Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Payakumbuh,netralpost


--- Komunitas Peduli Sungai (KPS) Forum Komunitas Masyarakat Peduli Sungai Batang Agam Kota Payakumbuh menorehkan prestasi dengan meraih juara 1 dalam Lomba KPS Tingkat Nasional Tahun 2022, mengungguli KPS dari Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan.


Pengumuman pemenang lomba tersebut dilaksanakan saat sidang secara virtual lewat aplikasi Zoom bersama Kementerian PUPR RI, Kamis (25/8).


Kepala Dinas PUPR Muslim saat ditemui media di ruang kerjanya mengatakan pada penilaian di tingkat nasional ini, ada dua kali proses penilaian yang dilakukan, untuk tahap pertama administrasi dan ekspose di Kementerian PUPR pada bulan Juli 2022 lalu, KPS Batang Agam meraih nilai tertinggi. Untuk tahap kedua, adalah verifikasi dan kunjungan lapangan oleh tim penilai pada awal Agustus 2022 dan juga meraih nilai tertinggi.


"Alhamdulillah, hasil penilaian lomba ini merupakan evaluasi dari langkah ikhtiar kita dalam menjaga sungai bersama-sama dengan masyarakat. Kita berharap KPS Batang Agam dapat menjadikan ini motivasi agar komunitas lebih giat lagi di masa yang akan datang," kata Muslim didampingi Sekretaris Dinas Rajman dan Kabid PSDA Harlon.


Muslim menambahkan, untuk memaksimalkan potensi sungai dan memperhatikan kelestarian infrastruktur, Pemko Payakumbuh tak bisa bekerja tanpa peran serta masyarakat, maka dibentuklah Forum Masyarakat Peduli Sungai Batang Agam pada 21 November 2018 yang terdiri dari berbagai komunitas seperti radio stasiun, skatepark, arung jeram, panahan, hidroponik, merpati balap, reptil, dan bonsai kelapa.


"Komunitas ini diberikan pembinaan bersama-sama melalui tim pembina dari instansi terkait, mereka didorong dengan penguatan kelembagaan melalui penguatan status hukum, memiliki akta notaris, dan terdaftar ke Kemenkumham. Forum Komunitas Peduli Sungai Batang Agam adalah satu-satunya komunitas peduli sungai yang terdaftar di Kemenkumham," tegas Muslim.


"Akan tumbuh komunitas baru di dalam forum ini seperti perkutut, kreatifitas siswa sekolah, dan lain sebagainya," tambahnya.


Dipaparkan Muslim, dalam meningkatkan kompetensi komunitas, Pemko Payakumbuh melakukan pelatihan untuk berbagai komunitas dalam forum sesuai bidangnya, agar mereka terus dapat menjaga sungai, menumbuhkan rasa kepedulian, dan semangat menjaga sungai.


"Dampaknya meningkatkan peran serta masyarakat, terpelihara sungai dari pencemaran dan sampah, serta tumbuh kegiatan kepariwisataan dan ekonomi kreatif," tukuknya.


Muslim juga mengapresiasi kementerian PUPR yang telah mengabulkan impian Kota Payakumbuh untuk memiliki taman nan rancak di tepian Batang Agam dengan pekerjaan normalisasi sungai yang proses pembangunannya sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 lalu, hingga saat ini terus dilaksanakan saat ini.


Dihubungi terpisah, Wali Kota Riza Falepi turut menyampaikan rasa bangga dengan dedikasi rekan-rekan KPS atas waktu, tenaga, dan ide yang selama ini dicurahkan dalam membantu dan mendukung kegiatan-kegiatan pengelolaan Sumber Daya Air.


"Kolaborasi antar pihak dari hulu, tengah, hingga hilir dan pemberdayaan sungai sekaligus manajemen sampah adalah poin penting disini, ditambah di sungai Batang Agam ini sudah ada WTP sebagai salahsatu sumber air yang kita miliki," kata Riza.


Riza juga menyampaikan ucapan selamat dan berharap apa yang sudah ada ini dapat dijaga dan pakailah sesuai peruntukan. Terkait tata ruangnya Riza meminta agar menjaga sepanjang aliran sungai tidak asal bangun saja.


"Kepada semua pemangku kepentingan, mari bersama-sama kita menjaganya," ajak Riza yang masa jabatannya kurang dari 1 bulan lagi.


Sementara itu, Dirjen PSDA Hari Suprayogi pada saat kunjungan lapangan di awal Agustus lalu menyebut lomba ini merupakan bentuk apresiasi dan motivasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada komunitas masyarakat yang turut berperan aktif dalam penyelamatan sumber daya air di Indonesia melalui Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA).


"Dengan penguatan kelembagaan melalui pemilihan Komunitas Peduli Sungai diharapkan kedepannya semakin banyak partisipasi masyarakat dalam aksi penyelamatan air yang menjadi sumber kehidupan bagi kita semua," katanya. (Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Dalam rangka menyempurnakan penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Kesehatan Sekolah, Tim dari Kementerian Kesehatan RI menyambangi dua sekolah sehat yang ada di Kota Payakumbuh yakni SDN 13 Aur Kuning Payakumbuh dan SMAN 1 Payakumbuh, Jumat (26/08/22).


