Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 Payakumbuh,netralpost-


- Berkah Ramadhan, Wali Kota Payakumbuh menerima 200 buah Al Quran cetakan Madinah dan 80 kemasan kurma burkhi dari atase agama kedutaan besar Arab Saudi untuk Indonesia di ruang kerjanya, Rabu (13/10).


"Alhamdulillah dan terimakasih kita ucapkan kepada atase agama kedubes Arab Saudi dan ustadz Muhammad Elvi Syam atas Al Quran dan kurma yang diberikan. Semoga ini menjadi amal ibadah dan dibalas pahala berlimpah oleh Allah," kata Wako Riza Falepi kepada media.


"Nanti Al Quran dan kurma ini akan kita berikan untuk staf kita serta masyarakat. Harapan kita ilmu dan semangat mempelajari Al Quran ini terus bergema di Payakumbuh," tukuknya.


Sementara itu ustadz Muhammad Elvi Syam yang juga merupakan ketua yayasan Dar El Iman Padang mengatakan Al Quran dan kurma tersebut merupakan hadiah dari atase agama kedubes Arab Saudi untuk Wali Kota Payakumbuh.


"Mewakili atase kami ucapkan terimakasih untuk Pak Wali atas sambutannya. Semoga ini menjadi berkah dan bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya. (Yon)



Padang - Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Prof. Rycko Amelza Dahniel, M.Si berkunjung ke SPN Polda Sumatera Barat, Rabu (13/4) siang.

Kunjungan tersebut, Kalemdiklat didampingi Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si dan pejabat utama Polda Sumbar. 

Saat tiba di SPN, Komjen Pol Rycko disambut dengan tari pasambahan dan jajar hormat.

Kemudian, dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama yang diawali oleh Kalemdiklat Polri, Kapolda Sumbar, Wakapolda Sumbar, rombongan dari Lemdiklat Polri.

Usai dari menanam pohon, Kalemdiklat Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel memberikan pengarahan kepada tenaga pendidik dan juga kepada siswa Diktukba Polri TA 2022.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir beberapa rombongan Pejabat dari Lemdikat Polri.(*)

50 Kota,netralpost--


Tim Safari Ramadhan (TSR) IV yang dikomandoi Kajari Payakumbuh yang kebetulan tidak hadir,karena Tugas Digantikan Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Marsanova Andesra, SH, MH memimpin kunjungan ke Masjid Al-Wustha jorong Tanjung Pati Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, Senin (11/04/2022) malam.


Selain Anggota DPRD Lima Puluh Kota, Marsanova Andesra, TSR juga didampingi tim Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota yang Beranggotakan,yakni Kepala Badan Keuangan, Irwandi, Staf Ahli, Nengsih, Kadis Capil Refilza, Camat Harau Andri Yasmen dan Kepala Inspektorat Suherman. 


Kunjungan Kali ini TSR IV , Masyarakat mempertanyakan masalah Tapal Batas Wilayah Dengan Payakumbuh,dan Penerangan Lampu jalan yang sangat minim untuk Kenagarian Koto Tuo,Serta normalisasi Batang Sinamar Yang sangat Amburadul,serta untuk penyeberangan Sangat dibutuhkan Jembatan,Semua permasalahan tersebut disampaikan Wali Nagari Koto Tuo Sy Datuk Paduka Sinaro yang mewakili Aspirasi Masyarakat


Dalam Hal ini  Marsanova Andesra ( Andes) Mengatakan,Untuk permasalahan penerangan jalan, Ia akan mengusahakan pelaksanaan penerangan jalan dengan menggunakan lampu tenaga Surya. terkait permasalahan jembatan,dan Batang Sinamar,mengatakan saat ini daerah masih terkendala dana akibat rekonfusing imbas pandemi covid-19. “Daerah kita masih terpotong akibat pandemi covid-19 jadi untuk sekarang kami belum bisa berjanji semoga tahun depan kira kaji ulang bersama terkait pembangunan di daerah kita ini. Berdoa kita bersama semoga tahun depan akan ada penambahan anggaran daerah untuk pembangunan infrastruktur,”tutupnya.


