Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88





Payakumbuh,netralpost-- Pemerintah Kota Payakumbuh bersama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar Launching Humanity Food Bus yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh, Senin (11/10)


Humanity Food Bus diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Payakumbuh bersama dengan unsur Forkopimda Kota Payakumbuh. 


Dalam sambutannya, Wali Kota Riza Falepi mengatakan pihaknya sangat menyambut baik inisiatif ACT karena selalu melakukan misi-misi kemanusiaan untuk membantu masyatakat yang membutuhkan. 



"Kami menyambut baik inisiatif ACT karena melakukan misi-misi kemanusian. Secara Nasional maupun Internasional ACT ini sangat luar biasa," Ujar Riza


Ditambahkan Riza, ACT memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan dikelola dengan sangat baik demi kemanusiaan. 


"Saya melihat disini kemampuan ACT untuk menyorot dan melihat peluang orang-orang yang ingin berbuat baik serta membantu masyarakat yang membutuhkan. ini patut diapresiasi dan dikembangkan. Mari kita dukung bersama inisiatif-inisiatif dari ACT, dengan harapan kedepannya kita akan selalu cepat tanggap dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,"pungkas Riza. 


Dikesempatan yang sama Branch Manager ACT Payakumbuh Danang Kurnia mengatakan Humanity Food Bus yang dilaunching hari ini merupakan Food Bus pertama yang ada di luar Jawa. 


Humanity Food Bus ini merupakan  program rumah makan berjalan pertama di Indonesia yang dikelola oleh ACT yang nantinya Bus akan melakukan tour berkeliling Sumatera Barat untuk memastikan anak-anak terutama dari golongan kurang mampu memperoleh makan dengan gizi yang baik. 



Danang mengharapkan agar food bus ini dapat bertahan dan dimiliki oleh masyarakat Sumbar khususnya Kota Payakumbuh. Mendukung hal tersebut ia mengajak BUMN dan BUMD yang ada di Payakumbuh untuk berkolaborasi dan ikut serta berdonasi agar program rumah makan berjalan ini dapat terus berlanjut.


"Insyaallaah kita koordinasikan dengan pihak-pihak lain yang mampu mendukung keberlanjutan program ini," ungkap Danang. 


Sebagai permulaaan, pada event Launching Humanity Food Bus ini Pemerintah Kota Payakumbuh bersama ACT mengundang 20 orang warga Kota Payakumbuh secara simbolis untuk menerima bantuan makanan yang disediakan oleh ACT Payakumbuh. Dimana bantuan pangan yang disediakan oleh ACT per harinya berjumlah 300 porsi dan maksimal 15.000 porsi.



“Jumlah ini berdasarkan data hari ini akan disalurkan untuk 155 KK (Kepala Keluarga) secara door to door. Yang mana jumlah penerima bantuan awal ini tentunya tidak mengikat. Dan agar dapat tersalurkan tanpa kendala sampai tujuan untuk 5 kecamatan yang ada, maka setiap Camat akan menyediakan armada untuk menjemput makanan ini langsung ke kantor Wali Kota,”Pungkas Danang (Yon)




Payakumbuh,netralpost--- Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Payakumbuh Febri Yanti mengatakan pihaknya mendukung dan sudah siap merealisasikan Universal Health Coverage (UHC) maupun Total Health Coverage (THC) di Kota Payakumbuh.


Untuk THC dibutuhkan data 100 persen, sementara untuk UHC minimal 95 persen data peserta BPJS, mulai dari yang dijamin pemerintah, yang mandiri, hingga yang didaftarkan perusahaan bila mereka bekerja di swasta.


"Kami sedang menunggu kesiapan anggaran, adendum kerja sama, hingga data masyarakat berKTP Kota Payakumbuh yang akan didaftarkan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh untuk mendapatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)," kata Febri saat ditemui media di rumah makan Wenti Situjuah, Senin (11/10).


Menurut Febri, di Kota Payakumbuh untuk mencapai UHC dengan data 95 persen masih kurang dengan data yang ada sekarang. 


"Kemarin sempat di angka 90 persen, namun saat ini peserta BPJS di Kota Payakumbuh total coveragenya menjadi 88 persen, karena adanya SK mensos Nomor 92 tahun 2021 yang menonaktifkan PBI dari APBN, maka ada 1942 peserta BPJS yang dinonaktifkan," kata Febri.


Menurut Febri, peserta BPJS ini bisa divalidasi lagi datanya oleh dinas sosial dan diusulkan kembali ke Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) untuk ditanggung lewat APBN atau diusulkan melalui Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda untuk ditanggung melalui APBD.


Upaya yang kami BPJS lakukan dari semester 1 tahun ini, adalah berkoordinasi dengan Pemko Payakumbuh terkait data masyarakat yang belum masuk JKN-KIS, BPJS terus berkoordinasi dengan dinas sosial, dinas kesehatan, dan dinas kependudukan dan pencatatan sipil.


"Sekarang sudah ada data yang diinput, kita sedang menunggu APBD perubahan," kata Febri.


Dijelaskan Febri, komitmen pihaknya jelas, selagi masyarakat sudah punya KTP Kota Payakumbuh dan NIK nya online di situs Dukcapil, tidak akan butuh waktu lama mengeluarkan kartu JKN-KIS setelah mereka mengurus ke kantor BPJS.


"Bahkan pelayanan BPJS dipermudah lagi dengan sistem daring lewat aplikasi, layanan W.A, dan call center," ungkapnya.


Dijelaskan Febri, apabila peserta BPJS mendaftar mandiri, butuh waktu 14 hari, lalu iuran kartu JKN-KISnya sudah bisa dibayar. Setelah pembayaran pertama, maka kartu JKN-KISnya langsung aktif.


