Padang, netralpost.net --- International Olympiad on Social Innovation and Entrepreneurship (IOSIE) 2024 merupakan kompetisi internasional yang bertujuan untuk memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan pemahaman mereka tentang ekonomi Islam serta mendorong aplikasi kreatif ilmu dalam bidang ini. IOSIE 2024 ini digagas oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS).(10/2/24).
UIN Imam Bonjol Padang salah satu peserta yang mengikuti ajang IOSIE 2024 dari 188 peserta dari 39 PTKIN seluruh Indonesia. Ajang Olimpiade ini langsung dibuka oleh Rektor IAIN kendari Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag yang didampingi oleh Ketua Asosiasi Fakultas ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) PTKIN se Indonesai Prof. Dr. M. Ivan Rahmawan Arifin. 06/03/2024.
UIN Imam Bonjol Padang mengutus sebanyak 8 cabang lomba yang masuk dalam babak final IOSIE 2024
Beberapa kategori juara diraih delegasi FEBI UIN Imam Bonjol Padang dalam IOSIE 2024 itu.
Lomba Business Plan, Saiful Ihwan dari Prodi Manajemen Bisnis Syariah mendapat Juara 2
Lomba Fashion Show dan Duta Afebis, Harmela Agustya Geni dari Prodi perbankan Syariah menadapat Best Costume
Lomba Stocklab Kategori Perorangan, Rina Meyni Siregar dari Prodi Akuntansi Syariah mendapat Juara 3
Wakil Dekan 3 FEBI, Dr. Davi Hendri, M. Si, menegaskan pentingnya partisipasi aktif dalam kegiatan seperti IOSIE 2024 dalam rangka mendukung visi FEBI UIN Imam Bonjol Padang dalam mencetak generasi yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing. “Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan program kami dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FEBI UIN Imam Bonjol Padang, H. Ahmad Wira, M.Ag, M. Si, Ph.D, menyambut baik partisipasi tim FEBI dalam IOSIE 2024. Dekan mengungkapkan harapannya agar melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan potensi diri dan memperluas wawasan tentang pentingnya inovasi sosial dan kewirausahaan dalam konteks ekonomi Islam. “Kami berharap partisipasi ini akan menjadi momentum untuk memotivasi mahasiswa dalam menjelajahi dunia kewirausahaan dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak di FEBI UIN Imam Bonjol Padang, tim peserta dari Universitas tersebut bertekad untuk memberikan yang terbaik dalam IOSIE 2024 dan menjadikan pengalaman ini sebagai landasan untuk menginspirasi dan menggerakkan perubahan di masa depan.
Ajang IOSIE 2024 ini menjadi sarana silaturahim dan apresiasi di tingkat internasional bagi mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) atau yang sejenisnya baik dari dalam maupun luar negeri.
Sumbar, netralpost.net --- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar Irjen Pol Suharyono didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, Pejabat Utama Polda serta Forkompimda melakukan peninjauan lokasi terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, pada Jumat (8/3) siang.
Kunjungan tersebut dilakukan di daerah Dadok Tunggul Hitam Kota Padang dalam rangka mencek wilayah terdampak banjir dikarenakan cuaca hujan terus menurus dari kemarin siang hingga saat ini.
"Irjen Pol Suharyono menyampaikan saat ini ada beberapa rumah yang terdampak banjir dan pastinya ada beberapa KK dan masyarakat kami evakuasi," katanya.
Lanjut Kapolda menjelaskan, kami juga telah melakukan kegiatan kemanusiaan dalam penanganan korban terdampak banjir sebagaimana sesuai protap dan SOP yang telah ditetapkan.
"Pertama sekali telah dilakukan penyelamatan masyarakat yang rumah dan tempat tinggalnya terdampak banjir, kemudian kami juga mendirikan pos pengamanan dan keamanan harta benda mereka termasuk dapur umum dan pos pelayanan kesehatan," jelas kapolda.
Irjen Pol Suharyono juga mengimbau kepada masyarakat yang tidak mau dievakuasi agar berkenan untuk dievakuasi, siapa tau nanti ada musibah selanjutnya, ini semuanya takdir dari Allah SWT dan kita tetap syukuri, karna itu kita semua tetap berupaya untuk meminimalisir jangan ada korban, katanya.
