Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



Payakumbuh,netralpost--- Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menyampaikan Nota Penjelasan Wali Kota Payakumbuh Terhadap 3 (Tiga) buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Payakumbuh tahun 2022 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna di Kantor DPRD setempat, Senin(13/6). 


Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan Armen Faindal, serta dihadiri oleh Anggota DPRD, Pejabat Pemko Payakumbuh, serta tamu undangan.


Dalam paparannya, Sekda Rida Ananda menyampaikan nota penjelasan terhadap 3 Ranperda kota Payakumbuh yakni Ranperda tentang pengelolaan keuangan daerah, Ranperda tentang pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan Ranperda tentang penyelenggaraan sistem pengelolaan air limbah domestik. 


Dijelaskan Rida, Ranperda tentang pengelolaan keuangan daerah disusun untuk mengganti pengaturan pengelolaan keuangan daerah yang sebelumnya telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2010 tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, yang disusun berdasarkan peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005 yang telah dicabut dan tidak berlaku lagi setelah keluarnya Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah serta terbitnya undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah telah memberi dampak termasuk pengaturan mengenai pengelolaan keuangan daerah harus disesuaikan kembali dengan perkembangan yang ada. 


" Melalui ranperda pengelolaan keuangan daerah ini kita berharap pemerintah daerah mampu menciptakan sistem pengelolaan keuangan daerah secara tertib, efesien, ekonomis, efektif transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, kemanfaatan untuk masyarakat dengan tetap menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku," Terang Rida


Lebih lanjut, Rida menyampaikan Ranperda tentang pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Salah satu upaya untuk menekan angka kesenjangan pembangunan di Kota Payakumbuh, dilakukanlah penetapan kawasan strategis yang menjadi prioritas pembangunan kota payakumbuh yaitu Kawasan Sungai Batang Agam yang saat ini menjadi fokus utama dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur kota yang dapat mendorong peningkatan daya saing dan pertumbuhan ekonomi di daerah dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. 


" Berdasarkan hal tersebut, Pemko Payakumbuh perlu menetapkan regulasi yang mampu menjamin kepastian hukum dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di daerah . Dengan adanya regulasi baru dalam bentuk peraturan daerah, hal ini dapat mengakomodir berbagai permasalahan terkait infrastruktur bekelanjutan di Kota Payakumbuh," Paparnya. 


Terakhir, Rida menyampaikan Ranperda tentang penyelenggaraan sistem pengelolaan air limbah domestik. Masalah limbah telah menjadi isu nasional karena menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat, sementara hak untuk mendapatkan kesehatan merupakan Hak Asasi Manusia yang telah dijamin dalam UUD 1945. 


"Maka untuk memberikan arahan, landasan dan kepastian hukum bagi semua pihak dalam penyelenggaraan pengelolaan air limbah domestik tersebut di kota Payakumbuh perlu bersama-sama kita lahirkan regulasi dalam bentuk Perda karena telah menjadi kewajiban bagi pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan tersebut," Pungkas Rida. 


Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus mengatakan sesuai dengan jadwal dan kegiatan DPRD Kota Payakumbuh berkaitan dengan 3 Ranperda, Badan Musyawarah DPRD Kota Payakumbuh akan menggelar rapat dan untuk kelanjutan pembahasan 3 ranperda akan ditetapkan pada Badan Musyawarah berikutnya. 


"Selanjutnya, DPRD Kota Payakumbuh menyiapkan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap ketiga Ranperda tersebut dan tahapan selanjutnya dalam pembahasan akan ditetapkan pada Bamus berikutnya," Pungkasnya.(Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Sebanyak 76 atlet dari 12 perguruan Pencak Silat di Kota Payakumbuh pada hari Minggu,12 Juni 2022 berkumpul dan bertanding dalam ajang seleksi atlet untuk menghadapi Kejuaraan Daerah Pencak Silat Sumatera Barat yang dihelat oleh Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat di Solok Selatan pada 19-22 Juni 2022 mendatang.


Bertempat di GOR Type B Tanjung Pauh, atlet pencak silat Kota Payakumbuh tersebut bersaing secara luar biasa memperebutkan 16 kuota sebagai duta kota Batiah untuk kejuaraan berskala provinsi tersebut.


Tampak Ketua IPSI Kota Payakumbuh yang juga selaku Ketua DPRD kota Payakumbuh, Hamdi Agus, ST yang mendampingi langsung proses seleksi di GOR yang megah tersebut terlihat puas dengan jalannya proses seleksi yang berjalan dengan baik dan penuh suasana kekeluargaan dan silaturahmi.


