Sumbar, netralpost.net - Sebanyak 5.000 paket bantuan sosial (bansos) dari Polda Sumatera Barat hari ini diserahkan kepada komunitas ojek online, ojek pangkalan, sopir angkot dan becak motor (betor).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH, dengan didampingi oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama Polda Sumbar dan Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Padang, Rabu (21/9) di Mapolda Sumbar.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa menyebut, bansos yang disalurkan ini merupakan bantuan dari Polda Sumbar dan juga berkolaborasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.
"Isinya logistik berupa sembako, beras, minyak gula mi goreng. 2.000 bok kita distribusikan kepada 5 polres, tanah datar, Dharmasraya, bukittinggi payakumbuh 50 Kota. Yang 3.000 yang tadi kita saksikan di Polda," sebut Kapolda Sumbar.
Sasarannya kata Irjen Pol Teddy Minahasa, adalah kepada angkutan umum, ojek online, kemudian ojek pangkalan, angkutan kota dan angkutan desa.
"Karena yang mengalami dampak secara signifikan paling dirasakan oleh para pengemudi angkutan umum setelah adanya penyesuaian harga BBM, Makanya sasaran utamanya kita prioritaskan kepada pengemudi angkutan umum," ujarnya.
Ia juga berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi baik di Pusat maupun perwakilan Padang atas kolaborasi dalam memberikan bantuan sosial sembako kepada pengemudi angkutan umum.
Jenderal bintang dua tersebut juga sebelumnya sudah menginstruksikan kepada seluruh Polres jajaran, untuk ikut dalam memberikan bantuan membantu masyarakat.
"Pemberian sembako seperti ini mulai dua minggu yang lalu serentak sudah dilakukan pendistribusiannya kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.(*)
Limapuluh Kota,netralpost—Memasuki Triwulan akhir tahun 2022, mutasi pejabat struktural di jajaran Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota kembali bergulir. Total sebanyak 59 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengalami mutasi dengan rincian empat jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 37 jabatan Administrator dan jabatan 18 Pengawas. Perguliran jabatan ini juga meneguhkan hasil seleksi terbuka empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama sebulan lalu untuk mengisi posisi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo mengatakan mutasi bertujuan untuk pembinaan, pengembangan karier serta penyegaran terhadap pejabat struktural di lingkup Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.
Kepada pejabat yang baru diangkat Bupati Safaruddin juga mengingatkan untuk meningkatkan serapan dan realisasi anggaran daerah.
“Mutasi merupakan bentuk perputaran kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan demi pembenahan dan penyegaran untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik,” kata Bupati Safaruddin dalam sambutannya pasca melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ke 59 pejabat struktural di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Senin (19/09/2022).
Sementara keempat Pejabat Pimpinan Pratama yang dilantik antara lain, Win Hari Endi selaku Kepala BKD, Adrian Wahyudi menjabat Kepala BKPSDM, posisi Kepala Dinas PUPR Rizal Hanif serta Rahmadinol dipercaya sebagai Kepala Pelaksana BPB Limapuluh Kota. Tampak hadir dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah ke-59 pejabat struktural Sekretaris Daerah Widya Putra, unsur-unsur Forkopimda Lima Puluh Kota, Asisten Lingkup Setda Limapuluh Kota dan Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Limapuluh Kota.
Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin mengucapkan selamat atas dilantiknya para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator maupun Pejabat Pengawas hari ini dengan harapan dapat menjalankan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.
Disampaikan Bupati Safaruddin, mutasi yang dilaksanakan di Lingkungan Pemerintah daerah bertujuan untuk pembinaan dan pengembangan karier serta sebagai upaya melakukan penyegaran terhadap jajaran pejabat struktural yang Tidak hanya itu, Bupati Safaruddin berharap kepada para pejabat yang baru dilantik agar fokus kepada percepatan pembangunan daerah, percepatan pencapaian target sesuai visi Kepala daerah, dan percepatan realisasi kegiatan di masing-masing perangkat daerah.
