasil baik tanpa kesungguhan, pemikiran siang malam menghadirkan kesuksesan bagi masyarakat.


"Kami sampaikan apresiasi kepada hamba Allah yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid di lingkungan kampus. Biasonyo kito buek rumah ibadah katidiang bajalan, itu lamo," kata Riza.


Terakhir, Riza mengajak seluruh pihak untuk bergerak sembari memikirkan bagaimana Kota Payakumbuh maju, bagaimana membangun hubungan kolaborasi menghadirkan nilai tambah, menghadirkan pertumbuhan lain di Kota Pauakumbuh.


"Kita memimpikan punya universitas yang bisa bersaing dengan daerah lain. Kita terus berfikir bagaimana tetap maju dengan sumber daya manusia yang punya produktivitas dan kreativitas yang tinggi, akan mendatangkan kesejahteraan bagi umat," pungkasnya. (Yon)

50 Kota,netralpost


- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh menerima kunjungan kerja dan konsultasi dari Diskominfo Kabupaten Lima Puluh Kota di Aula Kopay, Rabu (02/02).


Kepala Dinas Kominfo Kota Payakumbuh Junaidi beserta jajaran menyambut baik kunjungan tersebut, dan siap untuk memfasilitasi serta membantu dalam pengembangan dan pengelolaan IT di Lima Puluh Kota. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari penanda tanganan MoU oleh dua kepala daerah beberapa waktu yang lalu.


"Kalau Diskominfo Lima Puluh Kota butuh bantuan, kita siap menurunkan tim ahli untuk membantu demi kemajuan kedua daerah dalam hal IT ini," kata Kadiskominfo Junaidi kepada media.


"Dengan pertemuan kita kali ini banyak kolaborasi yang dapat kita kerjasamakan seperti IT dan kehumasan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Luak Limo Puluah," tambahnya.


Sementara itu Kadiskominfo Kabupaten Lima Puluh Kota Eki H. Purnama mengatakan dengan kunjungan hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam peningkatan pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di Lima Puluh Kota.


"Kami ingin menyempurnakan dalam pengimplementasian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini," ucapnya.


Maka dari itu Kadiskominfo Lima Puluh Kota mengharapkan dukungan dari Kominfo Kota Payakumbuh bisa memberikan bimbingan untuk mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik tersebut.


"Harapan kita Kominfo Kota Payakumbuh bisa memberikan ruang kepada kami untuk belajar disini dalam pemanfaatan dan pengoptimalan IT ini," ujarnya.


Dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lima Puluh Kota Eki H. Purnama didampingi oleh Sekretaris, Kabid Komunikasi Publik, Kabid Aptika beserta jajaran lainnya. (Yon)





Payakumbuh,netralpost--- Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus menyampaikan turut berbahagia dengan sebuah mesjid telah berdiri megah di lingkungan Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat di Nagari Koto Nan Ompek.


Pembangunan Mesjid Alhidayah itu merupakan wakaf dari Hamba Allah H. Hendri dan Hj. Asweti, bersamaan dengan pembangunan mesjid di Kampus III UM Sumbar di Kota Bukittinggi.


"Selamat kepada UM Sumbar atas berdirinya rumah ibadah yang megah, mewah, dan sejuk. Semoga dengan meningkatnya sarana dan prasarana di kampus, semakin mantap membangun kecerdasan akademis dan spiritual generasi muda kita," kata Hamdi.


Kepada donatur, Hamdi menyampaikan apresiasi karena mesjid ini tak hanya akan memberikan manfaat bagi lingkungan kampus saja, bahkan juga kepada masyarakat di dua kelurahan dan sekitarnya.


"Mesjid ini berada di perbatasan Kelurahan Bulakan Balai Kandi dan Tanjuang Godang Sungai Pinago, juga dekat sekali dengan kantor DPRD, nanti bisa lah kami anggota dewan nompang salat disini, apalagi buat Salat Jumat," ujarnya.


Peresmian mesjid itu turut dihadiri Wali Kota Riza Falepi, Pimpinan Muhammadiyah, Rektor Riki Saputra, Kepala OPD, camat, lurah, pengurus mesjid, dan tokoh masyarakat setempat. (Yon)




Payakumbuh,netralpost— Persiapkan lomba Sumdarsin untuk Sekolah Dasar (SD) se-Kota Payakumbuh yang akan dihelat pada tanggal 7-17 Februari 2022 mendatang, Pemko Payakumbuh menggelar rapat koordinasi di Aula Pertemuan Ngalau Indah lantai III Kantor wali kota, Senin (31/1).


