PASAMAN BARAT, NETRALPOST — Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Batang Saman, tepatnya di Kampung Bukik, Jorong Batang Umpai, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (9/10/2026) siang.
Korban ditemukan warga dalam kondisi telah membusuk dengan posisi telungkup di tengah aliran sungai. Hingga Jumat sore, identitas korban masih belum diketahui dan pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi.
Berdasarkan laporan kepolisian, mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 14.15 WIB oleh seorang warga bernama Donal (36), yang saat itu hendak pergi ke kebun.
Melihat keberadaan mayat tersebut, Donal kemudian menghubungi Marwan Hakim, seorang tokoh adat di Kampung Bukik.Informasi itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 14.35 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Pasaman Barat, Polsek Pasaman, dan tim identifikasi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas yang dipimpin Pamapta Aiptu Ravea Vani R. kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Pasaman Barat di Jambak untuk pemeriksaan medis.
Memiliki Tato di Tangan Kiri
Dari ciri-ciri fisik yang terlihat, korban diperkirakan berusia sekitar 26 tahun. Korban memiliki sejumlah tato di tangan kiri, di antaranya gambar menyerupai perahu dan karakter bergambar pada bagian lengan.
Selain itu, korban diketahui mengenakan jam tangan berwarna hitam, jaket parasut berwarna hijau, serta celana jins.
Ciri-ciri tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali korban dan mempercepat proses penelusuran identitasnya.
Polisi Lakukan Pemeriksaan
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta membawa jenazah ke RSUD Pasaman Barat untuk menjalani pemeriksaan luar.
Sementara itu, pemeriksaan luar terhadap jenazah dilakukan untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya belum diketahui dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Masyarakat Diminta Membantu Identifikasi
Masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban atau merasa kehilangan anggota keluarga diimbau segera menghubungi Polres Pasaman Barat untuk memberikan informasi yang dapat membantu proses identifikasi.
Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu kepolisian mengungkap identitas korban dan menemukan pihak keluarganya.
Penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 17.55 WIB. Situasi selama proses penanganan dilaporkan aman dan terkendali.
JAKARTA, LENSANUSANTARA – Kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia membawa angin segar sekaligus komitmen mendalam terhadap reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Dalam pemaparan visi dan misinya pada uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan sebuah prinsip luhur yang kini menjadi doktrin utama institusi. Beliau menyatakan secara lantang, "Menjadi polisi adalah sebuah kehormatan. Memimpin Polri adalah amanah. Dan mengabdi bersama masyarakat adalah tujuan". Landasan filosofis ini diharapkan mampu mereposisi peran kepolisian kembali pada hakikat sejatinya sebagai pelayan nusa dan bangsa.
Komitmen fundamental yang diusung oleh Jenderal Suyudi meletakkan aspek kedekatan dengan rakyat sebagai prioritas mutlak. Bagi kepemimpinan baru ini, kepercayaan masyarakat menjadi landasan utama untuk terus menghadirkan Korps Bhayangkara yang semakin profesional, responsif, dan dekat dengan rakyat. Melalui pendekatan terintegrasi ini, kinerja kepolisian tidak lagi diukur dari formalitas administratif semata, melainkan dari sejauh mana kehadiran personel di lapangan dapat dirasakan dampaknya secara langsung oleh khalayak umum.
Lebih lanjut, Jenderal Suyudi menekankan bahwa esensi sejati dari pengabdian kepolisian bukan hanya tentang menjalankan tugas rutin yang tertulis dalam undang-undang. Pengabdian yang sesungguhnya adalah tentang bagaimana setiap personel mampu hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengar setiap keluh kesah, serta memberikan kepastian hukum dan keamanan bagi warga. Komitmen kuat untuk menghapus kendala birokrasi dan budaya penanganan hukum yang defensif menjadi langkah konkret dalam mengembalikan muruah Korps Bhayangkara ke jalan yang benar.
