Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Lima Puluh Kota-netralpost.net-
Anggota Satgas TMMD/N ke 111 Tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota laksanakan apel pagi persiapan kegiatan bersama warga Nagari Talang Maur, minggu (20/6/2021) di lapangan sepak bola Talang Maur. 

Kegiatan apel ini adalah agenda rutin harian yang dilaksanakan sebelum memulai kegiatan bagi anggota Satgas dan warga yang bertugas. Dalam apel yang dilakukan pagi ini komandan apel membagi sektor yang akan di kerjakan oleh anggota Satgas dan warga. 

Apel langsung dikomandoi oleh Kasdim 0306/50 Kota yang juga sebagai Wadansatgas TMMD/N Kodim 0306/50 Kota. Kasdim menyampaikan harapan yang besar kepada anggota satgas dan warga yang akan melakukan kegiatan pada hari ini. 

Dalam apel kegiatan ini, warga juga turut serta dalam melaksanakan apel persiapan. Keikutsertaan warga ini sangat membantu rangkaian kegiatan TMMD/N ke 111 Kodim 0306/50 Kota. Setelah pembagian sektor dilakukan, warga dan anggota Satgas langsung melakukan kegiatan.(*)


Lima Puluh Kota-netralpost.net-
Anggota
Satgas TMMD/N ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota lakukan kegiatan bersama kelompok tani Balai Jaya Jorong Talang, Nagari Talang Maur. Kegiatan yang dilakukan yaitu pembukaan lahan baru untuk pertanian yang akan dikelola oleh warga. 

Dalam gotong royong pembukaan lahan ini, hadir Bapak Deni Saputra selaku ketua kelompok tani Balai Jaya beserta 23 orang anggota. Kegiatan ini berjalan dengan sangat lancar dengan bantuan yang diberikan oleh anggota Satgas, pekerjaan pun cepat diselesaikan, Minggu (20/6/2021).

Lahan baru ini nantinya akan ditanami Palwija yang nantinya bisa menunjang kebutuhan pangan masyarakat di Nagari Talang Maur. Kegiatan gotong royong ini sebagai bentuk kerja sama yang baik antara TNI dan warga dalam rangkaian kegiatan TMMD/N ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota.

Sertu Heri sebagai narasumber mengungkapkan bahwa kerja sama yang terjalin dengan baik antara anggota TNI dan warga adalah kolaborasi yang sangat kuat untuk menunjang kemaslahatan Nagari. Kita tidak bisa berjuang sendiri-sendiri dalam membangun Nagari, tapi harus sama-sama berangkulan untuk menciptakan Nagari yang terus maju.(*)


Padang Pariaman-netralpost.net
- Babinsa Koramil 07/Pk  Kodim 0308/Padang Pariaman Serda pry Iryanto  melaksanakan kegiatan patroli lingkungan dan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga binaannya dengan tujuan menumbuhkan kesadaran penggunaan masker dalam kegiatan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, saat Babinsa bertemu warganya langsung memberikan himbauan agar membiasakan menggunakan masker terutama sedang di luar rumah, Minggu (20/6/2021).

Babinsa mengatakan bahwa penggunaan masker dalam kondisi saat ini sangat penting, karena bukan hanya untuk keamanan penggunanya namun juga bagi orang yang berada di sekitarnya. Penyebaran virus covid-19 dapat dengan mudah menyerang semua orang sehingga harus melatih diri untuk hidup disiplin menggunakan masker, rajin cuci tangan dan jangan terlalu sering keluar rumah bila tidak terlalu penting, jelas Babinsa.

Lebih lanjut Babinsa menjelaskan bahwa penularan virus corona lebih rentan terjadap orang usia lanjut sehingga harus lebih waspada, disamping itu sebagai orang tua kiranya kita memberikan contoh kepada kaum remaja dan anak-anak agar menyadari manfaat menggunakan masker. Karena masih banyak warga yang belum menyadari untuk memakai masker, meskipun pemerintah berulang kali memberikan sosialisasi penggunaan masker, “ucapnya”.

