Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



Limapuluh Kota,netralpost - Sebagai upaya penurunan dan pencegahan stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekelompok Mahasiswa KKN dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM UNAND) menginisiasi inovasi kegiatan kemitraan Posyandu, Posbindu Penyakit Tidak Menular, Puskesmas Keliling yang berintegrasi dengan Masjid. Inovasi ini diberi nama TARATAK SIGESID. Program ini mendapatkan apresiasi dari Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin. Program ini ditempuh dengan memanfaatkan fasilitas mesjid dengan memfungsikan mesjid  selain untuk beribadah tetapi diisi degan kegiatan untuk kemaslahatan masyakat.


"Suatu kebanggaan bagi saya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Limapuluh Kota atas kegiatan dan program yang diinisiasi mahasiswa kita yang tentunya memiliki manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutur Nevi Safaruddin usai meresmikan program TARATAK SIGESID di Mesjid Al-Ihsan, Jorong Taratak, Nagari Kubang, Kecamatan Guguak pada Jumat (10/06/2022). Tampak hadir,Kepala Dinas Kominfo Eki HP, Sekretaris Dinas Pangan Susy Letrini, dan Camat Guguak Muftil Wahyudi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota. 


Menurut Nevi Safaruddin, program TARATAK SIGESID sejalan dengan 10 program PKK antara lain program kesehatan dan rencana sehat. "Tentu saja program ini salah satunya untuk menurunkan angka stunting yang menjadi perhatian kita bersama," ujar Nevi. Nevi Safaruddin juga menghimbau agar kegiatan ini melibatkan keluarga-keluarga kelompok dasawisma.


Program TARATAK SIGESID menjadikan mesjid sebagai kegiatan pelayanan kesehatan untuk memperkenalkan dan membiasakan generasi muda sedini mungkin kepada mesjid agar terbentuk generasi yang sehat dan mandiri. Selain itu, untuk mengangkat kembali budaya yang mulai pudar di masyarakat yaitu memfungsikan masjid untuk banyak kegiatan. Dengan program ini diharapkan terbentuknya satu buah Posyandu Mandiri yang memiliki dana sehat dengan prinsip JKPM (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat) dan menurunkan angka stunting di Jorong Taratak. (Yon)



50 KOTA,netralpost-- Pemilihan umum 2024 mendatang merupakan pertarungan penting bagi DPC Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota. Kenapa tidak, partai besutan Prabowo Subinato tersebut sudah mengincar target maksimal dalam pemilihan legislagif dan pemilihan kepala daerah.


Yaitu mempertahankan kursi Ketua DPRD dan merebut posisi Bupati. Tak hanya itu, partai pemenang 2019 lalu tersebut juga menargetkan penambahan kursi di DPRD Limapuluh Kota lebih dari 6.


"Pemilihan 2024 adalah pertarungan penting bagi kami (Gerindra). Posisi Ketua DPRD harus dipertahankan dan untuk Pilkada kami (Gerindra) juga harus menang," ujar Deni Asra Ketua DPC Gerindra Limapuluh Kota melalui Ketua Badan Pemenangan Pemilu Zenia Casanova pada Jumat (10/6) pagi.


Untuk menyongsong 2024 tersebut, diakui Zenia, DPC Gerindra sudah jauh-jauh hari mulai bergerak. Seperti konsolidasi sesama kader dan pengurus serta bersosialisasi,  merangkul kader baru sesuai dengan instruksi Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade.


"Kami terus bergerak, terus bersosialisasi dan terus berbuat untuk masyarakat. Evalusi-evalusi pun dilakukan. Ini pun demi tantangan 2024, menang di legislatif (DPRD) , menang juga di eksekutif (Bupati)," ucapnya lagi.


Kemudian, kata Zenia, Gerindra sudah menyiapkan, merangkul kader-kader terbaik seperti para tokoh masyarakat, orang berpengaruh di setiap nagari serta kecamatan sebagai calon legislatif nantinya.


"Untuk calon Bupati Limapuluh Kota, Insha Allah Gerindra bakal mengusung Deni Asra," ujarnya lagi. (Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Gedung Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa yang baru dalam waktu dekat ini bakal selesai dibangun. Pemerintah Kota Payakumbuh melalui beberapa OPD teknis melakukan kunjungan ke gedung baru tersebut, Jumat (10/6).


