Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

Gelar Festival Nusantara Gemilang, Kapolri: Pesan Moral Pentingnya Jaga Persatuan-Kesatuan 



Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara 'Festival Nusantara Gemilang' yang merupakan pagelaran pentas seni dan budaya. Kegiatan ini, masih dalam satu rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-76. 

Dalam kesempatan tersebut, Sigit mengungkapkan bahwa acara festival ini merupakan puncak penyatuan kegiatan yang sebelumnya diikuti dari perwakilan 34 Provinsi di seluruh Indonesia, yang diikuti sekitar 400 orang.

"Kemudian diambil 14 provinsi. Dari 14 provinsi ini dijadikan satu selanjutnya mereka melakukan kegiatan dan  latihan bersama dalam suatu tempat, kemudian diberikan pelatihan mengenai wawasan kebangsaan, wawasan terkait budaya dan etika  yang dilebur menjadi satu kegiatan, yang tadi bisa kita lihat begitu bagusnya dan ini merupakan bentuk dari kekayaan bangsa kita," kata Sigit di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Mantan Kabareskrim Polri menyatakan bahwa, festival ini adalah bukti bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagamaan dan kekayaan seni budaya. Apabila ini terus dikelola dan dikembangkan, kata Sigit akan menjadi satu energi dan kekuatan luar biasa bagi Indonesia, yang tak dimiliki negara lain.

"Berbagai macam etnis, suku, seni budaya di dalamnya, itu semua kekayaan kita yang harus kita jaga dan pertahankan," ujar Sigit.

Seni dan budaya yang ditampilkan dalam Festival Nusantara Gemilang, ditegaskan Sigit, menjadi pesan bagi seluruh elemen bangsa dan masyarakat Indonesia untuk terus menjaga dan saling menghormati keberagaman yang ada. 

Dengan saling menjaga dan menghormati keberagaman yang ada, menurut Sigit, hal itu akan menguatkan nilai persatuan dan kesatuan yang merupakan kekuatan dari Bangsa Indonesia. 

"Tentunya ini semua mengandung pesan moral pentingnya nilai kesatuan dan persatuan yang harus terus dikelola dan dijaga sebagai kekuatan besar yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas tahun 2045," tutur Sigit. 

Dengan terjaganya persatuan dan kesatuan, Sigit berharap, keberagaman baik suku, budaya dan tradisi yang dimiliki akan terus menjadi kekuatan yang khas dari Bangsa Indonesia. 

"Pesan yang disampaikan ke seluruh masyarakat Indonesia dengan keberagaman yang ada, seni, etnis dan suku tentunya harus kita jaga dan ini selalu pertahankan menjadi potensi besar. Semangat persatuan dan kesatuan yang ditunjukan adik-adik tadi, harus kita apresiasi dan kita dorong terus untuk digelorakan," tutup Sigit. 

Dalam kesempatan ini, Sigit pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, dewan juri, panitia penyelenggara serta seluruh pihak terkait sehingga acara festival ini berlangsung dengan sukses.

 


Padang- 240 ASN sudah ditetapkan NIPPPK dan menerima SK PPPK formasi Tahun 2021 pagi ini Rabu (29/06). Berpusat di Aula AB I Kakanwil Helmi menyerahkan SK PPPK kepada tiga peserta perwakilan tiga Kabupaten/Kota. 50 orang yang menerima SK CASN formasi Tahun 2021 secara luring, diwakili Kota Padang, Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman. Sementara untuk 190 orang CASN lainnya mengikuti secara virtual dari Kabupaten/Kota masing-masing.

Usai menandatangani Berita Acara Penandatanganan Perjanjian Kerja dan Penyerahan SK PPPK Formasi Tahun 2021 di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Kakanwil memberikan pembinaan kepada 240 ASN.

"Selamat kepada bapak/ibu yang telah menerima SK PPPK Sumbar Formasi 2021 ini. Ini adalah hasil kerja keras dan doa orangtua bapak/ibu." Katanya mengawali sambutan.

H Helmi menyebut, sesuai UU nomor 5 PNS itu terdiri dari dua, PNS dan PPPK. Dengan diserahkannya dan diterimanya dan ditandatangani perjanjian kerja, maka resmi sudah 240 orang ini menjadi ASN. Harapannya tentu saja akan dapat menambah motivasi dalam bekerja.

"Kalau kemarin baru calon, sekarang sudah ASN 100 persen." Ujar Kakanwil.

