Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



‎PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang terus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai sektor strategis. Terbaru, perusahaan plat merah ini menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Komisaris Bank Mega Syariah yang berlangsung hangat di kantor pusat Perumda Air Minum Kota Padang.
‎Kehadiran jajaran petinggi Bank Mega Syariah tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, didampingi jajaran direksi dan manajemen. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga.
‎Dalam diskusi yang berlangsung akrab, Hendra Pebrizal memaparkan berbagai dinamika yang tengah dihadapi perusahaan saat ini. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah mengenai pemulihan infrastruktur pasca-bencana yang hingga kini masih terus dikebut oleh pihak manajemen.
‎"Kami sedang berupaya maksimal dalam tahap pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana beberapa waktu lalu. Tantangannya cukup besar, namun komitmen kami adalah memastikan hak masyarakat atas air bersih tetap terpenuhi," ujar Hendra di sela-sela diskusi, (17/04/2026).
‎Selain membahas aspek teknis infrastruktur, pertemuan tersebut juga menyoroti berbagai fenomena pelayanan publik. Pihak Perumda AM Kota Padang menegaskan bahwa meskipun berada di tengah tantangan pemulihan, upaya optimalisasi layanan terus dilakukan demi menjaga kepuasan pelanggan.
‎Pihak Komisaris Bank Mega Syariah pun memberikan apresiasi atas langkah-langkah responsif yang diambil oleh manajemen Perumda AM Kota Padang. Sinergi ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, baik dari sisi pengelolaan finansial maupun dukungan program-program strategis lainnya.
‎Melalui pertemuan silaturahmi ini, kedua belah pihak berharap terjalin kolaborasi yang saling menguatkan. Dukungan dari sektor perbankan syariah diharapkan mampu menjadi salah satu pendorong bagi Perumda Air Minum Kota Padang dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi seluruh masyarakat.

Pasaman barat, netralpost --- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menyetujui tujuh blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Pasaman Barat (Kab.Pasbar). Persetujuan ini diharapkan dapat memberikan legalitas bagi aktivitas pertambangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga setempat.

Penetapan WPR tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam menata aktivitas pertambangan rakyat agar lebih terorganisir, ramah lingkungan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas ESDM Sumbar Helmi Heriyanto. "Keputusan Menteri ESDM tentang wilayah pertambangan rakyat di Sumatera Barat telah keluar, termasuk untuk wilayah Pasaman Barat sebanyak tujuh blok atau tujuh titik," terangnya di Simpang Empat, Kab.Pasaman Barat, Rabu (15/4/2026).

Sesuai penyampaian Helmi, tujuh lokasi yang disetujui itu adalah 1 titik didaerah Koto Nan Duo Kecamatan Koto Balingka, 3 titik di Taming Julu Kecamatan Ranah Batahan, 2 titik di Muaro Binonto dan Sawah Mudiah Kecamatan Ranah Batahan, dan 1 titik lagi berada di Astra Muaro Kiawai Kecamatan Gunung Tuleh.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pasaman Barat, Agung Tribawanto, mengingatkan masyarakat dan para penambang agar menjalankan aktivitasnya nanti sesuai dengan titik koordinat yang telah ditetapkan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat/pengelola yang nantinya melakukan aktivitas pertambangan rakyat agar tidak keluar dari titik koordinat yang sudah ditentukan dalam WPR. Hal ini penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta meminimalisir dampak terhadap lingkungan,” ujarnya, Jum'at (17/4/2026).

Kapolres juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan. Apabila ditemukan pelanggaran, seperti aktivitas di luar wilayah yang diizinkan, maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, Agung juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah pertambangan.

"Dengan adanya legalitas WPR ini, diharapkan aktivitas pertambangan rakyat di Pasaman Barat dapat berjalan lebih tertib, aman, dan memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan hukum," ulas Agung.