Selanjutnya  TSR menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta kepada Pengurus masjid,agar dapat dipergunakan untuk Pembangunan Mesjid,dan juga masyarakat serta warga berterima Kasih Kepada TSR IV, atas Kehadirannya,Juga Terima Kasih tak terhingga  Kepada Marsanova Andesra  Anngota DPRD 50 Kota dari Fraksi PAN yang telah Banyak membantu Nagari Koto Tuo Dengan Pokirnya Untuk Nagari Koto tuo yang tetap ada tiap Tahunnya,"kata Wali Nagari (Yon) 



Payakumbuh,netralpost ---- Walikota 2 Periode Riza Falepi Dt Rajo Kaampek Suku Patut Juga Diacungi Jempol,Walaupun Diakhir Masa Jabatan tetap Exis Membangun Tampa hentinya,Hal ini dibuktikan  pada acara Peletakan Batu Pertama (11/4) Senin, Pembagunan Kantor 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum punya Kantor Sendiri


Setelah sukses membuatkan gedung untuk Dinas Pendidikan serta Dinas Satpol PP Dan Damkar, Wali kota Riza Falepi Dt. Rajo Kaampek Suku kembali membangun gedung kantor baru untuk organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang masih belum punya gedung kantor sendiri,yang berlokasi di Padang Kaduduak Payakumbuh Utara.




Pada, Senin (11/4), peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor baru di Kawasan Padang Kaduduak Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara itu dilakukan oleh Wali Kota Riza Falepi didampingi Sekda Rida Ananda, Duo Asisten Elzadaswarman dan Amriul Dt. Karayiang, Kepala PUPR Muslim, Kepala Inspektorat Andri Narwan, Kepala Dinas Sosial Erwan, Camat Joni Parlin, Lurah Musleniyetti, dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.


Kepala Dinas PUPR Muslim memparkan masih ada OPD yang belum punya kantor representatif, malah ada yang menumpang di kantor dinas lainnya. Seperti Inspektorat menompang di Kantor Capil, Dinas Kesehatan di Puskesmas Padang Karambia, dan Dinas Sosial "manyalek" di kantor bersama Dinas Pendidikan dan Satpol PP.


"Kalau sarana dan prasarana baik, maka ASN akan lebih nyaman bekerja dan masyarakat terlayani dengan baik," kata Muslim.


Muslim menambahkan, di lahan seluas 2510 m² ini, akan dibangun gedung 2 lantai dan akan dimanfaatkan oleh 3 OPD, yakni Inspektorat, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial. Dengan luas lantai pertama 1188 m² dan lantai kedua 1233 m².


Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Mitra Wira Artha ini dimulai pada 4 april 2022, dengan nilai kontrak sekitar 7.4 miliar selama 270 hari pekerjaan. Dan akan mendapatkan pengawasan khusus dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh dan pihak berwenang lainnya.


"PUPR berharap kerja sama semua pihak dengan baik, sehingga menghasilkan pekerjaan yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan. Kami juga berharap pengawasan dan monitoring mitra kami dan masyarakat terhadap pekerjaan ini. Agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari," kata Muslim.




Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi mengatakan miris dan cukup sedih dengan kondisi beberapa OPD masih belum punya gedung kantor yang representatif. Menurut Riza untuk melayani masyarakat harus ada kantor yang nyaman sehingga orang yang datang pun merasakan senang dilayani.


"Contohnya Inspektorat, kasihan kita terusir terus pindah kantor, lihat pula Dinas Sosial basalingkik dengan dinas lain, yang lebih parahnya lagi Dinas Kesehatan malah nompang ke anaknya Puskesmas," kata Riza.


Wali Kota Dua Periode itu juga menambahkan apabila semua OPD sudah bergedung kantor sendiri, diharapkan bisa pintar membagi ruang dan bisa memperhatikan estetika dan keindahan lingkungan. Kalau landscape sudah jadi, rawat kantor dengan baik, jangan dibiarkan kumuh.