Terkait itu, Kakanwil berpesan kepada 240 penerima SK PPPK, untuk menjadikan agama sebagai core values, dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam menjalankan tugas.

"Kata agama seharusnya menjadi motivasi kita dalam bekerja, karena bekerja berdasarkan agama kita mendapat dua hal. Dunianya dapat, akhiratnya dapat pahala dan masuk surga, Aamiin Ya Rabb," katanya.

Menurut Helmi Aparatur sepatutnya menjadi contoh dalam praktik kehidupan. "Dalam dunia kerja kita menjadi contoh bagi teman-teman, pun dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu dalam kegiatan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya, kita yang pertama datang."ujarnya.

Menurutnya hal demikian bentuk wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Misalnya saja dengan melaksanakan tugas dengan baik dan sesuai aturan. 

"Jangan sampai setelah menerima SK PPPK, malah justru mengendorkan semangat kerja. Misalnya yang tadinya rajin jadi makin berkurang, mulai tidak disiplin, terlambat masuk kerja. Jadi jangan sampai kondisinya menurun, kita sudah percaya oleh negara. Apalagi negara membatasi usia untuk menjadi PNS, maksimal 35 tahun," imbuhnya.

Terakhir, tak lupa Helmi mengingatkan seluruh penerima SK untuk meningkatkan tanggungjawab, disiplin dan dedikasi yang tinggi untuk lembaga. 

"Bekerja dengan sebaik-baiknya, bekerja secara bersama-sama. Bekerja tim, sama sama bekerja dan bekerja sama. Ikhlas dan ciptakan suasana kerja yang nyaman, tunjukkan prestasi sebagai ASN Kemenag," pintanya.

Disisi lain, Kakanwil kembali mewanti-wanti ASN PPPK untuk mengingat fungsi sebagai ASN. Pertama, ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik.

"Salah besar jika ada ASN yang tidak mau melaksanakan kebijakan publik seperti vaksinasi, dan lainnya.

Fungsi ASN kedua adalah sebagai perekat persatuan. "Jangan sampai ASN mengeluarkan komentar dan statemen di medsos, yang justru merusak persatuan yang ada. Maka saring dulu setiap informasi yang masuk, sebelum di sharing ke publik," tukasnya.

Terakhir, ASN sebagai pelayan masyarakat. "Kita dilarang menyalahgunakan wewenang atas barang milik negara, dan sebagainya," tutup Kakanwil.

Dalam laporannya, H Jarmil selaku ketua panitia Kegiatan menyampaikan PPPK formasi 2021 merupakan tenaga honorer kategori II (THK) yang telah lulus seleksi administrasi formasi jabatan guru pada tahun 2019. Dikarenakan tidak terlaksananya ujian seleksi dengan alasan adanya kendala teknis sebanyak 287 peserta. 

"Dari 287 yang berhak mendaftar hanya 279 orang yang melakukan pendaftaran ulang pada seleksi CPPPK Formasi Tahun 2021. Tercatat 8 orang yang tidak mendaftar karena meninggal dunia dan sudah tidak aktif lagi sebagai guru." Terangnya.

Selanjutnya pada tanggal 26 Oktober 2021 mereka berhak mengikuti SKD sistem CAT yang dipusatkan di IAIN Bukittinggi, sambung Jarmil.

"Dari 279 yg ikut SKD lulus sebanyak 242 orang. Hanya saja yang dapat diusulkan utk penetapan NIPPPK sebagai calon PPPK, sebanyak 241 org. 1 org tidak diusulkan karena TMS. Kemudian dari 241, sebanyak 240 orang sudah ditetapkan NIPPPK nya, sedangkan untuk 1 orang lainnya masih dalam proses penetapan NIPPPK oleh BKN." Rincinya lagi.

Diakhir laporan, Jarmil menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kakanwil Helmi telah mendukung atas terselenggaranya kegiatan penyerahan SK PPPK dan pembinaan terhadap 240 calon PPPK.

Sebagai informasi, Penyerahan SK secara simbolis diberikan kepada tiga perwakilan.  Hadir pada kegiatan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H Hendri Pani Dias, Kepala Bidang Papkis H Naharudin, Kepala Bidang Urais H Edison, Pembimas Kristen Yesri Elvis dan Pembimas Hindu Jumadi, Sub Koordinator Kepegawaian dan Hukum H Jarmil, jajaran  Sub Koordinator Bidang Pendidikan Madrasah.

