Arosuka, netralpost --- Lomba Muslimah Fashion Festival Arosuka (MUFA) di Gedung Solok Nan Indah Arosuka, Rabu (21/12/22).
Turut hadir Bupati Solok Diwakili Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, M.Si, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP, Ketua Dharmawanita Persatuan(DWP) Kab. Solok Ny. Tezzi Medison, Asisten I : Drs. Syahrial, MM, Staf Ahli Bid. Pemerintahan Kemasyarakatan dan SDM Mulyadi Marcos, SE, MM, Kepala BUMN dan BUMD di Kabupaten Solok, Kepala OPD, Ketua Organisasi Wanita se-kabupaten Solok dan Tamu Undangan Lainnya.
Ketua Pelaksana Kegiatan oleh ketua DWP Kab. Solok Ny. Tezzi Medison dalam Laporan Kegiatan MUFA ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu yang dirayakan pada tanggal 22 Desember 2022 dengan tema "Melalui Peragaan Busana Muslim kita Kembangkan Potensi UMKM Lokal Kabupaten Solok", katanya.
"Melalui kegiatan MUFA ini diharapkan akan muncul produk-produk batik UMKM Lokal Kabupaten Solok yang dapat bersaing dengan Produk-produk batik di tingkat nasional maupun internasional", ujarnya.
Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda Kegiatan pada hari ini merupakan wujud keikutsertaan perempuan-perempuan Indonesia terkhususnya perempuan-perempuan di Kabupaten Solok dalam peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan berperspektif gender.
"Kita ketahui bahwa kegiatan ini diikuti oleh Ibu-ibu Ketua Organisasi Wanita Unsur Forkopimda, Ketua Organisasi Wanita Unsur BUMN dan BUMD, Kepala SKPD wanita dan Ketua Dharmawanita Persatuan Unit Se-Kabupaten Solok merupakan perempuan-perempuan tangguh dan cerdas yang menjadi motor penggerak yang membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi kepala daerah", jelasnya.
"Selain itu kita ketahui bersama pada lomba kali ini ibu-ibu peserta akan menampilkan batik-batik hasil Olahan UMKM Lokal yang ada di Kabupaten Solok" lanjutnya.
Harapan kami melalui lomba ini maka kita sebagai perempuan-perempuan Kabupaten Solok dapat berkontribusi mempromosikan produk Batik Lokal Kabupaten Solok.
Bupati Solok diwakili Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, M.si pemerintah Daerah memberikan Apresiasi Kepada TP-PKK dan Dharmawanita di Kabupaten Solok atas Bantuan dan Dukungan dalam mengembangkan sektor UMKM di Kabupaten Solok.
Harapan kita pada tahun 2023 nanti seluruh perangkat Pemerintah Kabupaten Solok akan menggunakan produk Batik Lokal demi mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Solok
Dalam Sambutannya Sekretaris Daerah Medison mewakili Bupati Solok membuka kegiatan MUFA Tahun 2022
Usai Sambutan Sekretaris Daerah dimulailah Lomba Muslimah Fashion Festival Arosuka (MUFA) Tahun 2022.(*)
Payakumbuh,netralpost--- Stunting merupakan masalah gangguan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga menyebabkan gangguang pertumbuhan pada anak. Stunting juga merupakan salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dari anak seusianya.
Kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu langkah pencegahan stunting yang dilaksanakan oleh Kecamatan Payakumbuh Timur melalui Program Inovasi Kecamatan yang diberi nama INSTING (Intervensi Penanganan Stunting) dengan pelaksanaannya berkolaborasi dengan Puskesmas Air Tabit Kota Payakumbuh.
Peserta kegiatan adalah pemangku kepentingan di kelurahan baik LPM, RW dan RT serta Kader Pembangunan Manusia (KPM) se Kecamatan Payakumbuh Timur. Kegiatan dilaksanakan dua gelombang perwilayah kerja Puskesmas yakni Tiakar dan Aia Tabit pada tanggal 20-21 Desember 2022 di Aula Kantor Camat.