"Juga harapan kami kepada kontraktor, selesaikanlah dengan baik, agar kita semua tenang. Mudah-mudahan setelah pembangunan ini, dinas tak ada lagi yang punya persoalan gedung kantor, sudah nyaman. Tinggal kantor camat dan lurah yang beberapa perlu direhab berat maupun dibangun agar lebih representatif," harapnya.


Riza menambahkan, Kawasan Padang Kaduduak ini, selain menjadi pusat perkantoran Pemerintah Kota Payakumbuh, juga bakal berangsur-angsur menjadi kawasan ekonomi baru. Karena selain ada perkantoran dan pasar, juga bakal ada kantor BPOM, dan kampus UNP jurusan pariwisata dan kuliner, serta sudah ada pula Sentra IKM dan Lapangan Olah Raga Terbuka Payakumbuh Bugar.


"Disini kita bangun lengkap seperti kota kecil. Kalau lah sudah ada kampus sebagai pusat studi dan ada BPOM sebagai kantor pengawas produk, tentu akan meningkatkan kualitas UKM makanan kita, mereka akan naik kelas karena sudah bisa memproduksi makanan dengan mengikuti standar yang dibutuhkan pasar global," pungkas politikus PKS itu. (Yon)


lipsushumasdiskomimfokotapayakumbuh

 Payakumbuh,netrpost


- Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia (PID) 18 April mendatang serta Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dimulai bulan Mei besok. Pemko Payakumbuh adakan pertemuan di Aula Ngalau Indah Balai Kota Payakumbuh, Rabu (13/04).


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kapolres Payakumbuh, Kepala Dinas Kominfo Junaidi, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Camat, Lurah serta Kepala Puskesmas se Kota Payakumbuh.


Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten III Amriul Dt. Kirayiang meminta kepada semua pihak untuk dapat terlibat dalam mensukseskan dan mempromosikan PID dan BIAN di Kota Payakumbuh.


"Imunisasi ini penting, karena ada beberapa penyakit yang bisa dicegah hanya dengan melakukan imunisasi ini," katanya kepada media.


Maka dari itu, Amriul mengatakan peran lintas program dan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada semua pihak bahwa imunisasi sangat penting untuk memberi perlindungan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).


"Serta dengan imunisasi ini juga dapat mencegah kejadian luar biasa (KLB) pada masa yang akan datang. Ini demi mewujudkan generasi bangsa yang sehat, kuat dan cerdas," ucapnya.


Sementara itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan Yuniri Yunirman menyebut untuk Kota Payakumbuh tahun 2021 lalu tercatat masih ada 622 (21,3 persen) balita yang belum lengkap status imunisasinya. Sedangkan cakupan untuk imunisasi campak dan rubella (MR) bayi tahun 2021 sebanyak 2.265 (77,4 persen).


"Untuk tahun 2022 ini sampai Februari lalu baru tercatat 209 (7,5 persen) bayi yang baru terimunisasi MR. Sementara target untuk bulan Februari itu harusnya 15,8 persen," ucapnya.


"Makanya melalui kegiatan PID dan BIAN ini merupakan momen yang tepat untuk mengejar imunisasi lengkap bagi balita kita yang belum di imunisasi. Dan target  untuk melahirkan generasi yang sehat itu bisa tercapai," tukuknya.


"Kita juga harapkan kepada stakeholder terkait seperti Dinas Pendidikan, lurah untuk memberikan informasi kepada wali murid karena sebagian besar yang akan diimunisasi itu anak usia 9 bulan - 15 tahun," pungkasnya. (Yon)





Payakumbuh,netralpost - Untuk memastikan kestabilan kebutuhan selama bulan Ramadhan tahun 2022, Dinas Koperasi dan UKM kota Payakumbuh melalui bidang perdagangan selalu terjun ke lapangan monitoring sejumlah komoditas kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional ber-SNI Ibuh.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM kota Payakumbuh, H. Dahler, SH didampingi Kabid Perdagangan Israneldi, di ruang kerjanya, Selasa (12/4), mengatakan harga komoditas kebutuhan pokok terjadi naik harga karena tingginya permintaan.