SDN 13 Payakumbuh menjadi lokasi pertama yang didatangi. Hadir langsung memimpin Tim, Ketua Tim Hukum Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Danti Kamalia Sari, SH, MH dan turut didampingi oleh Tim Pembina UKS Provinsi Sumatera Barat. 


Rombongan disambut oleh Wali Kota Payakumbuh yang diwakili oleh Kabag Kesra Irwan Suwandi. Turut menyambut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Yuniri Yunirman didampi Kepala Puskesmas Padang Karambia Irfan Firdaus, Camat Payakumbuh Selatan Agus Rubiono, Lurah Sawah Padang Aur Kuning Helmita, Kepala SDN 13 Payakumbuh Gusnizal, Tim Pembinan UKS Kota Payakumbuh dan Tim Pembina UKS Kecamatan serta tokoh masyarakat setempat. 


"Kenapa kami ke Payakumbuh, karena Payakumbuh selama ini terkenal sukses mengelola sekolah sehat. Kami ingin belajar ke Payakumbuh terkait pengelolaan sekolah sehat. Hal ini untuk menambah dan memperkaya referensi dalam rangka penyusunan RPP tentang Kesehatan Sekolah," ujar Danti mengawali sambutan. 


Dikatakan, RPP tentang Kesehatan Sekolah menjadi prioritas oleh Kementerian Kesehatan mengingat proses penyusunan yang sudah cukup lama. 


"RPP ini sudah dirancang sejak 14 tahun lalu, akan tetapi tidak kunjung selesai. Oleh karena itu Bapak Menteri Kesehatan sangat serius untuk segera menuntaskan PP tentang Kesehatan Sekolah di tahun 2022 ini. Beliau perintahkan kami kesini untuk cari bahan guna menyempurnakan draf RPP," terang Danti. 


Sementara, dalam sambutan Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Kabag Kesra Irwan Suwandi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan RI karena memilih Kota Payakumbuh sebagai salah satu tempat menggali bahan untuk penyempurnaan RPP tentang Kesehatan Sekolah. 


"Sebuah kehormatan bagi kami dikunjungi oleh Tim Kemenkes RI, tentu kami siap berbagi pengalaman dan bahan terkait dengan pengelolaan sekolah sehat yang cukup banyak di Kota Payakumbuh," ucap Kabag Kesra Irwan Suwandi. 


Disampaikan, terwujudnya sekolah sehat di sejumlah sekolah di Kota Payakumbuh tidak lepas dari kebersamaan seluruh komponen yang ada dan juga kemandirian serta inovasi yang dilahirkan oleh pihak sekolah. 


"Sejumlah inovasi yang ada disekolah ini lahir, tumbuh dan dikembangkan pihak sekolah secara mandiri. Kami Tim Pembina UKS baik kota, kecamatan dan kelurahan tinggal mendukungan apa yang mereka butuhkan untuk mewujudkan inovasi-inovasi tersebut," ujar Sekretaris Tim Pembina UKS Kota Payakumbuh itu. 


Ditambahkan, pihaknya berharap pembinaan UKS yang selama ini dilakukan diberbagai sekolah dapat membentuk prilaku dan budaya hidup sehat dikalangan warga sekolah. 


"Yang paling penting bukan lomba UKS nya, tetapi diterapkannya perilku hidup bersih dan sehat oleh warga sekolah kemudian menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu tentu anak-anak kita akan sehat dan bisa terbebas dari penyakit," ujar mantan Camat Payakumbuh Timur ini.  


Senada, Kepala SDN 13 Aur Kuning Payakumbuh, Gusnizal menyampaikan setidaknya ada tiga inovasi bidang UKS yang dilakukan di sekolahnya. Masing-masing EMAK SIGIMA (emak-anak sikat gigi bersama), MAK LURAH (Makan Telur di Sekolah) dan Badaga (Baca Dengan Alat Peraga). 


"Sekolah kami ini kecil, tapi berkat kerja sama seluruh komponen baik guru, komite, orang tua siswa, sampai LPM, Lurah dan Pak Camat serta Tim Pembina UKS Kota dan kecamatan, Alhamdulillah semua bersinergi guna mewujudkan dambaan menjadi sekolah sehat tertinggi," ucap Gusnizal. 


Usaha Kesehatan Sekolah sendiri adalah program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah. Melalui UKS, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang harmonis dan optimal, agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. (Yon)

Padang, netralpost.net --- Hj. Nevi Zuairina, seorang politikus Indonesia dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019–2024, dalam diskusi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) perkumpulan perusahaan Media Online Indonesia (MOI) Provinsi Sumatera Barat, di Rumah Makan Lamun Ombak, Pasar Usang, Jalan. Raya Padang – Bukittinggi, Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jum’at (26/8).

