Arosuka, netralpost --- Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Launching Pos Gizi Bebas Stunting Nagari Batu Banyak di Posyandu Seroja 2, Nagari Batu Banyak, Kecamatan Lembang Jaya Selasa,(6/12/22).
Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda SP, Wali Nagari Batu Banyak Viva Martha, Kepala Dinas Kesehatan Diwakili Kabid Kesmas Dinkes Kab. Solok Darniyenti Elvita SKM, MKM, Wali Nagari Se- Kecamatan Lembang Jaya, Ketua TP-PKK Kecamatan Lembang Jaya diwakili, Ketua TP-PKK Nagari se Kecamatan Lembang Jaya.
Wali Nagari Batu Banyak Viva Martha mengucapkan alhamdulillah di Nagari Batu banyak terjadi penurunan stunting sebanyak 21 orang, ini merupakan kerja sama kita semua bersama pemkab solok.
"Tahun lalu angka stunting berjumlah sekitar 45 orang, artinya ini berkat keseriusan pemda kab solok dan kita di nagari memperjuangkan menurunkan stunting dari program nagari juga telah melaksanakn program makan tambahan anak sekolah (khususnya anak paud), ini merupakan bukti keseriusan kita di nagari", ucapnya.
Mudah-mudahn dengan launching pos gizi ini dapat menurunkan stunting di Nagari Batu Banyak dengan nol kasus stunting.
Kami mengucapkan terima kasih kepada ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda yang telah menyempatkan hadir, ini merupakan semangat bagi kami dengan kehadiran ketua TP-PKK Kabupaten Solok.
Dinas Kesehatan diwakili Kabid Kesmas Dinkes Kab. Solok Darniyenti Elvita SKM, MKM mengatakan dikabupaten Solok sudah memasuki tahun keempat sebagai prioritas percepatan penurunan stunting, untuk segera di tuntaskan masalah stunting, dengan harapan zero stunting di Kabupaten Solok.
Dalam meningkatkan sdm di kabupaten solok kedepannya, berharap stunting ini segera diatasi karena nantinya generasi muda kita tidak dapat bersaing di masa yang akan datang.
Terima kasih kepada ketua TP-PKK Kabupaten Solok yang telah mendukung penuh dalam upaya percepatan penurunan stunting. Dalam menu pos gizi kali ini didalam menu nya lebih mengutamakan pangan lokal, tidak perlu mahal, tidak perlu daging ataupun ayam, cukup dengan olahan pangan lokal yang kita modifikasi baik dari segi kalori, baik itu beras, kentang dan dari segi protein dari ikan.
saat ini ada 3 pos gizi yang akan dilanching yaitu, Pos Gizi Batu Banyak Sehat Ceria, Pos Gizi Batu Banyak Bebas Stunting dan Pos Gizi Batu Banyak Cegah Stunting, mudah-mudahan dengan adanya pos gizi ini dapat menurunkan angka stunting di nagari batu banyak dan diharapkan tidak ada kasus stunting yang baru.
diharapkan PKK Nagari batu banyak dan puskesmas Lembang Jaya tetap melaksanakan pemantaun tumbuh kembang balita kita.
Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda mengatakan Pos Gizi merupakan pelayanan yang dilakukan di Posyandu dengan melakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita yang kemudian diidentifikasi apakah seseorang balita tersebut masuk ke dalam kategori gizi buruk atau tidak. Hal ini dilakukan agar angka stunting pada anak-anak bisa semakin menurun.
Kami mengharapkan pos gizi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam melihat pertumbuhan dan perkembangan balita di Nagari Batu Banyak sehingga upaya kita dalam menurunkan angka stunting dapat terlaksana.
Pos gizi juga sangat bermanfaat bagi masyarakat yang memiliki balita yang bermasalah, diharapkan masyarakat agar rutin melakukan aktifitas di pos gizi sehingga balita yang bermasalah dapat dipantau tumbuh kembang dengan baik terutama dari asupan gizi dan Kesehatan balita tersebut.
Kami harapkan setelah dilaksanakan launching pos gizi ini akan ada sinergitas dari Pemerintahan Nagari, Kecamatan dan Kabupaten bekerjasama nantinya dengan TP PKK untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Solok. Akan muncul inovasi memutus mata rantai masalah stunting di Kabupaten Solok.
