Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas polda lampung Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar DPW RATU PRABU SUMBAR Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak Jambi jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Koni kota solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PC IPPNU PADANG PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satgas PKH Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Padang, netralpost ---- Sebanyak 497 orang siswa-siswi SMPN 8 Padang memperoleh Kartu Identitas Anak bersama Bank Nagari (KIRANA), yang diserahkan langsung oleh Walikota Padang, Hendri Septa, Senin (14/11/2022).

Penyerahan dilakukan Wako saat melakukan kunjungan ke SMPN 8 Padang, pada kegiatan sehari berkantor di kecamatan, yang kali ini mengunjungi Kecamatan Padang Timur.

Wako menjelaskan, KIRANA merupakan kartu identitas bagi pelajar yang belum memiliki KTP, gunanya untuk memudahkan dalam mendata siswa, serta memudahkan siswa dalam berbagai urusan, yang terkait dokumen kependudukan.

"KIRANA ini juga sekaligus mengedukasi dan mengkampanyekan gerakan menabung bagi para pelajar," ujar Wako.

Wako juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi SMP 8 Padang untuk giat belajar, serta menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang Teddy Antonius mengatakan KIRANA merupakan program Disdukcapil yang bekerjasama dengan Bank Nagari.

"Jadi setiap anak kita terbitkan KIA (Kartu Identitas Anak), kemudian setiap anak yang telah kita terbitkan KIA nya juga mendapatkan buku tabungan dan tercatat sebagai nasabah Bank Nagari," ujar Teddy.

Teddy menjelaskan, untuk Provinsi Sumatera Barat, total KIRANA yang diterbitkan berjumlah 10 ribu, sementara untuk Disdukacapil Kota Padang mendapat kuota sebesar 1600 KIRANA. (*).


 


Payakumbuh,netralpost--Membanggakan, itu kata yang pantas di terima bagi pemerintah kota Payakumbuh. Bagaimana tidak, dari 12 sekolah yang terpilih Peraih Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Sumatera Barat, 4 sekolah diantaranya diraih oleh sekolah di Kota Payakumbuh yakni SDN 58 Payakumbuh, SDN 03 Payakumbuh, SMPN 1 Payakumbuh dan SMPN 8 Payakumbuh. Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Sumatera Barat diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy pada hari Selasa tanggal 15 November 2022 di Hotel Santika Padang.

Penilaian program sekolah adiwiyata telah dilaksanakan bulan Maret s.d Agustus tahun 2022 oleh Tim penilai independen yang ditunjuk oleh Gubernur Sumatera Barat.

Program sekolah adiwiyata merupakan salah satu program nasional Kementrian Lingkungan Hidup bagi sekolah dalam rangka mendorong dan terciptanya pengetahuan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup terutama mendidik generasi muda agar peduli terhadap lingkungan hidup. Secara internasional disebut juga dengan Green School.

Plh. Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Drs. Danil Defo,M.Si menyampaikan rasa syukur yang luar biasa serta menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Barat terkhususnya Dinas Lingkungan Hidup Propinsi yang telah memberikan penilaian secara objektif bagi sekolah. Pemerintah Kota Payakumbuh sangat mengapresasi yang tinggi atas prestasi diraih oleh sekolah. Harapan kedepannya dapat semakin menambah semangat seluruh warga sekolah untuk lebih meningkatkan pengelolaan dalam pengelolaan sampah. Kota Payakumbuh akan selalu berkomitmen bagaimana pengelolaan sampah ini dikelola dengan baik sesuai arahan Wakil Gubernur Sumatera Barat bahwa satuan pendidikan diharapkan memiliki bank sampah yang berfungsi mengelola sampah yang dihasilkan sekolah untuk dijadikan sumber pendapatan bagi warga belajar.

Tavril Samry, S.Pd selaku Kabid Dikdas berterima kasih kepada sekolah-sekolah penerima penghargaan yang telah berbenah diri dalam melakukan pengelolaan terhadap lingkungan. Kabid Dikdas berharap kepada sekolah penerima agar lebih meningkatkan serta mengembangan aspek-aspek dalam pengelolaan lingkungan menjadi contoh terhadap lingkungan contohnya dalam pengelolaan,pemilahan sampah, kedepan dapat meningkatkan prestasi ke tingkat nasional