"Kami harapan kepada atlet-atlet terpilih yang akan mewakili kota biru Payakumbuh untuk dapat menggapai prestasi maksimal di kejuaraan daerah nantinya," ujar Ketua DPRD dari Fraksi PKS yang muda dan energik itu dalam sambutannya.


Hasil seleksi IPSI Kota Payakumbuh menghasilkan 7 atlet Putra terbaik dimasing masing kelas pertandingan yakni, Fathan Azzam (A), Tegar ( B ), Asyral ( C ), Agung ( D ), Haris ( E ), Dendi ( F ) dan Adri ( G ),  serta 6 atlet terbaik Putri yakni, Dea ( A ), Nabila ( B ), Wira ( C ) , Selni ( D ), Rani ( E ) dan Friska ( F ). (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


-- Pemerintah kota Payakumbuh melalui bagian Tata Pemerintahan (Tapem) mengadakan rapat persiapan perlombaan Kelurahan berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2022 di Aula Randang lantai 2 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Jumat(10/6). 


Kelurahan Nunang Daya Bangun Kecamatan Payakumbuh Barat mewakili kota Payakumbuh untuk ambil andil dalam kepesertaan kelurahan berprestasi tingkat Provinsi Sumatra Barat tahun 2022.


Rapat dipimpin langsung Wali Kota Payakumbuh yang dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten I bidang pemerintahan dan kesra Dafrul Pasi serta dihadiri oleh Kepala OPD terkait serta tokoh masyarakat Kelurahan Nunang Daya Bangun. 


Dalam sambutannya, Asisten I Dafrul Pasi mengatakan untuk menjadi kelurahan terbaik perlu dilakukan berbagai pembenahan dan pembinaan terutama pada aspek pemberian pelayanan.


"Suatu prestasi yang diraih tidak mungkin terlaksana dan berhasil tanpa dukungan dari kita bersama. Kita memerlukan kerjasama dari OPD terkait serta dorongan dari masyarakat untuk bersama-sama melakukan dan melaksanaan pembinaan serta memberikan pelayanan terbaik," ucapnya.


Dalam mempersiapkan Kelurahan Nunang Daya Bangun di perlombaan tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang terpenting adalah bagaimana kerjasama dari OPD Terkait dan masing-masing bidang melakukan pembinaannya. Diharapkan untuk semua elemen masyarakat ikut untuk menjadikan kelurahannya menjadi berprestasi ditingkat Sumatera Barat. 


"Untuk itu diharapkan Lurah, jajaran pemerintah serta masyarakat kelurahan setempat betul-betul serius menghadapi penilaian kelurahan berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat," imbuhnya.


Senada, Kepala Bagian Pemerintahan Aplimadanar mengatakan diperlukannya komitmen penuh OPD terkait untuk membina kelurahan Nunang Daya Bangun dalam perlombaan tingkat Provinsi pada 21 Juni 2022 mendatang.


"Sesuai pengalaman kita di tahun lalu, lebih baik pembinaan kelurahan dilakukan jauh sebelum diadakannya lomba. Hal ini bertujuan agar OPD terkait cukup waktu dan dapat melakukan pembinaan secara maksimal," Ujarnya


Dalam waktu yang kurang 1 bulan, semua OPD terkait agar berperan aktif dan tim harus memaksimalkan persiapan. Dan juga ciptakan aplikasi yang tepat sasaran ke masyarakat terang Aplimadanar.


"Jadi, apa saja yang dinilai harus dipersiapkan mulai saat ini. Seperti biasanya ekspos dari Lurah berupa kelengkapan kemasan catatan dalam bentuk laporan, termasuk potensi dan swadaya masyarakat. Semoga melalui rapat ini kita semua saling mendukung, sehingga perlombaan Kelurahan berprestasi tingkat Provinsi Sumbar ini dapat kita bina lebih lanjut nantinya untuk perlombaan tingkat Nasional,"pungkasnya


Sementara itu, Lurah Nunang Daya Bangun Ari Ashadi memaparkan  bahwa di tahun 2022 ini Kelurahan Nunang Daya Bangun memiliki penguatan kegiatan unggulan diantaranya :


1. Bidang Pemerintahan

   a. Yandu Coga

   b. G30 H MKT

   c. DISANGKO (Diskusi secangkir    

      kopi) 

 2. Bidang Kewilayahan

     a. Bersinar

     b. Konsultasi Hukum Gratis

     c. Rencana Menetapkan Kluster

        Kelurahan

3. Bidang Kemasyarakatan 

    a. Mawar Merah 

    b. Risma (Remaja Mesjid) 

    c. Sekolah Badminton 

       Dan lain sebagainya. 