Untuk pengesahan WPR ini ada empat dokumen yang harus dilampirkan : 
 - Dokumen lingkungan berupaya upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan (UKL-UPL), 
 - Dokumen persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR), 

 - klarifikasi status kawasan hutan.
 - Rekomendasi dari yang memiliki otoritas seperti wilayah sungai.

Dan untuk teknis penambangan ada dua cara pengelolaan yakni :
 - Melalui koperasi maksimal 10 hektare.
 - Perorangan 5 hektare.



‎PADANG — Dalam upaya menjaga konsistensi standar kualitas air bersih bagi masyarakat, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang melaksanakan pemeliharaan teknis berupa flushing (pencucian) skala besar pada unit Accelator 2, Kamis (16/4/2026). Langkah ini merupakan prosedur preventif krusial dalam merespons dinamika kualitas air baku yang fluktuatif.
‎Peningkatan kadar kekeruhan (Nephelometric Turbidity Unit/NTU) pada sumber air baku belakangan ini menyebabkan akumulasi sedimen pada komponen vital sistem pengolahan, termasuk tube settler dan unit mixer. Jika tidak segera ditangani, endapan tersebut berpotensi mendegradasi efisiensi operasional dan menurunkan standar higienitas air yang didistribusikan ke pelanggan.
‎Proses pembersihan dimulai pukul 09.00 WIB dengan estimasi waktu pengerjaan selama 2,5 jam. Selama periode ini, dilakukan penyesuaian teknis berupa pengoperasian satu unit pompa air baku dan reduksi bukaan valve DN 600 hingga 40 persen. Kebijakan ini berdampak pada penurunan tekanan air di beberapa wilayah layanan secara temporal.
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa integritas kualitas adalah prioritas utama perusahaan. “Dalam sistem penyediaan air minum, kualitas merupakan variabel yang tidak dapat dikompromikan. Flushing ini adalah langkah strategis untuk memastikan seluruh komponen instalasi kembali pada kondisi puncak, sehingga distribusi air tetap memenuhi standar kesehatan,” ungkapnya.
‎Lebih lanjut, Hendra menganalogikan tindakan ini sebagai upaya menjaga vitalitas sistem distribusi. Ia juga menekankan pentingnya transparansi operasional sebagai bentuk akuntabilitas publik. “Kami mengedepankan keterbukaan informasi. Setiap penyesuaian layanan dilakukan demi peningkatan keandalan jangka panjang. Lebih baik melakukan mitigasi terukur saat ini daripada menghadapi risiko penurunan kualitas di masa depan,” tambah Hendra secara lugas.
‎Faktor alam, seperti curah hujan tinggi yang memengaruhi daerah tangkapan air, menjadi tantangan utama yang menuntut respons teknis secara presisi. Melalui tindakan flushing ini, Perumda AM Kota Padang memastikan infrastruktur pengolahan tetap berfungsi optimal dalam menyuplai air jernih ke pelanggan.
‎Masyarakat diimbau untuk menampung cadangan air secukupnya sebagai langkah antisipasi. Distribusi air akan dinormalisasi secara bertahap segera setelah pekerjaan teknis selesai. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Perumda AM Kota Padang dalam menghadirkan layanan prima yang berkelanjutan.



