Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 Payakumbuh,netralpost


- Didampingi Ketua KPU Kota Payakumbuh, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), mendatangi rumah dinas Pj. Wali Kota Payakumbuh, Senin (13/02/2023).


Kedatangan para petugas tersebut untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024.


Pj. Wako Payakumbuh Rida Ananda, mengatakan tahapan pemutakhiran dan penyusunan data pemilih merupakan tahapan yang krusial dan strategis, karena data merupakan persoalan yang sering menimbulkan masalah di setiap pemilu.


Oleh karena itu, Rida berharap agar dalam tahapan ini, semua lapisan masyarakat turut berpartisipasi secara aktif menyukseskan kegiatan coklit ini.


"Pekerjaan ini bukan hanya menjadi tugas KPU, tetapi ini tugas kita bersama,” ujarnya.


Ia juga meminta agar masyarakat turut mengawal pelaksanaan coklit ini, apabila ada warga yang luput dicatat agar aktif memberi tahu kepada petugas di lapangan.


Pada pelaksanaan coklit nanti, Rida mengatakan, masyarakat diharapkan untuk tidak takut atau menolak kedatangan petugas Pantarlih.


“Kita ingin, pelaksanaannya berjalan baik dan lancar, sehingga bisa melahirkan daftar pemilih yang mutakhir dan bisa dipertanggujawabkan kepada publik," ucapnya.


"Masyarakat cukup menunjukkan KK dan KTP elektroniknya kepada petugas untuk pencocokan datanya," tukuknya.


Sementara itu, Ketua KPU Kota Payakumbuh Haidi Mursal menyebut, sesuai domisili, Pj. Wako Rida Ananda terdaftar di TPS 2 Kelurahan NDB.


"Hari ini, kami bersama Pantarlih mencoklit ke rumah dinas Pak Wali Kota. Nanti stikernya akan ditempel di rumah beliau di Kelurahan NDB," katanya.


Seusai melakukan sosialisasi dan pendataan, Pantarlih menyerahkan tanda bukti coklit Pemilu 2024 kepada Pj. Wali Kota Payakumbuh. (Yon)



Payakumbuh,netralpost--- Disdukcapil Goes To School yang menjadi salahsatu inovasi Pemerintah Kota Payakunbuh kali ini menyasar siswa-siswi SMAN 1 Payakumbuh, bertepatan saat Penjabat Wali Kota Rida Ananda menjadi Pembina Upacara di sekolah itu, Senin (13/2).


Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Payakumbuh Wal Asri saat diwawancara media menyebut Disdukcapil Goes To School ini menjaring siswa usia 16+, mereka seharusnya sudah bisa atau wajib perekaman data kependudukan, nanti pas mereka sudah tepat berumur 17 tahun, mereka sudah mengantongi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el)


"KTP-el ini, selain untuk mendukung masyarakat, KTP-el bermanfaat digunakan untuk kepentingannya, termasuk membuat passport dan syarat berkas menikah, urusan perbankan, dan lain-lainnya. Selain itu kita sedang persiapan data pemilih untuk Pemilu 2024," ujarnya.


Wal Asri menambahkan, pihak KPU juga sedang melakukan pendataan pemilih, tentunya kepada masyarakat Payakumbuh yang telah berumur 17 tahun keatas.


"Nakanya untuk dokumen dipersiapkan dari sekarang, nantinya kita tinggal melakukan percepatan perekaman data penduduk. Ini sudah dijadwalkan di sekolah SMP/SMA se Kota Payakumbuh, serta akan berlanjut dan ini merupakan kegiatan rutin," pungkasnya.


Sementara itu, Camat Payakumbuh Timur Hepi menyebut sekolah sudah melakukan zonasi saat penerimaan siswa, artinya banyak warga di wilayahnya yang sedang mengenyam pendidikan di sekolah tersebut, dengan adanya program ini tentu memudahkan siswa dalam mendapatkan kartu identitas kependudukannya saat sudah berumur 17 tahun.


"Kita apresiasi program yang langsung menjemput bola seperti ini," kata Hepi.


Dari sisi Kepala SMAN 1 Payakumbuh Erwin Satriadi mengatakan mendukung penuh program ini, karena siswa-siswi masih awam terkait dengan administrasi kependudukan, sedikit banyaknya mereka bisa diberi pemahaman betapa pentingnya memiliki KTP-el.


"Terima kasih atas perhatian Pemko Payakumbuh dan sinerginya bersama kami mewujudkan generasi yang unggul," pungkasnya. (Yon)



Padang,netralpost -- Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mengalami lompatan prestasi pada penilaian pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia di tahun 2022. Indeks pelayanan publik Kabupaten Limapuluh Kota mengalami kenaikan signifikan hingga 33,94 poin, yang sebelumnya hanya mendapatkan nilai 46,93 di tahun 2021 dan pada tahun 2022 mencapai 80,87 atau berada pada prediket baik. Capaian ini tentu mendapatkan atensi dan apresiasi dari Ombudsman Republik Indonesia.


"Kami sangat senang dan mengapresiasi  komitmen Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang telah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Ombudsman untuk peningkatan pelayanan di Limapuluh Kota, hasilnya dapat dilihat bersama, di tahun 2021, Kabupaten Limapuluh Kota berada di kategori merah atau rendah, namun dengan semangat Kepala Daerah bersama jajaran, di tahun 2022 Kabupaten Limapuluh Kota melejit hingga berada di kategori baik," ucap Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumatera Barat Yefri Heriani pada acara Penyerahan Piagam dan Hasil Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2022 kepada Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, di Kantor Ombudsman Sumbar, Kamis, (09/02/2023). Turut hadir pada kesempatan itu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo yang didampingi Kepala DPMPTSP Aneta Budi, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Retyanda, Sekretaris Dinas Sosial Afri Efendi, Sekretaris Dukcapil Erinaldi, Sekretaris Diskominfo Muhammad Rifky, dan Kabag Organisasi Deki Yusman.