SMPN 1 Payakumbuh sebagai salah satu penerima sekolah adiwiyata propinsi Sumbar yang diKepalai, Drs.Defi Marlitra, M.Pd merasa bersyukur menerima karena sudah lama merindukan penghargaan ini tercapai, berbagai kekurangan sarana penunjang dalam lingkungan seperti kurangnya WC bila dibanding dengan jumlah siswa ditakutkan menjadi kendala kondisi yang dialami oleh warga SMPN 1 akan mengurangi dalam penilaian tetapi pada akhirnya tidak menghalangi untuk SMPN 1 terpilih sebagai penerima sekolah adiwiyata karena penilaian aspek lainnya tinggi. SMPN 1 Payakumbuh akan lebih meningkatkan dalam pengelolaan lingkungan ini sehingga prestasi sebagai sekolah adiwiyata ke tingkat nasional dapat diraih.

Susi Afrita, S. Pd Kepala SDN 58 Payakumbuh juga sekolah terpilih menyampaikan terima kasih kepada pihak – pihak terkait di Kota Payakumbuh yang telah mendukung program pengelolaan bidang lingkungan dari SDN 58 Payakumbuh dan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh membina sekolah.

“Dilihat dari kondisi sekolah yang berada disekitar batang agam tentunya program SDN 58 berdampak besar bagi kota. Program yang harus dijalankan untuk mengantisipasi sampah di sekolah. Kami warga sekolah telah melakukan pemilahan sampah organik, plastik dan berbahaya dengan pengontrolan. Hasil pemilahan juga ternyata dapat menghasilkan nilai ekonomi yang kami jadikan untuk kelanjutan program ini seperti keperluan pupuk, bibit dsb”. Berbagai program diharuskan melakukan ini sebagai kebiasaan bagi siswa dan warga sekolah lain contohnya membuang sampah pada botol-botol bekas yang kemudian menjadi hiasan bagi taman sekolah. Sampah plastik yang dibuang pada botol bekas juga dapat dimanfaatkan di rakit menjadi keterampilan ekobrik, sampah ternyata juga dapat menambah nilai ekonomi sekolah untuk pengembangan dan peningkatan program ini menuju tingkat nasional nantinya”, tambah Susi Afrita.

Kepala SDN 58 berharap, semoga kedepannya program sekolah akan selalu disupport pihak-pihak terkait melalui pembiasaan, sekolah akan mengajak stake holder untuk menjalin kerjasama memanfaatkan sampah. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost – Menyongsong Peringatan Hari Bela Negara ke-74, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar rapat persiapan yang dipimpin oleh Kepala Badan Kesbangpol, Joni Amir di Aula Badan Kesbangpol pada Selasa (15/11/2022). Turut hadir Sekretaris BPBD Efli Zein, Kepala Disperdagkop UKM Ayu Mitria, Camat Gunuang Omeh Muhammad Rifki, dan perwakilan Perangkat Daerah lainnya. 


Kaban Kesbangpol, Joni Amir mengatakan bahwa sesuai dengan amanat Gubernur Mahyeldi peringatan Hari Bela Negara ke – 74 diperkaya dengan kegiatan yang dapat mengangkat PDRI sebagai sejarah penting bagi masyarakat Sumbar. Oleh sebab itu, peringatan akan dilaksanakan di masing – masing Kabupaten/Kota yang menjadi sejarah PDRI seperti Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi. “Rapat ini bertujuan untuk mengangkat PDRI sebagai bagian penting sejarah NKRI melalui sosialisasi informasi kepada masyarakat Sumbar,” tuturnya. 


Sementara itu, peringatan HBN di Kabupaten Limapuluh Kota akan diisi dengan rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh Perangkat Daerah provinsi seperti Tour de PDRI, pawai sepeda ontel, napak tilas, kemah, lomba puisi tema PDRI, malam resepsi makan bajamba, pasar murah, penyuluhan rumah ramah bencana, dan rangkaian kegiatan lainnya. “Ada banyak hal dalam persiapan yang perlu dicermati bersama mengenai peringatan HBN ini, untuk itu diharapkan setiap Perangkat Daerah terkait sesuai tupoksinya dapat berkoordinasi dengan Perangkat Daerah provinsi agar suksesnya acara ini,” ulas Kaban Kesbangpol Joni Amir. 


Pada kesempatan yang sama, Camat Gunuang Omeh, Muhammad Rifki meminta partisipasi aktif dari Perangkat Daerah untuk bekerja sama selama kegiatan berlangsung nantinya. “Kami di kecamatan sangat terbatas untuk mendampingi seluruh kegiatan, untuk itu kami berharap masing – masing Perangkat Daerah dapat berpartisipasi aktif dalam mendampingi Perangkat Daerah provinsi sesuai tupoksi masing – masing demi lancarnya acara,”ujarnya. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost-


- Terus bergerak entaskan stunting di daerahnya, Pj. Wali Kota Payakumbuh rapat bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula Randang Balai Kota Payakumbuh, Selasa (15/11).