"Mari kita semua yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini selalu berdoa semoga kejadian ini menjadi hikmah bagi kita semua," ujar Kapolda.
Dalam kesempatan itu juga, Kapolda Sumbar mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan karena berakibat menyumbat aliran-aliran air.
"Mari kita berdoa kepada Allah SWT semoga hujan cepat reda dan air yang mengenai masyarakat cepat surut," imbuhnya.
Dalam kunjungannya, Kapolda tidak hanya memantau kondisi banjir, tetapi juga memberikan instruksi kepada anggota kepolisian untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir.
Selain itu, orang nomor satu di jajaran Polda Sumbar ini juga mengimbau kepada seluruh anggota kepolisian untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam situasi darurat seperti ini.
Selain memberikan bantuan secara langsung kepada korban banjir, Kapolda juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan karena berakibat menyumbat aliran-aliran air.
Dengan kerjasama dan kewaspadaan semua pihak, diharapkan dampak dari bencana banjir ini dapat diminimalkan dan pemulihan wilayah terdampak dapat dilakukan dengan cepat.(*)
Padang, netralpost.net --- Hujan deras yang terjadi sejak kamis (7/2) pukul 03.00 WIB hingga siang hari disertai naiknya permukaan air laut menyebabkan banjir di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.
Sekda Kota Padang Andree Algamar memberikan himbauan kepada seluruh warga Kota Padang untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, Kamis (7/3). Himbauan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi akibat banjir.
Dalam himbauannya, Andree Algamar menjelaskan bahwa intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir dapat meningkatkan risiko terjadinya banjir. Oleh karena itu, warga diimbau untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan mempersiapkan diri dengan baik.
“Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan membersihkan saluran air di sekitar rumah dan lingkungan sekitar. Hal ini bertujuan untuk memastikan aliran air lancar dan mengurangi kemungkinan terjadinya genangan air yang dapat menyebabkan banjir” Ucap Sekda Kota Padang.
Selain itu, warga juga dihimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air. Sampah yang menumpuk di saluran air dapat menyebabkan penyumbatan dan menghambat aliran air, sehingga meningkatkan risiko terjadinya banjir.
Kapolres Melawi juga mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap peringatan dini yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Jika terdapat peringatan dini terkait potensi banjir, warga diharapkan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan, seperti mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Tetap Siaga, Jangan Panik dan Pemko Padang dan TNI/POLRI Akan Selalu Melindungi dan Melayani Warga Kota.
“Warga diharapkan saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam mengatasi dampak banjir, baik dalam hal evakuasi maupun pemulihan pasca bencana” Harapnya.(Nofri)
Sumbar, netralpost.net --- Jumat, (8/3/24). Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat, sejumlah wilayah di Provinsi Sumatra Barat terendam banjir. Peristiwa itu disebabkan hujan dengan intensitas tinggi melanda beberapa wilayah tesebut sejak kemarin. Daerah tersebut diantaranya Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman dan Kemudian daerah terparah yaitu Kabupaten Pesisir Selatan.
BPBD setempat melaporkan tiga orang meninggal dunia dan sembilan orang dinyatakan hilang akibat bencana banjir dan longsor. Sekitar 20.004 rumah milik 20.004 kepala keluarga terdampak. Peristiwa itu turut membuat 45.868 masyarakat mengungsi ke tempat lebih aman. Tim gabungan masih berada di lokasi melakukan penanganan dan bersiaga," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat, 8 Maret 2024.
Melihat kondisi tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Athari Gauthi Ardi meminta BPBD dan stakeholder terkait untuk memastikan keselamatan warga di daerah terdampak.
"Bagi kita ini cukup darurat, banyak titik banjir dan longsor yang belum ditangani karena akses yang tertutup. Kepada BPBD dan pihak terkait mohon dipastikan kondisi warga yang terdampak," ujar legislator muda itu, Jumat (8/3/24).
