Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



Ancaman banjir, pencemaran lingkungan, hingga merebaknya penyakit semakin meningkat akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan di wilayah sungai. Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai bagian vital dari sumber kehidupan dan kesehatan bersama.

Menurut penjelasan PDAM, penumpukan sampah di sungai dapat menyebabkan aliran air tersumbat, terutama saat musim hujan. Hal ini kerap menjadi penyebab utama banjir di kawasan permukiman yang berada di dekat aliran sungai. Tidak hanya mengganggu aktivitas warga, banjir juga mempercepat pencemaran air dan memunculkan berbagai penyakit menular.

Kondisi air sungai yang tercemar menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme patogen, yang berisiko menimbulkan wabah penyakit seperti diare, demam berdarah, dan infeksi kulit. Ketika air sungai yang kotor ini tercampur dengan sistem distribusi air bersih saat banjir, maka kualitas air pun ikut tercemar, membahayakan masyarakat luas.

“Kualitas air yang menurun sangat berpengaruh terhadap pelayanan kami kepada masyarakat. Jika air baku yang kami kelola sudah tercemar sejak dari hulu, maka proses pengolahan akan menjadi lebih sulit dan berbiaya tinggi,” ungkap Kasubag Humas PDAM Kota Padang, Adhie Zein, mewakili Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, pada Kamis (20/6).

Ia menjelaskan bahwa pencemaran juga berpengaruh besar terhadap keseimbangan ekosistem sungai. Limbah yang dibuang ke dalam air menyebabkan kadar oksigen menurun, yang membahayakan kehidupan flora dan fauna sungai. Bahkan, senyawa kimia dari limbah rumah tangga dan industri bisa memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat degradasi lingkungan air.

“Pak Dirut selalu menekankan bahwa air bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga tanggung jawab bersama. Sungai adalah urat nadi kehidupan. Ketika sungai rusak karena ulah manusia, maka kita juga yang akan menerima akibatnya,” tambah Adhie Zein.

PDAM Kota Padang terus mengintensifkan kampanye edukasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial, sekolah, maupun kerja sama dengan kelurahan dan RT/RW, untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Kampanye bertajuk "Jaga Sungai, Jaga Kehidupan" ini menekankan bahwa menjaga kebersihan sungai adalah bagian dari menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.

“Kami harap kesadaran kolektif ini tumbuh dari rumah masing-masing. Mulai dari tidak membuang sampah ke selokan, tidak membuang limbah rumah tangga ke sungai, hingga ikut serta dalam kegiatan bersih sungai yang rutin kami adakan bersama masyarakat,” tutup Adhie.

Dengan langkah nyata dan kesadaran bersama, PDAM optimistis kualitas air dan lingkungan sungai dapat terus ditingkatkan demi masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.


Padang-netralpost.net-
Keputusan Dinas Pariwisata Kota Padang membekukan aktivitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Air Manis menuai sorotan tajam. Ketua Pokdarwis, Hendro, menyuarakan kekecewaannya karena sanksi tersebut dijatuhkan tanpa klarifikasi, bahkan disertai tuduhan serius berupa praktik pungutan liar (pungli).

“Sangat disayangkan, Pokdarwis kami dibekukan tanpa pemberitahuan maupun proses klarifikasi terlebih dahulu. Apalagi saya pribadi disebut-sebut sebagai pelaku pungli, padahal saya tidak berada di lokasi saat kejadian,” ujar Hendro saat ditemui pada Kamis (19/6/2025).

Pembekuan ini dilakukan pasca viralnya video di media sosial yang menampilkan dugaan pungli terhadap wisatawan asal Malaysia pada 9 Juni lalu. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria mengenakan seragam yang diduga melakukan pemungutan biaya tanpa karcis resmi. Tak lama setelah video itu menyebar, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indrasani, memberikan pernyataan bahwa salah satu pelaku dalam video adalah Ketua Pokdarwis Pantai Air Manis.

Namun tudingan itu dibantah keras oleh Hendro. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat peristiwa tersebut terjadi. “Saat itu saya tidak bertugas dan tidak berada di tempat kejadian. Namun karena saya juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pemuda, saya ikut mendampingi rekan-rekan ketika dipanggil oleh pihak Polsek Padang Selatan,” jelasnya.