Dikatakan Yefri Heriani, Ombudsman melakukan penilaian di Limapuluh Kota 17-21 Oktober 2022, dengan sampelnya 5 OPD dan 2 puskesmas. Unit kerja yang menjadi sampel penilaian yaitu, DPMPTSP, Disdukcapil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Puskesmas Akabiluru dan Tanjung Pati. Yefri menjelaskan, penilaian dilakukan empat dimensi meliputi, kompetensi dan sarana prasarana, standar pelayanan publik, persepsi mal administrasi, serta opini pengelolaan pengaduan. “Hasil penilaiannya, Pemkab Limapuluh Kota memperoleh nilai 80,87 yang berada di kategori B atau zona hijau. Nilai ini jauh meningkat dibanding 2021 yang hanya 46,93. Atas capaian itu, Kabupaten Limapuluh Kota menjadi kabupaten/kota tertinggi di Sumatera Barat dalam hal kenaikan indeks pelayanan publik," ulas Yefri. Ia berharap pelayanan publik prima terus diberikan Pemkab Limapuluh Kota kedepan melalui peningkatan kompetensi penyelenggara pelayanan publik, memastikan pelayan publik dengan jaminan kualitas mutu, serta menyiapkan mekanisme penjaminan mutu dan mengembangkan alternatif layanan khusus/prioritas.


Sementara itu, Bupati Safaruddin mengapresiasi Ombudsman atas Hasil Pemantauan dan Evaluasi Indeks Pelayanan Publik tahun 2022 di lingkup instansi pusat dan daerah. Ia mengatakan, pelayanan publik yang diberikan adalah hal utama yang harus dipacu Pemkab Limapuluh Kota sesuai dengan misi keempat meningkatkan kualitas layanan publik melalui reformasi birokrasi seutuhnya. "Prestasi ini dapat jadi pemicu Pemkab Limapuluh Kota dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat karena sejatinya, aparatur pemerintahan adalah pelayan masyarakat yang digaji untuk melayani masyarakat," terang Bupati Safaruddin. Kemudian dikatakannya lompatan ini merupakan hal sangat membanggakan bagi Pemkab Limapuluh Kota, yang diraih berkat kerja keras bersama unit pelayanan publik melalui bimbingan Ombudsman Perwakilan Sumbar. "Kita  berkomitmen akan terus berupaya secara optimal untuk menata sistem pelayanan publik, yang efektif dan efisien," ujar Bupati Safaruddin.


Kemudian dijelaskannya, Pemkab Limapuluh Kota terus berupaya untuk mempermudah masyarakat dalam berurusan, melalui sejumlah inovasi diantaranya untuk pengurusan Adminduk ada Dukcapil Goes To School, peningkatan pengetahuan tentang teknologi ada website Besti Kita (Bengkel Seputar Teknologi dan Informatika) dan inovasi lainnya. Dikatakan Bupati Safaruddin, Pemkab Limapuluh Kota di era sekarang terus berupaya meningkatkan pelayanan berbasis digital, hal ini akan meningkatkan efisiensi, efektifitas dan pencapaian kepuasan publik dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat. "Semoga upaya ini dapat didukung bersama, dan tentunya kami berharap kepada Ombudsman RI memberikan bimbingan dalam hal peningkatan pelayanan publik," pungkas Bupati Safaruddin.(Yon)



Siak,netralpost -- Bupati Safaruddin, Bupati Alfedri dan PJ Rida mendorong kekompakan para perantau Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Gonjong Limo untuk berkontribusi membangun kampung halaman dan rantau/Kabupaten Siak. Tidak hanya kompak, kontribusi perantau yang diwujudkan dengan saran dan masukan terhadap tiga Pemerintahan juga dibutuhkan sebagai bentuk kepedulian para perantau terhadap kemajuan sanak saudara yang berada di kampung halaman maupun peningkatan perekonomian di ketiga daerah. Demikian kesimpulan penyampaian Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Bupati Siak Alfedri, dan Pj Walikota Payakumbuh, Rida Ananda dalam sambutan ketiganya setelah menyaksikan pelantikan ketua organisasi Ikatan Keluarga Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh (Gonjong Limo) Kabupaten Siak periode 2022-2027 di GOR Tualang, Perawang, Sabtu (11/02/2023). 


Dilantik oleh Ketua Gonjong Limo Riau, Zahirman Zabir, Kepengurusan Gonjong Limo Kota Siak resmi dipimpin Ucok Erwin hingga tahun 2027. Acara yang dikemas dalam suasana meriah dan penuh kekeluargaan itu dihadiri Mantan Gubernur Riau sekaligus penasehat Gonjong Limo Riau Arsyad Julian Rahman, Wakil Bupati Siak Husni Merza, Ketua TP-PKK Limapuluh Kota Nevi Safaruddin, Ketua dan jajaran pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKMR) Riau, unsur-unsur perangkat daerah Kabupaten Siak, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh serta Kadis PUPR Rilza Hanif, Kadis Perdagkop UKM Ayu Mitria, Plt Kadis Dikbud Retyanda serta tak kurang 2000 perantau Limapuluh Kota/ Payakumbuh yang berdomisili di Kabupaten Siak. 


Di bagian lain sambutannya, Bupati Safaruddin menyampaikan, selamat atas dilantiknya pengurus Gonjong Limo Siak periode 2022-2027. Ia mengatakan, Kabupaten Siak merupakan salah satu tujuan para perantau Luak Limopuluah untuk meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, Bupati Safaruddin juga mengajak para perantau untuk memaknai istilah masyarakat Minang, 'Dima bumi dipijak disitu langit dijunjuang', menghargai segala adat istiadat yang ada di daerah rantau. "Para Perantau harus loyal terhadap daerah rantauan,  walaupun berasal dari Limapuluh Kota, akan tetapi harus tetap mendukung setiap kebijakan Pemerintah Kabupaten Siak," ungkap Bupati Safaruddin. Kemudian ia meminta agar perantau untuk berhati-hati di rantau orang dengan berbaur bersama etnis lainnya yang ada di Kabupaten Siak dengan menjalin komunikasi yang baik agar dapat mendukung pembangunan Kabupaten Siak.


Sementara itu, Bupati Siak, Alfedri dalam sambutannya mengapresiasi para perantau yang telah mendukung pembangunan Kabupaten Siak. Ia mengatakan, perantau Limapuluh Kota di Kabupaten Siak telah berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Siak. "Lebih kurang 447 ribu masyarakat Kabupaten Siak yang terdiri dari berbagai etnis merupakan masyarakat yang menjadi tanggung jawab kami sebagai pemimpin Siak," ungkap Bupati Alfedri. Ia Juga mengajak, para perantau Gonjong Limo secara bersama membangun rantauan dan kampung halaman. 


