Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88




Payakumbuh,netralpost --- Setelah mendengarkan nota penjelasan wali kota tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, fraksi di DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pemandangan umum dalam rapat paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (11/10).


Rapat dipimpin Ketua DPRD Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua Armen Faindal, diikuti oleh anggota DPRD lainnya. Sementara itu, hadir Wali Kota Riza Falepi diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda dan kepala OPD serta BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.


Mengawali rapat paripurna, Hamdi Agus menjelaskan agenda ini merupakan tahapan-tahapan dalam pembentukan Perda APBD 2022, dimana penting bagi keberlangsungan Pemerintahan Kota Payakumbuh kedepan.


Juru Bicara Fraksi Golkar Wirman Putra Dt. Mantiko Alam menyampaikan secara implisit disitu tersirat beberapa hal antara lain adalah kebijakan daerah harus sinkron dengan kebijakan pusat dan provinsi. Pengeluaran anggaran harus value for money. Artinya setiap uang yang dikeluarkan harus ada nilainya.


Belanja harus mengacu kepada 3 E yaitu: Efektif, Efisien dan Ekonomis. Kegiatan Fisik maupun Non Fisik harus jelas input, proses, out put, out come, benefit dan impacnya. 


"Jangan sampai terjadi apa yang dikatakan pepatah Minang: Minyak abih samba indak lamak. Arang habis basi binaso. Rumah sudah tokok babunyi. Maknanya adalah kegiatan yang dilakukan asal jadi. Kami harap setiap OPD menyikapi hal tersebut di atas," ungkapnya.


Diterangkan Wirman tema rencana kerja pemerintah tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Pemerintah kabupaten kota harus mensinkronkan dan menselaraskan prioritas pembangunan nasional dan provinsi dengan potensi dan kondisi masing-masing daerah kedalam arah kebijakan kabupaten kota yang di tuangkan dalam RKPD.


"Berkaitan dengan hal terserbut diatas kami dari Fraksi Partai Golkar ingin mengajukan pertanyaan sebagai berikut Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan. Sudahkah diinventarisir cabang-cabang ekonomi di Payakumbuh yang bisa tumbuh dan berkembang guna memperkuat ketahanan ekonomi yang berkwalitas dan berkeadilan dan apa langkah-langkah yang akan dilakukan," kata Wirman.


Wirman juga mempertanyakan tentang meningkatkan tata kehidupan sosial kemasyarakatan berdasarkan filosofi adat bersandi syara", syara' basandi Kitabullah. OPD apa saja yang bertanggung jawab dalam hal ini dan bentuk kegiatannya seperti apa. 


"Apakah organisasi adat seperti LKAAM, KAN dan bundo kanduang diberikan wewenang untuk ikut mensukseskan kegiatan ini. Jika iya kegiatannya seperti apa dan bagaimana pula dengan pendanaannya," ungkapnya.


Kemudian menyangkut pembangunan sumber daya manusia yang handal, pekerja keras, dinamis, produktif, trampil, menguasai ilmu pengetahuan teknologi. 


"Yang kami cemaskan jangan nanya slogan saja. Bayangkan kepada kami sedikit langkah-langkah kegiatan apa yang mau dilakukan tahun 2022 untuk mencapai tujuan ini," kata Wirman.


Wirman juga mengkritik keras adanya kebijakan kepala daerah dalam hal ini wali kota yang melakukan pemotongan gaji Tenaga Harian Lepas dan Tunjangan Kinerja PNS dengan alasan pemotongan transfer keuangan daerah, berupa dana alokasi umum. 


"Pada prinsipnya Fraksi Partai Golkar belum sependapat, mengingat hal tersebut kurang etis karena menyangkut kesejahteraan Tenaga Harian Lepas dan PNS.  Sewajarnya Pemerintah Daerah atau saudara Walikota tidak pada tempatnya melakukan hal yang demikian karena ini akan berdampak kepada kesejahteraan personil dihadapkan kepada kondisi dan situasi yang sulit seperti sekarang ini, akibat adanya pandemi Covid-19 yang menyentuh segala sendi kehidupan," ungkapnya.


Dijelaskan Wirman, pengurangan anggaran dari pusat itu wajar. Tetapi tidak sepantasnya itu dibebankan kepada Tenaga Harian Lepas yang penghasilannya cukup minim, yang informasinya SK dari personil Tenaga Harian Lepas juga sudah menjadi jaminan pinjaman di Bank Daerah dalam usaha memenuhi kebutuhannya, kalau itu dilaksanakan berarti pimpinan menambah beban penderitaan terhadap pegawainya. 


