Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88




50 Kota,netralpost--Sebanyak 370 Sekolah Dasar di Limapuluh Kota mengikuti Lomba Sumatera Barat Sadar Vaksin Covid-19 (Sumdarsin). Lomba Sumdarsin dilaksanakan menyusul sukses lomba sebelumnya pada Januari 2022, merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kepolisian Daerah Sumbar, bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan serta meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19, pada anak usia di kisaran usia 6-11 tahun. Lomba Sumdarsin kali ini diikuti oleh 4.225 Sekolah Dasar (SD) sederajat pada seluruh Kabupaten/ Kota se-Sumatera Barat berlangsung hingga dua pekan kedepan.


Pelaksanaan lomba ditandai dengan Launching melalui Video Confrence oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH bersama Forkopimda Sumbar di halaman SDN 23 Al Azhar Kota Padang dan diikuti oleh peserta dari Limapuluh Kota yang terpusat di UPTD SD Negeri 1 Sarilamak pada Kamis (03/02/2022). Hadir pada kesempatan itu Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo, Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso, Asisten I Setda Limapuluh Kota Hendra Azmar, Kepala Dinas Kesehatan  dr.Adel Nofiarman dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati S.Pd.,M.Pd. 


Seusai menyaksikan Launching Sumdarsin Bupati menyampaikan apresiasi terhadap upaya Polda dan Pemprov Sumbar dalam menggenjot akselerasi vaksinasi di Limapuluh Kota. Seterusnya Bupati Safaruddin mengatakan dari data yang diperolehnya, pelaksanaan Lomba Sumdarsin dari 8-22 Januari lalu terjadi penambahan target vaksinasi sebesar 28.267 atau 9,22 persen. "Semoga kegiatan Lomba Sumdarsin tingkat umur 6-11 tahun yang diselenggarakan dapat berdampak terhadap akselerasi Vaksinasi di Limapuluh Kota," tutur Bupati. Seterusnya Bupati Safaruddin telah mengintruksikan instansi terkait agar betul-betul serius mengikuti lomba Sumdarsin kali ini agar mampu menggenjot capaian vaksin di Limapuluh Kota dalam dua Minggu terakhir. Terakhir, ia turut menghimbau para orang tua murid agar mengizinkan anaknya yang dengan interval 6-11 tahun untuk melaksanakan vaksinasi serta mendampingi anak-anak tersebut ketika pelaksanaan vaksinasi. "Segala daya dan upaya akan kami lakukan demi meraih hasil terbaik pada lomba Sumdarsin kali ini," pungkas Bupati Safaruddin.


Dalam kesempatan itu, Bupati Safaruddin bersama rombongan juga meninjau pelaksanaan Vaksinasi di SD Negeri 1 Sarilamak. Terlihat siswa, guru serta para orang tua antusias dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini sejalan dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (KMK) Nomor HK.01.07./MENKES/6688/2021 tentang Pelaksanaan Vaksiansi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Bagi Anak Usia 6 (Enam) Sampai Dengan 11 (Sebelas) Tahun, yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 13 Desember 2021 lalu. Pelaksanaan vaksinasi kali ini menggunakan jenis vaksin Coronavac dan diikuti oleh 40 siswa yang tentunya didampingi oleh para orang tua. (Yon)




50 Kota,netralpost--Kalangan bidan menjadi andalan sekaligus garda terdepan dalam pembinaan, pelayanan dan pembangunan kesehatan ibu dan anak serta penurunan kasus stunting di Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk itu, selaku perpanjangan tangan pemerintah dalam peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak (KIA) hendaknya bidan mengedepankan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan. Karenanya, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Limapuluh Kota, selaku induk organisasi bidan, diminta untuk menyatukan persepsi dan membangun komitmen para Bidan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dalam hal KIA, terutama  upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Angka Kematian Balita (Akaba) serta pengentasan Stunting di Limapuluh Kota. 


Demikian rangkuman sambutan dan harapan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan 28 orang pengurus IBI cabang Limapuluh Kota dan 4 orang Majelis Pertimbangan serta 51 orang Pengurus ranting periode 2018-2023 di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota Sarilamak pada Kamis (03/02/2022). Pelantikan pengurus yang sempat tertunda selama 2 tahun terakhir dikarenakan belum dilakukannya Musyawarah Tingkat Nasional dan Daerah serta adanya Pandemi Covid-19 ini, dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus IBI Provinsi Sumatera Barat Hasnawati, S.K.M, M.M., dimana Wilda Reflita, S.ST terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang IBI Limapuluh Kota.


Turut hadir Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, anggota DPRD Limapuluh Kota Hemmy Setiawan, Kabag Ops Polres Kota Payakumbuh Khairil M, Kepala Dinas Kesehatan Limapuluh Kota Adel Nofiarman, Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Luak Limopuluah Yanhendri serta tamu undangan lainnya.


