Sumbar, netralpost.net --- Sejak hari Senin tanggal 22 hingga 29 Agustus 2022, tim dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri melaksanakan audit kinerja tahap II di Polda Sumbar beserta Polres jajaran.
Pelaksanaan audit kinerja ini dilaksanakan, dalam rangka melakukan pemeriksaan terhadap segala bentuk administrasi dan laporan kegiatan kepolisian pada bidang pembinaan dan operasional yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Audit Kinerja ini agar tupoksi Satker (satuan kerja) di Polda Sumbar dan Polres jajaran dapat terlaksana dengan baik, efektif dan efisien serta pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran keuangan mempedomani ketentuan yang berlaku," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik, Senin (29/8) usai taklimat akhir audit kinerja.
Dirinya mengatakan, sebelumnya pada tanggal 22 Agustus 2022 telah dibuka taklimat awal audit kinerja tahap II oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Tedy Minahasa SH, SIK, MH.
"Untuk hari ini berakhirnya audit kinerja tahap II ditandai dengan penyerahan buku hasil temuan audit yang nantinya diperbaiki kembali oleh Satker maupun Satwil Polres," ujarnya.
Dalam pelaksanaan audit kinerja tahap II ini, tim Itwasum Polri dipimpin oleh Irwil III Itwasum Brigjen Pol Iriyanto, S.Ik, selaku Pengawas Tim, Kombes Pol Drs. Agung Setiatno selaku Ketua Tim dengan beranggotakan 11 orang, dan 2 orang dari konsultan.
Turut hadir Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol Arif Rahman Hakim, SH, Pejabat Utama Polda Sumbar, dan para Kapolres sejajaran Polda Sumbar.(*)
Jakarta, netralpost.net - Lintas elemen bangsa mulai dari instansi Pemerintah, tokoh agama, Polri, pemuda, mahasiswa hingga pelajar menggelar kegiatan kirab merah putih sebagai wujud untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang hadir dalam kegiatan tersebut ikut menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai modal ataupun kekuatan utama untuk Negara Indonesia dalam menghadapi segala macam tantangan yang ada.
"Acara hari ini sebenarnya adalah upaya kita semua untuk selalu menjaga semangat persatuan dan kesatuan, sebagai modal dasar dan modal utama kita untuk menghadapi berbagai macam tantangan bangsa," kata Sigit di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (28/8).
Kegiatan pembentangan bendera merah putih ini akan diselenggarakan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada hari ini. Adapun rute kirab tersebut dimulai dari Istana Merdeka hingga Bundaran HI.
Sigit menuturkan, kirab merah putih ini juga masih merupakan rangkaian dalam memperingati momentum Hari Kemerdekaan Indonesia dengan tema 'pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat'.
"Jadi hari ini kita bersama-sama dengan seluruh elemen bangsa baik dari instansi pemerintahan, kemahasiswaan, ormas-ormas total hari ini yang ikut bergabung kurang lebih 50 ribu orang. Dimana ini kegiatan kirab merah putih ini masih bagian dari rangkaian kegiatan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan," ujar Sigit.
Kirab merah putih dengan semangat menjunjung persatuan dan kesatuan ini, dikatakan Sigit sangat diperlukan bagi Bangsa Indonesia untuk menghadapi segala macam bentuk tantangan yang datang dari tingkat global maupun nasional.
Tantangan tersebut diantaranya, menurut Sigit adalah Pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh dunia termasuk Indonesia saat ini. Termasuk, terjadinya konflik Negara Rusia dan Ukraina, yang memunculkan potensi ancaman krisis pangan dan energi bagi seluruh dunia.
"Apalagi kita dihadapkan situasi-situasi sangat sulit, kita hadapi Pandemi Covid-19. Dan alhamdulillah berkat persatuan dan kesatuan semua itu bisa dilalui dengan baik. Saat ini kita juga menghadapi bernagai tantangan yang dihadapi berbagai macam masalah akibat perang Rusia dan Ukraina yang memunculkan krisis pangan dan energi," ujar eks Kabareskrim Polri itu.