Turut hadir Kasubbag TU perwakilan tiga Kankemenag Kabupaten/Kota. Diantaranya Kota Padang, Pariaman dan Padang Pariaman, jajaran JFT serta JFU di Lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar.(vera)

 

Padang-Enam orang Pejabat Fungsional Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Helmi di hadapan saksi, Kepala Bidang   Pendidikan Madrasah yang sekaligus Plh. Kabag TU, H. Hendri Pani Dias dan Kepala Bidang Urais, H. Edison, Rabu (29/06). 

Pelantikan dilaksanakan di Aula Amal Bhakti 1kantor setempat dengan menghadirkan seluruh ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar. 

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Helmi mengimbau agar pejabat fungsional yang baru saja dan seluruh ASN Kementerian Agama Provinsi Sumbar agar bekerja dengan baik dan sesuai fungsi yang telah ditetapkan. 

"Kita adalah Aparatur Sipil Negar di Kementerian Agama, hendaklah Agama yang menjadi Nilai yang akan kita taati dan kita amalkan sehari hari," seraya mengingatkan. 

Ia berpesan agar seluruh ASN Kemenag Sumbar menjaga nama baik lembaga dan bertekad mewujudkan visi misi dan 7 Kebijakan Prioritas Kementerian Agama.

Lebih lanjut disampaikannya, jabatan PNS dalam jabatan fungsional Keahlian dan Jabatan Fungsional Keterampilan dilakukan melalui pengangkatan, pertama, perpindahan dari jabatan lain, penyesuaian atau inpassing.

"Pengangkata pertama dalam jabatan fungsional merupakan pengangkatan untuk mengisi lowongan kebutuhan jabatan fungsional yang telah ditetapkan melalui pengadaan PNS, yaitu formasi Tahun Anggaran 2020," ulasnya. 

Kakanwil menyampaikan lagi kepada pejabat yang baru saja dilantik diharapkan agar totalitas memahami tugas dan fungsi Kementerian Agama sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing serta memahamo dimensi keterkaitan antar unit kerja. 

"Kami minta juga agar kita semua yerus membangun kerja sama dan koordinasi yang baik, terus meningkatkan kinerja, dan inovasi-inovasi baru dalam bekerja sehingga kehadiran Kementerian Agama terus dirasakan oleh masyarakat. Bangsa dan Negara," pintanya. 

Jabatan fungsional dalam pelaksanaan tugasnha didasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu serta bersifat mandiri. 

Lebih dalam menjelaskan, bahwa jabatan fungsional merupakan jabatan profesional dengan makna; menanamkan nilai nilai kode etik, memiliki kemampuan yang tinggi, memiliki rasa tanggung jawab, mempunyai integritas, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kerja atau kinerja yang baik, serta memiliki kemampuan untuk memotivasi. 

Terakhir Kakanwil juga meminta kepada seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat agar terus meningkatkan kinerja.

"Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, pahami tugas dan fungsi kita masing masing, serta berikan layanan terbaik kepada umat atau masyarakat," usainya. 

Adapun nama nama enam orang pejabat fungsional di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar yang baru dilantik yaitu; pertama Elsa Febriani dengan jabatan Statistisi Ahli Pertama. Kedua, Budi Muliono dengan jabatan Arsiparis Ahli Pertama. Ketiga, Vivi Ardi dengan jabafan Arsiparis Ahli pertama. Keempat, Fauziah dengan jabatan Arsiparis Ahli pertama. Kelima, M. Rizki Afdhal dengan jabatan Arsiparis Ahli pertama. Keenam, Mona Filardi dengan jabatan Arsiparis Ahli pertama.[DW]

 

Padang-Kegiatan rukyatul hilal  menjadi bukti bahwa negara hadir di tengah-kehidupan umat beragama. Walaupun Indonesia bukan negara yang berlandaskan agama tertentu.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah(Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) H. Helmi didampingi Kabid Urais Edison, saat mengikuti Rukyatul Hilal, Rabu (29/6) di Gedung Kebudayaan Sumbar.

Turut hadir Gubernur diwakili Kabag Kesra Elsandra, Kepala BMKG Padang Panjang,  Suaidi, Kepala Pengadilan Agama, Ketua BHR Sumbar Asasriwarni, Pimpinan Ormas Islam, Kakan Kemenag Kota Padang, H. Edy Oktafiandi beserta jajarannya.

"Indonesia memang bukan negara teokrasi yang berlandaskan agama, namun kota juga bukan negara sekuler. Negara hadir di tengah umat, salahsatu contohnya dalam kegiatan rukyatul hilal ini," ungkap Kakanwil.

