Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 Payakumbuh,netralpost-


- Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Payakumbuh pantau harga kebutuhan pokoh yang berkontribusi terhadap inflasi daerah di Pasar Tradisional Ibuh, Selasa (11/10).


Bersama tim, Pj. Wako Rida Ananda memantau lima komoditi pokok utama yaitu cabe, bawang, beras, daging dan telur.


Untuk harga daging sapi berada di angka Rp 135.000 per kilogram, telur ayam Rp 24.800 per kilogramnya, cabe merah keriting Rp 60.000 per kilogramya, harga bawang merah Rp 35.000 per kilogramnya, sedangkan beras naik Rp 500 menjadi Rp 15.500 per kilogramnya.


Dari hasil tinjauannya itu, Pj. Wako Rida Ananda menyatakan, harga bahan pokok di Kota Payakumbuh sudah mulai stabil. Dimana sebelumnya, harga cabai dan bawang sempat mengalami kenaikan, kini telah stabil.


"Alhamdulillah, harga-harga sudah mulai turun. Pertama yang membuat inflasi paling tinggi itu cabai sama bawang, hari ini harganya mulai stabil" kata Rida Ananda usai sidak di Pasar Tradisional Ibuh.


Dia mengatakan, bahwa Pemko Payakumbuh intens melakukan monitoring ketersediaan bahan pokok. Sebab, jika bahan pokok mengalami kelangkaan, maka dapat berdampak pada kenaikan harga.


"Kita bersama dinas terkait selalu monitoring terus, untuk menjaga kestabilan harga pangan pokok ini," ujarnya.


Pj. Wako menyebut, dari pantauan dilapangan ada keluhan dari pedagang daging sapi terkait isu penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi. Sehingga daya beli masyarakat untuk daging sapi ini cenderung menurun.


"Kami mengimbau kepada masyarakat, bahwa mekanisme pemotongan hewan di Payakumbuh ini telah melalu proses pengecekan dan telah diuji terlebih dahulu. Sehingga daging sapi yang dijual dipasaran itu aman dan sehat untuk dikonsumsi," ucapnya.


Dia mengharapkan dari hasil tinjauan tersebut laju inflasi di Kota Payakumbuh tetap terkendali. “Harapan kita memang terkendali, tidak menaikkan inflasi dan harga kembali stabil. Sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat,” pungkasnya. (Yon)



Payakumbuh,netralpost— Bersama ketua cabang olahraga se-Kota Payakumbuh, Komisi B bidang ekonomi dan pembangunan DPRD Kota Payakumbuh gelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Payakumbuh, Senin (10/10).


Dengan menghadirkan ketua Komite Olahraga Nasional (KONI), ketua ISSI Kota Payakumbuh Yoserizal Teja, ketua Perserosi (sepatu roda) Bakhtarudin, ketua PBVSI Erizal, ketua Federasi Aerosport Indonesia Dodo Kurdi, ketua PBSI Firdaus, ketua Perbasi Ledo Putra, ketua PASI Zulfadjri, ketua Kodrat/Tarung Derajat Metropoli, ketua HAPKIDO M. Yusuf, ketua Askot PSSI Diki Engla, dan RDP dipimpin langsung ketua komisi B Yendri Bodra, SH, Dt. Parmato Alam dan didampingi anggota Suparman, S. Pd, Edward DF, S. Sos, dan Ismet Harius.


RDPU digelar oleh Komisi B DPRD Kota Payakumbuh untuk menggali informasi sejauh mana setiap cabang olahraga (cabor) yang ada telah menyiapkan atletnya dalam menghadapi pekan olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat tahun 2023.


Pada kesempatan itu, RDPU yang berlangsung untuk ketua cabor pada pukul 13.30 WIB dan dilanjutkan KONI pukul 15.30 WIB itu, Komisi B DPRD Kota Payakumbuh banyak menerima keluhan dan kendala yang dialami setiap dan masing-masing cabor yang terjadi dan masih berlangsung sampai saat ini. Diantaranya sarana dan prasarana bagi setiap cabor, pembinaan atlet yang lebih profesional, dan kepengurusan pengurus dari setiap cabor yang sudah selesai.


Selain itu, dijabarkan dalam menghadapi Porprov Sumatra Barat tahun 2023, KONI mengatakan bahwa hal tersebut memerlukan sejumlah anggaran yang proporsional dan memadai untuk operasional KONI maupun untuk 37 cabang olahraga.


“Untuk total cabor yang ada sebenarnya 47, akan tetapi yang aktif hanya ada sebanyak 37 cabor,” ungkap Tri Venindra perwakilan dari KONI Kota Payakumbuh.


Dalam kesempatan yang sama Ketua KONI Kota Payakumbuh juga menyampaikan RAB KONI Payakumbuh untuk TA 2022 kepada komisi B DPRD Kota Payakumbuh.


“Dana operasional KONI hanya sebanyak 100 juta. Dan untuk mendukung kekurangan dana operasikan tersebut, KONI juga telah menerima dana hibah dari Disparpora kota Payakumbuh sebanyak 300 juta, serta hibah lainnya sebanyak 500 juta,” beber Tri Venindra.


Menanggapi atas yang disampaikan ketua KONI Kota Payakumbuh yang diwakili Tri Venindra, ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam katakan jika untuk menghadapi Porprov tahun 2023, KONI akan menerima dana hibah sebanyak 3,5 Milyar yang dianggarkan dalam KUA-PPAS Kota Payakumbuh Tahun 2023.


“Dana hibah ini nanti tentunya akan digunakan oleh setiap cabor yang akan mengikuti Porprov tahun 2023,” ungkap Politisi partai Golkar itu.


