Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas polda lampung Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar DPW RATU PRABU SUMBAR Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Koni kota solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PC IPPNU PADANG PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Padang,netralnews.net - Pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) rutin Itwasum Polri TA 2020 di Polda Sumbar telah berakhir pada Rabu (12/8). Berakhirnya kegiatan tersebut, ditandai dengan pelaksanaan Taklimat Akhir Wasrik, Kamis (13/8) di ruang Jenderal Hoegeng Mapolda Sumbar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Irwil IV Itwasum Polri Brigjen Pol Ade Rahmat Suhendi, dengan diikuti oleh Pejabat Utama Polda Sumbar, para Kapolres sejajaran Polda Sumbar (melalui vicon) dan tim Wasrik Itwasum Polri.

Selaku obyek wasrik, Kapolda memahami bahwa pengawasan dan pemeriksaan merupakan salah satu fungsi manajemen kepolisian yang tidak dapat dipisahkan dengan fungsi-fungsi manajemen lainnya. Pengawasan dan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan akuntabilitas aparatur Polri yang jujur dan bersih, guna mencegah terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang dapat berakibat pada kerugian keuangan negara maupun menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Dari penyampaian Pernyataan Hasil Pemeriksaan (PHP) yang dibacakan Irwil IV Itwasum Polri, telah mengungkapkan hasil kinerja Polda Sumbar yang sesungguhnya, baik di bidang Manajemen Operasional, bidang SDM, bidang Sarpras maupun bidang Garku khususnya pada aspek pelaksanaan dan pengendalian ternyata masih terdapat temuan–temuan yang harus ditindaklanjuti dan perlu untuk dilakukan perbaikan-perbaikan.

"Saya berkeyakinan bahwa kekurangan–kekurangan tersebut tidak dilakukan secara sengaja. Sebab pada kenyataannya dalam melaksanakan tupoksinya para penanggung jawab kegiatan telah berupaya semaksimal mungkin mengelola kendala menjadi sebuah peluang di dala penyelenggaraan kinerja yang berakuntabilitas," kata Irjen Pol Toni Harmanto dalam sambutannya.

Lanjutnya, sebagaimana komitmen pada saat Taklimat Awal, Polda Sumbar siap untuk memperbaiki dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi Tim Wasrik Itwasum Polri. Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini, Kapolda memerintahkan kepada para Kasatker dan Kasatwil yang menjadi obyek wasrik untuk segera menindaklanjuti hasil temuan secara profesional dan proporsional sesuai rekomendasi dan ketentuan yang berlaku.

"Kepada seluruh pembina fungsi tingkat Polda, agar membantu penyelesaian tindak lanjut atas temuan-temuan sesuai bidang fungsi masing-masing dan kepada Irwasda Polda Sumbar agar memonitor dan memastikan penuntasan tindak lanjut para obyek wasrik," ujarnya

Kemudian atas nama kesatuan dan pribadi, Kapolda menyampaikan banyak terima kasih kepada Tim Wasrik Itwasum Polri yang telah membantu dalam memposisikan diri sebagai konsultan untuk memberikan dorongan moril, petunjuk, maupun masukan yang bersifat membangun selama pelaksanaan wasrik.

"Permohonan maaf bilamana selama melaksanakan tugas di Polda Sumbar, terdapat hal-hal yang kurang berkenan baik yang dilakukan dengan sengaja maupun tidak disengaja," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumbar bersama Irwil IV Itwasum Polri Brigjen Pol Ade Rahmat Suhendi melakukan penandatanganan Pernyataan Hasil Pemeriksaan (PHP) sekaligus menyerahkan PHP dan tabulasi hasil wasrik.(*)

Bidhumas Polda Sumbar


Padang,netralnews.net - Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sumatera Barat mengadakan Audiensi Bersama Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Drs. Toni Harmnto, M.H pada Kamis (13/08/2020) di ruangan Kapolda Sumbar.

Pokdarkamtibmas Sumbar yang baru dikukuhkan langsung oleh Kapolda Sumbar pada bulan lalu telah bisa menjadi jembatan sebagai perpanjangan tangan Kapolri untuk menciptakan kamtibmas di Sumbar.

Audiensi ini bertujuan untuk meminta arahan dari Kapolda selaku pembina Pokdarkamtibmas Sumbar tentang bagaimana kenerja Pokdar kedepannya.

Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Drs. Toni Harmnto, M.H di dampingi oleh Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol Drs. Johni Soeroto mengatakan bahwa "tingkat kejahatan di Sumatera Barat
berdasarkan data dari Divisi Humas Polri, Sumatera Barat menempati urutan ke-5 teratas sebagai provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi", jelasnya.

"Untuk itu disini lah peran dan tugas Pokdarkamtibmas agar tingkat kejahatan di Sumbar menurun", katanya.

"Selanjutnya dia menyapaikan silahkan tempatkan anggota Pokdar di setiap daerah sebagai perpanjangan tangan dari tugas Polri", imbuhnya.

"Dengan adanya organisasi seperti ini kita harap semua yang terlibat dapat berperan aktif untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Sumbar karena tanpa kerjasama yang baik rasa aman dan nyaman di masyarakat tidak mungkin dapat terwujud", ungkapnya.

Selanjutnya Triski selaku ketua Podarkamtibmas Sumbar menyampaikan ucapan terimakasi kepada Kapolda Sumbar atas masukan dan arahan untuk kegiatan pokdar kedepannya "Insyallah dalam waktu dekat kita akan membuat program yang dapat membantu mengatasi masalah di kalangan masyarakat sesuai dengan amanat Kapolri", jelasnya.

"Dengan tingginya angka kejahatan di Sumbar, tentu tugas ini tidak mudah kita pecahkan di kalangan masyarakat, namun demikian dengan kita bersama-sama, harus mampu memecahkan masalah tersebut", jelasnya.

"Dan semoga dengan telah terbentuknya Pokdar Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat dapat memudahkan kita menjalankan tugas sebagai membantu tugas Polri", tutupnya. (R)




Payakumbuh,netralnews.net - Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah, MA, MSc., dan Ketua Persit Kartika Candra Kirana Daerah I/BB Ny. Neneng Irwansyah melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Yonif 131/Brs di Kota Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat pada Rabu (12/08/2020).

Kunjungan kerja yang diawali dengan penyambutan  Pangdam dan Ketua Persit oleh Wadanyonif 131/Brs Mayor Inf. Windu Kuntoro di pintu gerbang Kesatrian yang diikuti dengan ucapan selamat datang dari para perwira, seluruh anggota dan Ibu ibu Persit. 

Dilanjutkan silaturrahim dengan forkopimda di Mako Yonif yang dihadiri wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Ketua DPRD Kab. Limapuluh Kota, Bupati Kab Limapuluh Kota diwakili Sekda Kabupaten dan Kajari  Payakumbuh.

Selanjutnya pada kesempatan tatap muka dan pengarahan Pangdam I/BB kepada seluruh Prajurit dan Persit di Lapangan Krida, Pangdam  menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada para prajurit Yonif 131/Brs yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam waktu dekat Prajurit Yonif 131 ini akan berangkat tugas, untuk itu siapkan segala sesuatunya laksanakan latihan  dan persiapkan personel dan materiil dengan baik sehingga sukses dan lancar dalam melaksanakan tugas. 

Lebih lanjut Pangdam penekanan agar  cegah pelanggaran sekecil apapun dan jangan pernah bermain-main dengan Narkoba, sayangi karir dan keluargamu jangan terlibat dalam peredaran gelap narkoba karena itu akan merusak namamu, nama satuanmu dan keluargamu dan bagi yang terbukti  akan mendapatkan sanksi yang tegas, untuk itu sesama prajurit harus saling mengingatkan sehingga tidak terjadi pelanggaran disatuan ini, tegasnya.

Selain itu Pangdam juga menekankan agar  tetap ikuti anjuran pemerintah dalam memerangi Covid-19, dengan menerapkan sosial dan physical distancing maupun pola hidup sehat disiplin gunakan masker, jaga jarak, hindari tempat keramaian dan jaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan. 

Kepada seluruh prajurit dan Ibu Persit Pangdam tidak lupa mengingatkan  agar bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi handpone dengan sebaik baiknya, manfaatkan aplikasi media sosial untuk hal-hal yang positif jangan menulis hal yang negatif, tulislah hal hal yang positif dalam bermedia sosial yang baik baik saja.