Sosialisasi ini disampaikan oleh Petugas Kesehatan, Kepala Puskesmas dan Koordinator KB (DP3AP2KB) Kecamatan Payakumbuh Timur, dan ini merupakan hari kedua.
Camat Payakumbuh Timur Hepi kepada media, Kamis (22/12), menjelaskan sosialisasi stunting ini tujuannya untuk memberikan pemahaman mengenai penyebab, bahaya dan pencegahan serta penanganan Stunting.
"Kita harap stunting dapat diselesaikan bersama baik pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk saling bersinergi. Hal tersebut telah menjadi konsentrasi oleh Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Bapak Pj. Wali Kota Rida Ananda dengan berbagai program seperti Bapak Asuh Stunting, pemberian akses air minum yang layak, bantuan jamban yang sehat, pendampingan keluarga dan lain lain," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pukesmas Air Tabit Drg. Sylvi Yunita berharap untuk semua lini turut berpartisipasi dan aktif dalam menangani permasalahan stunted serta stunting ini.
"Stunting terjadi sejak dalam kandungan atau 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Untuk itu diharapkan ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di faskes dan ibu balita rutin menimbang balita setiap bulan ke posyandu, berikan ASI Eksklusif hingga 6 bulan, berikan MP-ASI mulai usia 6 bulan, selanjutnya mengonsumsi makanan yang bervariasi dan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein hewani serta nabati, lemak, vitamin, dan mineral," tutupnya. (Yon)
Limapuluh Kota,netralpost – Luar biasa, catatan tinta emas kinerja Program Prioritas Perikanan di Kabupaten Limapuluh Kota terukir di penghujung Tahun 2022. Buktinya ? Kabupaten Limapuluh Kota merajai panggung Sumatera Barat pada ajang peringatan “Hari Nusantara 13 Desember” tahun 2022 Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Tak tanggung-tanggung, dua gelar bergengsi digondol Kabupaten Limapuluh Kota pada rangkaian peringatan Hari Nusantara dengan Inspektur Upacara Wakil Gubernur Audy Joinaldy di Halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, di Padang, Rabu (21/12/2022). Raihan istimewa itu, yakni Juara I kategori Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Perairan Umum digondol Pokmaswas Hulu Sinama, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh. Juara I juga tercatat pada penilaian kinerja dan kelembagaan perikanan budidaya Kategori Unit Pembenihan Rakyat (UPR) diraih Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Anak Kociak, Nagari Suliki, Kecamatan Suliki. Menariknya, di kategori ini peringkat Harapan I, juga menjadi milik Limapuluh Kota melalui Pokdakan Pincuran Ruyuang Nagari Solok Bio-Bio, Kecamatan Harau. Raihan prestasi ini mengkonfirmasi program prioritas Kabupaten Limapuluh Kota di bidang pertanian khususnya di subsektor perikanan telah menunjukkan hasil yang positif.
“Kita bersyukur dengan prestasi ini, yang tak lepas dari dorongan Bapak Bupati Safaruddin, untuk merealisasikan RPJMD, visi dan misi di sektor perikanan. Bahkan beberapa kali beliau tak segan-segan turun langsung ke lapangan, ini berdampak membuat gairah kembali sektor perikanan kita. Dengan dua gelar Juara I, kita sebetulnya Juara Umum se-Sumatera Barat, ini akan kita jadi pelecut untuk lebih bersemangat lagi untuk mendayagunakan potensi perikanan di Limapuluh Kota bersama Pokdakan dan Pokmaswas,” kata Kepala Dinas Perikanan Mohammad Siswanto kepada Tim Kominfo ketika diminta tanggapannya atas prestasi masyarakat perikanan Limapuluh Kota. Kadis Perikanan se-Sumbar turut diundang pada peringatan “Hari Nusantara 13 Desember” sekaligus mendampingi Pokdakan dan Pokmaswas yang memperoleh penghargaan.