Diskusi yang dimoderatori Ketua DPW MOI Sumbar, Anul Zufri S.H, M.H ini membahas tentang peran wanita Minangkabau untuk menuju BA 1 (Gubernur Sumatera Barat-red).

Kata Hj. Nevi Zuairina yang lebih dikenal dengan Nevi Irwan Prayitno, sebenarnya dari dulu sampai sekarang eksistensi perempuan Minangkabau tidak hanya mencakup urusan rumah tangga, melainkan juga dihadapkan pada kehidupan bermasyarakat dan banyak berkiprah di kancah publik.

Kata istri dari Prof Irwan Prayitno, mantan Gubernur Sumbar dua periode (2010-2021) ini, perempuan Minangkabau memiliki peranan yang khusus dalam hukum adat maupun dalam suatu pemerintahan.

Bahkan saat ini kata Nevi, di kancah politik nasional, perempuan Minang mulai menunjukkan eksistensinya. Dari 14 anggota DPR RI asal Sumbar, 4 merupakan perempuan, dan salah satunya adalah Hj Nevi Zuairina.

Kemudian di DPD RI, dari 4 anggota asal Sumbar, 1 merupakan perempuan, yakni Hj Emma Yohana yang sudah 3 kali duduk sebagai anggota DPD RI.

Jadi kata perempuan kelahiran 20 September 1965 ini, tentang peran wanita Minangkabau untuk menuju BA 1 atau Gubernur Sumbar, peluangnya tentu tetap ada.

“Namun bila berbicara untuk calon gubernur tahun 2024, karena calon dari kalangan bapak-bapak banyak yang berkualitas, mungkin sebaiknya kaum perempuannya hanya sebagai calon wakil gubernur saja lah dulu,” kata Nevi sambil tersenyum.

Terkait dengan calon Gubernur Sumbar dari kalangan perempuan, kata Nevi, sebenarnya hal tersebut tergantung dari partai politik yang akan mengusungnya. Karena masing-masing partai politik tentu punya kalkulasi sendiri-sendiri.(*)

Kab. Solok, netralpost.net -- Bupati Solok diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan SDM Mulyadi Marcos, S.E, M,M dan Ketua TP - PKK diwakili Sekretaris TP PKK Kab Solok Retni Humaira, S.T pimpin kegiatan serah terima Camat Bukit Sundi sekaligus pelantikan dan serah terima jabatan Ketua TP - PKK Kec. Bukit Sundi, di Aula Kantor Camat Bukit Sundi, Jumat (26/08/2022).

Adapun sertijab camat yang dilakukan dari Camat lama Drs. H. N Efiyardi kepada Camat baru Vice Febrianeldi, S.STP, M,Si serta pelantikan dan serah terima Ketua TP-PKK Kecamatan Bukit Sundi dari Ny. Dorina Efiyardi kepada Ny. Dila Vice Febrianeldi.

Dalam Sambutannya, Mulyadi Marcos mengucapkan selamat kepada Camat yang baru Vice Febrianeldi dan mengucapkan terimakasih kepada camat yang lama Drs. H. N Efiyardi atas pengabdian dan sumbangsihnya selama menjadi Camat Bukit Sundi. Selain itu, beliau juga berharap camat yang baru agar cepat menyesuaikan diri dan segera  menjalin kerjasama dengan semua unsur yang ada di Kecamatan Bukit Sundi. 

Ditempat yang sama, Ketua TP - PKK yang diwakili Sekretaris TP - PKK Ny. Retni Humaira mengucapkan selamat kepada Ny. Dila Vice Febrianeldi yang telah dilantik sebagai Ketua TP - PKK Kec. Bukit Sundi yang baru. Ia berharap Ketua TP - PKK Kec. Bukit Sundi yang baru agar segera menyusun pengurusan dan rencana kerja kedepan yang bersinergi dengan program program Pemerintah Kabupaten Solok. 

Tampak hadir, Kepala OPD Pemkab Solok, Forkopimcam Bukit Sundi, Pengurus TP-PKK, Wali Nagari Se- Kecamatan Bukit Sundi serta undangan lainya.(*)



Payakumbuh,netralpost--- Wali Kota Riza Falepi menyatakan sangat mendukung kehadiran kendaraan listrik atau elektrik vehicle di Kota Payakumbuh, selain untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan menghemat energi, juga menghemat pengeluaran biaya operasional, baik secara individu ataupun pengeluaran daerah dan negara. 


"Kalau bisa kedepan untuk kendaraan dinas OPD, dicoba berangsur-angsur memakai kendaraan listrik, roda dua maupun roda empat," kata Riza saat menghadiri touring motor listrik keliling Kota Payakumbuh yang diselenggarakan oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh, Kamis (25/8).


Riza yang merupakan alumni Teknik Elektro ITB itu menambahkan, dengan maraknya menggunakan kendaraan listrik, maka populasi kendaraan listrik ini akan semakin banyak, dan tentunya akan mendorong investasi pembangunan infrastruktur pendukung kendaraan listrik seperti lokasi pengecasan kendaraan listrik di tempat umum makin banyak dan kian menjamur.


