Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost --- Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Induk Sumbar 6 Ditlantas Polda Sumbar menggelar operasi penindakan pelanggaran lalu lintas di sepanjang jalur Jalan Tol Padang-Sicincin. Operasi yang mengusung konsep simpatik ini berfokus pada pendekatan edukatif guna meningkatkan kesadaran pengguna jalan. Melalui program "Polantas Karib", petugas di lapangan berupaya menekan potensi kecelakaan lalu lintas sejak dini melalui interaksi yang ramah.

Dalam pelaksanaan di lapangan, setiap pengendara yang kedapatan melanggar aturan administrasi maupun teknis berkendara dihentikan secara sopan oleh petugas. Alih-alih langsung menjatuhkan sanksi denda tilang berat, personel Sat PJR Induk Sumbar 6 mengutamakan pemberian surat teguran tertulis. Langkah ini diambil sebagai bentuk peringatan keras namun edukatif agar para pelanggar tidak kembali mengulangi kesalahan serupa di kemudian hari.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas tertinggi bagi kepolisian. "Kami sengaja mengedepankan tindakan humanis melalui surat teguran ini demi membangun kedekatan emosional dan kesadaran murni dari masyarakat. Jalan tol baru seperti rute Padang-Sicincin membutuhkan penyesuaian budaya berkendara yang aman, dan petugas hadir bukan untuk menakuti, melainkan untuk menjaga kelancaran bersama," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.
Kombes Pol. Reza Chairul juga mengimbau agar seluruh masyarakat Ranah Minang secara mandiri membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Beliau mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi batas kecepatan di jalan tol, memeriksa kelaikan kendaraan sebelum berangkat, serta memastikan muatan tidak melebihi kapasitas aman. Menurutnya, kepatuhan sekecil apa pun di jalan raya merupakan kontribusi nyata dalam mencegah terjadinya kecelakaan fatal.
Melalui visual sosialisasi yang disebarkan dengan jargon “Tertib Berlalu Lintas, Selamat Sampai Tujuan”, kepolisian berharap pesan keselamatan ini dapat melekat kuat di hati masyarakat. Kehadiran aktif personel Ditlantas Polda Sumbar secara konstan di jalur tol diharapkan mampu meminimalkan pelanggaran sekaligus menciptakan rasa aman bagi seluruh pengendara yang melintas.
Operasi humanis Polantas Karib ini mendapatkan respons positif dari para pengguna jalan yang melintasi Tol Padang-Sicincin. Banyak pengendara yang mengaku lebih menghargai pendekatan persuasif berupa teguran langsung ini karena memicu kesadaran pribadi untuk lebih tertib. Dengan adanya sinergi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, kelancaran dan keselamatan berlalu lintas di Sumatera Barat diharapkan dapat terwujud secara maksimal.

Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) resmi meluncurkan program "Patroli Presisi Hadir" sebagai langkah taktis dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang prima di seluruh wilayah hukum Provinsi Sumatera Barat. Program unggulan ini dirancang untuk memastikan kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat sipil secara nyata dan berkelanjutan, sekaligus menekan potensi kerawanan di jalan raya. Dengan slogan utama "Polisi Hadir, Masyarakat Aman, Lalu Lintas Tertib", inisiatif ini merefleksikan transformasi pelayanan kepolisian modern yang lebih dinamis dan tanggap terhadap situasi lapangan.

Pelaksanaan Patroli Presisi Hadir Ditlantas Polda Sumbar berlandaskan pada empat pilar utama Polri Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan. Melalui pilar Prediktif, personel dikerahkan untuk mendeteksi dini hambatan serta hadir sebelum masalah lalu lintas terjadi di jalanan. Sementara itu, aspek Responsibilitas memicu pergerakan cepat petugas dalam melayani aduan masyarakat, yang didukung penuh oleh keterbukaan informasi (Transparansi) serta penegakan aturan hukum yang tegas namun tetap adil bagi seluruh pengguna jalan tanpa tebang pilih.

