Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar DPW RATU PRABU SUMBAR Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PC IPPNU PADANG PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Padang-nn.net-Petugas kebersihan bersama komunitas Pemuda Indonesia Peduli Sampah (PIPIS) berjibaku membersihkan pantai. Pasalnya, sampah kiriman dari sungai yang meluap akibat hujan deras beberapa hari terakhir berserakan di kawasan Pantai Padang dan Pantai Air Manis.
Pemandangan sampah berserakan itu tidak pelak merusak keindahan dua objek wisata tersebut. Untuk membersihkannya tidak cukup waktu satu hari dan mengandalkan petugas kebersihan saja.
"Alhamdulillah, Komunitas PIPIS yang selalu peduli ikut membantu petugas mengumpulkan sampah di Pantai Padang dan Pantai Air Manis selama tiga hari ini, " kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang didampingi Kepala Bidang Destinasi Andree H. Algamar di ruang kerjanya, Senin (13/01/2020).
Menurut Arfian, kiriman sampah dari aliran sungai memang kerap terjadi di musim penghujan. Hal ini menyebabkan pihaknya harus bekerja keras membersihkan kawasan pantai.
"Sejauh ini upaya pencegahan yang dilakukan adalah mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Bahkan ada penjaringan sampah di beberapa titik, namun perlu dimaksimalkan lagi, " ujar Arfian
Apresiasi kepada komunitas PIPIS dan komunitas lainnya yang peduli kebersihan lingkungan.
"Di samping itu, kami mengimbau komunitas - komunitas untuk turut berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama menjaga kebersihan objek wisata, " ulasnya. (AM/BT/Humas Padang)


Batusangkar - NN -Wahyu Iramana Putra salah seorang kandidat calon Bupati Tanah Datar, memaparkan visi dan misinya ke partai Hanura Sabtu, (11/01/2020) di Aula Hotel Pagaruyung Batusangkar Sumatra Barat.
Sebelumnnya Wahyu Iramana Putra juga telah mengikuti penjaringan calon bupati/calon wakil bupati untuk ikut Pilkada Tanah Datar tahun 2020.

“Saya sudah memaparkan visi dan misi yang akan kita laksanakan ke Partai Hanura, visi ini akan kita jalankan jika terpilih sebagai Bupati Tanah Datar di tahun 2020. Visi saya sebagi calon yakni Terwujudnya Kabupaten yang Berbudaya, Berakhlak, Maju, Aman dan Sejahtera berlandaskan nilai nilai, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945," kata Wahyu IP.

Sedangkan dalam misinya pengalokasian sumber daya alam dengan misi, kabupaten  Berbudaya, Berakhlak, Maju, Aman, Sejahterah, berlandaskan (ABS-SBK), Program kerja, Insfrastruktur, Aparatur dan Birokrasi, program kerja aman, program kerja sejahterah meliputi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan pendidikan dan pelatihan,  kesehatan, Ekonomi dan program kerja berdasarkan ABS-SBK. Beliau juga mengatakan,  juga akan menyampaikan kepada partai politik yang telah secara resmi ia mendaftar.

“Semoga saja, apa yang sudah dilakukan ini diberikan kemudahan dan kelancaran. Sebagai bakal calon bupati, saya dapat diusung menjadi Calon Bupati Tanah Datar  Hal ini untuk menuju perubahan kedepannya, maju bersama,” kata Wahyu Iramana Putra.

Hingga saat ini Wahyu  telah mendaftar secara resmi ke- 8 partai politik yang telah melakukan penjaringan untuk calon bupati.

"Kita akan terus membuka komunikasi ke partai Hanura serta sudah menyampaikan visi dan misi dan kepada partai lain yang memiliki kursi di DPRD Tanah Datar. dengan harapan kita partai Hanura dan partai lainnya dapat mengusung kita sebagai calon,” Kata Wahyu Iramana Putra (maizetrimal)***


Padang,netralnews.net - Keberhasilan Mahyeldi Ansharullah dalam memimpin Kota Padang mengundang decak kagum berbagai kalangan. Salah satunya adalah tokoh Minangkabau yang selama ini dikenal berkiprah di tingkat nasional, Azwar Anas Datuak Rajo Sulaiman. 