Sebelumnya PJ Walikota Payakumbuh dalam sambutannya mengungkapkan, keberadaan Gonjong Limo merupakan bukti eksistensi para perantau yang berasal dari Luak Limopuluah. Ia menilai, perantau yang bernaung di bawah naungan Gonjong Limo akan berperan aktif dalam memajukan perekonomian Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Limapuluh Kota. "Salah satu penopang utama perekonomian Payakumbuh adalah transaksi perdagangan yang terjadi antara pedagang dengan perantau maupun wisatawan yang telah berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Limapuluh Kota. Ini menunjukkan bagaimana hubungan simbiosis mutualisme yang terjalin antar dua daerah," jelas PJ Rida. Selanjutnya Pj Rida berharap para perantau aktif membangun kampung halaman melalui investasi, maupun masukan dan saran. *(Yon)





Payakumbuh,netralpost--- Sebanyak 35 orang mahasiswa yang tersebar di berbagai kelurahan dari Kecamatan Payakumbuh Barat menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh, Minggu (12/2).


Penyerahan bantuan sebesar 1 juta rupiah per orang secara simbolis itu dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh bersama Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, Ketua Baznas Kota Payakumbuh Hamdi Syofian beserta pengurus, Kabag Kesra Efrizal, orang tua/wali, dan mahasiwa/i penerima bantuan.


Dalam sambutannya, Wali Kota Rida Ananda menyampaikan pihaknya optimis program pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam tujuan utama pembangunan daerah tahun 2022 hingga 2026 dapat berjalan kedepannya, melalui sinergi yang baik antar sektor yang ada.


"Salahsatu bentuk sinergi itu adalah kegiatan hari ini. Ada Baznas yang bersama kita untuk membantu warga yang kurang mampu," ujarnya.


Rida mengakui anggaran pemerintah daerah terbatas, maka salahsatu sumber dana itu ada di Baznas dari zakat yang ditunaikan oleh umat islam.


"Kami apresiasi Baznas Kota Payakumbuh yang bekerja dengan amanah dan terus berupaya mencarikan sumber dana zakat untuk dapat membantu warga kita yang kesulitan secara ekonomi," ujarnya.


Rida menambahkan, kendati Baznas dapat membantu masyarakat, penerimanya pun tentu diseleksi secara independen dan disurvei terlebih dahulu, supaya bantuan tepat sasaran sesuai aturan tentang penyelenggaraan zakat.


"Jangan pernah kehilangan harapan, kita tentu tak ingin generasi muda kita sampai putus sekolah, nantinya mereka kita harapkan menjadi SDM yang kapabel dalam menghadapi tantangan hidup kedepan," pesannya.


Sementara itu, Ketua Baznas Hamdi Syofian menyebut di Kecamatan Payakumbuh Barat ada lebih dari 170 usulan bantuan yang diterima Baznas, maka setelah diseleksi dan disurvey melalui lembaga independen, didapatlah 35 penerima untuk kali ini.


"Penyerahannya pun sudah non tunai, kita tidak lagi memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai sejak tahun lalu," ujarnya.


Hamdi menyebut, pihaknya akan terus berusaha meningkatkan paluang untuk mendulang dana zakat dari muzakki yang ada, termasuk dari berbagai pengusaha di Kota Payakumbuh. Tentu ini butuh dukungan dari pemda dan masyarakat.


"Mudah-mudahan dana zakat kita bertambah lebih banyak dan tentu kita bisa membantu lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan. Kami sampaikan apresiasi kepada para muzakki, semoga kami dapat terus mengemban tugas mulia ini, dan yang terlibat dengan ini juga diberkati oleh Allah SWT," harapnya. (Yon/



Payakumbuh,netralpost--- Dalam rangka memupuk kembali semangat olahraga serta mencari bibit atlit-atlit muda, Pemerintah Kota Payakumbuh dalam hal ini Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga bersama Dinas Pendidikan Kota  Payakumbuh menggelar Kejuaraan Tenis Meja antar Sekolah Sekota Payakumbuh yang Bertempat di  Gor Nan Ompek Payakumbuh, Minggu (12/02/23). 


Hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Ustadz Irsyad Syafar, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril, Ketua tenis meja kota Payakumbuh Tafril (Kabid pendidikan), Kabid Humas Diskominfo Rudi Arnel serta Panitia penyelenggara Kejuaraan Tenis Antar Sekolah Sekota Payakumbuh. 


Dalam Sambutannya, Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya dan Apresiasi Kepada pihak Panitia yang telah merencanakan dan melaksanakan turnamen Tenis meja antar pelajar.


“Pelaksanaan Turnamen Tenis Meja antar Pelajar Sekota Payakumbuh tahun 2023 Memupuk kebangkitan  kembali semangat dalam menggelorakan  kegiatan olahraga tenis meja di Kota Payakumbuh. Apalagi turnamen saat ini di ikuti  oleh atlet-atlet muda, tentu diharapkan dari hasil pertandingannya nanti mencetak atlet muda yang handal. Serta setelah turnamen ini bergulir, diharapkan tetap diadakan latihan rutin dengan pelatih yang handal ditingkat Nasional agar terus mengasah kelihaian atlit muda kita ,” Ujar Rida


Ditambahkan Rida, Kegiatan Olahraga harus menjunjung tinggi nilai sportifitas karena kalah atau menang adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. 


“Kegiatan olahraga secara umum menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas, kalah menang adalah sesuatu yang biasa dan harus kita terima dengan lapang dada, saya hanya mengharapkan kepada peserta yang bertanding atau sporter pendukung, dapat memahami nilai-nilai sportifitas," Ungkap Rida


“Kepada Peserta yang mengikuti kegiatan ini bila menang atau kalah tetap semangat, karena kegiatan ini  guna memberikan pengalaman tanding dan tolak ukur khususnya untuk atlet muda yaitu pemula yang nantinya akan menghadirkan kekuatan untuk berjuang menjadi atlet yang profesional dan potensial," Tutupnya. 


Senada, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Ustadz Irsyad Syafar mengatakan pihaknya mengapresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh karena telah membangkitkan kembali olahraga Tenis Meja dikalangan Pelajar. 