Ibu Sumiati warga Korong parit Nagari pauh kambar  mengatakan bahwa dirinya mempunyai masker dan sudah berulang kali mendengar sosialisasi penggunaan masker untuk mencegah penyebaran virus corona, namun dirinya menanggap karena hanya beraktivitas di lingkungan rumah saja maka jarang mengenakan masker tersebut. Disamping itu dirinya merasa terganggu saat berbicara bila menggunakan masker, “tuturnya”.

Menanggapi hal itu Babinsa menyampaikan agar kita punya tekad dan sadar untuk tetap sehat sehingga ikhlas menggunakan masker, penularan virus corona cukup serius dan sudah banyak memakan korban. Oleh karena itu ikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus corona, “tutur Babinsa”.(*)



Payakumbuh-netralpost

 Randang Payakumbuh akhirnya sampai ke tangan Wakil Wali Kota Esenyurt Istanbul, Turki, Mr. Abdurrahman Ada yang diserahkan melalui Wakil Ketua Umum Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) Akmal Rusli di Turki, Rabu (2/6).


Awalnya, 'Randang Diplomasi' dari Kota Payakumbuh tersebut hendak diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, namun orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu tidak bisa memenuhi undangan Pemerintahan Esenyurt Istanbul, Turki, karena izin perjalanan Erwin Yunaz yang belum dapat persetujuan.


Wakil Wali Kota Esenyurt Istanbul, Turki, Mr. Abdurrahman Ada menyampaikan salam hormat dan hangat untuk Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz.


“Kami kirimkan (sampaikan) salam hangat dari Pemerintahan Eşenyurt Istanbul, Turki. Khusus atas keakraban kami dengan Erwin Yunaz Wakil Wali Kota Payakumbuh-Indonesia. Sekali lagi, kami kirimkan salam kasih sayang,” ujar Mr. Abdurrahman Ada.


Lebih lanjut Akmal Rusli menjelaskan ini adalah sebuah kunjungan bersejarah ‘Diplomasi Randang’ ala Pemerintah Kota Payakumbuh melalui sahabat saya Erwin Yunaz dari Ranah Minang.


Dalam kesempatan ini, mewakili Bapak Erwin Yunaz yang tidak bisa memenuhi undangan Pemerintahan Kota Esenyurt, karena izin perjalanan yang belum dapat persetujuan. Kami membicarakan potensi dua Kota dari dua Negara yang berbeda. 


"Dari diskusi ini tergambar betapa network yang dimiliki Pemerintah Kota Payakumbuh melalui sahabat saya Wakil Wali Kota Payakumbuh-Sumatera Barat, Bapak Erwin Yunaz ini, sangat bisa memberi manfaat besar kepada daerahnya Kota Payakumbuh bahkan Negara tercinta, Indonesia,"


Sementara itu, saat dikonfirmasi media, Wawako Erwin Yunaz mengatakan sebuah kehormatan Randang Payakumbuh bisa diterima dan disambut baik oleh Wakil Wali Kota Esenyurt Istanbul, Turki, Mr. Abdurrahman Ada. 


"Kami juga menyampaikan salam hangat dari Payakumbuh, Indonesia kepada Bapak Wakil Wali Kota Esenyurt Istanbul, Turki," kata Erwin Yunaz.


Diakui Wawako, karena kondisi daerah yang belum memungkinkan untuk dirinya berangkat ke luar negeri, yaitu Turki, sehingga belum diberikan izin oleh Kemendagri.


"Tapi kita berharap hubungan ini akan ditindaklanjuti dalam kerjasama saling meguntungkan antara dua kota. Nanti Insyaallah akan saling berbagi potensi kedua kota," pungkasnya. (Yon)










Payakumbuh -netralpost

 Tim 7 Kota Payakumbuh yang terdiri dari Satpol PP, TNI, POLRI, dan kejaksaan merazia sejumlah lokasi usaha dan kafe-kafe di Payakumbuh, Sabtu (29/5) malam.


Dalam operasi yustisi penegakan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru itu, 5 dari 13 lokasi usaha yang didatangi saat dirazia harus diberikan sanksi administrasi dengan membayar denda sebesar Rp. 500.000.