Selain inovasi yang telah disebutkan, inovasi yang berkaitan dengan ekonomi, website dan media sosial di kelurahan Nunang Daya Bangun akan dibuat lebih aktif lagi. Ini juga menjadi penilaian utama nantinya," tutur Ari


Ari juga mengingatkan keterlibatan PKK dalam persiapan lomba sangat diperlukan. 

“Kita tingkatkan kolaborasi dan laporan dari PKK, insyaa Allah kita akan menang," Pungkasnya (Yon)


Limapuluh Kota,netralpost-


- _Pangulu_ adalah orang yang "Didahulukan Salangkah, Ditinggikan Sarantiang", di kaumnya. Untuk itu, kepada Limabelas _Pangulu_ yang dilewakan gelarnya hari ini diminta untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan serta menjaga marwah sebagai pemimpin di kaumnya. Dengan mengemban kepercayaan selaku _Pangulu_ di kaumnya hendaknya ke-15 _Pangulu_ memikirkan kemajuan anak kemenakan di zaman digital saat ini.


Selain itu, Para "Datuak" tersebut hendaknya dapat menyelesaikan permasalahan kaum melalui musyawarah mufakat agar konflik di tingkat nagari dapat diminimalisir sehingga tidak menghambat kelancaran pembangunan di Nagari. Harapan itu secara bersama ditompangkan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo, Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Limapuluh Kota Zulhikmi, Walinagari Talang Maua Nurmal Efendi ketika memberikan sambutan saat menghadiri Alek Batagak Pangulu Nagari Talang Maua pada Sabtu (11/06/2022).


Dilaksanakan terakhir kalinya 2016 lalu, sejumlah 15 orang penghulu dilewakan gelarnya pada Alek Batagak Pangulu Talang Maua kali ini. Kegiatan yang kental dengan tradisi adat Minangkabau tersebut juga turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Limapuluh Kota Nevi Safaruddin Anggota DPRD Limapuluh Kota Dapil Guguak-Mungka-Harau Yos Sariadi , Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati. (Yon)

 

50 Kota,netralpost--


Anggota DPRD Limapuluh Kota, Khairul Apit, beberapa bulan belakangan ini mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat, khususnya para petani jeruk di Kecamatan Gunuang Omeh. Keluhan itu terkait berbagai masalah pengelolaan kebun jeruk siam yang kini tengah dilanda ‘sakit’.

Persoalan itu, katanya, diakibatkan naiknya harga pupuk dan pestisida non subsidi di pasaran hingga mencapai 300 persen dari harga biasa. Kondisi tersebut sontak membuat ribuan petani Jeruk Siam Gunuang Omeh (Jesigo) kesulitan merawat tanaman jeruk mereka

ara petani jeruk kita di Gunuang Omeh saat ini rata-rata kondisinya sangat terpukul. Ini akibat mahalnya harga pupuk dan pestisida di pasaran,” kata Khairul Apit, yang merupakan politisi Partai Gerindra kepada MKN, Sabtu (11/6).

Bahkan, menurut Apit, sudah banyak masyarakat petani jeruk yang membiarkan lahan kebun jeruknya, karena hasil penjualan tidak lagi sebanding dengan biaya perawatan tanaman jeruk.

Berangkat dari niat ingin menyelesaikan masalah, Khairul Apit kemudian mencoba berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui Dinas Peternakan serta Dinas Perkebunan. Mengingat, dua OPD tersebut merupakan rekan kerjanya selaku anggota DPRD.



Tak tanggung-tanggung, Khairul Apit juga merancang sebuah program bernama Sistem Integrasi Jesigo dan Itiak (Sijontiak). Ia menawarkan konsep Sijontiak kepada OPD terkait dengan harapan dapat membantu petani jeruk, untuk keluar dari masalah yang tengah dihadapi.

“Kemarin, saya ajak Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan dan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan ke lokasi perkebunan masyarakat di Gunuang Omeh. Agar kita bisa melihat langsung bagaimana kondisi persoalan yang tengah dihadapi petani jeruk kita. Ini sedang kita lakukan pembahasan,” sambungnya.

Dalam konsep SIJONTIAK, mantan wali nagari Pandam Gadang itu menerangkan, bahwa sistem integrasi yang dimaksud yakni bagaimana para petani jeruk dapat menyandingkan pola pertanian jeruk, dengan beternak hewan yakni itik di dalam satu lokasi.

“Nanti, Pemda bisa mengupayakan pola bantuan minimal para petani jeruk ini diberikan bantuan itik, agar mereka bisa pelihara di dalam kebun jeruk. Ibaratnya seperti tumpang-sari. Manfaatnya akan banyak sekali,” sebut Khairul Apit.