“Tidak Ada Unsur Pungli, Semua Sudah Disepakati Secara Resmi”

Hendro mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian, tidak ditemukan unsur pelanggaran hukum. Bahkan, menurutnya, aktivitas pemungutan yang dilakukan sudah melewati proses kesepakatan bersama antara berbagai unsur masyarakat.

“Kami punya dokumentasi lengkap, mulai dari surat undangan rapat hingga notulen pertemuan resmi antara kelurahan, ninik mamak, tokoh masyarakat, dan pihak PSM (Perusahaan Sejahtera Mandiri). Itu terjadi pada Desember 2023, jauh sebelum Pokdarwis ini berdiri,” ungkap Hendro.

Dalam kesepakatan tersebut, disetujui bahwa kelompok penjaga keamanan anak nagari bertugas dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Mereka diberi wewenang melakukan penarikan retribusi dengan kontribusi mingguan sebesar Rp500.000 untuk nagari dan tambahan Rp100.000 dari penjualan karcis.

“Kalau itu dianggap pungli, lalu bagaimana nasib kesepakatan adat dan peran tokoh masyarakat? Ini bukan inisiatif sepihak, ada struktur sosial yang bekerja di baliknya,” ujarnya penuh keprihatinan.

Minim Pembinaan, Tapi Langsung Dijatuhi Sanksi

Hendro juga menyoroti minimnya perhatian dari Dinas Pariwisata Kota Padang terhadap Pokdarwis Air Manis. Sejak resmi berdiri pada 12 Januari 2024, ia mengaku belum pernah mendapatkan pembinaan, pelatihan, atau pendampingan dari instansi terkait.

“Dinas Pariwisata Kota tidak pernah turun langsung membina atau melatih kami. Satu-satunya pengalaman belajar yang kami dapatkan hanya dari Dinas Pariwisata Provinsi, itu pun karena sisa kuota dari Pokdarwis lain. Kami merasa seperti anak tiri dalam pengembangan wisata ini,” ujar Hendro.

Menurutnya, keputusan membekukan Pokdarwis justru semakin memperlemah upaya masyarakat lokal dalam mendukung sektor pariwisata yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberadaan Pokdarwis sejatinya bertujuan membantu pemerintah, bukan justru menjadi sasaran tanpa perlindungan.

Harapan untuk Kejelasan dan Pembinaan

Di tengah polemik yang berkembang, Hendro berharap semua pihak, khususnya Dinas Pariwisata Kota Padang, bisa lebih terbuka dan adil dalam menyikapi persoalan ini. Ia meminta agar mekanisme klarifikasi dijalankan secara transparan, serta ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan kawasan wisata.

“Kami ingin duduk bersama, mencari solusi. Jika ada kekeliruan, mari dibina, bukan langsung dibinasakan. Pokdarwis bukan kelompok liar. Kami berdiri dengan niat membantu, bukan mencederai. Kami berharap ada kejelasan, pembinaan, dan komunikasi yang sehat ke depan,” pungkas Hendro.

Catatan: Menata Ulang Peran Pokdarwis

Kasus ini seolah menjadi potret bahwa relasi antara masyarakat lokal dan pemerintah dalam pengelolaan pariwisata masih belum sepenuhnya selaras. Di satu sisi, warga didorong untuk aktif menjaga dan mengembangkan destinasi, namun di sisi lain, mereka rentan terjebak dalam kebijakan yang minim dialog dan transparansi.

Pembekuan sepihak terhadap Pokdarwis Air Manis tanpa investigasi menyeluruh dan tanpa pembinaan yang memadai bisa menjadi preseden buruk bagi pengelolaan wisata berbasis komunitas. Apakah semangat pemberdayaan itu benar-benar hidup, atau hanya retorika dalam dokumen perencanaan?

(Mond)

Diritelkam Intelkam Polda Sumbar

Sumbar, netralpost.net--- Direktorat Intelkam Polda Sumbar beserta Bhayangkari dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, melaksanakan kegiatan Bakti  Religi dan Bakti Sosial di Kota Padang, Selasa (18/6/2025).

Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si. mengungkapkan bahwa, " Total bantuan yang disalurkan sebanyak 105 paket sembako dan uang tunai, disalurkan ke beberapa titik lokasi", Ungkapnya. 

disalurkan ke beberapa titik lokasi sebagai berikut :

Berikut Beberapa titik lokasi penyaluran Bantuan: 

A. Kegiatan Bakti Religi

1. Masjid Raya Pasar Gadang (Waktu: Pukul 08.00 – 08.30 WIB) 

Kegiatan: Penyerahan bantuan berupa:

• Paket Sembako

• Uang Tunai


2. Vihara Buddha Warman Kota Padang (Waktu: Pukul 08.30 – 09.00 WIB) 

Kegiatan: Penyerahan bantuan berupa:

• Paket Sembako

• Uang Tunai


B. Kegiatan Bakti Sosial

1. Panti Asuhan Aisyiyah

Alamat: Jl. Sawah Liat No. 37A, Gunung Pangilun, Kec. Nanggalo, Kota Padang

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si, didampingi Bhayangkari, dan personel Ditintelkam.

Bantuan yang disalurkan:

 20 Paket Sembako

 Uang Tunai

Bantuan diterima oleh Ketua Panti dan disaksikan oleh pengurus serta anak-anak panti.


2. Panti Asuhan Al Ihsan

Alamat: Jl. Gajah Mada Dalam, Kp. Olo, Kec. Nanggalo, Kota Padang

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si, didampingi Bhayangkari, dan personel Ditintelkam.

Bantuan yang diserahkan:

Paket Sembako

Uang Tunai

Bantuan diterima oleh pengurus Yayasan Panti Asuhan Al Ihsan.


3. Panti Asuhan Darul Ma’arif

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 41, Kec. Nanggalo, Kota Padang

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si, didampingi Bhayangkari, dan personel Ditintelkam.

Bantuan yang diberikan: 

Paket Sembako

Uang Tunai

Diterima langsung oleh pengurus yayasan dengan ucapan terima kasih atas perhatian dari Polri.


4. Kampus Universitas PGRI Sumatera Barat

Dalam rangka mempererat sinergi dengan mitra keamanan, turut diserahkan bantuan kepada Petugas Keamanan (Security) Mitra Polri di lingkungan kampus. Bantuan yang diserahkan:

Paket Sembako

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh personel Ditintelkam Polda Sumbar.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WIB, dalam keadaan aman dan tertib. 

Kombes Pol Dwi Mulyanto mengatakan kehadiran jajarannya ini menunjukkan komitmen kuat Polri dalam mendukung kegiatan sosialyang bermanfaat bagi masyarakat.  

Ia menambahkan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. (Nofri)



Menanggapi informasi yang beredar di media sosial dan pemberitaan terkait dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas berpelat BA 8460 AAA milik Perumda Air Minum Kota Padang, kami menyampaikan bahwa manajemen Perumda telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan penelusuran secara internal.

"Perumda Air Minum Kota Padang akan menindaklanjuti informasi tersebut. Kami sedang melakukan pengecekan lebih lanjut guna memastikan apakah informasi tersebut benar atau tidak," ujar Adhie Zein, Kepala Subbagian Humas Perumda Air Minum Kota Padang, saat dihubungi dirgantaraonline.co.id pada Minggu (15/6/2025) melalui sambungan telepon.

Kami memahami perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap penggunaan fasilitas negara yang semestinya dipergunakan secara bertanggung jawab. Untuk itu, kami memastikan bahwa setiap laporan akan ditanggapi dengan serius dan ditindaklanjuti secara profesional sesuai aturan yang berlaku.

Perumda Air Minum Kota Padang berkomitmen untuk menjunjung tinggi integritas dan transparansi dalam pelaksanaan tugas. Jika dalam proses penelusuran nantinya terbukti terjadi pelanggaran atau penyimpangan, tentu akan ada langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Kami juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk menahan diri dari kesimpulan prematur agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Biarkan proses klarifikasi dan investigasi berjalan dengan objektif, demi kebaikan bersama.

Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan masyarakat kepada Perumda Air Minum Kota Padang.