RSKIA yang dipimpin oleh dr. Suhadi, Sp. OG. itu berpindah lokasi yang semula berada di Jalan Soekarno-Hatta ke Jalan Sultan Hasanuddin, namun masih di kelurahan yang sama di Padang Tongah Balai Nan Duo, Kenagarian Koto Nan Ompek, Kecamatan Payakumbuh Barat.


Rombongan Pemko dipimpin Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Harmayunis didampingi Kabid Kesmas dan P3 Dinas Kesehatan Fatma Nelly, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Lisa Annisa bersama tim.


Selaku ketua rombongan, Harmayunis menyampaikan apresiasi kepada RSKIA Annisa yang menjadi mitra Pemko Payakumbuh dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.


"Niat berinvestasi pihak RSKIA Annisa kami sambut dengan memberikan pelayanan perizinan yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP). Ditambah, kami juga siap bersinergi demi kemajuan kota ini," kata Harmayunis.


Kadis yang akrab disapa Inyiak itu menambahkan dengan adanya RSKIA Annisa ini, pelayanan kesehatan di kota ini menjadi lebih top ditambah dengan dampak baik kepada perekonomian masyarakat sekitar.


Sementara itu, dr. Suhadi mengatakan gedung rumaj sakit yang baru ini akan selesai dalam waktu dekat. Pihaknya juga sudah menyiapkan fasilitas terbaik dengan layanan 24 jam, serta alat kesehatan yang terbaik untuk pelayanan persalinan.


"Kami memberikan dua jempol untuk Pemerintah Kota Payakumbuh atas pelayanan publik yang telah disediakan di mal pelayanan publik (MPP). Pelayanannya sangat baik dan profesional, prosesnya kilat. Saat itu kita urus persetujuan bangunan gedung (PBG) untuk gedung baru rumah sakit tak ribet, datang dengan berkas lengkap urusan langsung beres, juga mempermudah kita berurusan dan koordinasi dengan OPD teknis, serta mempersingkat waktu," kata Dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang sudah 14 tahun bekerja di Rumah Sakit Umum Adnaan WD Kota Payakumbuh itu.


RSKIA Annisa yang baru ini luasnya lahannya 3000an m², gedungnya 3 lantai, nantinya bisa menampung 48 tempat tidur ibu dan anak, ada ruang operasi, ICU, tempat bersalin, dan sebagainya. Ada 80 tenaga kerja di rumah sakit tersebut. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost-- Limapuluh Kota layak disebut negeri para pejuang. Negeri ini melahirkan Tan Malaka, penggagas Republik Indonesia. Negeri ini adalah tanah leluhur Proklamator Mohammad Hatta.  Sejarah juga mencatat, putra-putri negeri ini sangat gigih mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nyawa sekali pun mereka pertaruhkan untuk Bumi Pertiwi. Salah satu fragmennya terlihat pada Peristiwa "Koto Tuo Lautan Api".


Koto Tuo, sebuah Nagari di Kecamatan Harau, pada tanggal 10 Juni 1949, semenjak subuh langitnya memerah disertai suara-suara  bedil yang menyalak akibat bentrokan antara pejuang kemerdekaan dengan tentera Belanda disertai pembakaran rumah warga. Delapan warga menjadi syuhada. Mereka menghembuskan nafas terakhirnya hari itu dan ratusan rumah dipanggang oleh serdadu penjajah.

 

Peristiwa "Koto Tuo Lautan Api", tak lepas dari epik Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Jatuhnya ibukota negara  Yogyakarta pada Agresi Belanda II, disusul Maklumat Wakil Presiden Mohammad Hatta kepada Safaruddin Prawiranegara untuk menyusun PDRI di Sumatera. PDRI yang dilakukan secara gerilya dan berpindah-pindah tempat dengan lokus terbanyak di Kabupaten Limapuluh Kota berlangsung dari tanggal 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949.  PDRI segera memantik tindakan keras militer Belanda. Hal ini tak membuat nyali pejuang kemerdekaan ciut. Dimana-mana terjadi perlawanan terhadap sikap Belanda yang bermimpi untuk menjajah kembali Nuasantara.