Pj. Wako Rida Ananda meminta keseriusan untuk menyatukan persepsi dalam penanganan stunting. Sebab, dalam hal ini sangat dibutuhkan komitmen yang kuat, kerja keras, tekad yang bulat dari pemerintah, swasta dan seluruh elemen masyarakat.


"Jadi TPPS harus terus memantau perkembangan anak-anak yang berpotensi stunting ini. Kalau bisa setiap minggu itu ada laporanya. Kita bisa lihat bagaimana perkembangannya," kata Pj. Wako Rida Ananda.


Rida berharap, pengentasan stunting ini bisa segera terselesaikan. Semua pihak harus berkolaborasi dan bekerja dengan serius. Jangan lupa data dan pantau terus.


"Saya mohon, jumlah kasus kita kan sedikit, jadi tolonglah bekerja dengan sungguh-sungguh, data masyarakat kita ini dengan benar, buatkan laporan perminggunya, bagaimana progresnya, itu yang saya ingin tahu. Apakah usaha kita itu membuahkan hasil atau tidak," jelasnya.


“Saya berharap semua stakeholder yang ada bisa mengeroyok dari segala lini untuk pencegahan stunting ini, jangan sampai menjadi bencana kemanusiaan nantinya,” tukuknya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Wawan Sofianto menyebut, berdasarkan data, dari 47 kelurahan dan 5 kecamatan di Kota Payakumbuh ada 497 balita stunting di Payakumbuh.


"Untuk balita dengan status gizi pendek ada 397 anak dan dengan status gizi sangat pendek itu ada 100 orang," terangnya.


"Berdasarkan arahan Pak Wali tadi, ini harus menjadi perhatian kita bersama," pungkasnya. (Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda sedang gencar-gencarnya memimpin perang melawan stunting dengan telah langsung turun kelapangan memberikan bantuan sebagai orang tua asuh serta mengajak seluruh warga dan aparatur Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh untuk mencegah dan penanganan stunting di dekat tempat tinggalnya masing-masing sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. 


Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda saat diwawancara media, Selasa (15/11), mengajak masyarakat untuk mencegah stunting, diantaranya dengan pemenuhan gizi yang berimbang, berprilaku hidup bersih dan sehat, hindari pernikahan usia muda, serta ikut mengedukasi masyarakat lainya tentang dampak stunting. 


‘’Untuk itu peran masyarakat serta aparatur dalam mengkampanyekan stunting ini sangat penting, agar kita bersama-sama dapat menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat lainnya untuk mencegah stunting di daerahnya masing-masing," ungkapnya. 


Rida juga menjelaskan, persoalan masalah gizi memang perlu langkah cepat dan tepat. Stakeholder terkait harus segera bertindak. Sebagai aparatur pemerintah terdekat, Lurah serta Kepala Puskesmas harus memantau perkembangan dan melaporkan ke pihak terkait persoalan gizi tersebut. 


"Selain itu, Lurah serta Kepala Puskesmas juga harus mengedukasi warganya yang mengalami masalah gizi tersebut. Masalah gizi ini akan menjadi ancaman bagi generasi penerus kita nanti," ujarnya. 


Menindaklanjuti hal terebut, 3 Pilar Kelurahan Napar yang terdiri dari Lurah, Babinsa, dan Bhabinkantibmas didampingi Bidan Pembina Wilayah, Kader Stanting/Posyandu, Ketua RT 01/RW 01 saling bersinergi menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan sembako susu, makanan tambahan balita, dan keperluan balita lainnya kepada anak stunting, Selasa (15/11).


Bantuan ini diberikan merupakan hasil inovasi yang digagas oleh Camat Payakumbuh Utara Jhonny Parlin yaitu "Limosin" (lima ribu setiap senin). Yang mana setiap setelah apel gabungan pada hari Senin seluruh ASN di Kecamatan Payakumbuh Utara mengumpulkan sedekah sebanyak Rp. 5000 per orang dan uang yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan-Kelurahan dalam Kecamatan Payakumbuh Utara secara bergiliran. 


