Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88




Payakumbuh,netralpost-- Kasus Covid-19 di Kota Payakumbuh beberapa hari terakhir ini sempat menunjukkan tren positif, dimana angka bebas isolasi cukup tinggi. 


Namun dari tracking yang terus dilakukan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh beberapa hari yang lalu kepada riwayat kontak masyarakat yang dinyatakan positif, dan hasil swabnya keluar pada hari Jumat (23/7), kembali ditemukan terjadinya lonjakan kasus positif sebanyak 23 orang di Payakumbuh.


"Hari ini kembali terjadi lonjakan kasus positif Covid 19 di Payakumbuh yakni 23 orang dan yang bebas isolasi hari ini sebanyak 14 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal kepada media.


Sehingga sampai hari ini data untuk kota Payakumbuh didapati sebanyak 117 orang isolasi mandiri dirumah dan 24 orang dirawat di rumah sakit.


Adapun untuk daftar dari 23 orang yang dinyatakan positif Covid-19 hari ini adalah :


1. AJ, laki-laki (29), Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Swasta


2. ARV, laki-laki(25), Nunang Daya Bangun


3. MN, laki-laki(75), Ibuh, Swasta


4. HS, laki-laki(65), Labuah Basilang, Swasta


5. Z, perempuan (65), Tiakar, IRT


6. Z, laki-laki (33), Tiakar, Swasta


7. Y, laki-laki(56), Padang Tangah Payobadar, Swasta


8. S, laki-laki(41), Padang Karambia


9. RAA, laki-laki(17), Bulakan Balai Kandi, Pelajar


10. GG, laki-laki(29), Tiakar, Swasta


11. TT, perempuan (55), Balai Panjang, Nakes PKM Payolansek


12. REP, perempuan(38), Bulakan Balai Kandi, IRT


13. LF, perempuan(34), Tigo Koto Diateh, Pegawai Statistik


14. JZ, laki-laki(70), Koto Baru, Swasta


15. MS, laki-laki(71), Padang Tinggi Piliang, Pensiunan


16. E, perempuan(57), Tigo Koto Dibaruah, IRT


17. S, laki-laki (60), Sicincin, Pensiunan


18. M, perempuan(58), Tanjuang Gadang Sungai Pinago, IRT


19. DM, laki-laki(24), Nunang Daya Bangun, Mahasiswa


20. AT, laki-laki(48), Kubu Gadang, Pedagang


21. FL, laki-laki(44), Nunang Daya Bangun, IRT


22. CI, perempuan(16), Nunang Daya Bangun, Pelajar


23. RAM, perempuan(10), Bulakan Balai Kandi, Pelajar



Sementara 14 orang yang dinyatakan bebas isolasi hari ini adalah :


1. RAHMAH, perempuan (48), Bualakan Balai Kandi, Pedagang


2. MHD. FATIH RAKA ALFITRA, laki-laki(13) Tigo Koto Diateh, Pelajar


3. ZULBAHRI, perempuan(55), Ibuh, Buruh harian lepas


4. NURAINI, perempuan(58), Ibuh, IRT


5. YULI ESPANDIARI, perempuan(43), Koto Baru, PNS Kantor Camat Payakumbuh Timur


6. ELSA SRI RAHAYU NINGSIH, perempuan(31) Balai Jaring Air Tabit, Honorer BKKBN Kab. 50 Kota


7. MHD. AZAM SYAUQI ALFITRA,  laki-laki(12) Tigo Koto Diateh, Pelajar


8. NASIFA OKTAVIA, perempuan (42) Balai Tongah Koto, Nakes PKM Tarok


9. DONAL, laki-laki (52), Subarang Batuang, Swasta


10. SALSABILAH ARRAHMAN, perempuan(21) Subarang Batuang, Mahasiswa


11. MUHAMMAD ADIB HADIUL AUFA, laki-laki(14) Subarang Batuang, Pelajar


12. WAHYU HIDAYAT, laki-laki(25), Subarang Batuang, POLRI


13. JULIO PRASETYO, laki-laki(19) Bulakan Balai Kandi, Mahasiswa


14. DONNA SOVIA, perempuan(42) Payolansek, ASN Dinas Lingkungan Hidup



Kadinkes mengatakan sesuai arahan dari Wali Kota Payakumbuh agar mempercepat proses vaksinasi untuk masyarakat Kota Payakumbuh.


"Hari ini kembali terjadi penambahan kasus positif yang sangat tinggi, dan Pak Wali Kota kembali menginstruksikan untuk mempercepat pemberian vaksin untuk masyarakat Payakumbuh," ujarnya.


Besok adalah Mega gebyar vaksin  Kota Payakumbuh masih di tiga lokasi, yaitu Balai Kota Payakumbuh, Kecamatan Payakumbuh Barat dan Kecamatan Payakumbuh Utara. Setelahnya kembali dapat melakukan vaksinasi di Puskesmas Terdekat. 


"Bagi masyarakat kita yang belum vaksin bisa datang ke salah satu tempat tersebut. Cukup dengan membawa KTP elektronik atau KK Kota Payakumbuh," ucapnya.


Dr. Bek menjelaskan tujuan percepatan vaksin ini supaya 75 persen masyarakat Kota Payakumbuh bisa mendapatkan vaksin agar herd immunity itu bisa terbentuk dan masyarakat yang komorbid bisa ikut terlindungi.


"Ini semua supaya kegiatan bisa berjalan normal kembali dan sekolah tatap muka bisa dimulai kembali," ungkapnya.


"Jadi masyarakat yang belum divaksin segeralah untuk divaksin. Jangan mudah terpengaruh dan terpancing oleh berita hoax yang ujung-ujungnya akan merugikan diri kita sendiri," pungkasnya.


Serta untuk laporan data Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini adalah:



Suspek : 0

Kasus konfirmasi : 1828

Sembuh : 1649

Isolasi : 117

Rawat : 24

Meninggal : 30

KE : 68

Discarded : 16.542

Total swab : 19.199


(Yon)


Padang-netralpost.net-
Serbuan vaksinasi kembali dilakukan dengan gencar oleh Diskes Lantamal II beserta dari vaksinator lain, di antaranya Reksodiwiryo, Yonif 133 Yuda Sakti, Puskesmas Pengambiran, Puskesmas Seberang Padang dan Puskesmas Pasa Ambacang, kepada masyarakat Jumat 23 Juli 2021.

Menindaklanjuti perintah dan petunjuk dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.M.M.,TNI Angkatan Laut untuk melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masyarakat Maritim serta masyarakat lain yang masih membutuhkan.