‎PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang bersinergi dengan Dompet Dhuafa (DD) Singgalang meluncurkan program sosial bertajuk penyaluran 500 mushaf Al-Qur’an. Program ini ditujukan untuk mendukung sarana belajar para santri, penghafal Al-Qur’an, serta masjid dan mushalla yang tersebar di berbagai titik di Kota Padang.
‎Distribusi tahap awal telah menyasar MDTA Nurul Huda dan Masjid Al-Bahrain dengan total 67 mushaf. Secara keseluruhan, program ini akan menjangkau tujuh lokasi strategis, termasuk wilayah-wilayah yang sempat terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
‎Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk menyegarkan kembali semangat literasi agama di tingkat akar rumput.
‎"Kami ingin menghadirkan kembali semangat belajar, terutama bagi generasi muda, agar mereka memiliki kedekatan emosional dan spiritual yang kuat dengan Al-Qur’an melalui mushaf yang layak," ujar Adhie.
‎Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa tanggung jawab perusahaan daerah tidak hanya terbatas pada penyediaan infrastruktur publik semata. Ia menilai, pembangunan karakter masyarakat melalui nilai-nilai agama merupakan fondasi utama kemajuan sebuah kota.
‎"Jika air yang kami salurkan setiap hari menghidupkan fisik masyarakat, maka nilai-nilai Al-Qur’an adalah 'air' yang menghidupkan jiwa. Sinergi antara pembangunan fisik dan kekuatan batin adalah kunci dalam membangun peradaban," tutur Hendra.
‎Sumatera Barat, yang dikenal kental dengan tradisi pendidikan di surau, menjadi latar belakang penting program ini. Melalui kolaborasi ini, DD Singgalang dan Perumda AM Padang berharap dapat memastikan tradisi tersebut tetap terjaga di tengah tantangan zaman.
‎Partisipasi publik pun diharapkan terus mengalir agar program serupa dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang. Bagi para santri di pelosok Padang, kehadiran mushaf baru ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan cahaya harapan untuk terus menjaga hafalan dan syiar Islam di tanah Minang.

 

pasamanbarat, netralpost – Polres Pasaman Barat menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) di halaman Mapolres setempat, Rabu (15/4/2026). 

Personel yang dilibatkan dalam latihan Dalmas tersebut sebanyak 120 orang, yang terdiri dari tim Negosiator, dalmas awal dan dalmas lanjutan serta tenaga Kesehatan lapangan.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag SDM Polres Pasaman Barat Kompol Tarpi Niswar selaku koordinator mengatakan bahwa kegiatan latihan dalmas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi unjuk rasa hingga kerusuhan.

Latihan ini juga berfungsi sebagai penyegaran dan pengingat kembali materi yang telah diterima personel saat pendidikan. “Hal ini penting kita lakukan guna memastikan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam pengendalian massa tetap terasah dan sesuai dengan prosedur operasional standar yang berlaku,” ujar Kompol Tarpi Niswar.

Kabag SDM melanjutkan, fokus kegiatan adalah penguatan formasi dalmas awal dan lanjutan, penggunaan perlengkapan dalmas secara tepat, serta simulasi skenario pengamanan unjuk rasa dengan pendekatan humanis dan terukur.

Latihan ini penting untuk memastikan bahwa personel Polres Pasaman Barat siap menghadapi situasi yang membutuhkan pengendalian massa, sekaligus menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam menyampaikan pendapat di muka umum. 

“Dengan latihan yang intensif, diharapkan personel kita dapat bertindak profesional, proporsional, dan efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tidak menjurus ke tindakan yang anarkis,” lanjutnya.

Kabag SDM menegaskan bahwa latihan dalmas ini bukan hanya sekadar kesiapan fisik, tetapi juga penguatan mental dan respons personel terhadap dinamika di lapangan. 

“Latihan ini juga bertujuan untuk memastikan seluruh personel mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi situasi kerumunan massa. Pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama kami, sesuai dengan kebijakan Polri yang Presisi,” tegasnya.

Personel Polres Pasaman Barat juga dilatih untuk mampu membedakan pendekatan yang digunakan dalam setiap situasi, termasuk menjalin komunikasi yang efektif dengan koordinator aksi agar situasi dapat dikendalikan. 

Kompol Tarpi menambahkan bahwa, latihan Dalmas akan terus dilakukan secara berkala agar setiap personel tetap siap menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan. “Dengan latihan rutin seperti ini, kami harapkan respons anggota dilapangan akan semakin sigap, namun tetap mengedepankan sikap santun dan profesional,” pungkasnya. (HumasResPasbar)

 

Padang, netralpost --- Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan serta memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap optimal, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Medical Check Up (MCU) bagi para pekerja pada 15 hingga 24 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia yang berperan langsung dalam operasional perjalanan kereta api dan pelayanan kepada pelanggan. Dengan kondisi kesehatan pekerja yang terjaga, perusahaan dapat menghadirkan layanan yang lebih responsif, profesional, dan andal, sekaligus meminimalisir potensi gangguan operasional.

