Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88




Padang — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Padang TV akan menyiarkan berbagai program religi yang mengangkat program unggulan Pemko Padang, Smart Surau. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan penguatan karakter generasi muda di Kota Padang.

Nama program yang akan disiarkan adalah Bintang Smart Surau yang menampilkan anak-anak dan dai cilik yang memiliki potensi serta kompetensi dalam berdakwah, berpidato, dan berceramah. Program tersebut direncanakan tayang menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadhan.

Sebelum tampil di layar kaca, para peserta akan melalui proses audisi yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dan masjid-masjid di Kota Padang. Setiap peserta nantinya akan ditampilkan lengkap dengan identitas asal masjid dan sekolah, sebagai bentuk apresiasi terhadap pembinaan keagamaan di lingkungan masing-masing.

Melalui program ini, Padang TV bersama Pemko Padang ingin menunjukkan bahwa Smart Surau tidak hanya berfokus pada presensi salat subuh, tetapi juga memiliki berbagai produk dan program pembinaan keagamaan lainnya yang telah dikembangkan, meskipun belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat.

Selama bulan Ramadhan, Padang TV berkomitmen untuk mengangkat dan memviralkan berbagai produk Smart Surau yang telah berjalan selama kurang lebih tiga bulan terakhir, agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

Diharapkan, melalui kolaborasi antara Pemko Padang dan Padang TV ini, masyarakat semakin mengenal dan turut mendukung kesuksesan Smart Surau sebagai upaya membentuk generasi muda yang religius, berakhlak, dan berkarakter di Kota Padang.(Amanda/Nilam/Taufik)




Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi 2026. 

Hal ini ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran saat menerima audiensi jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang di Kediaman Resmi Wali Kota, Rabu (21/1/2026).

Pertemuan ini dihadiri Kepala BPS Kota Padang, Dessi Febriyanti, guna mengoordinasikan agenda nasional pendataan ekonomi yang dijadwalkan berlangsung serentak pada Mei hingga Juli 2026.

Dessi Febriyanti menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan mandat UU Nomor 16 Tahun 1967. Pendataan ini akan menyasar seluruh pelaku usaha di Kota Padang, mulai dari skala mikro (kecil), menengah, hingga perusahaan besar.

"Saat ini kami tengah menggencarkan sosialisasi agar masyarakat dan pelaku usaha memahami urgensi sensus ini. Kami berharap warga tidak ragu saat menerima petugas pendataan di lapangan nanti," ujar Dessi.

Selain Sensus Ekonomi, dalam pertemuan tersebut dipaparkan sejumlah program unggulan BPS Kota Padang tahun 2026, di antaranya Pembinaan Statistik Kelurahan yang oleh Wali Kota Fadly Amran diminta untuk  difokuskan pada kelurahan terdampak bencana guna menghasilkan basis data statistik kebencanaan yang akurat untuk mitigasi dan kebijakan daerah.

Literasi Statistik melalui program Statistik Goes to School dan Statistik Goes to Campus untuk mengenalkan peran data kepada pelajar dan akademisi.

Pendekatan masyarakat melalui kegiatan Senam Sensus yang direncanakan pada Januari-Februari 2026. Dan sesuai arahan Wali Kota Fadly Amran, kegiatan ini akan menggandeng KORMI agar jangkauan sosialisasi lebih luas dan meriah.

Fadly Amran pun menyambut positif langkah proaktif BPS Kota Padang. Dia menegaskan bahwa akurasi data statistik adalah kunci utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan kota yang tepat sasaran.

"Pemko Padang mendukung penuh. Kolaborasi ini penting agar masyarakat sadar akan pentingnya data. Jika datanya akurat, maka perencanaan pembangunan Kota Padang ke depan juga akan lebih kuat dan bermanfaat bagi warga," jelasnya. (Taufik/Manda/Nilam/Gio)

 
Padang – Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang menerima kunjungan edukasi dari SD Alam Unggul Tahfizh Raudhatul Ilmi Padang Pariaman, Rabu (21/1/2026). 

Sebanyak 98 siswa kelas III dan IV didampingi oleh 8 orang guru pendamping tampak antusias menelusuri jejak sejarah ibu kota Sumatera Barat tersebut.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah lokal Kota Padang sekaligus memberikan pemahaman terkait pentingnya arsip sebagai sumber informasi dan memori kolektif bangsa kepada generasi muda sejak dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang, Heriza Syafani menyambut baik inisiatif sekolah yang membawa peserta didiknya belajar langsung di luar kelas. 