Sementara untuk peserta JKN-KIS yang didaftarkan Pemerintah, setiap tanggal 20 paling lambat diterima datanya oleh BPJS, kemudian tinggal menunggu aktifasinya pada tanggal 1 bulan selanjutnya.


"Nah, apabila sudah mencapai UHC, ada benefit dari kepesertaan, peserta yang sudah 95 persen di data base ini akan diusulkan ke kantor pusat, bisa aktif JKN-KISnya saat diusulkan tanpa harus menunggu 10 hari hingga tanggal 1 seperti biasa," katanya.


Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh menegaskan kenapa Wali Kota Riza Falepi nyinyir kepada warganya agar mengurus BPJS, karena mencapai THC dan UHC bermanfaat untuk masyarakat itu sendiri. Lagi pula dengan jaminan kesehatan BPJS, biaya pengobatan tak perlu menjadi kekhawatiran.


"Kita di Pemko telah menganggarkannya di dinas kesehatan untuk pembayaran premi BPJS untuk total pelayanan seluruhnya, untuk itu kami mengajak masyarakat yang belum punya JKN-KIS, untuk segera mengurusnya, mari kita wujudkan THC 100 persen, agar jelas setiap warga Kota Payakumbuh punya jaminan kesehatan bisa berobat dari pelayanan BPJS," kata Bakhrizal. (Yon)


Jakarta-netralpost.net-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menindak tegas penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) atau biasa dikenal pinjaman online (Pinjol) ilegal yang telah merugikan masyarakat. 

Tindak tegas tersebut, kata Sigit, juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yang memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan Pinjol. Pasalnya, hal itu telah merugikan masyarakat, khususnya di tengah Pandemi Covid-19. 

"Kejahatan Pinjol Ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif," kata Sigit dalam memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10/2021).

Pelaku kejahatan Pinjol, lanjut Sigit, kerap memberikan promosi atau tawaran yang membuat masyarakat tergiur untuk menggunakan jasa layanan tersebut. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu penyebab banyaknya korban dari Pinjol.

"Harus segera dilakukan penanganan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat," ujar Sigit.

Ditengah situasi Pandemi Covid-19, menurut Sigit, penyelenggara Pinjol juga memanfaatkan situasi masyarakat yang perekonomiannya terdampak. Sehingga, warga banyak yang tergiur untuk menggunakan jasa Pinjol ilegal. 

Padahal, kata Sigit, Pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat, karena data diri korban bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan apabila telat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya. Yang tambah miris lagi, Sigit menyebut, ada beberapa kasus bunuh diri lantaran tidak mampu bunga yang besar dari Pinjol ilegal tersebut. 

"Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang semakin menumpuk dan tidak membayar," ucap eks Kapolda Banten tersebut. 

Untuk diketahui, hingga Oktober 2021, Polri tercatat menerima sebanyak 370 laporan polisi terkait kejahatan Pinjol Ilegal. Dari jumlah itu, 91 diantaranya telah selesai, 278 proses penyelidikan dan tiga tahap penyidikan. 

Oleh karena itu, dari segi Pre-Emtif, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk aktif melakukan edukasi dan sosialisasi serta literasi digital kepada masyarakat akan bahayanya memanfaatkan layanan Pinjol ilegal. Kemudian, mendorong Kementerian/Lembaga untuk melakukan pembaharuan regulasi Pinjol 

Selanjutnya di sisi Preventif, Sigit meminta kepada jajarannya melakukan patroli Siber di media sosial. Berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga dalam membatasi ruang gerak transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.

"Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk satgas penanganan Pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordijasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara," papar Sigit.

Terkait hal ini, Polri telah memiliki kerjasama tentang pemberantasan pinjaman online ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, serta Kementerian Koperasi dan UMKM. (**)


Padang-netralpost.net-
Menyelamatkan nyawa manusia dalam tugas kemanusiaan merupakan tugas yang sangat mulia. Komandan Pangkalan Utama TNI AL Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si(Han) dalam sambutanya pada saat mengapresiasi kepada para prajurit Matra laut dari Satuan Kapal Patroli Satrol Lantamal II, yang telah melakukan pencarian dan penyelamatan Search And Rescue atau SAR terhadap pemancing yang terombang ambing di laut pada Minggu malam, Selasa (12/102021).

Acara sederhana di laksanakan di kantor Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II jalan Batang Arau Kota Padang. Yang di hadiri Wadanlantamal Kolonel Marinir Freddy JH Pardosi.S.E.,S.H.,M.M.M., Komandan Satuan Kapal Patroli Dansatrol, Kolonel Laut (P) Yadi Mulyadi.S.E., PJU, Dan KRI Satrol yang berada di pangkalan dan Perwira Staf Satrol. Tamu undangan dari Satpolairud Polda Sumbar dan Ka Kansar Kota Padang.

Mengawali sambutan, Danlantamal mengucapkan rasa syukur kepada Allah Subhanawataala atas nikmat sehat untuk kita semua. Danlantamal menyampaikan terimakasih kepada para prajurit Satrol yang telah melaksanakan SAR dengan Badan SAR Kota Padang pada saat penyelamatan 3 orang nelayan pancing yang terombang ambing di laut selama 7 jam kehabisan bahan bakar. Kondisi ini juga tidak lepas pada saat mereka memancing cuaca buruk, hujan angin kencang di tambah tingginya gelombang.

Danlantamal, atas nama negara atau pemerintah saya ucapakan terimakasih kepada kalian. Kalian sudah berbuat yang terbaik menyelamatkan nyawa manusia. Begitu juga kepada personil yang lain, kalian juga berbuat demikian, lanjut Danlantamal. Ke 3 personil Satrol yang mendapatkan penghargaan terdiri dari 1, Sertu Marwan 2, Serda Afrinaldi dan 3, Kopda Yusrizal.