Seluruh pekerja di lingkungan Divre II Sumbar mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh guna memastikan setiap individu berada dalam kondisi prima saat menjalankan tugas. Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan radiologi, pemeriksaan laboratorium darah, pemeriksaan fisik secara menyeluruh, pemeriksaan audiometri bagi Awak Sarana Perkeretaapian serta pemeriksaan jantung melalui elektrokardiogram (EKG). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pramita Lab sebagai mitra layanan kesehatan.

Assistant Manager Kesehatan Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi, menjelaskan bahwa kondisi kesehatan pekerja memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan dan keselamatan operasional.

“Pekerja yang sehat dan fit akan mampu menjalankan tugas secara optimal, baik dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan maupun dalam menjaga aspek keselamatan perjalanan kereta api. Melalui MCU ini, kami memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi terbaik saat bertugas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala setiap satu tahun sekali juga menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi kualitas layanan dan keandalan operasional.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa pelaksanaan MCU ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

“KAI menempatkan aspek pelayanan dan keselamatan sebagai prioritas utama. Dengan memastikan kondisi kesehatan pekerja tetap prima, kami dapat menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, serta tepat waktu bagi pelanggan,” jelas Reza.

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumbar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan perkeretaapian yang unggul, dengan didukung oleh sumber daya manusia yang sehat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pelanggan.





PADANG – Matahari akhir pekan di Kota Padang terasa lebih hangat, berpadu dengan sorak-sorai yang pecah di Lapangan Minisoccer KSMR Prayoga dan Lapangan Saudagar Minang. Namun, atmosfer yang terbangun bukan sekadar tentang rivalitas mencetak gol, melainkan tentang sebuah perayaan besar bertajuk kekeluargaan.

Menyambut usia ke-64 tahun pada 2026 ini, Bank Nagari kembali menegaskan bahwa kekuatan institusi bukan hanya terletak pada angka-angka di laporan keuangan, tetapi pada soliditas insan perbankannya. Hal ini dibuktikan melalui kesuksesan gelaran Minisoccer BNFC Cup III yang berlangsung marathon pada 11-12 April 2026.

Panggung Sportivitas dan Silaturahmi

Turnamen ini menjadi magnet bagi punggawa Bank Nagari dari berbagai pelosok negeri. Dari ujung Sumatera hingga perwakilan kantor cabang lainnya, para pegawai menanggalkan seragam formal mereka, menggantinya dengan jersey kebanggaan untuk beradu taktik dan ketangkasan di lapangan hijau.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, yang hadir langsung membuka acara, tampak antusias menyaksikan semangat para pegawainya. Didampingi jajaran Direksi—termasuk Direktur Keuangan Roni Edrian dan para pemimpin divisi—ia menyampaikan pesan yang melampaui batas garis lapangan.

"Turnamen ini adalah wadah silaturahmi. Kita ingin para pegawai dari berbagai cabang melebur dalam semangat sportivitas. Di lapangan kita berkompetisi, namun di luar lapangan, kita tetap satu napas dalam keluarga besar Bank Nagari," ujar Gusti Candra di hadapan para peserta.

Fenomena "Kota Batiah" di Lapangan Hijau

Laga final BNFC Cup III tahun ini menyajikan drama yang menggetarkan. Sejarah mencatat dominasi mutlak tim-tim dari "Kota Batiah". Bank Nagari Cabang Payakumbuh tampil begitu klinis dan tangguh, hingga akhirnya sukses menahbiskan diri sebagai juara pertama.

Kejutan luar biasa menyusul di posisi kedua. Bank Nagari Cabang Syariah Payakumbuh berhasil mengamankan gelar runner-up, menciptakan sebuah pemandangan langka di mana dua perwakilan dari Payakumbuh menguasai podium tertinggi. Sementara itu, tim Kantor Pusat harus puas di posisi ketiga setelah melalui perlawanan sengit, disusul oleh Cabang Lubuk Alung di peringkat keempat.