Dipimpin langsung oleh Wali Kota Riza Falepi, rakor tersebut juga dihadiri oleh Kapolres Payakumbuh AKBP. Alex Prawira, Danramil 01/Payakumbuh Mayor Inf. Suherman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten I bidang pemerintahan dan kesra Dafrul Pasi serta Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Elzadaswarman serta seluruh Kepala OPD, Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas se-Kota Payakumbuh .


Diawal sambutannya Wali Kota Riza Falepi menyampaikan jika saat ini capaian vaksinasi covid-19 Kota Payakumbuh sudah baik, dimana untuk dosis satu sudah mencapai 92,9 persen dan 62,5 persen untuk dosis duanya.


“Alhamdulilah, dengan sudah banyak nya warga yang vaksin ini semoga kota Payakumbuh akan mencapai Herd Immunity,” ucap Riza sambil diamini oleh seluruh peserta rapat yang hadir.


Disampaikan Riza bahwa Sumdarsin untuk anak usia 6-11 tahun ini merupakan cara agar tercapainya Herd Immunity untuk anak sehingga kegiatan dan aktivitas belajar mengajar dapat berjalan seperti sediakala.


Terkait pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun ini, Wali Kota dua periode itu meminta kepada seluruh stakeholder untuk dapat mensukseskan dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.


“Sumdarsin bagi anak ini nantinya tentu akan menjadi hal baru bagi kita dalam pelaksanaannya, dimana kita (panitia pelaksana) semua harus bisa memberikan pelayanan yang maksimal agar anak kita ini merasa nyaman saat melakukan vaksinasi covid-19 ini,” pinta Riza.


Ditambahkannya, "Bagi sekolah yang mampu mencapai target vaksinasi yang ditetapkan, maka sekolah ini akan kita (Pemko Payakumbuh) berikan bantuan untuk penunjang sarana dan prasarana bagi sekolah tersebut,“ ungkap Riza semangat.


Sementara itu, Kapolres Payakumbuh AKBP. Alex Prawira menyebut saat warga Kota Payakumbuh yang belum melakukan vaksinasi covid-19 untuk dosis kedua sebanyak 29.382 orang.


"Saat ini kita harus memaksimalkan pemberian dosis dua bagi masyarakat kita yang belum menerima. Kita harapkan tim vaksinator bisa terus menyisir warga kita yang belum divaksin dosis kedua,” kata Kapolres tersebut.


Terkait lomba Sumdarsin anak usia 6-11 tahun ini, Alex turut mengatakan jika seluruh instansi agar dapat turun langsung untuk mensosialisasikan dan mengajak kepada orang tua murid akan pentingnya vaksinasi tersebut.


“Dengan demikian minimal setiap hari kita bisa memberikan vaksin kepada 500 anak perharinya, dan bahkan kalo bisa 1000 orang,” ungkap Alex.


Alex mengungkapkan saat ini posisi Provinsi Sumatra Barat di tingkat nasional berada di ranking 24 dari 34 Provinsi dalam capaian vaksinasi covid-19, diharapkan dengan Sundarsin anak ini posisi Sumbar bisa masuk 10 besar.


"Makanya kita harus bekerja ekstra agar anak di Provinsi Sumbar terutama di Kota Payakumbuh memiliki anti bodi yang kuat kedepannya,” kata Alex kepada seluruh peserta yang hadir.


Senada dengan Kapolres, Danramil 01/Payakumbuh Mayor Inf. Suherman mengatakan komitmennya dan dukungan untuk mensukseskan lomba Sumdarsin bagi anak usia 6-11 tahun di kota Payakumbuh.


“Kami akan menurunkan seluruh personel agar lomba Sumdarsin bagi anak usia 6-11 tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkap Suherman.


Dan sebelum rapat berakhir, Walikota Riza Falepi menghimbau kepada seluruh peserta rapat yang hadir agar turut aktif dalam memberikan info-info kepada masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19.


"Mari kita semua sampaikan info data yang ril dan benar dalam mensukseskan vaksinasi covid-19 ini, jangan sampai ada info palsu (hoax) yang muncul ke permukaan yang akan dapat memicu gejolak dan kekacauan di tengah masyarakat kita nantinya,” tutup Riza. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Peresmian musala, penyerahan hadiah lomba, dan pemberian beasiswa kepada anak sekolah mengisi puncak peringatan hari lahir Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) yang berlangsung di halaman kantor camat setempat, Senin (31/1).