Di akhir acara Danlantamal juga menyampaikan di depan awak media, untuk membentuk pusat pengendali tugas SAR bersama antara Satrol Lantamal, Polairud dan SAR kota Padang. Tujuan jika ada laporan dari masyarakat ke 3 institusi ini langsung dapat memonitor dan langsung terjun kelokasi pencarian, ujarnya.

Dispen Lantamal II.


Padang-netralpost.net-
Seleksi yang sangat ketat dengan beberapa tingkat seleksi, 43 calon Bintara Prajurit Karier gelombang II Tahun Anggaran 2021 di daerah sudah di lewati. Panitia Daerah atau Panda Padang akan memberangkatkan seleksi tingkat pusat di Malang pada 13 Oktober 2021.

Komandan Lantamal II menyampaikan kepada calon prajurit, Siapkan diri kalian mulai dari sekarang kesehatan dan pisik tetap di jaga Komandan Pangkalan Utama TNI AL Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,K.M.,M.Si(Han), ujarnya pada saat melepas pagi tadi, Selasa (12/10/2021).

Di dampingi Wadanlantamal Kolonel Marinir Freddy JH Pardosi.S.E.,S.H.,M.M., PJU, Dandenma, Danlantamal memberikan pengarahan kepada para 43 CABA PK gelombang II TA 2021 di lapangan Apel Markas Komando Mako Lantamal II jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang.

Danlantamal dalam pengarahannya menyampaikan keberhasilan kalian di tentukan oleh kalian sendiri. Tetap jaga kesehatan dan fisik kalian jika sudah sampai di tingkat pusat dalam menghadapi seleksi tingkat pusat. Pada saat pemberangkatan tidak perlu di antar oleh banyak orang, karena situasi sekarang masih dalam masa Pandemi Covid-19. Tetap laksanakan protokol kesehatan yang ketat, baik dalam perjalanan maupun setelah sampai di pusat. Berbanggalah kalian, karena kalian merupakan pilihan di antara teman kalian kemaren. Berbagai tes sudah kalian lakukan jadi tetap jaga diri kalian. Demikian Danlantamal menyampaikan pengarahan kepada para calon, sebelum di lakukan ucapan selamat dan foto bersama, pungkasnya.

Dispen Lantamal II.


Padang-netralpost.net-
Tenaga Kesehatan Nakes dari Diskes Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II Padang, menjawab tuntutan dari pemerintah dengan melanjutkan pelayanan kepada masyarakat yang akan menerima vaksinasi di kantor Diskes jalan Sutan Syahrir Bukit Putus Padang, Selasa (12/10/2021).

Pemberian pelayanan kepada masyarakat merupakan tindak lanjut perintah pimpinan. Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 yang masih belum bisa di atasi. Nakes terus memberikan Pelayanan ke semua lapisan masyarakat. Dengan mengedepankan pelayanan yang optimal dan humanis, Nakes dari Diskes Lantamal II ini sudah memberikan pelayanan vaksinasi ke beberapa titik pelayanan terhadap masyarakat. Vaksinasi ini terus dikebut agar terbentuk Herd Immunity di tengah masyarakat. 

Pemberian pelayanan berupa Serbuan Vaksinasi ini merupakan bentuk kepedulian dan keseriusan pemerintah dalam penanganan Pandemi Covid-19. 

Nakes Diskes Lantamal II ini, sebelumnya sudah memberikan pelayanan kepada masyarakat Maritim dan masyarakat lain yang ada di wilayah kota Padang dan luar Padang terutama mereka yang belum menerima vaksin. 

Pelayanan dari Nakes Diskes Lantamal II menurunkan 2 Tim vaksinator berjumlah  berjumlah 20 orang dapat memberikan pelayanan kepada 261 orang  masyarakat. Vaksinasi yang dilaksanakan ini, menggunakan vaksin Sinovac. Vaksin berasal dari vaksin TNI. Pemerintah terus berupaya  menghimbau untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat luas, hal ini yang dilakukan oleh Lantamal II.

Berikan pelayanan yang Humanis kepada masyarakat dari Nakes, merupakan arahan dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.,M.M.,berikan pelayanan vaksinasi terbaik kepada masyarakat Maritim dan masyarakat sekitar di lingkungan kita. Kalimat yang selalu keluar pada saat Kepala Staf TNI Angkatan Laut memberikan arahan kepada Nakes TNI AL.

Diharapkan Kondisi dan  situasi Pandemi Covid-19  dapat di atasi segera. Sehingga pemerintah dapat mengambil langkah yang lebih baik, terutama masalah perekonomian Nasional. Pemerintah terus berupaya dan mengambil langkah dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Pemerintah melalui TNI, Polri dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah selalu menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin. Agar kegiatan masyarakat dapat terlaksana, sehingga roda perekonomian dapat berjalan.

Pada pelaksanaan pelayanan oleh Nakes dikendalikan langsung oleh Kadiskes Lantamal II Letkol Laut (K) Zulfitri.S.Si. M.Kes., sebagai penanggung jawab kegiatan serbuan vaksinasi ini juga sekaligus sebagai Komandan Satuan Tugas atau Dansatgas Covid-19 di Lantamal II Padang. 

Dispen Lantamal II.




Payakumbuh,netralpost --- Setelah mendengarkan nota penjelasan wali kota tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, fraksi di DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pemandangan umum dalam rapat paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (11/10).


Rapat dipimpin Ketua DPRD Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua Armen Faindal, diikuti oleh anggota DPRD lainnya. Sementara itu, hadir Wali Kota Riza Falepi diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda dan kepala OPD serta BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.


Mengawali rapat paripurna, Hamdi Agus menjelaskan agenda ini merupakan tahapan-tahapan dalam pembentukan Perda APBD 2022, dimana penting bagi keberlangsungan Pemerintahan Kota Payakumbuh kedepan.


