Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Batusangkar-NP-Provinsi Sumatera Barat didominasi oleh penduduk dari suku Minang. Sebanyak 4.846.909 jiwa penduduk Sumatera Barat beretnis Minang. Namun, tahukah Anda dari mana sebenarnya asal usul penyebutan suku Minang?

Suku Minangkabau, di Sumatera Barat juga terdapat suku lainnya seperti, suku Mandailing, dan suku Batak. Munculnya suku-suku tersebut berawal ketika adanya Perang Paderi, pada abad ke-18.

Suku Minangkabau hingga sekarang tetap memegang teguh ungkapan “Adaik basandi syarak, syarak basandi Kitabullah" atau Adat yang didasari oleh hukum Islam.

Ada beberapa permasalahan adat yang terjadi, seperti masalah pengangkatan Datuak, sengketa Tanah, anak kemenakan dan lainnya. 

Di Atar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar kini terjadi permasalahan pengangkatan Datuak yang tidak jelas.

Anehnya, Datuk Pucuk yang seharusnya si A, tapi yang diakui oleh si B, padahal Datuak  A jelas gelar kedudukkan Datuk Pucuk di sandangnya karena didasarkan keturunannya., tapi entah bagaimana cara apa Datuk Pucuk diberikan ke B . 

Padahal si B ini hanyalah seorang pelayan dikedatukkan Tanah Atar, kata Karani.

*Sejarah singkat Suku Payobada

Sementara itu, salah satu suku yang ada di Atar, Nagari Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat yaitu suku Suku Payobada

Menurut keturunan Suku Payobada Bedasarkan Ranji kami keturunan Bundo Kandung inik Kerei yang berumah ditunggu pauh, mempunya 3 orang anak.

Kemudian Inik Togu yang mendiami ditunggu Pauh Inik Posa yang mendiami balai Pauh Inik sitigoi yang mendiami balik rumah, anak dari Inik Togu Uwo Jodin dan Uwo Mombak , Owo Mombak ini lah yang membawakan gelar Datuk Cimano, sepeninggalannya diwariskan ke Daik Cimano dan Bundo Kanduangnya Inik Joni.

Dikarenakan inik Togu sudah tua tinggal sendirian ditunggu Pauh maka dijemput la Keguguk Mosu Inik Rowi untuk merawat dan menjaganya , Inik Rowi bersuami Yasin  ini mempunyai 3 orang anak yaitu Sanan , Samsiah dan Ponu.

Maka tinggallah  Rowi beserta keluarga di Tunggu Pauh untuk merawat Inik Togu. Setelah Uwo Daik Cimano tua beserta saudara yang lain sudah meninggal semua dan anak kemanakan masih kecil belum ada yang bisa membawakan gelar maka disarankan oleh yasin suami dari Rowi bapak dari Sanan, mintak di Luakan Datuak Cimano kepada anaknya, sementara dikaranakan keturunan dari Datuak Cimano  belum ada yg bisa membawakan. 

Maka pada masa Kapalo Nagari Mak Ola dilewakanlah gelar Sanan Datuak Luak Cimano ditunggu Pauh dengan acara Adat. Maka keluarga Cimano membayar uang adat ke KAN.

Seiring berjalannya waktu, meletuslah G30S PKI dikarenakan yang terlibat tidak bisa dipakai dalam Pemerintahan Nagari maka dilimpahkan ke Maknur anak dari Samsiah Kakak dari Syamsudin dan keluarga Cimano tetap membayar uang adat ke KAN, yang dibayar oleh Bundo Kandung ibuk Wirdiati pada tahun 1974, setelah meninggalnya Maknur kembali dijalankan lagi oleh Sanan.

Setelah Ponu tinggal sendirian ditunggu Pauh maka dibawah Nidar dari Solok  untuk menemaninya, setelah ponu meninggal dunia  keluarga Nidar  masih menempati rumah ditunggu Pauh sampai saat ini. 

Setelah itu Sanan melimpahkan ke Nuar anak dari Ponu, Bundo kanduangnya masih Wirdiati, Setelah meninggalnya Nuar kembali lagi dijalankan oleh Sanan, setelah Sanan meninggal dunia pada tahun 2006 gelar Datuak Luak Cimano dibawakan oleh  Syamsudin sampai meninggal dunia, Bundo kandungnya sampai saat ini masih Wirdiati. 