"Terdapat tujuh peristiwa perlawanan terhadap rencana pendudukan Belanda di masa PDRI di Limapuluh Kota dan sebagai bentuk penghargaan kepada jasa-jasa pahlawan serta menularkan nilai-nilai kebangsaan, peristiwa-peristiwa akan terus diperingati setiap tahun, yang didukung pula kebijakan berupa Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2018," kata Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk  Bandaro Rajo. Bercermin dari tragedi berdarah tersebut Bupati Safaruddin mengajak generasi tua untuk membimbing generasi muda agar  memaknai perjuangan para pahlawan. Terlebih mereka  yang gugur mengorbankan jiwa dan raganya di Koto Tuo untuk bangsa dan negara. "Generasi muda agar mencontoh semangat perjuangan mereka dalam memelihara dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa," sambung Bupati Safaruddin.


Uraian Bupati Safaruddin itu terungkap saat memberikan sambutan pada  Peringatan "Koto Tuo Lautan Api" ke-73 oleh anak nagari Koto Tuo pada Jumat (10/06/2022) di lapangan MDTA Istighfar, Jorong Koto Tuo, Nagari Koto Tuo, Harau.  Kehadiran Bupati Limapuluh Kota dan sejumlah tokoh penting lainnya berawal dari undangan anak nagari Koto Tuo. Peringatan momen bersejarah ini  berlangsung secara khidmat. Bupati Safaruddin tampak larut mengenang aksi heroik yang berlangsung di Koto Tuo 73 tahun lalu. Tak beda dengan undangan lain, seperti Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Aida, Anggota DPRD Limapuluh Kota Marsanova Andesra, Kepala Badan Kesbangpol Joni Amir, Camat Harau Andri Yasmen, Wali Nagari dan Bamus Koto Tuo, Niniak Mamak, pemuka Koto Tuo lainnya, pun turut menghayati suasana. 


Suasana itu tak lepas dari begitu mencekamnya apa yang dirasakan Koto Tuo saat itu. Dari  catatan sejarah Peristiwa Koto Tuo Lautan Api, yang menelan korban jiwa sebanyak delapan pejuang gugur serta 102 rumah hangus dibakar tangan-tangan keji serdadu penjajah.  Bagaimana tragedi itu berawal? Pangkal cerita bermula dari  Pembentukan Pasukan Mobil Teras (PMT) di Kanagarian Lubuak Batingkok. Komandan salah satu unit peleton PMT  Darisun, berasal  Koto Nan Gadang, kemudian menyergap iring-iringan tentara Belanda.  Iring-iringan ini bermaksud menyisir daerah Tanjung Pati dan Batu Balang. Baku tembak pun tak terelakkkan.  Seorang perwira dan beberapa orang tentara Belanda diyakini terkena tembakan pejuang. Diperkirakan mereka tewas namun jumlahnya tak diketahui dengan pasti. Situasi ini jelas memancing amarah besar tentera Belanda.  Mereka mengeluarkan ultimatum agar pejuang menyerahkan diri. Jika tuntutan ini tidak dipindahkan   Tanjung Pati, Pulutan, Koto Tuo dan Batu Balang akan dibumihanguskan. Para pejuang tak bergeming dengan ancaman itu. Tak kunjung mendapat respon serta kemarahan yang telah mencapai ubun-ubun,  Belanda benar-benar melaksanakan ultimatumnya.


Aksi keji Belanda dimulai semenjak Jum’at subuh, tanggal 10 Juni 1949.  Belanda menyisiri ke arah Koto Tuo dan membakar seluruh bangunan yang mereka temui. Beruntung, sejak ultimatum dikeluarkan Belanda, masyarakat sudah banyak yang mengungsi sehingga korban jiwa tidak terlalu banyak, tercatat delapan orang warga Koto Tuo, Tanjung Pati dan Pulutan yang belum sempat mengungsi gugur dalam peristiwa itu. Peristiwa yang mengenaskan tersebut sampai saat ini hidup di relung-relung hati warga Koto Tuo. Harta dan nyawa telah diberikan untuk Bumi Pertiwi.


Walinagari Koto Tuo Syahrial berkata," Peristiwa "Koto Tuo Lautan api" yang dialami pendahulu kami  merupakan bentuk pengabdian masyarakat Nagari Koto Tuo dalam mempertahankan NKRI. " Katanya, peristiwa itu juga bentuk kecintaan warga Koto Tuo kepada negara yang saat itu sedang memperoleh cobaan berat akibat Agresi II Belanda. Pengorbanan warga Koto Tuo juga bentuk dukungan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 1948-1949 di Sumatera Barat. "Semangat mempertahankan kemerdekaan RI agar menginspirasi generasi muda dalam mengamalkan pengabdian kepada negara seperti ditunjukkan para  pejuang dulu." Beranjak dari keinginan untuk terus menghidupkan nilai-nilai pengorbanan untuk bangsa, warga Koto Tuo mendambakan Monumen "Koto Tuo Lautan Api" tegak berdiri di nagarinya." Monumen ini untuk mengenang semangat perjuangan delapan leluhur kami sekaligus pelecut semangat bela negara bagi generasi muda," ujar Syahrial menyampaikan aspirasi warga Koto Tuo. 


