Payakumbuh,netralpost
Ditandai dengan pemukulan talempong, Wali Kota Payakumbuh bersama Wakil Satgas Pengembangan Keuangan Syariah dan Ekosistem Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) OJK, Gubernur Sumbar, Kepala OJK Prov. Sumbar, Bupati Lima Puluh Kota, Direktur Utama Bank Nagari Sumbar, Direktur Bank Syariah Indonesia dan Direktur BTN membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Direktur Utama Bank Nagari Sumbar Muhammad Irsyad menyebut, dalam Gernas BBI yang diselenggarakan di Kota Payakumbuh, akan diikuti oleh 50 UMKM yang ada di Kota Payakumbuh.
"UMKM ini terdiri dari binaan Bank Nagari Payakumbuh sebanyak 10 UMKM, binaan BTN 10 UMKM, binaan BSI sebanyak 5 UMKM dan binaan Pemko Payakumbuh sebanyak 25 UMKM," kata Dirut Bank Nagari Sumbar Muhammad Irsyad kepada media saat pembukaan Gernas BBI di Ngalau Indah, Selasa (24/05).
Dia juga mengatakan, bertepatan dengan opening ceremony Gernas BBI di Payakumbuh, Bank Nagari juga meluncurkan produk terbaru Nagari Elok Sejahtera Syariah (NES) Syariah.
"Untuk NES Syariah kita menjadikan tiga Nagari sebagai pilot projeknya yaitu Nagari Pariangan di Kab. Tanah Datar, Nagari Ampang Gadang di Kab. Agam dan Nagari Talang di Kab. Solok," terangnya.
Kemudian Gubernur Sumbar yang diwakili Sekretaris BKKAD Prov. Sumbar Martin Yunus mengatakan Gernas BBI merupakan program nasional yang bertujuan untuk mendorong penguatan pertunbuhan ekonomi nasional melalui penguatan UMKM.
"Ini merupakan gerakan yang mengkampayenkan dan mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal. Dengan harapan agar perekonomian masyarakat dapat meningkat lebih maksimal lagi," katanya.
Dia juga menyebut, 89 persen perekonomian Sumbar ditopang oleh 600ribuan unit UMKM yang tersebar diseluruh Kabupaten/Kota se-Sumbar. Melihat potensi tersebut diharapkan bisa terus ditingkatkan, setidak-tidaknya harus tetap dipertahankan.
"Harapan kita pelaku UMKM ini harus terus berjuang dan berkreasi. Karena kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Ini saatnya kita mulai dengan diri kota sendiri. Dengan cara ini produk UMKM akan naik kelas dan berjaya mengatasi berbagai kendala ekonomi di daerah kita," ujarnya.
Dan untuk tahun 2021 - 2024 dijelaskan, Gunernur dan Wakil Gubernur Sumbar melalui program unggulannya akan mecetak 100ribu enterpreneur muda di Sumbar.
"Alhamdulillah dalam satu tahun ini kita sudah membina lebih kurang 6ribuan enterpreneur muda di Sumbar. Insyaallah 2024 nanti 100ribu itu bisa kita capai," ungkapnya.
"Melalui Gernas BBI ini kami mengajak seluruh masyarakat Minangkabau dimana saja berada untuk bangga dan mencintai buatan dan produk lokal dan Indonesia," tutupnya.
Senada dengan itu M. Ismail Riyadi yang merupakan Wakil Satgas Pengembangan Keuangan Syariah dan Ekosistem UMKM OJK mengatakan salah satu kunci dari pemulihan ekonomi adalah dari sektor UMKM ini.
"Dalam rangka menguatkan ini, maka melalui Gernas BBI inilah dicanangkan mulai tahun 2021, dan kemudian bergerak menjadi upaya bersama agar manfaatnya dapat segera dilakukan, dirasakan dan yang paling penting UMKM bisa bergerak tumbuh dan maju. Dan produk-produknya dapat segera dirasakan oleh kita para konsumen," ucapnya.
Dia mengatakan, Sumbar dipilih sebagai salah satu daerah untuk mengkampanyekan Gernas BBI ini karena potensi dan besarnya pelaku UMKM disektor kuliner, fashion, kriya dan lainnya. Serta menjadi bagian dari program visit beautiful west sumatera pada tahun 2023.
"Makanya di Sumbar ini kita laksanakan di tiga kota yaitu pada April lalu di Bukittinggi, balan Mei di Payakumbuh dan Juni di Padang," jelasnya.
"Makanya kami ingin mengucapkan terimakasih atas dukungan dan sinergi yang baik dari para top brand dan pemerintah daerah," tukuknya.
Sementara itu Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengungkapkan, sebagaimana diketahui bersama bahwa selama dua tahun terakhir ini Indonesia dilanda pandemi Covid 19 yang mengakibatkan seluruh aktifitas dibatasi dan seluruh sektor mengalami goncangan termasuk sektor perekonomian.
"Dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid 19 tersebut, tentunya kami atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kota Payakumbuh mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya Kota Payakumbuh sebagai salah satu tuan rumah dalam mengkampenyakan Gernas BBI tahun ini," katanya.
Dijelaskan Riza, Bagi Kota Payakumbuh sendiri moment ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat
terhadap produk lokal, sedangkan bagi UMKM Kota Payakumbuh dapat
mengambil peran dalam mempromosikan dan memasarkan produk lokal dengan
memanfaatkan platform marketplace yang ada.