Di sisi lain, Bupati Safaruddin turut menjelaskan bahwa implementasi visi dan misi Kepala daerah sejauh ini belum sesuai harapan. Berdasarkan hal tersebut, Bupati Safaruddin meminta kepada Kepala Perangkat daerah lainnya agar bersungguh-sungguh bekerja keras secara tim dalam mewujudkan visi dan misi kepala daerah yang dijabarkan dalam RPJMD 2021-2026. "Jika semua aparatur bergerak cepat, realisasi anggaran masing-masing OPD akan jauh lebih baik dengan memperhatikan prinsip akuntabilitas dan sesuai aturan perundang-undangan," tuturnya.
Bupati Safaruddin menjelaskan, ada beberapa kunci sukses pelaksanaan tugas kepada para pejabat yang baru dilantik dalam membantu mensukseskan visi daerah yaitu pahami dan dapat menterjemahkan visi kepala daerah, memiliki konsep inovasi dan berwawasan luas yang dipadukan dengan produktifitas, kinerja dan disiplin kerja yang baik. "Tidak hanya itu, para pejabat harus memiliki kemampuan dan responsif terhadap perkembangan zaman serta harus komunikatif dalam lingkungan OPD masing-masing maupun OPD lainnya di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota," pungkas Bupati Safaruddin (Yon)
Payakumbuh,netralpost-
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Payakumbuh yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten III Ifon Satria. Dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten dalam pengadaan barang dan jasa. Dan diikuti oleh 40 orang peserta dari seluruh OPD dilingkungan Pemko Payakumbuh.
"Kita selalu berikan peningkatan kompetensi melalui pelatihan PBJ ini. Karena ini semua tidak lepas dari aturan proses pengadaannya. Makanya diperlukan keahlian dan pemahaman supaya tidak terjadi kesalahan," kata Asisten III Ifon Satria saat membuka acara di Aula SKB Kelurahan Padang Alai Bodi, Selasa (20/09).
Dia mengharapkan dengan pelatihan tersebut semua peserta mampu menyusun perencanaan sampai proses PBJ itu selesai, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Melalui diklat ini diharapkan peserta bisa meningkatkan kemampuan dan keterampilan melaksanakan tugas secara profesional. Mudah-mudahan semua peserta bisa lulus sertifikasi PBJ ini," ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Erwan, kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan sejak tanggal 6 - 22 September 2022 dengan pembelajaran mandiri dan pembelajaran tatap muka.
"Nanti juga akan dilaksanakan ujian sertifikasi untuk peserta. Dan akan difasilitasi oleh BPSDM Prov. Sumbar," pungkasnya. (Yon)
Payakumbuh---- "Dimana ada pertemuan, disitu juga ada perpisahan, namun bapisah bukannyo bacarai" Itulah kata yang diucapkan oleh Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi saat menghadiri acara perpisahan yang digelar oleh TP-PKK Kota Payakumbuh di Aula Ngalau Indah Lantai III Kantor Wali Kota Payakumbuh, Selasa(20/9/2022).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Camat dan Lurah Se Kota Payakumbuh, serta seluruh Anggota TP-PKK Kota Payakumbuh.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi menyampaikan biasanya TP-PKK Kota Payakumbuh berkumpul rutin dalam acara rapat bulanan, namun kali ini adalah acara perpisahan sekaligus silaturahmi Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh dan Wakil Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh bersama seluruh anggota diakhir masa jabatan.
“Karena sebentar lagi kami dan ibuk Wakil Ketua TP-PKK akan mengakhiri masa jabatan artinya kita akan berpisah setelah sekian lama kita bersama,” kata Henny.
Henny menyampaikan rasa terima kasih kepada ibu-ibu TP PKK yang telah bekerja sama dalam membangun Kota Payakumbuh dan berprestasi menggerakkan masyarakat untuk pelaksanaan 10 program pokok PKK di Kota Payakumbuh.
“Bapisah bukannyo bacarai, InsyaAllah kita dapat bertemu kembali pada acara yang berbeda dan silaturahmi tetap berjalan, tentunya dengan status yang berbeda pula,” ucap Henny.
Bagi Henny, TP PKK adalah kebanggaan, banyak prestasi yang telah di raih oleh TP-PKK Kota Payakumbuh baik itu di daerah sampai pada tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kekompakan PKK dan seluruh pihak terkait harus terus untuk membangun sinergi yang baik. Apalagi saat ini Dekranasda dan PKK kabupaten kota memiliki inovasi dan kreativitas masing-masing.