"Ini adalah terobosan yang sangat liar biasa, karena tenis meja adalah olahraga yang cukup praktis serta tidak mahal, dan jika dilatih para pelajar akan cepat untuk pandai dalam olahraga ini," Ujarnya


Ditambahkannya, Kedepan diharapkan adanya folow up dari Pemerintah dan OPD terkait dari turnamen ini, sehingga diadakan pelatih dan adanya latihan rutin. Jika dibiarkan otodidak maka akan lama dalam perkembangan olahraga tenis meja. 


" Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut dan diharapka  adanya follow up dari Pemerintah dan OPD terkait agar kedepannya ada pelatihan khusus untuk tenis meja, karena teknik dalam olahraga teknik meja harus dipelajari, jika hanya secara otodidak akan lama perkembangannya. Semoga kedepannya akan tumbuh dan lahir atlit muda berkualitas di kota Payakumbuh yang akan memajukan olahraga tenis meja sampai ke tingkat Nasional," Pungkasnya


Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. 

Dasril mengatakan perlombaan dilaksanakan oleh dinas pendidikan guna memetakan potensi calon atlet berbakat dari kota Payakumbuh, dan bagi para calon atlet ini nantinya akan difasilitasi dengan memberikan pelatihan khusus yang langsung dibimbing oleh pelatih dari tingkat nasional,” ungkap Dasril 


Kepala dinas yang satu-satunya bergelar doktor di pemerintahan kota Payakumbuh itu mengungkapkan jika nantinya kota Payakumbuh akan menggelar kejuaraan nasional (kerjunas) tenis meja yang akan difasilitasi oleh pembina tenis meja Provinsi Sumatra Barat melalui Irsyad Syafar.


“(Kejurnas) akan berlangsung tahun ini. Sebagai tuan rumah tentunya kita juga ingin membawa atlet kita meraih kesuksesan sebagaimana nantinya kota sukses melaksanakan iven berskala nasional ini di kota Payakumbuh yang kita cintai ini,” beber Dasril.


“Peserta cukup banyak, dihari kedua ini terdapat 97 anak peserta didik akan bertanding, dan 95 persen sekolah ikut serta ambil posisi dalam kejuaraan ini,” imbuhnya.


Lebih lanjut, Dasril menghimbau agar sekolah-sekolah agar dapat mengaktifkan kembali fasilitas sarana dan prasarana olahraga pasca pandemi berlangsung


“Serta untuk para klub-klub dan individu perorangan di sekolah agar dapat memulai kembali aktivitas latihan seperti sediakala, sehingga kemampuannya selalu terasah agar kelak bisa menjadi atlet yang hebat yang membawa harum nama kota Payakumbuh di tingkat nasional bahan tidak menutup kemungkinan di tingkat internasional,” harap Dasril dengan semangat.


Terkait dengan kejuraan untuk mencari potensi bakat peserta didik di kota Payakumbuh, Dasril mengatakan jika dinas pendidikan akan mengagendakan kejuaraan-kejuaraan seperti ini akan masuk dalam event kalender tahunan dinas pendidikan kota Payakumbuh. 


Dikesempatan yang sama,Ketua PTMSI Kota Payakumbuh Tavril Samry pertandingan kejuaraan tenis meja antar pelajar sekota Payakumbuh diikuti oleh 120 atlit diantaranya 90  Pelajar SD dan 30 pelajar SMP. Dimana kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 11 Februari sampai 12 Februari 2023.


Sebagai Ketua PTMSI Kota Payakumbuh Tavril Samry mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yg telah  menyelengarakan acara ini dengan memperebutkan trophy dan hadiah dari Dinas Pendidkan Kota Payakumbuh.


"Semoga kegiatan ini berlanjut setiap tahun karena dari kegiatan ini kita akan mendapatkan bibit atlit yg menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh ditingkat Provinsi bahkam sampai ke tingkat Nasional," Terang Tavril


"Kepada pihak sekolah, Kami berharap supaya olahraga tenis meja dapat digiatkan dan dikembangkan agar banyak atlit usia dini yang dihasilkan dari sekolah. Disamping untuk mendapatkan bibit atlit baru, olahraga tenis meja di sekolah juga dapat menghindari para pelajar dari kenakalan remaja dan kegiatan yang negatif sehingga para pelajar memiliki kegiatan yang terarah setiap harinya," Pungkas Tavril


Adapun pemenang dalam Kejuaraan Tenis Meja Antar Sekolah Sekota Payakumbuh adalah sebagai berikut :


Juara tingkat SD Putra

1.Faiz Akbar

2. Zed Siraj

3. Abdul Rahman

4. Fadelyo


Juara tingkat SD Putri

1.Almee Khairin

2. Ayudia Wara

3. Kiara Kanaya

4. Relysa


Juara Tingkat SMP Putra

1. M. Zani(ICBS) 

2. Fajri (ICBS) 

3. Fahri MI (ICBS) 

4. Fatur (Madani) 


Juara Tingkat SMP Putri

1. Laila Rahmawati (SMPN 4 ) 

2. Auwap Embun Mahsura ( RJ) 

3. Keysa Anandita Rolenza (ICBS) 

4. Asyifa Kirana Fitri (Madani) 


(Yon)



Payakumbuh,netralpost — Setelah sebelumnya menjalin kerjasama guna dapat membentuk serta menerapkan kegiatan tes minat bakat dan gaya belajar bagi siswa/siswi pada tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama di kota Payakumbuh, pada tahun ini (2023) dinas pendidikan kota Payakumbuh kembali jalin kerjasama dengan ruangguru dalam program beasiswa akademik untuk penerapan kegiatan peningkatan kemampuan akademik siswa/siswi PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) pada paket C kelas 12 guna mempersiapkan para siswa/siswi di kota Payakumbuh agar siap untuk memasuki dunia kerja.


Bertempat di aula SPNF SKB kota Payakumbuh, dinas pendidikan gelar sosialiasi Program Beasiswa Akademik Ruangguru bagi Peserta Didik Non Formal paket C kelas 12 untuk sebanyak 150 orang pada Jumat 10 Februari 2023.