"Di Payakumbuh ini, produk UMKM kita itu terkenal dengan kulinernya seperti Rendang, Bareh Randang, Karupuak Sanjai, Karak Kaliang, Gelamai dll. Serta tenunannya yaitu tenunan balai panjang yang sudah mendunia," terangnya.
Riza Berharapan dengan diadakannya Germas BBI di Kota Payakumbuh dapat mendorong UMKM Kota Payakumbuh bangkit kembali pasca keterpurukan akibat pandemi Covid 19 dan tentunya juga akan mengurangi pengangguran.
"Mari kita bertransformasi menggunakan platform markeptlace digital yang ada,
sehingga pemasaran produk kita tidak hanya terbatas secara lokal tetapi juga
nasional bahkan internasional," pungkasnya.
Di akhir acara Wali Kota Payakumbuh menyerahkan cendera mata berupa tenunan Balai Panjang yangmana sama-sama diketahui tenunan tersebut sudah merambah pasaran mancanegara dan sudah tampil di beberapa ajang fashionshow Internasional. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Penyelenggaraan Kurban pada tahun ini harus dihadapkan dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, terutama sapi. Untuk menyampaikan informasi kepada pengurus mesjid ataupun panitia kurban, Pemerintah Kota Payakumbuh mensosialisasikan tentang PMK dalam rapat koordinasi di Kantor Wali Kota Selasa (24/5).
Rapat dibuka oleh Wali Kota Riza Falepi yang diwakili Asisten II Setdako Elzadaswarman, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra, Kapolres yang diwakili Kasubag Faskon AKP Romarpus Almi, Kabag Kesra Irwan Suwandi, Ketua MUI Erman Ali, ACT, serta camat dan panitia kurban se Kota Payakumbuh.
Assisten II Elzadaswarman mengatakan semakin dekatnya dengan hari raya idul adha, perlu dilaksanakan sosialisasi PMK kepada pengurus mesjid guna mengantisipasi kerugian yang akan didapatkan bila menyembelih sapi yang terkena PMK.
"Di samping itu, kita mengantisipasi masuknya hewan yang terkena PMK, serta meminimalisir penyebaran PMK di Kota Payakumbuh," kata pria yang akrab disapa Om Zet itu.
Om Zet yang merupakan mantan kepala dinas kesehatan di Kota Randang itu juga menambahkan, dengan mengetahui tentang PMK dan terbentuknya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dengan PMK ini, maka penanganan akan efisien dan efektif.
"Dengan berkurangnya wabah PMK di kota kita, maka diharapkan sapi yang disembelih saat kurban adalah sapi yang betul-betul sehat," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra memaparkan update data terakhir sudah ada 55 ekor sapi yang terpapar PMK di Kota Payakumbuh, sudah tersebar di 4 kecamatan selain Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina).
"Sampai saat ini belum asa sapi yang mati akibat PMK di Kota Payakumbuh, diharapkan semuanya bisa sembuh," kata Depi.
Ditambahkannya, dalam pelaksanaan kurban, di Kota Payakumbuh butuh sekitar 2000 sapi, sementara ketersediaan sapi lokal baru sekitar 20 persen dari total kebutuhan, jalan keluarnya tentu ternak didatangkan dari luar daerah.
"Kita nanti berkoordinasi dengan pemprov, memperketat persyaratan ternak yang datang seperti surat keterangan kesehatan hewan, asal ternak, dan tujuan ternak, dijelaskan nanti kalau seandainya pasar ternak dibuka maka kita berlakukan aturan ketat," jelas Depi.
Depi juga menyampaikan, nanti pihaknya akan membuat brosur yang akan dibagikan kepada panitia kurban, isinya terkait tata cara berkurban di masa wabah PMK dan penanganan daging kalau sapinya ada yang kena penyakit PMK.
"Yang utama sekali, tim kami nanti akan melakukan pencegahan, kontrol, melihat, memantau, serta memberi obat dan vitamin kepada sapi yang sudah ditemukan terpapar PMK, kandangnya juga disemprot dengan disinfektan. Kami harap peternak juga aktif untuk memproteksi dan merawat sapinya yang sehat agar tidak terkena PMK, maupun merawat sapi yang sudah terpapar," kata Depi.
Di sisi lain, Kabag Kesra Irwan Suwandi berharap pengurus mesjid yang hadir pada rapat koordinasi hari ini bisa mengedukasi masyarakat terkait PMK. Pihaknya juga akan berkoordinasi bersama MUI apabila ada fatwa ataupun keterangan lainnya yang perlu mendukung pelaksanaan kurban tahun ini.