Bupati Safaruddin dalam sambutannya menyatakan untuk mencapai standar peningkatan kesehatan nasional dibutuhkan tenaga bidan yang professional dan salah satu faktor pendukung adalah peningkatan Sumber Daya Manusia. Disini Bupati dan Ketua DPRD juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan Bidan di Limapuluh Kota melalui rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) serta rencana pemberian Insentif bagi bidan yang berada di pelosok daerah Limapuluh Kota. Terakhir Bupati Safaruddin berharap pengurus IBI yang baru agar dapat membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta tetap bersinergi dan menjaga kekompakan dalam menunjang Visi dan misi Kabupaten Limapuluh Kota. "Semoga kontribusi positif IBI dapat membangun kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga di Limapuluh Kota", tutup Bupati Safaruddin.


Sementara itu, ketua Pengurus IBI Sumatera Barat Hasnawati menyatakan kebanggaannya atas atensi yang diberikan oleh Bupati dan Ketua DPRD Limapuluh Kota terhadap IBI. Dari 19 kota dan kabupaten yang ada di Sumatera Barat, pelantikan IBI Limapuluh Kota satu-satunya yang dihadiri oleh Bupati dan Ketua DPRD. Seterusnya ia mengatakan perhatian besar Pemerintah Limapuluh Kota terhadap Bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak tentunya akan memberikan semangat tambahan bagi rekan-rekan yang bekerja di lapangan. Terakhir Hasnawati berharap IBI dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam melaksanakan pembinaan kesehatan masyarakat Limapuluh Kota. (Yon)


Lampung Timur, Netralpost-
Non Govermenn Organization Jaringan Pemberantasan Korupsi (NGO – JPK) kordinator Wilayah (Korwil) Lampung Timur dan Kota Metro meminta Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo memperketat pengawasan realisasi anggaran infrastruktur terutama yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan pemerintah Pusat.


Kita meminta agar Bupati Lampung Timur Drs.Dawam Raharjo.M.Si mengoptimalkan pengawasan pelaksanaan anggaran yang akan direalisasikan tahun ini dan tahun mendatang, dengan harapan agar teknis di lapangan lebih baik dari sebelumnya.


Selain itu, Kami juga meminta Aparat Penegak Hukum Lembaga Anti Rasuah dalam hal ini Dikrektorat Pencegahan dan Penindakan Komisi Pemberantan Korupsi (KPK) menurunkan Tim untuk Supervisi serta melakukan audit dilapangan tekait realisasi Program Infrastruktur Dana Alokasi Khusus Tahun 2021 senilai Rp.33.308.554.595,- yang patut diduga bermasalah secara teknis tidak sesuai Bestek Pekerjaan serta terindikasi adanya Monopoli Persaingan Usaha, ” ungkap Ketua Kordinator Wilayah NGO – JPK Kabupaten Lampung Timur dan Kota Metro Sidik Ali S.Pd.I didampingi Sekretaris Wilayah Damiri, Ketua Bidang Balitbang Darmawan Saputra.SH, Ketua Bidang ASN, Regulasi dan Perundang-undangan Samsi.SIP dikatornya Jl.Ki Mas Putra No.25 Komplek Perkantoran Pemkab Lampung Timur Desa Sukadana Ilir.


Dilanjutkannya, “Setiap Anggaran yang dikucurkan Pemerintah Pusat ke daerah harus dapat dipertanggung jawabkan secara berkesinambungan.

Pembangunan Infrastuktur tersebut akan berdampak pada konektifitas perkonomian masyarakat.


Maka untuk itu, NGO – JPK meminta KPK Melakukan Cross Ceck langsung ke Lampung Timur untuk memastikan bahwa setiap Anggaran Negara dari Dana Alokasi Khusus (DAK) terealisasi dengan baik dan dapat dinikmati dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Namun apabila disinyalir serta ditemukan indikasi perbuatan pelawan hukum apalagi secara terang-terangan, tersruktur, sistematis dan masif (TSM) Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) dalam hal ini merugikan keuangan Negara, Persekongkolan dan Pemufakatan Jahat dalm Proses Lelang (Tender) Menabrak Undang-dan (UU) dan Peraturan Pemerintah tentang Jasa Konstruksi yang menjadi rambu-rambu dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Unsur memperkaya diri sendiri, kelompok dan golongan, Penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang, Indikasi Tindak Pidana Pencucian Uang / TPPU (Money Laundry). Penggelembungan Anggaran (Mark Up), serta Kejahatan yang dilakukan dalam Jabatan oleh karena itu suatu Perbuatan yang merugikan dan berimbas kehidupan sosial masyarakat umum harus ditindak tegas.