“Kami mengharapkan kader PKK tetap bersemangat dan selalu berinovasi demi memajukan daerah masing-masing. Mari kita sukseskan 10 program pokok PKK demi menuju keluarga sejahtera dan bahagia. Pembangun infrastruktur memang penting, tetapi lebih penting membangun manusianya,” Ucap Henny dengan yakin.
“Tidak terasa bahwa waktu berjalan dengan sangat cepat, sudah sepuluh tahun, saya bersama suami, Bapak Riza Falepi, seayun selangkah dalam pengabdian di Kota Payakumbuh. Ada banyak pengalaman berharga yang saya terima selama ini. Yang jelas, saya berterima kasih atas segala macam dukungan kerjasama, buah pikiran dan waktu yang diberikan selama ini,” ujarnya
Dilanjutkannya, ia berharap dan mendoakan agar Kota Payakumbuh selalu menjadi terbaik dalam segala aktivitas di masa yang akan mendatang, Kota Payakumbuh ini dapat berkembang dengan lebih pesat lagi dan menjadi lebih berprestasi.
Henny juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak yang ikut membantu untuk meningkatkan TP PKK Payakumbuh.
“Alhamdulillah, selama 10 tahun saya menjadi Ketua TP PKK , sudah beberapa inovasi dan prestasi kita torehkan. Seperti halnya menghidupkan Dasawisma, Jambore PKK secara rutin tiap tahun dan beberapa penghargaan lomba kegiatan Gerakan PKK dan penilaian PKK KB Kesehatan,” urai Henny
“Saya berharap bahwa prestasi PKK Kota Payakumbuh yang selama ini telah kita raih di dapat tetap dipertahankan, malah hendaknya lebih baik lagi dilanjutkan oleh pemimpin yang baru,” tutup Henny.
Senada, Wakil Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Ny. Machdalena Erwin Yunaz mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota TP-PKK kota Payakumbuh dan pihak terkait yang telah membantu dan selalu mensuport setiap kegiatan TP-PKK.
"Dalam 5 tahun saya mengemban amanah bersama suami bapak Erwin Yunaz, Alhamdulillah sudah bnyak yg kita lakukan, semoga apa yg kita lakukan ini mendapat berkah dan rahmat dari allah," Ujar Machdalena
Ditambahkannya, Dengan berakhirnya masa jabatan kami bersama buk henny menjadi Ketua dan Wakil ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, semoga Kedepannya TP-PKK Kota Payakumbuh menjadi lebih baik lagi terutama dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK.
"Semoga kedepannya TP-PKK Kota Payakumbuh menjadi lebih baik lagi dengan berbagai inovasi yang dilahirkan oleh kepemimpinan yang baru dan ibuk-ibuk semua menjadi lebih baik dalam melaksanakan 10. program pokok PKK. Saya atas nama pribadi dan suami Erwin Yunaz meminta maaf yang sebesar-besarnynya kepada ibuk dan bapak semua," Pungkas Machdalena.
Selain acara perpisahan dan silaturahmi, juga dilaksanakan kegiatan pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan Payakumbuh Timur Ny. Suci Nepi Dan Ketua TP-PKK Lamposi Tigo Nagori Ny.Tania Dicky Engla. (Yon)
Sumbar, netralpost.net --- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar agar terus meningkatkan literasi masyarakat tentang zakat. Pasalnya, masih banyak potensi zakat Sumbar yang mencapai Rp3,2 triliun belum maksimal pengumpulannya.
Hal itu disampaikan gubernur saat memberikan sambutan membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah dan Pra RKAT Baznas Kabupaten dan Kota se Provinsi Sumbar, dengan tema Harmonisasi Pengelolaan Zakat, di Hotel Rocky Padang, Senin (19/9/2022).
Potensi zakat yang masih besar potensinya menurut gubernur adalah potensi zakat produktif dan sembilan jenis zakat harta (mal) lainnya. Pengumpulan banyak tertuju pada zakat pendapatan dan jasa, dan itupun masih terfokus pada aparatur sipil negara (ASN).
"Karena itu Baznas harus bisa terus meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat untuk berzakat. Bersinergi dengan pemerintah daerah, baik meningkatkan potensi maupun pendistribusiannya," ujar gubernur.