Terkait anggaran dana binar tersebut, YB. Dt. Parmato Alam meminta untuk keseriusan KONI dalam mengalokasikan dana yang tersedia agar bersikap lebih maksimal.


“Dengan telah didapatkannya dana hibah ini, tolong persiapkan strategi yang matang yang telah dipersiapkan oleh KONI untuk menghadapi Porprov 2023 nanti. Dan juga KONI harus berada dan hadir bagi semua cabor, bukan hanya serius pada salah satu cabor saja,” pintanya.


Senada dengan ketua komisi B itu, Edward DF sampaikan dengan dana yang ada nantinya KONI harus professional dalam menyalurkan dana yang telah dianggarkan oleh Pemko Payakumbuh.


“Agar dapat berjalan dengan maksimal, maka kita Prioritaskan terlebih dahulu untuk cabor-cabor yang memiliki potensi membawa harum nama kota Payakumbuh,” ujar Edward.


Dan atas penyampaian dari ketua dan anggota komisi B DPRD Kota Payakumbuh itu, Tri Venindra mengungkapkan jika dana pembinaan yang diberikan ke KONI saat ini belumlah mencukupi untuk mengakomodir dana kegiatan KONI Kota Payakumbuh.


“Jika dihitung lagi, kebutuhan dana untuk KONI menghadapi Proprov 2023 sekitar 5 Milyar. Dan dana itu bukan hanya untuk pembinaan atlet dan persiapan Porprov saja,” ungkap Tri Venindra.


Guna mendukung dan meningkatkan kualitas dari setiap cabor yang ada, KONI saat ini telah mengaktifkan kembali olahraga pada tingkat kecamatan. Serta juga kembali memberdayakan pengurus pada bidang di KONI, hal ini guna persiapan untuk Porprov 2023 yang lebih maksimal,” tukasnya.


Setelah mendengarkan atas penyampaian dari setiap masing-masing ketua cabor dan terutama dari KONI Kota Payakumbuh, Komisi B DPRD Kota Payakumbuh akan memberikan dukungan untuk KONI menghadapi Porprov Sumatra Barat tahun 2023.(Yon)

 


Payakumbuh,netralpost--Seorang guru honorer di TK Islam Tarbiyah Talang Kota Payakumbuh yang telah mengabdi selama 20 tahun yang bernama Osi dikenal sebagai guru yang paling rajin disekolahnya mendapat Bantuan Rehab Rumah melalui seleksi Unit Pengelola  Zakat Dinas pendidikan Kota Payakumbuh,yang dilaksanakan Kamis  (29/9/2022).

Buk Osi panggilan akrabnya, lahir tahun 1972 tinggal di Kelurahan Talang, Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh ini sudah lama sekali bercita-cita untuk bisa mempunyai tempat berteduh sendiri bersama suami dan ketiga anaknya yang masih menempuh pendidikan usia sekolah. Suaminya, Pak Muliadir merupakan seorang petani penggarap. Anak pertamanya bernama Muhammad Syauqi Rabbani merupakan murid di SMKN 4 Payakumbuh, anak keduanya bernama Muhammad Habbil Dwi Putra juga bersekolah di tempat yang sama dan anak ketiganya bernama Muhammad Rangga Tri Arga yang masih menempuh pendidikan di SDN 45 Payakumbuh. Selama ini mereka menumpang tinggal di rumah dari kakak suami buk osi.

Betempat  di Aula Ngalau Indah Lantai III Senin, 10 Oktober 2022 merupakan hari penyerahan bantuan dari Baznas Kota Payakumbuh, dimana pada hari itu Baznas Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menyerahkan bantuan dengan 3 kategori yaitu bantuan untuk rehab rumah sebesar Rp. 25.000.000,- untuk 1 orang, bantuan untuk mahasiswa binaan Rp.4.000.000,- masing-masing untuk 2 orang dan bantuan untuk usaha binaan Rp.4.000.000,- masing-masing untuk 5 orang dan pada hari Senin, 31 Oktober 2022 telah dilaksanakan proses pemancangan yang merupakan pertanda dimulainya pekerjaan rehab rumah disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril, S.Pd.M.Pd bersama TIM UPZ Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril, S.Pd.M.Pd memberikan arahan kepada para penerima untuk dapat menggunakan bantuan tersebut dengan tepat, dimana nantinya tim UPZ Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan terus memantau penggunaan dana bantuan tersebut oleh para penerima lengkap dengan bukti-bukti kwitansi untuk apa saja dana bantuan tersebut digunakan. Beliau berharap bantuan seperti ini akan terus berkelanjutan dan dana bantuan yang digelontorkan akan semakin besar dan tentunya tepat guna dan tepat sasaran. Beliau juga menyampaikan harapannya agar rehab rumah Buk Osi dapat dibantu oleh keluarga, tetangga dan masyarakat sekitar Kelurahan Talang yang mempunyai kemampuan untuk dapat berpartisipasi misalnya dengan menyumbang 1 sak semen atau 1 helai atap sehingga rumah ini bisa layak untuk ditempati oleh keluarga Buk Osi bersama suami dan anak-anaknya untuk memperbaiki kualitas hidup dan masa depan anak- anak keluarga Baik Osi. (Yon)



Payakumbuh,netralpost-- Fraksi Partai Golkar menyampaikan pemandangan umum dalam rapat paripurna penyampaian pemandamgan umum fraksi terhadap Rancangan Peratuean Daerah (Ranperda) APBD Tahun 2023 di kantor DPRD setempat, Senin (10/10).


Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Hamdi Agus bersama Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan dihadiri Anggota DPRD lainnya serta perangkat daerah Pemerintah Kota Payakumbuh.


Juru bicara fraksi Golkar YB. Dt. Parmato Alam menyampaikan 7 poin penting kepada Pemerintah Kota Payakumbuh.