Setiap tanggal 24 Desember diperingati sebagai hari jadi kecamatan yang telah genap berumur 13 tahun ini. Kemeriahan hari jadi Latina diisi dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan di tiga nagari dan 6 kelurahan. Terakhir, dengan peresmian Musala Al Jannah (Kubang Canduang) yang berada di lahan kantor camat oleh Wali Kota Riza Falepi. Musala ini sudah selesai dikerjakan pada tahun 2021 dengan anggaran 188 juta rupiah.


Turut hadir anggota DPRD Syafrizal, Mawi Etek Arianto Dt. Majo Nan Kuniang, dan Edward DF, lalu Kepala OPD, Camat Diki Engla Mardianto, camat dan lurah se Kota Payakumbuh, Ketua LKAAM Latina A. Dt. Parpatiah, Ketua KAN Sungai Durian IR Dt. Panghulu Sati, Ketua KAN Parambahan W Dt. Tama Rajo, dan Ketua KAN Koto Panjang EN Dt. Majo Lobiah Nan Putiah, Ketua Bundo Kanduang Kecamatan Latina Nuraini, serta Bundo Kanduang 3 Nagari bersama tokoh masyarakat setempat.


Wali Kota Riza Falepi dalam arahannya menyampaikan meski usia Kecamatan Latina yang masih muda, namun sudah mampu menyejajarkan posisi dengan daerah lain.  Pemko Payakumbuh akan terus melanjutkan pembangunan di Latina, termasuk kebutuhan infrastruktur agar daerah menjadi semakin baik.


"Mudah-mudahan di hari jadi Latina ke 13 ini berimpahlah keberkahan bagi semua orang," kata Riza.


Wali kota dua periode itu menambahkan, Kota Payakumbuh rasa badunsanaknya tinggi, Dia meminta agar terus dibangun komunikasi dan koordinasi, silaturahmi terjaga dan harmonisnya kehidupan bermasyarakat.


"Keakraban kita jaga, hal-hal yang menjadi pembawaan kita sejak dahulu tetap terjaga. Lamposi adalah representasi tradisi yang masih terjaga dengan baik karena masyarakatnya homogen," ujarnya.


Riza berharap kedepan Latina bisa lebih maju dari sisi pertaniannya, karena disini lahan masih luas. Riza mengajak seluruh pihak untuk berfikir jauh bagaimana cara bertani yang lebih baik dan produktif.


"Kita merasa kesulitan karena harga pupuk yang mahal, maka perlu ada cara lain kedepan yang bisa kita fikirkan dan cari jalan keluarnya," kata Riza.


Terkait masa jabatan Riza yang tinggal beberapa bulan lagi, Riza mengakui masih ada beberapa pekerjaan yang tertinggal, Dia meminta maaf sekitanya ada harapan yang belum terwujudkan, semoga nanti di masa wali kota yang baru akan terpenuhi karena Kota Payakumbuh dibangun dengan uang yang kecil, jadi harus diangsur-angsur.


"Kami akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga nagari kita terus menjadi nagari yang aman dan damai, kuncinya adalah ketakwaan kepada Allah, nagari ini adalah nagari orang yang soleh, menghasilkan ulama, qori, ustaz, dan ini akan terus berlanjut kedepannya," kata Riza.


Terkahir, wali kota yang hobi menamam pohon itu berpesan agar di lingkungan kantor camat ditanami pohon pelindung dan pohon buah produktif supaya sejuk dan asri.


Sementara itu, Ketua Panitia Ulang Tahun Kecamatan Latina ke 13 JI Dt. Asa Batuah diwakili oleh Wakil Ketua Panitia Syafrizal memaparkan peringatan HUT Latina dimeriahkan dengan lomba olahraga, sosial budaya, dan agama dengan dana swadaya masyarakat Latina dan donatur, acara ini dimulai pada awal Desember.


Ada sepak takraw, turnamen bulu tangkis, sepak bola, volley ball, tabigh akbar, lomba membuat dan peragaan takuluak kompong di berbagai kelurahan. Juga ada kegiatan kolosal barolek batogak panghulu di Koto Panjang dan khatam alquran di Sungai Durian.


"HUT Latina ke 13, ketiga nagari barolek godang," ujarnya.


Syafrizal menambahkan, bila Mesjid Agung King Salman bakal dibangun di Koto Nan Ompek, maka di Latina sudah selesai dibangun musala yang representatif dan cukup megah.