Kejahatan korupsi masuk dalam katagori kejahatan luar biasa (Extra Ordinary Crime) yang dapat merontokkan sendi-sendi perekonomian negara. Maka oleh karenanya setiap dugaan kasus korupsi Penegak Hukum harus mampu menuntaskan secara cepat dan simultan serta siapapun yang terlibat baik itu korporasi (swasta), Pejabat Negara dan pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggung jawaban. Karena setiap warga negara sama dimata hukum (Equality Before the Law) dan harus berjalan sesuai Relnya (Rule of Law) sesuai dengan semangat pemerintah pusat dalam Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi,” ungkapnya.


Masih dikatakan, NGO-JPK dalam dua hari kedepan akan mengirimkan surat secara resmi dan Melalui e-mail kepada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) di Gedung Merah Putih, dan tidak menutup kemungkinan dengan Penegak Hukum lainnya,” ungkapnya. (E*)



Padang- Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH bersama Forkopimda Sumbar melaunching lomba Sumbar Sadar Vaksin (SUMDARSIN) di halaman SDN 23 Al Azhar Kota Padang pada Kamis (3/2) siang. Kali ini diperuntukkan untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.

Hal ini sebagai upaya akselarasi capaian vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Sumatra Barat (Sumbar) yang hingga kini angkanya masih terbilang rendah.

Kapolda Sumbar dalam sambutannya menjelaskan, lomba capaian vaksinasi tersebut, akan diikuti oleh 4.200 Sekolah Dasar (SD) sederajat yang ada di seluruh Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat. 

"Perlombaan capaian vaksinasi bagi anak 6 sampai 11 tahun, akan kita gelar mulai hari ini, hingga dua pekan kedepan, dengan total peserta sebanyak 58.457 orang siswa, jika perlombaan ini berjalan sebagaimana yang telah kita rencanakan, diprediksi angka capaian vaksin anak di Sumatra Barat, akan meningkat menjadi 13,20 persen dalam waktu dua pekan mendatang," kata Irjen Pol Teddy Minahasa. 

Dijelaskan, pelaksanaan perlombaan capaian vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun ini, dilakukannya setelah berkaca dari kesuksesan perlombaan vaksinasi antar Forkompimda yang digelarnya pada dua minggu yang lalu. 

"Saat gelaran perlombaan vaksinasi antar instansi pemerintahan atau Forkopimda dua pekan yang lalu, Sumbar mengalami peningkatan capaian vaksinasi sebesar 7,44 persen atau setara dengan 327.847 orang tervaksin," terangnya. 

Sedangkan mengenai masih terbilang rendahnya capaian vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Sumatera Barat sampai saat ini, Irjen Pol Teddy menyebutkan bahwa salah satu kendalanya adalah keterlambatan distribusi vaksin dari pusat dan adanya resistensi atau penolakan dari orang tua para siswa. 

"Kendala vaksinasi anak di Sumatera Barat, yaitu  keterlambatan distribusi vaksin dari pusat, namun saat ini vaksin sudah terdistribusi merata dan siap untuk disuntikkan, selain itu, meskipun presentasenya kecil, penolakan dari orang tua masih ada. Namun kendala itu saya kira dapat di handle oleh pihak sekolah sebagai wali siswa saat jam sekolah," katanya. 

Adapun mengenai perkembangan varian baru virus Covid-19 jenis Omicron di Sumatera Barat, jenderal bintang dua itu menyebut bahwa baru ditemukan 112 kasus baru infeksi virus Covid-19 yang belum dapat dipastikan varian virusnya. 

"Dari 112 orang yang terkonfirmasi terpapar virus Covid-19, baru-baru ini, belum dapat dipastikan varian virus yang menginfeksi mereka, karena sampel hasil swabnya masih sedang dilakukan pemeriksaan di laboratorium, sementara ini, belum ada hasil resmi yang menjelaskan bahwa itu varian Omicron," pungkasnya. 

Sementara itu, Sekda Provinsi Sumatera Barat Hansastri, yang juga hadir dalam acara Launching perlombaan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun tersebut, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa bersama jajaran yang menurutnya telah berhasil menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 di Sumbar belakangan ini. 

"Pada bulan september lalu, angka capaian vaksinasi Sumatera Barat masih rendah dan sempat menempati rangking 32 dari 34 Provinsi dari bawah, namun kemudian Kapolda dengan gerakan SUMDARSIN yang diusungnya, berhasil meningkatkan rangking capaian vaksinasi Sumatera Barat menjadi peringkat 24," ujarnya.(*)




SUMBAR- Mewujudkan herd immunity bagi insan pers di kota Padang , Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) melaksanakan vaksinasi Booster untuk para wartawan baik cetak, online maupun elektronik, Kamis 3/1/2022 dihalaman Parkir Mapolda Sumbar. 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidhumas Polda Sumbar ini juga mencegah penyebaran omicron meluas di Kota Padang. 

Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Teddy Minahasa melalui Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. 

"Ini kita lakukan untuk meningkatkan herd immunity para kalangan Jurnalis di Kota Padang," katanya. 

Kabidhumas yang dikenal dekat dengan wartawan ini menambahkan, kegiatan ini kita gelar juga dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022. 

"Semoga apa yang kita lakukan ini bisa mencegah penyebaran omicron di Kota Padang," harapnya. 

Dalam kesempatan yang sama turut hadir Wartawan senior Gusfen Khairul serta beberapa orang pengurus PWI Sumbar. 

Ia mengatakan,  vaksin booster ini sebagai upaya memperkuat imun dan untuk menguatkan herd immunity di bawah ancaman meledaknya covid-19 varian omicron. 

“Niat untuk diri, mari kita ramaikan dan ikut menjadi bagian memperkaut herd immunity di Sumbar,” ujarnya. 

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Zulnadi, "untuk warga Sumbar mari Kita ikut vaksin booster untuk menciptakan herd immunity,"katanya. 

Selain itu, Polda Sumbar juga  mengapresiasi semen padang yang telah ikut mensuport kegiatan vaksinasi booster untuk jurnalis. 

Dari pantauan di lapangan, terlihat antusias puluhan wartawan dalam mengikuti Vaksin Booster di Polda Sumbar.




Padang-Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UINIB) Padang mengadakan Kuliah Umum Stadium General yang dilaksanakan di Auditorium Mahmud Yunus, Kamis (03/02/2021). Kuliah umum ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait bidang keahlian dan bidang lainnya dari pakar-pakar yang diundang untuk memaparkan ide, pengalaman, konsep dan wawasan.

H. Yandri Susanto SPT yang merupakan Ketua Komisi VIII DPR RI berkesempatan menjadi narasumber pada acara Stadium General yang mengusung tema Penguatan Moderasi Beragama diacara yang dihadiri ratusan mahasiswa UIN ini. Sementara acara dipandu oleh Muhammad Taufiq yang juga Ketua Moderasi Beragama.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati dalam sambutan nya mengatakan bahwa saat ini UIN Imam Bonjol Padang telah menambah quota penerimaan mahasiswa baru sebanyak seratus persen. Rektor menyebutkan langkah ini sebagai bentuk keseriusan UIN Imam Bonjol Padang di tahun 2022 menargetkan menerima mahasiswa baru sebanyak 5.320 kuota.

Hingga saat ini UIN Imam Bonjol Padang telah memiliki fasilitas yang menunjang seperti hampir rampungnya pembangunan kampus III di kawasan Sungai Bangek Padang pada bulan April mendatang. Mahasiswa yang diterima di UIN IB mengalami peningkatan, di tahun 2020 tercatat 2.640 mahasiswa sementara pada 2021 sebanyak 3.490 mahasiswa baru.

Selain itu, Rektor Martin Kustati juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan wakil rakyat di DRI RI atas bantuan pembangunan jalan baru ke kampus III di kawasan Sungai Bangek, Padang. Bukan hanya jalan, Rektor perempuan ini juga meminta peningkatan fasilitas transportasi dengan titik akhir di kampus III UIN Imam Bonjol Padang.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan komisi VIII DPR RI, Alhamdulillah bapak Muhammad Asli Chaidir telah membantu pembangunan jalan baru ke kampus III di Sungai Bangek. Kita juga meminta peningkatan fasilitas transportasi dengan titik akhir trans Padang di kampus III di Sungai Bangek nantinya, mudahan usulan ini segera sampai pada Wali Kota Padang,” ucap Martin Kustati.

Selain itu, Ia juga berharap adanya penambahan armada bus baru untuk transportasi mahasiswa dari kampus II ke kampus III, “September lalu kita juga telah mengusulkan penambahan bus baru ke komisi VIII DPR RI, mudah-mudahan Kementerian Perhubungan segera menindaklanjuti dan di tahun 2022 ini mahasiswa tidak kesulitan lagi mendapatkan transportasi jika kuliah dari kampus II ke kampus III,” tambahnya.

Sementara Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto dalam kuliah umumnya menyampaikan materi sesuai tema penguatan moderasi beragama. Diawal materinya, Ia menyatakan dengan tegas bahwa dirinyalah satu satu nya yang menentang bahwa agama itu tidaklah sama.

“Orang Islam pasti tidak mau disamakan agama nya dengan orang kristen, begitu juga sebaliknya. Apapun agama pasti tidak bisa disamakan. Jadi saya membantah istilah semua agama itu sama,” katanya.

Ia menilai bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Ajaran Islam sebenarnya bukan hal baru, basisnya sudah kuat di dalam al-Quran dan al-Hadits, bahkan telah banyak diimplementasikan dalam sejarah Islam. Maka yang dimaksud dengan Islam Rahmatan lilalamin adalah Islam yang kehadirannya di tengah kehidupan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam.