Dari tahun 2008 sampai terakhir Syamsudi wafat banyak kegiatan di Nagari diwakili oleh Karanai, maka di tahun 2020 dilimpahkanlah gelar Datuak Luak Cimano ke Karanai yang masih keturunan asli Cimano, setelah meninggalnya Syamsudin berarti Kori Pulang Kasarungnyo, Pinang Pulang Katampuknyo, Sirih Pulang  Kagagangnyo begitu ungkapan Karanai Datuak Luak Cimano.

Menanggapi hal diatas salah seorang pengamat hukum Ricky Francis mengatakan, permasalah sengketa gala di Atar ini sangat menyita perhatian kita, karena ini bisa meyebabkan konflik di daerah tersebut. 

"Sudah seharusnya permaslahan ini harus ditangani oleh pihak yang berwenang, karena apa bila tidak dicarikan jalan tengahnya, maka akan terjadi perseteruan di kampung Atar", ungkap pria yang juga seorang pengacara muda Sumbar yang telah menyelesaikan beberapa perkara perkara adat di Sumbar. 

Dirinya berharap agar semua pihak yang bersengketa untuk menahan diri agar tidak terjadi perpecahan. Maka dari itu pihak yang berwajib harus mengambil langkah cepat, permasalahan ini sudah layak dibawa keranah hukum, tutupnya.  (Tim)


Padang-netralpost.net-
 Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Sumatera Barat merayakan ulang tahun ke-21 bertepatan dengan Hari Pahlawan, Sabtu di Aula Gubernuran (13/11/2021).

Pada ulang tahun kali ini, LPM Sumatera Barat melaksanakan dua kegiatan acara serentak yaitu Peringatan Ulang Tahun ke-21 Laskar Merah Putih dan sekaligus memperingati hari Pahlawan.

Pada kesempatan ini para pengurus dan anggota Laskar Merah Putih di Sumbar, tumpah ruah memadati aula gubernuran.

Dalam sambutannya, pembina Laskar Merah Putih Sumbar Amrizal Bakri SH, melalui Al-muddassir mengatakan, Terujutnya acara Hut LMP yang ke 21  ini tidak terlepas dari kerja kerasnya tim sembilan yang di komadoi oleh ketua panitia seorang wanita karir dia adalah Ami Wasekda Yurdaningsih, Bendahara  Ida Monika ketua srikandi Nofarino Hankam Albudasir ketua harian satu Jejen densus  iswandi ( Romo ) wakamada Dafit Pelor Danit dan di dukung oleh ketua pembina yaitu Ambaro.

Sementara itu, Fauzi Bahar juga meminta agar, LMP mampu menjadi garda terdepan dalam meneruskan perjuangan para tokoh pahlawan terdahulu.

"Kita harus membangun perjuangan bersama-sama, kekuatan ini kalau dihimpun akan menjadi kekuatan besar, Laskar Merah Putih lah yang paling terdepan nantinya, harus ada sesautu yang kita goreskan, dulu kakek kita nenek kita berjuang mempertahankan republik ini, hari ini kita yang membela memperjuangkan republik ini". Tegas Mantan Wali Kota Padang dua periode tersebut. 




Payakumbuh,netralpost--- Memasuki minggu kedua Bulan November, Pemerintah Kota Payakumbuh sudah melaksanakan Gebyar Sumatera Barat Sadar Vaksin sebanyak 4 tahap. Pelaksanaannya tersebar di kantor camat, kantor lurah, puskesmas, pesantren, dan sekolah.


Pelaksanaan pada Kamis (11/11) kemarin di beberapa titik seperti Kelurahan Padang Tinggi Piliang, MAN 1 Payakumbuh, Kelurahan Labuh Silang(Door To Door) SMAN 4 Payakumbuh, Kelurahan Koto Panjang Dalam, Parik Muko Aia, Kelurahan Padang Alai Bodi, Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kelurahan Sicincin, Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Pesantren Darulilmi, Kelurahan Balai Panjang, Puskemas Padang Karambia, SMP 1, Command Center Polres, dan MTSN 1 Payakumbuh mencapai 1073 orang untuk dosis 1 dan 784 orang untuk dosis 2.