Menanggapi aspirasi ide pendirian Monumen Koto Tuo Lautan Api, Bupati Safaruddin mengatakan siap mendukung ide monumen tersebut. Dia mengatakan monumen itu bakal berfungsi sebagai pengingat bagi generasi muda untuk tidak melupakan sejarah serta senantiasa menghargai jasa para pahlawan.  Bupati Safaruddin menyarankan agar semua pihak untuk duduk bersama membahas rencana pembangunan monumen Koto Tuo Lautan Api. "Silahkan pihak Nagari untuk berembuk untuk mengusulkan pembangunan monumen perjuangan ini, apakah pendanaanya dari Provinsi atau Kabupaten" ucap Bupati Safaruddin. (Yon)

  

Sumbar - Tim Opsnal Macan Kumbang Polres Pesisir Selatan bersama Unit Reskrim Polsek Pancung Soal berhasil menangkap terduga pelaku penembakan warga Nagari Inderapura Timur, Kecamatan Air Pura, Kabupaten Pesisir Selatan.

Pelakunya adalah Berinisial H (47) warga Kampung Sungai Pulai Kecamatan Lunang Silaut, yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan terhadap korban bernama Syanil pada Minggu 29 Mei 2022.
Ia ditangkap di wilayah Solok Selatan pada Jum’at (10/6) sore, tepatnya di perkebunan sawit masyarakat, Jorong Koto Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo, S.Ik melalui Kasubsi Penmas Sihumas Aiptu Doni Santoso mengatakan, pelaku ditangkap karena melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan menggunakan senapan angin.  

"Pelaku penembakan dengan menggunakan senapan angin. Pelaku H mengakui barang bukti yang dia gunakan sudah dibuang di Sungai Jembatan kuning area perkebunan PT.Incasi Raya," ujarnya. 

Saat penangkapan yang dilakukan oleh Polres Pesisir Selatan, juga dibantu oleh Polres Solok Selatan. 

Kini, pelaku H telah diamankan di Mapolsek Pancung Soal dan akan dilakukan penyidikan lebih lanjut.(*)


Sumbar - Tak lama lagi, Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama Polres jajaran akan menggelar Operasi Kepolisian dengan sandi "Operasi Patuh Singgalang 2022".

Operasi kepolisian ini, akan mengedepankan fungsi lalu lintas dengan tujuan untuk meningkatkan disiplin bagi pengguna kendaraan dalam berlalu lintas. 

"Operasi Patuh Singgalang 2022 dilaksanakan mulai tanggal 13 hingga 26 Juni 2022," sebut Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Jumat (10/6).

Dikatakan, operasi yang berlangsung selama dua pekan tersebut sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, angka fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas.

"Mari tertib dan patuhi aturan berlalu lintas, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti laka lantas," ujarnya. 
Dalam operasi itu, pihaknya juga mengedepankan tindakan preventif serta penegakan hukum dengan memberikan tilang atau teguran bagi yang melanggar.
Sedangkan sasaran operasi yakni diantaranya knalpot bising, melawan arus, menggunakan handphone saat berkendara, tidak menggunakan helm SNI. "Tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara dan sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang," pungkasnya.(Rls)


Bali- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan pihaknya akan mengawasi ketersediaan dan harga minyak goreng jenis curah mulai dari tingkat produsen hingga ke pasar, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam hal pengawasan, Sigit menyampaikan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi serta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

"Kami tentunya mendapatkan tugas untuk membantu memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan baik. Utamanya terkait dengan verifikasi kewajiban dari produsen untuk pastikan produksi minyak goreng curah khususnya, betul-betul berada di pasar. Sehingga kemudian persetujuan ekspor dapat diberikan," kata Sigit dalam acara Business Matching Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) di Bali, Jumat (10/6/2022).