Menyangkut tentang pelaksanaan Pilkada di wilayah, Pangdam juga menghimbau agar prajurit tetap netral tidak berpihak pada salah satu kontestan serta tidak terpengaruh dengan iming iming apapun, tutup alumni Akabri 1985 ini.

Usai pengarahan, Pangdam dengan didampingi Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada dan Kapok Sahli Brigjen TNI Jhon Sihombing melaksanakan kegiatan program ketahanan Pangan Yonif 131/Brs diantaranya panen jagung perdana seluas 2 hektar, peninjauan kolam lele peninjauan peternakan kambing dan penebaran bibit ikan Nila dan ikan Mas di Kolam lele depan Mayonif 131/Brs. 

Kunjungan kerja di Yonif 131/Braja Sakti diakhiri dengan penanaman pohon oleh Pangdam dan ketua Persit Kartika Candra Kirana Daerah I/Bukit Barisan Ny. Neneng Irwansyah yang juga diikuti oleh Danrem 032 dan Ketua Persit Koorcabrem 032 By. Anggia Meutia Arief. 

Hadir dan mendampingi Pangdam I/BB, Kapok Sahli Brigjen TNI Jhon Sihombing, Asops Kasdam Kolonel Inf Christomei Sianturi para Kasi Korem, Dandim dan para Kabalak Korem, prajurit dan Persit. (Penrem 032)

Padang-NN-Jumlah orang yang menderita infeksi virus corona atau COVID-19 di Indonesia terus meningkat dan semakin memprihatinkan. Untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus Corona yang mudah menular ini, pemerintah Indonesia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan masyarakat untuk menjaga jarak aman dengan orang lain melalui physical distancing.

Physical distancing atau pembatasan jarak fisik adalah upaya yang dilakukan untuk mengendalikan penyebaran infeksi virus Corona dan mencegah COVID-19. Saat menjalani physical distancing, individu diminta untuk tidak bepergian ke tempat yang ramai, misalnya mal, restoran, pasar, serta gym, atau pusat kebugaran.

Sebisa mungkin hindari juga menggunakan commuter line, busway, atau transportasi umum lainnya yang padat penumpang. Setiap individu juga perlu membatasi kontak langsung, seperti berjabat tangan, dan menjaga jarak aman minimal 1 meter ketika berinteraksi dengan orang lain, terlebih jika orang tersebut sedang sakit atau berisiko tinggi terinfeksi virus Corona.

STKIP PGRI Sumatera Barat sebagai lembaga pendidikan yang melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya adalah Dharma Pengabdian pada masyarakat, pada kesempatan kali ini memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai aturan physical distancing di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Tim dosen beranggotakan Asril, M.Pd., dari program studi PPKn, Muhammad Khairi Ikhsan, M.Pd., dan Armilia Riza, M.Pd., dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan ini dibantu oleh 2 orang mahasiswa, yaitu Yola Marta dan Yozia Fitri dari program studi PPKn.

“Dalam prakteknya, physical distancing dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti angan keluar rumah, kecuali untuk urusan penting, seperti membeli kebutuhan pokok atau berobat ketika sakit, sapa orang lain dengan lambaian tangan, bukan dengan berjabat tangan, bekerja atau belajarlah dari rumah, dan lain sebagainya” demikian penuturan Asril pada waktu pelaksanaan kegiatan (2/08/2020).

Pada kesempatan yang sama, Armilia Riza menambahkan “Manfaatkan juga telepon genggam atau video call untuk tetap terhubung dengan kerabat dan rekan kerja, demikian juga jika jika ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari, lakukan di luar jam sibuk,”tegasnya.

Untuk memastikan physical distancing berjalan disiplin dan efektif, beberapa negara, seperti China, Italia, dan India, bahkan sudah menerapkan lockdown. Selain di tempat umum, pemerintah juga menekankan physical distancing di dalam rumah. Hal ini dikarenakan orang rumah yang terlihat sehat dan tidak menunjukkan gejala COVID-19 bisa saja sebetulnya sudah terinfeksi virus Corona dan berpotensi menularkannya kepada orang lain, terangnya lagi.