Dengan kondisi Pandemi Covid-19 yang belum teratasi, pemerintah melalui TNI, Polri dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin agar terbentuk herd immunity. TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang, bersinergi dengan TNI AD dan Dinkes Kota Padang dalam pelaksanaan vaksinasi ini sudah menyiapkan vaksin dan tenaga vaksinator.

Dinas kesehatan (Diskes) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II dari beberapa hari belakangan sudah melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat Maritim dan masyarakat umum di kota Padang. Pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan kali ini, di gedung Himpunan Tjinta Teman atau HTT Padang di jalan Kelenteng Padang Selatan Kota Padang. Diskes Lantamal II, melaksanakan serbuan vaksinasi  Diskes Lantamal II Padang menerjunkan tenaga vaksinator sebanyak 7 orang.

Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Diskes Lantamal II di gedung HTT Padang ini, didatangi oleh para calon penerima vaksin baik remaja maupun yang lanjut usia. Vaksinasi ini dalam rangka serbuan vaksinasi secara nasional seperti daerah lainya di seluruh Indonesia.

Dilokasi kegiatan para vaksinator di awasi langsung oleh Kadiskes Lantamal II Letkol Laut (K) Zulfitri.S.Si. M.Kes., sebagai penanggungjawab kegiatan.

Dispen Lantamal II.


Padang-netralpost.net-
TK Hang Tuah Siteba Padang  yang berada di Kompleks Haji Agus Salim Siteba Padang  di datangi Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.M.Si(Han) dan Ketua Kordinator Cabang Korcab II DJA I Ny Santi Hargianto Jumat 23 Juli 2021.

Kedatangan orang nomor satu di Lantamal II dalam rangka memberikan apresiasi kepada  dua orang Murid TK Hang Tuah. Ke dua  Murid TK Hang Tuah Siteba Padang yang mendapatkan juara satu dan dua pada lomba Puisi dalam rangka hari anak Nasional tingkat Provinsi Sumbar.

Pada tempat yang berbeda Danlantamal dan ketua Korcab, mengunjungi komplek yang ada balitanya. Dalam kunjungan tersebut Danlantamal yang di dampingi Ketua Korcab II DJA I memberikan bingkisan kepada penghuni komplek Haji Agus Salim Siteba Padang.

Kunjungan Danlantamal dan Ketua Korcab II DJA I di dampingi Ketua yayasan Hang Tuah Mayor Laut (KH) Yohanes.S.Pd dan para pengajar di TK Hang Tuah Padang.

Dispen Lantamal II.


Padang Pariaman-netralpost.net-
Babinsa Koramil 05/ lubuk Alung kodim 0308 / Pariaman,  Serda Topitman menghadiri rapat bahas penertiban tempat  di wilayah Toboh Gadang Timur korong Toboh Tangah Padang kecamatan Sintoga kabupaten Padang pariaman, Jumat (23/07/2021).

Obyek wisata yang berada di wilayah toboh gadang timur korong tangah padang  saat ini tengah berbenah diri untuk mewujudkan tempat wisata yang layak dan memiliki potensi sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat.

Dalam rapat yang berlangsung dua jam ini disampaikan agar semua kalangan masyarakat bersama-sama saling menjaga kebersihan dan kelestarian tempat-tempat wisata tersebut dan dapat dikoordinasikan dengan baik dengan pihak pemerintah sehingga mendapat respon positif dari Dinas Pariwisata dan dapat dikenali oleh masyarakat luas.

Pada kesempatan ini Babinsa Koramil 05 lubuk Alung Serda topitman  menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak antar perorangan, memakai masker, dan rajin cuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas, pengecekan protokol kesehatan dilakukan secara rutin yang dilaksanakan di tempat wisata sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah sehingga kita semua bisa memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya..

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut

Pendamping Desa(PD), Ketua Lembaga Permasyarakatan Desa, Wali Nagari Toboh Gadang timur,  Babinsa Toboh Gadang Timur, Ketua Bamus dan Seluruh Wali Korong, Ketua Pemuda dan Seluruh Warga Toboh Gadang Timur. (*)



Padang – Walikota Padang, Hendri Septa, menyerahkan hewan sapi qurban secara simbolis kepada pengurus masjid dan mushalla yang berada disekitar sumber air Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (16/07/2021).

Penyerahan dilakukan di Halaman Kantor Pusat Perumda AM Kota Padang. Alhamdulillah tiap tahun selalu bertambah jumlah hewan qurban di Perumda AM Kota Padang. Pada Idul Adha tahun ini, sebanyak 42 ekor sapi dan 30 ekor kambing siap dibagikan kepada masyarakat Kota Padang, tidak hanya untuk masyarakat yang berada di sekitar sumber air.



Dalam sambutannya, Walikota Padang mengatakan sangat bangga terhadap manajemen Perumda AM Kota Padang, dan berterimakasih kepada jajaran Direksi yang selalu menghimbau kepada semua karyawan/ti untuk menyisihkan sebagain rezekinya untuk berqurban dan membantu masyarakat Kota Padang terutama dalam masa-masa sulit sejak pandemi ini melanda.



Walikota juga berharap apa yg telah dilakukan oleh Perumda AM Kota Padang dapat dijadikan contoh bagi banyak perusahaan lain di Kota Padang. Tak lupa, Walikota mendoakan semoga Perumda AM Kota Padang semakin maju dan berkembang kedepannya.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, dengan mewajibkan seluruh karyawan/ti berqurban, tak lain untuk lebih meningkatkan iman dan taqwa terutama tentang nilai-nilai keikhlasan dan berbagi kepada sesama.


“Dirut juga berterimakasih kepada seluruh karyawan/ti yang telah ikhlas mencicil biaya qurban dengan memotong sebagian rezeki setiap bulannya. Hewan qurban inilah yang akan menjadi kendaraan kita kelak di akhirat. Semoga menjadi catatan amal bagi semua karyawan/ti dihari akhir nantinya. Aamiin.(*)


Padang Pariaman-netralpost.net-
Menjalin hubungan silaturahmi diwilayah binaan sangat penting dilakukan oleh aparat kewilayahan, seperti yang dilakukan oleh Babinsa Nagari Sei Gimba Ulakan, Serda Ricky Effendi.

Anggota Koramil 07/Pauh Kambar, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama tokoh agama, bertempat di Madrasah tsanawiyah Nagari Sei Gimba Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Jum'at (23/07/2021). 