Tidak hanya itu, sanksi kepada perorangan juga diberikan kepada 32 masyarakat yang terjaring razia. Namun, mereka memilih diberi sanksi kerja sosial daripada membayar denda sebesar Rp. 100.000


Menurut Ketua Harian Tim 7 sekaligus Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh Devitra kepada media, Senin (31/5), menjelaskan upaya mencegah penyebaran Covid-19 terus gencar dilakukan, selain menghimbau warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, juga dengan menegakkan aturan Perda AKB. 


Dari update zona yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sumbar pada Minggu (23/5) lalu, Payakumbuh berada pada zona oranye dengan skor terendah, 1,93. Pada update Minggu (30/5) skor sudah naik menjadi 2,26.


"Saat ini kita masih berada di zona oranye. Wali Kota Riza Falepi selaku Ketua Satgas Covid-19 menargetkan secepatnya kita berada di zona kuning atau zona hijau. Untuk itu, razia prokes akan terus kita tingkatkan supaya dapat bersama-sama mewujudkan Payakumbuh bebas Covid-19," ungkap Devitra didampingi Sekretaris Erizon bersama duo kabid Ricky Zaindra dan Joni Parlin bersama Kasi Penyidik Alrinaldi.


Devitra juga berpesan kepada pelaku usaha yang sudah mematuhi prokes sesuai Perda agar tetap mempertahankan disiplin dan menghimbau agar pelaku usaha yang sudah terkena sanksi untuk dapat mengevaluasi dan mematuhi aturan agar tidak terkena sanksi kembali.


"Upaya memutus penyebaran Covid-19 membutuhkan kerjasama seluruh pihak, mari terus kita tingkatkan kesadaran bersama agar dapat mematuhi protokol kesehatan 5m dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas," pungkasnya. (Yon)






Payakumbuh --netral post

 Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan vaksinasi Covid-19 selesai dilaksanakan pada bulan Agustus 2021, bahkan lebih cepat lebih baik, sesuai harapan dari Wali Kota Riza Falepi. Hingga Sabtu (29/5), sudah ada sebanyak lebih dari 8 ribu orang yang ikut vaksinasi Covid-19 di Payakumbuh, sudah banyak juga yang telah divaksin tahap kedua.


Banyak masyarakat yang masih bertanya-tanya bagaimana prosesnya? Apakah memakan waktu lama? Apakah ada efek lain? Siapa yang tidak boleh ikut vaksinasi?


Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal didampingi Kabid P3 dan Kesmas Fatma Nelly dan Kasi Kesmas Fitri menyampaikan kepada media, Senin (31/5), selain adanya vaksinasi reguler di setiap puskesmas, petugas melaksanakan sebagian proses vaksinasi dengan menjemput bola ke lapangan. Ada vaksinasi dilakukan di kantor camat dan kantor lurah.


Dijelaskannya kalau proses vaksinasi Covid-19 sangat  simpel sekali, karena berbeda dengan orang berobat yang harus memerlukan pemeriksaan kesehatan di labor terlebih dulu. Mereka hanya melalui proses screening dan cek tensi.


Mereka dengan riwayat asma, bila sedang sesak nafas tidak bisa divaksin sampai gejalanya berkurang. Begitu juga dengan orang yang tensinya tinggi, saat akan divaksin maka harus menunggu dulu tensi turun, bila tinggi sampai 190 maka tidak boleh, yang bisa divaksin dengan tensi 180 kebawah.


Ibu hamil tidak dibolehkan untuk divaksinasi dan untuk lansia ada namanya tes kerapuhan, untuk melihat apakah cukup mampu menerima vaksin di tubuhnya.


"Bila ada orang yang ingin divaksin tensinya diatas 180, nanti diarahkan ke poli dan diberi pengobatan. Setelah 3 sampai 5 hari, mereka bisa datang ke puskesmas untuk bisa discreening kembali, bila tensinya sudah turun, maka bisa dilakukan proses vaksinasi," terang Bakhrizal.