Dalam implementasi di lapangan, jajaran personel Induk 1 Ditlantas Polda Sumbar tidak sekadar melakukan patroli kendaraan, tetapi juga mengedepankan pendekatan interaktif secara humanis. Petugas secara aktif menyambangi simpul-simpul keramaian, pangkalan ojek, serta warung kemasyarakatan guna berdialog langsung dengan para pengendara. Langkah taktis ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, memberikan edukasi tertib berlalu lintas secara personal, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi yang harmonis antara Korps Bhayangkara dengan segenap lapisan elemen warga lokal.

Selain pengawasan arus kendaraan di jalan-jalan protokol, program ini turut menyasar edukasi langsung terkait kedisiplinan penggunaan atribut keselamatan berkendara, seperti pemakaian helm berstandar SNI dan kepatuhan terhadap rambu jalan. Kehadiran fisik polantas secara rutin di titik-titik rawan macet dan rawan kecelakaan terbukti efektif meningkatkan kesadaran publik secara mandiri. Hal ini sejalan dengan komitmen kepolisian untuk tidak mengutamakan penindakan hukum berupa tilang, melainkan memperkuat aksi pencegahan (preventif) demi menekan angka kecelakaan lalu lintas fatal.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program Patroli Presisi Hadir merupakan komitmen nyata instansinya untuk memberikan rasa aman tanpa jarak kepada masyarakat. "Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polantas di jalan raya bukan menjadi momok yang menakutkan, melainkan menjadi solusi konkret dan sahabat pelindung bagi para pengguna jalan. Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di ranah Minang hanya akan terwujud optimal apabila dibarengi dengan pelayanan tulus yang hadir lebih dekat dan melayani langsung dari hati," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.

Lebih lanjut, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan tertib lalu lintas sebagai sebuah budaya bersama demi keselamatan kemanusiaan. "Melalui penguatan patroli ini, kami juga mengajak seluruh pengendara untuk selalu disiplin, memeriksa kelayakan kendaraan, serta mematuhi segala peraturan yang berlaku. Ingatlah selalu bahwa keselamatan di jalan raya adalah prioritas utama dan merupakan tanggung jawab kolektif kita bersama; mulailah tertib dari diri sendiri hari ini agar selamat sampai ke tujuan masing-masing," pungkas Dirlantas Polda Sumbar menutup pernyataannya.

PADANG, netralpost – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) melalui Satuan Patroli dan Pengatur Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 terus mengintensifkan pendekatan humanis kepada masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program unggulan bernama "Ngobras" atau Ngopi Bareng Polantas. Kegiatan edukatif ini dikemas dalam bentuk diskusi santai di warung-warung kopi lokal, menciptakan ruang interaksi langsung tanpa jarak antara petugas kepolisian dan warga sekitar.

Melalui kegiatan "Ngobras" ini, personel Sat PJR Sumbar 4 turun langsung menyapa pengendara, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat untuk berdialog mengenai pentingnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Sambil menikmati kopi bersama, petugas menyampaikan pesan-pesan edukatif mengenai aturan berkendara yang aman demi meminimalkan angka kecelakaan di wilayah Sumatera Barat. Kehadiran polisi di tengah suasana informal ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari masyarakat.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa pendekatan persuasif merupakan kunci utama dalam membentuk karakter pengendara yang disiplin. "Kami ingin mengubah paradigma penegakan hukum lalu lintas dari yang tadinya kaku menjadi lebih bersahabat dan menyentuh hati masyarakat. Melalui ruang dialog santai seperti Ngobras ini, edukasi keselamatan dapat diterima dengan lebih baik oleh warga tanpa adanya rasa cemas atau takut kepada petugas," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul juga menambahkan bahwa tertib berlalu lintas adalah cerminan dari budaya bangsa yang bermartabat. Oleh karena itu, dalam setiap forum "Ngobras", jajaran Polantas selalu menekankan enam poin utama keselamatan jalan raya. Poin-poin penting tersebut meliputi kewajiban menggunakan helm saat berkendara, menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil, tidak mengoperasikan ponsel saat menyetir, mematuhi batas kecepatan kendaraan, menaati rambu-rambu lalu lintas, serta selalu mengutamakan keselamatan bersama sebagai prioritas tertinggi di jalan.