Dari sisi pihak kepolisian, nantinya akan melakukan pengamanan dan arus lalu lintas hewan dan selalu koordinasi dengan tim. (Yon)
50 Kota,netralpost.net---Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandar Rajo menghimbau agar segenap warga Limapuluh Kota yang terdaftar sebagai pemilih sesuai ketentuan dan perundang-undangan, untuk menunaikan hak pilihnya pada hari pemungutan suara pada Rabu, tanggal 25 Mei 2022 di tempat pemungutan suara (TPS sesuai domisil, pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwanag) Serentak Tahun 2022 di Kabupaten Limapuluh Kota. Kepada semua pihak serta pemangku kepentingan agar menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemungutan suara di TPS. Di sisi lain, Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja diminta netral, mempergunakan hak pilihnya serta turut menjaga suasana tenang dan kondusif di nagarinya. Bupati Safaruddin menyebutkan bahwa Pilwanag Serentak Tahun 2022 merupakan salah satu tonggak penting luntuk tercapainya visi daerah, Terwujudnya Limapuluh Kota yang Madani, Berbudaya dan Beradat dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kita bersukur segala persiapan untuk pelaksanaan pemungutan suara, sesuai hasil monitoring yang dilakukan semua berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama, makanya kita ajak dan himbau masyarakat yang punya hak pilih untuk menunaikan hak pilihnya pada TPS yang telah ditentukan," ujar Bupati Safaruddin kepada Tim Kominfo Selasa (24/05/2022).
Di sisi lain, Bupati Safaruddin juga mengajak warga Limapuluh Kota agar mempergunakan hak pilihnya secara proposional dengan melakukan pencoblosan hanya pada tempat pemilih terdaftar berdasarkan Kartu Tanda Penduduk atau pengenal lain yang disahkan ketentuan peraturan pilwanag. Tingginya partisipasi pemilih pada gelaran Pilwanag, tambah Bupati Safaruddin, adalah refleksi dari perwujudan kehendak rakyat untuk melanjutkan kesinambungan pemerintahan dan penyelenggaraan pembangunan di Nagari. "Pelaksanaan dan hasil pemilihan wali nagari serentak ini sangat strategis bagi Kabupaten Limapuluh Kota, karena kita salah satu misi kita dalam jangka menengah adalah mendorong potensi nagari sebagai poros pembangunan daerah," ujar Bupati Safaruddin.
Terlebih perwujudan program prioritas daerah seperti pertanian, pariwisata, peningkatan infrastruktur di ibukota Kabupaten serta peningkatan infrastruktur prasarana jalan, tak terlepas dari peran wali nagari serta masyarakat di nagari. Ditambahkan oleh Bupati Safaruddin, kemunculan potensi kepariwistaan nagari seperti Kampung Sarugo, Koto Tinggi, Kapalo Banda, Taram, serta Alek Bakajang, Gunung Malintang, memberi harapan bahwa potensi nagari-nagari di Limapuluh Kota, jika dikelola terintegrasi antara pemerintahan nagari dan kabupaten pengembangannya akan lebih terarah. Di bagian lain, Bupati juga mengungkapkan terima kasih dan apresiasi kepada pejabat Wali Nagari yang akan menyelesaikan tugas dan tidak mencalonkan lagi atas dharma baktinya dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan.
Pelaksanaan Pemilihan Nagari Serentak Tahun 2022 di Kabupaten Limapuluh Kota boleh dibilang "Pesta Demokrasi" terbesar sepanjang sejarah Pemilihan Wali Nagari di Limapuluh Kota. Tercatat pemilih terdaftar sebanyak 232.227 pemilih melebihi angka pemilih terdaftar pada pemilihan kepala daerah tahun 2020, dengan jumlah 224.393 pemilih. Data juga menunjukkan sebanyak 70 nagari dari 79 nagari di Limapuluh Kota bakal menggelar pemilhan untuk mencari sosok Wali Nagari yang akan memimpin pemerintahan nagari lima tahun ke depan. "Pilwanag diikuti sebanyak 298 calon Wali Nagari, 12 orang diantaranya adalah calon wali nagari perempuan, dan sebanyak 44 calon sebelumnya adalah pejabat wali nagari atau petahana," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Nagari/Desa Limapuluh Kota Endra Azmar. Tentang latar belakang pendidikan dan profesi para calon wali nagari juga beragam, terdapat perimbangan antara jumlah tamatan SLTA/ sederajat dengan S1; S2, dengan jumlah 140 orang dan 114 orang. Jabatan Wali Nagari selain diminati oleh swasta, wiraswasta, profesional, pensiunan juga diminati Calon Wali Nagari berlatar belakang PNS sebanyak 18 orang dan TNI/Polri 2 orang.
Berbicara tentang kesiapan pelaksanaan Pilwanag serentak khususnya tahapan pemungutan suara Kadis PMN/D mengatakan semua tahapan berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Hal ini didukung oleh kesungguhan panitia pelaksana pemilihan wali nagari, peran aktif TNI dan Polri terutama keaktifan Koramil, Polsek melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Di sisi lain, baiknya persiapan untuk pelaksanaan Pilwanag 2022 juga tak lepas dari komunikasi dan koordinasi yang lancar antara panitia pelaksana dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota serta TNI dan Polri. "Sesuai arahan Bapak Bupati, kita berupaya optimal agar situasi yang tenang dan kondusif ini tetap terjaga sampai seluruh tahapan pemilihan wali nagari tahun 2022 ini selesai. Kunci sukses lainnya adalah tingginya partipasi warga pemilih terdaftar untuk menunaikan hak pilihnya di TPS yang telah ditentuka," ujar Endra Azmar. Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota juga menerjunkan seluruh kepala perangkat daerah untuk melakukan monitoring pelaksanaan pemungutan suara di TPS-TPS. (Yon)
50 Kota,netralpost --Masyarakat Luak Limopuluah di Kecamatam Mandau dan Kabupaten Bengkalis secara umum hendaknya bersinergi membangun daerah rantau dan berkomitmen untuk ikut serta dalam membangun Nagari dimana mereka berasal. Di sisi lain, Para perantau yang tergabung dalam persatuan keluarga Payakumbuh dan Limapuluh Kota (Pelko) di Duri diharapkan menjadi penghubung terwujudnya interkoneksi perekonomian dan berkolaborasi dalam mewujudkan visi-misi daerah rantauan maupun kampung halaman baik itu Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, sehingga pembangunan di masing-masing daerah dan lebih mempererat hubungan harmonis antara pemerintah ketiga daerah.