"Kenaikan harga kebutuhan pokok selama bulan suci ramadhan pasti ada, lantaran tinggi nya permintaan dari konsumen karena ada nya peningkatan arus barang yang masuk ke pasar,"ujar Dahler.


Pihaknya (Tim monitoring Perdagangan-red) selalu memonitor harga-harga kebutuhan pokok setiap harinya serta meminta laporan dari setiap pasar yang ada di wilayah Kota Payakumbuh. kenaikan harga tidak hanya terjadi bulan ramadhan atau hari raya saja, terkadang hari biasa pun juga ada kenaikan lantaran permintaan tadi.


Ditambahkan Kabid Perdagangan Israneldi, besaran kenaikan harga komoditas kebutuhan barang pokok, biasanya sih yang Barang yang mudah di konsumsi cepat seperti telur, daging, ayam, bawang, minyak dan kenaikan harganya tergantung dari permintaan dari pedagangnya.


"Dinas perdagangan dalam hal kenaikan harga tidak bisa melarang kenaikan harga yang dilakukan pedagang, sebab barang yang di jual milik pedagang sendiri bukan milik pemerintah," ulasnya.


“Kenaikan harga kebutuhan pokok itu beda-beda nilainya, ada yang naik 30 persen, lalu ada yang naik 50 persen bahkan 100 persen. Seperti bawang merah 32/kg alami kenaikan yang sebelumnya 30/kg, daging masih stabil dengan 130-140 ribu/kg, minyak goreng kemasan 2 liter capai harga 55 ribu, ayam potong masih stabil harga Rp. 27 ribu/kg, beras premium 12-13 ribu/kg, gula 14ribu/kg, cabe rawit turun harga 25-30 ribu/kg dan telur Rp. 1400/butir. Semua harga barang dipredikasi alami kenaikan, karena pedagang tahu kalau kebutuhan menjelang hari raya akan meningkat,” pungkas Israneldi yang penuh inovasi itu. (Yon)




Padang--Program Gemarindu yang dicetuskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat, memberikan warna baru dan semarak bulan suci ramadan 1443 hijriyah.

Tak hanya ditingkat provinsi  program Gemarindu (Gema Ramadan Indah dan Syahdu) juga menggema di Kemenag kabupaten kota bahkan madrasah dan KUA.

Program Gemarindu memiliki sebelas program, salahsatunya Senur (Semarak Nuzul Quran). Untuk memulai kegiatan Senur ini, Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Helmi, didampingi Kepala Bidang Penais Zawa, H. Yufrizal, dan Sub Koordinator Penyuluh, Thomas Febria membuka rangkaian lomba dalam semarak nuzul quran ini.

Pada kesempatan itu, Kakanwil mengatakan lomba ini dalam rangka menyemarakkan peringatan nuzul quran. Hari ini akan dimulai lomba tahfiz bagi Kepala Madrasah se Sumatra Barat.

"Saya sangat senang karena disela sela kesibukan kita ada kegiatan tambahan tanpa penghasilan tambahan. Saya juga memberikan apresiasi kepada Kabid Penais Zawa yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik," tuturnya.

Dikatakan Kakanwil, ASN Kementerian Agama harus menjadi contoh dari setiap program yang telah dilahirkan. Rasanya tidak nyaman jika punya program tahfizul quran tapi tidak mengamalkannya.

"Sama seperti saat kita kita bicara wakaf tetapi kita tidak ikut berwakaf. Kita bicara zakat tetapi tidak berzakat. Hal ini membuat tidak nyaman secara psikologi," ungkap Kanwil.

Sementara itu, ungkap Kakanwil, madrasah sudah dikuatkan dengan program Sahabatqu (Madrasah Hebat Bermartabat Tahfizul Quran). "Kita sudah minta Kabid Penmad agar madrasah dalam menyusun SKLnya mencantumkan program itu," ujar Kakanwil.