Kegemilangan Payakumbuh semakin sempurna dengan diraihnya penghargaan individu. Ricky Ismed terpilih sebagai Best Player berkat visi permainannya yang cerdas, sementara Dimas Pangestu menyabet gelar Top Score sebagai penyerang paling haus gol sepanjang turnamen.

Lebih dari Sekadar Kompetisi

Di usia ke-64, Bank Nagari terus bertransformasi. BNFC Cup III bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan simbol bahwa sinergi dan kolaborasi tidak hanya dibangun di balik meja kantor, tapi juga dipupuk melalui semangat sportivitas.

Dengan fisik yang bugar dan mentalitas juara yang terasah di lapangan, insan Bank Nagari siap kembali ke meja pelayanan dengan energi baru. Komitmennya tetap satu: tumbuh lebih kuat, lebih solid, dan terus menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan ekonomi berkelanjutan.

Pemenang BNFC Cup III 2026:

Juara 1: Cabang Payakumbuh

Juara 2: Cabang Syariah Payakumbuh

Juara 3: Kantor Pusat

Juara 4: Cabang Lubuk Alung

Best Player: Ricky Ismed (Payakumbuh)

Top Score: Dimas Pangestu (Payakumbuh).

(Adv)

 

pasamanbarat, netralpost – Polres Pasaman Barat menggelar rekonstruksi kasus pencurian dan pembunuhan terhadap pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Khoiron Lubis (65) warga Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, dalam reka ulang tersebut, tersangka utama NJ (39) alias Ucok memperagakan total 36 adegan.

Rekonstruksi yang digelar di Mapolres Pasaman Barat pada Senin (13/4/2026) menghadirkan tersangka dan para saksi secara langsung, sementara peran korban digantikan oleh pemeran pengganti.

Guna menjaga transparansi dan aspek legalitas, gelar rekonstruksi ini turut dihadiri oleh Tim Inafis Polres Pasaman Barat, perwakilan Kejaksaan Negeri Pasaman Barat serta advokad/kuasa hukum pelaku.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Vario Nomor Polisi BK 3791 ALR yang warna motor tersebut telah dimodifikasi pelaku, dan satu unit handphone milik korban merk Samsung A05, satu unit powerbank merk lentifen warna hitam dan satu buah pisau milik korban serta satu stel pakaian pelaku pada saat kejadian.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kaur Bin Ops Sat Reskrim Iptu Suardi, S.H mengatakan bahwa rekonstruksi dilakukan di halaman Mapolres untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses rekonstruksi.

“Tersangka dihadirkan langsung, sementara korban diperankan oleh pengganti. Rekonstruksi sengaja kami gelar disini untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Iptu Suardi menjelaskan, awalnya penyidik merancang 28 adegan. Namun dalam pelaksanaan, jumlahnya berkembang menjadi 36 adegan untuk menyesuaikan dengan fakta kejadian di tempat kejadian perkara (TKP).

“Sebanyak 36 adegan telah diperagakan oleh tersangka, tentu hal ini akan mempermudah penyidik dalam mengungkap fakta yang sebenarnya terkait perbuatan pelaku ini,” katanya.

Dalam rekonstruksi tersebut, diperagakan rangkaian kejadian mulai dari saat tersangka mendatangi pondok kebun milik korban hingga peristiwa pencurian yang diawali pembunuhan terhadap korban.

“Terkait Motif pembunuhan diduga dipicu rasa sakit hati tersangka terhadap perlakuan korban, karena upah kerja pruning di kebun kelapa sawit milik korban sejak tahun 2022 sampai tahun 2024 sebanyak Rp. 8 juta tidak dibayarkan,” ujar Iptu Suardi.

Dari hasil rekonstruksi, didepan Jaksa penuntut umum, pelaku NJ mengakui bahwa, pelaku merencakan perbuatannya pada tanggal 2 Februari 2026 pada saat pelaku NJ sedang memikirkan dimana mendapatkan uang untuk biaya hidup dan membayar uang sekolah anak.

