Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88




Padang – Wali Kota Padang sekaligus Ayah GenRe Kota Padang, Fadly Amran menerima audiensi Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (20/1/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pemilihan Duta GenRe Kota Padang Tahun 2026.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk mendukung keberlanjutan program Duta GenRe sebagai strategi memperkuat karakter generasi muda di Kota Padang.

Wako Fadly Amran menyampaikan bahwa peran Duta GenRe sangat krusial dalam membangun awareness atau kesadaran remaja terkait tantangan masa depan. 

Fokus utama yang ditekankan adalah pemahaman mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, serta kemampuan membentengi diri dari pergaulan negatif.

“Kesadaran ini harus ditanamkan sejak dini. Remaja kita harus tahu apa yang perlu dijaga, apa yang harus dibatasi, dan bagaimana membangun masa depan yang terencana. Duta GenRe memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan ini karena mereka bicara dengan bahasa yang dipahami teman sebaya mereka,” ujar Fadly Amran.

Dia memberikan arahan agar para finalis Pemilihan Duta GenRe 2026 tidak hanya terjebak pada kegiatan yang bersifat simbolis. Ia menuntut para duta untuk menjadi role model atau teladan nyata di tengah masyarakat, sekolah, maupun kampus.

"Padang adalah kota pendidikan. Generasi muda kita harus unggul secara akademik, namun juga harus memiliki etika dan kesadaran diri yang kuat. Duta GenRe harus hadir sebagai contoh nyata dalam membangun perilaku positif dan bertanggung jawab," tegasnya.

Komitmen Dukungan Pemko Padang
Terkait teknis pelaksanaan Pemilihan Duta GenRe 2026, Pemko Padang memastikan dukungan melalui sinergi lintas perangkat daerah. Meski dihadapkan pada tantangan anggaran, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar program ini tetap berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi remaja.

“Pemerintah akan terus mendampingi. Kita ingin sinergi ini melahirkan agen perubahan yang mampu membawa remaja Kota Padang menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” pungkasnya. 

Sementara itu, perwakilan Duta GenRe menyatakan kesiapan mereka untuk menyukseskan Pildugen 2026 dan memperluas jangkauan edukasi melalui program-program inovatif di lingkungan pendidikan dan masyarakat luas. (Taufik/Manda/Gio/Nilam)



Padang – Kota Padang mempertegas komitmennya sebagai pusat pembinaan atlet muda di Sumatera melalui pembukaan Minangkabau Open Swimming Championship 2026 Sumatera ke-4. Kejuaraan ini resmi dibuka Wali Kota Padang, Fadly Amran di Kolam Renang FIK Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (20/1/2026).

Ajang yang memperebutkan Piala Wali Kota Padang ini diikuti oleh 311 atlet junior dari berbagai provinsi di Sumatera dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 20-22 Januari 2026.

Manifestasi Program ‘Padang Juara’
Wali Kota Fadly Amran menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan aktivasi nyata dari Program Padang Balomba, yang merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara.

"Kami menyediakan ruang pembinaan yang terukur bagi generasi muda. Melalui kompetisi berskala regional ini, kita menargetkan lahirnya atlet-atlet dari Padang yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional," ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi peserta dari luar Sumatera Barat menunjukkan bahwa kualitas atmosfer kompetisi di Kota Padang semakin diakui. Hal ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan pembinaan olahraga renang di tingkat akar rumput.

Persiapan Menuju Porprov 2026
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Akuatik Kota Padang, Iskandar, menjelaskan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum strategis untuk mengukur kesiapan atlet lokal. Dengan hadirnya peserta lintas provinsi, atlet Sumatera Barat mendapatkan tantangan tanding yang lebih berkualitas.

"Ini adalah ajang seleksi dan pembibitan bagi kami. Atlet-atlet potensial yang muncul dari kejuaraan ini akan dipersiapkan secara khusus untuk mewakili Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan digelar tahun ini," ungkap Iskandar yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Padang.

Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kolaborasi antara KONI, Pengcab Akuatik, dan seluruh panitia pelaksana. Berkat antusiasme yang besar, Pemko Padang berkomitmen untuk terus menjadikan kejuaraan ini sebagai agenda rutin tahunan guna menjaga regenerasi atlet renang secara berkelanjutan. (Taufik)







Padang — Harapan besar tersemat kepada seluruh penggawa kesebelasan Persatuan Sepakbola Padang (PSP). Wali Kota Padang Fadly Amran ingin kesebelasan berjuluk Pandeka Minang itu juara dan membanggakan daerah. 

"Memang hari ini kita menginginkan PSP Padang ini betul-betul menjadi tim yang juara dan tentunya membanggakan Kota Padang. Mudah-mudahan ini sebagai dorongan bahwa PSP Padang adalah sebuah harapan untuk merepresentasikan Padang Juara,” ujar Fadly Amran saat Launching PSP Padang di Pangeran Beach Hotel Padang, Selasa malam (20/1/2026), 

Ia menambahkan, ke depan PSP Padang tidak hanya ditargetkan berprestasi di kompetisi liga, namun juga memiliki stadion sendiri sebagai kandang / home base kebanggaan. 

“Kalau bisa, ada stadion tuan rumah PSP Kota Padang di tahun 2028,” tambahnya. 

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemko Padang mengucurkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk PSP Padang. Tak hanya itu, Wali Kota Padang dan Ketua Umum PSP Padang, Amril Aciak Amin juga memberikan dukungan pribadi masing-masing sebesar Rp50 juta. 

Suasana semakin hangat saat Ketua Umum PSP Padang menggelar tradisi "badoncek" bersama para pejabat legislatif dan eksekutif Pemko Padang yang hadir. Dari tradisi kebersamaan tersebut, dana dukungan sebesar Rp195 juta berhasil dikumpulkan. 

“Padang Juara mudah-mudahan terepresentasikan dari kemenangan-kemenangan PSP Padang, sejalan dengan slogan Kota Padang, Satu Tujuan Demi Kejayaan Kota Padang. Bahkan bisa juga kita sebut, Satu Tujuan Demi Kejayaan PSP Padang,” tutup Fadly Amran. 

Launching ini menjadi simbol kebersamaan dan optimisme, menandai langkah awal PSP Padang menatap kompetisi Liga 4 dengan semangat baru demi kejayaan sepak bola Kota Padang.(Adv)

 

PADANG – Pasca-bencana yang mengubah peta aliran sungai di Kota Padang, air bersih kini menjadi barang mewah sekaligus kebutuhan paling mendasar. Fenomena pendangkalan sungai dan keringnya sumur resapan warga memaksa banyak pihak untuk bergerak cepat. Merespons krisis ini, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus konsisten berada di garda terdepan guna memastikan tidak ada warga yang kehausan.

‎Hingga Selasa (20/1/2026), armada tangki Perumda AM Kota Padang terpantau masih aktif menyisir pemukiman. Hebatnya, bantuan ini tidak hanya menyasar pelanggan resmi, tetapi juga warga non-pelanggan yang terdampak parah. Perumda AM menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, misi kemanusiaan berdiri di atas segalanya.

‎Kerja keras ini didukung penuh oleh sinergi lintas instansi. Sejak pertengahan Januari, BPBD, BNPB, dan PMI turut memperkuat armada distribusi. Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa meskipun didistribusikan oleh berbagai instansi, seluruh pasokan air tetap bersumber dari intake berkualitas milik Perumda di Palukahan dan Sikayan.

‎"Kami memastikan kualitas air tetap terjaga. Kolaborasi ini adalah kunci agar bantuan sampai ke titik terjauh yang paling membutuhkan," ujar Adhie.