Mantan Kapolda Banten ini juga menyinggung soal pentingnya menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan dalam menghadapi agenda nasional Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang.
"Ini tentunya harus terus kita ingatkan bahwa siapapun pemimpinnya, maka persatuan kesatuan berada di atas segalanya. Sehingga, polarisasi yang pernah terjadi di tahun 2019, di tahun 2024 ini tidak boleh terjadi lagi," ucap Sigit.
Lebih dalam, Sigit juga menuturkan, Indonesia di tahun 2030 akan mencapai bonus demografi. Sebab itu, Sigit menekankan, diperlukan semangat persatuan dan kesatuan oleh seluruh elemen bangsa guna memanfaatkan bonus demografi ke arah yang lebih baik.
"Sehingga kita betul-betul bisa memiliki lompatan kemajuan mewujudkan SDM kita yang unggul. Semangat-semangat ini yang tentunya harus kita jaga. Kita kobarkan, untuk wujudkan tujuan nasional kita, melanjutkan visi misi Indonesia Emas di tahun 2045," tutur Sigit.
"Mungkin itu semangat yang kita bangun di dalam kirab merah putih hari ini, yang diikuti seluruh elemen. Kita harapkan ini menjadi suatu tradisi penguatan terhadap semangat seluruh elemen bangsa untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan," tambah Sigit.
Diketahui, dalam acara kirab merah putih nantinya terdapat beberapa rangkaian kegiatan. Mulai dari, parade kirab merah putih, pawai, doa lintas agama, tausiah kebangsaan, sambutan, pembacaan ikrar, hingga hiburan.
Kirab merah putih ini dilepas oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dari depan istana merdeka bersama Ulama karismatik Habib Luthfi bin Ali bin Yahya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.(*)
50 Kota,netralpost— Nagari Tanjuang Balik dan Tanjuang Pauah selaku sentra perikanan tangkap terbesar di Limapuluh Kota terus berupaya meningkatkan hasil produksi perikanan. Guna memacu hasil produksi tersebut tidak hanya dibutuhkan sumber daya manusia/penangkap ikan yang terampil tetapi harus didukung dengan ketersediaan sarana prasarana (Sarpras) yang memadai. Terbaru, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui Dinas Perikanan memberikan bantuan 10 unit sampan serta 23 unit mesin tempel dan 13 as ketinting galvanis kepada kelompok usaha bersama (KUB) perikanan di kedua nagari pada Kamis, 25/08/2022. Pemberian bantuan perikanan tersebut diserahkan oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo yang didampingi Kepala Dinas Perikanan Limapuluh Kota Mohammad Siswanto di halaman Kantor Wali Nagari Tanjuang Balik, dan turut disaksikan oleh Ketua Forikan Limapuluh Kota Nevi Safaruddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati, Kepala Dinas Perdagkop UKM Ayu Mitria, Camat Pangkalan Hendrix, Wali Nagari Tanjung Balik Andi Altoni, Wali Nagari Tanjung Pauh Dalpen Aperta beserta Niniak Mamak dan ratusan Masyarakat di kedua Nagari tersebut.