Simpelnya vaksinasi itu, terlebih dahulu masyarakat menunggu antrian untuk discreening, nantinya hasil screeninglah yang menentukan apakah mereka bisa divaksin langsung hari itu juga atau tidak. Rata-rata untuk ikut vaksin 1 orang memakan waktu 1 jam, tergantung banyak antrian.


"Masyarakat datang, kemudian ambil antiran, lalu maju ke meja screening, kalau lulus screening boleh divaksin. Setelah divaksin, mereka harus menunggu proses observasi selama 30 menit, ini wajib. Setelah habis waktu observasi dan dinyatakan aman, nantinya mereka akan menerima sertifikat vaksinasi pertama dan kartu vaksin," terang Bakhrizal.


Menurut Bakhrizal, meski orang yang telah divaksin tidak dijamin kebal dari tertular Covid-19, tetapi apabila mereka terpapar suatu waktu, maka dampak yang ditimbulkan tidak akan separah orang yang tidak divaksin, artinya imun mereka lebih bagus. Makanya, diperlukan vaksinasi hingga tiga tahap.


Dari hasil pantauan media, setiap orang yang sudah divaksin bisa mengalami rasa kantuk, lapar, dan gatal-gatal, tapi kemungkian ini hanya sangat kecil sekali terjadi, ada yang merasakan ada yang tidak, artinya berbeda untuk setiap orang.


Hal ini diungkapkan Joli, salah satu wartawan yang sudah ikut vaksinasi tahap kedua pada 15 Maret 2021 lalu, dirinya menyebut memang ada rasa gatal-gatal pada seluruh tubuh selama 1 minggu setelah divaksin, tapi itu hanya sesekali dan sedikit dirasakan, dan tidak ada ruam.


"Iya, setelah divaksin waktu itu, kadang ada timbul rasa gatal di tubuh, gatal ini datangnya sekali-sekali dan biasa saja, tidak sampai bengkak atau memerah ditubuh," ujarnya.


Sementara itu, Ako (34), Reporter Humas Pemko Payakumbuh yang divaksin pada Kamis, 2 Mei silam menyebut dirinya memang mengalami rasa kantuk saat setelah divaksin, tapi hanya hari itu saja.


"Iya, rasa kantuknya tidak berat sekali, saya rasakan setelah divaksin, sampai kini semuanya aman kok, tidak ada rasa apa-apa lagi," kata Ako. 


Sementara itu, Zetriwardi (55) Kabag Umum Setdako mengatakan dirinya sudah divaksin dan tidak merasakan gejala apa-apa, sekarang menjadi lebih nyaman dan percaya diri dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.


"Saya bangga ikut divaksin dan keluarga saya juga sudah ikut vaksin, mari kita sukseskan Payakumbuh menuju zona hijau," pungkasnya. (Yon)





Payakumbuh-netralpost.com
Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz diundang khusus dalam Podcast Ke-4 di Kampus Universitas Negeri Padang (UNP) yang diselenggarakan di Gedung Rektorat Bagonjong Universitas Negeri Padang, Rabu (16/6).

Podcast sudah sangat tenar alias populer di mancanegara, seperti Amerika, UK, dan Australia. Meskipun lebih mengutamakan sisi audio, namun Podcast berbeda dengan radio. Siaran yang dilakukan dengan radio adalah siaran langsung sedangkan audio pada Podcast adalah hasil rekaman.

Dalam Podcast ke-4 ini dihadiri juga oleh Rektor Universitas Negeri Padang Professor Ganefri, Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Asmar Yulastri, dan Team Kreatif Kaki Lima Hanif Al Kadri.

Wawako Erwin Yunaz berbicara tentang branding Kota Payakumbuh, kota ini pernah dijuluki sebagai kota galamai, kota batiah dan juga kota biru dalam perjalanan waktu agak monoton dan belum punya dampaknya terhadap ekonomi yang kuat. 

"Maka momentum deklarasi City of Randang tepat sekali, ketika dunia mengakui rendang sebagai makanan terenak di dunia, Payakumbuh langsung menetapkan Randang sebagai ikon kotanya," kata Wawako.