Lurah Napar Alrinaldi didampingi Bidan pembina wilayah menjelaskan bahwa di Kelurahan Napar telah dilakukan pemeriksaan pada balita melalui posyandu dan tidak ditemukan kasus anak stanting, hanya ada 1 anak yang perkembanganya kurang maksimal yang bisa dikategorikan stantit, itupun karena ada penyakit bawaan yaitu Cebreal Palcy (lumpuh otak). 


"Sebagai bentuk perhatian kepedulian maka kami bersama-sama memberikan bantuan pada salah satu anak warga kami bernama Inayah umur 3,5 tahun, anak dari pasangan Aidil dan Melani yang beralamat di RT 01/RW 01 Kelurahan Napar," kata Lurah.


Lurah yang dikenal inovatif itu juga berharap kedepan ada juga hendaknya pihak-pihak lain baik warga Kelurahan Napar ataupun warga Kota Payakumbuh yang mengulurkan bantuan kepada warganya ini sehingga beban terhadap keluarga mereka bisa sedikit lebih berkurang mengigat orang tua dari Inayah juga termasuk kurang mampu yang berkerja sebagai petani/berladang dan mengingat Inayah masih perlu biaya untuk perawatan serta terapi rutin secara berkelanjutan. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost -- Lokakarya dengan tema Integrated Area Development Harau-Taram Terintegrasi dan Adaptif (IAD-HATTA) dinilai sangat tepat dengan sejumlah pertimbangan, diantaranya, Harau dan Taram merupakan episentrum pariwisata alam yang sudah dikenal di Kabupaten Lima Puluh Kota, Selain itu, pemakaian nama HATTA merupakan salah satu tokoh Proklamator yang dikenal secara nasional, dan Ketiga, di Kecamatan Harau sudah ada sejumlah Nagari maupun Kelompok Perhutanan Sosial yang telah dibentuk. Untuk itu, pengembangan wilayah tersebut harus terintegrasi dan terpadu melalui pola IAD pada lokasi Perhutanan Sosial. Demikian pokok pikiran yang disampaikan Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo ketika membuka secara resmi Lokakarya Penyusunan Masterplan Integrated Area Development (IAD) Wilayah Harau-Taram (IAD Hatta) di Hotel Mangkuto, Senin (14/11/2022). Diselenggarakan selama tiga hari (14-16 November), Pembukaan Lokakarya tersebut turut dihadiri oleh Direktur Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial KLHK Syafda Roswandi, Kasubdit Kehutanan Dirjen Bangda Kemendagri Dyah Sih Irawati, Asdep Pengelolaan produk Kehutanan dan Jasa Lingkungan Kemenko Marves Ike Rachmawati, Project Leader SSF (Stengthening Social Forestry) Project Dede Rohadi, Sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sumbar dan Limapuluh Kota, Pimpinan BUMD dan Perwakilan BUMN serta Wali Nagari se Kecamatan Harau.

Di bagian lain sambutannya, Bupati Safaruddin mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang telah menginisiasi acara lokakarya ini. "Kami nilai Lokakarya IAD-HATTA  sangat penting dan strategis guna menjawab tantangan pembangunan daerah kedepan khususnya menyukseskan Program Perhutanan Sosial di Kabupaten Lima Puluh Kota," ungkap Bupati Safaruddin. Kemudian dikatakannya, Sebagian besar dari lokasi wisata di Lima Puluh Kota berada disekitar dan di dalam kawasan hutan. Sejalan dengan program Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota tentang Pengembangan Sektor Pariwisata maka pada Nagari dan Kelompok Perhutanan Sosial tersebut terdapat potensi wisata alam yang perlu dikembangkan. Tidak hanya itu lanjut Bupati Safaruddin, Melalui konsep IAD, Pemerintah dapat menyusun perencanaan yang lebih jelas, terukur dan implementatif dengan melibatkan semua pihak, sehingga melalui penyusunan masterplan IAD diharapkan dapat mendorong areal pengembangan yang tidak hanya pariwisata tetapi juga sektor pertanian, peternakan, perikanan dan lain-lain sehingga Lokasi IAD bisa menjadi pusat pertumbuhan terpadu dan menjadi nagari pusat pembangunan.  "Untuk itu, OPD harus besinergi dengan pihak provinsi maupun Pemerintah Pusat dan Kepada Camat dan Wali Nagari kami dorong untuk mensosialisasikan Perhutanan Sosial kepada masyarakat ditingkat tapak, dengan harapan, rancangan pembangunan betul-betul terarah dan terencana," tandas Bupati Safaruddin. 