"Kabupaten Limapuluh Kota memiliki potensi produksi tangkap pada tahun 2021 sebanyak 2829,12 ton dan terbesar potensinya ada di Danau Buatan yang sepertiga wilayahnya ada di dua Nagari tersebut", ujar Bupati Safaruddin mengawali sambutan sebelum memberikan secara simbolis bantuan Sarpras tersebut. Melalui Dinas Perikanan kata Bupati Safaruddin, akan terus didorong memaksimalkan potensi hasil perikanan tangkap dengan berbagai upaya hingga hilirisasi produk perikanan yang akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan. Lebih lanjut dalam sambutannya Bupati Safaruddin berharap pemberian bantuan sarpras ini dapat mendorong masyarakat memaksimalkan produksi perikanan tangkap yang ada di dua nagari berbatas langsung dengan Provinsi Riau. "Pemberian bantuan perikanan kepada masyarakat melalui KUB yang ada di kedua Nagari tersebut diharapkan jadi motivasi bagi pelaku usaha perikanan di Nagari Tanjung Balik dan Tanjung Pauh untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat", tambah Bupati Safaruddin. Disamping itu, Bupati Safaruddin turut menginstruksikan kepada Dinas Perikanan untuk memberikan pendampingan khusus untuk kedua nagari tersebut sehingga menjadikan Nagari Tanjung Balik dan Nagari Tanjung Pauh jadi sentra olahan ikan di Limapuluh Kota.
Sementara itu, dalam rincian bantuan yang disalurkan, Kepala Dinas Perikanan Siswanto menjelaskan, bantuan sarpras penangkapan ikan ini tentu memaksimalkan potensi perikanan tangkap yang ada di Limapuluh Kota. "Potensi perikanan tangkap berupa wilayah perairan umum daratan (PUD) sebesar 3.789,25 Ha dan pemanfaatannya baru mencapai 579,88 Ha atau sekitar 15,30%, dengan bantuan ini para penangkap ikan dapat menjangkau daerah penangkapan ikan yang lebih jauh", jelas Siswanto. Disamping itu, Siswanto turut menjelaskan, pemberian bantuan ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemerintah daerah dalam upaya membangun Limapuluh Kota dari daerah pinggir. Seterusnya Ia berharap pemberian bantuan sarpras tersebut dapat membawa keberkahan bagi pembudidaya ikan yang ada di Nagari Tanjung Balik dan Tanjung Pauh serta menunjang visi misi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota di sektor Perikanan.
Setelah melaksanakan penyerahan bantuan sarpras, Bupati Safaruddin dan Ketua Forikan Nevi Safaruddin beserta sejumlah rombongan juga turut meninjau produksi hasil olahan ikan asap yang di Nagari Tanjung Balik. (Yon)
Payakumbuh,netralpost
Pengumuman pemenang lomba tersebut dilaksanakan saat sidang secara virtual lewat aplikasi Zoom bersama Kementerian PUPR RI, Kamis (25/8).
Kepala Dinas PUPR Muslim saat ditemui media di ruang kerjanya mengatakan pada penilaian di tingkat nasional ini, ada dua kali proses penilaian yang dilakukan, untuk tahap pertama administrasi dan ekspose di Kementerian PUPR pada bulan Juli 2022 lalu, KPS Batang Agam meraih nilai tertinggi. Untuk tahap kedua, adalah verifikasi dan kunjungan lapangan oleh tim penilai pada awal Agustus 2022 dan juga meraih nilai tertinggi.
"Alhamdulillah, hasil penilaian lomba ini merupakan evaluasi dari langkah ikhtiar kita dalam menjaga sungai bersama-sama dengan masyarakat. Kita berharap KPS Batang Agam dapat menjadikan ini motivasi agar komunitas lebih giat lagi di masa yang akan datang," kata Muslim didampingi Sekretaris Dinas Rajman dan Kabid PSDA Harlon.
Muslim menambahkan, untuk memaksimalkan potensi sungai dan memperhatikan kelestarian infrastruktur, Pemko Payakumbuh tak bisa bekerja tanpa peran serta masyarakat, maka dibentuklah Forum Masyarakat Peduli Sungai Batang Agam pada 21 November 2018 yang terdiri dari berbagai komunitas seperti radio stasiun, skatepark, arung jeram, panahan, hidroponik, merpati balap, reptil, dan bonsai kelapa.
"Komunitas ini diberikan pembinaan bersama-sama melalui tim pembina dari instansi terkait, mereka didorong dengan penguatan kelembagaan melalui penguatan status hukum, memiliki akta notaris, dan terdaftar ke Kemenkumham. Forum Komunitas Peduli Sungai Batang Agam adalah satu-satunya komunitas peduli sungai yang terdaftar di Kemenkumham," tegas Muslim.