Program "Polantas Karib" dan "Polantas Menyapa" ini juga dimanfaatkan oleh petugas untuk mendengarkan langsung keluhan, masukan, maupun aspirasi dari para pengguna jalan terkait pelayanan kepolisian lalu lintas di lapangan. Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi fondasi yang kokoh untuk menekan potensi pelanggaran di jalan raya. Petugas berharap warga yang hadir dalam diskusi ini mampu menjadi pelopor keselamatan lalu lintas, serta menyebarluaskan virus positif ketertiban ini ke lingkungan keluarga dan tetangga terdekat mereka.

Dengan slogan utama "Keselamatan Anda, Prioritas Kami," Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat secara konsisten melalui program-program yang solutif. Kegiatan "Ngobras" ini diharapkan tidak hanya menjadi jembatan silaturahmi yang erat, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif yang mandiri dari dalam diri setiap individu masyarakat. Ketika kesadaran tersebut telah terbentuk, jalan raya di Sumatera Barat akan menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi setiap penggunanya.(*) 

PADANG, netralpost — Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat terus berkomitmen untuk menghadirkan sosok Polri yang dekat, hangat, dan responsif di tengah-tengah masyarakat. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., yang memimpin langsung Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Nurus Sabirin, Komplek Aspol Alai, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Senin (31/8/2026).

‎Turut didampingi jajaran personel Bidhumas serta Dit Samapta Polda Sumbar, kehadiran jenderal bintang dua tersebut disambut hangat oleh pengurus masjid dan warga setempat. Suasana ibadah berlangsung penuh khidmat, menyatukan jajaran kepolisian dan masyarakat dalam satu shaf yang harmonis.

‎Bagi Kapolda Sumbar, kehadiran Polri di tengah warga tidak boleh sekadar berfokus pada tugas-tugas penegakan hukum dan pengamanan fisik. Lebih dari itu, hadirnya polisi adalah tentang membangun rasa saling percaya (trust building) serta memupuk kebersamaan secara tulus.

‎"Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan melalui kebersamaan. Lewat momen-momen sederhana seperti sholat berjamaah ini, kita ingin memastikan bahwa Polri selalu ada, dekat, dan siap mendengarkan masyarakat," ungkap Kapolda Sumbar.

‎Suasana keakraban semakin terasa usai pelaksanaan sholat Subuh. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang berlangsung santai namun bermakna. Kapolda beserta jajaran berdialog langsung dengan para pengurus masjid dan warga, mendengarkan berbagai aspirasi, keluhan, hingga masukan terkait situasi lingkungan sekitar.

‎Melalui pendekatan berbasis pendekatan keagamaan dan kemasyarakatan ini, Polda Sumbar konsisten mendorong transformasi Polri yang humanis. Dialog dua arah tanpa jarak seperti ini menjadi sarana efektif untuk menyerap informasi demi terciptanya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di Ranah Minang.(*) 

 

SIJUNJUNG, NETRALPOST ---   Kepolisian Resor (Polres) Sijunjung menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat melalui kegiatan pembagian masker di Jalan Lintas Sumatera, Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., bersama jajaran Polsek IV Nagari dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan IV Nagari.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi masyarakat dan pengguna jalan sekaligus membagikan masker sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah melalui Kapolsek Empat Nagari Iptu Ichsan Ansari mengatakan, kegiatan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya pengguna jalan yang beraktivitas di kawasan Jalan Lintas Sumatera.

“Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya. 

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.

“Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung. Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan yang aman, tertib dan sehat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kapolsek IV Nagari Iptu Ichsan Ansari, S.H., M.H., menyampaikan pihaknya bersama unsur terkait akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan pelayanan langsung di lapangan.

«“Kami ingin kehadiran personel Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kami juga berupaya memberikan edukasi serta kepedulian terhadap kondisi masyarakat,” kata Iptu Ichsan Ansari.