Sigit menjelaskan, setiap hari pihaknya mengawasi kurang lebih 17 ribu pasar tradisional. Hasilnya, sebanyak 10 ribu pasar secara rutin mendapatkan distribusi minyak goreng curah.

"Ada yang setiap hari barang sudah dikirim, ada yang seminggu tiga kali, ada seminggu dua kali dan kurang lebih 7.000 seminggu satu kali. Tentunya ini yang kita minta untuk terus ditingkatkan sehingga ketersediaan minyak goreng curah betul-betul ada di pasar," ujar Sigit.

Selain memantau pasar, mantan Kabareskrim Polri ini juga menuturkan pihaknya mengikuti perkembangan harga buah tandan segar. Menurutnya, dalam hal ini, jika tangki terserap untuk bisa direalisasikan baik dalam bentuk minyak curah maupun ekspor, harapannya buah tandan segar yang dibeli oleh produsen dapat meningkat untuk diolah  menjadi Crude Palm Oil (CPO). 

"Saat ini harga-harga (buah tandan) kita perhatikan rata-rata di angka 2.000 - 2.100 sampai 2.500. Di 51 wilayah sudah diangka 2.550. Harapan kita semua petani bisa mendapatkan harga antara 2.500 sampai dengan 3.000," ucap Sigit.

Dengan seluruh pengawasan tersebut, mantan Kapolda Banten ini berharap semua pihak mulai dari petani hingga produsen mendapat keuntungan yang sama. Serta tak ada lagi permainan atau spekulan yang bermain dengan ketersediaan minyak goreng khususnya jenis curah.

"Jadi harapan kita petani sejahtera, minyak goreng curah tersedia dipasar dan produsen melalui proses verifikasi pengawasan dari semua pihak terkait bisa melaksanakan ekspor, yang dalam posisi semua kewajibannya sudah dilaksanakan. Jadi tidak ada lagi permainan terkait dengan angka-angka fiktif yang tentunya saat ini kita sudah kita awasi. Dengan langkah-langkah ini, kita harapkan semua bisa berjalan dengan baik," papar Sigit.

Dalam kesempatan ini, Sigit pun menegaskan tidak akan segan menindak siapapun yang melakukan penyimpangan terkait minyak goreng. Ia pun mencontohkan dengan menindak tegas spekulan yang melakukan repacking dan menjual dengan harga lebih tinggi.

"Kemarin kita sudah peringatkan repacking, sudah kita proses, ini apabila terus dilanjutkan kita akan proses tegas. Saya kira prosesnya seperti itu, kita ingatkan lalu ada yang kita proses tegas. Saya minta semua patuhi apa yang menjadi komitmen kita bersama karena memang paling penting minyak curah di pasar masyarakat tidak kesulitan serta kekurangan. Produsen bisa ekspor setelah kewajibannya dipenuhi. Tidak ada distribusi disimpangkan karena kalau ada seperti ini dipastikan kita tindak tegas," tutup Sigit.


Solok -- Lapas Alahan Panjang gandeng  UPTD balai pelatihan kerja Kabupaten Solok melaksanakan pelatihan kemandirian Pelatihan Berbasis Kopetensi (PBK) sub. bidang  pemasangan listrik bangunan sederhana  bagi Narapidana. 

Pembukaan kegiatan di laksanakan di Lapas Alahan Panjang pada Jum'at 10 Juni 2022 jam 09.00 WIB dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh kepala dinas DPMPTSP Naker, kepala uptd balai pelatihan kerja Kabupaten Solok dan unsur forkopincam Lembah Gumanti.
Dalam sambutannya Kalapas Alahan panjang  DARWAN.SH.MH  menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Solok  khusus  BLK Kabupaten Solok yang telah melaksanakan kegiatan kemandirian. 

Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lapas Alahan Panjang  dan Darwan  berpesan kepada WBP agar selama  mengikuti kegiatan  ini betul di ikuti dengan sungguh dan penuh kedisiplinan  bahwa setelah selesai pelatihan WBP akan di berikan sertifikat  yang nanti berguna setelah keluar atau bebas untuk mencari pekerjaan  dan Darwan berpesan agar WBP tidak lagi mengulangi kesalahan  yang pernah di lakukan  dan berperan aktif dalam masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga di laksanakan MoU antara Lapas Alahan Panjang dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Solok.