Juru Bicara Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional Opetnawati menyampaikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh beserta seluruh jajarannya yang telah menyusun Rancangan APBD Kota Payakumbuh hingga telah memungkinan untuk dibahas bersama DPRD Kota Payakumbuh.


"Setelah kami memperhatikan Nota Pengantar Walikota Payakumbuh tentang Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2022, sebenarnya sudah memenuhi ketentuan yang berlaku, seperti yang diatur dalam permendagri nomor 27 tahun 20021 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2022, dan hal ini juga telah disesuaikan dengan KUA PPAS yang telah disepakati bersama DPRD dan Pemko Payakumbuh," ujarnya.


Namun demikian, Fraksi yang terdiri dari Partai PAN dan PKB ini masih ingin memberikan saran dan penajaman dalam beberapa hal, diantaranya mengingat tahun depan adalah tahun terakhir pelaksanaan RPJMD tahun 2017-2022 dan tahun terakhir masa bakti Walikota dan Wakil Walikota periode 2017-2022, kami berharap kiranya Pemko Payakumbuh benar-benar bekerja dengan sungguh-sungguh dalam mencapai semua target perencanaan pembangunan.


"Supaya masyarakat Payakumbuh betul- betul mendapatkan kenangan manis dan hasil pembangunan yang bisa dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Kota Payakumbuh," kata Opet.


Opet juga menyarankan agar target PAD pada Retribusi dan Pajak daerah dapat ditargetkan lebih dari asumsi atau perkiraan saat ini, karena potensi PAD tersebut masih sangat banyak yang masih bisa dikelola, karena hal ini akan dapat terlaksana bila dapat menyepakati pembahasan perubahan Perda tentang Pajak daerah dan Retribusi daerah, yang telah mulai pembahasannya beberapa waktu yang lalu.


Berkenaan dengan RKP Kota Payakumbuh tahun 2022 yang bertemakan "Mewujudkan Pemantapan Pemulihan Sosial, Ekonomi Dan Peningkatan Daya Saing Daerah Dengan Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Pertumbuhan Berkualitas", terang Opet pada poin 5 berbunyi Peningkatan Pengamalan Ajaran Agama dan Budaya. Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional sangat memahami prioritas pembangunan dibidang tersebut, namun kami berharap kiranya dapat dilaksanakan dengan maksimal oleh instansi terkait, karena peningkatan pengamalan beragama agak terpinggirkan di sepanjang obyek wisata Batang Agam, apalagi bila ditinjau pada malam hari, begitu banyak pasangan yang belum sah yang bergaul tidak sopan, dan kebersihan lokasi yang terlihat belum selaras dengan julukan Kota Payakumbuh sebagai kota yang bersih. 


"Oleh karena itu kami sarankan kiranya di tempat rekreasi Batang Agam tersebut dapat dimaksimalkan sarana penerangan atau lampu pada tempat-tempat tertentu dan penjagaan atau patroli dari OPD terkait," ungkapnya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Setelah mendengarkan nota penjelasan wali kota tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, fraksi di DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pemandangan umum dalam rapat paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (11/10).


Rapat dipimpin Ketua DPRD Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua Armen Faindal, diikuti oleh anggota DPRD lainnya. Sementara itu, hadir Wali Kota Riza Falepi diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda dan kepala OPD serta BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.


Mengawali rapat paripurna, Hamdi Agus menjelaskan agenda ini merupakan tahapan-tahapan dalam pembentukan Perda APBD 2022, dimana penting bagi keberlangsungan Pemerintahan Kota Payakumbuh kedepan.


Juru Bicara Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan Syafrizal menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh, yang telah menyusun Ranperda APBD Kota Payakumbuh Tahun 2022 dengan sepenuh hati, serta menyampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD Kota Payakumbuh tahun 2022 tepat waktu. 


"Kita berharap kiranya, proses pembahasan dapat berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Badan Musyawarah DPRD Kota Payakumbuh," kata Syafrizal dari Partai PBB.


Dengan adanya penurunan dana Transfer ke Daerah, Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan meminta Pemerintahan Kota Payakumbuh untuk bekerja lebih keras, bersungguh-sungguh dan memegang komitmen yang kuat dalam perencanaan dan pelaksanaan APBD, sehingga azas manfaat dari APBD akan semakin efektif, efisien dan berperan dalam pencapaian upaya untuk memakmurkan masyarakat Kota Payakumbuh yang tengah berusaha untuk menjauh dari dampak Pandemi Covid-19, selaras dan kongruen dengan Visi-Misi dan RPJMD Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah.


Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan juga meminta Pemerintahan Kota Payakumbuh untuk lebih memperioritaskan peningkatan ekonomi dan pemulihan ekonomi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.


"Kami meminta Pemko Payakumbuh, untuk kembali mengkaji potensi PAD dengan langkah Uji Petik secara berkala, untuk menutupi beberapa devisit anggaran. Kami yakin dan percaya bahwa, potensi PAD Payakumbuh masih bisa ditingkatkan minimal 5 persen lagi," ulas Syafrizal.


Fraksi NasDem Bintang Perjuangan meminta kepada Pemko Payakumbuh untuk melakukan evaluasi pencapaian RPJMD yang tinggal satu tahun anggaran lagi, sehingga tergambar dengan jelas bahagian-bahagian yang mana lagi perlu dipertajam dan lebih di-seriuskan untuk dilaksanakan, sehingga pada LKPJ Akhir Masa Jabatan nantik tertera data pencapaian yang lebih baik dibanding periode sebelumnya.