Iptu Ichsan menambahkan, kegiatan yang melibatkan kepolisian dan unsur Forkopimcam tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara aparat pemerintah, kepolisian dan masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk selalu memperhatikan keselamatan serta mematuhi ketentuan yang berlaku saat beraktivitas di jalan raya.

Kegiatan pembagian masker berlangsung dengan pendekatan humanis. Petugas berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pengguna kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Sijunjung dan Polsek IV Nagari menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dengan warga.(*) 

  

LIMAPULUH KOTA, NETRALPOST — Renovasi Gedung Mapolsek Kapur IX, Polres Limapuluh Kota, resmi rampung. Kapolres Limapuluh Kota AKBP Saiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., meresmikan gedung tersebut pada Kamis (27/8/2026).

Peresmian ini menjadi momentum bagi jajaran Polsek Kapur IX untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Renovasi gedung juga menjadi wujud sinergi dan gotong royong antara kepolisian, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta masyarakat dan perantau asal Kapur IX.

Sejak awal, proses renovasi mendapat dukungan dari Kapolres Limapuluh Kota. Saiful Wachid disebut terus mendorong dan mengawal proses pembangunan agar fasilitas Mapolsek dapat menunjang pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memberikan pelayanan yang lebih nyaman kepada masyarakat.

Kapolsek Kapur IX AKP Rika Susanto mengatakan rampungnya renovasi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Menurutnya, gotong royong menjadi salah satu kunci sehingga proses renovasi dapat diselesaikan.

"Terima kasih atas dukungan seluruh pihak, mulai dari tokoh masyarakat hingga para perantau asal Kapur IX. Kantor yang layak dan nyaman adalah impian kita semua," ujar Rika.

Dia berharap gedung yang telah direnovasi tersebut dapat semakin meningkatkan semangat personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Yang jauh lebih berharga adalah semangat untuk melayani masyarakat dengan sepenuh jiwa. Semoga gedung ini menjadi pintu pelayanan yang hangat, tempat warga datang merasa tenang dan pulang membawa kepuasan," katanya.

Kapolres Apresiasi Gotong Royong Warga

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Saiful Wachid mengapresiasi kekompakan personel Polsek Kapur IX bersama seluruh elemen masyarakat dalam mendukung renovasi gedung tersebut.

Menurut Saiful, dukungan masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

"Taburlah benih-benih kebaikan di tengah masyarakat. Jaga selalu amanah ini dengan tulus dan profesionalitas," kata Saiful.

Dia menekankan agar peningkatan fasilitas juga diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Apabila pelayanan kita lahir dari hati, maka citra Polri akan melekat di sanubari masyarakat. Institusi ini akan senantiasa dicintai, dipercaya, dan dijaga bersama masyarakat," ujarnya.

Dalam kegiatan peresmian tersebut turut hadir Camat Kapur IX, sejumlah tokoh masyarakat, Irman Tedy, Samsul Bikar, Babinsa, niniak mamak, Bundo Kanduang, serta unsur masyarakat lainnya.

Dengan selesainya renovasi tersebut, Polsek Kapur IX diharapkan dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan kepada warga di wilayah hukumnya.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bekerja sama dengan KAI Properti menyelenggarakan pelatihan intensif bagi 37 Petugas Jaga Lintasan (PJL) yang baru direkrut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan keselamatan di perlintasan sebidang.