"Akan tumbuh komunitas baru di dalam forum ini seperti perkutut, kreatifitas siswa sekolah, dan lain sebagainya," tambahnya.
Dipaparkan Muslim, dalam meningkatkan kompetensi komunitas, Pemko Payakumbuh melakukan pelatihan untuk berbagai komunitas dalam forum sesuai bidangnya, agar mereka terus dapat menjaga sungai, menumbuhkan rasa kepedulian, dan semangat menjaga sungai.
"Dampaknya meningkatkan peran serta masyarakat, terpelihara sungai dari pencemaran dan sampah, serta tumbuh kegiatan kepariwisataan dan ekonomi kreatif," tukuknya.
Muslim juga mengapresiasi kementerian PUPR yang telah mengabulkan impian Kota Payakumbuh untuk memiliki taman nan rancak di tepian Batang Agam dengan pekerjaan normalisasi sungai yang proses pembangunannya sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 lalu, hingga saat ini terus dilaksanakan saat ini.
Dihubungi terpisah, Wali Kota Riza Falepi turut menyampaikan rasa bangga dengan dedikasi rekan-rekan KPS atas waktu, tenaga, dan ide yang selama ini dicurahkan dalam membantu dan mendukung kegiatan-kegiatan pengelolaan Sumber Daya Air.
"Kolaborasi antar pihak dari hulu, tengah, hingga hilir dan pemberdayaan sungai sekaligus manajemen sampah adalah poin penting disini, ditambah di sungai Batang Agam ini sudah ada WTP sebagai salahsatu sumber air yang kita miliki," kata Riza.
Riza juga menyampaikan ucapan selamat dan berharap apa yang sudah ada ini dapat dijaga dan pakailah sesuai peruntukan. Terkait tata ruangnya Riza meminta agar menjaga sepanjang aliran sungai tidak asal bangun saja.
"Kepada semua pemangku kepentingan, mari bersama-sama kita menjaganya," ajak Riza yang masa jabatannya kurang dari 1 bulan lagi.
Sementara itu, Dirjen PSDA Hari Suprayogi pada saat kunjungan lapangan di awal Agustus lalu menyebut lomba ini merupakan bentuk apresiasi dan motivasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada komunitas masyarakat yang turut berperan aktif dalam penyelamatan sumber daya air di Indonesia melalui Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA).
"Dengan penguatan kelembagaan melalui pemilihan Komunitas Peduli Sungai diharapkan kedepannya semakin banyak partisipasi masyarakat dalam aksi penyelamatan air yang menjadi sumber kehidupan bagi kita semua," katanya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Dalam rangka menyempurnakan penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Kesehatan Sekolah, Tim dari Kementerian Kesehatan RI menyambangi dua sekolah sehat yang ada di Kota Payakumbuh yakni SDN 13 Aur Kuning Payakumbuh dan SMAN 1 Payakumbuh, Jumat (26/08/22).
SDN 13 Payakumbuh menjadi lokasi pertama yang didatangi. Hadir langsung memimpin Tim, Ketua Tim Hukum Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Danti Kamalia Sari, SH, MH dan turut didampingi oleh Tim Pembina UKS Provinsi Sumatera Barat.
Rombongan disambut oleh Wali Kota Payakumbuh yang diwakili oleh Kabag Kesra Irwan Suwandi. Turut menyambut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Yuniri Yunirman didampi Kepala Puskesmas Padang Karambia Irfan Firdaus, Camat Payakumbuh Selatan Agus Rubiono, Lurah Sawah Padang Aur Kuning Helmita, Kepala SDN 13 Payakumbuh Gusnizal, Tim Pembinan UKS Kota Payakumbuh dan Tim Pembina UKS Kecamatan serta tokoh masyarakat setempat.