Harapan kami dengan adanya kegiatan pos gizi ini semoga derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Solok bisa meningkat setinggi-tingginya. Derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah nagari dan organisasi kemasyarakatan berperan serta dalam upaya kesehatan, dengan lebih memprioritaskan promotif-preventif termasuk salah satunya kesehatan balita.(*)
Arosuka, netralpost --- Bupati Solok Hadiri Alek Gadang Pengukuhan Pengurus KAN Nagari Kuncia Kecamatan X Koto Diatas Periode 2022 s/d 2027 dengan Jamba 100 Dulang di Kantor Wali Nagari Kuncia, Senin (5/12/22).
Dalam kegiatan tersebut hadir Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar, Asisten I Drs. Syahrial, MM, Asisten III Editiawarman, S. Sos, M. Si, Kepala OPD, Camat X Koto Diatas Riswandi Bahauddin, Forkopimcam, Walinagari Kuncia Surdi Efendi, Wakinagari Se Kecamatan X Koto Diatas, Pengurus KAN Yang di Kukuhkan, Ketua BPN, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Masyarakat Nagari Kuncir.
Walinagari Kuncia Surdi Efendi dalam Sambutan mengucapkan Alhamdulillah pada hari ini Bapak Bupati dapat berkenan datang ke Nagari Kuncia ini.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati karna telah banyak membantu membangun nagari kami ini", ucap Surdi Efendi.
"Maka dari itu mari kita masyarakat Nagari Kuncia untuk mendukung bersama program pembangunan di Nagari Kuncia ini.Kami juga mengharapkan agar masyarakat dapat memberikan usulan usulan yang sangat bermanfaat bagi masayarakat Nagari Kuncia", Lanjutnya.
kami juga mengucapkan terima kasih kepada para Niniak Mamak dan masyarakat Nagari Kuncia ini karena terlaksananya Alek Gadang Nagari Kuncia ini.
Pengurus KAN yang dikukuhkan diantaranya Drs. Bustamar, MM Dt. Pangulu Sati Sebagai Ketua KAN, Mardias Sayuti BA Dt. Majo Lelo Sebagai Wakil Ketua ,Afri Dongkil, S. Pdi Dt. Rajo Pangulu Sebagai Sekretaris, Darmawan Dt. Pito Malano Sebagai Bendahara.
Ketua KAN Baru Bustamar, MM Dt. Penghulu Sati Dalam Sambutannya "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati karna telah mengukuhkan kami pengurus KAN Nagari Kuncia".
"Ini menjadi motivasi bagi kami untuk melaksanakan tugas dan fungsi niniak mamak dinagari kuncia. Kami bertekad untuk menjadikan nagari ini sebagai mintra kerja Pemerintah Daerah dan akan mendukung apa saja program Pemerintah Daerah Kabupaten Solok", pungkasnya.
"Kami juga berharap agar Balai Balai Adat yang telah dianggarkan oleh Bapak Bupati untuk tahun 2023 agar dibangun lebih megah dan mudah mudahan pembangunan akan semakin banyak di Nagari Kuncia ini", Lanjutnya.
Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar menyampaikan Alhamdulillah pada hari ini saya dapat bertemu dengan bapak ibu semua dalam rangka pengukuhan KAN Nagari Kuncia dan kunjungan kerja saya ke Nagari ini.
"Alhamdulillah juga saya telah mengukuhkan pimpinan KAN Nagari Kuncia dan diharapkan KAN Nagari Kuncia dapat melaksanakan tugas dan fungsi sebagai niniak mamak di nagari kuncia ini", ucap Bupati Kabupaten Solok.
"Saya datang ke Nagari Nagari dengan tujuan bertemu langsung dengan masyarakat serta berdialog dengan masyarakat nagari tentang apa yang yang dibutuhkan di Nagari itu sendiri. Karena saya memiliki prinsip anggaran berbasis kebutuhan rakyat maka dari itu saya ingin mendengar langsung apa kebutuhan masyakat itu sendiri dan Insya Allah akan di realisasikan melalui pemerintah daerah", Ucapnya.