Sebagai makhluk beragama, Babinsa Nagari Sei Gimba Ulakan Serda Ricky Effendi. Manfaat waktu yang ada untuk melaksanakan ibadah sholat Sholat Jum'at berjamaah, selain itu juga bermanfaat untuk membangun silaturahmi dan kerja sama yang baik dengan masyarakat diwilayah binaan. 

Pada kesempatan tersebut Serda Ricky Effendi Mengatakan, selain kita melaksanakan perintah untuk melaksanakan ibadah, saat ini juga kita sebagai ajang silahturahmi guna membangun hubungan dan kerja sama yang baik serta untuk mengenal lebih dekat kepada masyarakat umum, baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat , tokoh Pemuda yang ada diwilayah binaan," ujar babinsa. 

Komunikasi sosial yang terus kita lakukan dengan berbagai lapisan masyarakat ini, selain itu bertujuan untuk mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah, tujuan lainnya adalah untuk membantu tugas pokok pokok Babinsa guna menciptakan kondusifitas wilayah, dengan saling memberikan informasi bila ada perkembangan diwilayah," tambahnya. 

Sementara itu, H.Mukhlis. mengucapkan banyak terima kasih atas silaturohmi dari Babinsa, dengan seringnya Babinsa turut serta melaksanakan sholat berjamaah Baik Sholat Jum'at bisa menciptakan rasa dekat dan kekeluargaan jamaah dengan bapak Babinsa, di samping itu memberikan rasa aman dan nyaman dalam beribadah." ucap H.Mukhlis.(*)


Padang Pariaman-netralpost.net-
Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Lubuk Alung Kodim 0308/Pariaman Serda topitman  melaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus monitoring penyuntikan Vaksin Covid-19 Tahap II yang bertempat di Puskesmas Sintuak, Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman, kamis (22/07/2021).

Pada kesempatan tersebut, Babinsa Serda Topitman mengecek langsung pelaksanaan pemberian Imunisasi Vaksin COVID-19. Sebelum divaksin, para penerima vaksin melaksanakan beberapa proses diantaranya, terlebih dahulu melaksanakan pendaftaran, dilanjutkan dengan pemeriksaan screening, kemudian dilakukan penyuntikan vaksin.

Babinsa Koramil 05 lubuk Alung Serda topitman mengatakan, “Pengamanan kegiatan pemberian Vaksin Covid-19 ini, untuk memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus monitoring kegiatan tersebut.”

”Pengamanan dan pemantauan ini kita lakukan agar kegiatan penyuntikan vaksin tahap II ini bisa berjalan dengan baik dan sesuai tahapan bahwa vaksin tersebut sudah diberikan kepada seluruh warganya yg sudah memenuhi syarat di desa wilayah binaanya, jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya akan mendukung penuh segala kegiatan Pemerintah Kota (Pemda) demi mensukseskan vaksinasi dan upaya menciptakan hidup sehat dan kondusif, katanya.

“Kami akan mendukung penuh segala kegiatan  diantaranya seperti pendampingan dan pengawasan seperti yang di lakukan sekarang ini terhadap pemberian vaksin diwilayah desa binaanya" pungkasnya (*)


Lubuk Alung-netralpost.net-
Seorang Babinsa mempunyai tanggung jawab terhadap wilayah binaan, yang setiap saat selalu siap apabila tenaganya dibutuhkan oleh masyarakat atau Aparat Nagari demi kelancaran dan keamanan di wilayah binaannya.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung Kodim 0308/Pariaman Sertu  Yumahdi yang ikut mendampingi vaksinasi covid 19 dosis Pertama dan kedua kepada Warga kecamatan Sintoga  yang dilaksanakan di Puskesmas Sintoga Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (22/07/2021).

“Sesuai petunjuk Komando Atas, kami selaku Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung akan selalu aktif mendampingi proses pelaksanaan vaksinasi dari awal pelaksanaan sampai dengan selesai,” kata Babinsa Sertu Yumahdi.

Diketahui, kegiatan ini juga untuk menjalin silaturahmi dan kemitraan antara TNI dengan Aparatur pemerintahan setempat dan masyarakat, sehingga kedepan TNI lebih di percaya dan di cintai masyarakat. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tak lupa Babinsa menekankan tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para pegawai yang melaksankan vaksinasi.

Sementara itu dr. Rezki sebagai petugas medis dalam vaksinasi tersebut mengatakan, Vaksinasi ini sudah masuk dosis kedua, dan sebelum dilakukan penyuntikan kita terlebih dahulu memeriksa kesehatan dan latar belakang riwayat kesehatan yang hendak disuntik. 

“kami dari tim medis merasa bersyukur Atas kepedulian dari Babinsa setempat yang setia mendampingi kami dalam program vaksinasi ini, Alhamdulillah kegiatan vaksinasi berjalan dengan lancar,” ungkapnya.(*) 


WISATASUMBAR
-Alhamdulillah saya sekarang justru merasa kaya setelah kehilangan segala segalanya khususnya harta benda. Setelah mulai sehat dan mulai bersahabat dengan media dan dunia maya saya banyak mengaggumi tokoh - tokoh muda pariwisata diIndonesia dengan kreativitas dan segmen khusus market pariwisata yang digarapnya tapi setelah kenal mereka justru terinspirasi dan berani mulai berbisnis pariwisata setelah membaca profile - profile tentang saya dimedia. Bahkan ada salah satu yang sudah menjadi top operator dunia yang khusus menggarap premium market dan mempunyai kantor di Singapura, Jakarta dan Bali. Duh...sungguh luar biasa! Saya baru tahu setelah beberapa bulan yang lalu dia tiba - tiba dia menelpon saya dan meminta saya khusus untuk menjadi pembicara untuk even webinarnya untuk partner - partner dia diEropah. Duh begitu bangganya!


Ada juga anak muda setelah termotivasi ketika membaca salah satu profile tentang saya dimedia dia langsung pulang kampung dan membangun nagarinya Nyarai Lubuk Alung - Sumatera Barat sebagai destinasi pariwisata. Aksinya yang luar biasa dengan mengajak pemuda - pemuda yang dulunya para pelaku Illegal lodging sekarang justru menjaga alam. Dan aksinya akhirnya mendapat pengakuan international dengan penghargaan yang dia dapat dari European Outdoor Conservation Association (EOCA). Nomor 1 dunia!