Demikian rangkuman sambutan dari Bupati Bengkalis Kasmarni, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo dan Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz pada acara Halal Bihalal disertai Milad Pelko Duri ke-52 di Gedung Pelko, Jalan Aman Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Minggu (22/05/2022). Turut hadir pada acara yang penuh kekeluargaan itu, Anggota DPR RI Yuliandi Rahman, Anggota DPD RI Misharti, Anggota DPRD Riau Mira Roza, Sekretaris Daerah Widya Putra, Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Devi Kusmira, Kepala Perdagkop Ayu Mitria, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Desri, Ketua dan jajaran pengurus IKM Riau, unsur-unsur perangkat daerah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.
Bupati Kasmarni dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan kali ini memiliki makna besar dalam meningkatkan silaturahmi,sinergi, kolaborasi serta akselerasi kita dalam satu ikatan kekeluargaan dan persaudaraan senasib sepenanggungan. Seterusnya ia berharap momentum pertemuan ini dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan keluarga besar Pelko Duri. Lebih lanjut ia menyampaikan tidak sedikit warga Payakumbuh dan 50 kota saat ini telah berkiprah di setiap Lini kehidupan di Kabupaten yang dikenal Negeri Junjungan baik di sektor ekonomi, pemerintahan pendidikan, kesehatan, swasta dan berbagai sektor lainnya. "Saya berharap semoga hubungan yang telah terjalin baik selama ini dapat terus kita rawat dan kita tingkatkan pupuk terus kerukunan dan rasa kekeluargaan ini, buktikan bahwa pelko merupakan organisasi yang terbuka, siap, dan bisa bersama-sama serta bekerjasama dengan organisasi manapun dalam mempercepat keberhasilan pembangunan di daerah ini", ucap Bupati Kasmarni.
Sementara itu, Bupati Safaruddin menyampaikan selamat Milad Pelko ke-52. Ia berharap dengan usia yang lebih dari setengah abad tersebut, para perantau tetap menjaga kekompakan sesama perantau. Seterusnya ia menyampaikan kepada masyarakat yang telah merantau untuk memaknai istilah "Dima bumi dipijak disitu langik dijunjung". Istilah ini tentunya diharapkan agar perantau membantu Bupati Kasmarni dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Bengkalis. Bupati juga turut menitipkan masyarakat Limapuluh Kota yang mencari rezeki di Kabupaten Bengkalis kepada Ibu bupati untuk dirangkul dan dibina. Seterusnya, Bupati Safaruddin berharap ketiga daerah ini dapat bersinergi dengan membangun kekompakan dan semangat kebersamaan.
Di bagian lain sambutannya, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota berharap para perantau melalui pokok pikirannya untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di kampung halaman. “Kami juga butuh dukungan warga di rantau di Kabupaten Bengkalis untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan Visi dan misi Kabupaten Limapuluh Kota,” jelasnya. (Yon)
Duri,netralpost--- Wakil Wali Kota Erwin Yunaz menghadiri silaturahmi akbar Halal Bihalal dan Milad Persatuan Keluarga Payakumbuh Limapuluh Kota (Pelko) Duri ke 52 Tahun di Gedung Pelko Duri, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Minggu (22/5).
Dalam acara tersebut hadir Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Bupati Bengkalis Kasmarni, Anggota DPD RI Misharti, Anggota DPRD Provinsi Riau Mira Roza, Anggota DPRD Bengkalis Surya Budiman, serta Ketua Panitia Erman Satria, Sekretaris Mery Astuti, Ketua Umum Pelko Duri Desembrial, dan pengurus serta anggota Pelko Duri.
Dalam paparannya, Ketua Umum Pelko Duri Desembrial menyampaikan saat ini ada sekitar 8000 KK warga Payakumbuh dan Limapuluh Kota yang berdomisili di Kecamatan Mandau, Duri, bahkan bila ditambahkan dengan kecamatan lain, bisa lebih dari 10.000 KK.
"Daerah rantau terdekat kita adalah ini, dulu orang kita datang ke sini karena ada Chevron dan perusahaan kontraktor besar di Duri dan banyak pula orang Luak Limopuluah bekerja di sana. Makanya disusul oleh perantau lain yang datang untuk berniaga, menjadi PNS, dan berkebun sawit," ulasnya.
Wakil Wali Kota Erwin Yunaz mengatakan tersanjung dengan sambutan dunsanak di Pelko Duri, ajang silaturahmi ini sebagai penguat semangat bersama membangun perekonomian supaya negeri kuat.
"Dengan akses yang terbuka luas saat ini mari kita berdoa terjalin selalu kebersamaan antara kampuang jo rantau," kata Erwin Yunaz.