Namun imbuh Kakanwil dalam penentuan 1 Ramadan, 1 syawal dan 1 zulhijjah ini ada berbagai pendapat. Ada yang menggunakan hisab, ada yang menggunakan rukyat dan ada juga yang menggabungkan keduanya.

"Menyikapi adanya perbedaan inilah negara hadir menjembatani semuanya. Kita berharap apa yang kita lakukan ini bermanfaat bagi umat, terutama umat beragama khususnya umat Islam," tutur Helmi.

"Hasil rukyatul hilal ini kita kirimkan ke Kemenag RI sebagai bahan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama. Walapun di Kota Padang hilal tidak terlihat, mudah mudah di Provinsi lain ada hilal yang terlihat. Karena adanya matlak atau perbedaan waktu," ulas Kakanwil.

Tak lupa Kakanwil mengimbau masyarakat Sumatera Barat untuk mematuhi keputusan sidang isbat yang telah ditetapkan pemerintah bersama Ormas Islam.

Sementara itu Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Edison menyampaikan bahwa kegiatan rukyat hilal ini agenda rutin Kanwil Kemenag Sumbar bersama BHR, dan Ormas Islam.

Namun sejak diteken kesepakatan kerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, Rukyatul Hilal ini diperkuat oleh tim BMKG.

"Dalam kesepakatan itu, kita bukan saja melakukan rukyatul hilal untuk penentuan awal ramadan, sawal dan zulhijjah, tetapi setiap awal bulan qomariah," jelas Edison.

Ahli Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Sumbar mengatakan hilal tidak terlihat karena hujan badai dan awan yang tebal.

"Kita memantau matahari terbenam pada pukul 18:24:27 wib, ketinggian hilal di Padang 2 derjat  48 menit, posisi hilal 3 derjat dengan tinggi elongasi 4.9 derjat," ungkapnya.

Kegiatan Rukyatul Hilal ini diselenggarakan Tim BHR Sumbar yang dipimpin ahli hisab Kanwil Kemenag Sumbar, Ihsanul Fikri, Fadhli Pohan dan Budi Riva bersama JFTndam JFU Bidang Urais. 



Padang --- Direktur Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Agung Yulianta, SE., M.Si menyampaikan apresiasi pada UIN Imam Bonjol Padang sebagai satuan kerja BLU yang unggul dari 254 satuan kerja BLU lainya dalam menyelesaikan Assessment Maturity Rating tahun 2022.

Direktur Pembinaan Pengelola Keuangan Badan Layanan Umum Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Agung Yulianta menyerahkan sertifikat penghargaan tersebut secara langsung pada Dr. Testru Hendra, M.Ag., Wakil Rektor II UIN Imam Bonjol Padang dalam forum Focus Group Discussion Wakil Rektor II PTKN se Indonesia yang diselenggarakan di UIN Syech Djamil Djambek Bukittinggi, 25 Juni 2022 malam.

Dr. Testru Hendra, M.Ag. menyampaikan “Maturity Rating Assessment merupakan sebuah tools yang bertujuan untuk mengukur tingkat maturitas (kematangan) BLU pada seluruh aspek tata kelola organisasi secara komprehensif, dan end to end, menilai aspek keuangan, aspek pelayanan dan Total Quality Management (TQM) yang terdiri dari kapabilitas internal, tata kelola, inovasi dan lingkungan”.

Hasil akhir penilaian maturitas adalah rekomendasi perbaikan kinerja BLU agar pertumbuhan dan peningkatan kualitas layanan BLU dapat dilakukan dan dimonitor secara berkala. Penilaian maturitas dapat digunakan untuk menilai level maturitas organisasi pada aspek tertentu, dimana hasil penilaian dapat digunakan oleh para pemegang kepentingan untuk mengidentifikasi kekuatan dan poin perbaikan, dan mempriotitisasi aktivitas tindak lanjut yang akan dilakukan untuk mencapai level maturitas yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Testru Hendra menyampaikan terima kasih pada seluruh tim, unit kerja, dan civitas akademika yang telah berpartisipasi aktif dalam pengisian Maturity Assessment tahun 2022. (Rls Humas UINIB)

 Payakumbuh,netralpost


--- Dalam rangka tindak lanjut pelatihan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kota Payakumbuh, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh menggelar kegiatan pengembangan dan peningkatan keterampilan TPK yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Payakumbuh Barat, Selasa(28/6) 


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi didampingi Tim koordinator BKKBN Provinsi Sumatera Barat Nurbaiti Jaban, Kabid PPKB Yunimar serta dikuti oleh 117 orang TPK yang ada di Kecamatan Payakumbuh Barat. 


Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi mengatakan Tim Pendamping Keluarga (TPK) merupakan aktor penting untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia.


Seperti diketahui, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengerahkan 600 ribu personil yang tergabung dalam 200 ribu Tim Pendamping Keluarga.  


TPK dikerahkan di seluruh daerah di Indonesia untuk menekan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024. Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4 persen.


Dengan adanya TPK yang langsung turun di lapangan dan mengetahui masalah yang ada di lingkup terkecil di tingkat Kelurahan hingga keluarga, maka menurut Henny bukan hal yang mustahil target 14 persen tercapai.


"Tim Pendamping Keluarga adalah pasukan luar biasa dengan berbagai keahlian, kemampuan komunikasi, yang kita harus apresiasi keberadaannya di setiap daerah punya cara kerja yang berbeda-beda," ujar Henny.



Ditambahkan Henny, TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting.


Karena itu, menurut Henny TPK perlu didukung dan dikuatkan dalam hal pendampingan keluarga. Mereka sebagai ujung tombak dalam upaya percepatan penurunan stunting perlu diberdayakan, diberikan support dalam hal finansial, dan sarana prasarana dalam melaksanakan tugas-tugasnya.


"Saya mengharapkan kepada Pemerintah Kota untuk melakukan penguatan kelembagaan Tim Percepatan Penurunan Stunting yang sudah dibentuk, membantu dan mefasilitasi pelaksanaan tugas dari tim pendamping keluarga melalui dukungan sarpras dan pembiayaan tim pendamping keluarga," ujarnya.


Selain dengan adanya TPK, Henny mengatakan komitmen bersama untuk menuntaskan stunting juga sangat diperlukan. Mulai dari tingkat pusat hingga kelurahan memerlukan komitmen kuat untuk bersama-sama memerangi stunting.


"Hal ini sesuai dengan Perpres 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang merupakan komitmen nasional dan komitmen kita bersama dalam menyelesaikan masalah stunting," Terang Henny


Henny juga menyampaikan, peran dari TPK juga akan dibantu oleh pihak lain, seperti dari penggerak PKK, Puskesmas, Posyandu, Pemerintah Kelurahan, Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain itu juga, Henny berpesan kepada daerah untuk mengembangkan sumber daya dan pangan lokal di daerah untuk memenuhi gizi anak-anak dan ibu-ibu hamil.


"Saya berharap momentum pelatihan Tim Pendamping Keluarga ini dapat menumbuhkan semangat dalam meningkatkan pemahaman tentang pelaksanaan pendampingan keluarga dan melayani keluarga beresiko Stunting di Kota Payakumbuh," pungkasnya.(Yon )



Payakumbuh,netralpost--- Untuk ketiga kalinya, Pemerintah Kota Payakumbuh sukses menggelar Lomba Karya Inovasi Dan Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Payakumbuh pada tahun 2022 ini. Untuk Provinsi Sumatera Barat, Kota Payakumbuh adalah daerah yang pertama kali menggelar kegiatan ajang kompetisi inovasi ini, yakni pada tahun 2020 lalu.


Tujuan utama dari kegiatan kompetisi ini adalah untuk menjaring serta memberikan ruang kreasi untuk masyarakat agar mampu berinovasi dalam membangun daerahnya sendiri, sehingga diharapkan memunculkan inovator-inovator baru yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan sektor-sektor yang ada di Kota Payakumbuh, sebagaimana tertuang dalam Impres Nomor 3 tahun 2001, teknologi tepat guna adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan masyarakat, tidak merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah, serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup.


Pada Selasa (28/6), merupakan acara puncak lomba karya inovasi dan teknologi tepat guna tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2022 dengan diumumkannya hasil dari proses penilaian yang telah dilakukan oleh para dewan juri independen dari Balitbang Provinsi dan TA Posyantek dan Teknologi Tepat Guna Provinsi Sumatera Barat, dimana dalam penilaian tersebut semua usulan inovasi yang dikompetisikan adalah hasil yang terbaik, dan bagi kami semua peserta adalah pemenang, namun tetap ada nilai lebih dari inovasi-inovasi tersebut.


Acara yang berlangsung di Kantor Bappeda Kota Payakumbuh itu dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Elzadaswarman yang dalam sambutannya memberikan pencerahan terhadap manfaat dan pentingnya berinovasi serta mengungkapkan rasa bangga terhadap putra -putri Kota Payakumbuh yang mengikuti ajang kompetisi ini. 