Bahkan salah satu orang terdekat saya yang begitu gigih berjuang bersama telah mendapat penghargaan juga " Award of Excellent " dari UNESCO atas usahanya dalam memperkenalkan songket Minangkabau kepada dunia.


Beberapa dari mereka sudah mendapatkan penghargaan Kalpataru karena aksi lingkungan dan pariwisata yang digarapnya.


Bahkan sebulan yang lalu ketika Shasami (sarapan sambil silaturahmi) dengan seorang sahabat saya yang sedang menjabat kepala dinas pariwisata Sumbar Dia bilang bahwa dia bersama Wagub Sumbar melakukan melakukan studi banding kesalah satu top destinasi dunia sekarang yaitu Labuan Bajo yang terkenal denganfauna yang eksotiknya yaitu Komodo.


Mereka dihandle oleh satu top tour operator disana. Sangat muda dan masih berusia 27 tahun. Pengusaha pariwisata yang sangat sukses untuk ukuran seusianya dan sudah mempunyai 4 kapal pesiar!


Yang membuat kaget kepala dinas ketika pengusaha muda tersebut menyebutkan bahwa dia berkecimpung didunia pariwisata karena terinspirasi setelah membaca profile tentang seorang Ridwan Tulus!


"Ridwan Tulus??" Tanya kadis heran. Bahkan sang wagub Sumbar sendiri bertanya siapa Ridwan Tulus karena beliau tidak mengenalnya!


Mendengar cerita sobat saya tersebut saya jadi merasa sangat kaya. Ternyata masih ada juga gunanya saya hidup didunia !


Seorang Mulyandri luar biasa! Alhamdulillah ternyata perjalanan hidup saya tidak terlalu sia - sia. Banyak akhirnya anak muda diSumbar sendiri dan Indonesia yang mengikuti " Jejak - Jejak TULUS " dan akhirnya ikut berjuang bersama menciptakan Green Tourism Destination didaerahnya masing - masing.


Alhamdulillah selama perjalanan kehidupan saya ternyata banyak menginspirasi banyak orang. Khususnya didunia pariwisata dan training. Dan hebat serta luar biasanya seorang Andrie (panggilannya) dia bisa memotivasi saya untuk terjun lagi kedunia pariwisata setelah semenjak 2009 saya melupakannya!


Siap Jadi Sopir!                Perkenalan saya pertama kali dengan beliau sekitar tahun 2011 ketika tiba - tiba dia menelpon saya dan mengatakan ingin bertemu saya dan belajar tentang pariwisata. Mendengar kata pariwisata pada saat itu saya tidak menggubrisnya. Saya tidak lagi memikirkan bisnis pada saat itu. Dan permintaan pertemuannya saya tolak. Tapi sepertinya penolakan tersebut tidak membuatnya jera. Dia selalu menelpon saya berulang. Berulang - rulang !..Akhirnya kegigihanya membuat saya kalah. Saya mengabulkan permintaannya untuk bertemu dan mengajaknya Shasami.


Memulai lagi Kebiasaan Shasami Salah satu kebiasaan saya sebelumnya yang tidak saya lakukan lagi ketika sakit adalah Shasami.


Shasami singkatan dari Sarapan sambil silaturahmi. 

Saya biasanya mengajak sarapan teman - teman, orang dekat dan orang yang membutuhkan. Lapau dan warung kopi bukan tempat biasa buat saya bahkan seperti "Kampus Alam" karena disana saya bisa belajar banyak hal. Belajar mengenal kharakter banyak orang dari level bawah sampai atas. Belajar etika, komunikasi dan bahkan bisnis. Bahkan Lapau atau Warung Kopi sudah seperti kantor buat saya. Makanya saya membuat konsep bisnis sendiri " Alam Takambang Jadi Kantua " plesetan dari falsafah Minangkabau " Alam Takambang Jadi Guru "


Biasanya saya saya sarapan setiap paginya di 4 tempat berbeda tergantung dari keinginan sarapan pagi itu dan bertemu dengan siapa.


Kebiasanya disatu tempat saya order makanan dan minuman khusus ala saya dan selalu duduk ditempat yang sama sehingga kalau saya masuk kewarung tersebut waiter langsung teriak " Pak Ridwan ya...biasa!".


Semenjak saya sakit saya tidak dibolehkan lagi oleh dokter dan khususnya istri untuk membawa mobil sendiri. Dan karena kasihan melihat istri yang selalu mengantar saya Shasami akhirnya saya putuskan membuat aksi sendiri " No Plan Trip !"


Keisengan saya adalah suka membuat istilah sendiri. Contoh ketika hijrah tahun 2007 saya menyebut diri sendiri sebagai " Assistant Garin " yang kalau ditanya ke orang Minang mungkin dia mengerti. Dan ketika menyebut pekerjaan saya sebagai Tour Designer yang bagi orang pariwisata sendiri istilah itu masih awam, Life Experience Tourism, Green Tourism Destination, Sotopreunership ( social tourism ) dan lain - lain.


No Plan Trip adalah kebiasaan baru saya karena saya suka jalan kaki. Dan juga dokter melarang saya olah raga berat. Dan kebetulan dulu saya aktif diorganisasi jalan kaki dengan mendirikan IndonesiaWalks. Bahkan saya pernah jalan kaki sepanjang 400 KM mengelilingi Pulau Kyusu - Jepang dan tertulis dalam sebuah buku " Kyusu Romance Walking ". Dan bahkan yang lebih luar biasa lagi saya pernah diberi kehormatan membuka even jalan kaki terbesar didunia " Tokyo 3 Days Walks " oleh Japan Walking Association (JWA) pada Novermber 2002 dan menjadi presiden jalan kaki termuda didunia di International Marching Leaque (IML). Dan kalau tidak salah satu - satunya presiden yang non jendral karena rata - rata pemimpin asosiasi jalan kaki adalah para jendral!


No Plan Trip bukan jalan kaki biasa. Saya biasa memulai jalan kaki start dari rumah sekitar jam 6 pagi untuk menuju ketempat Shasami yang saya ingini pada pagi itu. Dan sebagai tantangan saya selalu coba rute jalan kaki yang berbeda setiap hari untuk menjadi tantangan buat saya sekaligus mencari inspirasi. Karena saya pernah membaca " If you walk, you can see the color of wind! ".