Dibuka langsung oleh Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda dan dihadiri oleh Perwakilan Ruangguru Regional Sumatra Ismail, SE, pada sosialisasi tersebut juga terlihat hadir kepala dinas pendidikan kota Payakumbuh Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd, Kabid Paud PNFI Syafni Hasni, S.Pd, Kasi PNFI Nelwita, SE, Kepala SPNF SKB Zulhasbi, S.Pd, Ketua PKBM, Pamong Belajar dan para tutor.


Mengawali sambutannya, Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda katakan jika melihat pada visi misi pembangunan jangka panjang kota Payakumbuh, yaitu dapat terwujudnya Payakumbuh Sebagai Kota Maju dengan Pembangunan Sentra Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, salah satu poin dalam mendukung dan mewujudkan visi tersebut yakni dengan  terwujudnya sumber daya manusia berkualitas melalui perbaikan mutu pendidikan,” ucap Elzadaswarman Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan mewakili Pj. Walikota Payakumbuh.


Asisten II yang akrab disapa Om Zed itu sampaikan apresiasinya terhadap ruangguru karna ruangguru selalu hadir langsung ditengah dunia pendidikan di kota Payakumbuh.


“Terimakasih kepada ruangguru. Semoga peserta didik yang mendapat program beasiswa ini kelak akan menjadi generasi penerus untuk memutar roda pemerintahan baik di daerah bahkan hingga ke tingkat pusat,” sebutnya sambil diamini oleh seluruh yang hadir pada kegiatan sosialiasi tersebut.


Sementara itu, Perwakilan Ruangguru Regional Sumatra Ismail, SE, mengapresiasi dengan sangat luar biasa atas waktu yang diberikan oleh Pemerintah kota Payakumbuh untuk dapat menggelar kegiatan program beasiswa Akademik Ruangguru bagi Peserta Didik Non Formal Kelas 12 paket C di kota Payakumbuh.


“Ruangguru berharap kolaborasi dalam rencana untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kebekerjaan di kota Payakumbuh dapat berjalan dengan lancar, dan peserta didik yang mendapat beasiswa ini bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih baik lagi untuk mereka kelak memiliki SDM yang terbaik,” tandasnya. (Yon)



Payakumbuh,netralpost--- Penjabat Wali Kota Rida Ananda kembali menunjukkan hasil yang luar biasa dalam kinerjanya. Pasalnya, tahun 2023 ini diawali oleh sebuah prestasi manis dengan meraih penghargaan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2022 yang serahkan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat Yefri Heriani di Padang, Rabu (8/2).


Piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih itu adalah hasil dari penilaian yang dilakukan terhadap 25 kementerian, 14 lembaga, 34 pemprov, 98 pemkot, dan 415 pemkab yang dinilai mewujudkan standar pelayanan publik yang baik itu dilaksanakan pada acara Penganugerahan Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (22/12/2022) lalu.


Untuk kategori kota, penilaian dilakukan pada 640 unit layanan dan 191 produk layanan yang ada. Kota Payakumbuh berhasil meraih peringkat ke 14 se Indonesia dengan nilai kepatuhan 89,45, kategori A dan termasuk kualitas tertinggi. Hanya 53 kota yang meraih kategori A (Zonasi Hijau), sisanya ada yang Kategori B (Zonasi Kuning) dan Kategori C (Zonasi Merah).


Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda saat diwawancara media mengatakan apresiasi dari Ombudsman RI adalah bentuk penghargaan atas segala upaya dan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi dan memahami komponen standar pelayanan serta telah membuat unit pengelola pengaduan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik.


"Alhamdulillah, kita bersyukur Kota Payakumbuh sudah mampu berada di urutan pertama kota se Sumbar, dan urutan ke 14 kota se Indonesia dalam penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman RI. Semoga kita lebih baik lagi kedepannya, terima kasih kepada OPD dan semua pihak yang telah bekerja keras membangun komitmen ini," ujar Rida.


Tapi, Rida juga menyebut hasil evaluasi dari Ombudsman RI merupakan penilaian objektif yang penting bagi Kota Payakumbuh untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan publiknya kedepan. Meski sudah meraih kategori A, namun Kota Payakumbuh baru bisa berada di peringkat dua digit di Nasional, bagi Rida ini belumlah memuaskan.


"Yang jelas kita sudah punya komitmen pelayanan prima untuk urusan pelayanan publik. Kita akan evaluasi mana yang masih kurang dan akan meningkatkan lagi inovasi di OPD yang menyentuh langsung urusan pelayanan publik," ungkapnya.


Rida menambahkan, bukan hanya banyak inovasi saja yang membuat tinggi kualitas pelayanan publik daerah, tetapi bagaimana tingkat kepuasan masyarakat dalam layanan dan informasi, baik layanan secara langsung maupun secara online, yang sedikit mendapatkan keluhan dari masyarakat.


"Sebagai tindak lanjut dalam pelayanan publik dan menjawab tantangan untuk meningkatkan layanan, Kota Payakumbuh melakukan berbagai inovasi seperti percepatan administrasi OPD yang tinggi dalam layanan publik, meningkatkan pelayanan di Mal Pelayanan Publik, RSUD, Disdukcapil, dan OPD lainnya," ungkap Rida.


Selanjutnya, selain mengapresiasi Ombudsman RI, orang nomor satu di Kota Payakumbuh itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan staf di seluruh OPD yang telah berhasil menjaga dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


"Penghargaan ini bukanlah tujuan utama kita, karena sejatinya tugas kita adalah melayani masyarakat dengan prima supaya mereka bahagia. Saya berharap pada penilaian tahun 2023 nilainya bisa meningkat lagi menjadi satu digit di nasional. Untuk itu kepada setiap OPD wajib menjaga dan meningkatkan pelayanan publiknya," sambung Rida bersemangat.


Dari sisi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Perwakilan Sumbar Yefri Heriani memberikan selamat dan apresiasi atas kerja keras dan komitmen Pemko Payakumbuh yang dipimpin Wali Kota Rida Ananda dalam menjaga pemenuhan standar pelayanan publik sejauh ini.


"Selamat kepada Bapak Rida Ananda yang sukses meraih penghargaan predikat kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2022 dengan kategori kualitas tinggi dan menjadi terbaik di Sumbar. Semoga ke depan dapat menjaga dan bahkan lebih meningkatkannya lagi untuk tingkat nasional," harap Yefri Heriani.