Selain kurangnya pemupukan, lanjutnya, tanaman jeruk milik petani Jesigo banyak mengalami penyakit salah satunya karena hama tanaman. Dia menyebut, kalau ada itik di dalam kebun, maka dengan sendirinya itik akan membasmi rumput termasuk hama wereng dan ulat.

“Selain itu, kotoran itik bisa juga digunakan sebagai pupuk. Buah jeruk yang jatuh pun akan langsung dikonsumsi oleh itik. Petani secara langsung juga akan diuntungkan secara ekonomis, karena bisa menjual telur-telur itik,” sebutnya.

Khairul Apit yang juga berpengalaman bertani jeruk menyangsikan kecenderungan petani Limapuluh Kota yang masih konstan memakai pupuk dan pestisida berbahan kimia. Menurutnya, paradigma ini sudah saatnya dirubah, dengan melakukan pengalihan ke sistem pertanian organik.

Misalnya dengan memberdayakan pupuk atau bahan pestisida organik. Saat ini, katanya, secara keilmuan akademik, banyak para ahli tanah mengingatkan bahwa penggunaan bahan kimia secara masif menjadi biang masalah kerusakan dan penyakit tanaman, karena secara langsung dapat menghilangkan unsur hara tanah.

Apalagi saat ini sudah banyak produsen-produsen swasta pembuat pupuk organik di Kabupaten Limapuluh Kota. Dirinya mengaku, akan mendesak pemerintah daerah, dapat melakukan pemberdayaan pupuk organik untuk pertanian.

“Ini solusi yang perlu saya tawarkan. Bagaimana kita bersama pemerintah daerah bisa melakukan pemberdayaan melalui sistem pertanian yang efektif, efisien dan produktif. Saya akan minta Dinas, bisa gencar memberi penyuluhan atau pembinaan secara masif ke kelompok tani, agar mereka bisa beralih ke sistem organik,” imbuh Apit. (Yon).

 

Solok - Konsisten Polda Sumatera Barat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya terlihat jelas, usai mengungkap puluhan kilogram narkoba jenis sabu di Bukittinggi beberapa waktu lalu, kemarin giliran Polres Solok Kota yang berhasil menggagalkan peredaran ganja kering yang mencapai puluhan kilogram.

"Hampir 63 kilogram ganja kering yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Solok Kota," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Sabtu (11/6) di Padang. 

Dikatakan, pelakunya berinisial MH (24), warga Perumnas Batu Kubung Jorong Simpang Sawah Baliak Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. Ia ditangkap di jalan Lingkar Tabek Puji  RT 002 RW 005 Kelurahan Nan Balimo Kec. Tanjung Harapan Kota Solok, Jumat (10/6) siang.

"Bermula dari informasi masyarakat bahwa dilokasi tersebut diduga sering terjadi transaksi narkoba," ujarnya. 

Selanjutnya, Tim opsnal Satresnarkoba Polres Solok Kota melakukan penyelidikan terkait informasi yang didapatkan tersebut. 
Dan pada saat di TKP, polisi menemukan pelaku yang gerak geriknya mencurigakan sehingga petugas langsung mengamankan pelaku yang saat itu sedang berdiri disamping sebuah mobil Pick Up.

Saat pelaku diamankan, petugas Satresnarkoba menemukan sebuah karung yang dibungkus dengan plastik hitam yang berisikan 22 paket ganja kering yang dibalut dengan lakban coklat diatas mobil Pick Up.

Kemudian, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap pondok yang berada dilokasi yang berjarak lebih kurang 3 meter dan kembali menemukan 3 paket ganja kering yang dibalut dengan lakban coklat, sebuah karung yang dibungkus dengan plastik hitam yang berisikan 21 paket ganja kering, sebuah karung yang bungkus dengan plastik hitam yang berisikan 17 paket ganja kering yang dibalut dengan lakban coklat.

"Juga diamankan 1 unit handphone merk Xioami warna silver dan 1 unit mobil Pick Up Merk Daihatsu Grand Max warna Hitam BA 8050 HM," ujarnya. 

Selanjutnya, terhadap pelaku dan barang bukti diamankan ke kantor Polres Solok Kota untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.(*)



Limapuluh Kota,netralpost - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bergerak cepat dalam menyiapkan sumberdaya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disiplin, profesional serta cakap dalam tugas-tugasnya. Tak sampai seminggu, setelah memperoleh surat keputusan pengangkatan sebanyak  117 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pun menerima pembekalan tugas. Pelaksanaan pembekalan merupakan sinergi dua perangkat daerah Pemkab Limapuluh Kota yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM).