‎Hingga saat ini, tercatat sebanyak 24.876,75 meter kubik air bersih telah mengalir ke tangan warga. Angka ini menjadi bukti nyata konsistensi layanan di tengah tantangan alam yang berat. Direksi Perumda AM pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mitra seperti Damkar, Dinas PU, dan BWSS V yang telah bahu-membahu dalam misi pemulihan ini.

‎Bagi warga Padang, deru mesin mobil tangki kini bukan sekadar suara kendaraan, melainkan simbol harapan dan solidaritas untuk bangkit kembali.




PADANG – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar agar tidak main-main dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menegaskan bahwa temuan BPK harus menjadi "obat kuat" untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, bukan sekadar dokumen administratif.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Evi Yandri saat menerima LHP Kepatuhan atas Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Menengah tahun anggaran 2024 hingga Triwulan III 2025 di Kantor BPK Perwakilan Sumbar, Senin (19/1).
Soroti Kerawanan Penyelewengan Dana Pendidikan

Dalam sambutannya, Evi Yandri menggarisbawahi bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu bidang yang paling rawan terjadi praktik penyelewengan anggaran. Padahal, kualitas SDM Sumatera Barat sangat bergantung pada efektivitas penggunaan dana tersebut.

“Pemeriksaan ini krusial. Infrastruktur pendidikan yang layak adalah syarat mutlak. Kami di DPRD akan mempelajari rekomendasi ini secara mendalam untuk memastikan dana pendidikan benar-benar sampai ke tujuannya, bukan bocor di tengah jalan,” tegas Evi Yandri.

Ia juga mengapresiasi langkah BPK yang berfungsi sebagai instrumen pencegahan (deteksi dini) sebelum indikasi penyimpangan berdampak lebih luas terhadap kualitas belajar mengajar di Sumbar.
Rapor Merah: Dari Kekurangan Volume hingga Data "Usang"

Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Sudarminto Eko Putra, memaparkan sejumlah temuan yang cukup mencolok dalam LHP tersebut. Beberapa poin krusial yang perlu mendapat perhatian serius Pemprov Sumbar antara lain:

    Perencanaan Lemah: Dinas Pendidikan ditemukan belum menggunakan data terbaru (pemutakhiran) sarana dan prasarana dalam menyusun skala prioritas.

    Masalah Pengadaan: Satuan pendidikan tidak melakukan perbandingan harga atau negosiasi yang memadai dengan penyedia barang/jasa.

    Fisik Bermasalah: Ditemukan kekurangan volume pada 17 paket pekerjaan pembangunan gedung dan bangunan.

    Administrasi Keuangan: Pembayaran biaya personel jasa konsultansi ditemukan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tenggat Waktu 60 Hari

Menanggapi temuan tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyatakan komitmennya untuk melakukan tindak lanjut secara cepat. Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat pengendalian internal agar kesalahan serupa tidak terulang.

“Kami jadikan ini bahan evaluasi berharga. Pemprov berkomitmen menyelesaikan seluruh rekomendasi BPK secara bertanggung jawab dan tepat waktu,” ujar Mahyeldi.

Sesuai aturan perundang-undangan, Pemprov Sumbar kini berkejaran dengan waktu. BPK memberikan batas waktu maksimal 60 hari bagi pemerintah daerah untuk memberikan jawaban atau aksi nyata terkait tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan.

Evi Yandri menutup dengan harapan agar sinergi antara BPK, DPRD, dan Pemprov dapat melahirkan pemerintahan yang bersih dan transparan. "Jangan ada lagi temuan berulang di masa depan. Rakyat menunggu bukti nyata dari pembangunan pendidikan yang akuntabel," pungkasnya.(Adv)
 




 




Padang – Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kerja sama pendidikan dengan Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam mendukung Program Unggulan (Progul) beasiswa ke luar negeri. 

Hal ini disampaikan Inspektur Jenderal Pendidikan Provinsi Guangdong, Xu Shimin saat dijamu Wali Kota Pasang, Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (19/1/2026) malam.