Pelatihan yang berlangsung selama 7 (tujuh) hari, mulai 26 Agustus hingga 3 September 2026, dilaksanakan di Kantor KAI Divre II Sumbar dan diikuti oleh 37 PJL yang telah menyelesaikan proses rekrutmen. Para peserta selanjutnya akan ditempatkan di sejumlah wilayah kerja KAI Divre II Sumbar.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap aspek keselamatan yang harus dimiliki PJL dalam menjalankan tugas. Sebagai petugas yang berada langsung di lapangan, PJL memiliki peran penting dalam memastikan operasional perlintasan sebidang berjalan sesuai prosedur dan mendukung keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kompetensi dan kesiapan PJL menjadi salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

“PJL merupakan ujung tombak dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Melalui pelatihan ini, kami memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prosedur keselamatan, pengoperasian peralatan, penanganan kondisi tidak normal, serta berbagai aspek yang harus dikuasai dalam pelaksanaan tugas. Kami berharap seluruh peserta dapat menjalankan tugas secara disiplin, profesional, dan mengutamakan keselamatan,” ujar Reza.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang mencakup aspek regulasi dan teknis, antara lain pemahaman perundang-undangan, peraturan pemerintah dan peraturan dinas terkait pintu perlintasan, semboyan kereta api, pengetahuan konstruksi jalan rel, pengoperasian peralatan pintu perlintasan dan peralatan telekomunikasi, prosedur operasional standar (SOP), jadwal perjalanan kereta api, safety intermediate, prosedur penanganan kondisi tidak normal, serta etika pelayanan publik.

Selain pembelajaran teori, peserta juga mendapatkan materi praktik yang meliputi praktik semboyan kereta api, penggunaan alat keselamatan standar kerja, prosedur pencatatan laporan penjagaan, serta pengoperasian peralatan pintu perlintasan. Pembekalan tersebut diberikan untuk memastikan para peserta tidak hanya memahami prosedur secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat ketika menjalankan tugas di lapangan.

Pelaksanaan pelatihan melibatkan sejumlah unit terkait, di antaranya unit Operasional, unit Jalan dan Jembatan, unit Legal, serta unit Keselamatan. Kolaborasi lintas unit tersebut dilakukan untuk memberikan pembekalan yang komprehensif, baik dari sisi operasional, teknis, regulasi maupun keselamatan kerja.

KAI Divre II Sumbar secara berkelanjutan melakukan peningkatan kompetensi bagi personel PJL. Saat ini, terdapat sebanyak 109 PJL yang dipekerjakan oleh KAI di wilayah kerja Divre II Sumbar dan telah tersertifikasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sesuai kompetensi yang dipersyaratkan untuk melaksanakan tugas sebagai PJL.

Sementara itu, 37 PJL yang mengikuti pelatihan kali ini juga akan menjalani proses sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Sertifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap petugas memiliki kompetensi yang dipersyaratkan sebelum menjalankan tugasnya di perlintasan sebidang.

KAI Divre II Sumbar juga akan melaksanakan pelatihan dan peningkatan kompetensi PJL secara berkala di seluruh wilayah kerja. Upaya tersebut merupakan bagian dari program keselamatan terpadu KAI untuk meningkatkan kesiapan petugas, memperkuat penerapan prosedur keselamatan, serta meminimalkan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesiapan seluruh petugas yang berada di garis depan pelayanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kompetensi petugas, kepatuhan terhadap prosedur, serta kedisiplinan seluruh pengguna jalan,” tutup Reza.

Melalui penguatan kompetensi dan sertifikasi PJL secara berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar berharap keberadaan petugas di perlintasan sebidang dapat semakin optimal dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu tertib dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang.(*) 

 

Padang, Netralpost – Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Apel Pagi Jam Pimpinan yang berlangsung khidmat di halaman Mapolda Sumbar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes. Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti oleh seluruh pejabat serta personel Ditlantas Polda Sumbar.

Apel pagi ini tidak sekedar rutinitas kehadiran, melainkan menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat disiplin, dan membangkitkan semangat pengabdian. Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan acara Halal Bi Halal yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kombes. Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., Dirlantas Polda Sumbar, dalam arahannya menyampaikan:

“Apel pagi ini adalah cermin kesiapan kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Disiplin yang kita tunjukkan di sini adalah cerminan pelayanan yang akan kita berikan kepada masyarakat. Melalui Halal Bi Halal ini, saya mengajak seluruh personel untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Kebersamaan adalah kekuatan terbesar kita dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Sumatera Barat.”