Sehingga, dari pelaksanaan Gebyar Sumbar Sadar Vaksin pada hari itu, berdasarkan data yang diterima media dari Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, persentase capaian vaksinasi Kota Randang sudah memasuki angka 62,24 persen dosis pertama dan 31,92 persen dosis kedua warga berKTP Kota Payakumbuh, sedikit lagi menuju herd immunity.


Kepala Dinas Kesehatan Dokter Bakhrizal Dt. Tumangguang saat dihubungi media, Jumat (12/11), mengatakan tren vaksinasi sedang naik di tengah-tengah masyarakat, mereka sudah memahami manfaat dari vaksin dalam menghadapi wabah Covid-19.


"Tentu saja testimoni positif ini hendaknya diteruskan kepada orang-orang yang masih belum mau, ataupun yang belum sempat ikut vaksin," kata Bakhrizal.


Ditambahkan kadis yang akrab disapa Dokter Bek itu, di samping melaksanakan Gebyar Sumbar Sadar Vaksin, Pemko Payakumbuh juga menggelar vaksinasi di beberapa lokasi sesuai permintaan fasilitator vaksinasi, ditambah beberapa tim vaksinator juga turun ke lapangan door to door mendatangi rumah-rumah warga berKTP kota untuk divaksin.


Dokter Bek optimis, target 70 hingga 75 persen atau sekitar 100 ribu warga Kota Payakumbuh bisa tercapai hingga akhir November, meski target nasional di bulan November, kekhawatiran Wali Kota Riza Falepi adanya gerakan masif manusia pada saat libur natal dan akhir tahun, sehingga berpotensi adanya klaster baru kasus covid-19 di Kota Payakumbuh.


"Kita sudah zona hijau atau PPKM kita level 1 bersama 3 kota lainnya di Sumbar. Sementara itu, kasus positif Covid-19 beberapa hari ini tidak ada ditemukan dan pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tidak ada, tentu kita harus pertahankan kondisi baik ini. Jangan sampai kita mendapatkan penyebaran gelombang selanjutnya seperti di Pulau Jawa, apalagi varian delta plus sedang bergentayangan mengancam Indonesia karena bisa kita lihat Malaysia dan Singapura sudah mencatat kasus naik ratusan perhari," ungkapnya. (Yon)





Padang Panjang,netralpost --- Sebanyak 65 kafilah dan offivcial asal Kota Payakumbuh yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIX Provinsi Sumatera Barat telah tiba di Kota Serambi Mekah, Padang Panjang, Jumat (12/11).


Rombongan kafilah dari kota kabupaten lainnya juga diterima langsung oleh Forkopimda Kota Padang Panjang yang dalam hal ini Kapolres Padang Panjang Novianto Taryono di Islamic Centre Padang Panjang nan megah. Dalam sekali penyambutan dibagi hanya 4 rombongan saja sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


Rombongan official dan peserta lomba dari Kota Randang ini dipimpin oleh Wali Kota Riza Falepi yang diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Elvi Jaya didampingi Kabag Kesra Irwan Suwandi dan jajaran Kantor Kemenag Kota Payakumbuh.


"Alhamdulillah, kami telah sampai dengan selamat, semuanya berangkat bersamaan, tidak ada yang menyusul. Kita mengusahakan agar kontingen nyaman dalam mengikuti lomba, terimakasih kepada Satlantas Polres dan Dishub Kota Payakumbuh yang telah melaksanakan tugas dengan baik, perjalanan lancar," kata Elvi.


Elvi juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Forkopimda Padang Panjang ini.


"Kami dari Kota Payakumbuh menyampaikan terima kasih atas sambutannya, sangat ramah dan hangat," kata Elvi.


Sementara itu, Kapolres Padang Panjang Novianto menyampaikan ucapan selamat datang di Kota Padang Panjang. Penymbutan dilaksanakan di Islamic Centre sebagai ikon kota Padang Panjang, sekaligus juga bakal ada alquran besar yang menjadi ikon keislaman lainnya.