Meski begitu, gubernur mengapresiasi capaian atau realisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat oleh Baznas Sumbar yang telah jauh melebihi target yang ditetapkan
Ketua Baznas Sumbar, Dr. Buchari, dalam laporannya menyebut, saat ini Baznas Sumbar mencatat telah mampu mencapai realisasi zakat melebihi target awal sebesar Rp475,38 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp675 miliar lebih.
"Ini tentu kebanggaaan bagi kita bersama," kata Buchari.
Salah seorang Pimpinan Baznas Pusat, Kol. CAJ (Purn) Nur Chamdani, juga mengajak Pengurus Baznas Sumbar untuk membangun sinergi pusat dan daerah.
"Pencapaian Baznas Sumbar tidak terlepas dari sinergi dengan Pemda Meskipun ada beberapa kabupaten kota yang masih perlu dipacu realisasinya. Mari bertugas dengan sungguh-sungguh, tugas amil ini tugas mulia bernilai ibadah, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," himbau Nur Chamdani.(*)
Pekanbaru, netralpost.net - Kerjasama Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Riau bersama Direktorat Intelkam dan Polres Dumai berhasil menggulung 16 tersangka komplotan narkoba dengan barang bukti sebanyak 203 kilogram sabu dan 404.491 butir pil ekstasi disita hanya dalam kurun waktu 4 hari saja (11-14 September 2022).
Ini merupakan prestasi terbesar yang diraih Polda Riau dalam pengungkapan kasus narkoba.
Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal didampingi Dir Narkoba, Dir Intelkam, Kabid Humas, Kabid Propam dan Kapolres Dumai pada konferensi pers yang digelar dihalaman mapolda Riau pada Senin sore (19/9/2022) mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut sebagai bukti jajarannya tetap menyatakan perang terhadap pengedar narkoba diwilayahnya.
“Tergelar barang bukti sabu 203 kg dan 404.491 butir ekstasi yang berhasil kita sita dari kasus penyalanggunaan tindak pidana narkoba. 203 kg sabu ini terdiri dari kasus TKP pertama yaitu di Taman Karya Pekanbaru, kita melaksanakan upaya paksa tentunya melalui proses penyelidikan. Tim Ditresnarkoba bekerja sama dengan Dit Intelkam berhasil mengungkap 100.000 butir ekstasi dan 100 kg sabu dengan 10 tersangka yang ada di belakang saya ini pada hari Minggu 11 september 2022,” terangnya.
“TKP kedua yaitu dihotel Holywood dan perumahan Griya Citra Pekanbaru pada esokan harinya (Senin 12 september 2022) diamankan 11 kg sabu dengan 4 tersangka ini dilakukan oleh Tim Ditresnarkoba. Dan menyusul hari Rabu 14 september 2022, TKP di Bandar Laksamana Bengkalis, giliran Tim Satuan Reserse Narkoba polres Dumai berhasil menyita 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi dari 2 tersangka,” urai lanjutnya.
Mantan Kadiv Humas Polri tersebut mengatakan bulan ini saja (September), Tim dijajarannya telah mengungkap lebih dari 250 kg sabu dan beberapa ratus ribu ekstasi.
“Ini menunjukkan bahwa kita terus berperang dengan pengedar narkoba, dan ini juga menunjukkan bahwa tim Polda Riau terus melakukan kinerja yang sangat luar biasa. Lebih dari 500 kg sabu berhasil diungkap semenjak saya disini,” tegas mantan Kapolda NTB tersebut.
“Sengaja saya ekspose disini (depan Mapolda) untuk menunjukkan bahwa mulai hari ini Polda Riau terus berperang secara masiv kepada mengedar narkoba. Kita proses tegas dan terukur serta tidak ada toleransi bagi pelaku narkoba, kita harus perangi bersama, para pengedar gelap narkoba gelap ini,” tegasnya.
Irjen Iqbal mengakui pihaknya terus melakukan upaya preentif, preventif secara terus menurus termasuk kerjasama dengan negeri jiran Malaysia.
“Dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian negara Malaysia, untuk terus mengurangi masuknya barang barang haram ini ke wilayah kita,” tutupnya.