Mulai 11 Juni 2025, Bank Nagari Turunkan Suku Bunga Kredit Pegawai

Padang — Dalam upaya memperkuat dukungan terhadap kesejahteraan pegawai dan pensiunan, Bank Nagari resmi menurunkan suku bunga kredit atau pembiayaan pegawai yang mulai berlaku sejak 11 Juni 2025.

Kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Bank Nagari dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada nasabah. Langkah strategis ini juga diambil seiring dimulainya tahun ajaran baru, yang umumnya dibarengi dengan peningkatan kebutuhan pembiayaan rumah tangga, khususnya untuk biaya pendidikan.


“Kami memahami bahwa pergantian tahun ajaran baru sering kali menjadi periode penting bagi keluarga, terutama terkait kebutuhan biaya pendidikan anak,” ujar Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, Rabu (11/6).

Ia menegaskan bahwa penyesuaian suku bunga ini bertujuan memberikan keringanan cicilan bagi nasabah, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan pembiayaan serta keberlanjutan portofolio kredit.

Produk ini dirancang tidak hanya untuk meringankan beban keuangan, tetapi juga memberikan pengalaman layanan yang cepat, mudah, dan efisien bagi para pegawai maupun pensiunan yang menjadi nasabah.
"Selain sebagai bentuk penghargaan kepada nasabah setia, kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi Bank Nagari untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan yang sehat. Kami optimistis, langkah ini akan memberi dampak positif bagi masyarakat," tambah Gusti Candra.

Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli, juga menyampaikan bahwa selain penurunan suku bunga, nasabah berkesempatan memperoleh berbagai keuntungan tambahan.


“Di antaranya adalah proses persetujuan cepat (one day service), tenor pinjaman yang fleksibel, promo cashback yang berlaku hingga 30 Juni 2025, serta berbagai kemudahan dan fasilitas menarik lainnya,” jelasnya.

Program ini berlaku secara merata di seluruh jaringan kantor Bank Nagari dan dapat diakses dengan prosedur pengajuan yang sederhana. Melalui kebijakan ini, Bank Nagari berharap dapat meringankan beban keuangan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan daya beli dan produktivitas.

Untuk informasi lebih lengkap, masyarakat dapat langsung mendatangi kantor layanan Bank Nagari terdekat atau menghubungi Nagari Call di 150234. (adv)





Padang - Tim Subdit I Indagsi, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menggerebek pabrik rokok milik PT Jaguar Nadin Tobacco di Pasie Laweh, Jalan Atas Danciang Batu, Jorong Babussalam, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanahdatar.

Digerebeknya pabrik rokok tersebut memproduksi rokok merek Jaguar secara ilegal tanpa pita cukai. Selain itu, pemilik pabrik juga tidak mencantumkan peringatan kesehatan dalam bentuk tulisan maupun gambar pada kemasan rokok yang diproduksi.

Di pabrik tersebut, petugas melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap barang bukti berupa berbagai peralatan untuk memproduksi rokok, kemasan rokok merek Jaguar dan rokok merek Jaguar yang sudah siap untuk dijual di wilayah Sumbar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan mengatakan, dalam kasus produksi rokok ilegal tanpa cukai dan tanpa izin ini, pihaknya menetapkan pemilik pabrik berinisial NFS sebagai tersangka.

“Pabrik rokok ilegal ini berada di Tanahdatar. Tersangka NF selaku pemilik pabrik memproduksi rokok yang tidak memenuhi perizinan dan ketentuan peredaran barang kena cukai,” seperti kata Kombes Pol Andry kepada awak media dilansir media koran Padang , Selasa (10/6).

Dijelaskan Kombes Pol Andry, dalam aturannya, rokok merupakan salah satu barang yang dikena cukai. Yaitu, pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik khusus yang peredarannya perlu diawasi.

“Jadi rokok yang diproduksi NF di pabriknya ini tidak memakai pita cukai pada kemasannya. Sehingga, rokok merek Jaguar ini dipastikan ilegal dan dilarang untuk memperjual belikannya ataupun mengedarkannya ke masyarakat,” ujar Kombes Pol Andry.

Menurut Kombes Pol Andry, pabrik rokok ini sudah beroperasi selama enam bulan. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka, pabrik tersebut bisa memproduksi ribuan batang rokok setiap harinya yang dijual ke seluruh daerah di Sumbar.