"Mari kita menyiarkan Islam, mengagungkan Allah melalui MTQ tingkat provinsi ini. Kami selaku tuan rumah telah menyediakan pemondokan, stand kuliner, dan pameran demi memberikan pelayanan selama MTQ berlangsung," kata Novianto.


Dijelaslannya, saat ini Kota Padang Panjang telah berada di zona hijau, PPKM level 1 dan tidak ada lagi penderita Covid-19. Sementara itu dalam MTQ ini seluruh panitia sudah divaksin dan peserta juga telah divaksin dan dites rapid antigen sehari sebelum berangkat.


"Diharapkan kita semua bisa menjaga prokes dengan wajib pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan mengurangi mobilitas. Jangan sampai MTQ jadi klaster baru penyebaran Covid-19. Kami berharap tamu kami senang dan berbahagia berada di Kota Padang Panjang dan meraih hasil gemilang dalam lomba yang bukan hanya ada aura persaingan saja, tapi ada syiar Islam dalam peningkatan pemahaman islam kepada generasi penerus. Sarana mempererat silaturahmi, sehingga cita-cita rasulullah untuk kuatnya ukhwah islamiyah dapat terwujud," pungkasnya.


Usai disambut, peserta MTQ melakukan pendaftaran ke meja panitia untuk mengambil nomor lot. (Yon)


Padang-netralpost.net-
Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Sumatera Barat merayakan ulang tahun ke-21 bertepatan dengan Hari Pahlawan, Sabtu di Aula Gubernuran.

Acara HUT LMP ke-21 ini sekaligus memperingati hari pahlawan, dalam acara  ini turut hadir pengusaha konstruksi Ir. Erwin Isril, yang merupakan ketua dari Gapeksindo Kota Padang.

Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapeksindo) gandeng Laskar Merah Putih (LMP) dan ajak bersinergi bersama dalam membangun perjuangan Republik Indonesia.

Selaku ketua dari Gapeksindo, tak lupa Erwin Isril mengucapkan selamat ulang tahun untuk LMP yang ke-21 tahun, dan mendoakan untuk kemajuan LMP kedepannya.

"Selamat HUT ke-21 untuk LMP,  kita bersama mengharapkan kedepannya LMP bisa lebih sukses, dengan program-program yang luar biasa kita harapkan dapat memberikan perubahan yang besar bagi LMP ke jenjang yang lebih baik lagi". Ujarnya pada Sabtu (13/11/2021) di aula gedung Gubernur Sumatera Barat, Kota Padang.

Ketua Gapeksindo mengharapkan, dengan adanya acara ini, Gapeksindo dapat mempererat jalinan silaturahmi dengan LMP dan membangun sinergitas bersama membela merah putih.

"Semoga kedepannya Gapeksindo dan LMP semakin kuat menjaga ikatan silaturahmi, karena ini merupakan langkah awal bagi kita dalam membangkitkan kembali semangat perjuangan, membangun bersama, membela merah putih".(ggn/brol)


Padang-netralpost.net-
Terus dukung program pemerintah dalam meyukseskan vaksinasi Covid-19, Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) yang bekerjasama dengan yayasan Baiturrahmah dan Polda Sumbar, laksanakan giat vaksinasi pada hari Jum'at (12/11/2021) di Universitas Baiturrahmah Kota Padang. 

Hasil pantauan tim Topsigipost.com di lapangan, terlihat antusias para peserta dalam mengikuti vaksinasi tersebut sangat baik, karena disetiap pos vaksin dipadati oleh antrian peserta yang sedang menunggu giliran untuk disuntik.

Melihat kegiatan dan aktivitas perkuliahan sudah mulai secara tatap muka kembali, pihak kampus Baiturrahmah mengutamakan vaksin tersebut untuk ditujukan kepada seluruh mahasiswa dan tenaga pengajar serta jajarannya yang bertugas di kawasan kampus. 

Sebagaimana yang disampaikan oleh rektor Universitas Baiturrahmah Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, M.S, bahwa pihak Universitas Biaturrahmah mewajibkan seluruh kalangan yang ada di kawasan kampus untuk melakukan vaksin. 