Limapuluh Kota,netralpost-- Semarak peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-51 begitu terasa di Limapuluh Kota. Berbeda dari beberapa tahun belakang, sejumlah acara turut mememeriahkan peringatan Harhubnas yang dipusatkan di Lapangan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjung Pati pada Senin (19/09/2022). Sejumlah pertunjukan yang dipersembahkan oleh para insan perhubungan berhasil mengundang decak kagum tamu undangan maupun peserta Harhubnas, diantaranya penampilan Zahrunnisa Fawzia dan Daffa Darma yang memperagakan seni bela diri kempo, kemudian atraksi yel-yel Dishub hingga pertunjukan senam Tobello oleh sejumlah personel lapangan Dinas Perhubungan. Rangkaian kemeriahan Harhubnas diawali dengan Upacara Hari Perhubungan Nasional. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo, turut hadir Kepala Pengadilan Negeri Tanjung Pati Adek Nurhadi, Sekretaris Daerah Widya Putra, Anggota DPRD Limapuluh Kota Akmal Rustam, unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Organda, serta segenap Pegawai Dinas Perhubungan.
Bupati Safaruddin saat membaca sambutan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, di tengah masa pemulihan, kita harus menghadapi perekonomian dunia yang belum sepenuhnya bangkit. Banyak negara lanjutnya, mengalami krisis ekonomi dengan tingkat inflasi yang melambung tinggi. Namun, kita patut bersyukur, Indonesia merupakan salah satu negara yang mampu menghadapi krisis global ini. "Sektor transportasi nasional menurut data BPS telah berhasil tumbuh 21,27% di kuartal kedua 2022 dan memberi sumbangan positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,44 persen", terang Menteri Perhubungan.
Dikatakan Bupati Safaruddin saat membaca sambutan menteri bahwa Pencapaian ini harus kita syukuri. Di tengah tantangan, sektor transportasi masih memberi kontribusi yang berarti bagi Indonesia. Untuk itu, Menteri Sumadi menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh Insan Transportasi di manapun berada. Menteri Sumadi juga menambahkan, di tengah pencapaian yang baik ini, harus diakui masih banyak hal yang harus kita benahi. Ada banyak pembangunan yang harus kita tuntaskan untuk meningkatkan konektivitas di seluruh nusantara. “Masih banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan keselamatan transportasi. Perlu lebih agresif lagi untuk menciptakan integrasi antar moda di seluruh Indonesia dan juga tantangan-tantangan lainnya,” ujarnya. Tantangan ini, lanjut menteri, tidak akan bisa kita hadapi tanpa kolaborasi, tanpa sinergi antara kita, pemangku kepentingan di sektor Transportasi. Oleh karena itulah, hari perhubungan tahun ini mengambil tema Bangkit Maju Bersama. “Mari kita wujudkan kolaborasi yang lebih baik lagi untuk memajukan transportasi Indonesia di masa mendatang,” pesan Menteri Sumadi mengakhiri yang dibacakan Bupati Safaruddin.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Limapuluh Kota Darma Wijaya sesaat setelah upacara mengatakan, penetapan hari peringatan Hari Perhubungan Nasional ini didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK. 274/G/1971 pada tanggal 26 Agustus 1971. Keputusan Menteri itu berisi penetapan hari jadi atau hari bakti dari setiap organisasi/lembaga sektor perhubungan disatukan menjadi Harhubnas yang diperingati setiap tanggal 17 September. "Berhubung 17 September 2022, jatuh pada hari Sabtu, berdasarkan rekomendasi Bupati, diputuskan puncak peringatan Harhubnas Limapuluh Kota diselenggarakan pada hari ini 19 September", terang Darma. Dikatakannya, melalui peringatan Harhubnas, Ia berharap, seluruh pegawai Dishub Limapuluh Kota dapat bersinergi untuk menggenjot kinerja dalam membantu Pemerintah Daerah mewujudkan visi dan misi Kabupaten Limapuluh Kota. (Yon)
Payakumbuh,netralpost — Ratusan ibu-ibu anggota majelis taklim memadati Aula GOR M. Yamin Kota Payakumbuh, Minggu (19/09/22). Kehadiran mereka dalam rangka Tabligh Akbar sekaligus silaturahim pengurus dan anggota BKMT se Kota Payakumbuh dengan Wali Kota Payakumbuh H. Riza Falepi yang akan mengakhiri masa jabatannya pada Rabu mendatang.
Hadir pada kesempatan tersebut, Wali Kota Payakumbuh bersama ibu Hj. Henny Riza Falepi yang merupakan Ketua Umum BKMT Kota Payakumbuh. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Wulan Denura, Ketua Pengadilan Agama Nurhema, Kapolres diwakili Kapolsek Kota AKP. Hendri, Kadis Sosial Irwan Suwandi dan Kabag Kesra Efrizal.