Menurutnya, museum dan galeri arsip adalah jendela bagi anak-anak untuk memahami identitas daerahnya.

"Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Mengenalkan arsip dan sejarah kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar adalah langkah strategis. Kita ingin mereka memahami bahwa arsip bukan sekadar tumpukan kertas lama, melainkan bukti otentik perjalanan bangsa yang harus dijaga," ujar Heriza Syafani

Dia juga menambahkan bahwa Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang dirancang untuk menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik bagi semua kalangan, termasuk pelajar. Selama kunjungan, para siswa diajak melihat berbagai koleksi foto tempo dulu, dokumen bersejarah, hingga narasi perkembangan Kota Padang dari masa ke masa.

"Kegiatan berjalan dengan lancar dan kami melihat respon yang sangat positif dari para siswa maupun guru. Semoga pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran akan pentingnya literasi sejarah bagi mereka," pungkasnya.

Pihak sekolah berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan baru bagi siswa yang tidak didapatkan secara mendalam di dalam buku teks sekolah, sekaligus menjadi sarana rekreasi yang edukatif. (Taufik)



JAKARTA – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta didampingi Dirkrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan dan Kepala Dinas ESDM Sumbar melakukan langkah strategis dalam menangani isu pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah Sumatera Barat. Kapolda mendatangi Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta untuk mencari solusi permanen bagi para penambang lokal.
‎Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Pertemuan ini memfokuskan pada percepatan transformasi aktivitas penambangan ilegal menjadi legal melalui payung hukum yang sah.
‎Langkah Konkret: Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Berdasarkan hasil pertemuan, disepakati bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar akan segera melengkapi dokumen administratif yang diperlukan. Menteri ESDM berkomitmen untuk segera menyerahkan dokumen Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada Provinsi Sumatera Barat setelah persyaratan teknis terpenuhi.
‎"Kami berharap penataan WPR ini segera terwujud dan dilanjutkan dengan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Dengan demikian, aktivitas masyarakat dapat diformalkan melalui mekanisme yang sah sesuai perundang-undangan," kata Kapolda Sumbar.
‎Solusi Jangka Panjang dan Kesejahteraan
‎ Upaya ini dipandang sebagai solusi "win-win" bagi semua pihak. Kapolda menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mengawal proses ini agar tepat sasaran. Fokus utama dari kebijakan ini adalah:
‎Legalisasi: Mengubah status penambang ilegal menjadi pelaku usaha resmi.
‎Lingkungan: Memastikan aktivitas tambang memperhatikan standar kelestarian alam.
‎Ekonomi: Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
‎Dengan adanya komitmen dari Kementerian ESDM dan pengawalan ketat dari Polda Sumbar, diharapkan praktik PETI yang merusak lingkungan dapat ditekan, berganti dengan sektor pertambangan rakyat yang tertata dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi Sumatera Barat.(SRP)




Padang – Pemerintah Kota Padang akhirnya menerapkan peribahasa lama. Rencananya, sejumlah siswa berprestasi akan dikirim ke Tiongkok (Cina) untuk menimba ilmu.

"Ada peribahasa yang sangat dikenal, yaitu 'Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina'. Hari ini, kita bersama-sama memulai tahapan untuk mewujudkan hal tersebut," ujar Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka kegiatan “Padang-Guangdong Education Exhibition Event 2026”, di Gedung Balai Kota Padang, Selasa (20/1/2026).

“Padang-Guangdong Education Exhibition Event 2026” merupakan kegiatan pengembangan dunia pendidikan. Di kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Balai Kota Padang itu, Pemerintah Provinsi Guangdong memperkenalkan keunggulan Universitas yang ada di Cina kepada seluruh siswa SMA/SMK yang berprestasi di Padang. Mereka yang tertarik, akan dikirim ke “Negeri Tirai Bambu”.

“Melalui pameran pendidikan ini, kita dapat melihat dan mendengarkan sendiri potensi kerjasama beasiswa pendidikan ke Cina menjadi semakin terbuka,” kata Fadly Amran.

Pemko Padang melalui program “Padang Juara” telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan beasiswa penuh empat tahun atau beasiswa 1:1 dengan Pemerintah Provinsi Guangdong bagi siswa Kota Padang. Seluruh siswa dijaring setelah ujian untuk kuliah di Cina.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya menyampaikan sambutan hangat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para delegasi dari Provinsi Guangdong yang telah datang dan berpartisipasi dalam exhibition event ini. Kehadiran kita semua merupakan wujud nyata dari hubungan persahabatan, kerjasama, dan kepercayaan yang terus kita bangun antara Kota Padang dengan Provinsi Guangdong,” ujar Wali Kota Padang.