Sementara itu, Direktur Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial KLHK, Syafda Roswandi menjelaskan, program IAD perhutananan sosial merupakan program strategis nasional yang bukan hanya menjadi tanggung jawab KLHK, tetapi tanggung jawab bersama Kementerian/Lembaga/ Pemerintah Daerah dan seluruh pihak terkait lainnya terutama setelah pemberian persetujuan akses legal kepada masyarakat. Selanjutnya, Syafda  mengatakan, Kegiatan pasca persetujuan perlu mendapatkan perhatian berupa pengembangan usaha perhutanan sosial melalui program pembangunan yang terintegrasi dan kalaboratif. "Melalui IAD,  dibutuhkan kerjasama lintas sektor dan harus menjadi salah satu agenda utama pembangunan bagi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota," ucap Syafda. Kemudian Ia berharap, inisiasi IAD Perhutanan Sosial yang diselenggarakan di Limapuluh Kota dapat memetakan potensi kehutanan di Limapuluh Kota yang diawali di Wilayah Harau dan Taram serta terwujudnya hasil maksimal yang dapat membanggakan semua pihak. Tidak hanya itu Syafda juga mengharapkan terwujudnya IAD HATTA dapat menciptakan masyarakat yang dapat menggarap hutan secara legal dan dapat melestarikan hutan. (Yon)

Li


mapuluh Kota,netralpost -Kabupaten Lima Puluh Kota ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan Istri Kepala Daerah (ISKADA) Provinsi/Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat pada bulan Desember mendatang.Tak hanya menjadi tuan rumah tapi pertemuan ISKADA menjadi ajang penting untuk mempromosikan keunggulan Kabupaten Lima Puluh Kota. Oleh karena itu, seluruh pengurus TP-PKK, DWP, GOW dan perangkat daerah diharapkan dapat berkontribusi dan berkerjasama demi suksesnya acara. Hal ini disampaikan Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin dalam rapat persiapan pada Senin (14/11/2022) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Lima Puluh Kota, Labuh Basilang.


Selain itu, Nevi Safaruddin juga berharap program Mahkota Berlian (Lima Puluh Kota Bersih Lingkungan) dapat dihadirkan dalam pertemuan nantinya. "Hal ini bisa kita tunjukkan dari kebersihan dan keindahan lokasi di tempat acara," ujar Nevi.


"Pertemuan ISKADA akan dilaksanakan pada minggu pertama Desember di Kantor Bupati Lima Puluh Kota," ujar Nevi Safaruddin. Estimasi jumlah tamu yang hadir lebih dari 600 orang yang terdiri dari TP-PKK, BKOW/GOW, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kab/Kota se Sumatera Barat, personil pendukung dan tamu Kabupaten/Kota/Provinsi lainnya. (Yon)



Payakumbuh,netralpost ---- Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda meminta para insan kesehatan untuk memanfaatkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2022 sebagai momentum untuk meningkatkan pelayanan serta menurunkan angka stunting dan mengurangi gizi buruk.


“Masalah stunting dan gizi buruk harus menjadi perhatian insan kesehatan. Pemerintah Kota Payakumbuh akan mendukung dengan kebijakan-kebijakan dalam rangka mengurangi stunting,” kata Rida saat diwawancara media usai Upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) di halaman kantor wali kota, Senin  (14/11).


Mengingat angka stunting di Kota Payakumbuh saat ini mencapai 472 orang anak. Menurut Rida, pemerintah wajib berupaya menekan hingga tersisa 1 digit saja, kalau bisa tuntas, atau zero stunting.


"Kasus stunting erat kaitannya dengan gizi buruk, sehingga harus ditekan dengan optimal. Kami terus mendorong kinerja pelayanan seluruh tenaga kesehatan di daerah. Baik dokter, perawat, bidan maupun seluruh staf Dinas Kesehatan. Saya meyakini, kinerja pelayanan yang optimal, tidak hanya akan menghasilkan karya yang optimal pula dalam mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik," ungkapnya.


Namun, kata Rida, pihaknya juga perlu menargetkan agar kasus stunting baru tidak lagi ditemukan, ataupun tidak naik turun. Untuk itu penanganan lintas sektorpun dilakukan, sebab stunting erat kaitannya dengan upaya pengentasan kemiskinan.


"Apalagi penurunan angka kemiskinan ekstrem dapat beriringan dengan penurunan kasus stunting. Maka kerja bersama dan komitmen yang kuat, menjadi tugas utama dalam upaya menekan stunting dari ratusan menjadi zero," ujarnya.


Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Wawan Sofianto mengungkapkan, peringatan HKN ini bukan hanya seremoni, namun menjadi pemicu bagi pemerintah untuk mengemas program bersama dengan lintas sektor terkait.


“Saatnya memperkuat dan meningkatkan kolaborasi, baik di dinas kesehatan, antar dinas, antar puskesmas, maupun dengan lintas sektor, bahkan dengan Forkopimda,” katanya.


Dengan tema Bangkit Indonesia ku, Sehat Negeri ku, akan menjadi semangat bagi masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh wilayah.


Ia berharap kolaborasi elemen masyarakat bersama pemerintah, dapat meningkatkan derajat kesehatan penduduk.


“Tantangan kita ke depan sangat besar. Masalah-masalah kesehatan akan terus ada. Ini membutuhkan kesadaram masyarakat yang tinggi dalam perilaku hidup sehat, untuk mencegah segala bentuk penyakit,” tambahnya.


Pencanangan HKN di Kota Payakumbuh diawali dengan senam bersama, jalan sehat, penyerahan alat kesehatan, bantuan kepada anak stunting dan ibu hamil, serta berbagai lomba olahraga, pemeriksaan kesehatan massal, pelayanan KB dan edukasi kesehatan di sekolah. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


- Pj. Wali Kota Payakumbuh resmikan Jembatan Kemuning yang merupakan penghubung antara Kelurahan Koto Tangah dan Kelurahan Payolansek, Senin (14/11).


Sebelumnya, jembatan yang sudah berumur lebih dari 30 tahun itu, karena banyak struktur yang sudah mulai rusak serta sempit dengan lebar hanya 4 meter, maka Pemko Payakumbuh melakukan pembangunan ulang dan pelebaran jembatan.


"Alhamdulillah, sekarang masyarakat kita sudah bisa menikmati jembatan yang lebih bagus. Karena tugas kami sebagai abdi negara itu membahagiakan dan memberi kenyamanan untuk masyarakat," kata Pj. Wako Rida Ananda.


Rida juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas kelancaran pembangunan jembatan, semoga bisa bermanfaat dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pemulihan ekonomi. Karena jembatan ini merupakan penghubung antara dua kelurahan.


"Dengan kelancaran transportasi ini, harapan kita tentu ekonomi masyarakat kita bisa kembali bangkit," ucapnya.


Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim menyebut total anggaran untuk Pembangunan Jembatan Kemuning adalah Rp 523.990.000 dengan waktu pengerjaan selama lima bulan.


"Sesuai jadwal, sehatusnya jembatan ini selesai 23 November ini. Namun berkat dukungan dari masyarakat sekitar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan siap lebih cepat dari target," ucap Muslim.


Dia juga mengatakan ada beberapa kelebihan dari pembangunan jembatan ini, sehingga pembungannya bisa lebih murah dibandingkan jenis jembatan komposit maupun girder.


"Untuk jembatan ini kita gunakan jenis box culvert. Dan biayanya hanya sekitar 2/3 (70 persen) dibandingkan jenis lainnya," terangnya.


"Untuk bentang jembatan ini 9,5 meter dan diperlebar dari 4 meter menjadi 6 meter. Untuk keamanan sebelum diremikan kita telah melakukan pemeriksaan labor dulu demi kenyamanan masyarakat berlalu lintas," pungkasnya. (Yon)

 

Payakumbuh,netralpost--Musyawarah guru mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (MGMP PJOK) Kota Payakumbuh menerima kunjungan dari MGMP PJOK Kota Padang beserta rombongan sebanyak 57 orang guru pada tanggal 13 November 2022 di Payakumbuh Bugar, Padang Kaduduak.adapun pun tujuan kunjungan MGMP


PJOK Padang dalam rangka menjalin silaturahmi dan sharing antar guru-guru mata pelajaran

Kunjungan tersebut bertujuan membangun sharing antar guru-guru mata pelajaran PJOK tingkat SMP antar Kota Payakumbuh dengan Kota Padang dalam mengimplementasikan materi mata pelajaran PJOK pada kurikulum merdeka yang baru-baru ini telah dilaksanakan berbagai daerah baik di Kota Payakumbuh maupun Kota Padang, bagaimana memotivasi siswa dalam meningkatkan prestasi non akademik bidang olahraga serta melakukan berbagai pertandingan persahabatan cabang olahraga seperti badminton, bola basket, futsal.