Saat berjalan apabila menemukan kaca atau paku dijalan saya coba buang ketempat yang aman. Begitu juga sampah! Bahkan diawal tahun 2000an saya malah mengajak wisatawan untuk melakukannya dengan program " Clean The City by Walking serta Clean the Beach by Walking " yang saya rancang khusus karena rasa kecewa saya. Karena semenjak Kota Padang tidak dipimpin lagi oleh bapak Syahrul Ujud kota Padang tidak lagi mendapat gelar kota terbersih se Indonesia. Sebetulnya program ini sentilan buat pemimpin dan warga kota orang mau datang kesini untuk memungut sampah..bayar lagi! Tapi lucunya wisatawan saya senang karena merasa turut menyelamatkan lingkungan!


Saya mengajak Andrie pertama kali Shasami disebuah warkop diNipah atau kawasan pecinan dan ingin tahu tentang dia lebih dalam dan kenapa dia ingin belajar pariwisata dari saya.


Junior saya di STBA Prayoga      Dia bercerita bahwa dia adalah junior saya dikampus. Tapi dia tidak pernah bertemu saya waktu dikampus walaupun dia banyak kenal dan berteman dengan teman - teman saya yang seangkatan dengan saya.


Setelah selesai kuliah dia pergi merantau keBali untuk bermaksud mencari kerja sebagai pemandu wisata atau guide karena dia menguasai bahasa Inggris.


Waktu dia diBali dia tinggal kos ditempat teman - temannya yang seangkatan dengan saya yang sudah datang duluan kesana. Rata - rata pekerjaan mereka sebagai freelance guide dan kerja serabutan apa saja yang bisa menghasilkan income. Tapi kebanyakan mereka berprofesi sebagai guide liar karena belum terdaftar dan tidak memiliki guide license.


Sudah Mendapatkan Bantuan Dari Saya Jauh Sebelum Dia Mengenal Saya.


Waktu dia diBali dia bersama kawan - kawan yang seangkatan dengan saya mengalami kehidupan yang cukup berat karena ada peraturan baru dari dinas pariwisata disana bahwa setiap guide disana harus memiliki license dan license diberikan khusus hanya kepada penduduk lokal. Kehidupan mereka semakin berat karena selalu ada razia dan bagi guide liar akan ditangkap. Cukup lama mereka harus sarapan pagi dengan secangkir kopi dan bakwan. Begitu juga dengan makan siang dan makan malamnya karena sudah tidak mempunyai penghasilan.


Seniornya mulai menghubungi teman - temanya yang sudah dianggap sukses. Dan sedihnya hampir semua menolak dengan alasan baru beli rumah atau mobil. Ada saja alasannya. Tapi ketika seniornya menghubungi saya saya langsung mentransfernya yang membuat mereka selamat juga makannya untuk beberapa lama. Tapi waktu itu dia tetap belum mengenal saya.


Setelah dia merasa gagal diBali akhirnya dia pindah keLombok. Dan tak lama kemudian dia dapat pekerjaan disebuah hotel berbintang disana.


Waktu bekerja dihotel dia banyak melayani dan membantu tamu - tamunya orang asing yang bekerja diNGO Internasional. Salah satu pimpinan NGO dari Swiss sangat senang sekali dengan Andrie dan akhirnya menawarkan dia untuk bekerja diNGO tersebut dengan gaji dan pekerjaan yang lebih menyenangkan. Sampai akhirnya dia memegang posisi yang cukup penting dibagian logistik di NGO tersebut.


Membaca profile tentang saya diKompas                                    Ketika sekitar tahun 2003 dia membaca sosok tentang saya dikoran Kompas dengan judul " Ridwan Tulus Bisnis Wisata Jalan Kakinya Mendunia ". Dan disana tertulis tamatan STBA Prayoga tahun 1995 yang berarti sama dengan senior - seniornya diBali pada saat itu. Dia kaget karena ternyata ada juga alumni kampusnya yang sudah mempunyai reputasi internasional. Dan dia sangat senang membacanya karena mempunyai perusahaan tour adalah mimpinya.


Dia langsung menelpon seniornya diBali perihal berita saya diKompas dan menanyakan apakah seniornya tersebut mengenal saya.


" Lo itukan orang yang dulu membantu dan menyelamatkan kita ketika menghadapi masa sulit diBali dulu " jawab seniornya yang membuat dia ternganga.


Akhirnya karena tertarik dengan ide dan program wisata yang saya kembangkan dia mengumpulkan berita - berita tentang saya baik dimedia cetak maupun internet dan mengklippingnya. Dia sangat tertarik sekali dengan ide - ide saya tentang Life Experience Tourism, Green Tourism dan Social Tourism dan berniat memiliki perusahaan yang sama.


Akhirnya setelah cukup lama berkecimpung didunia NGO dia akhirnya memutuskan mempunyai tour operator operator sendiri. Dia akan mencari saya dan yakin bahwa saya akan mau mengajarnya tentang pariwisata. Dan lucunya ayahnya juga menawari hal yang sama ketika dia mengatakan keinginan yang kuat untuk terjun kedunia pariwisata. " Carilah orang ini kalau memang ingin terjun kedunia pariwisata !" Kata ayahnya sambil menyodorkan salah satu media nasional yang sosok saya ada didalamnya.


Sebelum memutuskan resign dari perusahaan ngo yang menggajinya sekitar 40 juta sebulannya, dia sebelumnya pernah mendata

lebih dari 1.000-an perusahaan biro perjalanan wisata dari berbagai propinsi di Indonesia dia melihat suatu

kecenderungan kesamaan program (copy paste dalam istilah IT).

Tidak ada kreativitas, sehingga bingung

menentukan siapa yang harus dipelajari karena tidak jelas siapa yang memulai program tersebut, takut belajar

bukan dari sumber yang tepat.

Dan dia menyadari sepenuhnya dunia pariwisata tersebut merupakan suatu usaha yang sangat banyak

variasinya karena secara logika setiap orang akan mempunyai minat yang berbeda. Akhirnya perbedaan yang

dicari tersebut berujung pada program yang diusung Sumatra and Beyond, warna-warni pelangi yang dia

Sukai terlihat di sini

Ternyata tidak warna saja yang ditemui, tetapi juga cara memandang warna tersebut yang sangat unik

yang akhirnya menghasilkan kombinasi warna warni yang mengagumkan.


Makanya setelah dia tahu tentang program - program wisata yang saya garap banyak sekali manfaatnya bukan saja buat wisatawan tapi juga didestinasi yang saya kembangkan dia akhirnya dia nekat untuk resign dan mendirikan perusahaan sendiri dengan nama Malala Tours Indonesia dan dia memohon kepada saya untuk bersedia berbagi ilmu dengannya. Dan dia malah mengatakan siap menjadi sopir saya asal saya mau menerima dan berbagi ilmu dengan dia sambil melihatkan album kumpulan berita tentang saya baik dimedia nasional dan internasional yang telah dikumpulkan cukup lama setelah mengenal saya.