"Karna niat saya ikhlas untuk mengabdi kepada masyarakat dan mudah mudahan Solok ini bangkit dan terwujud visi misi Mambangkik Batang Tarandam Menjadikan Kabupaten Solok Terbaik di Sumatera Barat. Dan untuk pembangunan Insya Allah pada tahun 2023 anggaran lebih kurang 50 Milyar akan di realisasikan untuk jalan jalan di kabupaten solok ini", Jelasnya.
Harapan saya kepada pengurus KAN yang baru dikukuhkan agar bisa bersama sama membangun nagari kuncia ini.
Masyarakat Nagari Kuncia berharap kepada Bupati solok diantaranya,kepala SDN 11 kuncia Rehab Bangunan Sekolah dan Mushola, kepala SDN 28 kuncia Rehab Bangunan Sekolah dan mushola, bidan jorong jaruwai renovasi pustu nagari kuncia beserta mobiler, Pemuka adat nagari kuncia pembangunan masjid nurul huda jorong jaruwai dan kelanjutan pembangunan jembatan jorong jaruwai.
Arosuka, netralpost --- Workshop Leadership bagi Pejabat Eselon II dan Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Tahun Anggaran 2022 di Ballroom Chinangkiak Dream Park Singkarak, Sabtu (3/12/22).
Dalam kegiatan tersebut juga hadiri Bupati Solok diwakili Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, M.Si, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si, Askor Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Syahrial, MM, Askor Bidang Ekonomi Pembangunan Syaiful, Askor Bidang Administrasi Umum Editiawarman, S.Sos, M.Si, Staf Ahli Bid Pemerintahan Kemasyarakatan dan SDM Mulyadi Marcos, SE, MM, Staf Ahli Bid Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, SH, MM, Kepala BKPSDM : Afrialdi, Kepala OPD, Camat Se-Kabupaten Solok, Tokoh Masyarakat : Asrul Syukur, Tamu Undangan Lainnya.
Bupati Solok diwakili Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, M.Si dalam Sambutannya menyampaikan bahwa Dibawah Kepemimpinan Bupati Solok Epyardi Asda banyak sekali tujuan yang ingin kita capai dengan fokus utama sesuai Visi Mambangkik Batang Tarandam Menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat.
"Untuk mewujudkan tujuan tersebut salah satu elemen penting yang kita butuhkan ialah bagaimana kita membangun tim yang kuat dan solid di Kabupaten Solok ini", kata Medison.
"Untuk itu pada hari ini guna meningkatkan kualitas manajemen pemerintahan sebagai satu kesatuan tim yang kuat dan solid maka pada malam hari ini kita melaksanakan Workshop Leadership bagi Pejabat di Pemerintah Kabupaten Solok", lanjutnya.
Menutup sambutannya Sekretaris Daerah membuka secara resmi kegiatan Workshop Leadership Pejabat Eselon II dan Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Tahun Anggaran 2022.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan Materi dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si dengan penekanan bahwa Kegiatan Workship Leadership ini penting dilakukan guna peningkatan kualitas SDM dari ASN di Kabupaten Solok demi mewujudkan visi dan misi Bupati Solok, yakninya Mambangkik Batang Tarandam menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat . (*)
Payakumbuh,netralpost --- Malang sakijok mato, 5 orang warga RT02/RW03 Linkungan Nan Kodok, Kelurahan Tigo Koto Dibaruah terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adnaan WD Kota Payakumbuh akibat luka bakar yang mereka alami, Selasa (6/12).
Kejadian itu terjadi pada pukul 16.00 WIB. Saat korban Upik (56) membantu menghidupkan api dari tungku bakar arang untuk berjualan makanan yang dimasak dengan cara dibakar milik anaknya Versi (25). Naas, saat menyiramkan minyak tanah ke tungku, api menyembur dan membuatnya kaget. Naas, anak-anak yang berada di sekitar lokasi tersiram minyak tanah dalam jeriken dan disambar pula oleh api.
Akibatnya Upik, Versi, dan 2 anak lainnya mengalami luka bakar ringan di kaki, tangan, dan wajah. Sementara itu ada 1 anak yang mengalami luka bakar lebih dari 60 persen dan terpaksa dirujuk ke rumah sakit M. Djamil Padang untuk mendapat pengananganan medis lebih lanjut.
Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda membesuk warga yang ditimpa musibah tersebut pada Rabu (7/12) bersama Camat Payakumbuh Utara Joni Parlin, Lurah Tigo Koto Dibaruah Netri, LPM, dan RT.