Lebih lanjut Athari meminta evakuasi dan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, pasalnya hingga kini di beberapa wilayah seperti di Tarusan, Pesisir Selatan banyak daerah belum bisa dijangkau karena longsor dan banyak mobil tertimbun di jalan.
"Kita musti gerak cepat, BPBD dan stakeholder terkait harus pastikan kondisi warga kita dapat bantuan dan sebisa mungkin lakukan evakuasi bagi warga yang daerahnya tidak memungkinkan," pungkas Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN itu.
Disamping itu Athari menyampaikan ucapan duka kepada korban banjir dan longsor yang hingga kini masih ada yang belum ditemukan.
"Kepada keluarga korban saya ucapkan turut berdukacita, mudah-mudahan almarhum dan almarhumah diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan Amiinn," ucapnya.
Sumbar, netralpost.net -- Tim SAR (Search and Rescue) Brimob Polda Sumatera Barat turun tangan untuk membantu warga yang terdampak banjir di beberapa lokasi di Kota Padang setelah curah hujan yang tinggi mengakibatkan luapan sungai, dari Sore hingga malam tadi, pada Kamis (8/3).
Dalam operasi penyelamatan yang dilakukan dengan cepat dan efisien, tim SAR Brimob Polda Sumbar menggunakan peralatan khusus dan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak dalam genangan air di wilayah Tunggul Hitam Kota Padang.
Tim SAR Brimob Polda Sumbar terdiri dari personel yang terlatih dan berpengalaman dalam operasi penyelamatan, siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di tengah bencana alam seperti banjir.
Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, Dengan koordinasi yang baik antara instansi terkait dan warga sekitar, tim SAR Brimob berhasil mengevakuasi puluhan warga dan membawa mereka ke tempat yang lebih aman.
"Komitmen dan dedikasi tim SAR Brimob Polda Sumbar dalam mengevakuasi warga terdampak banjir menjadi contoh nyata dari semangat pelayanan publik yang tinggi. Meskipun menghadapi kondisi yang sulit dan risiko yang tinggi, mereka tetap bersedia memberikan segala upaya untuk menyelamatkan dan memberikan bantuan kepada sesama di saat dibutuhkan," tambah kabid humas.
Dalam menghadapi ancaman banjir dan bencana alam lainnya, koordinasi antarinstansi dan dukungan dari masyarakat menjadi kunci dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
"Melalui sinergi dan gotong royong, diharapkan kita dapat menghadapi bencana alam dengan lebih tangguh dan dapat memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak lebih cepat," pungkasnya.(*)
PADANG, netralpost.net - Kwartir Cabang (Kwarcab) 09 Gerakan Pramuka Kota Padang berhasil meraih penghargaan "Tergiat II" dalam Penilaian Kwarcab Tergiat Tahun 2023 dari Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat (Sumbar).
Pemberian penghargaan tersebut ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan beserta umbul-umbul Kwarcab Tergiat tingkat Provinsi Sumbar oleh Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Audy Joinaldy, kepada Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang Andree Algamar di Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2024 Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar di Hotel Truntum Padang, Senin (4/3/2024).
Pada saat itu, Kwarcab 08 Gerakan Pramuka Kabupaten Pasaman sukses menyabet Tergiat I, sedangkan Tergiat III jatuh kepada kepada Kwarcab 10 Gerakan Pramuka Kota Solok.
Seusai menerima penghargaan, Andree Algamar mengaku bangga atas prestasi yang dicapai Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang.
"Alhamdulillah, prestasi ini merupakan suatu apresiasi dari Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar atas kinerja dan keaktifan kita selama tahun 2023. Dan ini tidak lepas dari hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Pengurus Kwarcab, Dewan Kerja Cabang (DKC), Kwartir Ranting (Kwarran), Gugus depan, dan para penggiat serta anggota pramuka se-Kota Padang," ungkapnya.
"Prestasi yang kita terima ini harus menjadi pemacu untuk semakin baik lagi ke depan. Baik dalam melakukan pembinaan, peningkatan dan pengembangan bidang-bidang serta terkait administrasi," tukas Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang itu bersemangat.