"Kenapa kami ke Payakumbuh, karena Payakumbuh selama ini terkenal sukses mengelola sekolah sehat. Kami ingin belajar ke Payakumbuh terkait pengelolaan sekolah sehat. Hal ini untuk menambah dan memperkaya referensi dalam rangka penyusunan RPP tentang Kesehatan Sekolah," ujar Danti mengawali sambutan.
Dikatakan, RPP tentang Kesehatan Sekolah menjadi prioritas oleh Kementerian Kesehatan mengingat proses penyusunan yang sudah cukup lama.
"RPP ini sudah dirancang sejak 14 tahun lalu, akan tetapi tidak kunjung selesai. Oleh karena itu Bapak Menteri Kesehatan sangat serius untuk segera menuntaskan PP tentang Kesehatan Sekolah di tahun 2022 ini. Beliau perintahkan kami kesini untuk cari bahan guna menyempurnakan draf RPP," terang Danti.
Sementara, dalam sambutan Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Kabag Kesra Irwan Suwandi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan RI karena memilih Kota Payakumbuh sebagai salah satu tempat menggali bahan untuk penyempurnaan RPP tentang Kesehatan Sekolah.
"Sebuah kehormatan bagi kami dikunjungi oleh Tim Kemenkes RI, tentu kami siap berbagi pengalaman dan bahan terkait dengan pengelolaan sekolah sehat yang cukup banyak di Kota Payakumbuh," ucap Kabag Kesra Irwan Suwandi.
Disampaikan, terwujudnya sekolah sehat di sejumlah sekolah di Kota Payakumbuh tidak lepas dari kebersamaan seluruh komponen yang ada dan juga kemandirian serta inovasi yang dilahirkan oleh pihak sekolah.
"Sejumlah inovasi yang ada disekolah ini lahir, tumbuh dan dikembangkan pihak sekolah secara mandiri. Kami Tim Pembina UKS baik kota, kecamatan dan kelurahan tinggal mendukungan apa yang mereka butuhkan untuk mewujudkan inovasi-inovasi tersebut," ujar Sekretaris Tim Pembina UKS Kota Payakumbuh itu.
Ditambahkan, pihaknya berharap pembinaan UKS yang selama ini dilakukan diberbagai sekolah dapat membentuk prilaku dan budaya hidup sehat dikalangan warga sekolah.
"Yang paling penting bukan lomba UKS nya, tetapi diterapkannya perilku hidup bersih dan sehat oleh warga sekolah kemudian menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu tentu anak-anak kita akan sehat dan bisa terbebas dari penyakit," ujar mantan Camat Payakumbuh Timur ini.
Senada, Kepala SDN 13 Aur Kuning Payakumbuh, Gusnizal menyampaikan setidaknya ada tiga inovasi bidang UKS yang dilakukan di sekolahnya. Masing-masing EMAK SIGIMA (emak-anak sikat gigi bersama), MAK LURAH (Makan Telur di Sekolah) dan Badaga (Baca Dengan Alat Peraga).
"Sekolah kami ini kecil, tapi berkat kerja sama seluruh komponen baik guru, komite, orang tua siswa, sampai LPM, Lurah dan Pak Camat serta Tim Pembina UKS Kota dan kecamatan, Alhamdulillah semua bersinergi guna mewujudkan dambaan menjadi sekolah sehat tertinggi," ucap Gusnizal.
Usaha Kesehatan Sekolah sendiri adalah program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah. Melalui UKS, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang harmonis dan optimal, agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. (Yon)
Padang, netralpost.net --- Hj. Nevi Zuairina, seorang politikus Indonesia dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019–2024, dalam diskusi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) perkumpulan perusahaan Media Online Indonesia (MOI) Provinsi Sumatera Barat, di Rumah Makan Lamun Ombak, Pasar Usang, Jalan. Raya Padang – Bukittinggi, Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jum’at (26/8).
Diskusi yang dimoderatori Ketua DPW MOI Sumbar, Anul Zufri S.H, M.H ini membahas tentang peran wanita Minangkabau untuk menuju BA 1 (Gubernur Sumatera Barat-red).