"Perlu ditegaskan disini langkah yang demikian Fraksi Golkar tidak sependapat Fraksi Partai Golkar menyarankan untuk mengatasi kekurangan anggaran yang terjadi sebaiknya Walikota melakukan langkah-langkah yang tidak membawa dampak kepada keresahan. Alangkah baiknya wali kota mengambil kebijakan menunda pelaksanaan proyek-proyek yang tidak dalam skala prioritas, itu lebih baik dan bijaksana dalam menyikapi masalah yang terjadi daripada memaksakan dan membawa dampak negatif," tukuknya.


Wirman menambahkan, peningkatan perekonomian yang tangguh, unggul, berdaya saing dan berkeadilan dengan berbasis ekonomi kerakyatan. Peningkatan perekonomian bisa dalam segi peningkatan daya beli dan belanja konsumsi masyarakat.


"Dalam hal ini Fraksi Golkar berharap kepala daerah dapat mengembalikan keposisi semula gaji tenaga harian lepas (THL) Ssesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) sesuai dengan Undang-undang yang berlaku dan tunjangan kinerja ASN yang dipotong selama ini lebih kurang 13% juga dikembalikan keposisi semula," tukuknya.


Kemudian, lanjut Wirman, yang juga perlu diperhatikan mengenai guru TPQ, guru PAUD, guru TK, guru honor SD, guru honor SMP, dalam usaha meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan di kota Payakumbuh yang paling mendasar adalan dengan meningkatkan kwalitas sumber daya manusia tenaga pendidik dan untuk keseimbangannya juga harus meningkatkan kesejahteraan dari tenaga pendidik tersebut.


Kemudian masih banyaknya rumah tidak layak huni di Kota Payakumbuh karena ini merupakan kebutuhan dasar maka Fraksi Golkar mendorong untuk mengalokasikan anggaran untuk RTLH minimal 100 unit karena itu merupakan kebutuhan dasar masyarakat.


Menyangkut Honor LPM dan Pengurus RT/RW untuk tahun 2022, Fraksi Golkar tahu kira-kira kebijakan apa pula yang mau dilakukan. Kedua Lembaga Kelurahan ini memegang posisi penting. Jika LPM serta RT/RW tidak bergerak maka kegiatan di kelurahan akan vacum. 


"Kepala Kelurahan serta perangkatnya kelihatannya focus pada tugas-tugas administrasi sementara tugas-tugas kemasyarakatan lebih diamanahkan pada LPM dan RT/RW.  Kami bersaran pengurus LPM dan Pengurus RT/RW hendaknya tetap menjadi perhatian," kata Wirman.


Kemudian dalam rangka mempercepat pembangunan ditingkat kelurahan Fraksi Golkar mendorong pemerintah untuh menganggarkan kembali Alokasi dana kelurahan (ADK ) yang beberapa tahun terakhir telah dialihkan untuk anggaran penangganan covid-19.


Fraksi Golkar juga mendengar informasi yang mana insenerator akan dihibahkan ke UNAND (fakultas kedokteran).


"Pada dasarnya kami sependapat namun kami harapkan pemko dapat menjelaskan terlebih dahulu mengenai status aset tersebut agar tidak terjadi kekeliruan dikemudian hari," ujarnya.


Kemudian, terkait TPA yang diberada Kelurahan Kapalo Koto Ampangan Kanagarian Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan, Fraksi Golkar meminta agar dikaji secara menyeluruh baik dari pihak pemerintahan provinsi maupun Pemerintahan Kota Payakumbuh.


"Karena kami merasa sudah tidak relevan lagi dengan kondisi yang ada, yang mana kota Payakumbuh hanya kota kecil dan sudah banyaknya keluhan dan laporan-laporan masyarakat yang sudah merasa terganggu dengan keberadaan TPA regional tersebut," pungkas Wirman. (Yon)


Agam-netralpost.net-
Hidup berdampingan untuk saling membantu antar sesama sudah lumrah di lakukan di tengah masyarakat yang sifatnya berjiwa sosial. Namun dibalik dari sosial itu banyak juga yang tidak ikhlas membantu dengan mengharapkan imbalan, maka dalam meniti kehidupan keihklasan itu sangat perlu di terapkan, sehingga menjadi ladang pahala bagi setiap manusia.

Berbeda yang di lakukan satgas TMMD, selain fokus melaksanakan kegiatan fisik pembangunan secara spontan anggota satgas TMMD Prada Febri bantu warga Jorong Siguhung, Nagari Lubuk basung, Kabupaten Agam. mengangkat padi, Selasa (12/10/2021).

Padi yang di angkat anggota satgas TMMD di bawa dari sawah hendak ke rumah lbu Maya Jorong Siguhung.

Gerakan spontan yang di lakukan satgas TMMD ini ketika melihat seorang warga sedang mengangkat padi hendak di bawa ke rumah dengan beban yang agak cukup berat. Kemudian satgas TMMD ini mendatangi lbu Maya tanpa basa basi langsung mengangkat padi tersebut untuk di bawa kerumahnya.