"Penggunaan mobil listrik diharapkan menjadi salah satu solusi atas isu pencemaran lingkungan yang disebabkan emisi karbon kendaraan yang menyebabkan pencemaran udara," kata Riza didampingi Kadisparpora Nofriwandi dan Kadis PUPR Muslim.


Riza Falepi sepertinya sangat tertarik dengan mobil listrik, Dia menyampaikan pemerintah daerah dapat mempelopori penggunaan mobil listrik di semua lini kegiatan transportasi, mendorong membuka kebijakan yang meransang, dan memotivasi masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik.


Dalam kegiatan Touring Motor Listrik sekaligus Launching Komunitas Motor Listrik "PayoBEC" itu, juga turut hadir Kepala UP3 Payakumbuh Wilma dan General Manager PLN Unit Unduk Wilayah Sumbar Toni Wahyu Wibowo, Kerua Kadin Kota Payakumbuh Asmel Arianto, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan undangan lainnya.


General Manager, PLN UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo mengatakan mobil dan motor listrik merupakan kendaraan masa depan. Efisiensi kendaraan listrik sangat baik daripada kendaraan berbahan bakar minyak yang ada saat ini.


“Mobil dan Motor listrik dinilai mampu menghemat energi hingga 80 persen dibandingkan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Motor listrik juga rendah emisi sehingga cenderung ramah lingkungan. Penggunaan motor listrik tentu sejalan dengan program pemerintah dan target dunia untuk mendukung Gerakan Net Zero Emission 2060,” jelasnya.



Motor listrik atau electric vehicle lainnya juga disebut kendaraan masa depan. Ini karena kendaraan listrik memiliki berbagai keunggulan dibandingkan kendaraan konvesional yang menjawab kebutuhan masyarakat. Efisiensi lainnya adalah dari segi biaya perawatan. Motor listrik diclaim minim biaya perawatan karena perangkat mesinnya yang minimalis dan tidak melakukan pembakaran bahan bakar.


‘’1 liter bensin bisa dipakai berjalan sejauh 56-60 km. Sementara motor listrik hanya membutuhkan 3,5 kWh untuk menembuh jarak yang sama. Jika harga kWh/Rp adalah Rp.1.447 maka 3,5 kWh adalah Rp.5.064,5, jauh lebih murah dibandingkan dengan 1 liter bensin Pertamax yang sekarang ada di harga Rp.12.750,-,’’ tambah Toni.


Bahkan, Pemerintah Sumbar sendiri mendukung percepatan transisi energi dan penggunaan kendaraan listrik diantaranya dengan menerbitkan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 671/453/EKTL/DESDM-2022 pada 17 Juni 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan Kompor Listrik Induksi di Sumatera Barat.


Untuk mengisi daya kendaraan listrik sendiri, saat ini baru ada di Kota Padang. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) itu kedepan akan ditambah di beberapa kota lainnya di Sumbar. (Yon)



Payakumbuh --- 400 Kenshi se Provinsi Sumatera Barat memeriahkan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Shorinji Kempo Piala Kota Randang Cup 2022 yang digelar pada tanggal 25 sampai 28 Agustus 2022 di Kota Payakumbuh dan berlangsung di gedung olah raga (GOR) M. Yamin.


Pada Jumat (26/8), acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz yang juga merupakan seorang Kenshi. Turut hadir Ketua KONI Sumbar Ronny Pahlawan, Sekretaris Umum Perkemi Sumatera Barat Sunadi, petinggi Kempo (Yudhansa) sabuk hitam, Unsur Forkopimda, dan tamu undangan.


Wakil Wali Kota Erwin Yunaz dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para kenshi, senpai, dan tamu undangan yang hadir ke kota randang untuk mengikuti dan menyaksiken iven akbar Kejurda Kempo ini, mereka selama 4 hari 3 malam kedepan berada di Kota Payakumbuh.


"Iven ini kita gelar juga bertepatan dengan bulan kemerdekaan RI ke 77. Semoga berjalan sukses dan berhasil melahirkan atlet kempo yang berprestasi,” kata Erwin Yunaz.


Ditambahkannya, iven-iven olah raga memberikan dampak tak hanya kepada para penggiatnya saja, namun ada dampak ekonomis bagi masyarakat dan pelaku usaha di tempat daerah yang menggelarnya.


"Kami harap tamu yang datang ke Kota Randang ini dapat kami layani dengan baik, dan selamat menikmati selama berada di kota yang kulinernya murah dan enak-enak," harap Erwin yang saat ini pemegang sabuk hitam DAN 1 di Kempo.


Sementara itu, Sekretaris Umum Perkemi Sumatera Barat Sunadi menyampaikan Kejurda merupakan agenda resmi yang dilaksanakan guna melihat dan mengevaluasi sejauh mana pembinaan yang dilakukan terhadap para kenshi.