Caster dari Team Kreatif Kaki Lima Hanif Al Kadri menyampaikan pihaknya ingin mengulik bagaimana kisah sukses atau sukses story dari seorang Erwin Yunaz. 

"Bisa jadi wawako bakal menjadi narasumber tetap karena pengalaman vokasi wawako dan keilmuan managemennya,” ujar Hanif.

Di akhir podcast wawako menyampaikan sedang mempersiapkan iven akbar, namanya Indonesia Marandang Dunia. "Kota Payakumbuh mempunyai persembahan emas untuk melaksanakan Marandang Dunia yang pusatnya di Kota Payakumbuh," pungkasnya. (Humas)


WISATASUMBAR
-Berawal dari roadshow persiapan film Rantak Tanah Pusako yang dilakukan oleh adik-adik Cenari Foundation yakni Ilham Pribadi Rbh Zera Permana Robye Opj dan Melati di dampingi oleh mentor kami Bapak Ridwan Tulus ke kampus-kampus terkemuka di Kota Padang, salah satunya adalah Universitas Baiturahmah. Alhamdullilah, dengan rendah hati Rektor Unbrah, Bapak Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS yang juga mantan wakil menteri pendidikan dan rektor Universitas Andalas menyempatkan waktu untuk berdiskusi dengan adik-adik CENARI. 


Percakapan mengalir dengan banyak pertanyaan dan jawaban yang berkualitas, diselingi jokes-jokes keren yang mendidik. Kemudian Bapak Prof. Musliar Kasim tertarik pada satu topik yang mengisahkan banyaknya wisatawan asing menginap di rumah penduduk di Nagari Sungai Pinang, kok bisa tanya beliau?


Konsep tour program “Hiduik Marasai” a.k.a “Life Experience” yang kami tawarkan pada rekan-rekan tour operator di banyak negara Eropa ternyata digemari oleh klien mereka. Konsep ini sebenarnya tercipta hanya karena keterbatasan modal usaha sehingga memaksa kami putar otak supaya tamu yang datang bisa terakomodir dan bisa melihat Sungai Pinang. Alhamdulillah, you’ll never know what’ll happens next as long you see always the blue colour of the ocean.


Sekilas cerita tersebut membawa Bapak Musliar Kasim beserta beberapa dosen Unbrah berkunjung ke Authentic Sumatra - Ricky's Beach House beberapa waktu yang lalu, kami berbagi banyak hal sesuai kemampuan dan beliau secara pribadi meminta saya untuk menjadi pembicara di kampus beliau dalam acara yang bakal diikuti hampir 1000 peserta terdiri dari dosen dan mahasiswa Unbrah. Hahahaaha kok saya merasa geli .... saya yang cuma tamatan SMP yang itupun gak bagus diminta oleh mantan wakil menteri pendidikan Republik Indonesia jadi dosen !!! I always believe that life never leads you to the dark. C’est simple comme bonjour, semuanya sederhana seperti kita berbagi salam.


Assalamuallaikum Wr. Wb 🙏🏻


Terima kasih Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS.

Trust me, I’ll make it simple.


Kabupaten Solok-netralpost.net
- Terkait beredarnya berita tentang surat mosi tak percaya yang ditandatangani oleh sejumlah anggota dewan terhadap Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra, membuat publik terkejut. Pasalnya, Dodi yang selama ini dikenal baik dan dicintai masyarakat sebagai aspirator rakyat, malah mendapatkan persoalan sedemikian.

Dalam terbitan berita sebelumnya terkesan belum terungkap secara jelas jenis pelanggaran hukum atau etik yang telah dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra.

Mengenai hal itu, koordinator GARDA (Gerakan Relawan Dodi Hendra, Mora Afdal Dt Panguly Sati), mengatakan kita bagian masyarakat Kabupaten Solok yang bertanggung jawab mengantarkan dodi hendra ke DPRD Kab.Solok tentu juga punya tanggung jawab moril pengawalan baik buruknya beliau sebagai publik figur , pengamatan kami sebagai masyarakat menikmati gaya kepemimpinan beliau tegas keatas mengakar  kebawah, yang dipersepsikan arogan,dan otoriter  oleh pihak tertentu, padahal semua kita tau institusi sekelas DPRD itu bukan sebuah organisasi karbitan tapi semua undang-undang dan aturan turunannya sangat jelas masa iya masih bisa arogan/otoriter seolah ini mempertegas pemahaman anggota DPRD terhadap aturan internalnya mereka sendiri.