50 Kota,netralpost.net—Programioritas Kabupaten Limapuluh Kota berupa pembukaan lahan jagung seluas 20.000 hektar dengan memanfaatkan lahan tidur di mendapat respon positif dari masyarakat. Adalah Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX, secara bertahap bertekad untuk menyiapkan lahan untuk budidaya jagung seluas 1.000 hektar. Menandai tekad itu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo bersama warga Durian Tinggi melakukan gelar tanam perdana jagung  seluas 50 hektar pada Selasa (07/06/2022) berlokasi di lahan tidur Ronah, Nagari Durian Tinggi, Kapur IX.


“Kita apresiasi Nagari Durian Tinggi, didukung semangat masyarakatnya dan kelompok tani telah lebih dahulu memanfaatkan potensi lahan tidurnya, Inshaa Allah potensi 1.000 hektar lahan tidur, akan dimanfaatkan untuk budidaya jagung,” papar Bupati Safaruddin.  


Kedatangan Bupati Safaruddin di lahan jagung disambut antutias oleh masyarakat terutama kelompok tani. Terlebih saat Bupati Safaruddin bersama Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, Wakil Ketua DPRD Syamsul Mikar, Camat Wiko Putra dan Danramil Kapur IX bersama kelompok tani melakukan tanam jagung langsung di lahan dengan mempergunakan alat tanam jagung.  Kegiatan tanam perdana jagung oleh Bupati Limapuluh Kota bagian dari kunjungan kerja bupati dan sejumlah kepala perangkat daerah ke Kecamatan Kapur IX. Sebelumnya, Bupati Safaruddin menyaksikan serah terima jabatan Camat Kapur IX di Gedung UDKP, di Muaro Paiti.  


Turut mendampingi Bupati Safaruddin pada kesempatan itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Witra Porsewandi, Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Devi Kusmira, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Ayu Mitria, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati, Kepala Diskominfo Eki HP, Wali Nagari dan Bamus  Durian Tinggi dan Koto Bangun serta tokoh masyarakat Durian Tinggi.


Dalam sambutannya Bupati juga menekankan misi daerah yang mengedepankan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjadikan wilayah nagari sebagai basisnya. “Salah satu misi daerah adalah menjadikan nagari sebagai poros pembangunan, apa yang dilakukan Durian Tinggi, akan kita sinergikan dengan perangkat daerah teknis,” jelas Bupati Safaruddin. Terlebih pilihan budidaya jagung selain sejalan dengan misi daerah juga menyiratkan bahwa Durian Tinggi telah mengembangkan sektor pangan selain selama ini bergantung kepada budidaya gambir. Di segi lain, produksi jagung diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pakan ternak ayam petelur, dimana sampai saat ini belum tercukupi oleh produksi jagung di Limapuluh Kota. 

Sementara itu, Wali Nagari Durian Tinggi Ardi Ekis mewakili masyarakat dan kelompok-kelompok tani di Durian Tinggi menyampaikan penghargaan atas kunjungan kerja Bupati Safaruddin langsung ke lahan jagung. Dia juga mengungkapkan keinginan kuat masyarakat Durian Tinggi untuk mengembangkan potensi lahan tidur yang selama ini tidak produktif. “Semenjak tiga tahun lalu dengan dukungan dinas teknis, telah mengembangkan aneka usaha tani pangan, termasuk jagung,” jelas Ardi Ekis. Sejalan dengan misi daerah untuk meningkatkan pemanfataan lahan tidur untuk perluasan tanam jagung, pihaknya semakin terpacu untuk berbudiya jagung. Untuk itu, pihaknya sangat berharap uluran tangan pemerintah daerah dalam mengawal budidaya jagung mengingat budidaya jagung relatif baru di Durian Tinggi. “Kami siap menyediakan lahan 1.000 hektar untuk jagung, namun dari segi budidaya nanti, kita memerlukan bantuan dan bimbingan teknis dari perangkat daerah teknis, sebagaimana selama ini sudah berjalan,” kata Wali Nagari Durian Tinggi.(netralpost)

 Payakumbuh,netralpost


- Ombudsman RI bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melakukan uji petik output prioritas nasional pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Payakumbuh, Rabu (08/06).


Uji petik tersebut dilaksanakan di Mal Pelayanan Publik Balai Kota Payakumbuh. Rombongan tersebut disambut oleh Wali Kota Payakumbuh dalam hal ini diwakili oleh Asisten II. Kemudian juga dihadiri oleh Asisten I, Asisten III, Staf Ahli Wali Kota serta OPD terkait.