Lebih lanjut, beliau menegaskan: “Semangat baru harus kita bawa dalam setiap langkah kerja. Hadir lebih dekat, melayani dengan hati, dan bertindak presisi. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan!”, ujarnya.

Kegiatan berakhir dengan doa bersama dan jabat tangan penuh kehangatan antar seluruh personel, memperkuat tekad untuk terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan tulus kepada masyarakat.(*) 


 

Padang,  netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan profesionalisme personel pengamanan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja dan layanan transportasi kereta api yang aman, tertib, dan nyaman.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Security Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Kamis–Jumat (27–28/8) di halaman Kantor KAI Divre II Sumatera Barat. Kegiatan dipimpin langsung oleh Manajer Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP, bersama Babin Polsuska Aiptu Roby Kentoro dan diikuti oleh 72 personel security.

Dalam arahannya, Manajer Pengamanan menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kewaspadaan, serta kepatuhan terhadap ketentuan dan prosedur dalam menjalankan tugas. Personel security juga diingatkan untuk senantiasa menjaga sikap, penampilan, dan etika dalam bertugas serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan profesional kepada pelanggan maupun seluruh pihak yang berada di lingkungan kerja KAI.

“Security merupakan salah satu garda terdepan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. Karena itu, setiap personel harus memiliki kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta kemampuan untuk bertindak secara tepat sesuai prosedur. Selain menjaga keamanan, personel juga harus mampu memberikan pelayanan yang humanis dan profesional,” ujar Manajer Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto.

Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan baris-berbaris (PBB) yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, ketanggapan, serta kemampuan personel dalam menerima dan melaksanakan instruksi secara tepat, cepat, dan terkoordinasi.

Sebagai bagian dari pembinaan fisik dan mental, kegiatan dilanjutkan dengan Long March berupa perjalanan kaki sejauh 8 kilometer dari Stasiun Pulau Air hingga Kodaeral II Padang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tahan fisik, ketangguhan mental, kedisiplinan, serta kekompakan antarpersonel. Melalui Long March tersebut, personel security juga dilatih untuk menjaga fokus, membangun semangat kebersamaan, serta meningkatkan kemampuan dalam menghadapi dan menyelesaikan tantangan secara disiplin, terukur, dan bertanggung jawab.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa peningkatan kapasitas personel security memiliki keterkaitan erat dengan kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan. Menurutnya, aspek keamanan dan pelayanan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam operasional transportasi kereta api.

“Keamanan merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan transportasi yang berkualitas. Ketika personel security memiliki disiplin, kesiapsiagaan, dan kemampuan komunikasi yang baik, maka hal tersebut akan turut membangun rasa aman dan nyaman bagi pelanggan. Karena itu, pembinaan seperti ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan pengamanan, tetapi juga membentuk karakter personel yang mampu memberikan pelayanan secara profesional dan humanis,” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza menyampaikan bahwa personel security tidak hanya dituntut untuk mampu menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari wajah perusahaan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan dan masyarakat.

“Setiap interaksi personel dengan pelanggan merupakan bagian dari pengalaman mereka menggunakan layanan KAI. Sikap yang ramah, responsif, disiplin, dan profesional akan memberikan kesan positif sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap KAI. Oleh karena itu, kami terus mendorong agar standar keamanan berjalan beriringan dengan standar pelayanan,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Selain aspek fisik dan kedisiplinan, pembinaan juga diarahkan untuk membangun koordinasi, kepemimpinan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Kami berharap seluruh personel security dapat semakin disiplin, sigap, tangguh, profesional, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Dengan personel pengamanan yang memiliki kompetensi dan kesiapan yang baik, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman, tertib, nyaman, dan berorientasi pada pelayanan pelanggan” tutup Reza.(*) 

Padang, netralpost --- Penguatan sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut diwujudkan KAI Divre II Sumbar melalui audiensi bersama Kodaeral II Padang, Kamis (27/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kodaeral II Padang tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen.