Saya begitu terpaku melihat keinginan yang keras dan tekat yang luar biasa sehingga saya memutuskan untuk menerima dan berjanji dalam hati untuk memberi seluruh ilmu yang saya punya kepada dia walaupun tidak seberapa.


Seorang Tour Operator yang Mantap adalah Seorang Sutradara yang Hebat!


Saya yang semenjak 2009 mengalami perjalanan hidup yang aneh. Apa yang saya suka sebelumnya menjadi tidak suka.  tidak lagi memikirkan bisnis apalagi pariwisata. Tapi dia terus bersikukuh dan memotivasi saya. Ada saja cara yang dilakukannya.


Melihat kegigihan dan sikap membantu yang luar biasa dan komitmen awal yang diucapkan bahwa dia siap jadi sopir atau jadi apapun asal dia bisa belajar dan terlibat diperusahaan dan organisasi yang saya punya membuat saya jadi simpatik.


Bahkan saya mulai melibatkan dia disetiap program baik tour maupun training yang sedang kita handle.


Seperti kebiasaan saya selalu mengajak terjun langsung orang - orang yang ingin belajar. Praktek langsung dulu baru teori.Dan lucunya orang belajar kita bayar walaupun sebagian mereka sudah punya perusahaan sendiri. Dan bagi yang belum punya setelah saya lihat dia menguasai saya suruh dia bikin perusahaan sendiri bahkan saya bantu untuk modal awalnya. Makanya salah satu wartawan di Koran Kompas Ingki Rinaldi membuat tulisan dimedianya " Gilanya seorang Ridwan Tulus kompetitor sendiri diajarinya bahkan dimodali !"


Andri saya libatkan pertama kali di Incentive Program sebuah program pariwisata khusus untuk perusahaan - perusahaan dan organisasi. Pertama saya suruh sebagai penonton dan pembantu dilapangan.

Kebetulan program kita yang dirancang khusus untuk Incentive Market " TAFT AND GREEN PROGRAM " sangat diminati banyak perusahaan. Banyak sekali perusahaan multi nasional dan internasional yang tertarik untuk ikut walaupun harga kita cukup mahal dibanding perusahaan - perusahaan jasa serupa diIndonesia karena penggarapannya yang sungguh jauh berbeda. TAFT adalah singkatan dari Tour And Fun Training. Ini adalah satu program yang sangat komplit karena disamping tour mereka juga mendapatkan training untuk leadership, teamwork, communication dan solving problem yang sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan. Bahkan mereka sekaligus ikut aksi peduli lingkungan " Green Action ". 

Andri dengan sigapnya selalu melaksanakan setiap tugas yang diberikan dengan baik. Dan dia selalu menjaga amanah yang saya berikan. Dan lebih seru lagi perjalanan mereka dengan kami diliput media nasional karena mempunyai nilai berita. Jadi dengan mengikuti program ini juga menghemat biaya publikasi suatu perusahaan.


Setelah saya lihat dia cukup menguasai dibidang Incentive Tour saya suruh dia lagi untuk terjun kedunia Study Tour yang juga salah satu keahlian saya. Kebetulan program wisata kami yang saya rancang khusus untuk sekolah seperti " Sumatra a Journey of Discovery ", " Experiential Learning in Minangkabau " banyak diminati oleh sekolah - sekolah internasional bahkan beberapa sekolah terbaik di Inggris seperti Erias High School, Canterbury College telah menjadikan program tersebut menjadi program tahunan mereka. Dan salah satu sekolah di Jakarta Mentari Intercultural School (MIS) telah 10 tahun bekerjasama karena nilai dari program yang kami design khusus buat sekolah tersebut.


Saya terus memantaunya walaupun kadang saya tidak ikut kelapangan. Saya melihat dia sangat kuat dibidang leadership, logistik dan budgetting. Dan juga salah satu keahlian dia ternyata dia seorang penulis yang hebat yang bisa memotivasi saya dan makannya tulisan dia tentang saya dengan judul " SOTOpreunership Ala Ridwan Tulus " saya masukan kedalam salah satu kata pengantar. Sebuah tulisan yang membuat saya ingin berbuat lebih baik lagi untuk kepariwisataan Indonesia dan dunia.


Makanya setelah melihatkan komitmen nya yang luar biasa saya mulai memberi tanggung jawab yang lebih besar yaitu sebagai Project Officer dan bahkan menjadi orang kedua saya baik diperusahaan dan Green Tourism Institute. Saya betul - betul memberikan seluruh ilmu yang saya punya dan falsafah dibalik semua kegiatan yang saya rancang.


Jadilah Merah Diantara Putih  

Saya mulai mengajarkan eksistensi kepadanya bagaimana membuat sesuatu yang berbeda dan bermakna disetiap program. Bagaimana membuat program wisata atau training yang disesuaikan dengan kharakter dan interest dari setiap calon klien. Jadi kita harus tahu dulu siapa calon client kita sebelum mendesign programnya. Bagaimana bersaing lebih sehat dengan kompetitor tanpa memburukannya tapi malah mengangkat nama kompetitor sesuai dengan cerita saya juga dibuku ini dengan judul " Marketing Kopi Ala Ridwan Tulus. Dan hal - hal lain yang sangat dibutuhkan sebelum membuat program.


Dan saya selalu mengingatkan kepadanya " If you want to be seen by people you must be red in the plenty of white !". Menjadi berbeda ! Sehingga tidak terjebak dengan para kompetitor lainnya dan perang harga!


You must Know Who is your Client !

Salah satu kelemahan kepariwisataan di Indonesia selain penggarapan program wisatanya adalah pemandu wisata atau yang dikenal sebagai guide. Padahal mereka memegang peranan yang sangat penting dalam dunia kepariwisataan. Sangat penting sekali!


Andri betul - betul saya ajarkan bagaimana menjadi guide yang baik yang sangat menguasai program dan destinasi serta kaya akan narasi.


Waktu itu saya mendapatkan request by email dari Mary Connors President Textyle Art Council of Amerika yang mana dia mengatakan bahwa dia membaca salah satu profile saya dimedia Amerika dan tertarik untuk berkunjung ke Indonesia untuk para membernya sekitar 20 orang. Dan dia minta program wisata khusus yaitu khusus tekstil !