“Untuk wilayah peredarannya di beberapa daerah di Sumbar. Akibat produksi rokok tanpa pita cukai ini, tidak terjamin kualitasnya, sehingga kandungan kimiawi dan kadar nikotinnya bisa berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, rokok ilegal juga merugikan negara karena tidak membayar pajak. Potensi kerugian negara apabila peredaran rokok ini tidak dihentikan, bisa mencapai miliaran rupiah.,” tegas Kombes Pol Andry.

Kombes Pol Andry mengatakan, atas perbuatannya, NFS dijera dengan Pasal 437 jo Pasal 150  jo Pasal 149 Ayat 3 huruf (a) Undang – Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun dan denda Rp 500 juta.

“Untuk perkaranya, penyidik sudah menyelesaikan proses penyidikan dan berkas perkara sudah  dinyatakan lengkap oleh Kejati Sumbar atau P.21. Selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap 2),” kata dia.

Terkait rokok ilegal ini, Kombes Pol Andry meminta masyarakat untuk berperan aktif menolak dan melaporkan peredaran rokok ilegal di lingkungannya. Karena, rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tatapi juga berpotensi menimbulkan penyalahgunaan barang yang tidak sesuai dengan standar.

“Kami harapkan, masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk membeli maupun menjual rokok yang sudah memenuhi ketentuan cukai. Kepatuhan bersama terhadap aturan cukai akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan nasional secara berkelanjutan,” tutupnya. (***)




Polda Riau secara resmi meluncurkan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kegiatan ini berlangsung pukul 08.00 WIB di Jalan Guru, Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Selasa (10//6/2025)

Kegiatan Launching dibuka oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum, dan juga dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, SH, M.Han. Para Pejabat Utama Polda Riau

Program SPPG bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah di wilayah Kota Pekanbaru. 

Kapolda Riau dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Ini bukan sekadar program dapur umum, melainkan harapan besar Polri dalam melahirkan generasi sehat dan cerdas. Memberi gizi berarti menanam harapan,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.

Ia juga menambahkan bahwa inisiatif ini mendukung penuh program nasional ketahanan dan kedaulatan pangan, sejalan dengan visi Asta Cita Nasional.

“Melindung tuah, menjaga marwah. Dengan makanan bergizi, kita membentuk pikiran, ide, dan gagasan anak-anak bangsa agar tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” tambahnya.

Kapolda menambahkan, untuk tahap awal pelaksanaan yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 20 Juni 2025, program ini akan difokuskan kepada 1.500 orang penerima manfaat yang berasal dari tujuh lokasi, KB Aulia, KB Agave, SDN 124 Pekanbaru, SDN 148 Pekanbaru, SDN 168 Pekanbaru, SMPN 33 Pekanbaru, dan MTsN Al-Fajar.

"Pada tahap awal, program ini akan menyasar 1.500 orang penerima manfaat dari tujuh institusi pendidikan, yakni KB Aulia, KB Agave, SDN 124, SDN 148, SDN 168, SMPN 33, dan MTsN Al-Fajar. Tahap ini akan berlangsung dari 10 hingga 20 Juni 2025," tutup Kapolda. 

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Riau dalam mendukung program nasional peningkatan gizi, serta sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan.

 


Pertanian dan Perikanan Kunci Penanggulangan Kemiskinan Kota Padang

Padang - Bidang pertanian dan perikanan jadi salah satu kunci dalam penanggulangan kemiskinan di Kota Padang. 

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir dalam pertemuan dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Penyuluh Perikanan di Aula Dinas Pertanian Kota Padang, Selasa (10/6/2025). 

"Salah satu solusi dalam penanggulangan kemiskinan ini ada di pertanian dan perikanan," katanya. 

Pertemuan itu dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani beserta 44 PPL Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi beserta 18 penyuluh perikanan. 

Dikatakannya, pertanian dan perikanan sudah terbukti mampu mengangkat perekonomian keluarga. Banyak cerita-cerita orang sukses yang berasal dari keluarga petani. 