Rida mendoakan semoga warganya cepat sembuh, kepada anak-anak, Dia bepesan agar fokus kepada pemulihan, kalau urusan sekolah ada apa-apa nantu bisa sampaikan kepada Rida atau camat.
"Kita juga bersyukur mereka telah punya kartu BPJS. Siapapun warga, wajib memiliki BPJS karena kita sudah Universal Health Coverage (UHC)," kata Rida sembari menyerahkan bantuan sembako berupa beras, telur dan lainnya.
Rida juga mengirimkan bantuan kepada kedua orang tua anak yang saat ini dirawat di M. Djamil Padang untuk membantu biaya selama menunggui anaknya menjalani perawataan dan Camat Joni Parlin juga menyerahkan bantuan kepada Upik dan keluarga dari sumbangan ASN dan THL di Kecamatan.
"Semoga dapat meringankan beban yang ditanggung Mak Upik dan keluarga," harapnya.
Dalam sesi wawancara, Rida menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan api. Apalagi bila dihidupkan dengan minyak tanah atau bensin. (Yon)
Payakumbuh,netralpost--- Guna menjaring dan menyalurkan bakat-bakat generasi muda. Tim Penggerak PKK Kecamatan Payakumbuh Utara berinovasi dengan mengadakan Lomba Pemilihan Uda Uni di tingkat Kecamatan pada Rabu (7/12).
Iven pemilihan uda uni di tingkat kecamatan ini baru pertama kali ada di Kota Payakumbuh. Diikuti oleh sepasang uda dan uni dari 9 kelurahan dengan dewan juri Ketua Bundo Kanduang Kecamatan Payakumbuh Utara Refni Elita dan Hendri Mamak.
Dibuka langsung oleh Camat Payakumbuh Utara Joni Parlin bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Payakumbuh Utara Yolanda Joni Parlin. Tampak hadir juga lurah yang antusias memberikan dukungan moril kepada uda uni perwakilannya.
Camat Payakumbuh Utara Joni Parlin mengatakan pihaknya mengapresiasi TP-PKK Kecamatan Payakumbuh Utara dan siap mendukung penuh kegiatan ini, mulai dari memfasilitasi pelaksanaannya di aula kantor camat.
"Kita berharap melalui pemilihan uda uni di tingkat kecamatan ini, nantinya yang memiliki potensi dapat berkesempatan ikut di pemilihan uda-uni di tingkat kota. Setidaknya mereka sudah punya bekal, ini adalah bentuk kita membangun sumber daya manusia di Payakumbuh Utara," kata Camat yang energik itu.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Payakumbuh Utara Yolanda Joni Parlin menyebut iven ini juga didukung oleh bundo kanduang kecamatan. Melalui TP-PKK di kelurahan dilakukan penjaringan kepada uda uni yang berpotensi dan berbakat di kelurahan.
"Kita berharap nanti kandidat yang terbaik, bisa rekomendasikan untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi. Adapun penilaian yang dilakukan seperti kebiasaan/prilaku (behaviour), kognisi (brain), daya tarik (beauty), dan keberanian (brave). Setidaknya inilah bentuk ideal dari pemuda-pemudi di Kecamatan Payakumbuh Utara," ungkapnya Yolanda yang juga pernah menjadi Uni Favorit di Kabupatan Limapuluh Kota tahun 2008 silam.
Lurah Ikua Koto Dibalai Firdaus Syawir menyampaikan sangat menyambut baik inovasi TP-PKK Kecamatan Payakumbuh utara. Ini baru pertama kali dan saru-satunya ada di Kota Payakumbuh. Selain menarik dan bemanfaat, iven ini juga memberi inspirasi kepada generasi muda untuk dapat terpancing menggiatkan berbagai kegiatan yang positif.
"Apalagi, pada saat ini sedang marak pergaulan bebas dan narkoba yang akan merusak generasi muda. Kami apresiasi dan terima kasih, mudah-mudahan bisa terus berlanjut. Kalau bisa nanti iven ini bisa lebih ditingkatkan lagi dengan OPD terkait membantu pelaksanaannya," pungkasnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost
Hal itu diungkapkan Pj. Wali Kota Payakumbuh melalui Asisten II Setdako Payakumbuh Elzadaswarman saat rapat teknis penerbitan sertifikat elektronik di Aula Randang Balai Kota Payakumbuh, Rabu (07/12).