"Kita harus bersyukur kepada Allah SWT atas prestasi yang dikembangkan Pak Mahyeldi selama memimpin Kota Padang. Tentu saya mengucapkan selamat kepada Pak Mahyeldi," ungkap Azwar Anas.

Mantan menteri di era Soeharto ini mengaku sudah beberapa kali bertemu dan berdiskusi dengan Mahyeldi. "Saya sudah beberapa kali bertemu dan berdiskusi dengan Pak Mahyeldi, apa cita-cita Pak Wali terhadap Kota Padang ini," katanya.

Dikatakan Azwar Anas, Kota Padang sampai saat ini masih menjadi Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat. Bagi orang yang ingin ke Sumatera Barat, maka tentu dia akan masuk ke Kota Padang terlebih dahulu. 

Salah satu yang dikagumi Azwar Anas terhadap sosok Mahyeldi adalah Mahyeldi berani merintis pengembangan pariwisata sebagai salah satu potensi terbesar Sumatera Barat. Misalnya dengan membangun jalan di sekeliling Gunung Padang.

"Saya dibawa melewati jalan itu bukan dari Teluk Bayur langsung, tetapi melalui Mato Aia, terus ke atas. Tapi setelah saya lihat di sana, MasyaAllah, Subhanallah, Allahu Akbar, sungguh indahnya. Tempat-tempatnya sudah bagus, restoran sudah tinggi dari jalan," ungkap mantan Gubernur Sumatera Barat ini.

Menurut Azwar Anas, apa yang dilakukan Mahyeldi dalam membangun Kota Padang sudah sesuai dengan apa yang dia harapkan, bahkan yang dia cita-citakan sejak lama.

"Apa yang ada di jiwa Mahyeldi dan apa yang dia program, itu sesuai dengan apa yang saya cita-citakan dan di suruh nenek moyang kita dahulu. Apa yang kita cita-citakan, ya, ukuran keberhasilan ya itu," ungkapnya.

Dikatakan Azwar Anas, warga Kota Padang mestinya bersyukur mendapatkan sosok pemimpin seperti Mahyeldi. Pasalnya, pada diri Mahyeldi itu tergabung sosok ulama, ninik mamak dan cadiak pandai.

"Apa yang dilakukan Pak Mahyeldi dalam membangun Kota Padang, bukan semata dari partai saja, tetapi karena pada diri Pak Mahyeldi, peran sebagai ulama, ninik mamak dan cadiak pandai itu ada. Kalau ketiga hal ini ada pada diri seseorang, itulah sosok pemimpin yang sempurna," jelasnya. (Humas Padang)


Kota Pariaman -nn.com-Peran kader PKK sangat penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari tingkat Desa dan Kelurahan, Kecamatan sampai tingkat Kota Pariaman.

"Apalagi dalam salah satu misi daerah yang kami usung adalah, Revitalisasi PKK, dimana PKK sebagai garda terdepan dalam melaksanakan program dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat", ujar Genius Umar ketika memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Capacity Building Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pariaman, bertempat di Pantai Kata, Desa Taluak, Sabtu (11/1/2020).

Genius Umar juga mengharapkan kepada para kader PKK yang mengikuti capacity building ini, paham betul dengan apa yang dimaksud dalam acara ini, dimana selain meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dari para kader, juga meningkatkan kebersamaan dan kekompakan dari PKK itu sendiri.

"Kader PKK mesti pro aktif dalam melihat dan melaksanakan program yang ada dari setiap OPD, baik di Dinas Pertanian, Dinas Koperidag, Dinas Perkim LH, Dinas Sosial atau kegiatan di Dinas lain, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga Revitalisasi yang kami inginkan dapat tercapai", tukasnya.