"Saya merasa bangga dengan potensi yang dimiliki putra-putri kita yang mengikuti kompetisi ini dan agar lebih ditingkatkan lagi peran kita bersama dalam mensupportnya baik Pemerintah Kota maupun masyarakat, agar apa yang dibuat dapat memberi mamfaat untuk daerah," kata Pria yang akrab dengan sapaan Om Zet itu.


Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Yasrizal juga menyampaikan salah satu strategi untuk mempercepat kemajuan ekonomi masyarakat dalam menghadapai persaingan global adalah melakukan percepatan pembangunan melalui upaya pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang kehidupan melalui implementasi teknologi tepat guna. 


Dikatakan Yasrizal, kegiatan lomba karya inovasi dan teknologi tepat guna ini telah dilaksanakan selama 3 bulan, kami selaku penyelenggara acara mengucapkan selamat kepada pemenang-pemenang baik kategori umum dan kategori SLTA, kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama kemenangan Kota Payakumbuh, yang kita cintai," pungkas Yasrizal.


Dari sisi Robby Hafanos, selaku Sub Kordinator Inovasi dan Teknologi serta PPTK kegiatan ini juga menyampaikan hal ini menjadi kajian utama bagi Pemerintah Kota Payakumbuh sejak tahun 2018, sampai saat ini perkembangan inovasi semakin melihatkan progres yang positif, semarak inovasipun mulai meningkat pesat hal ini dikarenakan sudah terdapatnya banyak ruang kompetisi terhadap karya inovasi dan teknologi terapan yang saat ini baik ditingkat Provinsi maupun Nasional, hal inilah yang menjadi peluang ekonomi terhadap produk teknologi daerah


Pada pelaksanaan lomba tahun ini ada dua kategori, yakni SLTA dan Umum.


Untuk kategori SLTA, Juara 1 diraih SMKN 2 Payakumbuh dengan kompor induksi, Juara 2 diraih SMA IBS Raudhatul Jannah dengan smart farming berbasis iot, dan Juara 3 diraih oleh SMA IBS Raudhatul Jannah dengan Satprovid-19 berbasis tenaga surya.


Sementara itu, untuk kategori umum, Juara 1 diraih Juara 1 Ronaldi Zamora, M.Si dengan smart solar generator portable berbasis iot, Juara 2 Novi Warman dengan mesin pencacah organik mobile, Juara 3 Ihwan Suhadi, S.Pd dengan alat bantu penjinak sapi, dan Juara Favorit Syahrul Ramadhan dengan alat penyiraman tanaman otomatis berbasis android. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh kembali melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Bulan Juni tahun 2022, di Aula Husni Kamil Manik, Selasa (28/06).


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda Kota Payakumbuh, Diskominfo, Disdukcapil, Bawaslu, Lapas Payakumbuh dan Perwakilan dari setiap kecamatan yang ada di Payakumbuh.


Yang mana rapat pleno tersebut berpedoman kepada Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021 Tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. 


Dari pemutakhiran itu, dihasilkan Rekapitulasi DPB  dengan jumlah Pemilih sebanyak 92.644 (Sembilan puluh dua ribu enam ratus empat puluh empat) pemilih dengan rincian Laki-Laki berjumlah 45.379 (Empat puluh lima ribu tiga ratus tujuh puluh sembilan) pemilih dan Perempuan berjumlah 47.265 (Empat puluh tujuh ribu dua ratus enam puluh lima) pemilih yang tersebar di 5 (lima) Kecamatan dan 47 (Empat Puluh Tujuh) Kelurahan.


"Pada DPB bulan Juni ini terjadi pengurangan sebanyak 1.133 pemilih dibandingkan bulan Mei lalu, setelah dilakukan sinkronisasi data KPU RI dan Kemendagri. Kemudian ada penambahan potensial pemilih baru sebanyak 1 orang," jelas ketua KPU Kota Payakumbuh Haidi Mursal didampingi komisioner KPU lainnya.


"Kita akan terus mendata masyarakat yang datang atau pindah. Tentunya kita akan berkoordinasi dengan unsur kecamatan dan juga Disdukcapil dan juga kepolisian, tentara dan juga lapas untuk mendata pemilih pemula," tukuknya.


Sementara itu Kepala Diskominfo Payakumbuh melalui Kabid. Kehumasan Rudi Arnel mengatakan, pihaknya akan membantu KPU Kota Payakumbuh untuk mengekspos setiap tahapan untuk Pemilu 2024 mendatang.