1. Dalam mengatasi meningkatnya angka inflasi daerah, Sumatera Barat merupakan inflasi tertinggi no. 2 se-Indonesia Fraksi Partai GOLKAR mendorong agar pemerintah mengoptimalkan pemberdayaan potensi ekonomi daerah terutama di sektor-sektor kunci peningkatan perekonomian daerah seperti Peningkatan IKM, UMKM, Koperasi dan pertanian yang menjadi motor penggerak atau uratnadi perekonomian kota maka bersama ini Fraksi Golkar mendorong dan meminta kepada pemerintah kota untuk lebih meningkatkan pembinaan dan perhatian maksimal terhadap kemajuan IKM, UMKM, koperasi dan pertanian tersebut. 


2. Peningkatan perekonomian yang tangguh , unggul, berdaya saing dan berkeadilan dengan berbasis ekonomi kerakyatan. 


3. Fraksi Golkar mendorong dalam meningkatkan belanja konsumsi dan meningkatkan daya beli masyarakat dan juga menekan laju Inflasi Daerah salah satu hal yang kami harapkan kepada kepala daerah agar mengembalikan gaji tenaga harian lepas (THL) sesuai dengan upah minimum Provinsi yang sebelumnya diturunkan 600.000 per orang. Dan tunjangan kinerja ASN yang dipotong selama ini lebih kurang 13% agar dapat dikembalikan keposisi semula. 


3. Fraksi Golkar dalam upaya meningkatkan sektor dalambidang pertanian mendorong Pemerintah Daerah agar mengoptimalkan kembali pembuatan pupuk organik kepada masyarakat tani melalui kelompok-kelompok tani yang ada di samping mengatasi kelangkaan pupuk non organik dan mengatasi ketergantungan terhadap pupuk buatan. 


4. Fraksi Partai Golkar pada hakikatnya sangat mendukung masyarakat Payakumbuh untuk dapat mengeluarkan zakatnya selaku umat Islam sesuai dengan ketentuan Hukum Islam tentang Zakat. Dan terkhusus bagi ASN Pemerintah Kota Payakumbuh ini kita lakukan dalam usaha membantu masyarakat kita yang ekonominya kurang beruntung atau kurang memadai namun demikian sesuai dengan Pandangan Umum Fraksi Partai GOLKAR yang terdahulu tentang Zakat maka jawaban Pemerintah Daerah terhadap Pandangan Umum Fraksi Partai GOLKAR sesuai dengan QS At Taubah Ayat 60 yang Poin pentingnya Bagi orang yang sedang dalam berhutang tidak wajib mengeluarkan Zakat dan lebih cenderung dia adalah orang yang berhak menerima Zakat dari Aspirasi yang berkembang di tengah ASN Kota Payakumbuh sesuai dengan edaran Walikota sebelumnya pada umumnya banyak yang menyampaikan keluhannya karena mereka merasa belum wajib membayar Zakat sesuai dengan kondisinya masingmasing, berkenaan dengan hal tersebut Fraksi Partai GOLKAR meminta agar meninjau ulang kembali kebijakan tersebut yang paling penting tidak bertentangan dengan ketentuan Hukum Agama Islam karena menyangkut kehidupan Dunia dan Akhirat dan Fraksi Partai GOLKAR meminta agar menghormati kebebasan Masyarakat dalam beribadah dan mengutamakan keikhlasan karena hakikat beribadah itu adalah keikhalasan. 


5. Pemberian dana hibah terhadap organisasi-organisasi, ormas, orsos untuk lebih selektif lagi karena menurut hemat fraksi golkar masih banyak yang lebih prioritas dan harus dipenuhi. 


6. Fraksi partai golkar memintak pemerintah daerah agar  Meninjau kembali sektor- sektor PAD yang masih bisa di tingkatkan dan bisa kita maksimalkan. 


7. Fraksi Partai GOLKAR mendorong dan mendukung agar Pemerintah Kota mengalokasikan kembali anggaran dana Kelurahan dalam upaya kita bersama untuk percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pada APBD Tahun 2023. (Yon)



Payakumbuh,netralpost-- Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan menyampaikan kritik dan saran dalam rapat paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun 2023 di kantor DPRD setempat, Senin (10/10).


Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Hamdi Agus bersama Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan dihadiri Anggota DPRD lainnya serta perangkat daerah Pemerintah Kota Payakumbuh.


Juru Bicara Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan Syafrizal menyampaikan 6 poin penting kepada Pemerintah Kota Payakumbuh.


1. Ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh, yang telah menyusun Ranperda APBD Kota Payakumbuh Tahun 2023 dengan sepenuh hati, serta menyampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2023 tepat waktu. Kita berharap kiranya, proses pembahasan dapat berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Badan Musyawarah DPRD Kota Payakumbuh.


2. Dengan adanya peyesuaian dana Transfer ke Daerah, Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan meminta Pemerintahan Kota Payakumbuh untuk bekerja lebih keras, bersungguh-sungguh dan memegang komitmen yang kuat dalam perencanaan dan pelaksanaan APBD, sehingga azas manfaat dari APBD akan semakin efektif, efisien dan berperan dalam pencapaian upaya untuk memakmurkan masyarakat Kota Payakumbuh yang tengah berusaha untuk menjauh dari dampak inflasi dan pengaruh ekonomi global, selaras dan kongruen dengan Rencana Pembangunan Daerah.


3. Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan meminta Pemerintahan Kota Payakumbuh untuk lebih memperioritaskan peningkatan ekonomi dan pemulihan ekonomi masyarakat di tengah memburuknya ekonomi global dan pengaruh inflasi. 


4. Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan meminta Pemko Payakumbuh, untuk kembali mengkaji potensi PAD dengan langkah Uji Petik secara berkala, untuk menutupi beberapa devisit anggaran. Kami yakin dan percaya bahwa, potensi PAD Payakumbuh masih bisa ditingkatkan minimal 5% lagi. Mohon penjelasan.


5. Kami sepakat kiranya kita sama-sama mematuhi dan merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (PMDN) Nomor 84 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2023.


6. Terakhir kami meminta kepada Pemko Payakumbuh untuk meng-kaji ulang Anggaran Dana Hibah Tahun 2023 yang direncanakan untuk Organisasi-Organisasi di Kota Payakumbuh, mungkin saja Jumlah Penerima dan Besaran Anggaran yang akan diterima perlu kita rasionalkan dalam pembahasan nantiknya. Mohon Tanggapan & Penjelasan. (Yon)


Payakumbuh,netralpost--- Fraksi Partai Demokrat menyampaikan pemandangan umum dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun 2023 di kantor DPRD setempat, Senin (10/10).


Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Hamdi Agus bersama Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan dihadiri Anggota DPRD lainnya serta perangkat daerah Pemerintah Kota Payakumbuh.


Juru Bicara Fraksi Demokrat Fahlevi Mazni menyampaikan 6 poin penting kepada pemerintah Kota Payakumbuh.


1. Menanggapi nota penyampaian Walikota terkait target yang akan kita capai melalui APBD tahun 2023 antara lain pertumbuhan ekonomi 4,36%, tingkat pengangguran terbuka 6,05%, Tingkat kemiskinan 5,52%, Indeks pembangunan manusia 79,96 an indeks gini 0,277 Fraksi Partai Demokrat mohon penjelasan terkait kondisi kekinian terhadap 5 item di atas dan juga rata rata secara Provinsi Sumatera Barat.


2. Fraksi Partai demokrat berpandangan APBD 2023 yang merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah diharapkan menjadi mata rantai APBD-APBD tahun sebelumnya dan juga menjadi pondasi untuk kerangka pembanguan tahun berikutnya yang pada hakekatnya adalah meningkatkan ketahanan masyarakat, menjamin infrastruktur dan tata ruang yang ramah lingkungan, pemerataan perekonomian, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta sistem birokrasi yang melayani.


3. Kegiatan koperasi dan UKM sebagai salah satu pilar sistem ekonomi kita, dan untuk Kota Payakumbuh Fraksi Partai demokrat melihat KUKM ini harus terus didorong dan difasilitasi lebih maksimal, tertutama dari porsi APBD 2023 yang tertuang dalam program kegiatan di OPD terkait  untuk membantu memulihkan kehidupan ekonomi masyarakat. Jajaran aparatur pemerintah lebih aktif lagi untuk mendatangi dan mendata KUKM, membantu proses perizinan dan sertifikasi usaha, permodalan, pembinaan usaha, serta promosi dan publikasi produk melalui berbagai event pameran atau eksibisi dengan harapan barang dan jasa produk lokal diharapkan mampu meningkatkan konsumsi masyarakat, yang dalam skala lebih luas lagi diharapkan bisa meredam inflasi akibat kenaikan BBM dan ancaman resesi global.


4. Fraksi Partai Demokrat mendorong APBD tahun 2023 harus dapat mengakomodir pembelanjaan terhadap produk-produk UMKM lokal secara optimal, baik berupa barang maupun jasa, dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Upaya ini juga dalam rangka memulihkan dan meningkatkan kegiatan KUKM, memperluas lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, serta mengurangi angka kemiskinan.


5. Terkait dengan Perwako Retribusi Pelayanan kesehatan yang sudah cukup lama yakni sejak tahun 2015, Fraksi Partai Demokrat berpandangan perlu kita lakukan evaluasi atau bila perlu diganti, karena:

-Menyesuaikan kepada Perda Pajak dan Retribusi yang baru. Jenis dan tarif yang sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi kekinian.

-Agar dapat menampung seluruh jenis pelayanan, karena kenyataannya saat ini terdapat beberapa dokter khususnya dokter spesialis yang jenis pelayanannya tidak ada dalam Perwako tersebut. Hal ini tentu akan berakibat kurang baik dari segini administrasi maupun hukum.


6. Fraksi Partai Demokrat mengajak semua pihak untuk bersikap bijak dalam menyikapi kenaikan BBM, agar Kota Payakumbuh tetap kondusif dan masyarakat bisa tetap produktif. Mudah-mudahan suasana yang aman dan damai membuat kita pulih lebih cepat dan bisa bangkit lebih kuat. (Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Fraksi Partai Gerindra menyampaikan pemandangan umum dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun 2023 di kantor DPRD setempat, Senin (10/10).


Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Hamdi Agus bersama Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan dihadiri Anggota DPRD lainnya serta perangkat daerah Pemerintah Kota Payakumbuh.


Juru Bicara Fraksi Gerindra Aprizal menyampaikan masukan dan saran kepada Pemerintah Kota Payakumbuh.


1. Dalam rangka pencapaian Program Prioritas Pembangunan Kota Payakumbuh tahun 2023, RAPBD tahun 2023 hendaklah memperhatikan pelaksanaan program prioritas dan dapat menyesuaikan pendapatan dan penerimaan pembiayaan secara proporsional.


2. Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh sangat sepakat dengan tema Pembangunan Kota Payakumbuh dalam RPD / Rencana Pembangunan Daerah adalah percepatan pemulihan ekonomi dan sosial budata serta reformasi struktur untuk pertumbuhan berkelanjutan karena tema ini sangat menyentuh lansung pada masyarakat kita dan berdampak pada SDM baik masyarakat maupun pemerintahan di Kota Payakumbuh. Kita yakin dan percaya, DPRD khususnya Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh sepakat bersamaPemko untuk mewujudkan demi kesejahteraan masyarakat Payakumbuh dan Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh berharap program dan kegiatan syarat akan tema tersebut. Mohon menjadi perhatian! 