Xu Shimin menyatakan bahwa kunjungan delegasi Tiongkok ke Kota Padang bertujuan untuk mempererat pertukaran pelajar dan mendorong kemajuan bersama di sektor pendidikan.

Xu Shimin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memfasilitasi kolaborasi strategis antara universitas di Guangdong dengan institusi pendidikan di Padang. Kerja sama ini mencakup penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk berbagai program, termasuk skema Study in China, Learning in Guangdong serta pengembangan institusi vokasional. 

Langkah ini dinilai sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Fadly Amran - Maigus Nasir yang ingin mendorong mahasiswa daerah mendapatkan pengalaman belajar internasional melalui program gelar ganda (double degree).

Saat ini, sudah terdapat lebih dari 2.600 mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Guangdong, dan jumlah ini diharapkan terus meningkat melalui sinergi dengan Pemko Padang. 

Xu Shimin berharap kolaborasi ini tidak hanya mencakup pertukaran akademisi, tetapi juga menjadi teladan kerja sama internasional yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di kedua wilayah.

Sebelumnya, epala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova menyatakan bahwa bagi para pelajar SMA/SMK sederajat di Kota Padang akan dilaksanakan pameran dan expo pendidikan pada 20 Januari 2026 berlokasi di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang. 

Dia menjelaskan, untuk eksibisi akan dilaksanakan pada 20 Januari 2026 di Balai Kota Padang, yang diikuti kurang lebih 1.000 siswa SMA dan SMK untuk melihat kampus-kampus dan peluang-peluang untuk kuliah di China.

Selanjutnya, pada 21-22 Januari 2026 akan dilaksanakan ujian seleksi bagi para calon mahasiswa yang ingin memperebutkan kuota beasiswa untuk kuliah di Provinsi Guangdong.

Dia menekankan bahwa jumlah penerima beasiswa nantinya akan sangat bergantung pada kualitas dan hasil ujian para siswa. 

"Jumlah delegasinya yang diterima itu tergantung dari siswa yang lulus tes. Skemanya beasiswa dari Pemerintah Kota Padang," tegasnya. (Taufik)

 

PADANG, NETRALPOST– Proyek strategis nasional Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik yang digadang-gadang sebagai solusi kemacetan dan kecelakaan di jalur ekstrem Padang-Solok mulai memasuki tahapan krusial. Namun, di balik progres teknis yang berjalan, muncul isu miring terkait minimnya keterlibatan pemangku adat atau Niniak Mamak Kecamatan Lubuak Kilangan dalam proses koordinasi di lapangan.

Dalam konfrensi pers dengan Sejumlah Ketua KAN, tokoh masyarakat dan anak nagari di Lubuak Kilangan menyayangkan sikap pihak pelaksana maupun instansi terkait yang dinilai berjalan sendiri tanpa melakukan dialog mendalam dengan pemangku adat setempat. Padahal, wilayah Sitinjau Lauik secara ulayat berada di bawah naungan Nagari di Kecamatan Lubuak Kilangan.

​"Pembangunan ini memang untuk kepentingan umum, tapi jangan sampai melupakan kearifan lokal. Kami merasa Niniak Mamak hanya dijadikan penonton dalam proyek yang berada di tanah ulayat kami sendiri. Kami hanya ingin koordinasi untuk memperlancar kepentingan bersama, "ujar Dani Faizal seorang tokoh muda Lubuk kilangan. 

"Kami tidak pernah menghambat tapi hargai orang yang ada di lokasi proyek fly over", Sambungnya. 

"Proses pembangunan Flyover Sitinjau Lauik yang kini melaju dengan ritme sangat cepat mulai memicu kekhawatiran dari kalangan pemangku adat. Meski proyek ini mendapatkan dukungan luas, muncul keresahan mengenai minimnya keterlibatan riil Niniak Mamak Kecamatan Lubuak Kilangan (Luki) dalam proses strategis di lapangan", Ujar Ketua KAN Lubuk Kilangan Armansyah Datuak Gadang. 