"Kita siap bantu untuk mempublikasikan, demi suksesnya Pemilu 2024 nanti," ucapnya.


Selanjutnya KPU Kota Payakumbuh menyampaikan hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan kepada Bawaslu Kota Payakumbuh dan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat. (Yon)



Payakumbuh,netralpost--- Pemerintah Kota Payakumbuh terus mengurangi jumlah guru yang berstatus honorer dengan meningkatkan jumlah pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) tenaga pendidik SD dan SMP.


Setelah 47 orang P3K guru mendapat SK pada April lalu, diserahkan SK kepada 20 orang P3K guru SD dan SMP negeri oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz didampingi Plh Sekda Elzadaswarman, Staf Ahli Elvi Jaya, Kepala BKPSDM Ifon Satria Chan, serta Kepala Dinas Pendidikan Dasril di kantor wali kota, pada Selasa (28/6).


Dari 20 orang P3K yang diserahkan SKnya hari ini, ada 5 guru SD yang baru terbit SKnya, bersama dengan pengangkatan P3K tahap kedua sebanyak 15 guru di SD dan SMP negeri. Dengan begitu, pada tahun 2022 sudah ada 67 orang guru SD dan SMP negeri yang diangkat menjadi P3K di Kota Payakumbuh.


"Alhamdulillah, hari ini guru honorer sudah berstatus menjadi guru P3K. Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru," kata Wawako Erwin Yunaz.


Erwin Yunaz yang melantik dan mengambil sumpah jabatan P3K guru itu berharap, mereka yang telah diangkat menjadi P3K ini mampu bekerja dengan lebih baik lagi demi menciptakan generasi gemilang bagi bangsa dan negara.


"Kami memahami, bagaimana mereka ada yang puluhan tahun mengabdi menjadi honorer baru mendapat SK P3K hari ini. Ini adalah nikmat untuk disyukuri, rasa kerinduan hati saat meminta dalam doa yang kini telah diijabah oleh Allah SWT," kata Erwin.


Erwin juga menambahkan, keinginan menjadi P3K tentu juga dirasakan oleh guru-guru yang lain, Erwin memohon doa agar Kota Payakumbuh bisa terus menambah jumlah P3K guru kedepannya.


"Ini merupakan bagian dari penghargaan pemerintah kepada pengabdian guru, semoga kota kita sebagai pengelola pendidikan terbaik akan jadi lebih baik lagi kedepannya. Kita berharap guru yang dilantik sebagai P3K hari ini dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional, karena tantangan kedepan semakin luar biasa, harus bisa menunjukkan kinerja yang lebih baik," pungkasnya. 


Saibah, yang sudah 23 tahun lebih mengabdi sebagai honorer kepada media mengaku sangat bahagia dan terharu, selaligus mengungkapkan rasa syukurnya dengan telah menjadi P3K guru.


"Alhamdulillah, doa dan harapan selama ini telah terkabul, terima kasih kami ucapkan kepada Pemko Payakumbuh atas amanah yang diberikan kepada kami. Kepada rekan-rekan guru seperjuangan, jangan patah semangat karena harapan itu masih ada," ujar pendidik di SDN 15 Payakumbuh itu. (Yon)



Sumbar - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menindak 8 orang anak dibawah umur yang kedapatan membawa angkutan umum.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Hilman Wijaya, S.Ik mengatakan, delapan anak dibawah umur ditindak sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 

Menindaklanjuti hal tersebut, Kombes Pol Hilman Wijaya mengimbau kepada orang tua, agar tidak memberikan izin kepada anaknya yang masih dibawah umur untuk membawa kendaraan, karena dapat membahayakan keselamatan. 

"Jadi jangan dibiarkan anak-anak yang masih dibawah umur yang belum memiliki kemampuan, atau berkompetensi untuk memenuhi persyaratan mendapatkan SIM diperbolehkan membawa kendaraan," katanya.

Apalagi katanya, delapan orang yang terjaring ini membawa kendaraan bukan kendaraan pribadi, tapi kendaraan angkutan umum. "Apabila terjadi kecelakaan akan merugikan masyarakat banyak," terangnya. 

Lebih lanjut sebut Kombes Pol Hilman, pihaknya akan terus gencar melakukan razia kendaraan terhadap angkutan umum, khususnya yang diindikasi dengan menggunakan anak-anak di bawah umur sebagai supir cadangan.