3. Karena dengan adanya penurunan pada pendapatan daerah, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh berharap alokasi anggaran untuk masing – masing SKPD akan dapat digunakan secara tepat, efisien dan berhasil guna demi Kota Payakumbuh.


Berikut ini kami sampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian utama Fraksi Partai Gerindra pada beberapa OPD Kota Payakumbuh, yaitu :


Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh memandang perlu adanya kerjasama lintas sektor / lintas OPD, beberapa diantaranya Dinas Sosial, Dinas Nakerin, DP3A P2KB, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perkim, Disduk dan Capil agar punya data yang sama atau minimalnya data sinkron dari hulu ke hilir, ketika status masyarakat sudah meningkat dan rasanya tidak perlu dibantu lagi dapat segera kita keluarkan hingga meningkatlah taraf hidup / status ekonomi masyarakat tersebut. Namun sebelum itu, program dan kegiatan beberapa OPD tersebut perlu disinkronkan contohnya bantuan ke individu / kelompok masyarakat jangan sampai tumpang tindih begitupun dengan pembinaannya.


Dinas Pertanian

Jika dilihat dalam Nota Keuangan APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2023, Dinas Pertanian mendapatkan anggaran dengan plafon sebesar Rp. 18,9 milyar. Setelah memperhatikan dan mencermati pekerjaan di bidang pertanian, Kota Payakumbuh lebih 60%. Maka kami dari Fraksi Partai Gerindra Kota Payakumbuh menyarankan penambahan anggaran untuk Dinas Pertanian dalam pemulihan ekonomi secara makro di Kota Payakumbuh terutama untuk :

-Pemasaran produk pertanian dengan aktifkan TA ( Terminal Agrobisnis ) dan STA ( Sub Terminal Agrobisnis ).

-Permodalan dibidang pertanian dengan mengaktifkan KopTan ( Koperasi Pertanian ) dan L-KMA ( Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis ).

-Meningkatkan produktivitas petani untuk budidaya pertanian dengan cara memberikan bantuan dan subsidi secara langsung kepada petani.


Dinas Kesehatan

Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh melihat kalaun penganggaran untuk Dinas Kesehatan di Kota Payakumbuh sangat besar dengan plafon sebesar Rp. 154,9 milyar, apakah sudah berbanding lurus dengan azaz manfaat, pendapatan dan pelayanan? Untuk itu kami Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh meminta untuk melakukan perencanaan dan kajian ulang. Mohon Penjelasan!


Terkait pengangkatan PPPK, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh memandang perlu dibuatkan aturan khusus untuk mengakomodir tenaga kesehatan dan profesi lainnya yang tidak bisa diangkat melalui aturan pusat, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh mendorong Pemko untuk segera membuat payung hukum maik melalui Perda atau minimal melalui Perkasa / Perwako karena di Permendagri 79 th 2018 tentang BLUD masih membuka ruang, BLUD bisa angkat pejabat pengelola dan pegawai baik ASN maupun PPPK. Mohon diPertimbangkan!


Dinas Sosial

Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh menyadari sangat banyak dan komplit tugas Dinas Sosial seperti adanya bantuan BLT BBM yang sekarang ini lagi berjalan sesuai pemberitahuan dari Kemensos RI karena dengan adanya kenaikan BBM yang berpengaruh besar pada masyarakat umum namun masih banyak masyarakat yang seharusnya berhak mendapatkan bantuan tersebut tapi tidak juga mendapatkannya sedangkan yang kita ketahui kalau bantuan tersebut berhak didapatkan oleh masyarakat yang masuk kedalam data DTKS seperti himbauan Kemensos RI. Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh ingin mengetahui kenapa hal ini bisa terjadi seperti ini? Karena masih banyak masyarakat yang menyampaikan keluhannya langsung pada DPRD daripada pada RT dan Lurah. Mohon Penjelasan!


Perlu kita fokuskan pada OPD Nakerin dan Dinas Koperasi dan UKM untuk dapat kiranya memberikan bantuan usaha / permodalan ada masyarakat agar masyarakat dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan tetap melakukan pembinaan dan tidak dilepaskan begitu saja, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh menyarankan agar usulan tersebut dapat dipertimbangkan.



DPM – PTSP

Plafon sebesar 5,1 milyar, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh menilai OPD tersebut sangat urgent posisinya selama ini baik dalam promosi Kota Payakumbuh maupun untuk banyak layanan lainnya, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh sangat apresiasi, namun kita melihat anggaran sangat minim di DPM-PTSP tersebut, mengingat peran utamanya dalam meningkatkan iklim investasi di Kota Payakumbuh mencari investor untuk berinvestasi d Kota Payakumbuh. Mempelopori OPD lainnya untuk mempromosikan Kota Payakumbuh kedepan. Kita bersaran untuk dinaikkan anggaran dengan menambah program kegiatan untuk meningkatkan iklim investasi. Mohon Tanggapan!


4. Dan perlunya penataan dan pengarahan untuk mushalla-mushalla yang telah ada TPA/TPSA agar lebih jelas lagi masalah honor guru gajinya demi kesejahteraan guru ngaji dan kelancaran program mengajarnya.


5. Seperti yang kita ketahui kalau plafon dana hibah untuk tahun 2023 ini sangat besar, kami Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh meminta agar untuk disisir lagi, OPD – OPD apa saja yang menerima dana hibah tersebut dan digunakan untuk apa saja? Mohon Penjelasan! (Yon)



Payakumbuh,netralpost-- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera menyampaikan pemandangan umum dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun 2023 di kantor DPRD setempat, Senin (10/10).


Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Hamdi Agus bersama Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan dihadiri Anggota DPRD lainnya serta perangkat daerah Pemerintah Kota Payakumbuh.


Juru Bicara Heri Iswandi Dt. Rajo Muntiko Alam menyampaikan masukan atau rekomendasi yang didasarkan pada delapan arah pembangunan nasional kepada Pemerintah Kota Payakumbuh.


1. Percepatan penghapusan kemiskinan Esktrim.

Masalah kemiskinan ini merupakan suatu masalah yang harus ditangani dengan serius dan cepat,karena hal ini menyangkut kepada masalah asasi manusia yaitunya keberlangsungan hidup seseorang.Tentu banyak faktor kondisi kemiskinan ini terjadi,oleh karena itu perlu di cari akar permasalahannya serta solusinya agar kemiskinan ini bisa di hilangkan atau setidaknya dikurangi. Beberapa hal yang bisa dilakukan ;

-Mengeluarkan kebijakan pemerintah yang senantiasa pro rakyat. Banyak kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah akan berefek kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu sekiranya setiap kebijakan yang di keluarkan pemerintah baik di tingkat pusat,provinsi maupun daerah berpihak pada masyarakat terutama masyarakat yang rentan ekonominya. Seperti perlunya kebijakan meninjau ulang kenaikan harga BBM bersubsidi, kebijakan untuk mengamankan harga sembako, kebijakan support produk lokal dan dalam negeri, mebijakan pengamanan ketersediaan kebutuhan pupuk subsidi petani, dll.


-Sinergisitas antara pemerintah dan masyarakat serta pihak swasta  dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat.


-Memberikan alokasi dana dari APBD yang memadai kepada dinas terkait,seperti dinas sosial, dinas koperasi dan UMKM, DP3AP2KB, dll. Agar dinas-dinas terkait ini dapat melakukan kegiatannya dengan maksimal. 



2. Peningkatan kualitas SDM kesehatan dan pendidikan.

Pandemi Covid -19 yang kita rasakan bersama kemarin ini,menjadi pelajaran dan pengalaman bagi kita bersama.Bahwasanya SDM di nakes dan tenaga pendidikan harus senantiasa siap menghadapi tantangan dan perkembangan serta perubahan zaman. Oleh karena itu peningkatan SDM di bidang kesehatan dan bidang pendidikan menjadi salah satu prioritas kita kedepannya. Agar SDM yang tersedia memiliki kemampuan dan kapasitas dalam menjalankan profesinya.


3. Mendorong pemulihan dunia usaha.

Iklim usaha yang kondusif dan sehat akan mendorong pemulihan dunia usaha. Oleh karena itu pembinaan dan dukungan serta fasilitas yang diberi kan pemerintah merupakan bentuk partisipasi penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Agar tingkat ekonomi masyarakat makin tumbuh di Kota Payakumbuh. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


- Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Aisyah di Kelurahan Koto Baru Payobasung, Senin (10/10).


Rida mengatakan untuk mengendalikan angka inflasi ini, KWT diharapkan bisa berperan aktif untuk mengajak dan memberi pendampingan kepada masyarakat disekitarnya.


"Kita harapkan KWT bisa menjadi pionir dalam pengendalian inflasi di Payakumbuh, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat," kata Pj. Wako Rida Ananda.


Dia menyebut sebenarnya harga kebutuhan pokok bisa dikendalikan. Dengan cara masyarakat bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga secara mandiri.


"Caranya ya dengan menanam tanaman pangan di rumah, terutama cabe dan bawang yang saat ini berkontribusi terhadap inflasi," ucapnya.



"Makanya kami meminta KWT ikut aktif mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong untuk menanam komoditi ini. Harapan kami kalau bisa jangan di 1 tempat saja, tapi juga ada lahan-lahan lain yang dikelola anggota KWT bersama masyarakat sekitarnya, sehingga menjadi sumber penghasilan atau pendapatan ekonomi ibu-ibu," tukuknya.


Pj. Wako Rida Ananda juga mengatakan, pemerintah akan selalu memberikan dukungan kepada masyarakat untuk pengendalian inflasi di Payakumbuh. Sehingga harga kebutuhan pokok kembali stabil di pasaran.


"Nanti kalau ada kendala, kita (pemerintah-red) akan berikan pembinaan melalui dinas terkait. Dengan harapan harga kebutuhan kembali normal," pungkasnya.


Dikesempatan itu Pj. Wako Rida Ananda juga bekunjung ke rumah warga disekitar dan terkesan melihat semangat masyarakat Koto Baru Payobasung memanfaatkan pekarangan rumah menanam kebutuhan hariannya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Payakumbuh Opetnawati, Kadis Ketahanan Pangan Edvidel Arda, Camat Payakumbuh Timur Hepi, Kabid Kehumasan Diskominfo, Lurah se-Kecamatan Payakumbuh Timur serta anggota KWT Aisyah.kelurahan koto baru payobasuang. (Yon)

 


Limapuluh Kota,netralpost--Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga merupakan Anggota  DPRD Limapuluh Kota Marsanova Andesra SH.MH terus membuktikan komitmennya dalam mendukung Program Pemulihan Ekonomi Masyarakat. Kepedulian itu dibuktikan dengan pemberian bantuan 8 ekor sapi samental sehat kepada Kelompok Ternak Sepakat Jorong Balai Rupi Nagari Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Senin (9/10/2022)