Wali Kota Payakumbuh memaparkan kepada tim, tentang sejarah berdirinya Mal Pelayanan Publik. Serta seluruh fasilitas layanan apa saja yang diberikan untuk kemudahan masyarakat dalam berurusan. 


"Disini kita tidak hanya mengumbar omongan, tapi memberikan bukti. Bapak Ibuk bisa saksikan sendiri, bahwa kami di Payakumbuh selalu memberikan yang terbaik demi kepuasan dan kebahagiaan masyarakat," kata Asisten II Elzadaswarman.


"Kami harapkan setelah uji petik ini, Ombudsman dan Bappenas juga memberikan masukan kepada kami. Supaya kedepannya pelayanan publik yang kita hadirkan di Payakumbuh bisa lebih baik," tukuknya.


Tim dari Ombusman RI Herus Kris Wahyu dari Bagian Pencegahan Maladministrasi mengungkapkan bahwa Ombudsman merupakan mitra dari pemerintah daerah bukan suatu sosok yang harus ditakuti. Dimana Ombudsman harus mendekatkan diri dengan penyelenggara pelayanan publik. Supaya apa yang diharapkan itu bisa terpenuhi.


"Kalau dengan Payakumbuh kami rasa itu tidak akan sulit. Kami lihat dari persiapan yang dilakukan, untuk uji petik ini tidak akan sulit untuk Kota Payakumbuh," ucapnya.


Sementara itu tim Bappenas Rahmat Hidayat dari Direktorat Monitoring dan Evaluasi Daerah memberikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh atas capaiannya memperoleh Kepatuhan Tinggi pelayanan publik tahun 2021 lalu.


"Kami dari Bappenas akan terus mendorong Ombudsman supaya memberikan pendampingan yang lebih baik lagi kedepannya, supaya melayanan publik lebih dirasakan lagi manfaatnya oleh masyarakat. Makanya kami kesini ingin melihat peran Ombudsman dalam memberikan pendampingan," imbuhnya.


Dikesempatan itu juga, Kepala Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Harmayunis menyebutkan bahwa, di MPP tersebut disediakan sebanyak 167 jenis layanan dimana terdapat sebanyak 26 outlet yang terdiri 9 ruangan dan 17 counter yang dilayanani oleh 30 orang personil yang terampil.


"Mal kami tidak mewah pak, tapi pelayanan yang kami berikan itu lengkap kepada masyarakat. Karena itulah kami bisa menjadi yang terbaik di Sumbar. Makanya setiap pelayanan publik yang ada di Sumatera ini telah datang kesini untuk study tiru," beber Inyiak sapaan akrab Kadis DPMPTSP tersebut.


Ketika ditanya soal uji petik, Inyiak menjawab, "Ya kita sampaikan apa adanya, sesuai dengan bukti yang ada di lapangan saja. Tim Ombudsman dan Bappenas kan bisa menyaksikan sendiri, bagaimana MPP kita selama ini memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," pungkasnya.


Setelah pemaparan di Ruang Randang Balai Kota Payakumbuh, tim uji petik diajak berkeliling menyaksikan langsung proses pelayanan yang dilakan di MPP Balai Kota Payakumbuh. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


- Tenaga pendidik untuk guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota hingga bulan Mei 2022 tercatat masih kekurangan sebanyak 265 orang.


Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Payakumbuh Dasril saat melaksanakan Vidcon bersama Kementerian PAN RB, Kemendikbudristek,  Kemendagri dan Kemenkeu di Ruang Asisten III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (09/06).


"Untuk Payakumbuh, sampai saat ini kita masih kekurang guru kelas SD, guru Agama SD dan guru mata pelajar SMP," kata Kadisdik Dr. Dasril kepada media.


Lebih lanjut dijelaskan Dasril, berdasarkan Permenpan RB 20 tahun 2022, Menpan RB telah memberi ruang kepada Kabupaten/Kota untuk mendata peserta seksi PPPK tahun 2021 yang lulus passing grade tapi belum ditempatkan di unit kerja.


"Di Payakumbuh ada 130 orang, yang terdiri dari P1 (lulus murni) P3 (lulus afirmasi pengakuan masa kerja). Berdasarkan permenpan tersebut yang 130 ini akan segera ditempat. Jadi kita masih kekurangan 135 orang lagi," ungkapnya.