"kalo vaksin untuk Universitas Baiturrahmah itu sudah 95%, karena kami wajibkan semua mahasiswa, dosen dan tenaga pendidikan harus divaksin karena perkuliahan akan kita mulai pada hari Senin". Ujar rektor. 

Tidak hanya itu, rektor Univerisitas Baiturrahmah juga menyampaikan bahwa, vaksin akan menjadi syarat utama  untuk melakukan perkuliahan tatap muka nantinya. 

"Jadi nanti siapa yang tidak vaksin, tidak diperbolehkan untuk masuk kelas". Lanjutnya. 

Rektor juga menegaskan, bahwa kegiatan vaksin ini tidak hanya untuk kepentingan pribada kampus, pihak kampus sendiri juga ingin membantu percepatan vaksinasi di Sumbar dan berharap dapat mencapai target yang diinginkan. 

"Kita tidak memikirkan diri kita sendiri, kita ingin membantu Sumatera barat, yang mana rating vaksinasi di Sumbar masih rendah, karena itu kami bekerjasama dengan Polda Sumbar dan menargetkan 2000 orang untuk di vaksin". Tegasnya. (ggn)


Padang-netralpost.net-
Nakes dari Dinas Kesehatan Diskes Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II Padang, terus melanjutkan pelayanan kepada masyarakat yang akan di vaksin. Nakes dari Diskes Lantamal II, terus memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat umum maupun masyarakat Maritim. Pelayanan dilakukan oleh Nakes Diskes Lantamal II kali ini di Kampus Baiturrahmah By Pass Air Pacah Koto Tangah Kota Padang, Jumat (12/11/2021).

Nakes terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, merupakan tindak lanjut perintah pimpinan. Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 yang masih belum bisa di atasi. Nakes  memberikan Pelayanan ke semua lapisan masyarakat. Dengan mengedepankan pelayanan yang optimal dan humanis, Nakes dari Diskes Lantamal II ini sudah memberikan pelayanan vaksinasi ke beberapa titik pelayanan terhadap masyarakat. Vaksinasi ini terus dikebut agar terbentuk Herd Immunity di tengah masyarakat. Sehingga kehidupan normal di tengah masyarakat dapat terlaksana seperti sebelum adanya Pandemi Covid-19.

Serbuan Vaksinasi TNI AL merupakan sudah merupakan dalam bentuk operasional. Sehingga para personil yang terlibat harus mendukung penuh program pemerintah ini. Di lokasi pelaksanaan Vaksinasi Nakes berkolaborasi dengan Nakes dari instansi lain. Keseriuasan pemerintah di respon TNI AL dalam hal ini oleh Diskes Lantamal II, Dalam penanganan Pandemi Covid-19. Nakes Diskes Lantamal II, sebelumnya sudah memberikan pelayanan kepada masyarakat Maritim dan masyarakat lain yang ada di wilayah kota Padang dan luar Padang terutama mereka yang belum menerima vaksin. 

Menurunkan 2Tim Nakes, dengan jumlah 14 orang dapat memberikan pelayanan vaksinasi kepada  174 orang. Pada saat vaksinasi Nakes menggunakan vaksin Sinovac dan Moderna yang berasal dari Dinkes Kota Padang peruntukan untuk TNI. Pemerintah Terus berupaya  menghimbau untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat luas.

Dengan memberikan pelayanan yang Humanis kepada masyarakat dari Nakes, merupakan arahan dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.,M.M.,berikan pelayanan vaksinasi terbaik kepada masyarakat Maritim dan masyarakat sekitar di lingkungan kita. Kalimat yang selalu di sampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut pada saat memberikan arahan kepada Nakes TNI AL.

Diharapkan Kondisi dan  situasi Pandemi Covid-19  dapat di atasi segera. Sehingga pemerintah dapat mengambil langkah yang lebih baik, terutama masalah pertumbuhan perekonomian Nasional.

Pemerintah melalui TNI, Polri dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah selalu menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin. Agar kegiatan masyarakat dapat terlaksana, sehingga roda perekonomian dapat berjalan.