Kita berhak berasumsi tapi asumsi hari ini kenapa penolakan dan dukungan pembahasan RPMJ dichinangkiak blok fraksi pro kontranya  persis sama dengan mosi tak percaya kepada ketua DPRD, yang kita sesalkan seolah kita dihadapkan antraksi dan intrik politik seolah ada sesuatu dan lain hal yang jelas kita tak menuduh siapa dalang dibalik ini.

Pesan kami dari relawan/simpatisan  kepada ketua DPRD dodi hendra ,fokus saja kepada pengabdian, kita berpandangan positif saja semoga fitnahan ini berakhir, ingat target kita dari awal mengantarkan dodi hendra jadi anggota DPRD  Kabupaten Solok suara terbanyak yang pro rakyat , kalau jabatan ketua DPRD hanya bonus  penugasan dari DPP partai, sakali lagi kita tegaskan Dodi Hendra hari ini masih Ketua DPRD Kabupaten Solok dengan segala kewenangan yang melekat kalau toh ada pihak lain yang membidik posisi ketua harap mof on dan sportif.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra menyikapinya dengan tenang. Dirinya beranggapan bahwa ada sesuatu yang ingin menggoyang posisinya. “Biasalah, dalam politik sering terjadi hal seperti ini,” celetuk Dodi.

Dodi berharap proses politik harus dilakukan dengan ukuran yang jelas. Jangan sampai hal yang tidak bisa dibuktikan terkesan dipaksakan, misalnya saja seperti yang ia rasakan saat ini ketika mendapat mosi tak percaya tanpa melakukan kesalahan.

“Sampai saat ini, saya belum paham apa kesalahan yang telah dilakukan, sehingga para anggota melayangkan surat tersebut,” sebut Dodi.

Lalu, Dodi Hendra memaparkan bahwa selama ini dirinya bertindak dan bekerja sebagai wakil rakyat masih dalam koridor yang wajar.

“Saya disebut tidak demokratis dan arogan. Astagfirullah, semuanya itu tidak benar. Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok selama ini saya hanya mengeluarkan sikap tegas, bukan arogan. Dan saya memang tidak mau asal memberikan tanda tangan terkait regulasi anggaran, dengan tegas saya menolaknya, karena itu uang rakyat! lucu saja bila ketegasan dibilang arogan,” jelasnya.

Diakhir pembicaraan, Dodi Hendra menjelaskan bahwa dirinya sangat menyayangkan hal itu. Baginya yang paling penting saat ini tetap bisa bekerja dan memperjuangkan rakyatnya.

“Sejauh rakyat masih memberikan kepercayaan penuh, saya akan tetap berjuang untuk Kabupaten Solok. Saya bangga telah belajar dari sosok Bapak Prabowo Subianto, yang tegas dalam memperjuangkan rakyat Indonesia ini,” tegasnya. (***)


Lima Puluh Kota-netralpost.net
- Pembangunan rumah layak huni oleh Anggota Satgas TMMD/N ke 111 Kodim 0306/50 Kota masih berlanjut. Dimulai dari hari pertama dibukanya secara resmi kegiatan TMMD/N ke 111, sampai hari ini, sabtu (19/6/2021) pembangunan sudah menunjukkan sepertiga jalan. 

Pembangunan yang dilakukan telah mencapai sekitar 35% menuju selesai. Sesuai dengan laporan yang disampaikan, atap rumah telah selesai di pasang. Tinggal dinding dan beberapa bagian lagi yang akan di selesaikan. 

Ibuk Fitrianis selaku penerima bantuan rumah layak huni ini sangat berterima kasih kepada anggota Satgas atas bantuan dan tenaga yang telah diberikan. Tidak henti-hentinya beliau mengucap syukur atas bantuan ini. 