Sementara itu, Audy Joinaldy mengatakan, pemberian penghargaan ini untuk masing-masing kwarcab yang telah menunjukkan usahanya sehingga mencapai keberhasilan sebagai Kwarcab Tergiat I, II dan III Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2023.
Dalam kesempatan itu, hadir Kakak-kakak Pimpinan Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka se-Sumbar serta sejumlah rektor dari berbagai perguruan tinggi di Sumbar.
Arosuka, netralpost.net --- Pemerintah Kabupaten Solok melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan kegiatan Operasi Pasar yang dilaksanakan di halaman depan Islamic Center Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, Kamis 7 Maret 2024.
Sebagai penyelenggara kegiatan operasi pasar ini adalah TPID kab Solok melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) bekerjasama dengan BULOG Sub Divisi Regional.
Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian Dinas Koperindag Kabupaten Solok Hendrianto, SE yang ditemui disela kegiatan lapangan menyatakan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan adalah dalam rangka Pengendalian Inflasi daerah dan sekaligus untuk menjaga kestabilan harga dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1445 H.
Hendrianto menambahkan bahwa Komoditi yg disediakan dalam opeasi pasar ini adalah,
1. Telur Ayam Ras Rp 50.000 / 30 butir
2. Beras SPHP Rp. 55.000 / 5 kg,
3. Gula pasir kemasan Rp.17.000 / kg,
4. Minyak goreng Rp. 17 .000 / liter,
5. Daging Kerbau beku Rp. 85.000 / kg,
6. Ikan Sarden kecil Rp 11.000
Disampaikan juga bahwa harapan dengan diadakannya kegiatan ini yakni dapat membantu masyarakat khususnya dalam menghadapi hari-hari besar keagamaan. (Admin)
Padang, netralpost --- Syariah telah menyerahkan satu unit excavator Type : SK 200HD – 10 kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dalam rangka mendukung program Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUPK) Mitigasi Bencana. Penyerahan alat berat ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendukung kegiatan mitigasi bencana yang dilaksanakan oleh UIN Imam Bonjol Padang. 06/03/2024
Dalam hantarannya, Kepala Bank BTN Syariah KCS Padang Tony Ardiansyah menyampaikan Excavator tersebut diharapkan akan meningkatkan kemampuan UIN Imam Bonjol Padang dalam menghadapi dan merespons berbagai bencana alam yang mungkin terjadi diwilayahnya serta dapat membantu dalam Pembangunan infrastruktur. Ini merupakan wujud Kerjasama Bank BTN Syariah KCS Padang dengan UIN Imam Bonjol Padang.
Disisi lain, Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M. Pd, mengatakan penyerahan ini merupakan bagian kerjasama antara UIN Imam Bonjol Padang dengan Bank BTN Syariah KCS Padang dalam mendukung pengembangan infrastruktur kampus.
Excavator tersebut diharapkan akan mempercepat proses pembangunan infrastruktur di lingkungan kampus UIN Imam Bonjol, termasuk pembangunan gedung baru dan masjid. Rektor menyampaikan terima kasih atas sumbangan tersebut dan berharap kerjasama antara UIN Imam Bonjol dan Bank BTN Syariah akan terus berkembang untuk kemajuan kedua belah pihak.
Tak lupa juga Rektor mengungkapkan pesan kepada operator agar dapat menjaga dan memelihara alat ini dengan maksimal, manfaatkan excavator ini dengan baik.
Program kepala Biro AUPK M. Fuad Nasar, M. Sc Mitigasi Bencana merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas dalam menghadapi bencana alam di Indonesia. Melalui kerjasama antara sektor publik dan swasta seperti ini, diharapkan upaya mitigasi bencana dapat semakin ditingkatkan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Arosuka, netralpost.net --- Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, Mar didampingi oleh Sekretaris Daerah Medison beserta seluruh Kepala OPD Penerima DAK Fisik lakukan Koordinasi dan Konsultasi ke Bappenas dan beberapa Kementerian terkait untuk hearing sehubungan dengan kriteria/persyaratan pembukaan Lokpri untuk DAK Fisik TA 2025 dan peluang Pembangunan daerah melalui pendanaan yang bersumber dari APBN dengan membawa proposal kegiatan pada Rabu, 21 Februari 2024 lalu.