Yedri juga menambahkan, pada tahun ini, penilaian diperluas kepada pengukuran kompetensi penyelenggara, pemenuhan sarana dan prasarana, standar pelayanan serta pengelolaan pengaduan. Dengan demikian, penilaian ini diharapkan dapat menjadi lebih komprehensif dalam menakar mutu pelayanan publik yang dicermati dalam dimensi input dan proses hingga output dan dampak.


"Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang PelayananPublik mewajibkan setiap penyelenggara pelayanan publik mematuhi standar pelayanan. Standar tersebut merupakan pedoman penyelenggaraan layanan dan menjadi tolok ukur penilaian kualitas pelayanan yang diberikan. Di sana diuji keterpenuhan pelaksanaan kewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat perihal layanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur," pungkasnya.  (Yon)



Payakumbuh,netralpost— Alhamdulilah. Kata itu terdengar dari mulut sosok ibu Elidawati (63) warga kelurahan Ibuh, kecamatan Payakumbuh saat mendapatkan bantuan dari PLN kota Payakumbuh, Sabtu 11 Februari 2023. Bantuan yang diterima ibu dari satu anak itu merupakan sebuah program Light Up The Dream, yang mana program tersebut untuk mewujudkan mimpi masyarakat yang kurang mampu supaya bisa mendapatkan listrik yang layak.


Terlihat hadir langsung dilokasi bersama beberapa orang asisten manager PLN UP 3 Kota Payakumbuh, Manager PLN UP 3 kota Payakumbuh Wilsriza ditemani juga oleh Yulius Ferianto manager ULP Payakumbuh dan didampingi langsung Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda bersama Kepala dinas Kominfo Junaidi, Camat Payakumbuh Barat Ul Fachri, dan lurah ibuh Yose Nurwahid.


Bantuan penyambungan listrik tanpa biaya (gratis) tersebut berasal dari zakat serta iuran dari para pegawai PT. PLN (Persero) yang sudah ditarik terpusat yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam mewujudkan cita-cita mendapatkan listrik.


“Ini merupakan program rutin swadaya dari seluruh pegawai di UP 3 PLN Payakumbuh untuk membantu masyarakat Kota Payakumbuh kurang mampu. Dimulai dari biaya pemasangan, sertifikat, token beserta bola lampu yang belum memiliki penerangan di rumahnya itu semua gratis dari PLN untuk warga yang menerima bantuan ini,” ungkap Wilsriza manager PLN UP 3 Kota Payakumbuh kepada media saat turun langsung dalam proses pemasangan listrik dirumah Elidawati tersebut.


Wilsriza mengungkapkan jika sebelumnya ia telah menerima permohonan dari Walikota Payakumbuh melalui camat guna memberitahukan bahwa masih didapati masyarakat yang belum memiliki penerangan di rumah nya, kemudian tim survey dari kami (PLN UP 3 kota Payakumbuh) langsung mendatangi rumah warga tersebut, dan setelah menngumpulkan data dilapangan, maka kami menilai bahwa rumah ibu Elidawati ini layak untuk mendapatkan bantuan,” sebutnya.


“InshaaAlloh kegiatan ini akan terus berlanjut, dan harapan kami program ini akan dapat membawa keberkahan untuk kita semua,” ungkap Wilsriza.


Wilsriza menyebutkan, program Light Up The Dream awalnya diinisiasi oleh salah satu unit PLN, yang kemudian menjalar dan menginspirasi unit-unit lain untuk melakukan gerakan serupa.


Pj. Walikota Rida Ananda sampaikan apresiasinya untuk PLN UP 3 kota Payakumbuh. Menurut orang nomor satu di lingkup pemerintah kota Payakumbuh itu kegiatan dengan niat mulia ini sudah sepatutnya diberikan apresiasi yang luar biasa, sehingga kegiatan yang telah digagas oleh PLN tersebut dapat terus berjalan dan dilanjutkan agar seluruh warga yang terbilang kurang mampu juga mendapatkan listrik yang layak.


“Ini juga merupakan bukti nyata bahwa nilai-nilai Akhlak sudah diresapi oleh seluruh insan PLN, terbukti dengan kuatnya rasa empati, atas penderitaan yang dialami orang lain,” ucap Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Elzadaswarman mewakili Pj. Walikota Payakumbuh.


Asisten II walikota itu mengaku berbahagia atas telah dialiri listrik ke rumah salah satu warga di kota Payakumbuh, dimana masyarakat yang belum tersentuh listrik selama ini akhirnya dapat menjalani aktivitas setelah diberikan penerangan dari PLN.


“Kami sangat terharu dan berbahagia karena dari permohonan yang diajukan oleh Walikota sebelumnya akhirnya berbuah manis. Alhamdulilah, rumah salah satu warga kita akhirnya mendapatkan listrik. Terima kasih PLN yang telah berinisiatif untuk membantu dengan program-programnya yang cemerlang. Semoga setelah ini, akan semakin banyak lagi warga-warga yang kurang mampu dapat mendapatkan listrik gratis dari PLN kota Payakumbuh,” ungkapnya bahagia.


Sementara itu, Elidawati penerima bantuan pemasangan listrik gratis program Light Up The Dream, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN dengan adanya bantuan pemasangan baru listrik ini.


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN karna telah membantu kami dengan memberikan rumah kami ini aliran listrik secara gratis. Bantuan ini akan kami gunakan semaksimal mungkin untuk kegiatan keluarga kami,” kata ibu yang hanya hidup berdua bersama anaknya tersebut.


Bagi Elidawati yang hidup ditopang dari anak semata wayangnya itu mempunyai akses listrik di rumah adalah sebuah impian yang belum tercapai. 


"Untuk punya listrik sulit. Karena kebutuhan sehari-hari saja terkadang tidak cukup. Tetapi sekarang kami bisa menikmati listrik berkat PLN, terimakasih PLN, semoga PLN semakin sukses dan bisa memberikan keberkahan lebih banyak lagi bagi warga lainnya,” tegasnya.