“Kita membantu warga tulus sesuai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meringankan kesulitan masyarakat” ucap anggota satgas TMMD Prada Febri.

Dia menyebut TNI selain untuk berperang dan sebagai penjaga pertahanan negara, TNI juga membantu kesulitan masyarakat yang membutuhkan bantuan. "Terima kasih TNI yang sudah membantu dan memperhatikan kesulitan masyarakat, semoga kemanunggalan TNI dengan rakyat selalu kuat” ujar lbu Maya.

Diakuinya keberadaan TNI untuk selalu bertemu memang jarang di jumpai, namun dengan kehadiran satgas TMMD dalam kegiatan membangun desa sangat dirasakan masyarakat.

Pada kegiatan TMMD inilah kesempatan masyarakat bisa bertatap muka dan bersilahturahmi untuk memperkuat kekeluargaan antar sesama” tuturnya.

“Semoga kehadiran TNI di tengah masyarakat tetap harmonis, sehat selalu, sehingga tugas yang diberikan negara berjalan dengan baik” pungkasnya. (**)


Padang-netralpost.net-
Padat Karya Tunai (Cash For Work) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya yang miskin dan marginal yang bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan upah/ pendapatan, meningkatkan daya beli, mengurangi kemiskinan, dan sekaligus mendukung penurunan angka stunting.

Dengan skema Padat Karya Tunai dalam pelaksanaan Dana Desa diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, dengan memberikan upah langsung tunai kepada tenaga kerja yang terlibat, baik secara harian maupun mingguan, sehingga dapat memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dalam masa pandemi Covid-19 berupaya untuk memulihkan keadaan perekonomian masyarakat yang terdampak, melalui program Padat Karya Tunai pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar yang  terdiri dari beberapa program, yakni Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW),Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), Sanitasi Perdesaan dan Pembangunan MCK di Lembaga Pendidikan Keagamaan.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar, Koesworo Darpito mengungkapkan, bahwa total anggaran program PKT di Provinsi Sumatera Barat sebanyak Rp. 114,27 Miliar, sedangkan untuk progres pelaksanaan fisik telah mencapai pada angka 90%. Sementara itu program PKT ini sendiri berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 150.000 orang, “ dari program PKT ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 150.000 orang, dan tentu saja tenaga kerja itu sendiri masyarakat sekitar yang memiliki kesulitan dalam bekerja atau berusaha” tutur Koesworo.

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) merupakan program yang bertujuan untuk mencegah dan meningkatkan kualitas permukiman kumuh melalui pembangunan infrastruktur berupa jalan lingkungan, pengolahan air minum, pengolahan sanitasi, penyediaan ruang terbuka hijau, penyediaan akses persampahan, penataan bangunan dan sistem proteksi kebakaran.

Selain melaksanakan pembangunan infrastruktur, melalui program KOTAKU Livelihood (kehidupan yang berkelanjutan) untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan.

Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), adalah program yang bertujuan untuk yang bertujuan menyediakan atau meningkatkan infrastruktur dengan pendekatan partisipasi masyarakat dalam skala kawasan untuk meningkatkan sosial dan ekonomi wilayah, infrastruktur yang dibangun seperti, jalan akses menuju area pertanian, irigasi, jembatan dan lain-lain, pada tahun ini PISEW dilaksanakan di 77 Jorong di 7 Kabupaten.

Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) adalah program yang berbasis masyarakat dalam penyediaan air minum bagi masyarakat di perdesaan, pada tahun 2021 PAMSIMAS telah menyasar pada 200 lokasi di 15 Kabupaten/Kota. Sampai saat ini PAMSIMAS telah menyumbang sekitar 30% untuk pelayanan akses air minum di Provinsi Sumatera Barat.

Sanitasi Perdesaan (SANDES), Program Sanitasi Perdesaan merupakan kegiatan dalam penyediaan sarana prasarana air limbah dengan sasaran desa dengan gizi buruk (stunting), buang air besar sembarangan (BABS) tinggi, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta desa yang tertinggal dan berkembang. Pada tahun ini telah dibangun sebanyak 1.393 unit bilik jamban beserta tangki septik individu di Kabupaten Solok dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Penyediaan Sarana Prasarana Sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan, kegiatan ini merupakan salah satu program Padat Karya karena dilaksanakan oleh masyarakat sekitar Pondok Pesantren, sebanyak 64 unit tempat Mandi, cuci dan Kakus (MCK) di 43 Pesantren di Provinsi Sumatera Barat telah selesai dan sedang dilaksanakan pengerjaannya. (**)


Agam-netralpost.net-
Anggota Satgas TMMD ke -112 TA. 2021 Kodim 0304/Agam telah selesai melaksanakan perehaban Rumah Tak Layak Huni (RTLH) milik warga Jorong Siguhung, Nagari Lubuk basung, Kabupaten Agam, Selasa(12/10/2021).