Diharapkan dengan pemberlakuan aturan physical distancing ini banyaknya anggota masyarakat yang sadar dan taat dengan aturan tersebut sehingga penyebaran Virus Covid 19 dapat dihentikan, tutupnya.(###)


Oleh: Hariyanto, SS, SH, Sutan Malin Mudo
           (Pemerhati Sosial & Dhuafa)

Padang,netralnews.net - Memasuki bulan ke enam dimana masa pandemi wabah corona virus deseases 19 atau Covid-19 yang massif, namun sangat menakutkan pun mematikan. Sehingga, membuat aktifitas banyak yang terhalang olehnya. Entah kapan berakhirnya, kita pasrahkan kepada sang kholik pemilik jagad raya ini.

Banyaknya kegiatan dan pergerakan tidak maksimal dijalankan, dilema memang. Namun, kita tetap mawas diri dari dampak virus tersebut. Akibat dari penyebaran dan terus bertambahnya di Ranah Minang, sehingga Sekolah mulai dar PAUD, TK dan SD sampai ke jenjang perguruan tinggi dilakukan proses belajar mengajar via online (daring). Ada plus minusnya, satu sisi menjaga jarak agar terputusnya penyebaran Virus Corona pada anak bangsa

Namun, sisi lain anak- anak kurang memahami pola, bahan ajar dan bagaimana mereka meng-explore nya pun kurang lugas. Tentunya, jika pola dan cara ini terus dilakukan maka akan terlahirlah generasi yang lemah bahkan kurang mumpuni. Bahkan, akan jauh dengan apa yang mereka cita-citakan sulit mereka gapai.

Setiap orang pasti berharap bisa mewujudkan cita-cita mereka. Namun tidak jarang, impian tersebut belum bisa terwujud sehingga tidak sedikit yang menanggung kekecewaan. 

Menurut Psikolog Mona Sugianto, cita-cita yang belum terwujud bukanlah masalah. "Kalian tidak perlu khawatir, kalau cita-cita yang satu belum terwujud. Karena yang namanya impian tidak akan pernah berhenti. Setelah itu, kita pasti akan memiliki impian-impian yang baru dan besar. 

Bangunlah impian dan cita-cita itu dari kepedulian kita di sekitar. cita-cita tidak hanya bisa membuat seseorang memiliki tujuan yang jelas tetapi juga untuk tujuan yang lebih luas, yaitu membangun bangsa. Apa pun yang kita cita-citakan, jadilah yang terbaik. Banyak jalan untuk bisa meraih cita-cita, namun jika ada tirai penghalangnya, segeralah cari jalan lain agar bisa sampai.

Namun, sayang  fenomenal belajar daring (online) saat ini selain meningkatnya akan kebutuhan internet sehingga membuat penbahan biaya hidup. Hal yang sangat memiriskan ialah anak- anak hanya belajar sendiri dirumah, meringkas diktat, menyelesaikan tugas itupun date line untuk mengejarkan silabus. Apakah mereka memahami apa yang mereka pelajari, apakah mereka mengerti setiap bidang studi maupun soal yang di berikan oleh guru kelas? Apakah relevansi quato dan cita-cita? Akankah cita-cita bisa digapai tanpa ataupun bersama quota? 

Banyaknya kasus yang kita lihat, seperti beberapa kasus yang muncul seorang anak yang masih duduk di SMP rela bekerja jadi buruh kasar demi quota dan membeli HP andorid. Kemudian, ada orang tua karena keterpaksaanya tidak mampu memenuhi kebutuhan quota dan demi cita-cita sang buah hati, beliau rela mencuri HP dan masih banyak kasus lainnya mungkin yang terjadi di negri ini.

Belum lagi di Daerah yang jauh bahkan tidak terkoneksi dengan jaringan intetnet. Mereka rela jauh-jauh mencari daerah yang terkoneksi. Terkadang ada juga memanjat pohon. Mau tidak mau, ada tidak ada uang, quota dan andorid mesti standby, jika tidak ketinggalan mata pelajaran. Dalam sehari, ada tiga sampai lima soal diberikan. Tentunya, bagi sebahagian orang tua jadi masalah baru menambah cost hidup. Apa mau dikata, demi cita-cita, quotapun mesti harus ada.

Nah, jika ini dibiarkan terus dan berkesinambungan tentu sangat disayangkan. Seperti halnya siswa SMP yang rela bekerja jadi buruh kasar, ini sangat berisiko besar terhadap keselamatannya, masa bermain maupun belajar akan tertinggal.