"Siswa madrasah baru bisa lulus dari satuan pendidikan jika sudah menghafal sekian juz Alquran. Tentukan berapa juz untuk masing-masing tingkatan," ungkap Kakanwil.

Kemudian kepada penghulu dan penyuluh Kakanwil berpesan untuk ikut berpartisipasi dalam program tahfiz ini. "Kalau bukan kita siapa lagi. Untuk itu saya berharap kepada Penghulu dan Penyuluh untuk menjadi perpanjangan tangan setiap program Kemenag," pesan Kakanwil.

Sebelumnya Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf (Penais Zawa), H. Yufrizal mengatakan ada 5 (lima) lomba yang dilaksanakan dalam kegiatan senur ini, lomba azan bagi siswa MTs, lomba Khutbah Jumat bagi Siswa MA, lomba Hifzil Quran bagi Kepala Madrasah, Penghulu dan Penyuluh se Sumatra Barat.

"Sampai hari ini sudah terdaftar peserta dari setiap cabang lomba itu, 99 peserta. Alhamdulillah kegiatan ini mendapat respon yang luar biasa dari Kemenag kabupaten kota," ungkap Yufrizal.

Untuk hari ini kata Yufrizal dilaksanakan lomba Hifizil Quran bagi Kepala Madrasah, besok akan dilanjutkan dengan lomba hifzil quran bagi Penyuluh dan Penghulu. Lomba dilaksanakan di Aula AB 1 dan Ab 2.

"Sementara untuk semarak Nuzul quran akan dilaksanakan secara hybrid meeting. Kita akan hadirkan 1000 peserta secara online. Penyuluh kita berjumlah 1.400 orang akan ikut menyemarakkan hari puncak Nuzul Quran," pungkas Yufrizal.

Dewan juri untuk lomba hifzil quran ini dari Bidang Penais Zawa, Yusran Lubis dan Penyuluh Bakri, Halimul Hakim dan Heriadi. RinaRisna  





Bukittinggi-Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatra Barat menekankan kepada jajarannya untuk menghindari November Syndrome dalam serapan anggaran. Semua sarapan menumpuk di bulan November dan Desember.

Hal ini ditekan Helmi dalam Rapat Evaluasi Anggaran Kinerja Bidang Urusan Agama Islam, Rabu (13/4) di Hotel Royal Denai Bukittinggi. Kegiatan ini dibuka Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin. Hadir Kepala Bidang Urais, H. Edison dan Kakan Kemenag Bukittinggi, Eri Iswandi.

"Kita tidak mengkhawatirkan serapan anggaran namun kita tetap waspada. Ke depan bagaimana serapan anggaran kegiatan itu tidak tertumpuk di bulan November dan Desember. Semua serapan anggaran itu menumpuk di akhir tahun," ungkap Kakanwil.

Karena menurut Kakanwil serapan anggaran ini akan berpengaruh terhadap perencanaan anggaran pada tahun berikutnya. Apalagi pada tahun 2022 ini jika dalam semester III serapan anggaran kurang dari 75 persen maka anggarannya akan diblokir atau dipindahkan ke Satker lain, jelas Kakanwil.

"Alhamdulillah Tahun ini kita mendapat bantuan SBSN KUA sebanyak 16 unit. Jumlah ini jauh meningkat dibanding tahum 2021 yang hanya dua unit. Ini perlu menjadi prioritas bagi kita," pesan Kakanwil

Dengan adanya revitalisasi KUA melalui anggaran SBSN ini, Kakanwil berharap KUA tidak hanya menjadi kantor urusan asmara. Banyak permasalahan agama yang bisa diselsaikan di sana.

"Mudah mudahan dengan semakin baiknya fasilitas pelayanan kita, masyarakat di Sumatra Barat khususnya merasa nyaman dan tenang mendapatkan layanan di KUA. Tenti hal ini juga akan meningkatkan terhadap tunjangan kinerja jajaran Kementerian Agama," ulas Kakanwil.