Erwin Yunaz membawa kabar baik dari Kota Payakumbuh dimana kunjungan perantau khususnya dari Riau dapat disambut dengan baik, sebagian besar masyarakat puas, dan akan lebih puas lagi bila akses ke Sumbar semakin mudah dengan adanya jalan tol.
"Dalam semangat inilah kita bisa berkomunikasi membangun rencana kedepan, bersama bupati limapuluh kota menjalankan pemerintahan dengan sebaik-baiknya dan melayani masyaekaat, berharpa masukan dan arahan apanyang terbaik kita lakukan.
Erwin menambahkan, Sumbar dan Riau punya kedekatan yang luar biasa, pemikiran kedepannya adalah bagaimana pembangunan sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Tentunya tertumpang harapan besar masyarakat Luak Limopuluah untuk diwujudkan tol secepat mungkin.
"Peran perantau untuk kampungnya adalah kita bisa bertukar fikiran, mudah-mudahan kedepan kita bisa mewujudkan impian bersama. Bagi kami memimpin daerah adalah menjadi pelayan dan membangun kesejahteraan ranah dan rantau, tentunya dengan akses komunikasi dan pelayanan sebaik-baiknya. Sebagai wujud kesiapan pemda selalu melayani masyarakat tercinta, kami tengah menyiapkan aplikasi masyarakat Pelko maupun Gonjong Limo di seluruh Indonesia berkomunikasi dengan Luak Limopuluah," jelas Erwin.
Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan Dia menitipkan warga Luak Limopuluah yang ada di Duri kepada Bupati Bengkalis. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, kepada perantau agar mendukung program dan visi-misi bupati Kasmarni.
"Kami menilai Bupati Bengkalis begitu konsisten dan konsikuen mengayomi masyarakat Luak Limopuluah di daerahnya, kami sampaikan apresiasi," kata Bupati.
Bupati juga berpesan agar perantau terus dapat membangun kekompakan persatuan dan memberikan pendidikan bagi anak-anak dengan baik, jangan ditinggalkan pendidikan karena ini penting untuk mengolah SDM.
"Harapan kami juga senada dengan Wawako Erwin Yunaz, bagaimana merajut kebersamaan, perantau memberi bantuan pemikiran bagi kampung halaman," ulasnya.
Dt. Safar juga mengakui kelanjutan pembangunan jalan tol masih ada yang tersendat, hal ini disebabkan ada pola pikir masyarakat yang belum menerima adanya jalan tol. Saat ini ada 3 nagari yang belum beres urusan pembebasan lahannya di Kecamatan Harau dan Kecamatan Payakumbuh.
"Kita sama-sama tahu perekomonian Sumbar khususnya Limapuluh Kota tergantung Riau. Produk pertanian, peternakan, dan UMKM andaikan tak ke Riau, kemana mau dipasarkan, sementara pasar ideal adalah Riau dan ekspor terus ke Malaka. Tujuan tol adalah mempermudah akses, kita mengharapkan perantau juga sampai-sampaikanlah pada dunsanak di ranah agar mereka mau mendukung program pembangunan yang sangat banyak manfaatnya untuk jangka panjang," kata Dt. Safar.
Dari sisi Bupati Bengkalis Kasmarni mengungkapkan rasa senang, bangga dan bahagia tentunya, karena bisa hadir dan berkumpul di tengah-tengah keluarga besar Persatuan Keluarga Payakumbuh dan Limapuluh Kota (Pelko).
"Sebuah pertemuan yang memiliki makna besar, dalam meningkatkan silaturrahmi, sinergi, kolaborasi serta akselerasi kita dalam satu ikatan kekeluargaan dan persaudaraan senasib sepenanggungan. kami berharap momentum pertemuan ini, dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara pemerintah kabupaten bengkalis dengan keluarga besar persatuan keluarga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota," ujarnya.
Kasmarni mengajak masyarakat untuk menghadirkan sikap dan perilaku yang baik dalam tatanan kehidupan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. mari kita hilangkan segala rasa benci, rasa dengki, rasa iri, rasa dendam, rasa sombong dan rasa bangga dengan apa yang dimiliki hari ini.
"Mari kita ganti semua itu dengan memperkuat rasa kasih sayang, rasa persaudaraan, rasa persatuan serta rasa kepedulian antar sesama," ajaknya.
Kasmarni mengucapkan selamat milad ke-52 persatuan keluarga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota, semoga di usianya yang semakin dewasa ini, Pelko dapat terus berkiprah dan berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis di segala bidang, serta senantiasa menjadi organisasi yang semakin besar, profesional, kompak, bermanfaat bagi anggota, masyarakat, bangsa dan negara.
"Bagi kami, keberadaan organisasi persatuan keluarga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota di Kabupaten Bengkalis ini, merupakan khazanah yang patut disyukuri. sebagai salah satu pilar yang dapat menopang pembangunan daerah ini. Karena Pelko, memiliki pengurus dan anggota yang senantiasa menanamkan nilai kebersamaan dan persatuan yang kuat, sehingga dapat menjadi modal besar dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis saat ini dan masa depan," terangnya.
Kasmarni menambahkan, melalui filosofi yang dipegang teguh yaitu dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung, tentunya Dia berharap, semoga hubungan yang telah terjalin baik selama ini dapat terus dirawat dan ditingkatkan, pupuk terus kerukunan dan rasa kekeluargaan ini. Buktikan bahwa Pelko bukanlah organisasi yang ekslusif, akan tetapi organisasi yang terbuka, siap dan bisa bersama-sama serta bekerjama dengan organisasi manapun, dalam mempercepat keberhasilan pembangunan di daerah ini.