"Sejak kemaren penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) sudah mulai digunakan," katanya.
"Ini suatu terobosan bagi kita semua, seiring berkembangnya zaman kita harus mampu mengikuti perubahan, seperti perkembangan teknologi yang terus berkembang. Kalau tidak kita akan tertinggal," tambahnya lagi.
Lebih lanjut dijelaskan pria yang biasa disapa Om Zet itu, TTE akan digunakan dalam kegiatan surat menyurat. Kedepan akan terintegrasi dalam aplikasi Srikandi yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh.
"Harapan kita dengan TTE ini semua kepentingan birokrasi akan lebih cepat lagi. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih mudah dan semakin maksimal," ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Junaidi didampingi Sekretaris Armein Busra menyebut, dengan TTE ini kapanpun dan dimanapun berada, pemangku kepentingan ini bisa memberikan kepastian hukum untuk berbagai kepentingan yang menyangkut urusan pemerintahan dan masyarakat.
"Dalam penggunaan TTE ini, setiap pengguna bertanggung jawab atas penggunaan tandatangan elektroniknya sendiri. Diharapkan penggunanya tidak mendelegasikan penggunaan TTE-nya pada orang lain," pungkasnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost--- Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diguncang oleh gempa bumi berkekuatan 5.6 SR dengan kedalaman 10 km pada 21 November 2022 pukul 13.21 WIB. Sehingga menyebabkan ratusan korban jiwa, puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal, dan melumpuhkan ekonomi daerah.
Sampai saat ini, dari pemberitaan di media, korban gempa masih banyak yang tinggal di tenda-tenda pengungsian, bahkan pencarian terhadap korban yang hilang masih terus dilakukan pihak terkait.
Di bawah komando Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, dalam waktu sekitar dua minggu, bantuan kemanusiaan untuk Cianjur mulai dihimpun dari OPD, sekolah, BUMN/BUMD. Bahkan masyarakat Kota Randangpun turut menyumbangkan sebagai bentuk kepedulian atas musibah itu pada masa tanggap darurat.
Pada Selasa (6/12), bantuan kemanusiaan berupa sekitar setengah ton rendang daging, rendang telur, dan rendang jamur, serta air mineral dan obat-obatan itu dilepas secara resmi oleh Pemerintah Kota Payakumbuh ke Cianjur, dari kantor wali kota, Selasa (6/12).
Wali Kota Rida Ananda diwakili Sekretaris Daerah Dafrul Pasi didampingi Asisten II Elzadaswarman, Kalaksa BPBD Erizon, dan Kabag Kesra Efrizal yang melepas bantuan kemanusiaan itu menyampaikan Pemerintah Kota Payakumbuh turut berduka cita dan empati yang mendalam atas musibah yang terjadi di Cianjur. Dirinya berharap mudah-mudahan bantuan kemanusiaan ini bermanfaat bagi masyarakat Cianjur.
"Pemerintah Kota dan masyarakat Payakumbuh mendoakan saudara-saudara kami yang ditimpa musibah, mudah-mudahan pulih dan tabah menghadapi cobaan," ujarnya.
Ditambahkan Dafrul, bantuan ini akan berangkat hari Selasa, dan diperkirakan sampai di Cianjur pada Kamis. Nanti pada Jumat akan diserahkan langsung oleh Penjabat Wali.Kota bersama Unsur Forkopimda dan jajaran OPD Kota Payakumbuh kepada masyarakat Cianjur. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Pengunjung mal pelayanan publik Kota Payakumbuh merasa senang dengan kehadiran pojok baca digital yang baru-baru ini diset oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh.
Meski belum beroperasi karena menunggu diresmikan, tapi antusias pengunjung sudah tidak sabar mencoba keseruan membaca buku dengan teknologi digital sembari menunggu antrian pelayanan dari petugas di konter-konter MPP.
"Kami senang, ada pustaka IT yang melayani secara cuma-cuma, apa lagi berada di MPP pula," kata Rian, salah satu pengunjung MPP, Selasa (6/12).