"Dubes Arab Saudi sudah datang melihat lahan pembangunan mesjid agungnya, proposal dari wali kota kita semoga secepatnya diproses Raja Salman. Mari kita mendoakan kiranya mesjid yang kita idamkan segera dimulai pembangunannya, semoga dilancarkan," kata Syafrizal.


Tokoh masyarakat Latina sekaligus Ketua KAN Sungai Durian IR Dt. Panghulu Sati menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat atas suksesnya pelaksanaan perayaan HUT Latina ke 13. Dirinya menyampaikan harapan kedepannya Pemko Payakumbuh bisa melengkapi bangunan kantor camat, mulai dari gudang, tempat kerja, dan beberpaa renovasi yang dibutuhkan kantor ini.


"Tahun ini dan tahun depan, nagari lain berniat melangsungkan batogak panghulu, sama dengan Nagari Koto Panjang dengan pembiayaan dibantu oleh Pemko Payakumbuh," ujarnya.


Ditambahkan Dt. Panghulu Sati, di samping kantor camat ada tanah wakaf 1000 m² yang akan dihibahkan kepada Pemko Payakumbuh untuk membangun PAUD baru di Sungai Durian. Nantinya persyaratan adminsitrasi akan dipenuhi. Di samping itu juga sudah ada lahan untuk membangun kantor lurah Sungai Durian yang baru.


Dari sisi Camat Diki Engla Mardianto dalam sambutannya menyampaikan sudah 2 tahun perayaan HUT Latina ini tak terselenggara karena dilanda pandemi Covid-19. Dalam mempersiapkan acara ini camat meminta pandangan, arahan, dan bimbingan dari Ketua LKAAM, KAN, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, dan tokoh masyarakat, ternyata mereka mendukung sepenuhnya perhelatan akbar tersebut.


"Di usia Latina ke 13 tahun, ada 13 cabang lomba yang diselenggarkaan, ada lomba olahraga, sosial budaya, dan agama, hingga melaksanakan gotong royong di berbagai kelurahan. Hari ini juga dilaksanakan penyerahan beasiswa anak-anak SLTA dari lembaga kesejahteraan sosial Peti Bunian Lamposi," ungkapnya.


Ditambahkan Diki, dengan telah selesainya seluruh rangkaian kegiatan memperingati HUT Kecamatan Latina yang ke 13 tahin ini, camat menghimbau masyarakat agar menjadikannya sebagai momentum meningkatkan persatuan dan rasa gotongroyong bersama.


"Kami juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat bahu-membahu bersama pemerintah untuk menyukseskan setiap pembangunan di berbagai bidang," tukuknya.


Terakhir, Anggota DPRD Mawi Etek Arianto menyampaikan sejak dibentuk pada 13 tahun silam, Latina mengejar ketertinggalannya hingga bisa sejajar dengan kecamatan lain. Dirinya dan warga Latina merasakan betul bagaimana pembangunan infrastruktur dikebut oleh Wako Riza Falepi di Latina.


"Patut kita catutkan kepada nama Bapak Pembangunan Latina kepada Wali Kota Riza Falepi atas dedikasinya untuk kemajuan Latina. Kedepan Latina kita harapkan unggul dan bisa bersaing dengan kecamatan lain. Pesan kami mari tingkatkan kebersamaan ini," ungkapnya. (Yon)

50 Kota,netralpost---U


sai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lareh Sago Halaban, Bupati dengan mengajak sejumlah kepada dinas sempat berkeliling selatan Limapuluh Kota itu.


Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni Puskesmas Pakan Rabaa. Disana, kedatangan orang nomor satu tersebut sudah ditunggu petugas kesehatan dari perawat, bidan, dokter serta Kepala Puskesmas Pakaan Rabaa.


Bupati juga sempat mencek sekeliling puskesmas terutama dengan kondisi ruangan serta gedung pusat kesehatan bagi warga Lareh Sago Halaban tersebut.


“Infrastruktur Puskesmas ini perlu ditingkatkan. Karena, masyarakat ramai yang berobat kesini. Ruangan ditambah dan fasilitas lain juga dibenahi,” ujar Bupati Safaruddin.


Bupati juga sempat menanyakan status kepemilikan tanah serta kapasitas lahan yang dimiliki Puskesmas Pakan Rabaa.


“Kalau lahan masih kurang untuk pengembangan gedung, kedepannya perlu diperluas,” ujar Bupati.


Kunjungan Bupati tersebut, didampingi anggota DPRD Limapuluh Kota Fraksi PPP Wirman Datuak Pangeran. (Yon)


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.