"Tidak dapat kita pungkiri, tidak sedikit warga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota khususnya, yang saat ini telah berkiprah di setiap lini kehidupan di negeri junjungan ini. baik di sektor ekonomi, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, swasta dan berbagai sektor lainnya," pungkasnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost.net --- Erwin Yunaz mendapatkan dukungan dari Persatuan Keluarga Payakumbuh Limapuluh Kota (Pelko) Duri untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Payakumbuh 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Penasehat Pelko Duri Irwan Mawardi didampingi Sekjen Pelko Duri Erinaldi saat menjamu orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu di Duri, Minggu (22/5).
Menurut Irwan, sosok Erwin Yunaz yang berlatar belakang pengusaha mempunyai wawasan bisnis yang luas, tentu apabila diamanahkan untuk memimpin Kota Randang kedepan, akan menjadi lokomotif perubahan dan kemajuan bagi Kota Payakumbuh.
Pernyataan Irwan ini bukan tanpa alasan, Erwin Yunaz dinilainya paham akan kultur budaya dan kontur daerah, Kota Payakumbuh dikenal sebagai kota kuliner dan banyak memiliki sumber ekonomi lainnya, apabila dipimpin oleh orang yang tidak punya wawasan dan insting bisnis yang kuat, maka sumber kekayaan dan harta karun di daerah itu akan terus terpendam. Sementara saat ini masyarakat sudah haus akan peningkatan ekonomi, ditambah lagi saat pasca pandemi Covid-19 kedepan.
"Saya yakin orang Payakumbuh cerdas memilih pemimpin, diharapkan secara khusus kepada kaum milenial agar lebih cerdas dan arif menentukan pilihan serta bisa mengajak dan mengedukasi masyarakat Kota Payakumbuh untuk memilih Erwin Yunaz," kata Irwan.
Bagi putra asli dari Padang Jopang, Kabupaten Limapuluh Kota itu, meski secara administrasi Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota memang telah berpisah, tetapi secara lahiriah, faktual, dan de-facto kesatuan adat budayanya tidak bisa dipisahkan.
"Kemana saja kami pergi, kalau ditanya orang dimana kampung kami, kami menjawab awalnya Payakumbuh, setelah itu baru kami sebutkan lebih detilnya secara spesifik, jadi seandainya orang Payakumbuh salah memilih pemimpin, maka warga Limapuluh Kota bakal bersedih karena Payakumbuh adalah ikon bagi Limapuluh Kota," katanya.
Irwan menjelaskan secara pribadi nanti akan mendorong juga sanak family dan koleganya di Kota Payakumbuh untuk mendukung Erwin Yunaz.
"Tantangan hidup kedepan adalah persaingan semakin sulit, kalau Payakumbuh tidak dipimpin oleh pemimpin yang memiliki intelektual yang cakap dan kompleks, maka akan ketinggalan, jangan sampai progres pembangunan saat ini menurun," tuturnya.
Di lain sisi, Irwan juga menghimbau warga Luak Limopuluah agar jangan mau menggadaikan pilihan politiknya karena politik uang. Menerima uang 100 ribu tapi teraniaya 5 tahun lamanya.
"Hal ini berlaku untuk pemilihan anggota legislatif dan kepala daerah. Kami prihatin, alah ado nan dek awak, manga dipiliah nan dek urang," tandasnya.
Sementara itu, ketika diminta tanggapan kepada Erwin Yunaz perihal dukungan ini, Dia merasa tersanjung dan menjawab saat berkunjung ke Pelko, Dia serasa berada di rumah karena bertemu dengan para perantau yang masih begitu peduli dengan kampungnya.
"Insyallah energi positif ini akan kami sambut dengan baik, amanat yang ditompangkan kepada kami adalah sebuah kehormatan yang luar biasa," tukuk Erwin sembari tersenyum tipis. (Yon)
Bukittinggi,netralpost.net --- Wali Kota Riza Falepi menghadiri halal bihalal Perhimpunan Warga Limapuluh Kota dan Payakumbuh (Perwaliko) di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Minggu (22/5).
"Meski sudah lewat, suasana lebaran masih terasa, maka kami ucapkan selamat menyambut bulan syawal setelah kita melaksanakan puasa 1 bulan di bulan ramadhan, mohon maaf lahir dan batin. Silaturahmi penting untuk meningkatkan ukhuwah islamiah serta membangun agama dan persatuan," kata Riza Falepi kepada media usai menghadiri acara tersebut.
Riza juga menambahkan suatu kehormatan baginya untuk bisa hadir pada acara tersebut, bertemu dengan warganya yang tinggal di Kota Wisata Bukittinggi. Menurut Riza jarak dua kota ini berdekatan dan sumber dayanya menopang satu sama lain, apalagi untuk urusan UMKM dan pariwisata.
"Wisatawan banyak datang dan menginap ke Bukittinggi, tapi tidak sedikit pula yang datang ke Kota Payakumbuh untuk pergi berwisata kuliner malam, produk UMKM Payakumbuh pun ada yang dipasarkan di Kota Bukittinggi, kita harap sinergi ini terus terjalin dan ditingkatkan," tukuk wali kota dua periode itu.