Kunjungan yang dilakukan oleh MGMP PJOK Padang diketuai Edward,M.Pd disambut langsung Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Tavril Samry,S.Pd , Kabid PTK Dinas Pendidikan Fiqih Rahmat Sy,S.Kom, Ketua MGMP PJOK Kota Payakumbuh Ivan Dermawan,S.Pd, Amir,S.Pd (kepala SMPN 7 Payakumbuh).

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan pertandingan persahaban yakni badminton dimenangkan oleh Kota Padang dengan 3-2, ,untuk futsal dimenangkan Kota Payakumbuh dengan skor 5-4, bola basket dimenangkan kota Padang dengan skor 60--40

Ketua MGMP PJOK Padang Edward,M.Pd sangat mengapresiasi pemerintah kota Payakumbuh dalam menyediakan sarana prasaran penunjang olahraga seperti lapangan olahraga bagi marsyarakat. Edward menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh beserta jajaran yang telah menyambut dengan hangat serta melakukan olahraga bersama dengan rombongan MGMP PJOK Padang.

Kabid PTK Dinas Pendidikan Fiqih Rahmat, Sy,S.Kom menyampaikan terima kasih kota Payakumbuh telah dikunjungi oleh MGMP PJOK olahraga. dengan adanya pertandingan persahabatan dapat menjalin silaturahmi bagi kedua daerah

kabid Dikdas berterima kasih telah mengunjungi Kota Payakumbuh dan memotivasi guru-guru olahraga agar berinovasi melalui pmbelajaran pada kurikulum merdeka. dengan adanya sharing dan pertukaran bagi guru-guru PJOK berharap agar kedepannya pembelajaran olahraga meningkatkan minat belajar siswa yang tinggi sehingga prestasi olahraga dapat ditingkatkan (Yon)


Sumatera Barat, netralpost --- Pada hari Minggu lalu (13/11), masyarakat perantau Tanah Datar se - Jabodetabek, melakukan Silaturahmi Akbar yang amat memBAHAGIAkan.

Acara itu, tidak hanya sebagai bentuk "malapeh taragak" bagi sesama warga perantau Tanah Datar semata, tetapi juga menjadi kegiatan yang terlihat sangat memiliki perspektif yang futuristik. 

Tidak saja karena dihadiri oleh perantau nagari-nagari yang ada di Tanah Datar, tapi juga diikuti hampir keseluruhan perwakilan persatuan warga perantau sumatera barat dari kabupaten lainnya. Kemudian pemerintahan kabupaten tanah datar, juga menghadirkan hampir keseluruhan perangkat daerahnya.

Ini menunjukkan telah menguatnya antusiasme warga tentang arti penting kerukunan dan persatuan. Dimana perantau sudah sangat merasakan sekali bahwa ketika kita dapat hidup rukun dengan sesama warga yg merantau di tanah Jawa, apalagi semangat persatuan itu sendiri. Dengan adanya persatuan perantau, maka ada banyak hal yang dapat dilakukan pada semua lini kehidupan masyarakat kita, dan berimplikasi pada dunsanak yang tinggal di kampung halaman kita. 

Dari berbagai perspektif itulah, H. Suherman, sebagai perantau muda dari Silabuak, V Kaum, pun dengan amat sengaja menghadirkan diri pada alek urang awak itu.

Ia menegaskan bahwa andaikan bahwa kerukunan dan persatuan perantau diibaratkan dengan seutas tali, maka SILATURRAHMI kemarin itu merupakan SIMPUL dari semua cita- cita Msyarakat, tak hanya dalam bidang  sosial, ekonomi, pendidikan juga dalam denyut nadi perpolitikan di negeri kita, saat ini.

Ia, yang juga dikenal dengan politisi muda yang telah memulai karir politik sejak periode pemilu lalu, maka tentunya adalah tak berlebihan pula, bilamana persatuan warga di rantau dapat juga menyampaikan ke dunsanak (baca; masyakat) kita di kampuang halaman untuk bersepakat untuk mendukung dan memilih H. Suherman nanti untuk menjadi anggota dpr ri, dari partai Nasdem.
 
Dalam hal ini juga, beliau pun ingin membangun kesepahaman dengan masyakat di kampuang tentang sinergisitas keterwakilan unsur yang ada di nagari untuk kemudian menjadi corong penyatu  dalam mengantar H. Suherman sebagai pak dewan terhormat bagi Republik ini.