Melalui doktrin bertema "Polisi Bersama Masyarakat", paradigma operasional personel di lapangan akan diarahkan secara penuh untuk menerapkan prinsip utama: Melayani, Melindungi, dan Mengayomi. Korps kepolisian diharapkan tidak lagi menjadi institusi yang ditakuti, melainkan menjadi tempat pertama yang dicari masyarakat saat membutuhkan pertolongan dan rasa aman. Transformasi humanis ini dirancang agar setiap lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan perlakuan yang adil dan transparan di hadapan hukum.
Salah satu gebrakan konkret dalam program 100 hari pertama kepemimpinan Jenderal Suyudi adalah komitmen tegas untuk menghapus fenomena "no viral, no justice". Beliau menggarisbawahi sembilan kegelisahan utama masyarakat terhadap penegakan hukum dan berjanji bahwa setiap pelapor berhak mendapatkan kepastian perkara tanpa harus memviralkan kasusnya terlebih dahulu. Kepastian penanganan perkara akan dibuka secara transparan kepada pelapor, sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang aman dan berkeadilan.
Untuk meninjau secara lengkap proses pengesahan hingga pelantikan resminya, publik dapat memantau laporan mendalam di platform BBC News Indonesia. Informasi riwayat karier reserse yang panjang dari sang Jenderal juga dapat diakses langsung melalui laman Wikipedia Suyudi Ario Seto. Ke depan, publik menaruh harapan yang sangat besar agar transformasi kultural ini dapat berjalan konsisten demi terciptanya institusi Polri yang bersih, berintegritas, dan dicintai rakyat. (Nofri)
PADANG, NETRALPOST — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat resmi memulai proyek Pembangunan Tanggul Sungai Batang Sungai Bangek di Kota Padang. Proyek strategis ini didanai melalui anggaran APBD Provinsi Sumatera Barat dengan nilai kontrak mencapai Rp2.448.618.930,-. Langkah ini diambil sebagai respons nyata pemerintah melalui instansi terkait dalam mengendalikan daya rusak air serta meminimalisir risiko banjir luapan yang kerap mengancam pemukiman warga dan lahan pertanian di sekitar wilayah aliran sungai lintas kabupaten/kota tersebut.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pengerjaan infrastruktur ini secara resmi bergulir sejak diterbitkannya kontrak pada tanggal 04 September 2026. Proyek ini berada di bawah payung Program Pengelolaan Sumber Daya Air yang dikomandoi langsung oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat, dengan fokus kegiatan pada aspek pengelolaan dan bangunan pengaman pantai pada wilayah sungai lintas kabupaten/kota. Secara spesifik, sub-kegiatan difokuskan pada pembangunan struktur tanggul sungai yang kokoh guna menahan debit air yang tinggi saat curah hujan meningkat.
Detail pekerjaan di lapangan mencakup normalisasi jalur aliran sungai, penguatan tebing, serta pemasangan struktur tanggul pelindung (bisa berupa susunan batu kali atau beton penahan pracetak) yang disesuaikan dengan kondisi geografis Batang Sungai Bangek. Kontraktor pelaksana yang dipercaya oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Sumbar untuk merampungkan proyek ini adalah CV. Cipta Perdana Mandiri. Seluruh tahapan teknis, mulai dari penggalian fondasi, pemadatan tanah, hingga kekuatan material yang digunakan, dipastikan harus mengacu pada standar kelayakan teknis bangunan air yang ketat demi menjamin ketahanan tanggul dalam jangka panjang.
Kehadiran proyek ini disambut dengan penuh rasa syukur dan antusiasme oleh warga setempat yang selama ini was-was setiap kali hujan deras turun. Rusdi (48), salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari bantaran sungai, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap pembangunan ini. "Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat beserta pemerintah provinsi. Setiap kali musim hujan tiba, kami selalu khawatir air sungai meluap ke rumah dan merusak ladang. Dengan adanya pembangunan tanggul ini, kami merasa lebih aman dan berharap ekonomi warga tidak lagi terganggu akibat bencana musiman," ujarnya penuh harap.