Secara resmi Pembekalan ASN PPPK dibuka oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo  di Aula Pertemuan Shago Bungsu II Lubuak Batingkok pada Jum'at, (10/6/2022). Pembukaan dihadiri dihadiri Kepala BKPSDM Aneta Budi Putra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati, serta sejumlah pejabat administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.


Dalam sambutannya Bupati Safaruddin mengapresiasi gerak cepat Dinas Pendidikan dan BKPSDM dalam menyelenggarakan pembekalan terhadap 117 ASN. "Tidak lupa juga kita mengucapkaan terimakasih kepada BKN Kanreg X Pekanbaru yang telah mengutus jajarannya dalam membekali para PPPK yang nantinya bertugas di sejumlah SD maupun SMP di Seantero Limapuluh Kota", tutur Bupati Limapuluh Kota. Seterusnya Bupati menekankan kepada seluruh ASN agar memahami tugas pokok dan fungsi sebagai ASN, serta memahami manajemen PKKK sehingga terciptalah ASN Profesional yang ditunjang dengan kedisiplin, menguasai pengetahuan, memiliki kemampuan beradaptasi yang cepat, serta mengemban amanah. Disamping itu, Bupati Safaruddin juga mengingatkan para guru untuk menjauhi sikap Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. "Guru harus memiliki moral dan etika profesi, terutama di zaman yang serba digital, guru harus bertransformasi, sebagai upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Smart City di Limapuluh Kota", ucapnya. 


Pada bagian lain sambutannya, Bupati Safaruddin menyatakan akan terus memperjuangkan nasib rekan sejawat guru yang belum lulus pada pengadaan formasi PPPK guru tahun 2021, walaupun Limapuluh Kota termasuk salah satu daerah terbanyak menerima PPPK tahun lalu, nasib Guru Honorer di Limapuluh Kota akan jadi prioritas utama pemerintah daerah untuk tahun 2022 dan 2023. "Selamat mengikuti pembekalan, semoga niat ikhlas Bapak Ibu dalam bertugas mendidik generasi Limapuluh Kota dapat menjadi amalan, Amin," tutup Bupati.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati menyampaikan setelah menerima SK Bupati Senin lalu, para ASN ini akan mengikuti pembekalan selama satu hari dengan tujuan untuk penguatan pemahaman pegawai PPPK mengenai Peraturan Pemerintah No.49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK. Seterusnya ia menuturkan, Pembekalan ini nantinya bertujuan untuk membentuk ASN yang profesional dalam bertugas dan melayani masyarakat. "Dengan dilaksanakannya pembekalan bagi 117 orang ini diharapkan para pegawai dapat mengenali lingkungan, tugas pokok serta fungsi yang mereka emban dengan pengetahuan, disiplin, loyalitas, serta bertanggung jawab," tutup Indrawati.(Yon)



Limapuluh Kota,netralpost - Sebagai upaya penurunan dan pencegahan stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekelompok Mahasiswa KKN dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM UNAND) menginisiasi inovasi kegiatan kemitraan Posyandu, Posbindu Penyakit Tidak Menular, Puskesmas Keliling yang berintegrasi dengan Masjid. Inovasi ini diberi nama TARATAK SIGESID. Program ini mendapatkan apresiasi dari Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin. Program ini ditempuh dengan memanfaatkan fasilitas mesjid dengan memfungsikan mesjid  selain untuk beribadah tetapi diisi degan kegiatan untuk kemaslahatan masyakat.


"Suatu kebanggaan bagi saya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Limapuluh Kota atas kegiatan dan program yang diinisiasi mahasiswa kita yang tentunya memiliki manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutur Nevi Safaruddin usai meresmikan program TARATAK SIGESID di Mesjid Al-Ihsan, Jorong Taratak, Nagari Kubang, Kecamatan Guguak pada Jumat (10/06/2022). Tampak hadir,Kepala Dinas Kominfo Eki HP, Sekretaris Dinas Pangan Susy Letrini, dan Camat Guguak Muftil Wahyudi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota. 


Menurut Nevi Safaruddin, program TARATAK SIGESID sejalan dengan 10 program PKK antara lain program kesehatan dan rencana sehat. "Tentu saja program ini salah satunya untuk menurunkan angka stunting yang menjadi perhatian kita bersama," ujar Nevi. Nevi Safaruddin juga menghimbau agar kegiatan ini melibatkan keluarga-keluarga kelompok dasawisma.