Kabupaten Solok Tahun 2024 merupakan daerah yang memperoleh anggaran dari Pemerintah Pusat melalui alokasi DAK Fisik terbesar dibanding dengan kabupaten/kota lain yang ada di Prov. Sumbar yakninya sebesar Rp. 107.509.563.094, mengalami kenaikan yang sangat signifikan jika dibanding dengan tahun 2023.
Disaat kabupaten/kota yang lain mengalami penurunan alokasi anggaran DAK Fisik Kabupaten Solok mengalami kenaikan alokasi DAK Fisik. Untuk OPD penerima alokasi DAK tahun 2024 terdapat 9 (sembilan) OPD, diantaranya Dinas Pariwisata dan Budaya, Dinas Lingkungan Hidup, DKUKMPP, DPUPR, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kesehatan, dan DPPKBP3A . Dengan rincian sebagai berikut :
> DAK Tematik Penguatan Destinasi Pariwisata Prioritas
• Dinas Pariwisata untuk Pembangunan Amenitas dan atraksi Kawasan Wisata Bahari dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 2.769.793.000,-
• Dinas Lingkungan Hidup untuk pengelolaan sampah serta sarana dan prasarana pendukung dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 3.003.845.000,-
• DKUKMPP untuk pengadaan mesin dan peralatan IKM dengan alokasi anggaran Sebesar Rp. 500.000.000,-
• DPUPR untuk Pembangunan jalan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 7.265.332.000,-
> DAK Tematik Penguatan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Pertanian, Perikanan dan Hewan)
• Dinas Pertanian untuk Pembangunan/Rehab sumber-sumber air (irigasi dan dam parit), Jalan Usaha Tani, Jalan Produksi, Pembangunan Screen House Modern Pengembangan Komodittas Hortikultura, Pembangunan Unit Olahan Pakan Ternak, Sarana data dan informasi Balai Penyuluhan, Bangsal Pasca Panen Komoditas Holtikultura (Cabai dan Bawang Merah) dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 10.931.389.000,-.
• DPUPR untuk Pembangunan Jalan dengan alokasi anggaran Sebesar Rp. 9.109.649.000 dan untuk Irigasi dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 6.878.215.000
> DAK Non Tematik/Reguler
• DPUPR untuk Pembangunan Jalan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 7.234.089.000,-
• Dinas Pendidikan untuk Pembangunan dan rehab sekolah beserta perabotannya dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 40.493.971.000,-
• Dinas Kesehatan untuk pembelian sarana dan prasarana Kesehatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 15.530.193.094,-
• DPPKBP3A untuk sarana dan prasarana Pelayanan KB dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 3.271.751.000,-
Terjadinya peningkatan penerimaan alokasi DAK Fisik Kabupaten Solok Tahun 2024, tidak lepas dari kegigihan dan komitmen dari Bapak Bupati Epyardi Asda beserta jajarannya yang dikoordinatori oleh Bapelitbang melakukan pendekatan ke Bappenas dan Kementerian terkait menggaet dana ke Pusat. Disamping itu peran Anggota DPR RI Ibu Athari Gauthi Ardi juga sangat membantu dalam pengalokasian dana dari Pemerintahan Pusat ke Kabupaten Solok.
Bappenas menyatakan salut dan apresiasi terhadap keseriusan Bapak Bupati Epyardi Asda Beserta jajaran untuk memperjuangkan alokasi APBN untuk Kabupaten Solok dan kedatangan Bapak Bupati beserta jajaran pada tanggal 21 Februari tersebut bertepatan dengan proses pembahasan pembukaan Lokpri DAK Tahun 2025 di Pusat. Dengan demikian diharapkan Pemerintah Kabupaten Solok mendapatkan alokasi dana DAK maupun dana APBN lainnya yang lebih besar untuk tahun 2025.
Kegiatan DAK Fisik yang belum dibuka Lokprinya pada tahun 2024 untuk Kabupaten Solok dan menjadi peluang untuk tahun 2025 diantaranya Tematik Pengembangan Food Estate dan Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu.