Lebih lanjut lulusan S3 IPB ini juga menjelaskan bahwa dengan adanya misi Revitalisasi PKK ini, nantinya akan tercipta keselarasan dan sinergitas pembangunan antara pemerintah dengan PKK, dan kesemuanya itu adalah untuk kesejahteraan masyarakat, ucapnya.

"Kepada Kader-Kader PKK Kota Pariaman, harus bisa menjadi pemandu jalan, mengajak, merangkul, serta mengajak ibu-ibu yang lain di desa dan kelurahanya masing-masing, untuk mengambil bagian dalam upaya pembentukan manusia indonesia yang unggul, sehingga SDM yang unggul yang kita ciptakan pada saat ini, akan menjadi kekuatan besar bangsa ini kedepanya", ungkapnya.

"Kami juga menghimbau melalui kader PKK, hendaknya memiliki cara pikir dan cara pandang yang jauh kedepan, dengan cara memanfaatkan setiap peluang melalui potensi yang dimiliki. Dengan begitu, kita akan bisa mandiri, kreatif serta inovatif, sehingga bisa menghadapi segala tantangan yang ada", tutupnya.

Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Genius Umar mengatakan bahwa PKK adalah Mitra Kerja Pemerintah dan Organisasi Kemasyarakatan, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing – masing jenjang demi terlaksananya program PKK.

"Salah satu bentuk kepedulian TP PKK adalah adanya kelompok dasawisma dan posyandu, yang merupakan kader PKK yang sangat potensial yang ada diakar rumput", ulasnya.

"Capacity Building ini kita lakukan dalam rangka peningkatan SDM Pengurus TP PKK, baik dari tingkat Kota Pariaman, Kecamatan sampai Desa dan Kelurahan. Selain itu juga untuk menjalin kekompakan dan silaturahmi para kader dengan pengurus PKK Kota Pariaman", tuturnya mengakhiri. (J)


Padang,netralnews.net - Seperti Biasa Ikatan Keluarga Wartawan Republik  (IKW-RI) Sumbar membesuk salah satu orang tua dari anggota IKW- RI Andi Uwo di rumah sakit M jamil Padang pada Sabtu, (11/01/2020).

Hadijah berumur 74 tahun adalah Ibu  Andi Uwo yang mendapat perawatan di rumah sakit semenjak tanggal 7 Januari 2020 di ruangan penyakit Dalam akibat sakit jantung dan pengapuran tulang.

Hendrizon menyampaikan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan IKW jika memang ada salah satu keluarga IKW yang sakit atau mendapat musibah kita wajib untuk membesuknya, karena IKW diciptakan memang untuk bersifat sosial", jelasnya.

Saya beserta pengurus dan anggota IKW- RI mendoakan untuk kesembuhan ibu Andi Uwo agar cepat sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasanya", harapnya.

Andi uwo menyapaikan ucapan terimakasih kepada IKW-RI Sumbar untuk menyempatkan hadir ke rumah sakit, "Ibu saya sudah dirawat selama empat hari di rumah sakit yaitu mendirita sakit jantung dan pengapuran tulang", ungkap Andi.

"Saat ini dokter belum membolehkan pulang karena ibu harus pendapatkan perawatan yang intensif akibat sakit yang dideritanya, untuk itu mohon doa dari kawan- kawan agar ibu saya diberikan kesembuhan", harapanya. (Rita)




Parit Malintang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat kembali menggali usia daerah karena berdasarkan informasi yang diperoleh beberapa waktu lalu usia daerah itu sekitar 400 tahun bukan 187 tahun.

"Kami masih menggali informasi ini melalui salah seorang putra daerah yang berada di Belanda," kata Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni saat sambutan pada rapat paripurna Hari Ulang Tahun daerah itu ke-187 di Parit Malintang, Sabtu.

Ia mengatakan dari informasi tersebut bahwa dulu daerah itu bernama kabupaten samudra dengan wilayahnya dari Lunang Silaut sampai ke Pasaman Barat.

Sedangkan kantor pemerintahannya, lanjut yaitu di Kantor Bupati Kabupaten Padang Pariaman lama yang terletak di Kota Pariaman yang saat ini menjadi bangunan bersejarah.