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Bidang Urais) Hm Edison mengatakan kegiatan Rapat Evaluasi untuk mengevaluasi serapan anggara tahun 2021. Bukan hanya serapannya tetapi juga mengevaluasi output dan outcomenya harus sesuai dengan target.

Kabid Urais juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber, Dirjen Bimas Islam, Kakanwil Kemenag Sumbar, Kabag TU, Kepala Bappeda Sumatra Barat dan Kepala Ombusman.

Bidang Urais juga menghadirkan Ketua Dewan Mesjid Indonesia untuk mensinergikan program dewan mesjid dengan Kementerian Agama terutama Program Revitalisasi Khzanah Surau Kakanwil Kemenag Sumbar yang sudah dilaunching Sekjen Kemenag RI. RinaRisna



Bukittinggi--Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin mengatakan permasalahan ketahanan keluarga harus menjadi perhatian yang serius. Apalagi saat ini angka perceraian di Indonesia semakin meningkat.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) dalam Rapat Evaluasi Kinerja anggaran Bidang Urusan Agama Islam, Rabu (13/4) di Hotel Royal Denai Bukittinggi. Hadir Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Helmi, Kabid Urais H. Edison dan Kakan Kemenag Bukittinggi Eri Iswandi.

"Perceraian di Indonesia itu mencapai angka 400 ribu setiap tahunnya, hampir 10 persen dari peristiwa nikah. Angka ini sangat memprihatinkan. Ini artinya setiap tahun kita melahirkan 400 ribu janda dan duda," ungkap Dirjen.

Kondisi ini lanjut Kamaruddin tentu juga menimbulkan masalah bagi bangsa Indonesia. Maka Kementerian Agama harus berkontribusi untuk mencegah perceraian.

Belum lagi usia nikah anak dibawah umur. Pengadilan Agama juga tidak bisa menghindari fakta bahwa anak ini harus dinikahkan karena masalah hamil di luar nikah misalnya atau permasalahan lainnya.

"Angka pernikahan anak setiap tahun mencapai 30 ribu di Indonesia. Akibatnya mereka belum siap menjadi ibu rumah tangga, belum bisa menghandle persoalan keluarga.  Maka Lahirlah anak yang tidak bermutu, generasi yang tidak siap menjalani hidup dengan baik, tidak bisa menghadapi tantangan," papar Dirjen.

Disamping usia perkawinan anak sangat tinggi, kekerasan rumah tangga juga berkembang sangat masif. Ditambah lagi masalah stunting angkanya juga tinggi di Indonesia.

"Kementerian Agama punya peranan yang sangat sentral dan penting dalam mencegah masalah stunting ini. Bagaimana Kemenag memitigasi dan mencegah persoalan keluarga ini. Karena dari dalam keluargalah semua permasalahan bangsa ini berawal," ujar Kamaruddin.

Dirjen Bimas Islam juga memaparkan penyebab perceraian terbesar itu karena keluarga yang bercerai tingkat kematangan emosionalnya tidak bagus.

"Mereka tidak bisa merasakan hakekat dari pernikahan itu sendiri. Ini tugas kita bahwa perlu mentransformasi catin. Mereka harus mengetahui secara afektif bahwa pernikahan ini suci dan agung," jelasnya.

Dirjen mengingatkan bahwa pernikahan itu harus dirawat, dijaga dan dipertahankan. Mereka harus punya komitmen penuh terhadap pernikahan itu.

"Solusinya adalah nasehat perkawinan harus bermutu, harus masuk kepada substansinya, Tidak hanya mengentertain calon  pengantinnya tetapi ada hal yang harus menjadi perhatian bagi calon pengantin," pesan Dirjen.

Pertama,  jelas Dirjen pernikahan itu adalah sesuatu yang sakral, suci dan agung atau misakon ghaliizon. Dalam peradapan manusia manapun tidak yang tidak mensakralkan pernikahan. Harus komited terhadap pernikahan.