Di sisi lain, aspek transparansi dan akuntabilitas menjadi perhatian utama demi memastikan proyek berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Jalannya proyek fisik ini diawasi secara melekat oleh pihak ketiga selaku konsultan supervisi, yaitu CV. Albirru Konsultan. Tidak hanya dari konsultan formal, nuansa pengawasan juga datang dari masyarakat sekitar yang turut proaktif memantau perkembangan di lapangan. Keberadaan papan proyek yang transparan di lokasi dinilai sangat membantu warga untuk ikut mengawal alokasi uang rakyat agar benar-benar diwujudkan sesuai spesifikasi kerja yang telah ditetapkan dinas.
Melalui sinergi solid antara kontraktor yang kompeten, pengawasan ketat dari konsultan, serta dukungan penuh dari warga, pembangunan tanggul ini diharapkan dapat selesai sesuai dengan target kalender yang telah ditentukan. Jika rampung nanti, infrastruktur pengaman dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung pemukiman dari ancaman banjir, tetapi juga menjaga stabilitas struktur tanah di sekitar sungai agar terhindar dari bahaya erosi dan longsor yang dapat merugikan mobilitas masyarakat Kota Padang.(Nofri)
PADANG, NETRALPOST — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi resmi memulai proyek pembangunan tanggul di kawasan Batang Sungai Bangek, Kota Padang. Proyek strategis ini dikerjakan di bawah payung program Pengelolaan Sumber Daya Air, khususnya pada sub-kegiatan Pembangunan Tanggul Sungai. Berdasarkan papan informasi di lokasi, proyek infrastruktur penting ini menelan dana APBD sebesar Rp 2.448.618.930,- yang telah terkontrak sejak tanggal 4 September 2026.
Pengerjaan fisik di lapangan dipercayakan kepada CV. Cipta Perdana Mandiri selaku kontraktor pelaksana, dengan pengawasan ketat dari CV. Albirru Konsultan. Kehadiran alat berat dan material bangunan di sekitar aliran sungai menandai babak baru bagi warga setempat yang selama ini kerap dihantui rasa cemas saat curah hujan tinggi melanda wilayah Kota Padang.
Warga di sekitar aliran Batang Sungai Bangek menyambut baik dan menaruh harapan besar pada proyek ini. Ketua RT setempat mengungkapkan bahwa warga sangat mendambakan dinding penahan yang kokoh agar luapan air tidak lagi merendam permukiman dan merusak aset mereka. "Setiap kali hujan lebat turun lebih dari dua jam, kami di sini selalu bersiap-siap mengemas barang berharga ke tempat yang lebih tinggi karena debit air sungai cepat sekali naik," ujar salah seorang warga yang tinggal beberapa meter dari bibir sungai.
Dampak positif dari pembangunan tanggul ini dirasakan langsung dari sisi keamanan dan kenyamanan lingkungan pemukiman. Secara fisik, infrastruktur tanggul yang kokoh akan berfungsi sebagai benteng utama pertahanan dalam menahan laju debit air sungai yang tinggi. Dengan berkurangnya risiko banjir, struktur tanah di sekitar bantaran sungai juga menjadi lebih stabil, sehingga mencegah terjadinya erosi atau tanah longsor yang dapat mengancam keselamatan rumah-rumah warga sekitar.
Tidak hanya mengamankan pemukiman, proyek ini membawa dampak positif yang signifikan bagi perputaran ekonomi dan psikologis masyarakat setempat. Warga kini bisa hidup dengan lebih tenang tanpa harus diselimuti rasa cemas setiap kali cuaca buruk melanda. Nilai ekonomi lahan dan properti di kawasan ini diprediksi akan meningkat seiring dengan hilangnya status daerah rawan banjir. Selain itu, mobilitas harian warga untuk bekerja dan bersekolah dipastikan tetap berjalan lancar tanpa hambatan genangan air.