Untuk mendalami informasi tersebut, kata dia seorang putra Kabupaten Padang Pariaman yang sedang mengajar di Universitas Leiden Belanda diminta untuk membuktikan informasi itu.

"Jika informasi itu terbukti maka kami akan buat peraturan daerah (Perda) untuk mengubah usia Kabupaten Padang Pariaman menjadi 400 tahun," katanya.

Ia menyampaikan apabila informasi terbukti dan Perda tersebut dibuat maka Padang Pariaman akan menjadi kabupaten tertua.

Menurutnya mendalami usia Kabupaten Padang Pariaman tersebut perlu dilakukan karena merupakan sejarah daerah yang tidak dapat dilupakan begitu saja.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan untuk menentukan lahirnya suatu daerah harus ditentukan dahulu apakah berdasarkan pemerintahan atau daerah.

Ia menyampaikan jika Kabupaten Padang Pariaman menemukan bukti usianya mencapai 400 tahun maka dirinya berharap dapat didukung bersama-sama.

Namun lanjutnya, ulang tahun merupakan evaluasi pencapaian kinerja mulai dari pelayanan, peningkatan ekonomi masyarakat melalui pembangunan, dan memperbaiki mental sipiritual warga terutama generasi muda(antara)


Sawahlunto-NN.com- Peningkatan jumlah pembeli dan penambahan fasilitas menjadi langkah Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto sekarang ini untuk ‘menyalakan’ kembali aktifitas jual beli di Pasar Sawahlunto. Awal tahun ini, pembangunan los kanopi di kawasan blok C Pasar tersebut dan pengadaan meja untuk para pedagang kaki lima rampung dilaksanakan.
Walikota Sawahlunto, Deri Asta yang kembali turun langsung memantau kondisi terkini di Pasar Sawahlunto pada Sabtu, 11 Januari 2020 itu menyebutkan bahwa untuk pembangunan los kanopi tersebut masih akan dilanjutkan, demikian pula untuk pengadaan meja bagi pedagang turut akan ditambah pula. Disesuaikan dengan ketersediaan anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), hal itu akan dilaksanakan secara bertahap.
“Kita kini memang fokus bagaimana jumlah pengunjung dan daya beli bisa meningkat, sebab itu ya kalau dari kami selaku pemerintah jalannya adalah dengan meningkatkan kualitas pasar ini, melalui penambahan fasilitas dan lainnya. Dari hasil evaluasi kita, memang untuk membuat orang ramai ke pasar ini, ya pasarnya harus bersih, fasilitas lengkap dan harga pun terjangkau. Maka kita perlahan mulai dari meningkatkan kebersihan dan fasilitasnya,” ujar Deri Asta.
Pembangunan los kanopi dan pengadaan meja bagi pedagang tersebut, dijelaskan Walikota Deri Asta bertujuan untuk membuat situasi pasar lebih tertata sehingga menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli. Karenanya, dengan adanya los kanopi itu nanti keberadaan terpal warna – warni yang selama ini cukup menganggu estetika di pasar tersebut dapat dihilangkan.
“Langkah lainnya untuk meramaikan kunjungan ke Pasar ini, maka kita melakukan pengembangan di lantai 3. Itu akan dikelola swasta, sudah ada investornya dan sudah tanda tangan MoU. Jadi mereka akan mengembangan di lantai 3 itu menjadi wahana permainan anak, kafe, ruangan meeting/pertemuan, fitness dan lain – lain. Sehingga nanti memperbanyak kunjungan ke Pasar ini, yang secara otomatis akan berdampak bagi seluruh pedagang,” kata Deri.
Langkah – langkah ini, ujar Walikota Deri Asta masih akan berkembang jika ada gagasan dan evaluasi baru. Sehingga kunjungannya ke Pasar yang juga bertepatan dengan hari pakan (hari puncak aktifitas pasar) itu juga dimanfaatkan Deri Asta untuk menyerap kembali aspirasi dari para pedagang.
Kembali berkunjungnya Walikota Deri Asta ke pasar itu disambut antuasias para pedagang. Bergantian mereka menyatakan aspirasinya dalam percakapan yang hangat sesekali diwarnai dengan canda tawa.
“Kita tadi memberikan ekspose kembali pada para pedagang tentang perkembangan terkini rencana pengembangan pasar ini. Juga ada banyak aspirasi yang disampaikan, kita sudah catat itu, nanti dikaji kembali mana yang patut untuk ditindaklanjuti. Kita juga menghimbau agar masyarakat yang berdagang dapat mendukung untuk menjaga kebersihan pasar. Pemerintah membantu dengan membangun, tolong pedagang juga membantu dengan menjaga dan membersihkannya. Bersama kita merawat pasar ini,” ajak Deri Asta.
Kepada jajaran Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) terkhusus UPTD Pasar, Walikota Deri Asta juga menghimbau agar selalu menjalin koordinasi dengan para pedagang untuk pengelolaan pasar tersebut. Deri menekankan agar jangan sampai karena malas berkomunikasi dengan pedagang nanti malah menimbulkan kesalahpahaman sehingga program tidak berjalan sementara pedagang juga tidak berjalan aktifitas jual – beli.