Beberapa rumah yang ditargetkan Satgas TMMD Kodim Agam ini, sudah memperlihatkan hasil yang menakjubkan dan sudah siap untuk ditempati penerima program rehab RTLH.

Salah satu di antaranya Bapak Mairizal, warga Jorong Siguhung penerima rehab RTLH, terus mengucapkan terima kasihnya kepada Satgas TMMD ke -112 Kodim 0304/Agam yang sudah merehab rumahnya. Kini, rumahnya lebih layak untuk ditempati, ujarnya.

Dirinya juga sangat berterimakasih kepada anggota TNI, khususnya Satgas TMMD ke -112 Kodim 0304/Agam, yang telah tulus membantu dan memberikan teladan yang baik dalam program TMMD yang dijalankan.

“Semoga, para prajurit TNI, khususnya bapak-bapak TNI Kodim 0304/Agam, diberikan kemudahan dalam segala urusan dan diberikan umur panjang oleh Allah agar bisa terus bermanfaat untuk rakyat,” harapnya.

Dalam hal ini juga Dandim 0304/Agam yang menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke -112 Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, S.E.,M.Tr(Han) juga ikut bangga bahwa pengerjaan 4 unit RTLH sudah tuntas sebelum penutupan tanggal 14 Oktober yang akan datang, dan kepada Bapak Mairizal rawat lah rumah ini dengan sebaik-baik nya dan jangan lupa ucapkan terimakasih kepada Allah SWT, jelasnya.(**)



Payakumbuh,netralpost-- Wali Kota Riza Falepi mengaskan bulan Oktober ini adalah Bulan Vaksinasi Sapu Jagad, dirinya meminta jajaran memprioritaskan pekerjaan mengejar target vaksinasi, karena saat ini berdasarkan data di dinas kesehatan baru sekitar 36 persen warga Kota Payakumbuh yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama.


"Kita ada target 80 persen warga Payakumbuh divaksin, setidaknya pada bulan ini kita bisa mencapai 60 persen, makin cepat tercapai, maka makin cepat kita raih herd immunity" kata Riza saat menjadi pembina apel siaga dalam rangka penanganan Covid-19 di halaman balai kota, Senin (11/10).


Apel tersebut tampak diiikuti oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, Kakankemenag Ramza Husmen, Trio Asisten Setdako, pimpinan dan perwakilan ASN seluruh OPD, camat, lurah, serta ASN instansi vertikal Kantor Kemenag. Bertindak sebagai pemimpin apel Kasatpol PP dan Damkar Dony Prayuda, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dibacakan oleh Camat Payakumbuh Utara Jhony Parlin, sementara itu Panca Prasetya Korpri oleh Kabag Organisasi David Bachri.


Wali Kota Riza Falepi menyampaikan persoalan di kota Payakumbuh adalah persoalan semua orang, bukan hanya wali kota sendiri. Demikian halnya dengan penanganan Covid-19.


"Sudah lebih dari 1 tahun kita melawan Covid-19 ini, mulai dari menghimbau dan mengajak orang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, hingga sekarang ditambah dengan menyukseskan vaksinasi," kata Riza.


Wali kota dua periode itu juga menegaskan apakah harus begini terus kondisinya? Sementara Covid-19 benar-benar menjadi penghambat hal-hal yang yang biasa dikerjakan, seperti anak sekolah harus belajar secara daring meski sudah boleh tatap muka namun terbatas, sebagian ASN dianjurkan masuk kantor sebahagian saja.


"Saya tegaskan, kita harus mempercepat pekerjaan mencapai target vaksinasi. Bisa kita lihat di data, kalau Provinsi Sumbar persentasenya terendah di nasional, ini  menjadi catatan. Meski sumbar demikian, namun saya tegaskan tidak dengan kita. Saya meminta kepada kita semua, keadaan ini harus cepat diputus dan diselesaikan, biar bisa beralih ke persoalan lain," kata Riza.


Dijelaskan Riza lika-liku vaksinasi harus dilalui dengan segala serangan negatif dari berita-berita hoaxnya. Dulu banyak guru menolak, sekarang berangsur-angsur mau ikut vaksinasi. Belum lagi dengan rentetan problema akibat pandemi banyak seperti masalah ekonomi. 


"Tak hanya orang tua saja, saya juga khawatir dengan anak-anak, karena belajar secara daring saja tak bisa mencerdaskan mereka. Bukannya tak ada kemajuan dalam pembelajaran, tapi maaf bukannya peran guru bukan dimunafikan disini. Tapi mari sama-sama kita ukur bagaimana progress pendidikan dibandingkan pembelajaran sekolah tatap muka," ungkapnya.