"Kalau kedepan masih ditemukan lagi, kepada para pemilik kendaraannya kita akan jerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak, tindak pidana lagi," tegasnya.(*)

JAKARTA — Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Kastoeri, Jalan Sri Sejahtera Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/6).

Didampingi Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Wakapolri juga menandatangani prasasti sebagai tanda akan dibangunnya masjid tersebut.

Masjid Al Kastoeri dibangun di atas lahan seluas 5.170 M3 dengan lebar bangunan 1.050 M3, terdiri dari lebar 30 M dan panjang 35 M serta bernuansakan Timur Tengah.

Kemudian, masjid ini memiliki empat pilar tegak dalam masjid dengan kapasitas daya tampung jemaah sebanyak 1.388 orang jemaah.

Selain itu, juga akan berdiri rumah tahfiz bernuansa Melayu khas Riau, dengan luas bangunan 260 M3, memiliki luas lebar 26 M dan panjang 10 M. Terdiri dari dua ruangan, satu ruangan santri dan satu ruangan ustadz.

Wakapolri mengharapkan, pembangunan masjid ini dapat berjalan lancar dan sesuai rencana. Selain itu pula diharapkan dapat meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah.

"Meski tidak lahir di Pekanbaru, tapi saya dari kecil dan besar di Pekanbaru, Riau ini. Kita harapkan pembangunan masjid ini berjalan lancar dan diharapkan pula dengan pembangunan masjid ini dapat meningkatkan ketakwaan kita," kata Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Riau Edy Natar Nasution yang turut hadir di acara tersebut menyampaikan, atas nama Pemprov Riau mengucapkan selamat datang kepada Wakapolri di Bumi Melayu Lancang Kuning ini.

Selain itu terang Edy Natar, Pemprov Riau juga memberikan apresiasi yang besar atas kontribusi dan kiprah nya dalam baktinya dan kontribusinya dalam pembangunan Masjid Al Kastoeri.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Kastoeri, semoga ini dapat menegakkan ketakwaan kepada Allah," kata Edy Natar.



Sumbar - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar) Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH menyebut, sepanjang tahun 2022, dari 2.257 kasus kriminal terdapat 257 kasus yang dapat diselesaikan dengan Restorative Justice (RJ). Sementara sepanjang 2021, 1.011 kasus diselesaikan dengan RJ dari 5.585 kasus.

Hal tersebut disampaikan Kapolda usai membuka acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Restorative Justice di ballroom Hotel Pangeran Padang, Selasa (28/6).

"Ada beberapa manfaat yang diperoleh dalam RJ ini, pertama pertentangan sosial antara masyarakat bisa kita reduksi, asas musyawarah dan mufakat sangat ditonjolkan, kemudian efisiensi anggaran negara," ujarnya.

Irjen Pol Teddy Minahasa menerangkan, terkait efisiensi anggaran ini, harus diakui proses peradilan masih berbelit-belit.

"Di internal kita saja ada proses penyelidikan, penyidikan hingga peradilan, itu memakan waktu yang panjang," katanya.

Lanjut Kapolda Sumbar, sudah banyak contohnya di Satreskrim, Ditreskrimum dan Ditreskrimsus terkait RJ tersebut. Namun juga terdapat beberapa kasus yang dikecualikan dalam RJ. "RJ ini bisa diterapkan kecuali pada kasus Korupsi, Terorisme, Makar, Narkoba," tegasnya.

Jenderal bintang dua ini menerangkan, FGD yang digelar tersebut dalam rangka menyusun tindak lanjut perjanjian kerjasama pada bulan Maret lalu dengan LKAAM Sumbar.

"Terkait penanganan kasus hukum di luar peradilan, artinya non vokasi itu bisa diselesaikan dengan restorative justice," ujarnya.

Menurutnya, hal itu selaras dengan apa yang tertuang dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 8 Tahun 2021 tentang RJ.

"Lalu, rencananya tanggal 7 Juli nanti pada saat puncak HUT Bhayangkara akan dilakukan Perjanjian Kerja Sama, turunannya. Mekanisme sebelum penandatanganan perjanjian kerjasama adalah FGD, meminta masukan para pihak pakar, masyarakat, tokoh untuk melengkapi draft dari Perjanjian Kerja Sama itu," pungkasnya.

Terakhir dirinya menambahkan, hal tersebut bertujuan untuk penyelesaian sengketa-sengketa hukum di internal masyarakat tidak harus semuanya diselesaikan secara proses peradilan.(*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.