Kedua, pernikahan adalah simbol kekhalifahan manusia. dengan menikah manusia berketurunan. berketurunan adalah termasuk dalam kekhalifahan manusia, ulas Dirjen.

Untuk itu,  kata Dirjen lagi Kemenag harus berperang untuk mengatasi persoalan keluarga. Bimbingan catin harus dimaksimalkan.

Kegiatan Rapat Evaluasi ini sudah berjalan sejak kemarin, 12 April hingga esok, 14 April 2022 menghadirkan 50 peserta terdiri dari Kasi Bimas, Kepala KUA dan Penghulu serta Perencana. RinaRisna




Padang- Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., memberikan materi dengan tema Moderasi Beragama  di hadapan peserta Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama(PPMB) Angkatan I di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang, Selasa (12/4/22)

Indonesia merupakan negara yang memiliki masyarakat yang Relijius dan semu. Meskipun bukanlah negara agama, masyarakat lengkap dengan kehidupan beragama dan kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi. Menjaga keseimbangan antara hak beragama dan komitmen kebangsaan menjadi tantangan bagi setiap warga negara Indonesia.

Prof. Martin Kustati  menyatakan bahwa moderasi beragama merupakan hal yang menjadi urgensi untuk merawat keindonesiaan. 

“Berkembang nya cara pandang, sikap dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem) yang mengesampingkan martabat kemanusiaan, sehingga perlu untuk memperkuat esensi ajaran agama dalam kehidupan,  berkembangnya berbagai iklan kebenaran yang subyektif dan pemaksaan kehendak atas Tafsir agama serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik yang berpotensi memicu konflik, sehingga perlu mengelola keberagaman Tafsir keagamaan dengan mencerdaskan kehidupan Keberagamaan serta berkembang nya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan Berbangsa dalam bingkai NKRI”. ungkapnya mengemukakan beberapa alasan perlunya moderasi beragama. 

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Moderasi beragama merupakan Perekat antara semangat beragama dan komitmen Berbangsa. 

Pemerintah saat ini tengah gencar-gencarnya mensosialisasikan program Moderasi Beragama untuk mewujudkan sikap tolerasi antar umat beragama di Indonesia. Sebagai rakyat Indonesia yang beragama harus memberikan keleluasaan pada umat agama lain untuk menjalankan ibadahnya tanpa gangguan. Di Indonesia beragama pada hakikat nya Adalah Indonesia dan ber Indonesia itu pada hakikatnya adalah beragama.





Payakumbuh,netralpost--- Wakil Ketua DPRD Wulan Denura mengatakan sepakat dengan aspirasi yang disampaikan pada aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kantor DPRD Kota Payakumbuh, Senin (11/4).


Aspirasi tersebut berupa turunkan harga minyak goreng, stabilkan harga BBM, dan menolak penundaan pemilu sekaligus jabatan presiden 3 periode.


"Tuntutan Aliansi Mahasiswa Luak Limopuluah, kami dari DPRD Payakumbuh, khususnya fraksi Partai Gerindra, berdiri di barisan mahasiswa. Menyuarakan kepedihan masyarakat akan langkanya minyak goreng dan tingginya harga BBM, dan bersama mahasiswa, kita sepakat untuk menolak dilanggarnya konstitusi," tegas Wulan.


Wulan juga menyampaikan dirinya salut dan bangga dengan semangat mahasiswa, yang menyuarakan suara rakyat. "Semoga apa yang kita inginkan demi kebaikan masyarakat didengar oleh pemerintah pusat, dan Indonesia kembali pulih," pungkasnya. (Yon)



Padang- Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan rencana mereka untuk menggelar demo di Gedung DPR-RI , Jakarta, pada Senin (11/4/2022) bukan bertujuan untuk menyampaikan aspirasi tentang penundaan Pemilu dan wacana tiga periode Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, seorang tokoh Asal Sumbar tepat nya dari Agam  yakni Laksma TNI(Purn)Hargianto Dt. Bagindo Malano Nan Hitam juga menanggapi tentang Demo yang akan dilaksanakan di istana hari ini, 11 April 2022 di Istana Presiden.