Pemerintah Provinsi berharap pengerjaan tanggul ini dapat berjalan tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan. Warga berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran proyek di lapangan dan ikut serta mengawasi proses pembangunan. Melalui sinergi yang baik antara pemangku kebijakan, pihak kontraktor, dan masyarakat, infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan perlindungan jangka panjang bagi kelestarian lingkungan Kota Padang. (Nofri)
PASAMAN BARAT, NETRALPOST— Dalam semangat persatuan dan cinta tanah air, Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. beserta seluruh jajaran staf serta keluarga besar Bhayangkari menyampaikan ucapan selamat dan penghormatan yang tulus pada peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia, Senin, 5 Oktober 2026.
Momen bersejarah ini bukan sekadar perayaan usia pengabdian, melainkan bukti nyata kebersamaan yang tak terpisahkan antara kekuatan pertahanan negara dengan seluruh elemen bangsa.
“TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Kalimat ini bukan sekadar seruan — melainkan janji bersama: bahwa kekuatan TNI lahir dari kepercayaan rakyat, dan kemerdekaan yang dijaga dengan darah serta keringat para prajurit akan senantiasa diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat di mata dunia, adil di tengah masyarakat, dan makmur bagi seluruh anak bangsa.
Kapolres menegaskan, kebersamaan antara TNI dan Polri serta seluruh komponen bangsa adalah kunci utama menjaga kedaulatan, ketertiban, dan kedamaian di bumi pertiwi.
Semangat pengabdian tanpa pamrih yang ditunjukkan para prajurit TNI menjadi teladan bagi semua pihak untuk terus bekerja tulus demi kemajuan negara.
Semoga TNI semakin tangguh, semakin profesional, dan senantiasa menjadi benteng kokoh di balik kebahagiaan rakyat.
Selamat Hari Ulang Tahun TNI!
Bersama Kita Jaga Indonesia, Bersama Kita Bangun Bangsa!
Padang, Netralpost — Di momen istimewa peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia, jajaran Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat dan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian luhur para prajurit yang senantiasa berdiri tegak menjaga kedaulatan tanah air.
Kepala Bagian Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.Ap, bersama seluruh staf dan jajaran pimpinan menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi, pengorbanan, dan perjuangan tak kenal lelah yang telah dijalankan TNI demi menjaga keutuhan, persatuan, serta keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Selamat ulang tahun ke-81 TNI! Terima kasih telah menjadi tameng negeri, pelindung rakyat, dan simbol keteguhan di setiap jengkal tanah air dan perairan kita,” ucap Kabid Humas mewakili seluruh keluarga besar Polda Sumbar.
Lebih lanjut ditegaskan, ikatan sinergi antara TNI dan Polri akan terus diperkokoh: Bersama menjaga negeri, bersama mengabdi untuk Indonesia. Dua kekuatan yang saling melengkapi, berjalan beriringan dalam satu tujuan — mewujudkan bangsa yang damai, aman, dan sejahtera.
Semoga TNI semakin jaya, semakin tangguh, dan semakin prima dalam mengemban amanat rakyat.(*)
Sumbar, netralpost --- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ratu Prabu Provinsi Sumatera Barat, Jhoni Putera Sikumbang, SH, menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kapolda Sumatera Barat yang baru. Sambutan hangat ini diberikan seiring adanya rotasi kepemimpinan di tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Barat berdasarkan Surat Telegram Kapolri terbaru.
Langkah ini menunjukkan komitmen kuat dari organisasi kemasyarakatan dalam menyambut nahkoda baru korps Bhayangkara di ranah Minang. Jhoni menilai pergantian pimpinan merupakan momentum penting untuk melanjutkan tren positif penegakan hukum dan pelayanan masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya di Padang, Jhoni mengungkapkan rasa optimisme yang tinggi terhadap kapabilitas pimpinan kepolisian yang baru ditunjuk. Pihaknya percaya bahwa rekam jejak dan integritas yang dimiliki oleh Kapolda Sumbar yang baru akan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik, khususnya dalam mengayomi masyarakat.