"Kami juga minta kepada Pemko Payakumbuh untuk mengkaji ulang Anggaran Dana Hibah Tahun 2022 yang direncanakan untuk Organisasi-Organisasi di Kota Payakumbuh, mungkin saja jumlah penerima dan besaran anggaran yang akan diterima perlu kita rasionalkan dalam pembahasan nantinya," pungkasnya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Setelah mendengarkan nota penjelasan wali kota tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, fraksi di DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pemandangan umum dalam rapat paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (11/10).


Rapat dipimpin Ketua DPRD Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua Armen Faindal, diikuti oleh anggota DPRD lainnya. Sementara itu, hadir Wali Kota Riza Falepi diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda dan kepala OPD serta BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.


Mengawali rapat paripurna, Hamdi Agus menjelaskan agenda ini merupakan tahapan-tahapan dalam pembentukan Perda APBD 2022, dimana penting bagi keberlangsungan Pemerintahan Kota Payakumbuh kedepan.


Juru Bicara Fraksi Gerindra Mawi Etek Arianto menyampaikan pandangan dan masukan secara umum terhadap RAPBD 2020. 


"Terkait dalam rangka pencapaian Program Prioritas Pembangunan Kota Payakumbuh tahun 2022, RAPBD tahun 2022 hendaklah memperhatikan pelaksanaan program prioritas dan dapat menyesuaikan pendapatan dan penerimaan pembiayaan secara proporsional," kata Mawi.


Fraksi partai Gerindra mendukung Program dan kegiatan yang terkait dengan keterampilan ekonomi serta pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, pengembangan usaha yang tersebar di beberapa instansi terkait dalam RAPBD tahun 2022 ini. 


"Diharapkan nantinya agar dapat dilaksanakan dengan maksimal sehingga memunculkan semangat kewirausahaan yang memunculkan usaha dan produk-produk lokal yang dapat dipasarkan kedalam dan keluar daerah bahkan luar negeri. Hal ini senada dengan Prioritas kedua Pembangunan Daerah Kota Payakumbuh Tahun 2022 yaitu Peningkatan Perekonomian Yang Tangguh, Unggul, Berdaya Saing dan Berkeadilan dengan berbasis Ekonomi Kerakyatan," jelas Mawi.


Fraksi partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh ingin mengetahui bagaimana tingkat daya saing daerah kota Payakumbuh jika dibandingkan daerah lain dari tahun ke tahunnya.


"Dalam rangka pencapaian Program Prioritas Pembangunan Kota Payakumbuh tahun 2022, RAPBD tahun 2022 hendaklah memperhatikan pelaksanaan program prioritas dan dapat menyesuaikan pendapatan dan penerimaan pembiayaan secara proporsional," tukuk Mawi.


Mawi juga memaparkan beberapa hal yang menjadi perhatian utama Fraksi Partai Gerindra pada beberapa OPD Kota Payakumbuh.


Untuk Dinas Pertanian, jika dilihat dalam Nota Keuangan APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2022, Dinas Pertanian mendapatkan anggaran dengan plafon sebesar Rp. 17,09 milyar. Setelah memperhatikan dan mencermati pekerjaan di bidang pertanian, Kota Payakumbuh lebih 60%. 


"Maka kami dari Fraksi Partai Gerindra Kota Payakumbuh menyarankan penambahan anggaran untuk Dinas Pertanian dalam pemulihan ekonomi secara makro di Kota Payakumbuh," ungkapnya.


Dijelaskan Mawi, belakangan muncul aspirasi dari petani dalam waktu yang berdekatan, sebagian tentang harga pupuk dan racun yang sangat melonjak, sementara hasil pertanian sayur-sayuran sangat murah diambil di ladang.


"Mohon beritahu kami dimana akar masalah ini dan sebagaimana kira - kira solusi yang Pemko tawarkan untuk membantu masyarakat kita yang sudah menjerit-jerit? Mohon dicarikan solusi bersama demi kesejahteraan masyarakat petani kita di Payakumbuh," kata Mawi.


Untuk Dinas Kesehatan, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh sangat menyayangkan penganggaran untuk Dinas Kesehatan di Kota Payakumbuh sangat besar dengan plafon sebesar Rp. 148,2 milyar yang tidak berbanding lurus dengan azaz manfaat, pendapatan dan pelayanan. 


"Untuk itu kami Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh meminta untuk melakukan perencanaan dan kajian ulang," ungkapnya.


Untuk Dinas Satpol PP dan Damkar, Fraksi Gerindra mengapresiasi Kota Payakumbuh sudah sangat bagus dan keren dengan normalisasi Batang Agam, namun peran dari penegak Perda sangat diperlukan, dalam hal ini karena banyak muda mudi butuh pehatian lebih dari Satpol PP untuk ditertibkan baik siang apalagi malam hari dibeberapa tempat lainnya seperti Ngalau, Pasar Baru Padang Kaduduak dan lain sebagainya.


"Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh menilai mungkin perlu dilakukan penjagaan dan dibuat batasan di pintu-pintu masuk," ulas Mawi.


Untuk Dinas Sosial,  Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh menyadari sangat banyak dan komplit tugas Dinas Sosial seperti adanya pandemi Covid namun demikian tugas tersebut tidak sepenuhnya menjadi tugas Dinsos melainkan kerjasama dengan seluruh stakeholder dan koordinasi dengan OPD lainnya.


"Kami bersaran agar kedepan Dinsos lebih giat lagi dalam menyalurkan bantuan untuk masyarakat tanpa mengganggu tugas rutin dan wajib dalam pembinaan kader-kader dalam melayani masyarakat, kapan perlu dilibatkan DPRD dalam hal terjun langsung ke masyarakat, karena DPRD merupakan wakil - wakil dari rakyat dapilnya. Bahkan lebih banyak masyarakat yang menyampaikan keluhan langsung pada DPRD daripada pada RT dan Lurah," terang Mawi.


Untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, menyimak pembahasan pembahasan ditingkat Komisi maupun Badan Anggaran, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh sangat sangat mendukung rencana Pemko untuk memindahkan kantor Pustaka dan Arsip ke ex kantor Balaikota agar lebih Representatif. 


"Namun kita perlu memikirkan bagaimana menarik minat masyarakat untuk datang ke pustaka jika nanti sudah pindah mengingat lokasi tidak di pusat kota, apa akomodasi trasnpostasi untuk ke pustaka ada lancar? Selanjutnya kedepan perlu yang kita pertimbangkan dan pikirkan dari sekarang untuk mencari lahan yang luasnya sesuai standar pusat agar nantinya dapat kita bangun pustaka yang Representatif dan jadi icon Kota Payakumbuh," kata Mawi.


Terakhir, Dinas Koperasi dan UMKM, beberapa waktu yang lalu, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh menerima aspirasi dari masyarakat (pelaku UMKM) mengenai harga minyak yang melonjak tajam, bahkan dalam satu hari bisa berubah harga, kami minta informasi dan penjelasan dari Dinas Koperasi mengingat keberlangsungan usaha dari UMKM Kota Payakumbuh.


,"Mari kita carikan solusi bersama, kemudian tentang perpakiran di Kota Payakumbuh, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Payakumbuh ingin penjelasan dari Dinas terkait, apa sudah ada planing jangka panjang untuk adanya lahan/ gedung parkir di masa mendatang, mengingat ini kebutuhan Kota Payakumbuh," pungkas Mawi. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Setelah mendengarkan nota penjelasan wali kota tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, fraksi di DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pemandangan umum dalam rapat paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (11/10).


Rapat dipimpin Ketua DPRD Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua Armen Faindal, diikuti oleh anggota DPRD lainnya. Sementara itu, hadir Wali Kota Riza Falepi diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda dan kepala OPD serta BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.


Mengawali rapat paripurna, Hamdi Agus menjelaskan agenda ini merupakan tahapan-tahapan dalam pembentukan Perda APBD 2022, dimana penting bagi keberlangsungan Pemerintahan Kota Payakumbuh kedepan.


Juru Bicara Fraksi Demokrat Sri Joko Purwanto menyampaikan berkenaan dengan pendapatan daerah, pada APBD Tahun Anggaran 2022 diperkirakan total pendapatan Rp.576,78 M (belum termasuk DAK dan DID) Dengan komposisi PAD sebesar Rp.108,75 M, Dana perimbangan sebesar Rp.437,75 M. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar belum dianggarkan. 


Prinsip dasar arus Pendapatan adalah bagaimana Pemerintah Daerah mampu untuk menggali sumber-sumber pendapatan secara luas, sehingga pendapatan daerah dapat terkumpul sebanyak-banyaknya. Sementara prinsip dasar arus Belanja terletak pada aliran dana yang efektif dan efisien, sehingga setiap rupiah yang mengalir untuk pembelanjaan benar-benar dapat dirasakan masyarakat dan memiliki multyplier effect terhadap pertumbuhan dan pembangunan sosial ekonomi Kota Payakumbuh yang lebih berkeadilan," kata Sri Joko.


Joko juga menjelaskan berkenaan dengan belanja, secara keseluruhan belanja daerah yang sudah direncanakan sebesar Rp.624,99,M dengan komposisi belanja operasi sebesar Rp.520,78 M sedangkan belanja Modal sebesar 96,76 M , dan belanja tidak terduga sebesar Rp.7,45 M. Kalau dibandingkan antara pendapatan daerah dengan belanja daerah dalam RAPBD TA 2022  terdapat defisit anggaran sebesar Rp.48,20 M yang akan ditutup lewat SiLPA. 


Berkenaan dengan hal umum lainnya Joko juga menyampaikan beberapa poin, diantaranya menanggapi issue strategis yang disampaikan dalam nota penjelasan wali kota salah satunya tentang akhir masa jabatan kepala daerah pada tahun 2022 tentunya APBD 2022 adalah tahun terakhir dalam menuntaskan apa yang menjadi visi misi yang tertuang dalam RPJMD 2017-2022. 


"Fraksi Partai Demokrat memahami dengan situasi pandemic ini dan pengurangan anggaran tentu masih ada rencana kerja pemerintah kota yang belum tuntas sesuai perencanaan awal. Salah satunya adalah pembangunan masjid agung, Terkait dengan pembebasan lahan  masjid agung kami mohon penjelasan," paparnya.


"Sudah berapa luasan tanah yang telah dibayarkan pemerintah Kota? Berapa total anggaran yang sudah dibayarkan?  Apakah semua permasalahan dengan pemilik tanah sudah selesai? Bagaimana kelanjutan masjid agung ini dalam perencanaan anggaran tahun 2022?" tanya Joko.


Joko kembali mempertanyakan terkait dengan pasar di Jalan Ahmad Yani yang telah ditutup oleh kanopi yang dalam perencanaan semula  diperuntukkan dalam menata pedagang kuliner.


"Fraksi Partai Demokrat melihat penataan tersebut belum berjalan sebagaimana mestinya, karena pada kenyataannya area tersebut lebih menyerupai tempat parkir kendaraan saja, boleh kita lihat di lapangan bahwa parkir  kendaraan telah mamakan hampir dari separo badan jalan oleh karena itu kami meminta kepada pemerintah kota agar merespon pesoalan ini secara konkret dan segera merealisasikannya sesuai perencanaan semula," tukuknya.


Fraksi Partai Demokrat ikut bersama pemerintah dalam upaya mendorong pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat untuk itu Fraksi ini memandang perlu ditambah alokasi anggaran dalam APBD 2022 dalam penanganan pemulihan ekonomi dan diperbanyak kegiatan untuk memberikan dukungan dan insentif kepada para pelaku ekonomi. Khususnya ke Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).