Ini merupakan tantangan baru buat saya karena selama ini belum pernah menggarap wisata khusus untuk pecinta tekstil dunia. Karena saya selalu mencoba bagaimana setiap program yang saya design betul - betul menjadi program yang terbaik bagi yang menggunakan jasa kita.


Saya langsung membicarakan hal ini dengan Andri dan minta dia untuk membuat program ini bersama. Ini tantangan yang menarik buat dia bagaimana dari proses awal sampai akhir sebuah perjalanan wisata. Mulai dari rancangan pembuatan sebuah program sesuai dengan keinginan clients,  mulai menentukan destinasi, akomodasi yang digunakan, kendaraan yang digunakan, makanan yang disajikan, expert yang digunakan mulai dari pemandu lokal dan laiinya. Masalah pertimbangan safety dari sebuah perjalanan dan lainya.


Dan disetiap program yang kami design kami selalu juga  memasukan unsur Green Tourism tentang bagaimana mereka terlibat langsung dalam aksi protect the cultures, protect the natures, enpower and bring benefit for local people serta ikut juga dalam aksi support conservation. Karena inilah yang membuat kami berbeda dibanding tour operator dan lembaga training yang ada. Kami menjual pengalaman hidup dan kami yakin seumur hidupnya belum tentu mendapatkan pengalaman tersebut ! Makanya setiap tamu yang pernah ikut dengan program kami merupakan pengalaman yang tak terlupakan yang membuatnya ingin kembali dan kembali.


Kami langsung mempelajari profile tentang Textyle Art Council Amerika tersebut. Ternyata mereka sudah keliling dunia untuk melakukan perjalanan tentang tekstil dengan para membernya. Tapi belum pernah ke Asia Tenggara apalagi Indonesia! Dan ini suatu tantangan yang luar biasa karena saya suka tantangan!


Melihat bahwa mereka sudah rutin setiap tahunnya melakukan perjalanan kebeberapa negara lainnya saya langsung menanyakan kepada Mary selama perjalanannya keliling dunia mana program yang terbaik menurut dia, negara mana, berapa trip paling lama dan dan apa unggulan dari program tersebut dari yang lain. Serta hal lainnya tentang perjalanan mereka. Karena saya bilang bahwa saya ingin mempelajarinya supaya kami bisa menawarkan program yang lebih baik.


Dan dia menjelaskan semuanya dengan baik. Dan dia mengatakan bahwa program yang paling baik menurut dia sampai saat ini adalah Machu picchu - Peru. Karena disamping tour operatornya sangat profesional alam dan budayanya juga. Dan program mereka paling lama 12 hari.


Setelah mendapat informasi tersebut saya menantang Andrie untuk bisa membuat program yang lebih bagus.


Dan seperti biasa saya selalu meminta kepada klien setelah mendapat informasi yang cukup dari mereka dengan mengatakan " Give me a week !" untuk mendesign program khusus buat mereka. Itu salah satu ciri khas saya dalam bidding. Tapi biasanya dalam paling lama 4 hari saya sudah mengirimkan programnya.


24 Days Textile Odyssey ( Meet the Maker )

Akhirnya sebelum hari ke 4 kami sudah mengirim programnya dengan 2 alternatif. Program 14 hari dan 24 hari. Program 14 hari khusus di Sumut dan Sumbar saja dan program 24 hari untuk Jawa dan Sumatera. Dalam program yang kami beri judul " Textile Odissey - Meet the Maker para peserta akan bertemu langsung dengan local expert yang kadang tidak diketahui umum tapi karyanya sudah mendunia. Bahkan beberapa kolektor seni dunia ternama sudah mengkoleksi karyanya. Kadang luput diperhatikan pemerintah walaupun hidupnya terlunta - lunta.


Dan didalam program tersebut kami melibatkannya dan memberikan reward dan donasi yang diberikan langsung nanti oleh tamu. Sebagai pancingan. Kadang tamu juga akhirnya ikut menambah dengan sukarela. Tanpa paksa.


Salah satu tokoh yang kami angkat pada saat itu adalah Nanda Wirawan. Seorang anak muda yang diSumbar sendiri tidak dikenal orang tapi karya Songketnya sudah mendapat penghargaan dunia. Award of Excellent dari UNESCO. Dan bahkan salah satu karyanya sudah dipajang di musium Amerika.


Akhirnya setelah dikirim mereka langsung memilih program yang 24 hari dan itu merupakan program terpanjang mereka sampai saat ini. 


Begitu dia mengirim nama - nama peserta kami cukup kaget karena banyak orang ternama didalamnya termasuk salah satu fotographer top dunia.


Alhamdulillah program tersebut berjalan dengan lancarnya. Dan tidak sampai seminggu setelah acara Mary langsung mengirim email ucapan terima kasihnya karena mendapat pengalaman dan momen yang sangat berharga.


Dia juga mengatakan bahwa semenjak 1992 melakukan perjalananan keberbagai negara Andrie adalah guide terbaiknya dan begitu juga dengan programnya.


Terima kasih Andrie. Kau begitu membuatku bangga. Dan yang lebih luar biasa lagi kau bisa memotivasi saya untuk kembali lagi berbuat untuk pariwisata Indonesia.


Ayo.... !!! bersama kita wujudkan Indonesia sebagai Green Tourism Destination yang insyaallah bisa menjadi solusi pariwisata dunia!




Payakumbuh,netralpost- Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi PPP Edward DF dan Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Fahlevi Mazni Dt. Bandaro Nan Balidah menyerahkan hadiah kepada pemuncak dalam Final Baja Volley Ball Of Legend yang digelar Karang Taruna Sopan Santun Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Sabtu dan Minggu 17 dan 18 Juli 2021.


Duo wakil rakyat itu menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Sopan Santun yang dipimpin oleh Tantyo Cipta Adi itu, selama ini organisasi kepemudaan itu sangat aktif berkegiatan, tak hanya dalam iven olahraga saja, bahkan mereka melakukan gebrakan di tengah-tengah masyarakat dengan berbagai usaha ekonomi produktif dan usaha kesejahteraan sosialnya.


"Semoga prediket juara tingkat Provinsi Sumbar yang diraih oleh Karang Taruna Sopan Santun bisa terus membakar semangat anak-anak muda untuk berbuat demi Kelurahan Balai Jariang," kata Edward DF kepada media usai menyerahkan tabanas dan piagam Juara I kepada Kapten DVC Osri Yuniko.