"Saya lahir dari keluarga petani. Petani dan pelayan bisa membesarkan anaknya jadi orang sukses. Hari ini anak petani jadi Wakil Wali Kota Padang. Banyak sekali cerita-cerita petani, peternak, dan nelayan yang mampu mendidik anaknya jadi sukses di berbagai bidang, seperti jadi hakim, dokter, dan guru, dosen, bahkan ada yang anaknya jadi perwira kepolisian," ujar Maigus Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Padang. 

Pemko Padang di bawah kepemimpinan Fadly Amran - Maigus Nasir disebutnya sangat serius dalam pengembangan pertanian dan perikanan. 

"Itu dibuktikan dengan masuknya pertanian dan perikanan dalam Progul (program unggulan) berupa bantuan pemerintah untuk kelompok pertanian dan perikanan," ujarnya. 

Untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan petani dan nelayan diperlukan kerja keras dari semua PPL Dinas Pertanian dan Penyuluh Perikanan untuk memiliki data pasti terkait kelompok tani dan perikanan yang ada. 

"PPL ini sangat strategis, bapak dan ibu sangat didengarkan petani dan nelayan. Untuk itu kita perlu bantuan bapak ibu dalam melakukan pendataan, sehingga kelompok pertanian dan perikanan ini mendapatkan alat sesuai kebutuhannya," ujarnya. (Taufik) 


 



Kehadiran Atrium by Lighthouse, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Padang – Kehadiran Atrium by Lighthouse Padang yang berlokasi di kawasan Bukit Lampu, Jalan Raya Padang–Painan Km 12, Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat meresmikan pembukaan Atrium by Lighthouse, Sabtu (7/6/2025).

Fadly menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pelaku usaha muda yang menghadirkan konsep berbeda di tengah pesatnya perkembangan sektor ekonomi kreatif di Kota Padang.

"Tidak hanya menawarkan suasana yang nyaman dan estetik, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ini sejalan dengan program unggulan kota, termasuk memperkaya objek destinasi dalam Progul Jelajah Padang,"ujar Fadly.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menambahkan bahwa pengembangan kawasan seperti Bukit Lampu sebagai pusat kuliner dan wisata merupakan bagian dari strategi pemerataan pembangunan kota.

"Kami mendukung penuh kehadiran destinasi baru seperti ini, tentunya dengan tetap menjaga kearifan lokal dan kelestarian lingkungan. Insyaallah, kawasan ini akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara," katanya.

Sementara itu, Owner Atrium by Lighthouse, Muhammad Azmi Syaifudin, menjelaskan bahwa tempat tersebut dirancang sebagai ruang multifungsi. Selain menyajikan makanan dana minuman, Atrium juga terbuka untuk kegiatan seni, pertunjukan musik, acara komunitas, hingga resepsi pernikahan.

"Konsep yqng diusung ialah semi-outdoor dengan pemandangan laut dari ketinggian, dipadukan dengan desain arsitektur modern minimalis yang instagramable. Kami ingin tempat ini menjadi ruang yang produktif dan kreatif bagi generasi muda Kota Padang. Berada di dataran tinggi dengan panorama laut dan alam sekitar yang mempesona, Atrium by Lighthouse menjadi destinasi wisata baru yang menggabungkan kuliner, rekreasi, dan ruang komunitas di alam terbuka," tutupnya. (Mizwa)

 


Sumbar - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang terdiri dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Barat, Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, dan instansi terkait lainnya berhasil menemukan seorang warga tanpa identitas yang dilaporkan tenggelam di Pantai Padang pada Selasa, 3 Juni 2025. Korban ditemukan pada Rabu siang, 4 Juni 2025, dalam kondisi meninggal dunia.

Pencarian dimulai sejak Selasa sore setelah laporan diterima dari warga setempat yang melihat korban terseret ombak di kawasan Pantai Padang. 

Tim SAR gabungan segera dikerahkan dengan menggunakan perahu karet dan melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai serta perairan sekitar lokasi kejadian. Pencarian sempat terkendala kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi, namun tim tetap berupaya maksimal dengan melibatkan penyelam dan peralatan pendukung.