Turut hadir Ketua MUI H. Erman Ali, Ketua Baznas H. Hamdi Sofian, Ketua IPHI H. Masrul Malik, Ketua IKADE Ny. Febi Hamdi Agus, Ketua FK-Yasin Kota Zamnina dan Ustadz Isnaldi Mhd. Dini dari Jakarta yang didaulat menjadi penceramah pada kegiatan tersebut.
Dalam laporannya, Ketua Panitia pelaksana Hj. Anwida menyampaikan bahwa BKMT merupakan organisasi tempat berhimpunnya jamaah-jamaah wirid pengajian yang ada disuatu daerah.
“BKMT ini adalah wadah kita para jamaah pengajian berkumpul dan berkoordinasi. Didalamnya ada jamaah wirid yasin, jamaah wirid MTI, jamaah wirid Aisyiah, Wirid tarbiyah, NU dan lain-lain. Semuanya berhimpun dalam wadah BKMT yang diketua Ibu Wali Kota kita,” ujar Hj. Anwida.
Dalam kesempatan itu, Hj. Anwida berharap agar kedepan pemerintah Kota Payakumbuh bisa segera merealisasikan berdirinya Masjid Agung di Kota Payakumbuh.
“Jamaah BKMT sangat ramai pak. Jika hadir semua, tak muat aula GOR kita ini. Untuk itu kami berharap, meski Bapak Wali kota akan berakhir, tapi kami harap beliau tetap berjuang agar mewujudkan berdirinya Masjid Agung Kota Payakumbuh, jadi BKMT bisa berkegiatan disana,” pinta Hj. Anwida.
Menanggapi itu, Wali Kota Payakumbuh dalam sambutannya mengatakan bahwa rencana pembangunan masjid agung sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Pihaknya bahkan sudah membebaskan lahan seluas 5 hektar lebih untuk dijadikan lahan pembangunan masjid.
“Kalaulah tidak ada Covid-19 selama dua tahun terakhir, insyaallah kita sudah melihat ada bangunan Masjid Agung tersebut. Tapi apa daya, akibat Covid-19, ratusan milyar anggaran kita terpaksa dialihkan untuk penangannya, termasuk anggaran pembangunan masjid agung,” terang Wali Kota Riza Falepi.
Dikatakan, Nasib pembangunan Masjid Agung Kota Payakumbuh kedepan akan diserahkan keada Wali Kota Payakumbuh berikutnya. Namun, pihaknya berjanji akan tetap mendukung agar cita-cita mulia tersebut dapat segera terwujud.
“Alhamdulillah 5 hektar lahan sudah kami bebaskan, sekarang kami titip ke Wali Kota Payakumbuh kedepan. Tugas ibu-ibu adalah memilih wali kota yang mau melanjutkan pembangunan masjid agung ini. Lai setuju ibu-ibu?” ujar Riza disambut teriakan setuju secara serempak oleh jamaah yang hadir.
Pada kesempatan itu, Riza juga berpesan agar ibu-ibu jamaah BKMT dapat menjadi garda terdepan dalam mewariskan nilai agama, adat dan budaya kepada generasi muda.
“Selain memilih pemimpin yang lebih baik dari saya, tugas ibu-ibu adalah mendidik anak-anak dan generasi muda Payakumbuh agar memahami agama, adat istiadat dan budaya kita. Ditangan mereka nasib Payakumbuh kedepan,” ujar Wali Kota dua periode itu.
Senada, Ustadz Isnaldi Muhammad Dini mengingatkan peran penting kaum ibu dalam pembentukan generasi muda yang beriman, bertaqwa dan berkarakter.
“Ibu-ibu adalah madrasah buat anak-anaknya. Jika sekolah dan madrasah itu tidak ada, maka cukup ibu saja yang menjadi madrasah untuk mendidik anak-anak,” pesan Isnaldi yang juga merupakan Wasekjen KADIN Pusat.
Isnaldi menceritakan sosok ibunda yang menjadi motivasi dirinya sehingga bisa dapat sukses dalam menjalani pendidikan dan berwirausaha.