Selain Riza Falepi, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Perwaliko Syafril, Sekda Bukittinggi Martias Wanto, Pejabat Pemkab Limapuluh Kota, dan Pimpinan Bank Nagari Bukittinggi Tasman.
Ketua Perwaliko Syafril dalam sambutannya mengatakan halal bihalal ini merupakan kebahagian tersendiri bagi anggota Perwaliko yang ada di Kota Bukittinggi, karena sudah dua tahun tidak berkumpul dan saling bersilaturahmi karema pandemi Covid-19.
"Kita sebagai Ketua Perwaliko Bukittinggi mengucapkan terimakasih kepada ketua pelaksana beserta anggota yang terlibat dalam acara ini serta kepada donatur dan juga kepada semua anggota atas dukungan baik material mau pun tenaga atas terlaksananya kegiatan ini," ujarnya didampingi Ketua Pelaksana Barzion Desfita.
Sementara itu Pimpinan Bank Nagari Tasman mengatakan acara halal bihalal Perwaliko ini pengaruhnya sangat besar. Hal ini disebabkan, elemen Perwaliko adalah penggerak dan penggiat ekonomi Bukittinggi, mulai dari pelaku UMKM sampai ke pemerintahan.
Menurutnya, silaturahmi ini sangat positif dan ini menjadi momentum di masa pandemi menunjukkan keterbukaan bahwa masyarakat boleh mengadakan acara dan roda ekonomi akan bergerak dengan sendirinya, dari semua sektor seperti pariwisata kuliner dan termasuk semua yang ada di Bukittinggi.
"Terimakasih kepada Perwaliko Bukittinggi yang sudah menginisiasi acara ini sehingga masyarakat tahu bahwa Perwaliko ada di tengah masyarakat," ujarnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Pemerintah Kota Payakumbuh mengambil langkah strategis dan serius dalam menghadapi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi yang saat ini tengah melanda beberapa daerah di Indonesia.
"Kita bergerak cepat dengan memberlakukan biosekuriti segera, karena di Kota Payakumbuh sudah ditemukan 4 ekor sapi yang terinfeksi virus PMK, 2 diantaranya adalah sapi yang dibeli peternak dari Pasar Ternak Palangki Sijunjung, kemungkinan sapi-sapi itu terpapar dari sana dan menular ke sapi lain di kandang," kata Riza saat rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi PMK yang digelar di Aula Ngalau Indah Lantai III Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (19/5).
Dalam kegiatan itu turut hadir Ketua DPRD Hamdi Agus, Kapolres AKBP Alex Prawira, Kepala Kantor Kemenag Ramza Husmen, Ketua MUI Erman Ali, Sekda Rida Ananda, Asisten Setdako, Keala Dinas Pertanian Depi Sastra, dan pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh sementara itu, narasumber dalam kegiatan ini adalah Drh. Erinaldi, MM sebagai Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sumbar dan Drh. Raden Katamtama Anindita dari Balai Verteriner Bukittinggi.
Dalam pemaparannya, Drh. Raden Kamtama Anindita menyampaikan senada dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat, asalkan agar semua pihak turun langsung dan terlibat aktif dalam menekan jumlah penularan.
Kementerian Pertanian mengajak untuk menerapkan strategi intelektual sebagai langkah percepatan, menerapkan strategi manajemen sebagai langkah penguatan, dan strategi perilaku sebagai langkah bersama dalam menghilangkan PMK.
"Jadi sebenarnya PMK ini dapat disembukan dan tidak menular ke manusia, tetapi kita harus waspada dan terus bekerja. Yang terpenting tidak boleh membangun kepanikan karena itu sangat berbahaya," ujar Raden Ramtama.
Ditambahkannya, berdasarkan hasil penelitian dan penelusuran selama ini, penyakit PMK masuk dalam kategori penyakit hewan yang tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Sebab kata dia, seluruh bagian daging pada hewan yang positif PMK dapat dimakan melalui prosedur yang telah ditetapkan.
"Sekali lagi PMK dapat disembuhkan dan tidak berbahaya dikonsumsi manusia," tegasnya.
Raden Ramtama juga memaparkan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) atau dikenal juga dengan sebutan Foot and Mouth Disease adalah penyakit yang menyerang hewan ternak seperti sapi, domba, kambing, dan hewan ruminansia berkuku belah lainnya. Kementerian Pertanian (Kementan) telah mengonfirmasi wabah itu merebak di sejumlah wilayah di Indonesia, misalnya di sejumlah daerah, awalnya ada di Aceh dan Jawa Timur.
PMK menular melalui embusan angin dan memiliki kecepatan transmisi yang sangat cepat. Oleh karena itu, keberadaannya menjadi perhatian khusus dan harus segera dilakukan penanganan. Sapi atau hewan ternak yang terinfeksi PMK akan menunjukkan ciri-ciri yang spesifik.
"Ciri-ciri khasnya di ternak adalah di mana ternak ada demam. Kemudian yang khas ada leleran dari hidung, kemudian ada lepuh atau sariawan di mulut dan di lidah. Ada juga luka-luka di kaki atau di kuku. Sesekali napasnya terengah-engah, terus sapi karena kakinya sakit dia juga tidak bisa berdiri," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Prov Sumbar Erinaldi mengatakan Pemprov Sumbar telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 559/EDIGSB 2022, Tanggal 12 Mei 2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan terhadap Ancaman Masuk dan Menyebarnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke dalam Wilayah Sumatera Barat.