Pada pelaksanaan pelayanan oleh Nakes dikendalikan langsung oleh Kadiskes Lantamal II Mayor Laut (K) Didit A.Mk, sebagai penanggung jawab kegiatan serbuan vaksinasi.

Dispen Lantamal II.




Payakumbuh,netralpost-- Vaksinasi Covid-19 masih terus digalakkan, ini bertujuan agar herd immunity masyarakat Kota Payakumbuh dapat tercapai, Gebyar Sumbar Sadar Vaksin terus dilaksanakan. Hal ini terlihat dengan selalu dibuka tempat vaksinasi Covid-19 di setiap kecamatan di Kota Payakumbuh.


Seperti salah satunya di Kecamatan Payakumbuh Barat, Gebyar Sumbar sadar vaksin yang sudah berlangsung keempat kali ini masih sangat diminati warga untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.


Saat berlangsungnya gebyar Sumbar Sadar Vaksin yang keempat kalinya ini pada, Kamis (11/11), Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Junaidi, Kepala DPMPTSP Harmayunis dan Kepala Puskesmas Parit Rantang Cinthya Fitri lakukan kunjungan ke Kelurahan Padang Tinggi Piliang untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar.



Saat sampai di lokasi vaksinasi (Kantor Lurah Padang Tinggi Piliang) Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri menyapa dan memberikan semangat kepada warga yang ikut vaksinasi Covid-19


"Ayo bapak ibu semua untuk dapat mengabari dan mengajak sanak saudara yang belum divaksin agar segera ikut vaksinasi ini agar ke depannya seluruh warga Kota Payakumbuh sudah aman akan wabah virus corona ini,” ajaknya


Ditambahkan Ul Fakhri, Pihaknya optimis menjelang akhir tahun ini untuk Kota Payakumbuh akan capai target herd immunity.


Camat yang akrab disapa Ul ini pun menyampaikan jika di gelombang keempat gebyar Sumbar Sadar Vaksin kali ini, ditempatkan di dua titik yaitu Kantor Camat Payakumbuh Barat dan Kantor Lurah Padang Tinggi Piliang. Dikedua titik ini ditargetkan sebanyak 400 orang warga yang mengikuti vaksinasi. 


“Alhamdulillah antusiasme masyarakat dalam melakukan vaksinasi sangat tinggi, buktinya sampai siang ini yang mendaftar untuk melaksanakan vaksinasi sudah melebihi target. Untuk warga yang tidak bisa divaksin karna kesehatan maka kita sarankan untuk jaga kesehatan dulu, nantik setelah sembuh bisa kembali mendaftarkan diri untuk vaksinasi di faskes terdekat,” ujarnya. 


Ul menjelaskan selain gebyar vaksin yang dilaksanakan, pihaknya setiap hari selalu menjadwalkan vaksinasi di kelurahan secara bergilir maupun yang door to door dimana pelaksanaannya menjangkau langsung ke kediaman warga. 


"Hal ini kami lakukan agar mengantisipasi adanya warga yang berkeinginan untuk vaksin namun memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke tempat vaksinasi. Alhamdulillah dengan bentuk pelayanan ini semakin banyak warga  kita yang telah divaksinasi," Pungkasnya (Yon)




Payakumbuh,netralpost— Tanpa kenal lelah, seluruh tim satgas covid-19 di setiap kecamatan terus aktif berikan vaksinasi covid-19 agar Herd Immunity atau kekebalan imun kelompok dapat tercapai di kota Payakumbuh. Pada, Kamis (11/11) digelar vaksinasi covid-19 di kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) yang masih dalam menjalankan program Gebyar Sumbar Sadar Vaksin yang telah dimulai pada tanggal 30 Oktober 2021.


Berlangsung di dua lokasi berbeda, kelurahan Koto Panjang Dalam dan kelurahan Parik Muko Aia masih terlihat tinggi animo warga yang belum divaksin untuk ikut vaksinasi covid-19.


Untuk mendukung semua warganya, Camat Latina Diki Engla yang baru menjabat sebagai orang nomor satu di wilayah Latina itu ikut turun langsung ke lokasi vaksinasi covid-19 yang ada di wilayahnya.