​Kekhawatiran utama muncul karena pihak Niniak Mamak merasa peran mereka hanya sebatas formalitas administratif. "Kami di Lubuak Kilangan merasa tidak dilibatkan secara subtansial; nama kami hanya dicantumkan di dalam Surat Keputusan (SK), namun dalam pelaksanaan koordinasi kami ditinggalkan,"Imbuh Armansyah Datuak Gadang. 

Kemudian Ketua Satgas Nagari Lubuk Kilangan Nispan jumadil, SH, mengatakan Pihak masyarakat adat mengingatkan bahwa "kelonggaran yang diberikan selama ini jangan disalahartikan sebagai pengabaian hak-hak ulayat. Mereka mendesak agar ada ruang komunikasi yang lebih terbuka agar pembangunan ini tidak meninggalkan masalah hukum maupun sosial bagi anak kemenakan di masa depan, " Katanya. 

Kemudian, Dani Faizal juga mengingatkan, "Transparansi dan pelibatan aktif Niniak Mamak Lubuak Kilangan bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan kunci utama untuk menjamin stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan di tanah ulayat. Jangan sampai ambisi percepatan proyek mengabaikan kearifan lokal yang justru berpotensi menjadi hambatan besar bagi keberlanjutan proyek ini di masa depan", Tutupnya.(Nofri_Tanjung) 


 


Padang - Kota Padang dilanda bencana banjir besar pada akhir November 2025 lalu. Tidak saja lumpur yang mengalir di sungai, akan tetapi juga gelondongan kayu. 

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan, sejak kecil hingga dewasa, baru kali ini dirinya melihat dahsyatnya banjir bandang. Banjir membawa kayu besar dan menghantam jembatan dan irigasi. 

"Banjir sekarang membuat kita miris," ungkap Maigus Nasir di sela-sela kegiatan Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana di salah satu hotel berbintang di Padang, Senin (19/1/2026). 

Kayu besar yang turun melalui arus sungai itu bermuara di laut. Banyak yang menilai, kayu tersebut hasil dari pembalakan liar di bukit maupun gunung. 

"Alam kita sedang tidak baik-baik saja. Dulu waktu kecil saya selalu diberi nasehat oleh nenek, gunung itu sebagai pasak bumi," ungkap Wawako Maigus. 

Gunung disebut sebagai pasak bumi karena penstabil kerak bumi. Gunung dapat mencegah bumi berguncang atau gempa. Di mana gunung memiliki "akar" yang menancap dalam ke bawah permukaan, mirip pasak yang memaku lempeng-lempeng bumi agar tetap kokoh. 

"Kini gunung justru didatarkan. Diambil batunya, pohon dikuras habis. Kalau gunung sebagai pasak bumi, ketika digunduli, otomatis bumi hilang keseimbangan," terang Maigus Nasir. 

Wawako Maigus mengimbau kepada siapa saja untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan. Gunung dan bukit dijaga dengan baik. Tidak digunduli. Ketika ada yang menebang pohon, harus terlebih dahulu menanam bibit pohon baru dan tumbuh.(Charlie)

Solok, netralpost -- Muhammad Zaky resmi terpilih sebagai Ketua Tanfiziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Solok Masa Khidmat  2026–2031 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) NU ke-VI yang digelar pada Kamis, 15 Januari 2026.

Konfercab NU ke-VI tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus MWC dan peserta Konfercab PCNU Kabupaten Solok. Kegiatan dipimpin langsung oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatra Barat dan berlangsung di Ruang Rapat Gedung C Lantai 2 Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Solok.

Hafnizon selaku Katib Suriah PCNU Kabupaten Solok Masa Khidmat  sebelumnya yang juga ketua Panitia Konfercab  menyampaikan ucapan selamat kepada Zaky atas terpilihnya sebagai ketua baru untuk lima tahun ke depan.

Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa NU Kabupaten Solok semakin maju serta menjaga marwah dan nama baik organisasi 

Konfercab secara resmi dibuka oleh Bupati Solok yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Mardaus, M, S.A.G, M.A.P, Dalam sambutannya, ia berharap NU tetap menjadi organisasi teladan di tengah masyarakat, khususnya sebagai pengayom umat beragama, serta dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Solok.

KH. Tan Gusli, S.Fil.I., MAP., MA Rajo Batuah Sekjen PWNU Sumatera Barat juga menyampaikan selamat  kepada Muhammad Zaky yang sudah di pilih secara Aklamasi oleh 11 MWC NU Kabupaten Solok dan juga sudah di setujui oleh Rais Syuriah Tengku Yulidurrahman yang juga baru di pilih oleh majelis khusus pemilihan pimpinan tertinggi ( AHWA ) 

"  Di Nahdlatul Ulama tidak ada yang kalah dan menang tapi Adalah yang paling Tinggi khidmadnya di NU suatu saat akan di balasi dengan kebaikan, Jadi teruslah berkhidmat dan bermanfaat bagi Ummat dan Jammiyah Nahdlatul Ulama " Ungkap KH Tan Gusli 

Dengan terpilihnya Muhammad Zaky sebagai Ketua PCNU Kabupaten Solok periode 2026–2031, diharapkan Nahdlatul Ulama Kabupaten Solok semakin berperan dalam menjaga persatuan umat dan mendukung pembangunan daerah yang religius dan berkemajuan.

Ketua Tanfiziyah PCNU Kabupaten Solok terpilih, Zaky, dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan kebersamaan.

“Terima kasih atas kepercayaan para pengurus dan warga Nahdlatul Ulama Kabupaten Solok. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab, kebersamaan, dan keikhlasan” ujar Zaky.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan peran NU di tengah masyarakat. Menurutnya, NU harus hadir sebagai perekat umat, penjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, serta mitra strategis pemerintah daerah.

“Kami akan berupaya menjadikan NU Kabupaten Solok lebih solid, aktif, dan berkontribusi nyata dalam bidang keagamaan, sosial, dan pendidikan demi kemaslahatan umat” tambahnya.

Rapat berjalan lancar dari awal sampai akhir, seluruh proses sudah sesuai dengan aturan yang tercantum di dalam AD/ART NU







Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan kesiapan daerahnya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang periode 2025–2029 dalam kegiatan Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Kota (Rakerkot) KONI Kota Padang Tahun 2026 digelar di The Axana Hotel Padang, Kamis (15/1/2026). Rakerkot berlangsung selama dua hari hingga 16 Januari 2026. 

Dalam pelantikan tersebut, Erianto resmi dikukuhkan sebagai Ketua KONI Kota Padang. 

"Insya Allah Kota Padang siap menyelenggarakan Porprov dan siap menjadi tuan rumah Porprov Sumbar," ujar Fadly Amran.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan olahraga dalam membentuk mental generasi muda. 

"Kita ingin anak-anak muda memiliki mental competitiveness dan mental berlomba sebagai bekal masa depan," tambahnya. 

Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus menyampaikan harapan agar KONI Kota Padang menjadi motor penggerak olahraga di Sumatera Barat. 

"KONI Kota Padang harus menjadi barometer kemajuan olahraga di Sumatera Barat," katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Padang, Erianto, menyatakan kesiapan pihaknya menyukseskan Porprov 2026 serta mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang. 

"Kami siap membawa atlet-atlet Kota Padang menuju Porprov 2026 dan mendukung program Padang Juara dan Padang Berlomba," ujarnya. (Viqi/Taufik)

SOLOK, NETRALPOST – Kementerian Pertanian Republik Indonesia resmi memulai kegiatan Optimasi Lahan (OPLA) dan Rehabilitasi Lahan Sawah terdampak bencana di Sumatera Barat. Kegiatan ini dipusatkan di Area Persawahan Munggu Tanah, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, pada Kamis (15/1/2026).