Riza juga memaparkan kalau saat ini secara bertahap pertumbuhan ekonomi perlahan membaik, di awal Covid-19 dulu banyak orang yang tidak lagi bekerja. Persoalan di lapangan yang ditemukan adalah mereka yang kalau tak kerja tak makan, tak keluar rumah tak makan, Riza mengaku sangat kasihan.


'Apakah kondisi ini bakal dibiarkan saja?," kata Riza membakar semangat peserta apel.


Riza Falepi juga menegaskan ada 3 hal yang harus dilawan hari ini. Yang pertama adalah hoax yang terus menerus disampaikan ke masyarakat, sehingga ini mempengaruhi kepada keinginan mereka untuk divaksin.


"Kami berpesan kepada penyuluh agama, sampaikanlah bahwa hoax itu tidak benar. Data statistik menyampaikan malah yang meninggal dunia kebanuakan mereka yang tidak divaksin, dan pun bila ada orang yang meninggal pasca ikut vaksinasi, ini harus ditelusuri terlebih dahulu penyebabnya, jangan asal diklaim saja. Fungsi vaksin adalah membangun kekebalan tubuh, kerja vaksin tidak serta merta gampang, butuh waktu untuk diterima oleh tubuh manusia," kata Riza.


Persoalan yang kedua, kata Riza, orang-orang mulai lalai karena kasus Covid-19 melandai, sudah tidak banyak lagi. Riza pun mengakui banyak pihak memintanya menggelar iven seperti pacu kuda dan iven lainnya, tetapi dia menegaskan belum bisa memutuskan, belum bisa memastikan apakah kondisi saat ini sudah baik atau belum.


"Malah saya khawatir dengan serangan Covid-19 gelombang berikutnya, atau varian baru, atau bahkan virus sejenis yang kita tidak tahu, maka kita perlu waspada. Kelalaian ini jangan sampai dibayar oleh kematian atau wabah semakin membesar, tetap lakukan standar protokol kesehatan dengan menjaga tindakan 5M," tukuknya.


Persoalan yang paling penting kata Riza adalah yang ketiga, dia mengaku miris dengan kesadaran orang-orang untuk divaksin yang masih rendah. Entah itu laki-laki yang melihat jarum suntik takut, atau alasan konyol lain yang dilontarkan karena tak mau disuntik vaksin.


"Saya tegaskan saja disini bagi ASN yang belum divaksin tak boleh ngantor, dan guru yang tidak mau divaksin juga takkan diberi jam mengajar, kecuali mereka yang direkomendasikan dokter untuk tidak divaksin," kata Riza.


Dijelaskan pilitikus PKS itu, kalau vaksinasi adalah tanggung jawab bersama, jangan gara-gara tidak divaksin, lalu seseorang menyebarkan virus corona kepada orang lain saat ada serangan gelombang lanjutan, Riza menyebutnya ini egoisme yang membawa kepada kemudharatan.


"Mari kita menjadi yang terdepan dalam mengurus vaksinasi ini," kata Riza.


Tak kalah penting, Riza meminta bulan Oktober ini lurah dan jajaran mencari orang-orang yang mau divaksin, OPD-OPD yang banyak pegawainya minta mereka ikut vaksinasi. Riza juga bakal berkantor di kantor dinas kesehatan mulai hari ini.


"Masak iya vaksinasi sapu jagad tapi ada kelurahan yang cuma ada 4 orang peserta vaksinasinya? Saya minta lurah jangan lagi ini terulang dan saya tidak terima alasan dan kerja asal-asalan. Pandailah ke masyarakat, ajak mereka vaksinasi," kata Riza.


Bahkan, Riza menegaskan kepada lurah agar bisa berinovasi, apakah menyediakan pelayanan antar jemput warga, intinya mengawal warganya meski di luar hari kerja.


"Besok bawa peserta vaksin ke lokasi vaksinasi, minimal 10 orang untuk per OPD dan 5 orang untuk setiap lurah, kecamatan jangan nonton saja, tolong ini diperhatikan. Dinas masing-masing kan punya segmennya, mari versama-sama, bulan ini kita mengejar vaksinasi 60 persen agar bisa ke level 1," tukuknya.


Riza juga menambahkan, dalam konteks vaksinasi ini, khusus untuk persoalan yang ada nantinya, jajarannya bisa berkoordinasi dengan kapolres selaku bagian dari pimpinan Satgas Covid-19. 


"Bagi yang mencintai kota ini, yang hari-harinya hidup di dini, dan nyaman di sini. Saat ini kita masih ada kondisi lowong, kalau tidak diurusi vaksinasi ini dikhawatirkan orang yang belum divaksin menjadi penyebar pertama varian baru. Di Pulau Jawa kasus mulai naik lagi setelah sempat turun. Kalau bisa di kita kasus bisa menurun sampai seterusnya, hingga habis," tukuknya.