Kemudian pelaku teringat bahwa uang pelaku yang ada pada korban sebesar Rp. 8 juta yang merupakan uang upah pelaku selama bekerja dengan korban yang tidak mau membayarkan, dengan dasar itulah timbul niat pelaku untuk membunuh korban.  

“Tersangka masuk kedalam pondok dengan mencongkel pintu dan langsung mengayunkan balok kayu yang dipegangnya dan mengenai kepala korban, seketika korban langsung jatuh tersungkur,” ujar KBO Reskrim.

Setelah tersungkur, pelaku NJ langsung mencekik leher korban untuk memastikan korban tidak bernyawa. Tidak hanya sampai disitu, didalam pondok tersebut pelaku juga mengambil uang yang berada di kantong celana korban yang tergantung sebesar Rp. 60 ribu, mengambil kunci sepeda motor, handphone dan powerbank milik korban.

“Setelah kejadian tersebut, pelaku NJ langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor hasil curiannya ke Payabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya.  

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah pondok kebun milik korban, di Jorong Aek Geringging, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Polisi menyebut, setelah kejadian, berdasarkan bukti permulaan yang cukup, tim Opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat di bawah pimpinan Ipda Algino Ganaro, mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Kampung Baru Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan. 

"Petugas langsung menuju lokasi, dan berhasil meringkus pelaku, saat itu sedang berada di sebuah warung kopi di pinggir Jalan Lintas Silaping Nagari Batahan pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB," sebutnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 459 Jo Pasal 458 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pembunuhan berencana.

Tersangka terancam hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara hingga 20 tahun.

Ditempat terpisah, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik memastikan bahwa seluruh proses penyidikan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jajarannya terus melengkapi alat bukti serta mempercepat penyelesaian berkas perkara guna memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

“Kami menegaskan bahwa Polres Pasaman Barat terus melakukan asistensi dan pengawasan yang ketat terhadap penanganan kasus-kasus menonjol di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” tegas AKBP Agung. (HumasResPasbar)

 


Netralpost --- Kasus perundungan yang berujung pada depresi berat seorang siswa SMA di Padang tidak bisa dipandang sebagai peristiwa tunggal, melainkan bagian dari persoalan yang lebih luas dan sistemik dalam dunia pendidikan. Peristiwa ini menunjukkan bahwa sekolah, yang seharusnya menjadi ruang aman, masih menyimpan celah dalam melindungi kesehatan psikologis peserta didik.

Data dari UNICEF Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 3 anak di Indonesia pernah mengalami perudungan. Angka ini menegaskan bahwa perudungan bukan kasus yang jarang, melainkan fenomena yang cukup umum terjadi di lingkungan pendidikan. Selain itu, berbagai survei Kemendikbudristek juga menunjukkan bahwa kekerasan di satuan pendidikan masih terus ditemukan setiap tahun, dengan perundungan sebagai salah satu bentuk yang dominan.

Dari sisi kesehatan mental, WHO menyebutkan bahwa depresi merupakan salah satu gangguan utama yang dialami remaja secara global. Korban perudungan memiliki resiko lebih tinggi mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, hingga depresi. Hal ini memperkuat bahwa dampak perundungan tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga klinis dan dapat berlangsung jangka panjang.

Jika dilihat dalam konteks lokal, nilai-nilai budaya Minangkabau seperti Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) serta prinsip "raso jo pareso" seharusnya menjadi landasan etika dalam berinteraksi. Namun, munculnya kasus perudungan menunjukkan adanya kesenjangan antara nilai ideal dengan praktik nyata di lapangan. Normalisasi perilaku seperti ejekan dan pengucilan yang dianggap candaan menjadi salah satu faktor yang memperparah situasi.

Penanganan perudungan tidak dapat hanya mengandalkan institusi sekolah dan keluarga, tetapi juga membutuhkan keterlibatan organisasi kepemudaan dan pelajar. Dalam hal ini, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan karakter pelajar. Melalui program edukasi, kaderisasi, serta kampanye sosial, IPNU dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menghentikan perundungan dan menumbuhkan budaya saling menghormati.