Program TARATAK SIGESID menjadikan mesjid sebagai kegiatan pelayanan kesehatan untuk memperkenalkan dan membiasakan generasi muda sedini mungkin kepada mesjid agar terbentuk generasi yang sehat dan mandiri. Selain itu, untuk mengangkat kembali budaya yang mulai pudar di masyarakat yaitu memfungsikan masjid untuk banyak kegiatan. Dengan program ini diharapkan terbentuknya satu buah Posyandu Mandiri yang memiliki dana sehat dengan prinsip JKPM (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat) dan menurunkan angka stunting di Jorong Taratak. (Yon)



50 KOTA,netralpost-- Pemilihan umum 2024 mendatang merupakan pertarungan penting bagi DPC Gerindra Kabupaten Limapuluh Kota. Kenapa tidak, partai besutan Prabowo Subinato tersebut sudah mengincar target maksimal dalam pemilihan legislagif dan pemilihan kepala daerah.


Yaitu mempertahankan kursi Ketua DPRD dan merebut posisi Bupati. Tak hanya itu, partai pemenang 2019 lalu tersebut juga menargetkan penambahan kursi di DPRD Limapuluh Kota lebih dari 6.


"Pemilihan 2024 adalah pertarungan penting bagi kami (Gerindra). Posisi Ketua DPRD harus dipertahankan dan untuk Pilkada kami (Gerindra) juga harus menang," ujar Deni Asra Ketua DPC Gerindra Limapuluh Kota melalui Ketua Badan Pemenangan Pemilu Zenia Casanova pada Jumat (10/6) pagi.


Untuk menyongsong 2024 tersebut, diakui Zenia, DPC Gerindra sudah jauh-jauh hari mulai bergerak. Seperti konsolidasi sesama kader dan pengurus serta bersosialisasi,  merangkul kader baru sesuai dengan instruksi Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade.


"Kami terus bergerak, terus bersosialisasi dan terus berbuat untuk masyarakat. Evalusi-evalusi pun dilakukan. Ini pun demi tantangan 2024, menang di legislatif (DPRD) , menang juga di eksekutif (Bupati)," ucapnya lagi.


Kemudian, kata Zenia, Gerindra sudah menyiapkan, merangkul kader-kader terbaik seperti para tokoh masyarakat, orang berpengaruh di setiap nagari serta kecamatan sebagai calon legislatif nantinya.


"Untuk calon Bupati Limapuluh Kota, Insha Allah Gerindra bakal mengusung Deni Asra," ujarnya lagi. (Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Gedung Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa yang baru dalam waktu dekat ini bakal selesai dibangun. Pemerintah Kota Payakumbuh melalui beberapa OPD teknis melakukan kunjungan ke gedung baru tersebut, Jumat (10/6).


RSKIA yang dipimpin oleh dr. Suhadi, Sp. OG. itu berpindah lokasi yang semula berada di Jalan Soekarno-Hatta ke Jalan Sultan Hasanuddin, namun masih di kelurahan yang sama di Padang Tongah Balai Nan Duo, Kenagarian Koto Nan Ompek, Kecamatan Payakumbuh Barat.


Rombongan Pemko dipimpin Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Harmayunis didampingi Kabid Kesmas dan P3 Dinas Kesehatan Fatma Nelly, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Lisa Annisa bersama tim.


Selaku ketua rombongan, Harmayunis menyampaikan apresiasi kepada RSKIA Annisa yang menjadi mitra Pemko Payakumbuh dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.


"Niat berinvestasi pihak RSKIA Annisa kami sambut dengan memberikan pelayanan perizinan yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP). Ditambah, kami juga siap bersinergi demi kemajuan kota ini," kata Harmayunis.


Kadis yang akrab disapa Inyiak itu menambahkan dengan adanya RSKIA Annisa ini, pelayanan kesehatan di kota ini menjadi lebih top ditambah dengan dampak baik kepada perekonomian masyarakat sekitar.


Sementara itu, dr. Suhadi mengatakan gedung rumaj sakit yang baru ini akan selesai dalam waktu dekat. Pihaknya juga sudah menyiapkan fasilitas terbaik dengan layanan 24 jam, serta alat kesehatan yang terbaik untuk pelayanan persalinan.


"Kami memberikan dua jempol untuk Pemerintah Kota Payakumbuh atas pelayanan publik yang telah disediakan di mal pelayanan publik (MPP). Pelayanannya sangat baik dan profesional, prosesnya kilat. Saat itu kita urus persetujuan bangunan gedung (PBG) untuk gedung baru rumah sakit tak ribet, datang dengan berkas lengkap urusan langsung beres, juga mempermudah kita berurusan dan koordinasi dengan OPD teknis, serta mempersingkat waktu," kata Dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang sudah 14 tahun bekerja di Rumah Sakit Umum Adnaan WD Kota Payakumbuh itu.