Sementara itu, kata Riza, orang-orang yang sudah divaksin sampai saat ini, bisa dibilang belum ada yang meninggal dunia akibat vaksin. Yang ada malah vaksin membantu meningkatkan imun orang-orang komorbid yang mudah sakit.


"Pesan terakhir saya, penaganan Covid-19 ini butuh kesadaran bersama, pastikan setiap warga mendapatkan hak mereka untuk dapat divaksin. Jangan ada yang berkata, kasus Covid-19 kan sudah menurun, untuk apa ikut vaksinasi, karena mungkin saja masih banyak serangan varian berikutnya dari Covid-19," kata Riza. (Yon)


Padang-netralpost.net-
Menuju sistim Pemerintahan yang bersih menajemen dan bertanggung jawab atau Good Government dan Good Governance  merupakan harapan dari semua Institusi. Untuk itu harus ada fungsi kontrol di dalam penyelenggaraan negara, Senin (11/102021).

Tim pengawasan dan pemerikasaan Audit dari Inspektorat TNI Angkatan Laut Itjenal Markas Besar TNI AL Mabesal, melaksanakan pemeriksaan di Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II Padang. Pemeriksaan atau Audit terhadap penyelanggaraan tugas yang sudah dilaksanakan di Lantamal II merupakan objek dari pemeriksaan dari Tim. 

Objek pemeriksaan bukan saja di Markas Komando Mako Lantamal II, akan tetap juga Pangkalan TNI AL atau Lanal jajaran Lantamal II.

Tim Wasrik berjumlah 5 orang dengan ketua Tim Laksamana Pertama TNI Rubianto sebagai pengendali teknis. 

Pada saat pembacaan taklimat awal tanda di mulainya Wasrik di Lantamal II, Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si(Han), menyampaikan terimakasih kepada Tim Wasrik atas kedatanganya di Lantamal II Padang. Danlantamal berpesan kepada para Wadan, PJU, Kasatker dan Danlanal Jajaran agar di dukung penuh Tim Wasrik selama melaksanakan Audit Pengawasan dan Pemeriksaan Di Lantamal II dan Lanal Jajaran. Ini merupakan momen penting bagi Lantamal II. Tanyakan ada hal hal yang di ragukan atau diperlukan dalam permasalahan yang di temui, ujarnya.

Turut hadir pada pembacaan Taklimat Awal yang di selenggarakan di ruang rapat Danlantamal, Wadanlantamal Kolonel Marinir Freddy JH Pardosi.S.E.,S.H.,M.M., PJU, Kadis, Kasatker dan Danlanal Jajaran Lantamal II.

Dispen Lantamal II.


Padang-netralpost.net-
Komandan Pangkalan Utama TNI AL Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si(Han) mengapresiasi para prajurit Matra laut dari Satuan Kapal Patroli Satrol Lantamal II, yang telah melakukan pencarian dan penyelamatan Search And Rescue atau SAR terhadap pemancing yang terombang ambing di laut, Senin (11/10/2021).

Berawal dari laporan yang diterima di penjagaan Satrol Lantamal jalan Batang Arau Muara Padang pada hari Minggu 10 Oktober 2021, sekira pukul 19.17 WIB. Saudara Albasri umur 44 Tahun pekerjaan Security warga Pasar Gadang melaporkan, bahwa saudaranya memancing bersama 2 orang rekanya terombang ambing di laut. Pemancing tersebut kehabisan bahan bakar, mereka menggunakan perahu dengan mesin Robin.  

Kejadian bermula pada Minggu sekira pukul 06.00 Wib 3 orang warga Pasar Gadang pergi memancing menggunakan perahu mesin. Pada pukul 19.00 WIB mereka hendak kembali, perahunya kehabisan bahan bakar dan mati mesin sehingga terapung di sekitar perairan Gunung Padang Muara Padang. Para pemancing merupakan warga Pasar Gadang, Sdr Jono Pramono, Sdr Edison dan Sdr Edirman.

Setelah mendapatkan laporan pada pukul 20.00 WIB, Tim siaga SAR Satrol Lantamal II, segera menuju lokasi. Karena cuaca hujan dan gelombang cukup tinggi menyulitkan bagi Tim SAR melakukan penyisiran di perkiraan lokasi korban. SAR Satrol kembali ke Mako Satrol.

Hujan mulai reda Tim SAR Satrol dengan Tim dari Basarnas pada Pukul 21.00 WIB kembali kelokasi yang di perkirakan terombang ambingnya para pemancing.

Pukul 21.24 WIB Tim SAR Satrol Lantamal II dan Tim SAR dari Basarnas berhasil menemukan dan mengevakuasi korban ke Satrol Muara Padang. Selanjutnya korban di evakuasi ke Dermaga Satrol Lantamal II dalam kondisi selamat.