Untuk menindak lanjuti hal tersebut, Kadisdik menyebut akan mengajukan penambahan untuk mengantisipasi kekurangan guru di Kota Payakumbuh.


"Sampai saat ini kita masih menunggu kebijakan resmi dari Kemenpan RB," ucapnya.


"Untuk syaratnya para pelamar nanti harus memilik Nomor unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan berstatus guru," tukuknya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Danil Defo Kabid PTK Dinas Pendidikan, Reni Eka Putri Kabid Pengadaan dan Mutasi BKPSDM, Aidil Fitri Kabid Anggaran BKD serta jajaran dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. (Yon)



Padang-Kampus Akademi Keuangan dan Perbankan Pembangunan dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan, Perbankan dan Pembangunan (AKBP-STIE “KBP”) Padang di bawah naungan Yayasan Lembaga Pembangunan Nasional (YLPN) Sumbar, Kamis, 9 Juni 2022 kembali mewisuda 286 sarjana baru. Prosesi wisuda kali ini dilakukan di Hotel Pangeran Padang.

Seperti dilansir dari haluan.com, Prosesi wisuda ini, dihadiri Ketua Senat AKBP-STIE "KBP" Febriandhei Ananda.SE, Direktur AKBP, Dr. Afriyeni. SE. MM, Ketua STIE "KBP" Aminar Sutra Dewi, SE, M.Si, Ketua Yayasan Lembaga Pembangunan Nasional Sumatera Barat (YLPNSB), Drs. Daswir Siddik. SH.MH dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri yang diwakili Reri Anton. ST. MM.

Wisuda lulusan AKBP-STIE "KBP" Periode pertama untuk Tahun 2022 ini terdiri dari Diploma Tiga (DIII) Program Studi (Prodi) Keuangan dan Perbankan AKBP 30 orang, Program Strata Satu (SI) STIE "KBP" 154 orang dan Program Strata II (S II) STIE "KBP" Magister Manajemen 102 orang.

Melalui wisuda ke-76 ini, maka total keseluruhan lulusan D III AKBP mencapai 5.170 orang, dan wisuda ke-66 untuk program S1 STIE “KBP” berjumlah 4.797 lulusan. Sementara pada wisuda ke-36 untuk program S2 mencapai 1.669 orang.

Pada kesempatan ini, Ketua YLPNSB Drs Daswir Siddik, SH.MH mengatakan, atas nama pengurus yayasan, pihaknya mengucapkan selamat atas keberhasilan ke 286 lulusan ini dalam menyelesaikan pendidikan.

"Keberadan lembaga ini bukan sebagai pelengkap dari dunia pendidikan, namun hadir secara bersama-sama untuk menunjukan daya saing dan duduk bersaing dengan Perguruan Tinggi (PT) lainnya. Untuk itu kita harapkan seluruh lulusan AKBP-STIE “KBP” mampu bersaing dan berkompetisi di dunia kerja," pungkas Daswir Diddik.

Senada dengan itu, Direktur AKBP "KBP" Padang, Dr Afriyeni SE, MM dalam sambutanya menyebut, saat ini status semua prodi yang ada di AKBP STIE KBP Padang sudah memperoleh nilai akreditasi B, dosen bersertifikasi di AKBP sudah mencapai 75 persen, di STIE KBP 68 persen. "Harapan kita, seluruh lulusan yang di wisuda hari ini bisa mengaplikasikan ilmunya di dunia kerja," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri diwakili Reri Anton ST. MM mengapresiasi AKPB STIE KBP yang terus berupaya meningkatkan berbagai hal guna menunjang mutu lulusan dan Akreditasi oleh LAN-PT dan BAN- PT.

"Mudah-mudahan, rencana perubahan status kampus AKBP STIE KBP menjadi universitas bisa sesegera mungkin terlaksana," harap Reri Anton.

Diketahui, pada wisuda kali ini terdapat 4 orang sebagai lulusan terbaik, yakni dari AKBP atas nama Putri Pratama dari Prodi Keuangan dan Perbankan dengan IPK 3,78. Selanjutnya dari STIE KBP atas nama Putri Indriati dari prodi akutansi dengan IPK 3,84, dan Nurul Fadila Yurianti dari Prodi Manajemen dengan IPK 3,85. Selanjutnya lulusan terbaik dari Pascasarjana atas nama Wali Ahmad dengan IPK 3,92. (*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.