Sekitar 300 pelajar SMA/SMK memadati Gedung Balai Kota. Mereka mencari informasi mengenai peluang studi dan program beasiswa di Tiongkok. Universitas Guangdong menawarkan peluang studi bidang teknik.

“Tentunya ini kesempatan dan menjadi angin segar, kami berharap dapat lolos,” ungkap Rani, salah seorang siswa yang ikut hadir di kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan “Padang - Guangdong Education Exhibition Event 2026” itu yakni Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudrstek, Yaya Sutarya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Sumbar, Habibul Fuadi. Selain itu juga hadir delegasi dari Tiongkok, seperti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong, Inspektur Yue Shen, serta Presiden Asosiasi Pertukaran Internasional Pendidikan Guangdong.(Defrianto / Charlie)




Padang – Wali Kota Padang sekaligus Ayah GenRe Kota Padang, Fadly Amran menerima audiensi Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (20/1/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pemilihan Duta GenRe Kota Padang Tahun 2026.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk mendukung keberlanjutan program Duta GenRe sebagai strategi memperkuat karakter generasi muda di Kota Padang.

Wako Fadly Amran menyampaikan bahwa peran Duta GenRe sangat krusial dalam membangun awareness atau kesadaran remaja terkait tantangan masa depan. 

Fokus utama yang ditekankan adalah pemahaman mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, serta kemampuan membentengi diri dari pergaulan negatif.

“Kesadaran ini harus ditanamkan sejak dini. Remaja kita harus tahu apa yang perlu dijaga, apa yang harus dibatasi, dan bagaimana membangun masa depan yang terencana. Duta GenRe memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan ini karena mereka bicara dengan bahasa yang dipahami teman sebaya mereka,” ujar Fadly Amran.

Dia memberikan arahan agar para finalis Pemilihan Duta GenRe 2026 tidak hanya terjebak pada kegiatan yang bersifat simbolis. Ia menuntut para duta untuk menjadi role model atau teladan nyata di tengah masyarakat, sekolah, maupun kampus.

"Padang adalah kota pendidikan. Generasi muda kita harus unggul secara akademik, namun juga harus memiliki etika dan kesadaran diri yang kuat. Duta GenRe harus hadir sebagai contoh nyata dalam membangun perilaku positif dan bertanggung jawab," tegasnya.

Komitmen Dukungan Pemko Padang
Terkait teknis pelaksanaan Pemilihan Duta GenRe 2026, Pemko Padang memastikan dukungan melalui sinergi lintas perangkat daerah. Meski dihadapkan pada tantangan anggaran, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar program ini tetap berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi remaja.

“Pemerintah akan terus mendampingi. Kita ingin sinergi ini melahirkan agen perubahan yang mampu membawa remaja Kota Padang menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” pungkasnya. 

Sementara itu, perwakilan Duta GenRe menyatakan kesiapan mereka untuk menyukseskan Pildugen 2026 dan memperluas jangkauan edukasi melalui program-program inovatif di lingkungan pendidikan dan masyarakat luas. (Taufik/Manda/Gio/Nilam)



Padang – Kota Padang mempertegas komitmennya sebagai pusat pembinaan atlet muda di Sumatera melalui pembukaan Minangkabau Open Swimming Championship 2026 Sumatera ke-4. Kejuaraan ini resmi dibuka Wali Kota Padang, Fadly Amran di Kolam Renang FIK Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (20/1/2026).

Ajang yang memperebutkan Piala Wali Kota Padang ini diikuti oleh 311 atlet junior dari berbagai provinsi di Sumatera dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 20-22 Januari 2026.

Manifestasi Program ‘Padang Juara’
Wali Kota Fadly Amran menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan aktivasi nyata dari Program Padang Balomba, yang merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara.

"Kami menyediakan ruang pembinaan yang terukur bagi generasi muda. Melalui kompetisi berskala regional ini, kita menargetkan lahirnya atlet-atlet dari Padang yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional," ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi peserta dari luar Sumatera Barat menunjukkan bahwa kualitas atmosfer kompetisi di Kota Padang semakin diakui. Hal ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan pembinaan olahraga renang di tingkat akar rumput.