Sebelumnya, Elidawati sudah menjalani keseharian dirumahnya tanpa dialiri listrik selama lebih kurang 5 (lima) tahun lamanya, dan setelah dialiri listrik Elidawati optimis mendapat harapan baru dalam menjalani kehidupan menjadi lebih baik kedepannya. (Yon)



Payakumbuh,netralpoat — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh tidak pernah berhenti untuk melakukan percepatan penurunan Stunting di daerah, hal ini terlihat dari kegiatan-kegiatan yang terus dilaksanakan oleh Pemko Payakumbuh dibawah komando Pj. Walikota Rida Ananda, baik itu kegiatan aksi langsung memberikan bantuan ke warga yang terindikasi dampak Stunting serta kegiatan berupa Bimbingan Teknis di lingkup pemerintah Kota Payakumbuh dalam mencari cara langkah cepat untuk penurunan angka Stunting di daerah.


Sebelumnya, Pemko Payakumbuh telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) secara struktural yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, dan wakil ketua ditunjuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  dan Ketua TP-PKK dan Dinas P3AP2KB sebagai sekretaris TPPS. 


Bappeda Kota Payakumbuh selaku wakil TPPS, laksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan aksi konvergensi stunting Kota Payakumbuh Tahun 2023, Kamis (9/2/2023).


Dengan menghadirkan narasumber dari Tenaga Ahli LGCB ASR (Local Government Capacity Building For Acceleration of Stunting Reductioin) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Drs. M. Widodo Agustanto, SE, M.Pd serta menghadirkan perwakilan dari PD terkait dan petugas gizi dari setiap Puskesmas di Kota Payakumbuh, Bimtek yang berlangsung di aula kantor Bappeda lantai II bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola data Stunting di Kota Payakumbuh. 


Mengawali sambutannya, kepala Bappeda Kota Payakumbuh Yasrizal katakan jika Bimtek yang dihelat yakni guna mempersiapkan penyusunan 8 (delapan) aksi konvergensi stunting tahun 2023 dan persiapan penilaian kinerja stunting tahun 2022 kota Payakumbuh.


“Dalam mengawal 8 aksi konvergensi ini merupakan tugasnya Bappeda,” kata Fitria Nazmi Kepala Bidang Sosial dan Budaya mewakili kepala Bappeda kota Payakumbuh.


Adapun untuk 8 aksi konvergensi Stunting, yakni ;


1. Analisis situasi,

2. Rencana Kegiatan,

3. Rembuk stunting,

4. Perwako tentang peran desa/kelurahan,

5. Pembinaan KPM,

6. Sistem Manajemen Data,

7. Pengukuran dan publikasi, dan

8. Reviu kinerja tahunan.


Dengan dilaksanakan Bimtek 8 aksi konvergensi Stunting, Fitri sampaikan jika di tahun 2023 diharapkan kepada seluruh Perangkat Daerah pengampu stunting agar dapat menyediakan data baik data sasaran, data cakupan layanan esensial dengan 29 indikator dan data cakupan supply dengan 35 indikator. 


“Pengampu Stunting merupakan Perangkat Daerah yang bertanggung jawab untuk intervensi stunting baik intervensi spesifik dan sensitif,” ungkapnya.


Selain itu, Fitri katakan juga bahwa setiap Perangkat Daerah terkait nantinya memiliki tugas untuk melaksanakan pemetaan program, kegiatan dan sub kegiatan dengan mempedomani Surat Edaran Kemendagri nomor 400.5/8476/SJ perihal pemetaan program, kegiatan dan sub kegiatan yang mendukung percepatan penurunan stunting di daerah. 


Fitri berharap dengan dilaksanakannya bimbingan teknis konvergensi Stunting di Kota Payakumbuh, prevalensi stunting Kota Payakumbuh tahun 2023 turun sesuai dengan target yang telah di tetapkan oleh pemerintah pusat ” imbuhnya.


Penurunan prevalensi stunting pada tahun 2024 dengan target 14 persen menjadi agenda utama Pemerintah Republik Indonesia. Upaya percepatan pencegahan stunting agar konvergen, baik pada perencanaan, pelaksanaan, termasuk pemantauan dan evaluasinya di berbagai tingkat pemerintahan, termasuk desa dalam percepatan pencegahan stunting. Hal itu disampaikan Drs. M. Widodo Agustanto, SE, M.Pd selaku narasumber yang ditunjuk dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan aksi konvergensi stunting Kota Payakumbuh Tahun 2023.


Sementara itu, dihubungi terpisah Ketua Pengarah TPPS Kota Payakumbuh Rida Ananda, mengatakan penurunan stunting tidak dapat serta merta langsung tetapi secara bertahap harus dilakukan pembinaan sejak dini. Meskipun angka prevalensi di Kota Payakumbuh sudah mulai mendekati target nasional, Pj. Walikota Payakumbuh itu mengingatkan agar tidak tidak meremehkan namun tetap disiplin melakukan pencegahan.


“Berdasarkan hasil SSGI tahun 2022 prevalensi stunting Kota Payakumbuh yakni 17,8 persen turun 2,2 persen dari tahun 2021 yang berada pada angka 20 persen,” ungkap Rida kepada media.


Stunting memiliki dampak yang sangat besar pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya

 

Orang nomor satu di lingkup pemerintah Kota Payakumbuh itu menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah stunting mulai dari pernikahan. Untuk itu, dalam kesempatan tersebut dilakukan komitmen bersama termasuk dengan Kantor Urusan Agama dalam urusan pernikahan.


Tidak lupa, dalam kesempatan tersebut Rida Ananda memberikan apresiasi kepada seluruh Tim Penanganan Penurunan Stunting yang telah berjuang hingga kota Payakumbuh telah bergerak cepat sehingga angka Stunting mendekati target nasional.

 

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat termasuk peran media dalam menyiarkan kegiatan penurunan stunting yang dilakukan oleh TPPS sehingga terbentuk kepedulian dan pencegahan secara mandiri. (Yon)

Sumbar, netralpost - Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumbar Kombes Pol Arif Rahman Hakim, SH bersama beberapa Pejabat Utama dan Kapolresta Padang melaksanakan kegiatan 'Jumat Curhat' di Masjid Muhammadiyah Nurul Yaqin, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Jumat (10/2).

Kehadiran Irwasda tersebut mewakili Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH yang tidak berkesempatan hadir karena mengikuti Rakor bersama Kapolri di Jakarta. 