"Kami mengapresiasi Wawako Erwin Yunaz yang sudah mengangkat kegiatan ini sehingga dapat terlaksana. Kami berpesan kepada atlet agar bertanding dengan sportif dan menjunjung tinggi persaudaraan sesuai tema acara ini "Raih prestasi di atas bingkai persaudaraan". Kerjuda ini adalah alat untuk mengukur prestasi, kami memantau bakat dengan hasil yang valid, sebagai pedoman pemprov untuk membina atlet ke depan menghadapi Pra PON," tukuknya.


Terpisah, Wagub Audy Joinaldy jauh-jauh hari kepada media menyebut sangat mendukung kegiatan ini. Kejurda shorinji kempo piala Kota Randang ini merupakan salah satu upaya untuk lebih menggeliatkan lagi olahraga di Provinsi Sumbar, dengan harapan bisa lebih meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga, khususnya olahraga kempo.


“Mudah-mudahan Kejurda Shorinji Kempo Piala Kota Randang ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda yang ada di Sumbar sehingga dapat menjadikan peningkatan prestasi khusus nya olahraga kempo. Mari kita raih prestasi diatas bingkai persaudaraan,” himbau Wagub Audy Joinaldy. 


Acara yang dipandu oleh MC Kondang Prima My Firstson dan Anggi itu juga dimeriahkan dengan tari pasambahan, tari piriang, dan atraksi Kempo. (Yon)

 

Jakarta, netralpost— Sebagai bentuk transparansi, sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap Ferdy Sambo dihadiri langsung oleh Kompolnas. 

Demikian antara lain disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan usai sidang etik Ferdy Sambo di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan Jumat (26/8). 

“Selama proses sidang KEP tadi dihadiri oleh Kompolnas RI sebagai bentuk transparansi, objektifitas, serta akuntabilitas Polri,” kata Dedi. 

Adapun sidang ini dipimpin oleh Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Ahmad Dofiri dan beranggotakan Wakil Inspektorat Pengawas Umum (Wairwasum) Irjen Tornagogo Sihombing, Kadiv Propam Irjen Syahardiantono, Gubernur PTIK Irjen Yazid Fanani dan Irjen Rudolf Albert Rodja. 


Sidang yang digelar selama hampir 16 jam itu telah memutuskan secara kolektif kolegial memutuskan untuk memberikan tiga sanksi kepada Ferdy Sambo, salah satunya Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH). 

Adapun sanksi lainnya ialah sanksi etika, yaitu tindakan Ferdy Sambo melakukan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J merupakan perbuatan tercela dan sanksi adminitrasi berupa penempatan khusus dalam tempat khusus selama 20 hari. 

“Kemudian Pemberhentian Dengan Tidak Hormat atau PTDH sebagai anggota Polri,” tekan Dedi. 

Disisi lain, Dedi menyampaikan terima kasih kepada publik yang memberikan perhatian lebih untuk mengawal kinerja tim khusus (timsus) yang dibentuk Kapolri sehingga kasus ini bisa terungkap sesuai dengan fakta yang ada. 

“Ini merupakan komitmen bapak Kapolri agar Timsus bekerja secara transparan, objektif dan akuntabel,” pungkasnya.(*)

Netralpost.net --- Mahasiswa tentunya sering atau minimal pernah mendengar istilah organisasi ekstra kampus. Entah itu dari senior, teman seangkatan/sekelas, bahkan dari dosennya. Sangking akrabnya istilah organisasi ekstra kampus dengan mahasiswa sampai ada yang menganggap bahwa organisasi ekstra itu sebagai kampus keduanya.

Mengapa bisa begitu? jawaban yang paling umum adalah karena mahasiswa menganggap organisasi ekstra terbukti bisa mengembangkan kemampuan (hard & soft skill), membentuk karakter, serta menambah jaringan.

Mahasiswa tertarik melakukan banyak aktivitas (menjadi aktivis) setelah bergabung dengan organisasi ekstra kampus. Baik itu aktivitas sosial, ekonomi, hukum, politik, dll.

Aktivis mahasiswa bertindak memecahkan masalah yang ada di masyarakat sebagai wujud pelaksanaan ajaran organisasi eksternal. Dengan begitu, masyarakat melabeli mahasiswa sebagai Agent of Change, Agent of Social Control, dan Problem Solver.

Terdapat banyak organisasi ekstra kampus yang berdiri di Indonesia, seperti: HMI, GMNI, PMII, GMKI, PMKRI, dll. Organisasi ekstra kampus memiliki perbedaan satu sama lain, salah satunya terlihat pada nama organisasi dan tujuan yang ingin dicapai.

Ada baiknya mengetahui (kalau bisa memahami) tujuan atau visi/misi dari masing-masing organisasi ekstra kampus tersebut. Dengan mengetahui tujuannya, paling tidak bisa tergambarkan seperti apa mahasiswa bila berproses di organisasi yang ada di luar kampus.