Persiapan Menuju Porprov 2026
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Akuatik Kota Padang, Iskandar, menjelaskan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum strategis untuk mengukur kesiapan atlet lokal. Dengan hadirnya peserta lintas provinsi, atlet Sumatera Barat mendapatkan tantangan tanding yang lebih berkualitas.

"Ini adalah ajang seleksi dan pembibitan bagi kami. Atlet-atlet potensial yang muncul dari kejuaraan ini akan dipersiapkan secara khusus untuk mewakili Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan digelar tahun ini," ungkap Iskandar yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Padang.

Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kolaborasi antara KONI, Pengcab Akuatik, dan seluruh panitia pelaksana. Berkat antusiasme yang besar, Pemko Padang berkomitmen untuk terus menjadikan kejuaraan ini sebagai agenda rutin tahunan guna menjaga regenerasi atlet renang secara berkelanjutan. (Taufik)







Padang — Harapan besar tersemat kepada seluruh penggawa kesebelasan Persatuan Sepakbola Padang (PSP). Wali Kota Padang Fadly Amran ingin kesebelasan berjuluk Pandeka Minang itu juara dan membanggakan daerah. 

"Memang hari ini kita menginginkan PSP Padang ini betul-betul menjadi tim yang juara dan tentunya membanggakan Kota Padang. Mudah-mudahan ini sebagai dorongan bahwa PSP Padang adalah sebuah harapan untuk merepresentasikan Padang Juara,” ujar Fadly Amran saat Launching PSP Padang di Pangeran Beach Hotel Padang, Selasa malam (20/1/2026), 

Ia menambahkan, ke depan PSP Padang tidak hanya ditargetkan berprestasi di kompetisi liga, namun juga memiliki stadion sendiri sebagai kandang / home base kebanggaan. 

“Kalau bisa, ada stadion tuan rumah PSP Kota Padang di tahun 2028,” tambahnya. 

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemko Padang mengucurkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk PSP Padang. Tak hanya itu, Wali Kota Padang dan Ketua Umum PSP Padang, Amril Aciak Amin juga memberikan dukungan pribadi masing-masing sebesar Rp50 juta. 

Suasana semakin hangat saat Ketua Umum PSP Padang menggelar tradisi "badoncek" bersama para pejabat legislatif dan eksekutif Pemko Padang yang hadir. Dari tradisi kebersamaan tersebut, dana dukungan sebesar Rp195 juta berhasil dikumpulkan. 

“Padang Juara mudah-mudahan terepresentasikan dari kemenangan-kemenangan PSP Padang, sejalan dengan slogan Kota Padang, Satu Tujuan Demi Kejayaan Kota Padang. Bahkan bisa juga kita sebut, Satu Tujuan Demi Kejayaan PSP Padang,” tutup Fadly Amran. 

Launching ini menjadi simbol kebersamaan dan optimisme, menandai langkah awal PSP Padang menatap kompetisi Liga 4 dengan semangat baru demi kejayaan sepak bola Kota Padang.(Adv)

 

PADANG – Pasca-bencana yang mengubah peta aliran sungai di Kota Padang, air bersih kini menjadi barang mewah sekaligus kebutuhan paling mendasar. Fenomena pendangkalan sungai dan keringnya sumur resapan warga memaksa banyak pihak untuk bergerak cepat. Merespons krisis ini, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus konsisten berada di garda terdepan guna memastikan tidak ada warga yang kehausan.

‎Hingga Selasa (20/1/2026), armada tangki Perumda AM Kota Padang terpantau masih aktif menyisir pemukiman. Hebatnya, bantuan ini tidak hanya menyasar pelanggan resmi, tetapi juga warga non-pelanggan yang terdampak parah. Perumda AM menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, misi kemanusiaan berdiri di atas segalanya.

‎Kerja keras ini didukung penuh oleh sinergi lintas instansi. Sejak pertengahan Januari, BPBD, BNPB, dan PMI turut memperkuat armada distribusi. Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa meskipun didistribusikan oleh berbagai instansi, seluruh pasokan air tetap bersumber dari intake berkualitas milik Perumda di Palukahan dan Sikayan.

‎"Kami memastikan kualitas air tetap terjaga. Kolaborasi ini adalah kunci agar bantuan sampai ke titik terjauh yang paling membutuhkan," ujar Adhie.

‎Hingga saat ini, tercatat sebanyak 24.876,75 meter kubik air bersih telah mengalir ke tangan warga. Angka ini menjadi bukti nyata konsistensi layanan di tengah tantangan alam yang berat. Direksi Perumda AM pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mitra seperti Damkar, Dinas PU, dan BWSS V yang telah bahu-membahu dalam misi pemulihan ini.