Pada tanggal 01 Maret 2024 Deputi Pangan dan Pertanian Bappenas melakukan kunjungan balasan ke Pemerintah Kabupaten Solok yang merupakan tindak lanjut dari Hearing yang telah dilakukan pada tanggal 21 Februari 2024 di Bappenas untuk membahas pengembangan Agrowisata Kabupaten Solok.(Admin)
Jakarta, netralpost.net --- Pemerintah Pusat kembali memberikan Penghargaan Adipura 2023 kepada sejumlah daerah setelah ajang ini ditiadakan selama dua tahun akibat pandemi. Sebanyak 150 kabupaten dan kota menerima penghargaan Adipura untuk berbagai kategori yang diselenggarakan di Gedung Manggala Wana Bakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Selasa (5/3/2024). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden RI, K.H. Ma'ruf Amin, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dan Ketua Dewan Pertimbangan Adipura Ginanjar Kartasasmita.
Penilaian Adipura tahun ini dilaksanakan terhadap 259 Kabupaten / Kota atau 50,39 persen dari total 514 Kabupaten / kota di Indonesia. Penilaian ini dijalankan dengan mengedepankan kaidah Good Governance, yakni proses Monitoring dan Evaluasi secara obyektif sesuai dengan Peraturan serta kebijakan yang berlaku.
Penghargaan tertinggi, yakni Adipura Kencana, diraih oleh lima Kabupaten/Kota yang terdiri dari tiga peraih kategori kota sedang, satu kota besar, dan satu kota metropolitan. Peraih Adipura Kencana untuk kategori kota sedang adalah Bontang, Ciamis, dan Bitung. Sementara untuk kategori kota besar adalah Balikpapan dan untuk kota metropolitan adalah Surabaya.
Selain itu, penghargaan kategori Adipura diraih oleh 106 Kabupaten / Kota. Kemudian empat Kabupaten / Kota juga meraih Penghargaan kategori Plakat Adipura sebagai lokasi tematik dengan kondisi pengelolaan sampah terbaik. Sementara kategori Sertifikat Adipura diberikan kepada 51 Kabupaten / Kota karena dinilai memiliki upaya yang baik atas kinerja dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.
Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan, program Adipura merupakan instrumen pengawasan kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau (RTH) perkotaan yang bersih, teduh, serta berkelanjutan. Adipura juga bisa menjadi koridor untuk urusan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.
”Ke depan, Adipura bisa dikaitkan untuk menjadi koridor Pembangunan Daerah. Nantinya, Adipura (diintegrasikan) dengan Program Kampung Iklim, rehabilitasi mangrove, replikasi dan restorasi ekosistem dan kegiatan bersih sungai,” ujarnya.
Upaya penanganan sampah juga akan diarahkan untuk membangun Industrialisasi dengan memanfaatkan sampah sebagai bahan baku dan menjadi sumber energi alternatif. Upaya ini diimplementasikan melalui kegiatan pengelolaan sampah menjadi beragam produk, seperti pakan, kompos, bahan bakar minyak, energi listrik, dan biogas.
Lebih lanjut Siti Nurbaya menjelaskan, program Adipura adalah kebijakan yang mengedepankan implementasi dan peran strategis kebijakan mulai dari Pemerintah Pusat hingga Daerah tentang Pengelolaan sampah. Undang-Undang tentang Pengelolaan Sampah mensyaratkan tempat pembuangan akhir (TPA) harus berupa sanitary landfill, ditutup, dan tidak dilakukan secara open dumping (sistem terbuka).
Indikator kriteria penilaian Adipura tidak hanya fokus pada penanganan sampah, tetapi juga bagaimana setiap daerah fokus mengurangi sampah dari sumbernya. Kriteria ini mencakup fasilitas dan proses pemilahan, pendauran, penggunaan ulang sampah, dan penanganan sampah di TPA.
Indikator yang dinilai dalam penghargaan Adipura ini adalah target nasional yang harus dipenuhi sesuai Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jaktranas) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Melalui pemenuhan sejumlah indikator, diharapkan sampah di setiap kabupaten/kota dapat 100 persen terkelola dengan baik pada 2025.