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan, Prof. Dr. Ir. Syam Herodian; Direktur Irigasi Pertanian, Dhani Gartina; serta Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Dr. Tedy Dirhamsyah. Hadir pula mewakili pemerintah daerah, Sekda Provinsi Sumbar Ari Yuswandi dan Wakil Bupati Solok H. Chandra, beserta jajaran TNI-Polri dan unsur Forkopimda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penjelasan panel oleh Sekretaris Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian mengenai teknis pelaksanaan rehabilitasi lahan. Selanjutnya, dilakukan ground breaking sebagai tanda dimulainya pencanangan rehabilitasi lahan sawah yang rusak akibat bencana alam di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga mengikuti arahan langsung dari Menteri Pertanian secara daring melalui video conference. Selain fokus pada infrastruktur lahan, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran bantuan langsung kepada masyarakat terdampak bencana dan aksi penanaman padi bersama di lokasi rehabilitasi.

"Kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk memulihkan produktivitas pertanian di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Solok, pasca bencana," ujar perwakilan rombongan dalam tinjauan lapangan tersebut.

Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif. Setelah kegiatan di Solok selesai, rombongan bertolak menuju Kota Padang untuk melanjutkan agenda kerja berikutnya.


 

Solok, netralpost – Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Polres Solok menggelar kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani (Binrohtal) bagi seluruh personel Polres Solok. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat keimanan, ketakwaan, serta integritas moral personel Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, Kamis (15/1/2026). 

Kegiatan Binrohtal tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, serta ASN Polres Solok. Suasana kegiatan berlangsung dengan khidmat, penuh kekhusyukan, serta sarat dengan nilai-nilai spiritual yang mendalam.

Dalam sambutannya, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., menyampaikan bahwa peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting bagi seluruh personel Polri untuk melakukan refleksi diri serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Kapolres Solok mengajak seluruh personel untuk meneladani makna dan hikmah peristiwa Isra’ dan Mi’raj, khususnya terkait pentingnya pelaksanaan salat lima waktu sebagai bentuk hubungan langsung antara hamba dengan Allah SWT. Salat, menurutnya, merupakan pondasi utama dalam membentuk kepribadian yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab, yang sangat relevan dengan tugas-tugas kepolisian.

Lebih lanjut, AKBP Agung Pranajaya menekankan bahwa peristiwa Isra’ dan Mi’raj juga mengajarkan tentang kekuatan iman dan keikhlasan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, sebagaimana yang dialami Nabi Muhammad SAW pada masa-masa sulit sebelum terjadinya Isra’ dan Mi’raj. Nilai ini diharapkan dapat menjadi pegangan bagi personel Polres Solok dalam menghadapi dinamika dan tantangan tugas yang semakin kompleks.

Selain itu, Kapolres Solok juga mengingatkan pentingnya keteguhan dalam menyampaikan kebenaran meskipun menghadapi penolakan, serta meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang selalu mengedepankan kejujuran, keadilan, dan kebaikan dalam setiap aspek kehidupan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam sikap dan perilaku personel Polri, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

“Peristiwa Isra’ dan Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan, kebahagiaan, dan pertolongan dari Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita senantiasa bersyukur secara menyeluruh atas segala nikmat yang telah diberikan Allah, serta menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berbuat kebaikan,” ujar Kapolres Solok.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Solok juga menegaskan bahwa personel Polri sebagai aparatur negara harus memiliki kekuatan iman dan ketakwaan sebagai benteng diri dari berbagai godaan dan penyimpangan yang dapat merusak diri sendiri, keluarga, maupun mencoreng citra institusi Polri. Dengan iman dan takwa yang kuat, diharapkan setiap personel mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas tinggi.

Melalui kegiatan Binrohtal ini, Polres Solok berkomitmen untuk terus membina mental dan spiritual personelnya sebagai bagian dari pembentukan karakter anggota Polri yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Polres Solok ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh personel senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah tugas demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Solok.(*) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.