Dalam penyampaiannya kepada media, 8 ekor sapi sehat siap dikembangbiakan tersebut diberikan Marsanova Andesra yang akrab Dipanggil Andes merupakan Pokir dan diserahkan langsung ke kelompok ternak Sepakat yang diterima  Usman Ketua Kelompok yang didampingi Kepala Dinas Peternakan Limapuluh kota Devi Kusmiati,Wali Nagari Yon Dirvel ,yang bertujuan agar bisa dikembang  biakan dan menjadi penopang ekonomi bagi masyarakat,ujarnya

Ketua Kelompok Ternak Sepakat Usman mengucapkan terima Kasih Kepada Andes yang telah memberikan bantuan untuk kelompok kami,maupun kelompok yang lain,Mudah-mudahan sapi ini bisa kami kembang biakan sebagai peningkatan ekonomi

Dan juga Usman menambahkan Marsanova Andesra merupakan Anggota dewan yang memikirkan rakyat, dalam misi nya menjadi sebagai seorang wakil Rakyat,dan kami siap mempertahankan Andes sebagai wakil kami di DPRD dan juga Wakil Rakyat yang dekat dengan masyarakat,"ujar Usman

Kami sebagai masyarakat Balai Rupi Simalonggang akan berusaha mempertahan Andes sebagai Anggota DPRD Limapuluh Kota dan bisa mewakili kami duduk kembali di DPRD,karena beliau seorang Anggota Dewan yang banyak memikirkan rakyat,dan program nya selalu  membantu Warga dalam upaya pencapaian Ekonomi yang Mapan,Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih Pada Andes dan kami punya komitmen siap Mempertahan salah satu wakil kami di DPRD,"Kata Usman yang didampingi anggota Kelompok Ternak Sepakat

Sementara itu Devi Kusmiati Kepala Dinas Peternakan Limapuluh Kota Aplus kami terhadap Pak Andes sebagai Wakil Rakyat,karena ini merupakan Bantuan terbesar bagi masyarakat dan Kelompok, Kami dari dinas siap mengawasi pemberian pokir untuk kelompok Ternak tersebut,dan juga Siap untuk memberikan arahan membimbing  bagai mana menjadi peternak yang sukses kedepannya,dan untuk pengembangan biakan nya juga ,"ujar Devi (Yon)



Pekanbaru,netralpost-- Kabupaten Limapuluh Kota terus bergerak maju. Lebih setahun belakangan program unggulan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota di sektor sumber daya manusia, interkoneksi infrastruktur antar wilayah, kepariwisataan, serta pertanian, dikebut pelaksanaannya. Di sisi lain, kekuatan perantau Limapuluh Kota, termasuk yang berdomisili di Provinsi Riau, merupakan salah faktor kunci untuk mengakselerasi pembangunan di daerah asal.


Demikian benang merah sambutan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo setelah menyaksikan prosesi Pelantikan Kepengurusan Ikatan Keluarga Kabupaten Limapuluh Kota dan Payakumbuh 'Gonjong Limo' Provinsi Riau periode 2022-2027. Pelantikan itu dilakukan oleh Gubernur Riau Syamsur berlangsung di Auditorium Ash-Shofa, Pekanbaru pada Minggu (09/10/2022). Kepengurusan itu resmi dinahkodai Zahirman Zabir yang akan  menahkodai ‘Gonjong Limo’ Riau sampai tahun 202. Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri  Gubernur Riau Syamsuar, pejabat Pemprov Riau dan Kota Pekanbaru, tokoh-tokoh perantau diantaranya Prof. Kurnia Ilahi, Riva Yendi, Suhardi, Roswandi, Irwanto serta tak kurang 600 perantau Limapuluh Kota/ Payakumbuh seantero Provinsi Riau. 


Bagai menyampaikan “Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)” serta tak menyia-nyiakan momentum, di depan Gubenur Syamsuar dan Perantau Limapuluh Kota Bupati Safaruddin merinci perwujudan visi dan misi daerah selama tak kurang 20 bulan memimpin Kabupaten Limapuluh Kota. Terlebih kawasan Provinsi Riau merupakan salah daerah daerah tujuan utama perantau Limapuluh Kota. Sensus 2010 menunjukkan 40,96 % dari warga Kota Pekanbaru beretnis Minang, yang didominasi warga Kabupateh Limapuluh Kota dan Kabupaten Pariaman.


Menurut Bupati Safaruddin percepatan pembangunan terus dikebut demi kesejahteraan masyarakat Limapuluh Kota. "Sejumlah upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat telah dilaksanakan di berbagai sektor, seperti meningkatkan SDM dengan mewujudkan kurikulum Muatan Lokal Tahfidz Qur'an bagi pelajar, Pengembangan Kawasan IKK melalui Proses pelebaran Jalan Negara Sarilamak, Pembangunan RTH di tahun 2022, Pemindahan Rumah Dinas Bupati, pembangunan Islamic Center, Pembangunan rintisan Rumah Sakit Daerah di tahun 2023," jelas Bupati Safaruddin. Lebih lanjut Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota juga menargetkan pengembangan tanaman jagung seluas 20.000 hektar, pemanfaatan 1000 hektar lahan perikanan, serta Peningkatan populasi sapi 100.000 ekor dan kambing 1 juta ekor. Selanjutnya terkait infrastruktur, Bupati Safaruddin mengatakan tahun 2022 dilaksanakan perbaikan jalan menuju Monumen Bela Negara di Koto Tinggi serta dan di sejumlah perbatasan Limapuluh Kota, seperti Ruas Jalan Taram-Payobasuang dan Jalan Sungai Beringin. "Peningkatan Pariwisata turut menjadi perhatian kami, tahun ini melalui perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas umum di Kawasan Geopark Lembah Harau," tambahnya. 