"Senada, kami turut menyampaikan apresiasi dan siap mendukung penuh kegiatan positif yang dilakukan oleh anak-anak muda kita," kata Fahlevi Mazni yang juga Ketua KAN Aia Tabik.



Informasi yang diperoleh media, dalam pertandingan itu Club DVC Duri Provinsi Riau tampil sebagai Juara I setelah menumbangkan lawan-lawannya dalam laga final segitiga itu, DVC mengalahkan anak-anak Baja dan Poleg Pekanbaru. 


Sementara itu, Juara II diraih Poleg Pekanbaru dengan sekali menang lawan Baja dan dikalahkan DVC, sedangkan tuan rumah Baja harus puas di tempat ketiga karena kalah dua kali. 


Pada open yang berlangsung sejak tanggal 25 Juni lalu itu, DVC melaju ke final setelah memulangkan IVAND Padang di penyisihan dan melipat VEGAS Andaleh Kabupaten Limapuluh Kota di semi final. 


Sementara New Poleg Pekanbaru maju ke final menumbangkan JES Situjuah Kabupaten Limapuluh Kota di babak penyisihan dan mengandaskan POR. 


Baja melaju ke final setelah mengalahkan Gumalta di babak penyisihan dan menang atas FKAN Padang di semi final.


Tropi Juara I diserahkan Fahlevi Mazni Dt.Bandaro Nan Balidah (Anggota DPRD Kota Payakumbuh), Juara II Novanto Yudistira (MPKT KT Sopan Santun), dan tropi Juara III Alidioferi (Wakil Ketua KT Sopan Santun)


Sementara hadiah berupa tabanas dan piagam Juara I diserahkan Edward DF (Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh), Juara II oleh Fisma Rizki Putri (Sekretaris Kataru Sopan Santun) dan Juara III Iswandi (Ketua Penguins Bolavoli Baja). (Yon)





Payakumbuh,netralpost--- Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan Syafrizal mengapresiasi inovasi kurban yang dilaksanakan oleh panitia kurban Mesjid Arruhama' Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Lamposi, Selasa (20/7).


Mereka berinovasi, melakukan pengikatan sapi qurban berbeda dengan kurban pada umumnya, perlakuan kepada sapinya lebih humanis, memakai alat peroboh sapi dari kayu atau restraining box.


Selama ini, restraining box ini hanya digunakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Di tingkat masyarakat belum banyak penyelenggara penyembelihan hewan kurban yang memiliki restraining box.


"Saya salut dan angkat topi dengan inovasi dari panitia, ke depan insyaallah kita bikin yang permanen dari bahan besi ataupun stainless steel yang lebih praktis dan ringan," kata Syafrizal kepada media.


Syafrizal yang juga panitia kurban bersama Pegawai KUA Payakumbuh Selatan Israk, Tokoh Masyarakat Yanuar Imam, Ketua KAN Sungai Durian Ir Dt. Pangulu Sati, dan Kepala SMK Guguak Antoni menyampaikan restraining box itu diciptakan oleh Dedi Delvis, Beli Perta, Efrizon, mereka adalah tukang kayu asli dari Nagari Sungai Durian, Latina.


"Keuntungan box star ini lebih praktis, lebih aman, proses cepat, dan tidak menyakiti hewan kurban. Untuk Kota Payakumbuh tahun ini, mungkin ini terobosan terbaru dan satu-satunya," tambah Syafrizal.


Sementara itu peserta kurban Zulhanif Khatib menyampaikan rasa sangat puas dengan inovasi panitia kurban, mereka melihat begitu mudahnya merebahkan sapi tanpa harus diikat kakinya dengan tali. 


"Sapinya tinggal diikat ke kotak, lalu direbahkan. Humanis sekali," kata Zulhanif.


Lain lagi dengan H.T.M. Dt. Paduko Tuan, dirinya berharap inovasi panitia ini dilanjutkan dan bisa ditiru oleh panitia kurban lainnya.


"Semoga kita semua mendapat berkah dari Allah dalan kurban kali ini, selaku masyarakat bagi kami inovasi seperti ini sangat banyak manfaatnya, hemat waktu dan sapi tak stress," ungkapnya. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


- Hari kedua lebaran haji 11 Zulhijah 1442 H, Wakil Wali Kota Payakumbuh bersama keluarga melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid Makmur Kelurahan Nunang Daya Bangun, Rabu (21/07).


Dengan satu sayatan pasti, akhirnya sapi berjenis simental itu sukses disembelih langsung oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh  layaknya tukang potong profesional, dimana tidak semua orang punya keberanian untuk melakukan hal itu.


Ketika ditanya tentang perasaaannya sesaat setelah menyelesaikan penyemblihan tersebut, Erwin awalnya mengaku agak sedikit gugup karena terakhir kali melakukannya pada penyembelihan hewan kurban Idul Adha tahun kemaren.


“Awalnya memang agak sedikit gugup, dengan kumandangan takbir Alhamdulillah penyemblihan ini berjalan dengan lancar. Tapi ini adalah tugas mulia yang harus saya selesaikan dengan baik” kata Wawako Erwin Yunaz kepada media.


Usai melakukan penyemblihan Erwin juga menyapa warga NDB dengan penuh senyum. Banyak warga yang mendatangi beliau sekedar berjabat tangan dan saling menanyakan kabar.


Dari pantauan media tampak kerendahan hati beliau dalam melayani warga. Tampak tidak ada batas antara pimpinan dengan masyarakatnya. 


Pada kesempatan itu juga mantan pelatih Tim Nasional RI Nil Maizar tampak antusias sekali menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban. Sebagi tokoh yang besar di kelurahan NDB ini, dirinya juga ikut merasa bahagia bisa berbaur dengan warga masyarakat.


“Alhamdulillah dikesempatan ini kita bisa saling silaturahmi, bertemu dengan sahabat saya Wawako Erwin Yunaz, staf Ahli Walikota  Elfriza Zaharman yang juga ikut berkurban disini, serta masyarakat NDB, ini tentunya memiliki arti tersendiri bagi saya," ujarnya.


Sementara itu Lurah NDB Ari Ashadi menyampaikan bahwa ini adalah moment yang luar biasa sekali. Banyak tokoh-tokoh besar yang hadir pada penyembelihan hewan kurban. Mudah-mudahan ini akan membawa kemajuan untuk NDB.


"Ini sangat luar biasa sekali, mudah-mudahan tahun depan momen seperti ini terulang lagi dan jumlah hewan kurbannya juga meningkat," pungkasnya. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.