Usai upacara “Hari Nusantara 13 Desember”, Wagub Audy pun menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan untuk masing-masing pemenang. Tiga piagam penghargaan untuk Kabupaten Limapuluh Kota, untuk Juara I plus uang pembinaan masing-masing Rp 5.000.000 diserahkan oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy kepada Ketua Pokmaswas Hulu Sinama Zilbasariko dan Ketua Pokdakan Anak Kociak Armendho. Sementara, piagam penghargaan peringkat Harapan I dan uang pembinaan Rp 1.500.000,- diterima oleh Ketua Pokdakan Pincuran Ruyuang Masna Yetti. “Selamat ya, dengan prestasi ini, agar ke depannya semangat dalam mengelola usaha perikanannya,” begitu kata Wagub Audy saat bersalaman dengan para juara asal Limapuluh Kota sebagaimana diceritakan Kadis Perikanan Siswanto. Dikatakan oleh Kadis Perikanan diperolehnya penghargaan ini adalah berdasarkan hasil Tim Penilai Gabungan Provinsi Sumatera Barat yang melakukan penilaian faktual kondisi lapangan per Oktober-November lalu. “Di kedua momen penilaian itu Pak Bupati hadir langsung, ini membuat masyarakat perikanan bersemangat,” ujar Kadis Perikanan Siswanto. Untuk itu, pihaknya mengedepankan strategi pengembangan perikanan secara tepat, dengan dimensi peningkatan kesejahteraan, kontribusi kepada gizi rumah tangga serta penataan kelembagaan budidaya dan pemasaran.
Berkenaan dengan Hari Nusantara berawal dari Deklarasi Djuanda yang dicetuskan pada 13 Desember 1957 oleh Perdana Menteri Indonesia saat itu, Djuanda Kartawidjaya. Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa laut Indonesia di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Deklarasi ini dipertegas kembali dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan UNCLOS (United Nations Convention On The Law of The Sea) 1982 bahwa Indonesia adalah negara kepulauan. Belakangan peringatan Hari Nusantara ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 126 tahun 2001. (Yon)
Limapuluh kota,netralppst--Tujuh puluh empat tahun lalu, tanggal 19 Desember 1948, barisan pesawat tempur Belanda meraung-raung di langit lapangan terbang Maguwo, ibukota Republik Indonesia, Yogyakarta. Sirine menjerit membelah udara
Warga Yogyakarta berhamburan mencari perlindungan. Durjana kembali datang mengancam Indonesia, yang baru saja mengumandangkan kemerdekaan melalui Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945. Agresi II Belanda menebar kepongahan bagi hak suatu bangsa, untuk merdeka. Hadangan TNI, laskar rakyat, dan pemuda, tak cukup kuat melawan kekuatan imperialisme Belanda. Sesaat sebelum mencapai Gedung Agung, Kabinet Soekarno-Hatta menuntaskan rapat kabinet darurat. Hasilnya sepucuk kawat melayang ke Mr. Syafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran, yang sedang melakukan muhibah ke Sumatera.
Syafrudin yang tengah berada di Kota Bukittinggi dikuasakan untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Untuk menyambung nafas Republik Indonesia yang nyaris sekarat akibat aksi polisional tentara Belanda. Begitulah nukilan fim sejarah PDRI yang diputar di Monumen Bela Negara/ PDRI, Koto Tinggi, Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota pada sarasehan sejarah PDRI dalam rangkaian peringatan Hari Bela Negara ke-74 pada Minggu, (18/12/2022).
Instruksi penyusunan PDRI disambut rasa patriotisme Provinsi Sumatera Tengah (baca; warga Minangkabau). Dimana masyarakat turun tangan membantu tokoh-tokoh PDRI. Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, Agam, Tanah Datar dan Limapuluh Kota, menukilkan jejak sejarah yang dalam, yang ditikam oleh pengorbanan harta benda, darah dan nyawa. Inilah wujud kecintaan orang Minangkabau, rakyat Sumatera Barat, untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Jangan pernah ragukan komitmen warga Sumbar untuk mempertahankan Negara Kesatuan Repbulik Indonesia," kata Kepala Kesbangpol Provinsi Sumbar Jefrinal Arifin, saat membuka Sarasehan Sejarah PDRI.