“Kalau sekarang yang terjadi di Indonesia problem beragama tidak hanya terjadi antar agama, namum sesama agama pun sudah saling bentrok dan saling menyalahkan. Untuk itu penting nya pendidikan dan kampus menjadi agen sektor pengubah perilaku beragama itu sendiri,” imbuhnya.

Yandri Susanto berharap mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang bisa menjadi sektor pengubah cara berperilaku beragama. Ia juga mengajak mahasiswa untuk menyamakan pemahaman bahwa kepentingan bangsa adalah yang utama, dibandingkan memperdebatkan mana yang benar dan salah dalam pemahaman beragama dimana sudah jelas basis nya Islam itu terletak dalam al-Quran dan al-Hadits.

Ikut serta dalam kuliah umum tersebut Anggota DPR RI dari Komisi VIII Lisda Hendrajoni dan Asli Chaidir. Ikut juga Muhammad Aliramdani, Dirjen Diktis Kementerian Agama Republik Indonesia, perwakilan dari Senat Mahasiswa, Dewan Eksekutif Mahasiswa, serta sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di UIN Imam Bonjol juga perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Jurusan masing-masing program studi.(***)




50 Kota,netralpost--Bencana banjir besar pertengahan tahun 2019, masih membekas diingatan warga Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka. Dahsyatnya bencana banjir kala itu menyebabkan jembatan ‘Jalan Sompik’ luluh lantak akibat mengamuknya Batang Tolang. Tak ayal akses utama jalan antara Jorong Koto Tangah dan Jorong Talang serta ke Nagari Maek, saat itu langsung terputus. Hampir dua tahun, pasca banjir ketiadaan jembatan permanen sebagai urat nadi perhubungan menyulitkan aktivitas sosial dan perekonomian warga Talang Maua dan berimbas juga ke Maek.

Mengawali bulan Februari 2022, warga Talang Maua dihampiri kabar gembira. Jembatan baru ‘Jalan Sompik’ dengan bentangan 21 meter dan menelan biaya Rp. 2,5 miliar resmi digunakan. Kegembiraan makin komplit, peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo yang ditandai dengan pengguntingan pita didampingi oleh Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, Anggota DPRD Alia Effendi dan Camat Mungka Fery Aryantoni.  Rasa suka juga ditunjukkan dengan kehadiran ratusan warga Talang Maua di acara peresmian yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Talang Maua, yang bersisian letaknya dengan jembatan ‘Jalan Sompik’.  Mereka menjadi saksi mata terkabulnya keinginan warga punya jembatan permanen ‘Jalan Sompik’ sekaligus terwujudnya misi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yakni membangun infrastruktur jalan/ jembatan sebagai interkoneksi nagari sebagai poros pembangunan. 

Dalam sambutannya Bupati Safaruddin, memuji kekompakan masyarakat Talang Maua. Terutama dalam mendukung program-program pembangunan pasangan Bupati/ Wakil Bupati yang populer dikenal dengan pasangan Safari (Safaruddin-Rizki), seperti halnya pembangunan Jembatan ‘Jalan Sompik’ ini. Dikatakannya, peresmian jembatan ini bukanlah akhir, melainkan merupakan langkah awal pembangunan Talang Maua. Menegaskan kembali peningkatan infrastruktur sebagai misi prioritas daerah, Bupati Safaruddin berpendapat bahwa infrastruktur akan mewujudkan nagari sebagai poros pembangunan. "Dengan telah rampungnya Jembatan Jalan Sompik ini, saya harap dapat membantu nagari menjadi poros pembangunan di Limapuluh Kota," tuturnya. Bupati Safaruddin juga berharap jembatan ini nantinya memudahkan akses kelanjutan pembangunan jalan menuju Nagari Maek Kecamatan Bukit Barisan. Dengan manfaat besar jembatan tersebut, Bupati Safaruddin menghimbau kepada masyarakat Talang Maua agar senantiasa menjaga jembatan ini sehingga dapat memaksimalkan sumberdaya yang dimiliki nagari baik itu sektor pertanian, peternakan maupun pariwisata.