"Kami juga mengingatkan kembali kepada Pemerintah Kota Payakumbuh, bahwa manajemen pengelolaan keuangan daerah yang baik dan berkualitas, tidak sekedar bertumpu pada ketaatan aturan dan perundangan-undangan yang berlaku, tapi juga taat azaz dan filosofi kebijakan politik anggaran yang berpihak pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat payakumbuh. dalam prinsip politik anggaran daerah, APBD yang baik dan ideal adalah APBD yang dapat memberikan solusi bagi persoalan dasar dan krusial yang dihadapi masyarakat, khususnya masyarakat payakumbuh secara keseluruhan. jika tidak bisa memberikan solusi bagi persoalan dasar tersebut, APBD tersebut layak dinilai tidak kredibel," pungkas Joko. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Setelah mendengarkan nota penjelasan wali kota tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, fraksi di DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pemandangan umum dalam rapat paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (11/10).


Rapat dipimpin Ketua DPRD Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua Armen Faindal, diikuti oleh anggota DPRD lainnya. Sementara itu, hadir Wali Kota Riza Falepi diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda dan kepala OPD serta BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.


Mengawali rapat paripurna, Hamdi Agus menjelaskan agenda ini merupakan tahapan-tahapan dalam pembentukan Perda APBD 2022, dimana penting bagi keberlangsungan Pemerintahan Kota Payakumbuh kedepan.


Juru Bicara Fraksi Golkar Wirman Putra Dt. Mantiko Alam menyampaikan secara implisit disitu tersirat beberapa hal antara lain adalah kebijakan daerah harus sinkron dengan kebijakan pusat dan provinsi. Pengeluaran anggaran harus value for money. Artinya setiap uang yang dikeluarkan harus ada nilainya.


Belanja harus mengacu kepada 3 E yaitu: Efektif, Efisien dan Ekonomis. Kegiatan Fisik maupun Non Fisik harus jelas input, proses, out put, out come, benefit dan impacnya. 


"Jangan sampai terjadi apa yang dikatakan pepatah Minang: Minyak abih samba indak lamak. Arang habis basi binaso. Rumah sudah tokok babunyi. Maknanya adalah kegiatan yang dilakukan asal jadi. Kami harap setiap OPD menyikapi hal tersebut di atas," ungkapnya.


Diterangkan Wirman tema rencana kerja pemerintah tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Pemerintah kabupaten kota harus mensinkronkan dan menselaraskan prioritas pembangunan nasional dan provinsi dengan potensi dan kondisi masing-masing daerah kedalam arah kebijakan kabupaten kota yang di tuangkan dalam RKPD.


"Berkaitan dengan hal terserbut diatas kami dari Fraksi Partai Golkar ingin mengajukan pertanyaan sebagai berikut Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan. Sudahkah diinventarisir cabang-cabang ekonomi di Payakumbuh yang bisa tumbuh dan berkembang guna memperkuat ketahanan ekonomi yang berkwalitas dan berkeadilan dan apa langkah-langkah yang akan dilakukan," kata Wirman.


Wirman juga mempertanyakan tentang meningkatkan tata kehidupan sosial kemasyarakatan berdasarkan filosofi adat bersandi syara", syara' basandi Kitabullah. OPD apa saja yang bertanggung jawab dalam hal ini dan bentuk kegiatannya seperti apa. 


"Apakah organisasi adat seperti LKAAM, KAN dan bundo kanduang diberikan wewenang untuk ikut mensukseskan kegiatan ini. Jika iya kegiatannya seperti apa dan bagaimana pula dengan pendanaannya," ungkapnya.


Kemudian menyangkut pembangunan sumber daya manusia yang handal, pekerja keras, dinamis, produktif, trampil, menguasai ilmu pengetahuan teknologi. 


"Yang kami cemaskan jangan nanya slogan saja. Bayangkan kepada kami sedikit langkah-langkah kegiatan apa yang mau dilakukan tahun 2022 untuk mencapai tujuan ini," kata Wirman.


Wirman juga mengkritik keras adanya kebijakan kepala daerah dalam hal ini wali kota yang melakukan pemotongan gaji Tenaga Harian Lepas dan Tunjangan Kinerja PNS dengan alasan pemotongan transfer keuangan daerah, berupa dana alokasi umum. 


"Pada prinsipnya Fraksi Partai Golkar belum sependapat, mengingat hal tersebut kurang etis karena menyangkut kesejahteraan Tenaga Harian Lepas dan PNS.  Sewajarnya Pemerintah Daerah atau saudara Walikota tidak pada tempatnya melakukan hal yang demikian karena ini akan berdampak kepada kesejahteraan personil dihadapkan kepada kondisi dan situasi yang sulit seperti sekarang ini, akibat adanya pandemi Covid-19 yang menyentuh segala sendi kehidupan," ungkapnya.


Dijelaskan Wirman, pengurangan anggaran dari pusat itu wajar. Tetapi tidak sepantasnya itu dibebankan kepada Tenaga Harian Lepas yang penghasilannya cukup minim, yang informasinya SK dari personil Tenaga Harian Lepas juga sudah menjadi jaminan pinjaman di Bank Daerah dalam usaha memenuhi kebutuhannya, kalau itu dilaksanakan berarti pimpinan menambah beban penderitaan terhadap pegawainya. 


"Perlu ditegaskan disini langkah yang demikian Fraksi Golkar tidak sependapat Fraksi Partai Golkar menyarankan untuk mengatasi kekurangan anggaran yang terjadi sebaiknya Walikota melakukan langkah-langkah yang tidak membawa dampak kepada keresahan. Alangkah baiknya wali kota mengambil kebijakan menunda pelaksanaan proyek-proyek yang tidak dalam skala prioritas, itu lebih baik dan bijaksana dalam menyikapi masalah yang terjadi daripada memaksakan dan membawa dampak negatif," tukuknya.