Kemudian, kisah Dimas murid kelas 7 SMP Rembang. Ia rela seorang diri di sekolahnya  melakukan kegiatan belajar, bahkan rela pagi- pagi ke sekolah dengan alasan tidak memiliki smartphone atau gawai untuk digunakan pembelajaran jarak jauh secara daring, bahkan orang tuanya tidak mampu untuk membeli quota. Namun, ia memiliki semangat yang tinggi untuk ikut pelajaran dan demi sebuah cita-cita.

Mungkin, apa yang dialami oleh Dimas dan anak-anak lainnya di nusantara ini hampir sama. Disinilah letaknya pemerintah hadir, dinas terkait juga bisa memberikan solusinya, sehingga anak-anak bangsa bisa belajar dengan baik, bisa memahami materi sesempurna mungkin. Maka, akan lahirlah generasi muda bangsa yang handal dan berdaya saing. Namun, jika dibiarkan mereka memikul beban berat, percayalah akan adanya suatu kemunduran. Mari secara bersama mendidik anak bangsa terpola, tersistem dan terpadu dalam menggapai segala cita-citanya.

Semoga semuanya segera berakhir, anak-anak bisa kembali ke sekolah belajar menuntut ilmu dari para guru dan tenaga pendidik yang profesional sesuai dengan bidang keilmuannya. Kelak mereka bisa menggapai impian dan cita-citanya sesuai apa yang tetpatri di diri mereka. (***)





Padang,netralnews.net - Ditresnarkoba Polda Sumbar berhasil amankan YS terduga pelaku pengedar narkoba jenis sabu di SPBU  Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung.

Begitulah yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu di Mapolda Sumbar saat  berhadapan dengan awak media Selasa, (11/08/2020).

'' YS memang sudah berhasil kami amankan di daerah Sijunjung tepatnya di SPBU Jorong Parit Rantang Nagari Parit Rantang Kecamatan Kamang Baru  Kabupaten sijunjung pada 24 juli 2020 sekitar jam 16.50 Wib,'' jelas Satake.

Masih kata Satake, dari tangan YS barang bukti berhasil kami sita yaitu  satu paket Narkotika jenis sabu  dengan berat  998, 69 gram dan dua unit HP.

Dijelaskan Satake Bayu, dari keterangan tersangka YS Narkobo nantinya akan di bawa ke Sungai Rumbai.

Tersangka YS akan dijerat dengan Pasal 114 ayat(2) Subsider Pasal 112 ayat(2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 penjara dan paling lama 20 tahun penjara serta denda 10 miliyar rupiah, tegas Satake Bayu.

Hingga kini YS masih mendekam di Polda Sumbar dan masih dalam proses penyelidikan. **


Padang,netralnews.net - Kapolda Sumbar Menyerahan Paket Sembako Secara Simbolis Kepada perwakilan masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam rangka HUT Polwan Ke-72 pada Selasa (11/08/2020) di Lobby LT 1 Mapolda Sumbar.

Kegiatan Baksos tersebut di hadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen. Pol. Edi Mardianto, S.I.K, M.Si, Irwasda Polda Sumbar Kombes. Pol. K. Rahmadi, S.H, M.H, Pju Polda Sumbar, Pakor Polwan Polda Sumbar AKBP. Widya Azis dan Polwan Polda Sumbar.

Pada Baksos tersebut Polwan Polda Sumbar Menyerahkan bantuan total Sebanyak 1000 paket Sembako, 500 Paket diserahkan oleh Polwan yang berdinas di Polda Sumbar, 500 paket sembako di serahkan Polwan Polres Sejajaran Polda Sumbar.

Paket Sembako tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H kepada perwakilan 5 orang masyarakat yang terdampak Covid - 19 dan langsung pelepasan paket sembako untuk diserahkan ke Polres sejajaran.

Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H menyampaikan meskipun sudah diberlakukan new normal namun kita tetap mematuhi protokoler Covid-19.

Dalam rangka HUT Polwan Ke-72 pihak nya kembali menyerahkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak corona (Covid-19) ini merupakan bentuk kepedulian dari pihak kepolisian sumatera barat", katanya.

Semoga dengan adanya bantuan ini dapat membantu serta bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak Covid-19", harapnya.

Selanjutnya kami tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menggukan masker pada saat keluar rumah, jaga jarak serta patuhi protokoler Covid-19 agar kita bisa sama-sama membantu untuk memutus mata rantai dari Covid-19 ini", imbuhnya.