Dispen Lantamal II.


Agam-netralpost.net-
Meskipun pembangunan jalan rabat beton yang dibangun oleh Satgas TMMD ke-112 Kodim 0304/Agam hampir selesai 100%, namun, warga antara Jorong Siguhung dengan Jorong Silayang sudah mulai bisa menggunakan sebagian jalan yang di bangun untuk aktifitas sehari-hari.

lbu tuti (35) warga Jorong Silayang sangat senang dan antusias atas pembangunan jalan rabat beton sepanjang 3.300 meter antara Jorong Siguhung dengan Jorong Silayang. "Dulu jalan ini berlobang kalau hujan menjadi becek dan berlumpur, sangat sulit dilalui, katanya Senin (11/10/2021).

Sejak adanya satgas TMMD Ke-112 Kodim 0304/Agam ini, sekarang sudah bagus dan nyaman untuk dilewati.

Meskipun jalan ini belum diresmikan, namun warga sudah dapat menikmatinya untuk beraktivitas sehari-hari. Diharapkan pembangunan jalan ini dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitar serta dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, terangnya.

Disamping itu anggota Satgas TMMD Ke-112 Kodim 0304/Agam yang saat ini sedang melihat jalan, juga merasa gembira warga sudah bisa menggunakan jalan yang mereka bangun meskipun baru sebagian, pungkas Sertu Erianto.

Selain itu Pasi ter Kodim 0304/Agam mengatakan "Jerih upaya kami terbalaskan dengan kebahagiaan warga yang sudah bisa memanfaatkan jalan yang kami bangun bersama warga" ujarnya.(**)


Solok Selatan-netralpost.net-
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal memenuhi undangan Bupati Solok Selatan H. Khairunnas, SP, M.Si sebagai Nara Sumber dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan sinergitas manajemen dengan Dewan Pengawas di PDAM Tirta Seribu Sungai, Kabupaten Solok Selatan, Senin 4 Oktober 2021.

Pertemuan dilangsungkan di Ruangan Tangsi Ampek, Kantor Bupati Solok Selatan. Selain Bupati, turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Wabup Ir. H. Yulian Efi, Sekda Syamsurizal, dan beberapa pejabat Kab. Solok Selatan lainnya. Sementara dari Kota Padang, selain Dirut Perumdam Kota Padang, juga didampingi oleh Ka. SPI, Alfitra, SE, MM dan Manager Distribusi Tomi Wirawan, ST.

Inti dari kegiatan sekaligus diskusi ini adalah berbagi informasi tentang peningkatan pelayanan air bersih di Solok Selatan. Selain itu, Bupati juga meminta kesediaan Perumda Air Minum Kota Padang mendampingi dan memberikan informasi yang dibutuhkan PDAM Tirta Seribu Sungai Kab. Solok Selatan dalam meningkatkan kinerja dan layanan kepada pelanggan dan masyarakat. (*)


Agam-netralpost.net-
Anggota Satgas TMMD Reguler ke-112 Kodim 0304/Agam di Jorong Siguhung, Nagari Lubuk basung, Kabupaten Agam, membantu warga jemur jagung, Minggu(10/10/2021).

Di sela-sela kesibukan kegiatan fisik dan non fisik anggota satgas TMMD ke - 112 Kodim 0304/Agam Serda Hary pratama dan prada Rizki siregar, sangat senang sekali bisa membantu salah satu warga Jorong Siguhung Sedang Jemur Jagung milik Bapak Martinis (68).jagung yang dijemur adalah hasil panen dari kebun miliknya sendiri.

“Saya sangat senang sekali bisa  membantu Bapak Martinis (68) menjemur jagung.” ujar Serda Hary pratama Satgas TMMD ke -112 Kodim 0304/Agam.

“Bapak Martinis merasa bahagia dan terharu melihat Pak tentara mau membantu menjemur jagung hasil panennya.Ternyata pak Tentara sudah biasa bekerja” ,terang Pak Martinis.(**)

 Payakumbuh,netralpost


- Evaluasi pelaksanaan vaksinasi sapu jagat, Wali Kota Payakumbuh laksanakan rapat koordinasi bersama Forkopimda, OPD terkait, camat dan lurah se Kota Payakumbuh di Aula Ngalau Indah, Jumat (08/10).


Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan berdasarkan laporan dari Provinsi Sumatera Barat, sampai saat ini capaian vaksinasi untuk Kota Payakumbuh baru 35,27 persen dan masih jauh dari harapan yang diinginkan.


"Dengan demikian mulai saat ini kita harus lebih serius lagi dalam menjalankannya, kalau perlu jemput bola kerumah warga kita. Agar apa yang kita harapkan bisa tercapai bulan ini," kata Wako Riza Falepi.