Kedatangan jajaran KAI Divre II Sumbar disambut langsung oleh Dankodaeral II Laksda TNI Sarimpunan Tanjung, didampingi Aster Dankodaeral II Kolonel (Mar) Wartono dan Kadister Kodaeral II Letkol (Mar) Arifin.

Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan hubungan kelembagaan antara KAI Divre II Sumbar dan Kodaeral II Padang. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah hal strategis terkait penguatan sinergi, khususnya dalam mendukung aspek keamanan, kelancaran operasional, serta terciptanya koordinasi yang efektif dalam pelaksanaan tugas masing-masing.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa sinergi dengan TNI, termasuk Kodaeral II Padang, merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional perkeretaapian sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sebagai pengguna jasa kereta api.

“Kolaborasi dan koordinasi dengan Kodaeral II Padang merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan dan mendukung kelancaran operasional KAI Divre II Sumbar. Kami berharap komunikasi dan sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga bersama-sama dapat memberikan kontribusi positif bagi keamanan, kelancaran operasional, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Lutfi.

Senada dengan hal tersebut, Dankodaeral II Padang Laksda TNI Sarimpunan Tanjung menyambut baik audiensi yang dilakukan KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, sinergitas dan komunikasi antarlembaga merupakan hal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas, khususnya dalam menjaga keamanan dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik audiensi ini sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi antara Kodaeral II Padang dengan KAI Divre II Sumbar. Kodaeral II siap mendukung dan memperkuat sinergi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sehingga dapat bersama-sama memberikan kontribusi bagi keamanan, kelancaran operasional, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sarimpunan.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol penguatan hubungan kelembagaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cinderamata antara KAI Divre II Sumbar dan Kodaeral II Padang.

Melalui audiensi ini, KAI Divre II Sumbar berharap sinergitas dan kolaborasi dengan Kodaeral II Padang semakin solid dan berkelanjutan. Koordinasi yang semakin baik diharapkan dapat mendukung terciptanya operasional kereta api yang aman dan lancar serta memperkuat kualitas pelayanan KAI kepada masyarakat.(*) 

Netralpost --- Sabtu pagi itu, jam di dinding baru menunjuk angka 10.00 WIB. Ruang cangkir kopi di salah satu kedai langganan kawasan Jalan Banda Kali, Kota Padang, masih hangat oleh perbincangan. Kami, beberapa jurnalis yang biasa mangkal di sana, menghabiskan sisa obrolan akhir pekan sebelum memutuskan untuk beranjak.

Awalnya tanpa arah tujuan pasti. Usai berkemas dan masuk ke dalam mobil roda empat milik salah seorang rekan, kendaraan melaju perlahan meninggalkan pusat kota, menyusuri rute ke arah Bungus. Di tengah perjalanan, sebuah usulan meluncur santai dari bangku belakang, "Udah, kita langsung saja ke Pesisir Selatan." Celetukan itu langsung disambut anggukan setuju dari yang lain.

Perjalanan berlanjut menembus rute pesisir. Menjelang siang, kami menyempatkan diri singgah di sebuah kedai nasi tepi jalan untuk santap siang, sebelum meneruskan perjalanan hingga memasuki wilayah Nagari Tambang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.

Di lokasi inilah pandangan kami tertuju pada sebuah bangunan fisik baru yang mentereng: Jembatan Gantung Pejalan Kaki Tipe Rigid sepanjang 100 meter. Berdiri kokoh membentang di atas aliran sungai, jembatan ini hadir menjadi urat nadi baru bagi mobilitas serta urat nadi perekonomian masyarakat setempat.

Infrastruktur yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat di bawah Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II ini tampil megah dengan pylon berbalut warna merah-putih. Konstruksinya tampak rapi dan kokoh, dilengkapi pagar pengaman baja, jalan pendekat beton yang mulus, saluran drainase terstruktur, hingga deretan lampu penerangan jalan (PJU) untuk memastikan keamanan warga saat menyeberang pada malam hari.

Kehadiran jembatan gantung ini tidak sekadar menghubungkan dua sisi daratan, tetapi memangkas jarak tempuh warga, mempermudah anak-anak melangkah menuju sekolah, serta memperlancar arus pengangkutan hasil pertanian warga sekitar.