Wakil Presiden RI, K.H. Ma'ruf Amin, dalam arahannya menyambut baik kegiatan program penganugerahan Adipura ini.
"Peran masyarakat dibawah arahan Pemerintah Daerah sangatlah penting. Kita menargetkan sampah dan emisi pada tahun 2050 sebesar 0 persen".
Peran aktif masyarakat dalam penanganan sampah menurut Wakil Presiden harus maksimal, dan penanganannya harus terintegrasi dari hulu ke hilir. Sebagai contoh, Pengurangan emisi gas rumah kaca dari Pemprov Kalimantan Timur ini telah berhasil menunjukkan kinerja dan pembayaran RBP pertama dalam bentuk advance payment oleh Bank Dunia. BPDLH telah menerima 20,9.
Bupati Solok, H. Epyardi Asda yang dikonfirmasi usai menerima Sertifikat Adipura Selasa (5/3), membenarkan bahwa Kabupaten Solok sangat bersyukur mendapat Anugerah Sertifikat Adipura 2023 ini.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya Kabupaten Solok bersih, utamanya para petugas kebersihan penyapu jalan dan lingkungan Kabupaten Solok atau akrab disebut pasukan kuning, yang sejak subuh sudah beraktifitas menyapu ruas-ruas jalan. Begitupun petugas angkut sampah ke TPA,” ujar H. Epyardi Asda.
Kabupaten Solok untuk pertama kali menjadi titik pantau penilaian adipura pada tahun 2023 sejak adanya program ini pada tahun 1986 dan Alhamdulillah di kesempatan ini kita mendapatkan penghargaan berupa sertifikat. Diharapkan untuk tahun depan kita bisa mendapatkan penghargaan berupa Piala dengan menitikberatkan peningkatan peran masyarakat, Swasta dan seluruh Instansi Pemerintah dalam pengelolaan lingkungan.
Tampak hadir mendampingi Bupati Solok, H. Epyardi Asda dalam penerimaan Sertifikat Adipura 2023 yakni Ketua TP PKK, NY. Hj. Emiko, Kadis DLH, Asnur, Kepala Dinas Kominfo, Teta Midra, Kabag Prokopim Yulia Annisa Kabid Aptika, Fitria Fenti, Kabid Pengendalian Pencemaran Syafrizal, SKM dan PJF bidang pengendalian pencemaran Jasrul, SKM serta Novia Sartika, S.Si (Admin).
Padang, netralpost.net --- Peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan oleh Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Pada awal maret tahun 2024, kampus yang terkenal sebagai Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Negeri tertua di Sumatera Barat ini berhasil meraih akreditasi Unggul pada Program Studi Doktor Pendidikan Islam. Hal itu menunjukkan kualitas UIN Imam Bonjol Padang dalam pengembangan program studi ke arah yang lebih baik lagi.(5/4/24)
Predikat itu diberikan langsung oleh dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Akreditasi unggul ini tertuang dalam sertifikat yang diterbitkan oleh LAMDIK dengan nomor SK 237/SK/LAMDIK/Ak/D/III/2024. Pada sertifikat akreditasi tersebut menyatakan bahwa Program Studi Doktor Pendidikan Islam UIN Imam Bonjol Padang berhak menyandang status unggul untuk periode 10 April 2024 – 9 April 2029.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd merasa bangga dengan dicapainya akreditasi Unggul yang diberikan kepada program studi Doktor Pendidikan Islam. Menurutnya kualitas pendidikan di UIN Imam Bonjol Padang terus mengalami peningkatan yang signifikan dan terbukti munculnya beberapa prodi yang memiliki akreditasi unggul secara bertahap.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang juga berterimakasih kepada seluruh sivitas akademika UIN Imam Bonjol Padang yang selalu memberikan kontribusinya dan komitmennya, demi kemajuan kampus yang masuk dalam jajaran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam favorit di Indonesia.
Momentum ini menjadi sebuah hadiah dan semangat bagi program studi lainnya untuk mengembangkan dan memaksimalkan potensi untuk meraih akreditasi unggul, sehingga memberikan peluang besar bagi UIN Imam Bonjol Padang untuk meraih akreditasi unggul juga.