Lebih lanjut, DPW Ratu Prabu Sumbar secara terbuka menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung penuh setiap kebijakan strategis kepolisian. Hubungan sinergis antara ormas dan kepolisian dinilai menjadi kunci utama dalam mendeteksi serta meminimalisir potensi gangguan keamanan sejak dini.
Selain memberikan dukungan, Jhoni juga menekankan pentingnya kolaborasi yang erat guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, kedamaian, serta kenyamanan hidup masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Menurutnya, situasi kamtibmas yang kondusif merupakan modal dasar utama bagi keberlanjutan pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Jhoni berharap di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru, kerja sama lintas sektoral antara kepolisian, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat dapat berjalan semakin kokoh. Ia mendoakan agar Kapolda Sumbar yang baru selalu diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan amanah demi kesejahteraan seluruh warga Sumatera Barat. (Nofri)
PADANG, NETRALPOST — Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kota Padang sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) pada Sabtu (3/10/2026) di Kantor Camat Padang Barat, Kota Padang.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU), di antaranya IPNU, GP Ansor, Muslimat NU, PCNU Kota Padang, serta Camat Padang Barat. Kehadiran para pengurus dan kader tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh IPPNU Kota Padang.
Kegiatan dibuka oleh PCNU Kota Padang yang diwakili Sekretaris PCNU Kota Padang, Mufti Saleh. Dalam pembukaan tersebut, Mufti menyampaikan bahwa Konfercab merupakan bagian penting dalam proses regenerasi organisasi sekaligus menjadi ruang bagi kader untuk belajar dan menentukan arah organisasi ke depan.
Camat Padang Barat Diko Riva Utama mengapresiasi pelaksanaan Konfercab IPPNU Kota Padang. Ia berharap organisasi pelajar tersebut terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Konfercab IPPNU Kota Padang. Semoga kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus memberikan kontribusi positif bagi generasi muda,” ujar Diko.
Sementara itu, Ketua PW IPPNU Sumatera Barat Tri Ramadhani menilai regenerasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa semangat dan gagasan baru bagi IPPNU Kota Padang.
“Kami berharap ketua terpilih dapat memperkuat kaderisasi dan memberikan ruang kepada seluruh kader untuk berkembang. Semoga IPPNU Kota Padang semakin solid dan aktif,” kata Tri.
Ketua PC Muslimat NU Kota Padang Desmaelfa Sinar turut memberikan pesan kepada para kader IPPNU. Menurutnya, organisasi menjadi tempat penting bagi pelajar putri untuk belajar, berproses, sekaligus mengembangkan potensi diri.
“Teruslah belajar dan berproses. Jadikan IPPNU sebagai wadah untuk mengembangkan potensi dan membentuk kader yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Desmaelfa.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Kota Padang Mufti Saleh yang mewakili Ketua PCNU Kota Padang menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai ke-NU-an dalam setiap proses kaderisasi.
Ia berharap kepengurusan PC IPPNU Kota Padang yang baru dapat terus bersinergi dengan seluruh Banom NU serta memperkuat kaderisasi di kalangan pelajar putri.
“Kami berharap IPPNU terus melahirkan kader-kader yang berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Jaga kekompakan dan nilai-nilai ke-NU-an dalam menjalankan organisasi,” ujar Mufti.
Setelah melalui rangkaian proses Konfercab, Meilanie Nabila Mukhsin terpilih sebagai Ketua PC IPPNU Kota Padang periode 2026–2028.
Terpilihnya Meilanie disambut antusias oleh para kader. Ia pun menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya dan mengajak seluruh kader untuk bersama-sama membangun organisasi.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Insyaallah amanah ini akan kami jalankan bersama. Mohon doa dan dukungan agar IPPNU Kota Padang semakin solid dan bermanfaat,” ujar Meilanie.
Konfercab PC IPPNU Kota Padang ditutup dengan semangat kebersamaan. Kepengurusan periode 2026–2028 diharapkan mampu membawa energi baru dalam memperkuat kaderisasi, mengembangkan potensi pelajar putri, serta mempererat sinergi dengan seluruh Banom NU di Kota Padang. (Tmi)