Terkait teknis pelaksanaan pencegahan kepada PMK di Kota Randang, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra saat dihubungi media, Sabtu (21/5), mengatakan bersama Unit Respon Cepat (URC) akan memperketat tindakan biosekuriti, dimana serangkaian tindakan yang meliputi perlindungan pada zona bebas dengan membatasi gerakan hewan, pengawasan lalu lintas dan pelaksanaan surveilans, menganjurkan tidak mengambil ternak dari daerah lain, kalaupun harus maka ternaknya telah punya SKKH dan surat keterangan darimana daerah asal hewan, melakukan tindakan karantina dengan ketat, menjaga kondisi ternak dengan manajemen pemeliharaan yang baik, serta meningkatkan sanitasi dan mendesinfeksi kandang dan sekitarnya secara berkala.
"Tindakan biosekuriti tersebut harus diterapkan secara bersama-sama dan kompak oleh seluruh masyarakat baik dari unsur Pemerintah maupun petani, peternak dan pengusaha khususnya pengusaha yang terkait dengan bidang pertanian, peternakan. Salahsatu upaya kita adalah menutup pasar ternak untuk sementara," kata Depi didampingi Kabid Peternakan Sujarmen.
Depi juga menjelaskan, hingga saat ini diprediksi ada banyak suspect sapi yang terpapar PMK, menunggu hasil pemeriksaan uji labor keluar untuk memastikan apakah sapi di sejumlah peternakan sudah terpapar PMK atau belum.
"Yang telah ditemukan terkena PMK ada 4 ekor sapi di Kecamatan Payakumbuh Timur, namun yang ada gejala sudah banyak, sekitar lebih dari 5 sapi. Untuk itu tim akan bergerak ke lokasi yang dianggap rawan karena sudah ada suspect," jelasnya.
Depi menghimbau kepada peternak agar rajin berkoordinasi dengan Tim URC, supaya dapat menginformasikan kalau ada sapi di kandang dengan gejala terpapar PMK segera melapor. Nanti akan dilakukan tindakan pemeriksaan, penyemprotan disifektan, dan pemberian vitamin.
"Di awal pemberian vitamin ini gratis, karena keterbatasan sumber daya, maka kami menghimbau peternak ikut berperan aktif berpartisipasi. Untuk disinfektan akan ditinggalkan di peternak, dan mereka melakukan penyemprotan secara manual," tambahnya.
Terkait aktifitas di rumah potong hewan, kata Depi, pengolahan daging sapi tetap berjalan, namun lebih diperketat terkait dengan pemeriksaan SKKH dan asal ternaknya. (Yon)
50 Kota,netralpost--Angin segar kembali berhembus untuk masyarakat Limapuluh Kota, kebahagiaan tersebut bersumber dari proses Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Limapuluh Kota 2012-2032 yang selama ini diidamkan segenap masyarakat Limapuluh Kota akhirnya menunjukkan progres yang sangat berarti. Hal itu ditunjukkan dengan persetujuan DPRD Limapuluh Kota terhadap Substansi Revisi RTRW Kabupaten Limapuluh Kota. Bentuk persetujuan revisi tersebut dituangkan dalam penandatanganan yang dilakukan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo bersama Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra dan Wakil Ketua DPRD Wendi Chandra pada hari Jum'at (20/12/2022) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Limapuluh Kota, dan disaksikan oleh Anggota DPRD serta Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Limapuluh Kota.
Sempat tertunda karena perubahan Peraturan Menteri ATR/ BPN Nomor 11 Tahun 2021 tentang pedoman penyusunan RTRW (Rancangan Tata Ruang Wilayah) bersamaan dengan Pandemi Covid 19, proses penyusunan Ranperda RTRW 2012-2032 masih terus bergulir. Proses legalisasi RTRW tersebut kini telah memasuki fase pengajuan persetujuan substansi melalui pembahasan lintas sektor. Namun proses tersebut harus dilengkapi dengan 12 syarat administrasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan salah satunya Berita Acara Kesepakatan Substansi antara Kepala Daerah dengan DPRD.
Dalam sambutannya Bupati Safaruddin mengungkapkan rasa terima kasih atas saran dan masukan yang diberikan oleh DPRD Limapuluh Kota dalam perjuangan penyusunan RTRW ini. Seterusnya beliau berharap rancangan ini nantinya akan menjadi acuan kelanjutan pembangunan Kabupaten Limapuluh kota dengan pengendalian pemanfaatan ruang melalui penerbitan rekomendasi kesesuaian pemanfaatan ruang untuk setiap kawasan seperti, pengembangan usaha kecil menengah baik dari sektor pertanian, perkebunan, perternakan maupun pertambangan dan lainnya. "Semoga dengan penandatanganan berita acara kesepakatan ini maka secara formal Kementerian ATR/ BPN dapat melakukan asistensi untuk persiapan lintas sektoral dalam rangka mendapat persetujuan substansi dari Kementerian terkait", tutur Bupati Safaruddin.
Lebih lanjut ia menginstruksikan setiap OPD yang terlibat dalam penyusunan RTRW ini harus segera menyiapkan bahan-bahan pendukung sesuai dengan pos kerja masing-masing.(Yon)