‎Bagi warga Padang, deru mesin mobil tangki kini bukan sekadar suara kendaraan, melainkan simbol harapan dan solidaritas untuk bangkit kembali.




PADANG – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar agar tidak main-main dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menegaskan bahwa temuan BPK harus menjadi "obat kuat" untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, bukan sekadar dokumen administratif.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Evi Yandri saat menerima LHP Kepatuhan atas Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Menengah tahun anggaran 2024 hingga Triwulan III 2025 di Kantor BPK Perwakilan Sumbar, Senin (19/1).
Soroti Kerawanan Penyelewengan Dana Pendidikan

Dalam sambutannya, Evi Yandri menggarisbawahi bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu bidang yang paling rawan terjadi praktik penyelewengan anggaran. Padahal, kualitas SDM Sumatera Barat sangat bergantung pada efektivitas penggunaan dana tersebut.

“Pemeriksaan ini krusial. Infrastruktur pendidikan yang layak adalah syarat mutlak. Kami di DPRD akan mempelajari rekomendasi ini secara mendalam untuk memastikan dana pendidikan benar-benar sampai ke tujuannya, bukan bocor di tengah jalan,” tegas Evi Yandri.

Ia juga mengapresiasi langkah BPK yang berfungsi sebagai instrumen pencegahan (deteksi dini) sebelum indikasi penyimpangan berdampak lebih luas terhadap kualitas belajar mengajar di Sumbar.
Rapor Merah: Dari Kekurangan Volume hingga Data "Usang"

Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Sudarminto Eko Putra, memaparkan sejumlah temuan yang cukup mencolok dalam LHP tersebut. Beberapa poin krusial yang perlu mendapat perhatian serius Pemprov Sumbar antara lain:

    Perencanaan Lemah: Dinas Pendidikan ditemukan belum menggunakan data terbaru (pemutakhiran) sarana dan prasarana dalam menyusun skala prioritas.

    Masalah Pengadaan: Satuan pendidikan tidak melakukan perbandingan harga atau negosiasi yang memadai dengan penyedia barang/jasa.

    Fisik Bermasalah: Ditemukan kekurangan volume pada 17 paket pekerjaan pembangunan gedung dan bangunan.

    Administrasi Keuangan: Pembayaran biaya personel jasa konsultansi ditemukan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tenggat Waktu 60 Hari

Menanggapi temuan tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyatakan komitmennya untuk melakukan tindak lanjut secara cepat. Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat pengendalian internal agar kesalahan serupa tidak terulang.

“Kami jadikan ini bahan evaluasi berharga. Pemprov berkomitmen menyelesaikan seluruh rekomendasi BPK secara bertanggung jawab dan tepat waktu,” ujar Mahyeldi.

Sesuai aturan perundang-undangan, Pemprov Sumbar kini berkejaran dengan waktu. BPK memberikan batas waktu maksimal 60 hari bagi pemerintah daerah untuk memberikan jawaban atau aksi nyata terkait tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan.

Evi Yandri menutup dengan harapan agar sinergi antara BPK, DPRD, dan Pemprov dapat melahirkan pemerintahan yang bersih dan transparan. "Jangan ada lagi temuan berulang di masa depan. Rakyat menunggu bukti nyata dari pembangunan pendidikan yang akuntabel," pungkasnya.(Adv)
 




 




Padang – Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kerja sama pendidikan dengan Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam mendukung Program Unggulan (Progul) beasiswa ke luar negeri. 

Hal ini disampaikan Inspektur Jenderal Pendidikan Provinsi Guangdong, Xu Shimin saat dijamu Wali Kota Pasang, Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (19/1/2026) malam.

Xu Shimin menyatakan bahwa kunjungan delegasi Tiongkok ke Kota Padang bertujuan untuk mempererat pertukaran pelajar dan mendorong kemajuan bersama di sektor pendidikan.

Xu Shimin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memfasilitasi kolaborasi strategis antara universitas di Guangdong dengan institusi pendidikan di Padang. Kerja sama ini mencakup penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk berbagai program, termasuk skema Study in China, Learning in Guangdong serta pengembangan institusi vokasional. 

Langkah ini dinilai sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Fadly Amran - Maigus Nasir yang ingin mendorong mahasiswa daerah mendapatkan pengalaman belajar internasional melalui program gelar ganda (double degree).

Saat ini, sudah terdapat lebih dari 2.600 mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Guangdong, dan jumlah ini diharapkan terus meningkat melalui sinergi dengan Pemko Padang. 