Peltu Dwi salah seorang personil Satgas TMMDN Kodim 0306/50 Kota yang ditemui saat pengerjaan mengatakan, " Dengan adanya bantuan rumah layak huni ini, semoga bisa membantu warga yang belum bisa membangun rumah yang layak. Dan dalam proses pembangunan nya, diharapkan personil yang bertugas benar-benar menunjukkan bakti nya untuk meringankan beban masyarakat, " ujarnya. (pendim).


Jawa Timur-netralpost.net-
Serbuan vaksinasi di kabupaten Bangkalan, yang berlangsung di dua titik, diantaranya Stadion Gelora Bangkalan, dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kamal, Jumat (18/6/2021). Selain itu, vaksinasi ini juga ditargetkan seribu orang dalam satu hari di satu titik. 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, didampingi Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat Utama Polda Jatim, meninjau serbuan vaksinasi di kabupaten Bangkalan. 

Selain di dua lokasi ini, kegiatan vaksinasi sebelumnya juga dilakukan oleh Forkopimda Jatim berkolaborasi dengan Forkopimda kabupaten Bangkalan untuk melakukan vaksinasi di sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) dan 4 kecamatan zona merah di Bangkalan, diantaranya Ponpes Pademangan Timur, Ponpes Syaikhona Kholil, dan Ponpes Nurul Kholil. 

Sementara, Panglima TNI dan Kapolri dalam kunjungannya di Stadion Gelora Bangkalan, menyempatkan untuk berdialog dengan para santri peserta vaksin. 

"Kami senang dengan kehadiran bapak. Kami merasakan kehadiran negara disini," kata Muhammad wahyu, saat ditanya Panglima TNI tentang perasaannya setelah melakukan vaksinasi. 

Selain Wahyu, Faris Al Farizi warga Bangkalan juga diberi kesempatan untuk berdialog dengan Panglima TNI. Fariz mengatakan untuk vaksin kali ini sangat berguna bagi masyarakat, dan Fariz juga mengeluh jika kondisi daerahnya berdampak luarbiasa. 

"Tapi kami juga sangat menangis sekali kondisi kami sangat luar biasa sekali, sangat berdampak untuk keseluruhannya, dan untuk kehidupan kami, baik dari urusan ibadah, urusan pekerjaan dan urusan pendidikan," keluh Faris. 

"Jadi dengan adanya pemerintah langsung menangani ini sangat-sangat membantu kami, dan sangat berterima kasih sekali, dan luar biasa sekali, kami sangat mengharap terus-menerus untuk diadakan solusi seperti ini. Hanya itu yang bisa saya sampaikan, dan terima kasih, terima kasih ya.." akunya Fariz saat berdialog dengan Panglima TNI. 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kepada Fariz dan kepada masyarakat Bangkalan. Dengan situasi di Bangkalan ini ada beberapa kecamatan yang masuk zona merah, termasuk Klampis, Geger dan Bangkalan. 

"Apabila dilaksanakan PPKM mikro supaya memutus rantai penularan covid-19. Kira-kira bagaimana menurut Bapak?" tanya Panglima TNI kepada Fariz. 

Faris kembali mengatakan, "itu sangat bagus sekali Pak, sangat efektif sekali, karena memang itu adalah aturan yang memang harus kita jalankan, dan pemerintah juga sudah mengedukasi kita sejak awal urusan covid," Jawab Fariz. 

"Apalagi sekarang ini kami dengar, kami juga bukan ahlinya, cuman kita hanya mengikuti media saja, bahwasanya sekarang ini ada varian baru, saya dengar itu dan itu sangat berbahaya sekali, jadi sangat penting sekali untuk adanya pemutusan, karena itu adalah langkah awal untuk kita supaya cepat selesai dari pandemi ini," imbuh Fariz kepada Panglima TNI.  

Marsekal Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih banyak, karena mulai besok, dari TNI maupun Polri akan membantu Kepala desa atau pak Camat, dalam rangka PPKM Mikro.