“Mulai dari sekolah di Tawalib, merantau ke Jakarta dan bertarung dalam dunia usaha di Jakarta, sosok ibulah yang menginspirasi saya. Begitu rasa malas muncul, maka segera saya lihat foto ibu di dompet saya, saya kenang nasehat beliau sehingga saya bangkit dan pantang menyerah,” jelas Isnaldi yang dikenal dekat dengan Menteri Investasi Bahlil Lahadia.
Sementara, Ketua BKMT Kota Payakumbuh Hj. Henny Riza Falepi mengucapkan terima kasih atas dukungan pengurus serta anggota BKMT selama ini. Dirinya memohon maaf jika 10 tahun memimpin BKMT, masih banyak kekurangan.
“Meski berstatus istri wali kota, saya tidak bisa semena-mena minta dukungan dana kegiatan BKMT ke bapak. Hal ini karena saya tahu, banyak kebutuhan pembangunan yang harus diprioritaskan bapak wali kota. Untuk itu saya mohon maaf atas kekurangan ini,” sebut Henny sembari sesekali terlihat terharu mengenang onak duri mendampingi Riza Falepi sebagai Wali Kota Payakumbuh.
Terakhir, Henny Riza berpesan agar BKMT Kota Payakumbuh tetap berperan aktif dalam mensyiarkan agama Islam melalui kajian-kajian hingga tingkat kelurahan, meski terjadi pergantian Wali Kota Payakumbuh.
“Tetap syiarkan Islam ya ibu-ibu. Kalau bisa pengajian BKMT sampai ke kelurahan-kelurahan, saya titip ke ibu-ibu semua,” pungkas Henny disambut jawaban bersedia dari segenap jamaah yang hadir.
Acara diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan sebagai ungkapan terima kasih dari pengurus BKMT Kota Payakumbuh kepada Wali Kota Payakumbuh dan Ny. Henny Riza Falepi selaku Ketua Umum BKMT Kota Payakumbuh. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Pelaksanaan pacuan kuda Payakumbuh Open Race Wali Kota Cup 2022 berlangsung meriah dan disaksikan oleh ribuan pasang mata masyarakat dari berbagai daerah di Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Minggu (18/9).
Ada 10 race dengan melibatkan kurang lebih 50 ekor kuda dalam iven yang berlangsung sehari itu, tampak unsur Forkopimda, para pecandu olahraga berkuda, pemilik kuda, serta pengurus PORDASI dari berbagai daerah ikut menyaksikan jalannya pacuan kuda tersebut.
Bahkan, puluhan lapak UMKM ikut unjuk gigi dalam memenuhi selera kuliner tamu-tamu yang datang.
Wali Kota Riza Falepi menyampaikan apresiasi kepada PORDASI, panitia dan donatur yang sukses menggelar iven ini, bahkan tanpa adanya APBD seperti pelaksanaan pada Februari lalu. Ditambah, antusias warga menonton luar biasa, panitia menggratiskan untuk umum.
"Terina kasih kepada Ketua PORDASI Paulo Rossi dan jajaran serta Ketua Panitia Elzadaswarman dan jajaran yang sukses menggelarnya, ini adalah surprise bagi kami, mereka mengelolanya dengan baik," ujar Riza saat diwawancara media.
Riza yang beberapa hari lagi berakhir masa jabatannya itu mengajak kepada seluruh unsur untuk menjaga Payakumbuh dengan baik, khususnya dari sisi olah raga bagaimana kedepannya lebih baik lagi.
"Kepada warga Payakumbuh, semoga menikmati iven ini. Karena ini menjadi kebahagiaan dan kepuasan tersendiri bagi kami mengingat akan segera habis masa jabatan sebagai wali kota," kata Riza.
Sementara itu, Ketua PORDASI Sumbar Deri Asta menyampaikan apresiasi kepada wali kota Riza Falepi yang mendukung pelaksanaan iven ini. Alek nagari terus difasilitasi dan terlaksana dengan baik. Serta kepada penitia dan Pordasi Kota Payakumbuh yang menggelar iven yang sama untuk kedua kalinya pada tahun ini.
"Kami juga selalu menghimbau kepada Pordasi di setiap daerah untuk memperbaiki fasilitas, skala pacuan, dan lain-lainnya. Pengurus yang lalu telah melakukan perbaikan dengan evaluasi," tukuknya.