Kata Hj. Nevi Zuairina yang lebih dikenal dengan Nevi Irwan Prayitno, sebenarnya dari dulu sampai sekarang eksistensi perempuan Minangkabau tidak hanya mencakup urusan rumah tangga, melainkan juga dihadapkan pada kehidupan bermasyarakat dan banyak berkiprah di kancah publik.
Kata istri dari Prof Irwan Prayitno, mantan Gubernur Sumbar dua periode (2010-2021) ini, perempuan Minangkabau memiliki peranan yang khusus dalam hukum adat maupun dalam suatu pemerintahan.
Bahkan saat ini kata Nevi, di kancah politik nasional, perempuan Minang mulai menunjukkan eksistensinya. Dari 14 anggota DPR RI asal Sumbar, 4 merupakan perempuan, dan salah satunya adalah Hj Nevi Zuairina.
Kemudian di DPD RI, dari 4 anggota asal Sumbar, 1 merupakan perempuan, yakni Hj Emma Yohana yang sudah 3 kali duduk sebagai anggota DPD RI.
Jadi kata perempuan kelahiran 20 September 1965 ini, tentang peran wanita Minangkabau untuk menuju BA 1 atau Gubernur Sumbar, peluangnya tentu tetap ada.
“Namun bila berbicara untuk calon gubernur tahun 2024, karena calon dari kalangan bapak-bapak banyak yang berkualitas, mungkin sebaiknya kaum perempuannya hanya sebagai calon wakil gubernur saja lah dulu,” kata Nevi sambil tersenyum.
Terkait dengan calon Gubernur Sumbar dari kalangan perempuan, kata Nevi, sebenarnya hal tersebut tergantung dari partai politik yang akan mengusungnya. Karena masing-masing partai politik tentu punya kalkulasi sendiri-sendiri.(*)
Kab. Solok, netralpost.net -- Bupati Solok diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan SDM Mulyadi Marcos, S.E, M,M dan Ketua TP - PKK diwakili Sekretaris TP PKK Kab Solok Retni Humaira, S.T pimpin kegiatan serah terima Camat Bukit Sundi sekaligus pelantikan dan serah terima jabatan Ketua TP - PKK Kec. Bukit Sundi, di Aula Kantor Camat Bukit Sundi, Jumat (26/08/2022).
Adapun sertijab camat yang dilakukan dari Camat lama Drs. H. N Efiyardi kepada Camat baru Vice Febrianeldi, S.STP, M,Si serta pelantikan dan serah terima Ketua TP-PKK Kecamatan Bukit Sundi dari Ny. Dorina Efiyardi kepada Ny. Dila Vice Febrianeldi.
Dalam Sambutannya, Mulyadi Marcos mengucapkan selamat kepada Camat yang baru Vice Febrianeldi dan mengucapkan terimakasih kepada camat yang lama Drs. H. N Efiyardi atas pengabdian dan sumbangsihnya selama menjadi Camat Bukit Sundi. Selain itu, beliau juga berharap camat yang baru agar cepat menyesuaikan diri dan segera menjalin kerjasama dengan semua unsur yang ada di Kecamatan Bukit Sundi.
Ditempat yang sama, Ketua TP - PKK yang diwakili Sekretaris TP - PKK Ny. Retni Humaira mengucapkan selamat kepada Ny. Dila Vice Febrianeldi yang telah dilantik sebagai Ketua TP - PKK Kec. Bukit Sundi yang baru. Ia berharap Ketua TP - PKK Kec. Bukit Sundi yang baru agar segera menyusun pengurusan dan rencana kerja kedepan yang bersinergi dengan program program Pemerintah Kabupaten Solok.