Harapan peningkatan infrastruktur yang disampaikan Bupati Safaruddin kepada warga Mungka diperkuat oleh keterangan Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Rizal Hanif. Kepada Tim Humas Diskominfo Limapuluh Kota di lokasi acara, Rizal Hanif mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun 2022 bakal menggelontorkan dana sebesar Rp. 2,5 Miliar untuk perbaikan jalan di Nagari Talang Maua. Pada kesempatan yang sama, Deni Asra sekaligus tokoh masyarakat Kecamatan Mungka mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran ratusan warga Talang Maua pada peresmian Jembatan Jalan Sompik. Beliau juga mengajak masyarakat untuk bekerja bersama dan mendukung setiap program yang dicanangkan pemerintah demi Limapuluh Kota yang lebih baik lagi kedepannya. "Setelah peresmian ini diharapkan masih ada pembangunan berkelanjutan di Nagari Talang Maua khususnya perbaikan jalan serta melanjutkan pembangunan jalan ke Nagari Maek," harap beliau. Lebih lanjut ia mengatakan terlaksananya pembangunan jembatan ini merupakan kerjasama semua pihak terutama masyarakat Talang Maua, Pemerintahan Nagari, Camat, DPRD, dan tentunya Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. (Yon)

 


50 Kota,netralpost--Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo menantang Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, bekerja keras untuk  menurunkan angka stunting di wilayah kerjanya. 

'


Tantangan ini tak lepas dari tingginya angka stunting Koto Tinggi dan sekitarnya mencapai 14,08 persen melebihi angka rata-rata Kabupaten Limapuluh Kota, dengan kisaran 8,28 persen.  Tingginya angka stunting merupakan pekerjaan rumah dalam pembangunan sumber daya manusia yang mesti diselesaikan secara bertahap setiap tahun oleh segenap pemangku kepentingan. Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.


Hal itu disampaikan Bupati Safaruddin ketika menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Puskesmas (Puskesmas) Koto Tinggi dari pejabat lama dr. Febriandi ke Ns.Rensiner S.Kep., Mars, pada Rabu (02/02/2022). Pada kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi dedikasi Febriandi selama melaksanakan tugas selaku Kepala Puskesmas Koto Tinggi. Usai momen sertijab Bupati didampingi Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, Anggota DPRD Limapuluh Kota Khairul Apit, Camat Gunuang Omeh Gusni Hendrix dan Forkopimca, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Ali Amran, melakukan peninjauan gedung baru Puskesmas Koto Tinggi yang telah beroperasi  sejak Juli 2021 lalu. 


Secara lugas dalam momen pelantikan, sekaitan penanganan stunting Bupati mengatakan,” Puskesmas Koto Tinggi harus memutar otak dalam menangani tingginya angka stunting ini.” Penegasan ini menyusul posisi Koto Tinggi sebagai wilayah khusus penanganan stunting di Limapuluh Kota", tuturnya.  Fokus perhatian Bupati Safaruddin dalam hal penanganan stunting dan gizi kronis lainnya juga sejalan dengan fungsi puskesmas sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat.  Di sisi lain, Puskesmas juga berfungsi sebagai pembina masyarakat dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat, dengan mewujudkan Puskesmas yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya. 


Agar peran puskesmas bisa efektif dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Bupati mengajak Kepala Puskesmas (Kapus) yang baru untuk segera menjalin koordinasi dengan pemerintah nagari, Babinkamtibmas serta Babinsa. Melalui koordinasi dan kerja sama itu, Bupati berharap angka stunting atau masalah gizi kronis di wilayah kerja Puskesmas Koto Tinggi, bisa turun secara signifikan.  Untuk maksimalnya fungsi puskesmas,  Bupati Safaruddin berpesan agar segenap  komponen Puskesmas Koto Tinggi mendukung kepala puskesmas yang baru, dalam merancang dan mengimplementasikan upaya persuasi pencegahan stunting agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.(Yon)

 Perjuangkan Jembatan di Labuah Gunuang,  Wirman Datuak Pangeran Gandeng Dinas PU Survey ke Lokasi





50 KOTA,netralpost--- Pembangunan infrastruktur jembatan yang ada di Jorong Lareh Nan Panjang, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban jadi prioritas Pemerintah Daerah terutama Dinas Pekerjaan Umum untuk anggaran 2023 mendatang.


Jembatan kayu yang kini sudah reok, lapuk tersebut bakal diganti dengan jembatan yang lebih kuat. Hal itu mengingat, jembatan yang dibangun pasca galodo 2010 silam itu merupakan akses penghubung utama bagi warga di lereng Gunuang Marapi tersebut. Ribuan orang dan ratusan kendaraan hilir mudik melintasi jembatan tersebut.


Diprioritaskannya pembangunan jembatan kayu itu, berkat usaha anggota DPRD Limapuluh Kota Wirman Datuak Pangeran yang terus memperjuangkan pembangunan demi kelancaran dan keamanan transportasi warganya.


Pada Senin (31/1) siang, politisi PPP itu memboyong Dinas PUPR ke lokasi jembatan yang reok tersebut.


"Beginilah kondisi jembatan Pak Kadis. Mohon jembatan Lareh Nan Panjang ini diprioritaskan," ujar Wirman kepada Plt Kepala Dinas PUPR Hanif di Nagari Labuah Gunuang.


Dihadapan puluhan warga yang sudah menunggu kedatangan Dinas PUPR,  Wirman serta  Camat Lareh Sago Halaban berharap jembatan kayu tersebut diganti dengan jembatan permanen.