Bidhumas Polda Sumbar


Padang,netralnews.net - Direktorat lalu lintas  polda sumbar, mencatat pasca operasi patuh singgalang 2020, ditlantas polda sumbar, selama 14 hari terhitung mulai tanggal 23 juli s/d 5 agustus 2020/  jumlah angka kecelakaan turun dibanding tahun 2019.

Dirlantas polda sumbar kombes pol yofie giriyanto melalui akp angga mengatakan, sepanjang pelaksanaan operasi patuh singgalang 2020, angka laka lantas menurun 8 kasus atau 7 persen, dimana tahun ini, terjadi 93 kali kasus kecelakaan, sebelumnya tahun 2019 tercatat 101 kasus.  Angka korban meninggal dunia, tahun 2019 tercatat 11 korban meninggal dunia. Sementara tahun ini turun 1 persen atau tercatat korban yang meninggal dunia 10 orang. 

Sedangkan untuk untuk korban luka berat, naik dari sebelumnya 8 korban ditahun 2019, menjadi 13 orang ditahun 2020. AKP angga menambahkan,  sepanjang pelaksanaan operasi patuh singgalang 2020/ dijajaran hukum Polda Sumbar, tercatat kerugian materi turun 48 persen, dimana tahun 2019 kerugian yang timbul 169 juta 500 ribu rupiah, sementara tahun ini kerugian yang terdata sebesar 120.800.000 rupiah.

Untuk terus menekan angka kecelakaan lalu lintas, berbagai langkah preventive,   dilakukan dirlantas Polda Sumbar,  dengan terus mengintensifkan,  bimbingan dan penyuluhan kepada pengguna jalan raya, untuk terib berlalu lintas, sekalgus menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di jalan raya.

Selain itu, sosialiasi juga dilakukan dengan memberikan himbauan,   melalui pamphlet, baliho maupun selebaran, sehingga angka kecelakaan dapat terus ditekan. 

Untuk pelanggaran lalu lintas, yang paling tinggi, di wilayah hukum Polda Sumbar/ tetap kota padang di urutan pertama/ hal tesebut, karena banyaknya kendaraan yang lalu lalang di ibukota provinsi sumbar tersebut.

Bidhumas Polda Sumbar


Padang,netralnews.net - Faldo Maldini dan Febby Datuak Bangso sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) mendaftar ke sekretariat koalisi poros baru di Hotel Kyriad Bumi Minang, Minggu (9/8/2020).

Poros Baru yang dibentuk tiga parpol yaitu Golkar, PKB dan Nasdem memiliki modal besar dalam kontestasi Pilgub Sumbar. Dengan bermodal 14 kursi, koalisi itu optismistis dapat mengusung pasangan calon alternatif di Pilgub Sumbar.

Saat  berjumpa dengan awak media Faldo mengatakan "Ingin mengubah nasib masyarakat sumbar membawa kita bangkit dari covid-19 yang menghancurkan ekonomi kita sehingga kita dapat mengubah ekonomi kita kearah yang lebih baik".

"Siapapun yang mendaftar ke koalisi poros baru sudah menjadi bagian dari koalisi poros baru, siapa pun yang di dukung oleh koalisi poros baru maka akan siap memenangkan siapapun yang diusung oleh poros baru", Sambung datuak Febi.

"Fokus Faldol-Febi adalah masalah ekonomi, Sumber Daya Manusia (SDM) dan kebudayaan Minang Kabau yang semuanya di bungkus dengan cara baru dan sumangaik baru", tutup Faldo Maldini. **


Padang,netralnews.net - Dalam rangka meningkatkan silaturahmi dan rasa persaudaraan, DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH, MM
menggelar silaturahmi dengan para insan pers pada Minggu, (09/08/2020) di Villa Lakuak Kuranji kota Padang.

Kegiatan silaturahmi ini dalam rangka  suasana lebaran Aidul Adha untuk meningkatkan silaturahmi antara Irwan Basir Datuk Rajo Alam bersama awak media di kota Padang.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Ketua BMPN Pauh IX Kuranji, M Fikar Dt. Rajo Magek, anggota DPRD kota Padang Zulhardi. Z. Latif, SH, MH. perwakilan Tagana Sumbar dan para awak media baik itu Cetak, Elektronik dan Online.