Sementara, tentang pengadaan meja kayu untuk para pedagang tersebut, dilaporkan oleh Kepala Disperindagkop Marwan, sudah diserahterimakan sebanyak 163 unit. Jumlah ini akan ditambah lagi karena pengadaan ini dilaksanakan dalam 2 tahap, yang diserahkan sekarang adalah untuk tahap 1.
“Meja ini sistemnya kita sewakan kepada pedagang tersebut. Dengan harga sesuai Peraturan Daerah (Perda), yaitu Rp 5.000,-/meja setiap hari pasar (hari pekan)”, kata Marwan. (Humaseningkatan jumlah pembeli dan penambahan fasilitas menjadi langkah Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto sekarang ini untuk ‘menyalakan’ kembali aktifitas jual beli di Pasar Sawahlunto. Awal tahun ini, pembangunan los kanopi di kawasan blok C Pasar tersebut dan pengadaan meja untuk para pedagang kaki lima rampung dilaksanakan.
Walikota Sawahlunto, Deri Asta yang kembali turun langsung memantau kondisi terkini di Pasar Sawahlunto pada Sabtu, 11 Januari 2020 itu menyebutkan bahwa untuk pembangunan los kanopi tersebut masih akan dilanjutkan, demikian pula untuk pengadaan meja bagi pedagang turut akan ditambah pula. Disesuaikan dengan ketersediaan anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), hal itu akan dilaksanakan secara bertahap.
“Kita kini memang fokus bagaimana jumlah pengunjung dan daya beli bisa meningkat, sebab itu ya kalau dari kami selaku pemerintah jalannya adalah dengan meningkatkan kualitas pasar ini, melalui penambahan fasilitas dan lainnya. Dari hasil evaluasi kita, memang untuk membuat orang ramai ke pasar ini, ya pasarnya harus bersih, fasilitas lengkap dan harga pun terjangkau. Maka kita perlahan mulai dari meningkatkan kebersihan dan fasilitasnya,” ujar Deri Asta.
Pembangunan los kanopi dan pengadaan meja bagi pedagang tersebut, dijelaskan Walikota Deri Asta bertujuan untuk membuat situasi pasar lebih tertata sehingga menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli. Karenanya, dengan adanya los kanopi itu nanti keberadaan terpal warna – warni yang selama ini cukup menganggu estetika di pasar tersebut dapat dihilangkan.
“Langkah lainnya untuk meramaikan kunjungan ke Pasar ini, maka kita melakukan pengembangan di lantai 3. Itu akan dikelola swasta, sudah ada investornya dan sudah tanda tangan MoU. Jadi mereka akan mengembangan di lantai 3 itu menjadi wahana permainan anak, kafe, ruangan meeting/pertemuan, fitness dan lain – lain. Sehingga nanti memperbanyak kunjungan ke Pasar ini, yang secara otomatis akan berdampak bagi seluruh pedagang,” kata Deri.
Langkah – langkah ini, ujar Walikota Deri Asta masih akan berkembang jika ada gagasan dan evaluasi baru. Sehingga kunjungannya ke Pasar yang juga bertepatan dengan hari pakan (hari puncak aktifitas pasar) itu juga dimanfaatkan Deri Asta untuk menyerap kembali aspirasi dari para pedagang.
Kembali berkunjungnya Walikota Deri Asta ke pasar itu disambut antuasias para pedagang. Bergantian mereka menyatakan aspirasinya dalam percakapan yang hangat sesekali diwarnai dengan canda tawa.
“Kita tadi memberikan ekspose kembali pada para pedagang tentang perkembangan terkini rencana pengembangan pasar ini. Juga ada banyak aspirasi yang disampaikan, kita sudah catat itu, nanti dikaji kembali mana yang patut untuk ditindaklanjuti. Kita juga menghimbau agar masyarakat yang berdagang dapat mendukung untuk menjaga kebersihan pasar. Pemerintah membantu dengan membangun, tolong pedagang juga membantu dengan menjaga dan membersihkannya. Bersama kita merawat pasar ini,” ajak Deri Asta.
Kepada jajaran Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) terkhusus UPTD Pasar, Walikota Deri Asta juga menghimbau agar selalu menjalin koordinasi dengan para pedagang untuk pengelolaan pasar tersebut. Deri menekankan agar jangan sampai karena malas berkomunikasi dengan pedagang nanti malah menimbulkan kesalahpahaman sehingga program tidak berjalan sementara pedagang juga tidak berjalan aktifitas jual – beli.
Sementara, tentang pengadaan meja kayu untuk para pedagang tersebut, dilaporkan oleh Kepala Disperindagkop Marwan, sudah diserahterimakan sebanyak 163 unit. Jumlah ini akan ditambah lagi karena pengadaan ini dilaksanakan dalam 2 tahap, yang diserahkan sekarang adalah untuk tahap 1.
“Meja ini sistemnya kita sewakan kepada pedagang tersebut. Dengan harga sesuai Peraturan Daerah (Perda), yaitu Rp 5.000,-/meja setiap hari pasar (hari pekan)”, kata Marwan. (Humas)