Senada, Anggota DPRD Kota Payakumbuh Mustafa yang ikut menyaksikan iven tersebut menyampaikan salut kepada panitia pelaksana yang mampu membuat iven pacuan kuda dengan tanpa anggaran dari pemerintah daerah, bahkan lebih meriah lagi dari pelaksanaan pada Februari lalu.
"Kita sama-sama tahu, pada Februari lalu penonton dibatasi dan disaksikan melalui live di Denai TV, saat itu animo cukup tinggi. Pelaksanaan hari ini masyarakat berbondong-bondong datang dan untuk pengamanan kita disupport oleh TNI dan POLRI, masyarakatpun kooperatif, kita harapkan zero accident," ulasnya.
Mustafa menambahkan, guna mendukung kemajuan alek nagari dan olahraga berkuda di Kota Payakumbuh, pigaknya selaku badan anggaran di DPRD akan mengawal dan memperjuangkan anggaran untuk iven-ivan pacuan kuda kedepannya.
"Iven ini tak hanya mengobati candu masyarakat dengan tontonan pacuan kuda saja, tapi ada pelaku UMKM yang bergeliat dengannbanyaknya pengunjung yang datang dari berbagai daerah," pungkasnya.
Dari sisi Ketua Panitia Pelaksana Elzadaswarman alias Om Zet menyampaikan pacu kuda merupakan olahraga budaya semua kalangan masyarakat yang peminatnya tinggi. Kuda berpacu dan pacu kuda adalah dua hal, yanf pertama adalah hobi pacu kuda dan bagaimana penungkatan ekonomi dari peternakan kuda.
"Kita mendapat informasi dari tuo-tuo bakudo yang menyampaikan untuk peternakan kuda lebih menguntungkan dari beternak sapi. Sekarang iven ini memang tak ada anggaran dari Pemda, tentu dengan tingginya animo masyarakat akan kita fasilitasi kembali di tahun-tahun berikutnya," ujarnya didampingi Sekretaris Umum Dasril.
Om Zet juga menambahkan kalau iven pacuan kuda ini sebagai kado terakhir bagi wali kota dua periode, Riza Falepi yang akan habis masa jabatannya pada 22 September mendatang. (Yon)
Payakumbuh,netralpost
Penutupan TPA Regional Payakumbuh ini berdasarkan Surat dari UPTD Sampah Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar perihal Penutupan Sementara Operasional TPA Sampah Regional Payakumbuh.
Menindaklanjuti hal itu, masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah sampai selesai perbaikan TPA. Masyarakat diharapkan tetap mengelolanya dalam bentuk pengomposan untuk sampah organik. Sedangkan untuk sampah anorganik dilakukan penyimpanan di rumah masing-masing.
Kemudian, operator becak motor sampah kelurahan diminta untuk tidak memberikan pelayanan pengambilan sampah serta dilarang membuang sampah di Transfer Depo (TD) ataupun Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah.
Khusus untuk sampah pasar dan sampah di jalan protokol Kota Payakumbuh akan tetap dilayani oleh armada dump truk sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh.
Selanjutnya, petugas Satpol PP, satgas dan pengawas Dinas Lingkungan Hidup diminta untuk melakukan pengawasan dan penertiban terhadap masyarakat agar tidak membuang sampah di TD atau TPS.
Saat dihubungi media, Sabtu(17/9/2022), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Desmon Corina mengungkapkan dikarenakan TPA regional digunakan oleh empat kabupaten/kota, maka kebijakan ini juga berlaku bagi daerah lain yaitu, Kota Bukittinggi, Kabupaten Lima puluh Kota, dan Kabupaten Agam.
“Masing-masing daerah menindaklanjutinya juga seperti kita. Apabila selama perbaikan TPA regional masih tetap diisi dengan sampah, maka akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menata dan melakukan perbaikan,” bebernya.
Ia menambahkan, bahwa persentase sampah organik yang dihasilkan rumah tangga lebih dari 60 persen. Sampah ini bisa diolah untuk pengomposan.
Namun pagi ini (17/9) sampah sudah mulai diantarkan kembali ke TPA menggunakan dump truk.
“Sementara itu untuk sampah yang bernilai ekonomis seperti limbah plastik, masyarakat dapat memilahnya dan dijual ke bank sampah dan pengepul,” harapnya.(Yon)