Xu Shimin berharap kolaborasi ini tidak hanya mencakup pertukaran akademisi, tetapi juga menjadi teladan kerja sama internasional yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di kedua wilayah.

Sebelumnya, epala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova menyatakan bahwa bagi para pelajar SMA/SMK sederajat di Kota Padang akan dilaksanakan pameran dan expo pendidikan pada 20 Januari 2026 berlokasi di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang. 

Dia menjelaskan, untuk eksibisi akan dilaksanakan pada 20 Januari 2026 di Balai Kota Padang, yang diikuti kurang lebih 1.000 siswa SMA dan SMK untuk melihat kampus-kampus dan peluang-peluang untuk kuliah di China.

Selanjutnya, pada 21-22 Januari 2026 akan dilaksanakan ujian seleksi bagi para calon mahasiswa yang ingin memperebutkan kuota beasiswa untuk kuliah di Provinsi Guangdong.

Dia menekankan bahwa jumlah penerima beasiswa nantinya akan sangat bergantung pada kualitas dan hasil ujian para siswa. 

"Jumlah delegasinya yang diterima itu tergantung dari siswa yang lulus tes. Skemanya beasiswa dari Pemerintah Kota Padang," tegasnya. (Taufik)

 

PADANG, NETRALPOST– Proyek strategis nasional Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik yang digadang-gadang sebagai solusi kemacetan dan kecelakaan di jalur ekstrem Padang-Solok mulai memasuki tahapan krusial. Namun, di balik progres teknis yang berjalan, muncul isu miring terkait minimnya keterlibatan pemangku adat atau Niniak Mamak Kecamatan Lubuak Kilangan dalam proses koordinasi di lapangan.

Dalam konfrensi pers dengan Sejumlah Ketua KAN, tokoh masyarakat dan anak nagari di Lubuak Kilangan menyayangkan sikap pihak pelaksana maupun instansi terkait yang dinilai berjalan sendiri tanpa melakukan dialog mendalam dengan pemangku adat setempat. Padahal, wilayah Sitinjau Lauik secara ulayat berada di bawah naungan Nagari di Kecamatan Lubuak Kilangan.

​"Pembangunan ini memang untuk kepentingan umum, tapi jangan sampai melupakan kearifan lokal. Kami merasa Niniak Mamak hanya dijadikan penonton dalam proyek yang berada di tanah ulayat kami sendiri. Kami hanya ingin koordinasi untuk memperlancar kepentingan bersama, "ujar Dani Faizal seorang tokoh muda Lubuk kilangan. 

"Kami tidak pernah menghambat tapi hargai orang yang ada di lokasi proyek fly over", Sambungnya. 

"Proses pembangunan Flyover Sitinjau Lauik yang kini melaju dengan ritme sangat cepat mulai memicu kekhawatiran dari kalangan pemangku adat. Meski proyek ini mendapatkan dukungan luas, muncul keresahan mengenai minimnya keterlibatan riil Niniak Mamak Kecamatan Lubuak Kilangan (Luki) dalam proses strategis di lapangan", Ujar Ketua KAN Lubuk Kilangan Armansyah Datuak Gadang. 

​Kekhawatiran utama muncul karena pihak Niniak Mamak merasa peran mereka hanya sebatas formalitas administratif. "Kami di Lubuak Kilangan merasa tidak dilibatkan secara subtansial; nama kami hanya dicantumkan di dalam Surat Keputusan (SK), namun dalam pelaksanaan koordinasi kami ditinggalkan,"Imbuh Armansyah Datuak Gadang. 

Kemudian Ketua Satgas Nagari Lubuk Kilangan Nispan jumadil, SH, mengatakan Pihak masyarakat adat mengingatkan bahwa "kelonggaran yang diberikan selama ini jangan disalahartikan sebagai pengabaian hak-hak ulayat. Mereka mendesak agar ada ruang komunikasi yang lebih terbuka agar pembangunan ini tidak meninggalkan masalah hukum maupun sosial bagi anak kemenakan di masa depan, " Katanya. 

Kemudian, Dani Faizal juga mengingatkan, "Transparansi dan pelibatan aktif Niniak Mamak Lubuak Kilangan bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan kunci utama untuk menjamin stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan di tanah ulayat. Jangan sampai ambisi percepatan proyek mengabaikan kearifan lokal yang justru berpotensi menjadi hambatan besar bagi keberlanjutan proyek ini di masa depan", Tutupnya.(Nofri_Tanjung) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.