Media adalah wadah untuk menjembantani kemajuan nagari Pauh IX Kuranji dan kota Padang untuk komunikasi adalan kunci dari membina sebuah hubungan", kata Ketua BMPN Pauh IX Kuranji, M Fikar Dt. Rajo Magek.

"Meskipun masih dalam siasana Covid-19 tetapi kita tetap harus menjaga komunikasi, hubungan, silaturahmi, serta kekompakan tanpa media kita tidak akan tau bagaimana perkembangan daerah ini", lanjutnya.

"Kekompakan merupakan ciri khas dari nagari Pauh IX Kuranji, dengan kekompakan kita merasa banagari, dengan silaturahmi dimurahkan rezeki dan panjang umur", imbuhnya.

Kita berikan apresiasi kepada Irwan Basir Datuk Rajo Alam yang telah berbuat bagi warga saat pandemi Covid-19," ungkap Zulhardi Zakaria Latif selaku anggota DPRD kota Padang.

"Irwan Basir selama ini telah terbukti menunjukkan kepeduliannya kepada sesama dalam kondisi apa pun dan kapan pun, jiwa sosial dan kemanusian sudah melekat pada dirinya yang patut kita contoh dan teladani," katanya.

Selain itu Irwan Basir Datuk Rajo Alam juga menyapaikan ucapan terimakasi kepada teman teman pers atas waktu, dan partisipasi dalam mendukung setiap kegiatan kita dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan membangun nagari", ungkapnya.

"Silaturahmi yang kita lakukan dengan insan pers di kota Padang, ini merupakan kegiatan rutin yang telah kita lakukan dengan tujuan tak lain dan tak bukan adalah untuk membina, menjaga serta menjalin hubungan yang lebih baik lagi kedepannya", ungkapnya.

"Semoga dengan seringnya terjali silaturahmi yang baik maka akan tercipta pula nagari yang maju serta perekonomian yang baik pula" tutupnya. (R)







Padang,netralnews.net - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa meresmikan Grand Opening Alif Point Mart di jalan By Pass KM 15 Aie Pacah, Jumat (7/8/2020). 

Turut menyaksikan anggota DPR RI Hermanto, Ketua DPR Kota Padang Syafrial Kani, Kadis Perdagangan Andree Algamar, Kadis Koperasi dan UMKM Syuhandra, Kadis Pertanian Syariah Kamat dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.

Wawako Hendri mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik atas kehadiran Alif Point Mart di Kota Padang. "Alif Point Mart adalah minimarket berbasis syariah dan ini sangat sejalan dengan cita-cita Pemko Padang menjadikan Kota Padang sebagai kota ekonomi syariah di Indonesia,” ujar Hendri.

Ia melanjutkan, Pemerintah Kota Padang telah mendirikan Bank Prekreditan Rakyat (BPR) Syariah yang sekarang dalam masa persiapan untuk digunakan. Upaya pendirian BPR Syariah untuk membantu warga Kota Padang agar tidak bergantung kepada rentenir dalam meminjam uang. 

"Insya Allah dengan upaya ini nantinya akan dapat membantu warga sekaligus memajukan perekonomian warga Kota Padang," ungkap Wawako Hendri yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Padang itu. 

Orang nomor dua di Kota Padang itu berharap, dengan grand opening Alif Point Mart ini dapat kembali menggairakan roda perekonomian di Kota Padang yang sempat terganggu. "Roda perekonomian di Kota Padang terganggu akibat pandemi COVID-19 ini. Mudah mudahan dengan hadirnya Alif Point Mart dapat menghidupkan roda perekonomian kembali," tukuk Hendri mengakhiri.

Sementara itu, Founder Alif Point Mart Ahmad Jayadi menjelaskan, minimarket Alif Point Mart  merupakan minimarket berbesic  ZISWAF (zakat, infaq, sadaqah, dan wakaf ). “Keuntungan minimarket ini nantinya akan dikeluarkan zakat sebanyak 2,5 persen dan 10 persen lagi akan diwakafkan sebagai wakaf produktif untuk modal-modal usaha berbasi wakaf di Kota Padang,” jelasnya. 

Ia berharap dengan berdirinya Alif Point Mart dapat memberikan manfaat sekaligus dapat mendorong kemajuan perekonomian di Kota Padang. 