Melihat pencapaian vaksin sapu jagat yang telah dimulai sejak akhir September lalu, masih dibawah target. Dari 15ribu dosis vaksin yang disediakan baru 2.506 dosis yang telah diberikan kepada masyarakat, dan itu sudah termasuk vaksin dosis satu dan dosis dua.


"Kita anggap saja itu sebagai pemanasan, setelah ini benar-benar akan kita serbu habis bagi yang belum di vaksin. Kalau perlu ada 10 orang langsung saja divaksin dan jangan biarkan masyarakat kita menunggu terlalu lama untuk menerima vaksin," ucapnya.


"Saya harapkan ini menjadi perhatian kita bersama, agar herd imunity di Kota Payakumbuh bisa segera terbentuk," tambahnya.


Untuk mencapai target vaksinasi Payakumbuh, Wako Riza Falepi menyebut akan berkantor di Dinas Kesehatan sampai akhir bulan ini supaya bisa langsung mendengar dan menindak lanjuti kendala yang ada di lapangan.


"Kita jadikan masalah covid-19 sebagai top priority kita di bulan ini, mudah-mudahan bisa selesai akhir bulan ini. Dan capaian vaksin kota minimal bisa 60persen akhir bulan ini," ujarnya.


Selain itu, kalau terjadi kendala dalam hal transportasi untuk membawa masyarakat ke fasilitas layanan kesehatan untuk divaksin segera laporkan, karena Pemko Payakumbuh sudah menyiapkan kendaraan untuk memfasilitasinya.


"Kalau perlu bisa gunakan kendaraan dinas saya (BA 1 M - red)," imbuhnya.


Lebih lanjut Wako Riza terus berpesan, walaupun hasil tracing yang dilakukan tracer beberapa hari terakhir ini sudah nol, tapi masyarakat jangan sampai lengah, harus selalu dan tetap waspada.


"Prokes harus tetap dijalankan, itu sudah hatga mati. Jangan sampai level kita naik kembali, dan segala aktifitas dibatasi lagi," pesannya.


Sementara itu Kapolres Payakumbuh Alex Prawira mengatakan TNI dan Polri siap mensukseskan percepatan vaksinasi di Payakumbuh.


"Kami siap fasilitasi, mudah-mudahan sesuai harapan kita bersama, akhir bulan ini sudah selesai semua vaksinasi di Payakumbuh," ucapnya.


Dari sisi Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Provinsi Sumatera Barat Asricun mengatakan untuk siswa SMA dan SMK yang ada di Payakumbuh sudah mencapai 50 persen, dan kendala yang dihadapi adalah banyak yang tidak mendapat izin dari orang tua.


"Untuk mengatasi hal tersebut, kita sudah mengambil langkah, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pertemuan dengan orang tua wali murid dan akan memberikan edukasi kepada mereka bahwa vaksin ini baik dan sangat perlu untuk melindungi diri dari Covid-19," pungkasnya. (Yon)


Padang-netralpost.net-
Tenaga Kesehatan Nakes Dinas Kesehatan Diskes Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II memberikan pelayanan kepada para anak yang khitan. Ini merupakan hari ke 2 Diskes Lantamal II melaksanakan Khitanan, Sabtu (9/10/2021).

Kegiatan khitan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Kesehatan TNI Angkatan Laut yang jatuh pada tanggal 9 Oktober ini. Ini merupakan salah satu bhakti sosial kepada masyarakat yang dilakukan oleh insan kesehatan TNI Angkatan Laut. Dalam masa Pandemi Covid-19, masih merupakan masa sulit, terutama bagi masyarakat ekonomi lemah.TNI AL dalam hal ini Lantamal II memberi kesempatan kepada saudara dan masyarakat yang mempunyai anak yang belum dikhitan.

Kegiatan yang dilakukan pada hari Kesehatan tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena masih masa Pandemi Covid-19. 

Beberapa arahan dari Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI dr Agus Guntoro.,Sp.BS.kepada

para pejabat kesehatan di daerah yang di sampaikan melalui Video Confrence. 

Kegiatan khitan gratis ini langsung di kendalikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kadiskes Lantamal II Letkol Laut (K) Zulfitri.S.Si., M.Kes., di lokasi kegiatan.

Kadiskes menyampaikan kegiatan khitan ini kita lakukan selama 2 hari. Selama 2 hari, kita sudah mengkhitan sebanyak 45 orang anak. Mereka yang di khitan mendapatkan kain sarung, songkok, Alquran obat obatan dan snak. Lebih lanjut Kadiskes menyampaikan dilokasi kegiatan khitanan. Kegiatan khitan ini, dilakukan serentak di 80 Faskes  TNI AL di Indonesia dengan jumlah 2700 lebih anak yang dikhitan pada kegiatan ini. Hal ini sesuai perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.,M.M., melalui Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Laut.

Dispen Lantamal II.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.