Sedangkan Kepala Dinas PUPR Hanif mengatakan, akan menurunkan tim teknis secepat mungkin untuk melakukan survey serta kajian teknis untuk pembangunan jembatan tersebut.


"Jembatan ini jadi prioritas kami Dinas PUPR. Besok atau dalam waktu dekat ini tim teknis akan ke lokasi untuk melakukan survey. Mudah-mudahan di anggaran perubahan jembatan dibangun atau pada APBD 2023 mendatang," ujar Hanif.



Puluhan warga yang hadir di sekitar lokasi, merasa senang ada perhatian dari pemerintah daerah. Apalagi jadi prioritas dalam pembangunan Limapuluh Kota. (Yon)




Payakumbuh,netralpost-- Setahun sudah berlalu, usai peletakan batu pertama pembangunannya pada 5 Februari 2021 lalu, kini telah berdiri dengan megah Mesjid Al Hidayah Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat yang diresmikan oleh Wali Kota Riza Falepi, Rabu (2/2).


Peresmian mesjid yang berdiri di sebelah Gedung Fakultas Pertanian itu dihadiri oleh Pimpinan Muhammadiyah, Ketua DPRD Hamdi Agus, Kepala DP3AP2KB AH Agustion, Kabag Kesra Irwan Suwandi, Camat Payakumbuh Barat Ul Fahri, Lurah Bulakan Balai Kandi, Eki, Rektor Riki Saputra dan jajaran, serta H. Hendri dan Hj. Asweti yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid di kampus III Bukittinggi dan Kampus IV Payakumbuh. Serta Ketua Pengurus Mesjid Muslim yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh.


Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Mesjid Alhidayah Muslim menyampaikan mesjid ini memiliki keistimewaan bangunan yang megah seluas 400m² dan dikelilingi taman yang indah dengan luasnya 1320m². Lokasinya strategis, mudah dijangkau dari segala arah, berada di antara dua kelurahan, yakni Tanjuang Godang Sungai Pinago dan Bulakan Balai Kandi serta berada di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah.


"Terkait kepengurusan, telah diundang masyarakat setempat, disepakati struktur pengurus mesjid dan sudah ditetapkan dengan SK Rektor Nomor 910 pada 19 Agustus 2021 lalu. Setelah pengurus mesjid terbentuk, lalu diurus legal formalnya, ditandai dengan keluarnya SK wako nomor 451.8/502/WK-PYK/2021 pada September 2021. Kami pengurus mesjid dan masyarakat mengapresiasi wako, rektor, pemberi wakaf, dan seluruh pihak atas terwujudnya mesjid nan cantik untuk umat ini," ujarnya.


Sementara itu, Rektor UM Sumbar Riki Saputra menyampaikan berkat kemurahan hati dan kemuliaan jiwa pemberi wakaf, sekarang ada 2 mesjid baru di UM Sumbar. Pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya karena bagi UM Sumbar secara pragmatis akrediatasi, mesjid di lingkungan kampus memperkuat adanya pemeringkatan atau ranking kampus, karena salahsatu indikatornya adalah kelengkapan sarana dan prasarana.


"Semoga keberkahan dan pahala dilimpahkan Allah, murah rezeki dan selalu diberikan kesehatan. UM punya filosofi nilai humanis dan religius. Keberadaan mesjid ini tentu memberikan manfaat bagi keluarga kampus dan masyarakat sekitar, bagaimana tak hanya cerdas berfikir, namun jauh dari itu, juga cerdas spiritualnya melalui usaha kampus Muhammadiyah tak hanya dari lokal belajar saja, tapi memanfaatkan rumah ibadah yang ada di kampus," terang Riki.


Hal senada juga diungkapkan Wali Kota Riza Falepi yang mengatakan kebutuhan mesjid di Kota Payakumbuh masih tinggi, nampak dari setiap dilaksanakan Salat Jumat jemaahnya membludak hingga ke luar mesjid.


"Semoga Mesjid Agung Kota Payakumbuh yang lokasi pembangunannya sudah kita siapkan dan juga telah dikunjungi oleh Duta Besar Arab Saudi nantinya jadi dibangun. Semoga doa dan iktiar kita diijabah oleh Allah SWT," harapnya.


Wako dua periode itu menyampaikan apresiasi kepada H. Hendri dan Hj. Asweti yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid Kota Payakumbuh, bertambah jumlah rumah ibadah di Kota Randang, apalagi ini berada di lingkungan universitas.


"Harusnya tanggung jawab kami membangun mesjid ini," kata Riza.


Ditambahkannya, untuk tumbuh dengan baik, kota ini butuh excellent center, yakni perguruan tinggi, sehingga nanti banyak industri yang bisa berkembang, seperti industri pertanian. Dia punya harapan membangun Kota Payakumbuh tak hanya di satu titik saja, tapi berkelanjutan dan roadmap yang baik sudah dibuatkan.