Pada Rabu, 4 Juni 2025, sekitar pukul 11.30 WIB, jasad korban akhirnya ditemukan terapung tidak jauh dari lokasi awal kejadian, tepatnya di sekitar area batu grip Pantai Padang. Kompol Yandrianus Chan, selaku Ps. Kasubdit Patroli yang memimpin operasi dari Ditpolairud Polda Sumbar.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi lebih lanjut," ujar Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya. 

Setelah proses identifikasi, jenazah diserahkan kepada pihak berwenang untuk diteruskan ke keluarga atau pihak terkait.

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di pantai, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini.

 "Kami mengimbau agar pengunjung pantai selalu mematuhi peringatan petugas dan tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai, terutama saat gelombang tinggi," katanya.

Operasi SAR ini resmi ditutup setelah korban ditemukan, dan seluruh personel yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing. 

"Keberhasilan tim SAR gabungan dalam menemukan korban menunjukkan sinergi yang kuat antarinstansi dalam menangani situasi darurat di wilayah perairan Sumatera Barat," tutup Kabid Humas.(*)

 



Bank Nagari Serahkan 13 Ekor Sapi Kurban di Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah

Padang - Memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, Bank Nagari kembali melaksanakan program tahunan bertajuk Bank Nagari Berqurban. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis pada Kamis, 6 Juni 2025, di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Pusat Bank Nagari, yang beralamat di Jalan Pemuda No. 21, Padang. Acara ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara perusahaan, lembaga sosial, dan masyarakat penerima manfaat.

Pada tahun ini, Bank Nagari menyalurkan sebanyak 13 ekor sapi kurban yang disebarkan kepada sejumlah masjid dan lembaga sosial yang tersebar di wilayah Sumatera Barat. Penyaluran ini tidak hanya menyasar tempat ibadah, tetapi juga mencakup organisasi kemasyarakatan dan instansi pemerintahan yang memiliki kedekatan dengan masyarakat.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas kepercayaan masyarakat terhadap Bank Nagari sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam momen penuh berkah seperti Idul Adha.

“Idul Adha adalah momentum yang sangat baik untuk berbagi. Melalui program ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian. Ini juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan kami dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan,” ujar Gusti Candra, seperti dikutip dari laman resmi banknagari.co.id pada Minggu, 8 Juni 2025.

Adapun penerima hewan kurban dari Bank Nagari tahun ini meliputi berbagai pihak, di antaranya:

Masjid Taqwa Muhammadiyah

Masjid Al Muqamah Ujung Padang Olo

Masjid Taqwa Lubukbegalung

Masjid Jihad Muhammadiyah Ampalu Pegambiran

Kantor PWI Sumbar

Perumda PDAM Kota Padang

PMI Provinsi Sumatera Barat

Acara penyerahan turut dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, Pemimpin Divisi Bank Nagari, serta perwakilan dari lembaga dan organisasi penerima kurban. Momen ini berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.

Gusti Candra juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai inspirasi untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, baik melalui berkurban maupun kegiatan sosial lainnya. Ia berharap, semangat seperti ini dapat terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Sumatera Barat.

Program Bank Nagari Berqurban telah menjadi tradisi tahunan yang dijalankan secara konsisten, dan kini telah menjadi bagian dari identitas perusahaan dalam menanamkan nilai spiritual dan sosial dalam kegiatan bisnisnya. Dengan adanya program ini, Bank Nagari berharap dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan menebar semangat berbagi di hari yang suci ini. (**)

 


Sumbar, netralpost— Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Irjen. Pol. Gupuh Setyono, S.I.K., M.Si., memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolda Sumbar pada Senin pagi (2/6).

Upacara ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar serta segenap peserta upacara dari jajaran Polda Sumbar. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, penuh semangat nasionalisme, serta diwarnai dengan pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks Pancasila.

Membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, Wakapolda menyampaikan bahwa tanggal 1 Juni 2025 merupakan momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia, yaitu Hari Lahir Pancasila.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ucapnya.

Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045.

“Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia,” lanjutnya.

Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata.

“Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita. Oleh karena itu, melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan, mulai dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” sambungnya.

Mari jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

“Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan, dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila. Kita ingin Indonesia yang maju, bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara moral,” tegasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan.

“Marilah kita terus bergotong royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa, dan bernegara,” tutupnya.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.