Menurut Pria Purnawiran Jendral Bintang Satu Angkatan Laut itu, Mahasiswa adalah generasi emas untuk meneruskan bangsa kedepan dan mahasiswa pemilik masa depan negara Indonesia, mahasiswa memang harus memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara secara konstruktip dan kritis tanpa melupakan tugas utamanya adalah belajar menuntut Ilmu.

Mahasiswa juga sudah terbukti ikut serta berperan menyampaikan aspirasinya demi kepentingan rakyat Indonesia, seperti hal nya pada demo di tahun 19978 dan sebelumnya. Disitu dapat kita lihat bahwa mahasiswa memiliki peran penting untuk mengontrol kebijakan-kebijakan pemerintah terkusus yang tidak pro kepada masyarakat dan melanggar undang-undang, ucapnya.

Lanjutnya Pria pendiri UMKM Sabut Kelapa itu, Pemerintah perlu juga di kritisi asal dengan cara cara yang benar dan tanpa mengganggu masyarakat umum apalagi jangan sampai merusak fasilitas yang telah di bangun oleh negara.

Disini sebagai Ninik Mamak kami berpesan agar Mahasiswa teruslah menjadi Generasi muda yang kritis dan nasionalisme dalam bingkai kebhinekaan dengan landasan satu nusa satu bangsa dan satu bahasa, tegasnya.

Masih kata Pria Asal Agam tersebut, Kita amat menyayangkan bila ada perwakilan rakyat yang kurang memahami aspirasi masyarakat. Apalagi yang ingin memaksakan pemerintah saat ini bisa di perpanjang dengan cara mengubah undang-undang tersebut.

Hal ini tentu kurang relevan dan tidak  mendidik kepada bangsa khususnya generasi muda. Mestinya Wakil rakyat itulah yg harus menjaga dan mempertahankan undang-undang bukan malah mereka coba coba untuk mengutak atik dengan alasan yang terkesan di buat buat, paparnya.

Rakyat sudah sangat paham dan pintar maksud dari semua itu. Ibaratkan pepatah minang bahwa pesan itu ada yang tersurat, tersirat dan nan tasuruak, rakyat sudah bisa mengetahui semua itu dengan kecanggihan teknologi dan informasi dari media masa, ungkapnya. 

Kita dapat melihat Berdasarkan poin dan tuntutan dari Gerakan Persatuan Pemuda & Mahasiswa Indonesia (GP-PMI) adalah, mahasiswa menolak dengan adanya wacana diperpanjang masa jabatan presiden dan menuntut agar tidak ada untuk menunda pemilu, dengan Berdasarkan konstitusi, maka seorang presiden harus meletakkan jabatannya sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

Kedua, mahasiswa juga mendorong kepada DPR RI untuk melakukan evaluasi secara utuh dan menyeluruh terhadap permasalahan yang tengah ada pada masyarakat dan menjalankan amanah konstitusi untuk menyejahterakan rakyat dan mengambil tindakan yang sesuai aturan undang-undang agar tidak terjadi kesimpang siuaran informasi.

Ketiga, mahisiswa juga  menghimbau kepada segenap rakyat Indonesia untuk mendukung gerakan mahasiswa yang menolak penundaan Pemilu, menolak tiga periode kepemimpinan presiden.

Dari tiga poin yang disampaikan oleh GP-PMI kita dapat menelaah bahwa semua yang di tuntut adik-adik mahasiswa sesuai dengan keinginan rakyat dan tidak boleh melanggar undang-undang yang telah ada, Tukas Tokoh Banuampu Agam tersebut.

"Sekali lagi kami menghimbau selaku Tokoh Adat dan Ninik Mamak Minang Kabau, mari bersama-sama kita jaga kesucian bulan Ramadhan. Sampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Semoga saudara-saudara kita umat muslim bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan lancar hingga akhir," tutupnya.(***)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.