RSKIA Annisa yang baru ini luasnya lahannya 3000an m², gedungnya 3 lantai, nantinya bisa menampung 48 tempat tidur ibu dan anak, ada ruang operasi, ICU, tempat bersalin, dan sebagainya. Ada 80 tenaga kerja di rumah sakit tersebut. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost-- Limapuluh Kota layak disebut negeri para pejuang. Negeri ini melahirkan Tan Malaka, penggagas Republik Indonesia. Negeri ini adalah tanah leluhur Proklamator Mohammad Hatta.  Sejarah juga mencatat, putra-putri negeri ini sangat gigih mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nyawa sekali pun mereka pertaruhkan untuk Bumi Pertiwi. Salah satu fragmennya terlihat pada Peristiwa "Koto Tuo Lautan Api".


Koto Tuo, sebuah Nagari di Kecamatan Harau, pada tanggal 10 Juni 1949, semenjak subuh langitnya memerah disertai suara-suara  bedil yang menyalak akibat bentrokan antara pejuang kemerdekaan dengan tentera Belanda disertai pembakaran rumah warga. Delapan warga menjadi syuhada. Mereka menghembuskan nafas terakhirnya hari itu dan ratusan rumah dipanggang oleh serdadu penjajah.

 

Peristiwa "Koto Tuo Lautan Api", tak lepas dari epik Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Jatuhnya ibukota negara  Yogyakarta pada Agresi Belanda II, disusul Maklumat Wakil Presiden Mohammad Hatta kepada Safaruddin Prawiranegara untuk menyusun PDRI di Sumatera. PDRI yang dilakukan secara gerilya dan berpindah-pindah tempat dengan lokus terbanyak di Kabupaten Limapuluh Kota berlangsung dari tanggal 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949.  PDRI segera memantik tindakan keras militer Belanda. Hal ini tak membuat nyali pejuang kemerdekaan ciut. Dimana-mana terjadi perlawanan terhadap sikap Belanda yang bermimpi untuk menjajah kembali Nuasantara.


"Terdapat tujuh peristiwa perlawanan terhadap rencana pendudukan Belanda di masa PDRI di Limapuluh Kota dan sebagai bentuk penghargaan kepada jasa-jasa pahlawan serta menularkan nilai-nilai kebangsaan, peristiwa-peristiwa akan terus diperingati setiap tahun, yang didukung pula kebijakan berupa Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2018," kata Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk  Bandaro Rajo. Bercermin dari tragedi berdarah tersebut Bupati Safaruddin mengajak generasi tua untuk membimbing generasi muda agar  memaknai perjuangan para pahlawan. Terlebih mereka  yang gugur mengorbankan jiwa dan raganya di Koto Tuo untuk bangsa dan negara. "Generasi muda agar mencontoh semangat perjuangan mereka dalam memelihara dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa," sambung Bupati Safaruddin.


Uraian Bupati Safaruddin itu terungkap saat memberikan sambutan pada  Peringatan "Koto Tuo Lautan Api" ke-73 oleh anak nagari Koto Tuo pada Jumat (10/06/2022) di lapangan MDTA Istighfar, Jorong Koto Tuo, Nagari Koto Tuo, Harau.  Kehadiran Bupati Limapuluh Kota dan sejumlah tokoh penting lainnya berawal dari undangan anak nagari Koto Tuo. Peringatan momen bersejarah ini  berlangsung secara khidmat. Bupati Safaruddin tampak larut mengenang aksi heroik yang berlangsung di Koto Tuo 73 tahun lalu. Tak beda dengan undangan lain, seperti Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Aida, Anggota DPRD Limapuluh Kota Marsanova Andesra, Kepala Badan Kesbangpol Joni Amir, Camat Harau Andri Yasmen, Wali Nagari dan Bamus Koto Tuo, Niniak Mamak, pemuka Koto Tuo lainnya, pun turut menghayati suasana. 


Suasana itu tak lepas dari begitu mencekamnya apa yang dirasakan Koto Tuo saat itu. Dari  catatan sejarah Peristiwa Koto Tuo Lautan Api, yang menelan korban jiwa sebanyak delapan pejuang gugur serta 102 rumah hangus dibakar tangan-tangan keji serdadu penjajah.  Bagaimana tragedi itu berawal? Pangkal cerita bermula dari  Pembentukan Pasukan Mobil Teras (PMT) di Kanagarian Lubuak Batingkok. Komandan salah satu unit peleton PMT  Darisun, berasal  Koto Nan Gadang, kemudian menyergap iring-iringan tentara Belanda.  Iring-iringan ini bermaksud menyisir daerah Tanjung Pati dan Batu Balang. Baku tembak pun tak terelakkkan.  Seorang perwira dan beberapa orang tentara Belanda diyakini terkena tembakan pejuang. Diperkirakan mereka tewas namun jumlahnya tak diketahui dengan pasti. Situasi ini jelas memancing amarah besar tentera Belanda.  Mereka mengeluarkan ultimatum agar pejuang menyerahkan diri. Jika tuntutan ini tidak dipindahkan   Tanjung Pati, Pulutan, Koto Tuo dan Batu Balang akan dibumihanguskan. Para pejuang tak bergeming dengan ancaman itu. Tak kunjung mendapat respon serta kemarahan yang telah mencapai ubun-ubun,  Belanda benar-benar melaksanakan ultimatumnya.