Dengan mempertimbangkan data yang ada, perundungan di lingkungan pendidikan merupakan persoalan yang membutuhkan pendekatan komprehensif dan kolaboratif. Sekolah perlu memperkuat sistem perlindungan dan layanan konseling, keluarga harus meningkatkan kepekaan terhadap kondisi anak, dan organisasi kepemudaan seperti IPNU dapat menjadi penggerak dalam membangun budaya anti-perundungan di kalangan pelajar.

Kasus di Padang seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan berkarakter. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan manusia yang berintegritas, berempati, dan saling menghargai.


Oleh : M. Hasby Ash Shidqy (Ketua PC IPNU Kota Padang)


PESISIR SELATAN, NETRALPOST – Kabar baik bagi pengguna jalan di perbatasan Sumatera Barat, Jambi, dan Bengkulu. Proyek preservasi jalan lintas yang menghubungkan Kambang–Indrapura–Tapan hingga Batas Jambi dan Batas Bengkulu resmi dimulai. Pekerjaan infrastruktur ini ditandai dengan penandatanganan kontrak yang telah berlangsung sejak 16 Maret 2026 lalu, bertujuan untuk meningkatkan kemantapan jalan nasional di wilayah tersebut.

​Proyek strategis ini dikerjakan oleh PT Anatama Konstruksi Utama selaku penyedia jasa dengan nilai investasi mencapai Rp5.828.020.000. Berdasarkan kesepakatan kontrak, kontraktor memiliki masa kerja selama 291 hari kalender. Seluruh rangkaian perbaikan dan perawatan jalan ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 31 Desember 2026 mendatang.

​Lingkup pekerjaan dalam paket ini mencakup tiga poin utama, yakni pekerjaan holding (penanganan darurat), pemeliharaan rutin kondisi, serta rehabilitasi minor pada badan jalan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan jalur distribusi logistik dan pergerakan masyarakat antarprovinsi tetap berjalan lancar tanpa hambatan kerusakan jalan yang berarti.

​Salah satu fokus utama dalam proyek ini adalah penanganan sistem drainase di titik-titik rawan genangan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 telah merencanakan pembangunan saluran drainase baru sepanjang 500 meter. Langkah ini diambil karena saluran lama sudah mengalami sedimentasi atau pendangkalan yang cukup parah, sehingga tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras.

​"Pembangunan drainase sepanjang 500 meter menjadi prioritas karena saluran yang ada saat ini sudah tersumbat sedimentasi tinggi. Jika tidak segera diperbaiki, air akan meluap ke badan jalan dan mempercepat kerusakan aspal," ujar Gina Lamria Indriati PPK 2.4 dalam keterangannya.


​Setelah pembangunan saluran air selesai, tim PPK 2.4 akan melanjutkan agenda dengan pemeliharaan rutin pada bahu jalan. Seluruh pengerjaan dipastikan mengacu pada standar badan jalan nasional, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang melintasi jalur utama lintas barat Sumatera tersebut.(nofri_Tanjung)