Padang,netralnews.net - Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengingatkan agar semua pihak wajib memberikan perhatian dan penguatan-penguatan bagi generasi muda saat ini selaku calon penerus dan pemimpin bangsa Indonesia ke depan.
Termasuk juga peranan tokoh-tokoh Islam, juga sangat penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan sekaligus berakhlakul karimah.
Hal itu disampaikan Wali Kota Padang saat didapuk menjadi narasumber dalam sebuah seminar yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sumatera Barat (Sumbar) di Hotel Rangkayo Basa, Kota Padang, Sabtu (11/1/2020).
Adapun tema seminar tersebut yakni Peningkatan Kompetensi Pembina Kerohanian Islam (Rohis) SMA/SMK kabupaten/kota se-Sumbar.
Menurut Mahyeldi, kegiatan seminar ini patut dilaksanakan mengingat pentingnya penguatan-penguatan dan gerakan pembinaan untuk bergeraknya Rohis di sekolah-sekolah di Sumbar.
"Semoga para pembina Rohis di seluruh sekolah di kabupaten/kota se-Sumbar terus melakukan program-program dan penguatan bagi peserta didiknya. Sehingga generasi muda kita akan menjadi generasi emas selaku calon pemimpin di masa depan," tutur wako.(Rita/Humas)


Padang Pariaman,netralnews.net - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menghadiri acara puncak peringatan HUT ke - 187 Kabupaten Padang Pariaman dengan agenda Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Padang Pariaman di Halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Parik Malintang, Sabtu (11/1/2020). Acara puncak peringatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh baik tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun nasional, serta sejumlah perantau.