Ya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Ada nuansa berbeda yang meruap pada Peringatan Hari Bela Negara ke-74 tanggal 19 Desember 2022 di Monumen Bela Negara/ PDRI Koto Tinggi, Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Sebagai wujud apresiasi dan persembahan negara terhadap pengorban seluruh rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia maka diterbitkan Keppres RI Nomor 28 Tahun 2006 Tentang Hari Bela Negara. Tak sampai disitu untuk warga Sumatera Barat, pemerintah menetapkan pembangunan Monumen Bela Negara/ PDRI di Koto Tinggi, Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Batu pertama pembangunan monumen ini diletakkan oleh Wakil Gubernur Muslim Kasim, pada HBN ke-64 tanggl 19 Desember 2012 lalu.
Hampir sepuluh tahun kemudian, meski belum 100 persen rampung, sosok Monumen Nasional Bela Negara mulai menunjukkan sosoknya. Monumen perlahan-lahan mulai jadi kebanggaan warga Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Limapuluh Kota. "Kita bertekad untuk menyelesaikan pembangunan gedung ini, karena berfungsi sebagai literasi sejarah dan melestarikan nilai-nilai perjuangan bagi generasi muda, monumen ini nanti akan memiliki dampak berganda bagi pertumbuhan wilayah dan kepariwisataan, karena terletak dipersimpangan Agam, Pasaman, dan Limapuluh Kota," terang Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo. Tak dapat dibantah, Bupati Safaruddin terbilang getol melobi pemerintah provinsi Sumatera Barat dan Jakarta untuk mengakselerasi penyelesaian Monumen Nasional Bela Negara/ PDRI.
Hasilnya? Jika mencermati rangkaian Peringatan Puncak HBN ke-74 di Monas Bela Negara/ PDRI tanggal 19 Desember 2022, dengan Inspektur Upacara Wakil Gubernur Audi Joninaldy, ada optimisme baru yang muncul. Mengapa? Beberapa minggu sebelumnya, Wagub Audi Joinaldy dan Bupati Safaruddin, yang menjemput kata final dari teka-teki yang menyelimuti warga tentang keberlanjutan Pembangunan Monumen Nasional Bela Negara, Koto Tinggi, Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota terjawab sudah. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Proyek Strategis Nasional Pembangunan Monumen Nasional Bela Negara, di Koto Tinggi, Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, mesti diselesaikan sebelum tahun 2024.
'Penegasan Presiden Jokowi pun segera direspon Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mohammad Mahfud MD. Pihak Kemenkopolhukam menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Antar Kementerian/ Lembaga Terkait Penyelesaian Pembangunan Monumen Bela Negara di Provinsi Sumatera Barat berlangsung di Ruang Nakula Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (02/12/2022). Rakor itu dipimpin Deputi VI Koordinator Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam Janedjri M. Gaffar yang didampingi Deputi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Kantor Sekretaris Kabinet Fadhlansyah Lubis. “Untuk pembangunan Monumen Nasional Bela Negara, instruksi Presiden Jokowi sudah sangat jelas, jangan sampai menjadi proyek yang tidak selesai, istilahnya tidak boleh mangkrak,” terang Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo seusai Rakor Kemenkopolhukam
sebagaimana dikutip dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Joni Amir kepada Tim Kominfo. Ditambahkan Bupati Safaruddin, adanya kejelasan penyelesaian Pembangunan Monumen Nasional Bela Negara, Koto Tinggi pantas disambut dengan rasa syukur. Kata Bupati Safaruddin, “Kita bersyukur dengan perkembangan ini, yang pasti Limapuluh Kota konsisten mendukung penyelesaiannya. Monumen Nasional Bela Negara, akan menjadi ikon Limapuluh Kota dan kebanggaan Sumatera Barat, karena ini akan jadi simbol bahwa daerah-daerah di Sumatera Barat, memiliki andil besar dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI serta upaya kita untuk nilai-nilai patriotisme di masyarakat terutama generasi muda.”