"Jadi tugasnya adalah memutus rantai penularan covid-19 dengan melaksanakan setiap hari adalah melacak kontak erat, kemudian melakukan isolasi mandiri atau isolasi terpusat, dan Itu pun dilaksanakan terus selama 2 minggu," tegas panglima dihadapan masyarakat Bangkalan. 

Lanjut Panglima menyampaikan. Sehingga Pak Bupati bisa mendapatkan data, yang pertama adalah angka kasus positif di wilayah itu, kemudian yang kedua adalah angka kesembuhan, dan yang ketiga menekan apabila ada angka kematian. 

"Sehingga kasus covid-19 di wilayah Bangkalan ini segera bisa kita akhiri dengan cara itu, tentunya juga kita terus melaksanakan vaksinasi secara nasional," paparnya. 

"Mudah-mudahan nanti proses belajar mengajar semuanya berjalan dengan lancar tanpa adanya ketakutan covid-19. Insyaallah dengan doa kita bersama upaya dari pemerintah, vaksinasi juga bisa terlaksana, PPKM Mikro untuk memutus rantai penularan bisa kita laksanakan dengan baik," pungkas Panglima TNI saat berkunjung di serbu vaksin Bangkalan.(*)


Lima Puluh Kota-netralpost.net-
Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe S.A.P. M.H, mengikuti pertemuan yang dilakukan dengan metode Vidcon pada hari Jum’at (18/6/2021) di Aula Puskodal Ops Kodim 0306/50 Kota, Jl Raya Negara Km 7 Tanjung Pati, Kecamatan harau, Kabupaten 50 Kota.

Pertemuan ini membahas lebih lanjut tentang tugas pokok Komando Tugas Gabungan Terpadu I/BB yaitu untuk melaksanakan operasi penanganan covid 19 dan PPKM Mikro tahap X yang dimulai tanggal 15 hingga 28 Juni di Provinsi Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau dengan menggelas 6 Satgas. Vidcon ini dilaksanakan pada Jumat (18/6/2021) pukul 08.00 WIB.

Target utama dalam perintah ini adalah penerapan 3 T di Skala Mikro, perubahan perilaku masyarakat, pencagahan penyebaran covid 19, peningkatan angka kesembuhan pasien covid 19, pengurangan angka kematian akibat covid 19 yang akan diupayakan dalam pengendalian pandemi covid 19 ini. Dalam pertemuan ini juga dibahas konsep kedisiplinan yang merupakan kunci keberhasilan penanganan covid 19. Dalam perihal kedisiplinan ini, Satgas yang terlibat harus memantau perubahan perilaku masyarakat dalam menyikapi pandemi corona. 

Sesuai dengan perintah sebelumnya, Satgas Korem yang melibatkan Kodim di setiap daerah harus melakukan penebalan personel dalam melakukan tugas. Untuk satgas Korem 032/WBR menerima perkuatan 12 orang Babinpotdirga dari Lanud Sutan Sjahrir dan 6 orang Babinpotmar dari Lanal Lantamal II/Padang untuk di BKO-KAN ke Subsatgas Kodim 0312/ Padang. Dan juga ada penebalan personil sebanyak 125 orang untuk Subsatgas Kodim 0309/Solok, dan penebalan personil 90 orang untuk Kodim 0310/SSD.

Asisten Intelijen juga memaparkan perkembangan Covid 19 di wilayah Kodam I/BB. Untuk provinsi Sumatera Utara terdapat 1 zona merah, 12 zona orange, 13 zona kuning dan 7 zona hijau. Untuk wilayah sumatera barat terdapat 2 zona merah, dan 17 zona orange. Untuk wilayah Riau terdapat 3 zona merah, dan 9 zona orange. Untuk wilayah Kepulauan Riau terdapat 2 zona merah, 4 zona orange, 1 zona kuning dari semua kabupaten dan kota yang terdapat di wilayah provinsi tersebut.

Diharapkan dengan adanya perintah operasi gabungan ini, bisa menekan laju penyebaran virus covid 19 di wilayah Kodan I/BB yang meliputi Wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Pertemuan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan.(pendim).

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.