"Untuk mewujudkan itu, tempat membangun mentalitas akademisi itu di mesjid. Tanpa tumpuannya mesjid, sebuah pusat akademis akan sulit untuk membina masyarakat. Mengapa cina maju? Mereka punya semangat bagian dari budayanya, sementara kita juga sudah punya yakni adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," kata Riza.


Riza menyebut, masalah mental ini masih banyak ditemui, bagaimana orang beragama tapi tak tau substansinya beragama. Tak ada hasil baik tanpa kesungguhan, pemikiran siang malam menghadirkan kesuksesan bagi masyarakat.


"Kami sampaikan apresiasi kepada hamba Allah yang telah mewakafkan hartanya untuk membangun mesjid di lingkungan kampus. Biasonyo kito buek rumah ibadah katidiang bajalan, itu lamo," kata Riza.


Terakhir, Riza mengajak seluruh pihak untuk bergerak sembari memikirkan bagaimana Kota Payakumbuh maju, bagaimana membangun hubungan kolaborasi menghadirkan nilai tambah, menghadirkan pertumbuhan lain di Kota Pauakumbuh.


"Kita memimpikan punya universitas yang bisa bersaing dengan daerah lain. Kita terus berfikir bagaimana tetap maju dengan sumber daya manusia yang punya produktivitas dan kreativitas yang tinggi, akan mendatangkan kesejahteraan bagi umat," pungkasnya. (Yon)

50 Kota,netralpost


- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh menerima kunjungan kerja dan konsultasi dari Diskominfo Kabupaten Lima Puluh Kota di Aula Kopay, Rabu (02/02).


Kepala Dinas Kominfo Kota Payakumbuh Junaidi beserta jajaran menyambut baik kunjungan tersebut, dan siap untuk memfasilitasi serta membantu dalam pengembangan dan pengelolaan IT di Lima Puluh Kota. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari penanda tanganan MoU oleh dua kepala daerah beberapa waktu yang lalu.


"Kalau Diskominfo Lima Puluh Kota butuh bantuan, kita siap menurunkan tim ahli untuk membantu demi kemajuan kedua daerah dalam hal IT ini," kata Kadiskominfo Junaidi kepada media.


"Dengan pertemuan kita kali ini banyak kolaborasi yang dapat kita kerjasamakan seperti IT dan kehumasan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Luak Limo Puluah," tambahnya.


Sementara itu Kadiskominfo Kabupaten Lima Puluh Kota Eki H. Purnama mengatakan dengan kunjungan hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam peningkatan pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di Lima Puluh Kota.


"Kami ingin menyempurnakan dalam pengimplementasian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini," ucapnya.


Maka dari itu Kadiskominfo Lima Puluh Kota mengharapkan dukungan dari Kominfo Kota Payakumbuh bisa memberikan bimbingan untuk mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik tersebut.


"Harapan kita Kominfo Kota Payakumbuh bisa memberikan ruang kepada kami untuk belajar disini dalam pemanfaatan dan pengoptimalan IT ini," ujarnya.


Dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lima Puluh Kota Eki H. Purnama didampingi oleh Sekretaris, Kabid Komunikasi Publik, Kabid Aptika beserta jajaran lainnya. (Yon)





Payakumbuh,netralpost--- Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus menyampaikan turut berbahagia dengan sebuah mesjid telah berdiri megah di lingkungan Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat di Nagari Koto Nan Ompek.


Pembangunan Mesjid Alhidayah itu merupakan wakaf dari Hamba Allah H. Hendri dan Hj. Asweti, bersamaan dengan pembangunan mesjid di Kampus III UM Sumbar di Kota Bukittinggi.


"Selamat kepada UM Sumbar atas berdirinya rumah ibadah yang megah, mewah, dan sejuk. Semoga dengan meningkatnya sarana dan prasarana di kampus, semakin mantap membangun kecerdasan akademis dan spiritual generasi muda kita," kata Hamdi.


Kepada donatur, Hamdi menyampaikan apresiasi karena mesjid ini tak hanya akan memberikan manfaat bagi lingkungan kampus saja, bahkan juga kepada masyarakat di dua kelurahan dan sekitarnya.


"Mesjid ini berada di perbatasan Kelurahan Bulakan Balai Kandi dan Tanjuang Godang Sungai Pinago, juga dekat sekali dengan kantor DPRD, nanti bisa lah kami anggota dewan nompang salat disini, apalagi buat Salat Jumat," ujarnya.


Peresmian mesjid itu turut dihadiri Wali Kota Riza Falepi, Pimpinan Muhammadiyah, Rektor Riki Saputra, Kepala OPD, camat, lurah, pengurus mesjid, dan tokoh masyarakat setempat. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.