Rapat itu menghadirkan Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldi disertai Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan tiga kepala daerah lainnya diwakili oleh Sekretaris Daerah, antara lain, Sekretaris Daerah Agam Edi Busti, Sekretaris Daerah Bukittinggi Martias Manto dan Sekretaris Daerah Tanah Datar Iqbal Ramadi Payana. Wakil Gubernur Sumbar Audi Joinaldy di kesempatan itu mengatakan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar komit untuk mendukung penyelesaian Pembangunan Monumen Bela Negara, terutama penyediaan akses jalan pendukung serta pembangunan tugu-tugu PDRI di sejumlah kabupaten/ kota di Sumbar. Dukungan itu secara spesifik disampaikan oleh Bupati Limapuluh Kota berupa peningkatan jalan lingkar menuju Monumen Bela Negara yang menghubungkan Jorong Pua Data-Sungai Siriah-Nagari Baruah Gunuang pada Tahun 2022.
Ditambahkan Bupati Safaruddin sinergitas dengan Pemprov Sumbar dan Pemkab Pasaman juga segera diwujudkan akses jalan Bonjol, Pasaman-Pua Data, Limapuluh Kota. “Untuk jalan lingkar tahun 2022 dialokasikan Rp 16,5 M, jika ini selesai dan akses jalan Pasaman-Limapuluh Kota terwujud, maka akses warga berkunjung ke Monumen Bela Negara lebih mudah dan tak kalah ini penting untuk pertumbuhan potensi wilayah setempat,” papar Bupati Safaruddin.
Sesungguhnya, pembangunan Monumen Nasional Bela Negara/ PDRI, semangat cinta tanah air sangat relevan dengan Sambutan Resmi Presiden RI Joko Widodo pada Peringatan HBN-Ke 74, Nilai dasar bela negara adalah cinta tanah air; sadar berbangsa dan bernegara; setia pada Pancasila sebagai ideologi negara; rela berkorban untuk bangsa dan negara; dan kemampuan awal bela negara. “Nilai-nilai inilah yang harus terus diimplementasikan dalam program pembinaan kesadaran Bela Negara, baik di lingkungan pendidikan, lingkungan pekerjaan, maupun lingkungan masyarakat pada umumnya,” ujarnya. Untuk itu Presiden mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menunaikan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peran dan profesi masing-masing untuk ikut Bela Negara.
Pada HBN ke-74 dengan tema “Bangkit Bela Negaraku, Jaya Indonesia”, upacara berlangsung khidmat, tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Ketua DPRD Lima Puluh Kota Deni Asra, Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, Dandim 0306/ 50 Kota Denny Nur Cahyono, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumbar Jefrinal Arifin, Mantan Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ferizal Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Lima Puluh Kota, unsur-unsur Forkopimda, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat Gunung Omeh, niniak mamak, utusan pemuda, mahasiswa dan siswa. “Seluruh warga negara harus memiliki semangat, kesadaran dan kemampuan Bela Negara serta mempunyai daya tangkal dan ketangguhan dalam menghadapi situasi yang semakin berkembang pesat dan komplek di segala bidang,” ujar Wagub Audy mengutip sambutan Presiden RI.
WEBSITE: www.limapuluhkotakab.go.id
FACEBOOK: Pemkablimapuluhkota
INSTAGRAM: @pemkablimapuluhkota
TWITTER: @pemkab50kota
YOUTUBE: @Limapuluhkota
pariwaralimapuluhkotakab.go.id
Arosuka, netralpost --- Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 di Islamic Center Koto Baru, Selasa (20/12/22).
Kegiatan diadakan secara langsung di Gedung Thamrin Nine Ballroom Jakarta dan dihadiri oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Bidang Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendagri Tito Karnavian, Menteri PPN/Kepala Bapernas Suharso Monoarfa dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas.
Pemerintah Kabupaten Solok Mengikuti Acara Secara Vidcon dan diikuti oleh Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda Dt Sutan Majo Lelo, M.Mar, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP, Asisten I Drs. Syahrial, MM, Inspektur Daerah Fidriati Ananda, SE, Ak dan Perwakilan OPD.
Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan bahwa Peluncuran aksi merupakan wujud komitmen Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi (Stranas PK) dalam melaksanakan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 (Pasal 5) yang menyebutkan bahwa aksi pencegahan korupsi ditetapkan 2 tahun sekali oleh Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK).