Sebelum memasuki ceramah jumat, Kombes Pol Arif Rahman Hakim menyempatkan dirinya untuk menyampaikan imbauan dan pesan-pesan kamtibmas, serta menyerahkan bantuan dan tali asih dari Kapolda Sumbar untuk Mesjid dan marbot.

Usai salat Jumat, Irwasda Polda Sumbar bersama rombongan mendengarkan 4 curhat dari masyarakat.

Tokoh masyarakat Erwan menanyakan, terkait pariwisata pulau di Bungus Teluk Kabung ini. Ia menyebut, ada perbuatan di pulau-pulau yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama, banyak tenda-tenda yang diisi yang bukan mahramnya.

"Pariwisata harus menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat dan budaya. Kemudian terkait pengelolaannya, apa cukup legalitas atau izin, baik izin lokasi dan izin kelola," katanya. 

Kemudian, Eko menanyakan terkait aturan hiburan baralek di Padang yang tidak jelas.

"Ada yang sampai pagi, itu kenyataan. Sementara orang akan beraktivitas, bekerja, sekolah seperti tidak ada aturan. Bahkan tokoh masyarakat juga ikut menonton," ujarnya.

Musdek, warga Bungus meminta Bhabinkamtibmas di Bungus dikerahkan untuk taman bacaan anak-anak yang dibuka.

"Setelah pulang sekolah, bagaimana anak itu punya aktivitas yang bermanfaat," katanya. 

Warga lainnya, menanyakan terkait warga yang menjadi pecandu narkoba, agar tidak di hukum melainkan direhabilitasi dan dibina. Perlu pendekatan persuasif dengan polisi, untuk mengarahkan mereka ini.

Sementera, Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol Arif Rahman Hakim langsung menanggapi pertanyaan dari masyarakat tersebut, dan akan meneruskan curhat masyarakat Bungus ini ke Kapolda Sumbar.

"Saya senang sekali bertemu masyarakat, terkait pertanyaan tersebut akan kita sampaikan ke Kapolda, ini menjadi PR kami," pungkasnya.(*)


Limapuluh Kota,netralpost-- Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo mengapresiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) atas Hasil Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2022 di lingkup Instansi Pusat dan Daerah, yang mengantarkan Kabupaten Limapuluh Kota meraih predikat ‘Baik’ dengan Indeks SPBE 3,29 tertinggi ke-II Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat. Raihan ini ditetapkan sesuai Keputusan Menpan & RB Nomor : 108/2023 Tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi SPBE Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2022. Dibandingkan Tahun 2021, baik di sisi Indeks SPBE dan peringkat terjadi peningkatan signifikan. Sebelumnya tahun 2021 tercatat indeks SPBE 2,68 (Baik) dan berada pada posisi ke-III di Sumbar. 


“Alhamdullilah, nilai indeks dan peringkat SPBE Limapuluh Kota meningkat di tahun 2022, hal ini mengisyaratkan bahwa teknologi elektronik sebagai basis penyelenggaraan pemerintahan di era saat ini sudah di arah yang tepat, tentu ini akan terus ditingkatkan terutama untuk kinerja ASN dan pelayanan publik,” terang Bupati Safaruddin ketika mengomentari posisi dan nilai indeks SPBE Pemerintah Kabupaten Limapuluh Tahun 2022, di Sarilamak, Kamis (09/02/2023). Untuk peringkat ke-I tertinggi dibukukan Kabupaten Pesisir Selatan dengan indeks 3,48 dan ke-III Kabupaten Tanah Datar dengan indeks 3,21.


Lebih lanjut, Bupati Safaruddin mengatakan pihaknya baru-baru ini telah mengumpulkan ASN berlatar belakang pendidikan informatika dan komputasi untuk meningkatkan kinerja SPBE di Limapuluh Kota. “Tak kurang 50 ASN berlatar S1/ Diploma Komputer telah kita himpun, instruksi kita jelas, tak ada lagi tawar menawar, tahun ini peningkatan disiplin ASN, pemantauan program unggulan, layanan publik, mesti berbasis digital,” terang Bupati Safaruddin. Dikatakan Bupati Safaruddin, SPBE dalam era sekarang adalah kata kunci untuk efisiensi, efektifitas dan pencapaian kepuasan publik dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat. Untuk mengakselerasi hal ini, Bupati Safarudddin menugaskan Badan Perencanaan dan Penelitian serta Dinas Komunikasi dan Informatika untuk mengawal percepatan implementasi digital di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota. “Kita juga minta hasil-hasil pelaksanaan percepatan ini dilaporkan ke Bupati,” tegas Bupati Safaruddin.


Di sisi lain berbicara tentang indeks SPBE 2022, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Limapuluh Kota Eki H. Purnama mengatakan diterbitkannya SK Kemenpan 108/2023 tertanggal 31 Januari 2023 merupakan tindak lanjut pemantauan dan evaluasi SPBE pada 103 Instansi Pusat dan Daerah. Khusus untuk Sumatera Barat, selain melakukan pemantauan dan evaluasi SPBE pada Pemprov Sumbar juga dilakukan terhadap 18 Kabupaten/Kota minus Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Diskominfo Limapuluh Kota sejak bulan Juli 2022 telah mengumpulkan bahan sebagaimana diminta Kemenpan & RB, juga dilengkapi bukti dukung. Prioritas kita menyempurnakan kebijakan, tata kelola dan pemantauan SPBE di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota,” tutur Kadis Kominfo Eki. H. Purnama. 


Diterangkan oleh Kadis Eki.H.Purnama, terdapat dua hal makro yang dinilai pada pelaksanaan SPBE, yakni tingkat kematangan pada kapabilitas proses dengan variabel rintisan, terkelola, terstandarisasi, terintegrasi dan terukur serta optimum. Untuk hal kedua, tingkat kematang pada kapabilitas fungsi dan teknis dengan variabel informasi, interaksi, transaksi, kolaborasi dan optimalisasi. 


Lebih lanjut, indeks SPBE dinilai melalui peforma domain kebijakan internal SPBE, domain tata kelola SPBE dan domain layanan SPBE. “Untuk tahun 2022 secara rata-rata di ketiga domain nilai Limapuluh Kota meningkat dibanding 2021, makanya kita optimis bisa melaksanakan instruksi digitalisasi di Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Kadis Kominfo Eki H.Purnama. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.