Wirman menambahkan, peningkatan perekonomian yang tangguh, unggul, berdaya saing dan berkeadilan dengan berbasis ekonomi kerakyatan. Peningkatan perekonomian bisa dalam segi peningkatan daya beli dan belanja konsumsi masyarakat.


"Dalam hal ini Fraksi Golkar berharap kepala daerah dapat mengembalikan keposisi semula gaji tenaga harian lepas (THL) Ssesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) sesuai dengan Undang-undang yang berlaku dan tunjangan kinerja ASN yang dipotong selama ini lebih kurang 13% juga dikembalikan keposisi semula," tukuknya.


Kemudian, lanjut Wirman, yang juga perlu diperhatikan mengenai guru TPQ, guru PAUD, guru TK, guru honor SD, guru honor SMP, dalam usaha meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan di kota Payakumbuh yang paling mendasar adalan dengan meningkatkan kwalitas sumber daya manusia tenaga pendidik dan untuk keseimbangannya juga harus meningkatkan kesejahteraan dari tenaga pendidik tersebut.


Kemudian masih banyaknya rumah tidak layak huni di Kota Payakumbuh karena ini merupakan kebutuhan dasar maka Fraksi Golkar mendorong untuk mengalokasikan anggaran untuk RTLH minimal 100 unit karena itu merupakan kebutuhan dasar masyarakat.


Menyangkut Honor LPM dan Pengurus RT/RW untuk tahun 2022, Fraksi Golkar tahu kira-kira kebijakan apa pula yang mau dilakukan. Kedua Lembaga Kelurahan ini memegang posisi penting. Jika LPM serta RT/RW tidak bergerak maka kegiatan di kelurahan akan vacum. 


"Kepala Kelurahan serta perangkatnya kelihatannya focus pada tugas-tugas administrasi sementara tugas-tugas kemasyarakatan lebih diamanahkan pada LPM dan RT/RW.  Kami bersaran pengurus LPM dan Pengurus RT/RW hendaknya tetap menjadi perhatian," kata Wirman.


Kemudian dalam rangka mempercepat pembangunan ditingkat kelurahan Fraksi Golkar mendorong pemerintah untuh menganggarkan kembali Alokasi dana kelurahan (ADK ) yang beberapa tahun terakhir telah dialihkan untuk anggaran penangganan covid-19.


Fraksi Golkar juga mendengar informasi yang mana insenerator akan dihibahkan ke UNAND (fakultas kedokteran).


"Pada dasarnya kami sependapat namun kami harapkan pemko dapat menjelaskan terlebih dahulu mengenai status aset tersebut agar tidak terjadi kekeliruan dikemudian hari," ujarnya.


Kemudian, terkait TPA yang diberada Kelurahan Kapalo Koto Ampangan Kanagarian Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Selatan, Fraksi Golkar meminta agar dikaji secara menyeluruh baik dari pihak pemerintahan provinsi maupun Pemerintahan Kota Payakumbuh.


"Karena kami merasa sudah tidak relevan lagi dengan kondisi yang ada, yang mana kota Payakumbuh hanya kota kecil dan sudah banyaknya keluhan dan laporan-laporan masyarakat yang sudah merasa terganggu dengan keberadaan TPA regional tersebut," pungkas Wirman. (Yon)


Agam-netralpost.net-
Hidup berdampingan untuk saling membantu antar sesama sudah lumrah di lakukan di tengah masyarakat yang sifatnya berjiwa sosial. Namun dibalik dari sosial itu banyak juga yang tidak ikhlas membantu dengan mengharapkan imbalan, maka dalam meniti kehidupan keihklasan itu sangat perlu di terapkan, sehingga menjadi ladang pahala bagi setiap manusia.

Berbeda yang di lakukan satgas TMMD, selain fokus melaksanakan kegiatan fisik pembangunan secara spontan anggota satgas TMMD Prada Febri bantu warga Jorong Siguhung, Nagari Lubuk basung, Kabupaten Agam. mengangkat padi, Selasa (12/10/2021).

Padi yang di angkat anggota satgas TMMD di bawa dari sawah hendak ke rumah lbu Maya Jorong Siguhung.

Gerakan spontan yang di lakukan satgas TMMD ini ketika melihat seorang warga sedang mengangkat padi hendak di bawa ke rumah dengan beban yang agak cukup berat. Kemudian satgas TMMD ini mendatangi lbu Maya tanpa basa basi langsung mengangkat padi tersebut untuk di bawa kerumahnya.

“Kita membantu warga tulus sesuai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meringankan kesulitan masyarakat” ucap anggota satgas TMMD Prada Febri.

Dia menyebut TNI selain untuk berperang dan sebagai penjaga pertahanan negara, TNI juga membantu kesulitan masyarakat yang membutuhkan bantuan. "Terima kasih TNI yang sudah membantu dan memperhatikan kesulitan masyarakat, semoga kemanunggalan TNI dengan rakyat selalu kuat” ujar lbu Maya.

Diakuinya keberadaan TNI untuk selalu bertemu memang jarang di jumpai, namun dengan kehadiran satgas TMMD dalam kegiatan membangun desa sangat dirasakan masyarakat.

Pada kegiatan TMMD inilah kesempatan masyarakat bisa bertatap muka dan bersilahturahmi untuk memperkuat kekeluargaan antar sesama” tuturnya.

“Semoga kehadiran TNI di tengah masyarakat tetap harmonis, sehat selalu, sehingga tugas yang diberikan negara berjalan dengan baik” pungkasnya. (**)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.