‎Padang — Aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Kota Padang sempat terganggu akibat terhentinya aliran air bersih. Kondisi ini dipicu oleh kebocoran pada pipa utama berdiameter 250 mm dan 225 mm berbahan PVC yang kini tengah diperbaiki secara intensif oleh Perumda Air Minum Kota Padang.
‎Sejak Sabtu (11/4/2026), tim teknis telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Pengerjaan ini bukan sekadar perbaikan biasa, melainkan upaya krusial untuk menjaga keberlangsungan distribusi air bagi ribuan pelanggan.
‎Wilayah terdampak meliputi Andalas, Filano, Sutomo, Cendana, Azizi, Polamas, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalawi, Dharma Panda, Koto Lalang, hingga Pondok Ranah Minang. Di kawasan tersebut, warga diimbau untuk menghemat penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung.
‎Di tengah situasi ini, Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan bahwa seluruh upaya terbaik sedang dilakukan. Tim di lapangan bekerja tanpa henti demi mempercepat pemulihan distribusi air.
‎“Ini bukan hanya soal memperbaiki pipa yang bocor, tetapi memastikan sistem distribusi kembali kuat dan andal. Kami tidak ingin masalah serupa terulang dalam waktu dekat,” tegas Adhie Zein.
‎Menurutnya, tantangan di lapangan tidak ringan. Selain kondisi teknis, faktor lingkungan dan tekanan distribusi menjadi bagian yang harus ditangani secara hati-hati dan presisi.
‎“Kami sangat memahami betapa pentingnya air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, tim kami bekerja dengan penuh tanggung jawab, bahkan di luar jam kerja normal, agar layanan bisa segera pulih,” tambahnya.
‎Perbaikan ini juga menjadi bagian dari langkah evaluasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jaringan air di Kota Padang. Perumda memastikan setiap titik rawan akan terus dipantau agar kejadian serupa dapat diminimalisir.
‎Di sisi lain, masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam menggunakan cadangan air. Dukungan dan kesabaran pelanggan dinilai menjadi bagian penting dalam proses pemulihan ini.
‎Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Perumda mengajak pelanggan untuk aktif mencari update terbaru melalui media sosial resmi atau menghubungi layanan pesan langsung (DM).
‎Dengan kerja keras yang terus dikebut, harapan besar kini tertuju pada cepatnya normalisasi aliran air. Perumda Air Minum Kota Padang optimistis, dalam waktu dekat distribusi akan kembali lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi seperti sediakala.

 


Pasaman Barat, netralpost – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama seluruh jajaran personel Polres Pasaman Barat dengan semangat tinggi mengikuti kegiatan “Road To Kemala Run 2026” yang digelar oleh Polda Sumatera Barat.

Kegiatan yang menjadi ajang persiapan untuk ajang lari bergengsi Kemala Run ini tidak hanya menumbuhkan semangat olahraga, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar jajaran kepolisian se-Sumbar.

Dengan semangat juang yang membara, para peserta dari Polres Pasaman Barat mengikuti rangkaian aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan kondisi fisik dan mental, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam institusi kepolisian.

AKBP Agung Tribawanto sendiri turut serta secara langsung, menjadi contoh bagi seluruh personel dalam mengembangkan gaya hidup sehat dan sportif.

“Kegiatan Road To Kemala Run 2026 ini adalah momentum yang luar biasa! Tidak hanya sebagai persiapan untuk ajang lari yang akan datang, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan kesehatan bagi seluruh personel kepolisian.

Kita buktikan bahwa Polri tidak hanya tangguh dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki kebugaran fisik yang prima,” ujar AKBP Agung Tribawanto saat memimpin kelompok peserta dari Polres Pasaman Barat.

Rangkaian kegiatan meliputi latihan lari jarak berbeda, sesi pemantapan teknik lari oleh instruktur khusus, serta edukasi tentang pentingnya kesehatan dan kebugaran bagi anggota kepolisian dalam menjalankan tugas.

Para peserta juga diberikan motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengikuti aktivitas olahraga positif.

Selain sebagai persiapan fisik, Road To Kemala Run 2026 juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar Polres se-Polda Sumbar, menciptakan sinergi yang lebih erat dalam berbagai program kepolisian.

Para personel Polres Pasaman Barat juga menyampaikan antusiasmenya untuk dapat bersaing dan membawa nama baik daerah Pasaman Barat di ajang Kemala Run yang akan datang.

“Kita akan berjuang dengan sepenuh hati, tidak hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk menunjukkan semangat juang dan profesionalisme Polres Pasaman Barat. Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat semakin erat dalam persaudaraan dan siap menghadapi segala tantangan,” pungkas Kapolres dengan penuh semangat.

Diharapkan kegiatan Road To Kemala Run 2026 akan terus menginspirasi seluruh jajaran kepolisian untuk menjaga kebugaran dan memperkuat rasa persatuan dalam membangun kepolisian yang lebih baik dan profesional.



Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.