Disisi yang lain, akan tergambar pula menjadi seperti apa kondisi Indonesia bila masing-masing tujuan organisasi ekstra kampus itu tercapai.(*)




Payakumbuh,netralpost---- Pemerintah Kota Payakumbuh menyerahkan hadiah kepada sekolah yang berhasil menjadi pemuncak Lomba Pawai Alegoris dan Karnaval Sekolah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 77 Tahun 2022.


Iven yang dihelat dan dimeriahkan oleh insan pendidikan pada 18 Agustus 2022 lalu itu sukses digelar dengan melibatkan lebih dari 140 sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SLTA se Kota Payakumbuh.


Dalam penyerahan hadiah juara lomba di Aula Ngalau Indah lantai 3 kantor wali kota, Kamis (25/8) tersebut, juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis Corporate Social Responsibility (CSR) Pendidikan dari Bank Nagari kepada perwakilan penerima beasiswa pendidikan.


"Jumlah penerima CSR tersebut ada sebanyak 104 orang, yang terdiri dari siswa SD, SMP, Kesetaraan, Pegawai TU dan guru sekolah yang sedang mengambil kuliah S1, serta untuk guru sakit yang butuh biaya berobat," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, DR. Dasril kepada media.


Dasril yang didampingi jajarannya itu memaparkan, adapun pemuncak pada pawai alegoris dan karnaval sekolah itu untuk tingkat SD sederajat diraih oleh SDIT IPHI Payakumbuh, disusul oleh SD Negeri 02 Payakumbuh di peringkat kedua dan SD Negeri 51 Payakumbuh di peringkat ketiga.


Sedangkan untuk tingkat SLTP sederajat diraih oleh MTSN 1 Payakumbuh, disusul oleh SMP Negeri 2 Payakumbuh di peringkat kedua dan SMP Negeri 1 Payakumbuh di peringkat ketiga.


Terakhir, untuk tingkat SLTA sederajat pemuncaknya SMA Negeri 2 Payakumbuh, disusul oleh MAN 2 Payakumbuh di peringkat kedua dan SMA Negeri 3 Payakumbuh di peringkat ketiga.


"Selamat kepada sekolah yang menjadi juara dalam lomba kali ini dan terima kasih kami ucapkan kepada sekolah yang telah ikut menyukseskan pawai alegoris dan karnaval sekolah, kami bangga dengan kreativitas yang telah ditampilkan anak-anak didik," kata Dasril.


Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh yang diwakili oleh Staf Ahli Elfriza Zaharman dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada insan pendidikan yang hanya dalam waktu singkat mempersiapkan, bisa sukses melaksanakan pawai yang sudah 2 tahun tidak ada digelar karena Pandemi Covid-19.


"Alek gadang kita itu adalah pawai yang ditunggu-tunggu masyarakat, tak hanya anak-anak didik saja yang bergembira mengaktualisasikan diri, bahkan pelaku UMKM pun berjual beli, animo masyarakat begitu positif," kata wanita yang akrab disapa Cece itu.


Cece menambahkan, segaka kritik dan masukan adalah hal biasa yang didapatkan dalam melaksanakan kegiatan, tentunya ini sebagai bahan evaluasi kedepan.


"Kita lihat penata rias di salon sibuknya minta ampun melayani peserta pawai, ada yang sejak tengah malam orang mengantri. Kedepan pawai selanjutnya akan dibagi waktunya 2 hari, SD sehari dan untuk SMP serta SMA di hari berikutnya. Kita berharap dengan adanya pawai alegoris dan karnaval sekolah ini terus dapat membangkitkan semangat kebersamaan dan nasionalisme kita semua," tukuknya.


Terkait CSR Pendidikan, Cece berharap agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memotivasi anak-anak didik berprestasi, untuk itu sekolah dan wali murid dapat  mendampingi siswa agar bantuan itu termanfaatkan untuk keperluan anak bersekolah.


Dari sisi Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Kota Payakumbuh, Aizur Hedi saat diwawancara media menyampaikan saat pelaksanaan pawai banyak masyarakat yang antusias menonton, bahkan sampai tumpah ruah di jalan, bahkan ada yang duduk di aspal tanpa ada rasa lelah sekalipun.


"Jadi kita melihat pelaksanaan pawai alegoris kita tahun ini jauh lebih sukses, dan ini juga merupakan wujud dari kerinduan masyarakat kita yang sudah dua tahun sudah tidak ada pawai," ujarnya.


Kepala SMKN 4 Payakumbuh itu menambahkan, ketika disampaikan oleh kepala dinas, bahwasanya akan silaksanakan pawai saat HUT RI ke 77 tahun ini, seluruh kepala sekolah se Kota Payakumbuh menyambut sangat gembira sekali dan sangat mendukung untuk kegiatan tersebut. 


"Karena anak-anak kita sudah lama tidak tampil, dan sudah lama tidak memberikan hiburan untuk masyarakat kita, jadi dengan adanya pawai itu sudah tersalurkan hobi dan bakat dari anak-anak didik," jelasnya.


Terkait dengan CSR pendidikan, Aizur Hedi menyebut pihaknya sangat mendukung dengan adanya pemberian CSR dari Bank Nagari untuk siswa yang berprestasi, baik dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK.