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan MoU Pemasaran Produk UMKM antara Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang dengan Alif Point Mart yang disaksikan oleh Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, anggota DPR-RI dan ketua DPRD Kota Padang. (Humas)


Padang,netralnews.net - Tepat 7 Agustus 2020 ini, Kota Padang resmi memasuki usianya yang ke-351 tahun. Tak seperti biasanya, peringatan sekaligus perayaan Hari Jadi bagi Ibukota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu pun kali ini digelar secara berbeda. Hal itu dikarenakan kota yang berpenduduk hampir 1 Juta jiwa ini tengah dilanda corona virus disease atau Covid-19.

Meski demikian, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Kota Padang hanya bisa menggelar Rapat Paripurna Istimewa terkait peringatan HUT ke-351 Kota Padang di Ruang Sidang Utama kantor DPRD setempat, Jumat pagi (7/8/2020).

Dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani itu dihadiri Wali Kota Padang Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Hendri Septa.

Juga hadir Gubernur Sumbar diwakili Asisten III Nasir Ahmad, Wakil-wakil Ketua DPRD Arnedi Yarmen, Amril Amin, Ilham Maulana serta Sekwan Hendrizal Azhar dan seluruh anggota DPRD Padang.

Kegiatan ini juga ikut dihadiri sejumlah tokoh penting seperti mantan Walikota Padang Fauzi Bahar, mantan Wakil Walikota Yusman Kasim, mantan Ketua DPRD Padang Erisman, anggota DPRD Sumbar Maigus Nasir dan sejumlah tokoh lainnya.

Dalam penyampaiannya, Wali Kota Padang Mahyeldi menyampaikan atas nama pemerintah kota dan masyarakat Ma Padang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak dan seluruh masyarakat Kota Padang yang telah ikut bersama-sama mendukung kemajuan pembangunan di Kota Padang.

"Alhamdulillah, hari ini tepat sudah 351 tahun usia Kota Padang. Semua kemajuan dan berbagai prestasi pembangunan telah berhasil diraih Kota Padang sampai saat ini. Ini semua adalah berkat sinergi dan dukungan yang luar biasa dari semua pihak," ucap Mahyeldi.

Wako menyebutkan, adapun yang menjadi perhatian serius bagi Kota Padang saat ini adalah menyikapi Covid-19. Berbagai upaya terus dilakukan termasuk merefocusing anggaran pemko untuk dialihkan ke penanganan virus membahayakan tersebut.

"Kita bersyukur Covid-19 yang menjadi momok bagi warga Kota Padang terus kita tekan. Baik melalui penanganan-penanganan yang dilakukan dan upaya mengatasi dampaknya secara sosial ekonomi. Alhamdulillah tingkat kesembuhan warga yang terkena positif Covid-19 di kota ini pun termasuk yang cukup tinggi di Indonesia," imbuhnya.

"Itu semua karena begitu tingginya kepedulian seluruh pihak baik unsur Forkopimda, DPRD, BUMN/BUMD dan pihak swasta serta seluruh elemen masyarakat dan lainnya. Maka itu, melalui momentum HUT Kota Padang ke-351 tahun 2020 ini, mari sama-sama maknai dengan mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pendidikan, perdagangan dan pariwisata," pungkas Wako Mahyeldi menambahkan.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengapresiasi pencapaian dan pembangunan yang ada di Kota Padang termasuk kesuksesan Pemko Padang dalam meraih 6 kali berturut-turut opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan.

“Kita patut apresiasi sudah enam tahun berturut-turut. Ini tentu menunjukkan pengelolaan keuangan yang dilakukan Pemko Padang di bawah kepemimpinan Wako Mahyeldi dan Wawako Hendri berjalan dengan baik,” katanya.

Selain itu kata dia, juga berbagai pembangunan, seperti Pantai Padang, Pantai Air Manis dan sejumlah objek wisata lainnya yang kini sudah menjadi ikon pariwisata di Kota Padang.

"Kita di DPRD tentu berharap momen peringatan HUT ini jangan hanya menjadi kegiatan rutin tahunan saja. Namun hendaknya sama-sama menjadi ajang evaluasi untuk peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Padang ke depan. Terutama saat ini bagaimana bangkit pasca dihantam pandemi Covid-19," harap Syafrial. (humas)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.