Atas nama Pemerintah Kota Padang, Wawako Hendri Septa menyampaikan ucapan selamat hari jadi ke - 187 kepada Kabupaten Padang Pariaman. "Selamat HUT ke - 187 Kabupaten Padang Pariaman. Semoga momentum hari jadi ini dapat menjadi bahan refleksi untuk melangkah lebih baik kedepannya", tutur Hendri.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya juga telah digelar beberapa kegiatan untuk memeriahkan hari jadi ke - 187 Kabupaten Padang Pariaman tersebut, yang diawali dengan kegiatan senam bersama pada Rabu, 8 Januari 2020 di Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam.

Pada Kamis, 9 Januari 2020 hingga Sabtu 11 Januari 2020 digelar pameran, bazar pembangunan dan pelayanan masyarakat serentak yang dikemas dalam bentuk “Gerbang Pelayanan Untuk Rakyat Padang Pariaman” (GAPURA PAPA) di halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Parik Malintang.

Sementara itu, pada Jumat, 10 Januari 2020 diadakan Tabligh Akbar, Pengukuhan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Padang Pariaman dan Launching Didikan Subuh Gabungan Padang Pariaman (DISGAB PAPA) di Masjid Raya Kabupaten Padang Pariaman, Komplek Kantor Bupati Padang Pariaman, Parik Malintang.

Tidak lupa ditampilkan Pentas Seni Untuk Rakyat Padang Pariaman (PENSRA PAPA) dengan menghadirkan artis nasional dan lokal (Upiak Isil dan Ajo Buset) pada Kamis - Sabtu, 9 s. d 11 Januari 2020 di halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Parik Malintang. (Humas Padang)

Sijunjung –netrallnews.net- Hiruk pikuk jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sijunjung, Sumatera Barat tahun 2020, bakal memanas. Bahkan sejumlah bakal calon bupati (Bacalbup) pun sudah mulai melakukan safari politiknya.

Untuk mengantisipasi berbagai hal di Pilkada Bawaslu Sijunjung pun menyambangi Bupati Yuswir Arifin.

Tak percaya? Tengok saja pada Selasa (7/1/2020), Ketua Bawaslu Sijunjung, Hutrial Tatul, didampingi rekannya Riki Minarsah serta Juni Wandri menyambangi Bupati Yuswir Arifin dikediamannya di Pasar Inpres Muaro Sijunjung.

Dalam pertemuan tersebut banyak hal yang dibicarakan Ketua Bawaslu Sijunjung, Hutrial Tatul yang didampingi rekannya Riki Minarsah serta Juni Wandri pada Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin.

Diantaranya membahas terkait personil Bawaslu yang siap mensukseskan Pemilukada Sijunjung. Selain itu, masalah pencairan anggaran Bawaslu juga dikupas. “Selambatnya tanggal 10 Januari 2020 ini pencairan anggaran sudah tuntas,”ucap Ketua Bawaslu Sijunjung, Hutrial Tatul yang diamini rekannya Riki Minarsah serta Juni Wandri pada Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin.

“In sha Alloh besok (Rabu, 8/1/2020-red) pencairan anggaran terutama untuk kegiatan dan honor anggota Bawaslu itu sudah cair,”jawab bupati kehadapan Ketua Bawaslu Sijunjung, Hutrial Tatul dan Riki Minarsah serta Juni Wandri itu.

Bahkan Hutrial Tatul berjanji akan menggandeng pers yang ada di Sijunjung dalam pengawasan Pemilukada 2020. “In sha Alloh kami siap menggandeng teman-teman media dalam pengawasan Pemilukada. Kita harus mencipta Pemilukada yang Jurdil (Jujur dan Adil),”kata Ketua Bawaslu Sijunjung, Hutrial Tatul dan Riki Minarsah serta Juni Wandri itu. saptarius


Padang,netralnews.net – Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah memantik semangat seluruh siswa dan guru beserta alumni SMP Negeri 16 Padang, Sabtu (11/01/2020). Semangat yang diberikan adalah untuk mempersiapkan generasi muda yang kuat dan memperkuat persatuan bangsa.