Untuk itu, Bupati Safaruddin  yang didampingi Asisten Administrasi Umum A. Zuhdi Perama Putra, Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Limapuluh Kota kembali menegaskan komitmennya visi Limapuluh Kota, mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat, dan Berbudaya berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Karenanya Bupati Safaruddin berharap,”Mensukseskan visi daerah yang akan diwujudkan melalui sejumlah progul itu, kami minta dukungan penuh seluruh elemen masyarakat serta warga Limapuluh Kota di Provinsi Riau.” Disamping itu, Bupati Safaruddin berharap, peran para perantu untuk mengedukasi masyarakat untuk mensukseskan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Limapuluh Kota yang nantinya dapat mendukung kelancaran distribusi barang antara kedua daerah.


Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus baru Gonjong Limo Provinsi Riau. "Saya Gubernur Riau resmi melantik saudara pengurus Gonjong Limo Provinsi Riau, semoga Allah meridhoi usaha kita semua. Mari kita bersama-sama membangun daerah," ujarnya. Kemudian disebutkannya, momentum pelantikan ini sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah dan pengurus, sehingga bisa bersama untuk memajukan Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) khususnya Kabupaten Lima Puluh Kota. Lebih lanjut, Syamsuar menerangkan, Provinsi Riau dan Sumbar merupakan dua provinsi yang tidak dapat dipisahkan. Selain berbatasan, pergerakan masyarakatnya yang saling keterkaitan satu dan lainnya. Kemudian Ia mengisahkan, jika berkunjung ke Sumbar, akan selalu melihat ada plat nomor kendaraan Riau yang melintas di Sumbar begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu sebutnya, ia mengajak organisasi Gonjong Limo Provinsi Riau untuk saling bahu membahu membangun daerah. Sehingga diharapkan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kita membutuhkan dukungan semua pihak dalam membangun daerah, semoga organisasi ini semakin maju kedepannya," tutupnya. (Yon)


Payakumbuh,netralpost


--- Wali Kota Rida Ananda membuka dan memberikan arahan pada Pelatihan Tematik Pekarangan Pangan Lestari di Kantor Bukik Sibaluik, Senin (10/10).


Kegiatan ini digelar guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) penerima dana DAK non Fisik tahun 2022 melalui dinas  Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh dengan nama kegiatan pekarangan pangan lestari ( P2L ).


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Edvidel Arda mengatakan kegiatan ini digelar bagi 4 KWT Penumbuhan dan 7 KWT pengembangan. Masing masing KWT penerima dana mendapatkan pelatihan selama 2 hari dan hari ini giliran KWT Lumbuang Rasaki Kelurahan Padang Tinggi Piliang Kecamatan Payakumbuh Barat.


"Kita mengundang narasumber berkompeten, penyuluh, dan perangkat kelurahan. Kegiatan ini digelar hingga akhir Oktober 2022," kata Edvidel didampingi Mirawati Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketapang.


Sementara itu, Wali Kota Rida Ananda menyampaikan apresiasi kepada anggota KWT yang lansia, di usia senjanya masih aktif berkegiatan, semoga dinilai ibadah oleh Allah SWT.


"Terima kasih kepada ibu-ibu yang terus mendukung program pemerintah, sekarang kita sedang menghadapi inflasi, dan ujung tombaknya pengendaliannya adalah ibu-ibu," kata Rida.


Rida menyebut harga kebutuhan pokok sebenarnya bisa dikendalikan dengan memenuhi kebutuhan rumah tangga secara mandiri, jalannya dengan menanam tanaman pangan di rumah, terutama cabe dan bawang yang saat ini berkontribusi terhadap inflasi.


"Kota Payakumbuh saat ini nomor 2 tertinggi angka inflasinya di Sumatera Barat. Kami meminta kepada KWT agar ikut mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan lahan kosong untuk menanam cabe dan bawang. Harapan kami kalau bisa jangan di 1 tempat saja, tapi juga ada lahan-lahan lain yang dikelola anggota KWT bersama masyarakat sekitarnya, dapat berkembang," kata Rida.


Rida berharap selepas diberi pembekalan, KWT dapat menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat, pihaknya juga meminta kepala dinas untuk dapat mengembangkan KWT-KWT lainnya, saat ini baru ada beberapa, kalau bisa kedepan semua KWT di tiap kelurahan yang dibantu.


"Ikuti kegiatan dengan serius dan ambil ilmu dari narasumber sehingga bermanfaat untuk dapat diimplementasikan. Kita bangun ketahanan pangan, tahan terpaan inflasi. Nantinya kita arahkan KWT untuk dapat memproduksi tanaman obat-obatan, sehingga menjadi sumber penghasilan atau pendapatan ekonomi ibu-ibu," tukuknya.


Senada, narasumber dari Asosiasi Petani Bawang dan Cabe Kota Payakumbuh Joni Safasni mengatakan kondisi inflasi membuat ekonomi tak stabil, tak hanya rumah tangga saja, dirinya sebagai pelaku pertanian juga.


"Kita berharap kebijakan pemda untuk mendukung keberhasilan KWT seperti kegiatan ini," kata Joni.


Ditambahkannya, meski hasil panen KWT tak sebesar panen petani yang berlahan besar, sekurang-kurangnya ada keberhasilan KWT untuk mengurangi biaya kebutuhan rumah tangga. Mengurangi dampak ekonomi dari kenaikan harga kebutuhan pokok, karena kebutuhannya sudah ada di pekarangan.


"Sisanya kembali kepada KWT, setelah diberikan ilmu apakah dapat berkontribusi terhadap pengendalian inflasi dengan menanam sayuran di pekarangan. Harapan kita dari hasilnya yang banyak dapat menjadi olahan turunan, tidak hanya memproduksi tanaman pangan segar saja," pungkasnya. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.