"Ini merupakan wujud kerja nyata dari Bank Nagari dan kepedulian pemerintah terhadap pendidikan. Kita berharap kedepannya CSR agar lebih ditingkatkan lagi baik dari segi jumlah penerima maupun dari segi nilainya, sehingga lebih bermanfaat bagi anak didik kita. Apalagi bagi siswa tingkat SMK yang bakal bekerja atau melanjutkan pendidikan ke luar negeri, ini hendaknya juga sebagai salah satu alternatif diberikan CSR juga," pungkasnya.


Dalam acara tersebut turut hadir Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Mochammad Denny Nurcahyono yang diwakili Danramil 01/Pyk Mayor Inf. Suherman serta Unsur Forkopimda. (Yon)

Padang, netralpost.net --- Mendukung terwujudnya smart city (kota cerdas-red) dan sekaligus peningkatan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang kali ini menjalin kesepakatan bersama dengan PT Grab Teknologi Indonesia selaku perusahaan teknologi yang menyediakan suatu platform bagi para konsumen untuk mendapatkan barang atau layanan yang diberikan oleh mitranya.

Penandatanganan kesepakatan bersama tentang Pemanfaatan Platform Grab itu, dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Andree Algamar bersama Nothern Sumatera Business Manager PT Grab Teknologi Indonesia Hervy Deviyanto, di Ballroom Hotel Santika Padang, Kamis (25/8/2022).

"Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota Padang kita tentu menyambut baik terjalinnya kesepakatan bersama ini. Semoga memberikan manfaat sesuai maksud dan tujuan dari kerjasama ini tentunya," harap Sekda mewakili Wali Kota Padang mengawali sambutannya.

Sekda Andree melanjutkan, kesepakatan bersama ini berarti penting sebagai bentuk komitmen Pemko Padang yang berkolaborasi dengan PT Grab Teknologi Indonesia untuk melakukan digitalisasi dan memanfaatkan layanan Aplikasi Grab untuk kepentingan meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.

"Tujuan kesepakatan bersama ini adalah sebagai landasan bagi Pemko Padang dan PT Grab Teknologi Indonesia dalam memajukan berbagai bidang. Antara lain seperti terkait Sustainable Economy Co-Creation (Kerja Sama Berkelanjutan Bidang Ekonomi) dan Efficiency Co-Creation (Kerja Sama yang membangun Efisiensi)," jelas Sekda Andree.

"Hal tersebut juga upaya bersama dalam rangka pemanfaatan teknologi dan layanan aplikasi untuk meningkatkan efisiensi operasional pelaksanaan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kemudahan pelayanan publik kepada masyarakat terkait pemanfaatan layanan aplikasi grab untuk meningkatkan pelayanan publik," pungkas Sekda muda itu menjelaskan.

Sementara itu, Nothern Sumatera Business Manager PT Grab Teknologi Indonesia Hervy Deviyanto menjelaskan, kesepakatan bersama ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak ditandatangani.

"Adapun beberapa OPD di lingkup Pemko Padang yang akan menindaklanjuti kesepakatan bersama ini diantaranya adalah Dinas Perdagangan, Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Bapenda, RSUD dr. Rasidin Padang dan OPD terkait lainnya," jelasnya.(*)


Sumbar, netralpost.net --- Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumbar dan Rumah Sakit Umum Bunda Padang menyepakati perjanjian kerjasama  pelayanan dan edukasi kesehatan bagi Ibu dan anak, kegiatan ini dalam rangka Mendukung penurunan prevelansi stunting di Sumatera Barat.

Perjanjian kerjasama ditandatangani oleh Ketua Umum BKOW Sumbar, Fitria Amelia Umar dan Direktur RSU Bunda, dr. Helgawati dan disaksikan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy di Auditorium Gubernuran, Kamis (25/8/22).

Wagub Audy menyampaikan apresiasi atas kerjasama antara BKOW dan RSU Bunda dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka prevelansi stunting. Menurutnya peran dari kaum ibu memang krusial dalam upaya intervensi stunting, terutama dalam memberikan edukasi pada masyarakat.

Dalam sambutanya Wagub Audi mengatakan, "Sekarang Ibu-ibu penggerak lapangan kita banyak, BKOW bisa bekerjasama untuk membantu pemerintah untuk melakukan edukasi ke masyarakat. Mulai dari sebelum menikah sampai nanti memberikan ASI, itu yang terpenting," ujar Wagub.

Selain itu, Wagub juga menyinggung kerjasama Pemprov Sumbar dengan BKKBN dan Baznaz dalam program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Dimana bapak asuh berdonasi 500 ribu rupiah setiap bulan untuk disalurkan dalam bentuk bahan pangan, seperti telur, susu, dan sumber karbohidrat lainnya.

Sementara itu, Ketua Umum BKOW, dr. Fitria menuturkan, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk realisasi dukungan dari BKOW dan BMC terhadap visi Pemprov Sumbar dalam meningkatkan kualitas SDM yang terampil dan Berdaya saing. 