Demi menjaga keamanan dan keawetan bangunan dalam jangka panjang, papan imbauan resmi dari Kementerian PU terpasang di area pangkal jembatan. Beberapa tata cara melintas yang wajib dipatuhi warga antara lain:

• Antre secara berurutan dengan jumlah maksimal 40 orang dalam satu waktu.

• Utamakan keselamatan dengan tidak bermain-main, berlari, berfoto (selfie), atau bersandar pada pagar pembatas.

• Dampingi anak-anak saat melintas dan hindari menyeberang ketika hujan deras atau debit air sungai meningkat.

• Menjaga kebersihan serta kerapian di lingkungan sekitar area jembatan.

• Kendaraan roda empat dilarang melintas, kecuali kendaraan darurat seperti ambulans.

Apresiasi atas rampungnya jembatan ini turut disampaikan oleh Wali Nagari Koto Rawang, Derijol. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BPJN Sumbar atas terealisasinya fasilitas yang telah lama dinantikan oleh warganya.

"Kita menanti dari tahun 2024, alhamdulillah tahun ini terealisasi dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Derijol saat dikonfirmasi via pesan instan, (29/8).

Senyum lega juga tergambar dari wajah Mira, seorang pemilik warung kopi di sekitar jembatan. Bagi Mira dan warga lainnya, jembatan ini bukan sekadar jalur penyeberangan, melainkan jawaban atas kerinduan bertahun-tahun akan akses mobilitas yang layak dan bermartabat

"Dengan adanya jembatan ini warga sangat terbantu. Mengenai tidak semua kendaraan roda empat bisa lewat, itu kan sudah ada pemberitahuan bahwa hanya mobil ambulans yang bisa lewat," tutur Mira sembari menunjuk plang aturan yang berdiri di dekat jalan masuk jembatan.

Sore mulai membayang saat perbincangan kami bersama warga rampung. Kehadiran jembatan gantung bentang 100 meter di Nagari Tambang ini menjadi bukti nyata bagaimana akses infrastruktur yang memadai mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat nagari. Dengan senyum warga dan ingatan atas perjalanan hari itu, kami berpamitan untuk kembali menempuh jalan pulang menuju Kota Padang. (Red)



PESSEL – Warga Nagari Tambang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kini memiliki jembatan gantung pejalan kaki tipe rigid sepanjang 100 meter. Infrastruktur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat ini resmi memangkas jarak tempuh warga, mempermudah akses anak sekolah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian.

Jembatan modern berwarna dominan merah-putih ini dilengkapi pagar pengaman baja, jalan akses beton, sistem drainase, serta lampu penerangan jalan. Untuk menjaga keamanan dan keawetan infrastruktur, warga diimbau mematuhi tata cara melintas:

Batas kapasitas maksimal 40 orang dalam satu waktu.

Dilarang bermain, berlari, berfoto (selfie), atau bersandar pada pagar pembatas.

Anak-anak wajib didampingi, serta hindari melintas saat hujan deras atau banjir.

Jaga kebersihan lingkungan sekitar jembatan.

Kendaraan roda empat dilarang melintas, kecuali kendaraan darurat seperti ambulans.

Wali Nagari Koto Rawang, Derijol, menyampaikan apresiasi mendalam kepada BPJN Sumbar atas terealisasinya pembangunan yang dinantikan warga sejak 2024 tersebut.

"Kita menanti dari tahun 2024, alhamdulillah tahun ini terealisasi dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Derijol via WhatsApp, Sabtu (29/8).

Rasa lega juga diungkapkan Mira, warga setempat yang membuka kedai di dekat jembatan. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat membantu mobilitas harian dan warga pun telah memahami aturan penggunaan yang terpasang di lokasi.

Dengan beroperasinya jembatan ini, mobilitas dan perekonomian masyarakat Nagari Tambang serta sekitarnya kini makin aman, nyaman, dan lancar. (Red)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.