"Wah, bisa nih baca-baca buku sambil nunggu pelayanan," timpal Andi.
Ternyata, pojok baca digital (Pocadi) ini adalah wujud pelayanan publik bidang berpustakaan yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional RI kepada Pemerintah Kota Payakumbuh beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Prima Yanuarita saat dihubungi media menyampaikan apresiasi kepada Perpusnas RI atas bantuan sarana dan prasana beserta kelengkapan perpustakaan digital ini. Menurutnya ini menjadi terobosan baru bagi Kota Payakumbuh untuk menggeliatkan literasi. Apalagi kepada anak-anak muda zaman sekarang yang masih minim minatnya dengan literasi. Padahal, literasi memegang peranan penting dalam membangun kognisi seseorang.
"Pocadi ini kita buat semenarik mungkin untuk menggaet keingintahuan kaum milenial, ada e-book yang bisa dibaca melalui tablet dan komputer yang ada di Pocadi ini," tukuknya.
Di tempat terpisah, Penjabat Wali Kota Rida Ananda turut menyampaikan apresiasi kepada Perpusnas RI atas bantuan Pocadi ini.
"Semoga memberikan manfaat bagi masyarakat, dan literasi semakin bergeliat di Kota Randang," harapnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Dua unit penyelenggara pelayanan publik Kota Payakumbuh mendapatkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan kategori Pelayanan Prima dari hasil pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik (PEPPP) tahun 2022 di ruang lingkup kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Republik Indonesia.
Penghargaan itu diumumkan oleh Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas dalam acara Pengumuman Hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik Tahun 2022 yang digelar secara Virtual, Selasa (6/12).
Dua organisasi perangkat daerah Kota Payakumbuh dengan lokus evaluasi oleh pemerintah pusat itu adalah Dinas Kepandudikan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Wali Kota Rida Ananda mengatakan penghargaan untuk kategori pelayanan prima bagi Kota Payakumbuh adalah suatu bentuk apresiasi tertinggi dari pemerintah pusat, untuk meraihnya tak mudah, banyak yang dibenahi untuk mewujudkannya.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas hasil dari pekerjaan yang baik ini, karena tak banyak DPMPTSP yang berhasil meraih predikat seperti ini," kata Rida didampingi Sekda Dafrul Pasi.
Rida menambahkan, dalam memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, tak cukup hanya dengan menyediakan sarana dan prasarana yang representatif saja, namun diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan kompetitif.
"Kita sudah punya Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh di lantai 1 Balai Kota, apa saja urusan cepat asalkan syarat-syaratnya lengkap, tidak menunggu lama," jelasnya.
Rida menegaskan dan meminta kepada masyarakat untuk tidak berurusan melalui calo dan sejenisnya terkait perizinan, karena layanan yang diberikan Pemko Payakumbuh sangat mudah dan tidak bertele-tele.
"Kalau ada kesulitan bisa menghubungi kepala dinas atau bahkan ke saya langsung juga boleh, terutama terkait perizinan dan investasi. Semoga dengan perizinan dan pelayanan yang mudah akan menjadikan Payakumbuh sebagai salah satu daerah tujuan investasi," tegas Rida.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Payakumbuh Meizon mengatakan bagi DPMPTSP ini adalah kali ke 2 menerima penghargaan serupa setelah meraih penghargaan yang sama pada 2021 lalu.
"Kita akan tetap pertahankan prediket ini dan akan terus meningkatkan mutu pelayanan publik. Apalagi saat ini Kota Payakumbuh telah siap dengan berbagai investasi yang datang," tukuknya.
Sedangkan, Kepala Disdukcapil Kota Payakumbuh Wal Asri mengatakan penghargaan ini membuktikan komitmen dinasnya untuk berkinerja baik dan prima dalam memberikan pelayanan publik untuk urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat di Kota Randang.
"Kita punya banyak inovasi pelayanan. Salahsatunya bekerja sama dengan instansi vertikal seperti Kantor Kemenag untuk layanan Sini Kakek Seleb, Selesai Nikah Kartu Keluarga Selesai Dibuat. Program ini menjadi primadona masyarakat, karena mereka yang menikah di Payakumbuh, KK dan KTP barunya diserahkan setelah ijab qabul dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan buku nikahnya," pungkas Wal Asri. (Yon)