“Generasi hari ini adalah pemimpin di masa datang. Mari kita persiapkan mereka menjadi SDM yang unggul untuk kemajuan bangsa, ” kata Mahyeldi saat menghadiri peringatan HUT ke-43 SMPN 16 Padang di Balai Gadang.

Mahyeldi mengatakan, SMPN 16 Padang salah satu sekolah terbaik yang menjadi harapan melahirkan generasi terbaik yang akan membuat perubahan. Baik perubahan untuk Kota Padang dan Sumatera Barat, maupun perubahan bangsa nantinya.

“Kita tahu, pelaku dari sebuah perubahan adalah pemuda. Mereka pemuda – pemuda terbaik di masanya seperti di masa merebut kemerdekaan. Nanti pemuda terbaik itu akan muncul dari sini, ” tegas Mahyeldi.

Lantas Mahyeldi mengepalkan tangan dan bertanya, “Siapkah kalian jadi pemimpin? Siapkah kalian jadi pemuda hebat?”

Pertanyaan itu dijawab lantang oleh seluruh siswa SMPN 16 Padang yang bernaris di halaman sekolah. “Siaap..! ” sahut mereka menggema.

Acara peringatan HUT ke-43 SMPN 16 Padang ini diawali dengan jalan santai yanh diikuti seluruh siswa, guru dan alumni lintas angkatan. Setelah itu akan ada acara hiburan bertabur doorprize.

Sementara itu Kepala SMPN 16 Padang, Yulizar mengatakan, acara ini diprakarsai oleh pihak sekolah bersama alumni. Sebagian besar pembiayaan juga ditanggung para alumni.

“Kita ingin memperkuat peran seluruh elemen, baik alumni maupun komite serta pendidik dan tenaga kependidikan. Bersama – sama membangun sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan, ” ujarnya.

Yulizar yang juga merupakan alumni sekolah tersebut menambahkan, selaku alumni yang juga dipercaya sebagai kepala sekolah, dirinya akan totalitas memberikan dedikasi. Terlebih, saat ini Kota Padang dipimpin Mahyeldi yang peduli dengan kemajuan pendidikan.

“Totalitas saya di sini, membesarkan sekolah dan terus bersinergi meningkatkan kualitas pendidikan. Apalagi Bapak Mahyeldi sangat peduli dengan pendidikan, ” tukasnya. (Humas)


Padang - netrallnews.net- Polisi menangkap Sudarto, aktivitis yang memimpin Pusaka Foundation, terkait dengan isu pelarangan Natal di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Sudarto dianggap menyebarkan informasi yang memicu rasa kebencian dan menimbulkan permusuhan SARA.

"Sudah tersangka, sehingga yang bersangkutan kita tangkap. Penangkapan di kediamannya di Jalan Veteran Purus padang tadi siang," jelas Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes.Pol.Stefanus Satake Bayu kepada detikcom, Selasa (7/1/2020).

Bersama tersangka, kata Stefanus, ikut diamankan 1 ponsel dan 1 buah laptop yang diduga digunakan menyebarkan berita-berita di medis sosial. Sudarto diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalampasal 28 ayat (2) junto pasal 45 UU ITE.

"Tersangka dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian," katanya.

Nama Sudarto mencuat setelah menulis sejumlah postingan yang menyebutkan adanya pelarangan perayaan natal di dua daerah di Sumatera Barat, yakni Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya.

Postingan itu membuat resah, karena dinilai mengganggu kerukunan hidup beragama yang selama ini terjaga dengan baik di kedua daerah.

Di Dharmasraya sendiri, perayaan Natal bersama tetap berlangsung tanpa larangan. Salah satu tempat perayaan Natal ada di Jorong Koto Ranah, Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai. Salah seorang pendeta, Roy Hutapea mengaku tidak terpengaruh dengan isu yang berkembang. 

"Hasil pantauan kita bersama dan meyakinkan kami juga di lapangan langsung, situasi aman terkendali," kata Dandim 0310 SSD, Letkol Inf Dwi Putranto kepada detikcom, Selasa (24/12/2019).

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.