"Dalam menyusun aksi PK, Timnas berkoordinasi dengan sejumlah kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya yang terkait, termasuk berkoordinasi intensif dengan Menko Perekonomian, Menko Maritim dan Investasi serta Menteri Politik Hukum dan HAM", Lanjutnya.
Stranas PK pada periode 2021-2022 telah melaksanakan 3 fokus area dengan 12 pelaksanaan aksi, yakni : 3 Fokus Area
Kemudian 12 Pelaksanaan Aksi,
Selanjutnya Stranas PK pada periode 2023-2024 telah menambahkan sejumlah 3 (tiga) aksi sehingga saat ini ada sebanyak 15 pelaksanaan aksi, adapun ke 3 (tiga) aksi tersebut yakni :
Strategi Nasional Pencegahan Korupsi sejatinya adalah arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang digunakan sebagai acuan kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan aksi pencegahan korupsi di Indonesia.(*)
Arosuka, netralpost --- Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Peralatan Bansos UMKM dan IKM Program Penanganan Dampak Inflasi Kab Solok Tahun 2022 di Lapangan Islamic Center Koto Baru, Selasa (20/12/22).
Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar didampingi Forkopimda, Ketua Dekranasda Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemasyarakat dan SDM Mulyadi Marcos, SE, MM, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Solok, Walinagari se Kabupaten Solok dan Penerima Bantuan Peralatan Bansos UMKM dan IKM.
Kepala Dinas Koperindag Ahpi Gusta Tusri dalam laporan Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengendalian dan antisipasi dampak inflasi didaerah, Untuk itu pada hari ini kita akan menyerahkan bantuan kepada penggiat UMKM dan IKM di Kabupaten Solok berjumlah 1206 bantuan peralan UMKM diantaranya : Blender 75 unit, Kuali 52 unit, Mixer 35 unit, Dandang 9 unit, Mesin Pres Plastik 8 unit, Gerobak 110 unit, Mesin Pemotong Granit 6 unit, Kunci Peralatan Bengkel 8 unit, Spinner 29 unit, Gerobok 20 unit, Mesin Pemarut Ubi 3 unit, Kompressor 40 unit, Kursi Pangkas 3 unit, Mesin Pemarut Kelapa 8 unit, Gerinda Tangan 20 unit, Mesin Cukur Rambut 20 unit, Kompor Gas Set 120 buah, Etalase Sedang 120 unit, Mesin Ampia 10 buah, Cup Sealer 18 unit, Magicom isi 20 Liter 30 unit, Mesin Bor Tangan 15 unit, Mesin Ketam Listrik 60 unit, Kulkas 10 unit, Sealer 60 cm 3 unit, Timbangan Digital 100 unit, Mesin Jahit 150 buah, Mesin Jahit Butterfly 1 unit, Mesin Bordir 10 unit, Mesin Jahit Obras 41 unit, Mesin Jahit Juki 28 unit, Mesin Jahit Jok 1 unit, Mesin Karung 23 unit, Oven Gas 20 unit.
Untuk peneriman bantuan kita telah melakukan verivikasi terkait dengan kelengkapan administrasi dan tempat serta jenis usaha dan dilakukan verifikasi aktual di lapangan yang melibatkan Kejari dan Polres.Pada hari ini ada sekitar 716 UMKM yang akan menerima bantuan.
Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar menyampaikan Sesuai dengan arahan Presiden dalam rangka mengurangi dampak inflasi, sebanyak 2 % dari DAU Kabupaten Solok direcofusing dan akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak inflasi dalam bentuk bantuan seperti yang akan di serahkan pada hari ini.
"Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari usulan bapak ibu sebagai penggiat UKM pada kegiatan rapat yang telah kita lakukan di Arosuka beberapa bulan yang lalu", katanya.
"Mudah - mudahan bantuan yang diberikan ini dapat membantu bapak ibu semua para penggiat UKM di Kabupaten Solok. Kita juga akan melakukan kegiatan pasar murah yg akan dilaksanakan di 3 titik yakni diantaranya di Singkarak, Koto Baru dan Wilayah Lembah Gumanti", ujarnya.