Dalam pandangan lainnya, H. Joni Azro sebagai pengelola RM Sederhana di beberapa tempat pun mengurai gagasannya dalam kisah perantau, bahwa SINERGISITAS parantau, tentunya juga berdampak pada tingkat ekonomi di kampung. Dalam hal pengelolaan usaha masyarakat di kampuang, dapat dikolaborasikan diantara juragan Tanah Abang dengan yang lainnya bernama warga TANAH DATAR  di kampuang.

Pujian juga kebanggaan lainnya itu, juga disebutkan oleh H. Suherman bahwa akan dilakukan sebuah keepahaman untuk kemudian masyarakat tanah datar dapat saling menguatkan, khususnya untuk mengantarkan 

Tentunya keberadaan H. Suherman sebagai dewan pakar dalam kepengurusan KKTD KNT hari ini,  memunjukkan keberpihakan beliau terhadap masyarkat politik yang santun dan menkadi jadi tahtangan terbaik ke depan bagi masyarakat politik tanah datar. 

Diakhir kalimatnya, beliau tak lupa juga menekankan tentang harapan nya untuk menjadi wakil rakyat di Senayan (DPR RI) dari partai Nasdem. Semoga!(*)



Payakumbuh,netralpost-- Menjawab tantangan Penjabat Wali Kota Rida Ananda untuk pengendalian inflasi, Kelompok Tani Padang Cubadak Indah (PCI) Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Kecamatan Payakumbuh Selatan bergerak mengatasi kelangkaan pupuk dengan memproduksi pupuk organik berbiaya murah.


Pupuk yang diberi nama Pupuk Organik PCI ini berbahan kotoran hewan, serbuk gergaji kayu kelapa, arang sekam, M4, dan kapur dolmit, hijauan, dan urin kambing.


Ketua Kelompok Tani PCI Yanuardi didampingi Salma kepada media saat diwawancara, Senin (14/11), mengatakan mereka memulai proses persiapan dan produksi sekitar dua minggu. Di awal, setelah pupuk organik diolah, akan dibawa terlebih dahulu ke kampus untuk dilakukan uji labor, kira-kira nanti apa yang masih kurang untuk sempurnanya pupuk organik yang diproduksi.


"Kita sudah berkoordinasi dengan dinas pertanian, langsung dengan Kepala Dinas Depi Sastra, beliau menyampaikan perlu dilakukan tes kepada hasil produksi, dan sudah difasilitasi untuk uji labor dengan pihak universitas," kata Yanuardi.


Yanuardi optimis, sebagai kelompok tani pertama di Kelurahan Sapaku yang memproduksi pupuk organik murah, pihaknya dapat mengatasi kelangkaan pupuk dan emngurangi biaya priduksi pertanian. Pupuk ini nantinya bisa dipesan kepada kelompok tani PCI, dan mereka juga siap bekerja sama memasok apabila ada pesanan dalam jumlah banyak.


"Kami juga nanti bisa jual kepada KWT dan masyarakat yang butuh pupuk organik murah," ujarnya yang saat itu dikujungi juga oleh Lurah Sapaku Helmita.


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra mengatakan saat ini sudah ada 7 unit pengolahan pupuk organik (UPPO) binaan dinas pertanian, termasuk Kelompok Tani PCI. 


Depi juga menjelaskan selama ini harga pupuk kimia mahal dan petani terpekik. Di samping itu pemakaian pupuk kimia yang cukup tinggi menyebabkan kondisi tanah sudah banyak yang kurus, banyak residu kimia di dalam tanah, kesuburan tanah menurun, makanya dengan menggalakan pemakaian pupuk organik, maka unsur hara di tanah bisa dikembalikan.


"UPPO kita harapkan terus hidup dan bersemangat membuat pupuk organik, kotoran hewan peternakpun dapat termanfaatkan, sehingga ada harapan kedepan bagi peternak dan kelompok tani dengan produksi pupuk ini, hasil pertanian kita semakin bagus," ujarnya didampingi Kabid TPH BUN Rodi Alleni.


Terpisah, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyampaikan apresiasi atas semangat kelompok tani PCI yang mendukung program pengendalian inflasi yang sedang digalakan pemerintah. Menurutnya, dengan memproduksi pupuk organik murah, kelompok tani bisa berdaya untuk kelompoknya dan membantu KWT serta masyarakat mengaksesnya.


"Kita berharap kelompok tani lainnya juga dapat berinovasi seperti ini, kami di Pemda siap mendukung baik dalam bentuk pembinaan dan bantuan lainnya yang bisa diupayakan," pungkasnya. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.