Ia mengatakan, BKOW selaku wadah bagi 58 organisasi wanita di Sumbar, sudah selayaknya menyatukan potensi wanita untuk membantu pemerintah melakukan upaya-upaya pencegahan stunting. 

"Upaya penurunan stunting membutuhkan partisipasi berbagai pihak, termasuk organisasi perempuan yang dekat dengan keluarga dan masyarakat di akar rumput," tuturnya.

Menurut Fitria, sebagai penentu keadaan stunting, status gizi dan kesehatan pada masa pra kehamilan, hingga menyusui perlu menjadi perhatian serius dari semua keluarga. Namun disayangkan belum semua keluarga menyadari hal ini, sehingga organisasi perempuan diharapkan dapat mejadi agen perubahan yang mengedukasi, terutama keluarga muda yang belum mempunyai pengalaman.

Disampaikan pula oleh Direktur RSU Bunda, dr. Helgawati, stunting berkaitan erat dengan pola hidup, pola makan, ekonomi dan pendidikan. Hal ini lah yang harus dibenahi dari keluarga agar angka stunting dapat turun secara signifikan.

Diketahui dalam dua tahun terakhir, angka prevelansi stunting Sumbar mengalami penurunan sebesar 4,2 persen, dari 29,9 persen di tahun 2018, menjadi 23,3 persen pada tahun 2021.

Meski berkinerja cukup baik dan berada di bawah prevelansi stunting nasional, untuk mencapai target 14 persen pada tahun 2024 nanti tentu masih memerlukan upaya ekstra.

Saat ini, tercatat sebagai daerah dengan persentase stunting yang masih cukup tinggi, yaitu Kabupaten Solok dengan prevelansi stunting 40,1 persen, disusul  Pasaman dan Sijunjung di angka 30,2 dan 30,1 persen. Sementara dari segi jumlah, balita pengidap stunting terbanyak berada di Kota Padang, dengan jumlah total 14.713 anak.

Adapun upaya lintas sektor yang dilakukan pemerintah dalam penurunan angka prevelansi stunting yaitu Intervensi remaja usia produktif, pembangunan gizi dan ketahanan pangan, pemberian jaminan kesehatan, pengentasan kemiskinan, Keluarga Berencana, pendidikan gizi, remaja perempuan, dan air bersih. (*)

Jakarta, netralpost.net --- Ditengah arus informasi yang kurang menguntungkan, atas kasus Ferdy Sarbo. Publik tetap percaya, langkah Kapolri mengungkap kasus ini.

Hal ini yang terpotret dari hasil survei Arus Survei Indonesia (ASI) menunjukkan bahwa sebanyak 70,4% responden puas (gabungan antara cukup puas 56,7% dan sangat puas 13,7%) terhadap kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut kasus Brigadir J.

"Sedangkan yang tidak puas 25,2% (gabungan antara kurang puas 18,0% dan sangat tidak puas 7,2%). Lalu 4,4% mengaku tidak tahu/tidak jawab,” kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif’an, Kamis 25 Agustus 2022.

Adapun survei ini diikuti sebanyak 1.200 responden dengan margin of error +/- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei dilaksanakan pada 18-23 Agustus 2022 di 34 provinsi di Indonesia dengan cara telesurvei, yaitu responden diwawancara melalui kontak telepon menggunakan kuesioner. 

Sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan menindak tegas pejabat-pejabat Polri yang terlibat judi online dan lain-lain juga dinilai positif oleh publik. 

“Sebanyak 71,2% responden menilai sikap itu sudah tegas (gabungan cukup tegas 54,9% dan sangat tegas 16,3%),” tuturnya. 

Oleh karena Kapolri sigap dan transparan dalam menangani kasus penembakan Brigadir J ini, isu tersebut tidak mempengaruhi persepsi publik terhadap kinerja pemerintah. 

Persepsi publik terhadap kinerja pemerintah tetap positif di tengah kasus insiden penembakan Brigadir J yang bergulir begitu kencang satu bulan lebih. 

Sebanyak 73,1% publik mengaku puas (gabungan antara cukup puas 54,5% dan sangat puas 18,6%) dengan kinerja Pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. 

"Sementara yang tidak puas diangka 24,4% (gabungan antara kurang puas 21,3% dan sangat tidak puas 4,1%). Adapun yang mengaku tidak tahu/tidak jawab 1,4%,” ujar mantan Manajer Riset Poltracking Indonesia itu. 

Sementara itu, tilang elektronik (29,4%) dinilai publik sebagai program unggulan Kapolri yang paling bagus, disusul perpanjangan SIM melalui aplikasi (28,8%), samsat digital nasional (27,8%), dan ujian tulis untuk SIM baru (5,5%). 

Adapun 8,4% mengaku tidak tahu/tidak jawab. Sedangkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) 31,9%, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) 28,3%, dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) 14,0% merupakan tiga besar layanan-layanan Kepolisian yang paling memuaskan.(*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.