Aksi keji Belanda dimulai semenjak Jum’at subuh, tanggal 10 Juni 1949.  Belanda menyisiri ke arah Koto Tuo dan membakar seluruh bangunan yang mereka temui. Beruntung, sejak ultimatum dikeluarkan Belanda, masyarakat sudah banyak yang mengungsi sehingga korban jiwa tidak terlalu banyak, tercatat delapan orang warga Koto Tuo, Tanjung Pati dan Pulutan yang belum sempat mengungsi gugur dalam peristiwa itu. Peristiwa yang mengenaskan tersebut sampai saat ini hidup di relung-relung hati warga Koto Tuo. Harta dan nyawa telah diberikan untuk Bumi Pertiwi.


Walinagari Koto Tuo Syahrial berkata," Peristiwa "Koto Tuo Lautan api" yang dialami pendahulu kami  merupakan bentuk pengabdian masyarakat Nagari Koto Tuo dalam mempertahankan NKRI. " Katanya, peristiwa itu juga bentuk kecintaan warga Koto Tuo kepada negara yang saat itu sedang memperoleh cobaan berat akibat Agresi II Belanda. Pengorbanan warga Koto Tuo juga bentuk dukungan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 1948-1949 di Sumatera Barat. "Semangat mempertahankan kemerdekaan RI agar menginspirasi generasi muda dalam mengamalkan pengabdian kepada negara seperti ditunjukkan para  pejuang dulu." Beranjak dari keinginan untuk terus menghidupkan nilai-nilai pengorbanan untuk bangsa, warga Koto Tuo mendambakan Monumen "Koto Tuo Lautan Api" tegak berdiri di nagarinya." Monumen ini untuk mengenang semangat perjuangan delapan leluhur kami sekaligus pelecut semangat bela negara bagi generasi muda," ujar Syahrial menyampaikan aspirasi warga Koto Tuo. 


Menanggapi aspirasi ide pendirian Monumen Koto Tuo Lautan Api, Bupati Safaruddin mengatakan siap mendukung ide monumen tersebut. Dia mengatakan monumen itu bakal berfungsi sebagai pengingat bagi generasi muda untuk tidak melupakan sejarah serta senantiasa menghargai jasa para pahlawan.  Bupati Safaruddin menyarankan agar semua pihak untuk duduk bersama membahas rencana pembangunan monumen Koto Tuo Lautan Api. "Silahkan pihak Nagari untuk berembuk untuk mengusulkan pembangunan monumen perjuangan ini, apakah pendanaanya dari Provinsi atau Kabupaten" ucap Bupati Safaruddin. (Yon)

  

Sumbar - Tim Opsnal Macan Kumbang Polres Pesisir Selatan bersama Unit Reskrim Polsek Pancung Soal berhasil menangkap terduga pelaku penembakan warga Nagari Inderapura Timur, Kecamatan Air Pura, Kabupaten Pesisir Selatan.

Pelakunya adalah Berinisial H (47) warga Kampung Sungai Pulai Kecamatan Lunang Silaut, yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan terhadap korban bernama Syanil pada Minggu 29 Mei 2022.
Ia ditangkap di wilayah Solok Selatan pada Jum’at (10/6) sore, tepatnya di perkebunan sawit masyarakat, Jorong Koto Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo, S.Ik melalui Kasubsi Penmas Sihumas Aiptu Doni Santoso mengatakan, pelaku ditangkap karena melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan menggunakan senapan angin.  

"Pelaku penembakan dengan menggunakan senapan angin. Pelaku H mengakui barang bukti yang dia gunakan sudah dibuang di Sungai Jembatan kuning area perkebunan PT.Incasi Raya," ujarnya. 

Saat penangkapan yang dilakukan oleh Polres Pesisir Selatan, juga dibantu oleh Polres Solok Selatan. 

Kini, pelaku H telah diamankan di Mapolsek Pancung Soal dan akan dilakukan penyidikan lebih lanjut.(*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.