Pada tahun 2023 kita juga akan melakukan pembangunan di semua sektor baik fisik maupun non fisik. Mudah - mudahan ini betul betul berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat kabupaten solok.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada para penggiat UKM di kabupaten Solok.(*)
Arosuka, netralpost --- Rapat Koordinasi Forum Peningkatan Komsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Solok Tahun 2022 di Gedung pertemuan DPMN, Selasa (20/12/22).
Pada Kegiatan tersebut juga hadirBupati Solok diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Eva Nasri. SH. MM, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Dr. Ir. Desniarti Ishak, M.M., Ketua Forikan kab solok diwakili ketua harian forikan Ir. Admaizon, Narasumber Kabid kesehatan Darniyenti Elvita, SKM, MKM, Kepala OPD mitra kerja forikan Kebupaten Solok, Pengurus Forikan Kabupaten Solok dan Ketua Forikan Kecamatan Se Kabupaten Solok.
Bupati Solok diwakili staff ahli keuangan dan Ekonomi Eva Nasri. SH. MM dalam Sambutannya menyampaikan bahwa, "Kita sangat mengapresiasi atas kinerja dan kontribusi forikan Kab.Solok selama ini , khususnya dalam mengedukasi manfaat makan ikan , menjadikan ikan sebagai kuliner sehat , yang mendorong peningkatan jlah komsumsi ikan masyarakat", katanya.
Dengan adanya forikan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi, keterpaduan langkah dan tindakan dari seluruh instansi terkait yang perperan sebagai inspirator, kreator , motivator, Aktivator Gemarikan sesuai dengan visi masyarakat sehat dan cerdas dengan ikan sebagai menu utama keluarga.
Forikan ini diharapkan mampu berperan strategis dalam peningkatan komsumsi ikan nasional dan menjadikan makan ikan sebagai budaya bangsa.
Pemerintah Kabupaten Solok mendukung penuh kegiatan forikan ini karena dengan Gerakan Memasyarakatkan makan ikan (GEMRIKAN) merupakan salah satu program dalam penanganan stunting.
Dari Ketua forikan yg diwakili oleh Kadis Perikanan dan Pangan mengatakan Forikan (forum Peningkatan komsumsi ikan) adalah suatu lembaga yang akan berperan sebagai inspirator , kreator, motifator , dan aktivator terhadap gerakan memasyarakatkan makan ikan yang melibatkan berbagai komponen dari pihak pemerintah maupun organisasi masyarakat.
"Tujuan Forikan adalah berperan aktif dalam pencapaian program peningkatan komsumsi ikan perkapita tingkat daerah Kabupaten Solok Sumatera Barat dan Nasional serta turut serta dalam upaya mencerdaskan dan menyehatkan Masyarakat Indonesia", ujarnya.
Dengan adanya Forum Peningkatan Komsumsi ikan ini, kita berharap dapat meningkatkan komsumsi ikan di Kabupaten Solok. Peningkatan komsumsi ikan diharapkan bisa menekan kasusu gizi ganda (kelebihan dan kekurangan gizi, stunting, dan beberapa kasus lain yang erat kaitannya dengan masalah dengan pangan dan gizi.
Narasumber Kabid kesehatan Darniyenti Elvita, SKM, MKM juga menjelas materi yang disampaikan pentingnya Peningkatan kecerdasan dan pertumbuhan anak- anak kita dapat diringkatkan dengan mengomsumsi ikan.
"Dimana kasus stunting ini adalah tanggung jawab kita berama. Dima prinsipnya kunci dari penyegahan stunting adalah dengan mencukupi nutrisi dan seimbang dengan memastikan asupan gizi bagi sang anak, salah satunya adalah Asupan protein", katanya.
Karena Pada dasarnya penyebab stunting adalah rendahnya asupan terhadap makanan dan kecukupan gizi.
Ikan mengandung protein , salah satu gizi mikro yg dibutuhkan oleh tubuh, dimana 20 persen dari tubuh terbentuk dari protein.
"Makan ikan dapat mencegah stunting , karena mengandung omega pada ikan dapat membantu perkembangan Otak, kecerdasan anak, serta dalam mendukung tumbuh dan kembang sang anak", Tutupnya.(rls)