Tampak hadir, Kepala OPD Pemkab Solok, Forkopimcam Bukit Sundi, Pengurus TP-PKK, Wali Nagari Se- Kecamatan Bukit Sundi serta undangan lainya.(*)
Payakumbuh,netralpost--- Wali Kota Riza Falepi menyatakan sangat mendukung kehadiran kendaraan listrik atau elektrik vehicle di Kota Payakumbuh, selain untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan menghemat energi, juga menghemat pengeluaran biaya operasional, baik secara individu ataupun pengeluaran daerah dan negara.
"Kalau bisa kedepan untuk kendaraan dinas OPD, dicoba berangsur-angsur memakai kendaraan listrik, roda dua maupun roda empat," kata Riza saat menghadiri touring motor listrik keliling Kota Payakumbuh yang diselenggarakan oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh, Kamis (25/8).
Riza yang merupakan alumni Teknik Elektro ITB itu menambahkan, dengan maraknya menggunakan kendaraan listrik, maka populasi kendaraan listrik ini akan semakin banyak, dan tentunya akan mendorong investasi pembangunan infrastruktur pendukung kendaraan listrik seperti lokasi pengecasan kendaraan listrik di tempat umum makin banyak dan kian menjamur.
"Penggunaan mobil listrik diharapkan menjadi salah satu solusi atas isu pencemaran lingkungan yang disebabkan emisi karbon kendaraan yang menyebabkan pencemaran udara," kata Riza didampingi Kadisparpora Nofriwandi dan Kadis PUPR Muslim.
Riza Falepi sepertinya sangat tertarik dengan mobil listrik, Dia menyampaikan pemerintah daerah dapat mempelopori penggunaan mobil listrik di semua lini kegiatan transportasi, mendorong membuka kebijakan yang meransang, dan memotivasi masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik.
Dalam kegiatan Touring Motor Listrik sekaligus Launching Komunitas Motor Listrik "PayoBEC" itu, juga turut hadir Kepala UP3 Payakumbuh Wilma dan General Manager PLN Unit Unduk Wilayah Sumbar Toni Wahyu Wibowo, Kerua Kadin Kota Payakumbuh Asmel Arianto, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan undangan lainnya.
General Manager, PLN UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo mengatakan mobil dan motor listrik merupakan kendaraan masa depan. Efisiensi kendaraan listrik sangat baik daripada kendaraan berbahan bakar minyak yang ada saat ini.
“Mobil dan Motor listrik dinilai mampu menghemat energi hingga 80 persen dibandingkan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Motor listrik juga rendah emisi sehingga cenderung ramah lingkungan. Penggunaan motor listrik tentu sejalan dengan program pemerintah dan target dunia untuk mendukung Gerakan Net Zero Emission 2060,” jelasnya.
Motor listrik atau electric vehicle lainnya juga disebut kendaraan masa depan. Ini karena kendaraan listrik memiliki berbagai keunggulan dibandingkan kendaraan konvesional yang menjawab kebutuhan masyarakat. Efisiensi lainnya adalah dari segi biaya perawatan. Motor listrik diclaim minim biaya perawatan karena perangkat mesinnya yang minimalis dan tidak melakukan pembakaran bahan bakar.
‘’1 liter bensin bisa dipakai berjalan sejauh 56-60 km. Sementara motor listrik hanya membutuhkan 3,5 kWh untuk menembuh jarak yang sama. Jika harga kWh/Rp adalah Rp.1.447 maka 3,5 kWh adalah Rp.5.064,5, jauh lebih murah dibandingkan dengan 1 liter bensin Pertamax yang sekarang ada di harga Rp.12.750,-,’’ tambah Toni.
Bahkan, Pemerintah Sumbar sendiri mendukung percepatan transisi energi dan penggunaan kendaraan listrik diantaranya dengan menerbitkan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 671/453/EKTL/DESDM-2022 pada 17 Juni 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan Kompor Listrik Induksi di Sumatera Barat.
Untuk mengisi daya kendaraan listrik sendiri, saat ini baru ada di Kota Padang. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) itu kedepan akan ditambah di beberapa kota lainnya di Sumbar. (Yon)