“Alhamdulilah, terlihat warga kita sudah banyak yang ikut vaksinasi covid-19 ini. Seperti warga kita yang pada umumnya kerja ke ladang mereka menyempatkan diri dahulu sebelum berangkat ke ladang untuk ikut vaksinasi ini,” ucap Engla dengan bahagia.


Engla yang pernah menjabat sekretaris Camat di Payakumbuh Selatan itu berharap, dosis vaksin yang di berikan dapat berjalan beriringan dalam artian minat vaksinasi warga tinggi yang ingin mendapatkan vaksinasi, pihak Kecamatan Latina Berupaya Penuhi Stok Vaksin.


Lanjutnya, meski telah divaksin, warga untuk tetap mematuhi Prokes dengan menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi,” tambahnya.


Sementara itu, kepala Puskesmas Latina Hasnelida Wati, SKM mengatakan, Vaksinasi ini bagian dari percepatan vaksin di Kecamatan Latina. Hari ini ada 600 dosis yang diberikan kepada masyarakat umum dan pelajar yakni jenis Pfizier dan Sinovac.


"Pelaksanaan Vaksinasi di hari ini bekerjasama dengan pihak kelurahan Koto panjang dalam dan kelurahan Parik muko aia, adapun Tenaga kesehatan yang diturunkan dari Puskesmas Latina, dan untuk tenaga akses informasi data dari Diskominfo kota Payakumbuh," jelasnya.(Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Sebanyak 41 kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIX Provinsi Sumatera Barat dari Kota Payakumbuh dilepas Wali Kota Riza Falepi di Aula hotel bundo kanduang, Kamis (11/11).


Turut hadir Kakankemenag Ramza Husmen, Asisten III Setdako Amriul Dt. Karayiang, Staf Ahli Elvi Jaya, Kabag Kesra Setdako Irwan Suwandi, serta Ketua IPHI Kota Payakumbuh Rudi.


Peserta dan official berjumlah 65 orang akan berangkat untuk mengikuti iven keagamaan rutin yang digelar sekali dua tahun yang pada 2021 ini diselenggarakan di Kota Padang Panjang selama 8 hari, 12 sampai 19 November 2021.


Kabag Kesra Irwan Suwandi mamaparkan untuk MTQ ke XXXIX Provinsi Sumatera Barat ini, dari 78 peserta yang diminta oleh panitia, Kota Randang mengirim 41 peserta, kontingen Kota Payakumbuh mengikuti 8 cabang, untuk cabang lain yang tidak diikuti karena tergolong baru dan belum memiliki kader asli orang Payakumbuh. 


"Untuk pembinaan kafilah, TC sudah 14 kali dilaksanakan kepada seluruh cabang bersama dewan pelatih kota dan provinsi Sumbar. Kita juga dari setiap cabang sudah punya penanggungjawabnya. Secara objektif bisa dinilai kafilah kita sudah siap berkompetisi dan bisa mendapatkan hasil terbaik. Kita berharap peserta terus berada dalam kondisi prima dan bertahan sampai pelaksanaan MTQ. Nanti, sesuai syarat panitia, seluruh peserta mengikuti rapid antigen," kata mantan Camat Payakumbuh Timur itu.


Sementara itu, Kakankemenag Ramza Husmen menyampaikan ilmu yang diberikan pelatih diharapkan dapat memacu semangat kafilah mengikuti lomba, dari 2/3 kekuatan peserta yang tersedia, kalau meraih medali emas semuanya, adalah bukti SDM Kota Payakumbuh kompeten.


"Target juara walaupun tidak diberikan oleh wali kota, tetapi harus diniatkan kalau sudah ikhlas dengan semua teori sudah bisa dipraktikkan, dengan hidayah Allah SWT kita bisa fokuskan ilmu yang didapat. Kami sampaikan apresiasi kepada semua komponen yang telah memberikan bekal kepada kafilah Kota Payakumbuh mulai dari moril dan materil. Semangat untuk menjadi juara dalam MTQ di Kota Dingin, Padang Panjang," ungkapnya.


Dari sisi Asisten III Amriul Dt. Karayiang selaku Ketua KORPRI Kota Payakumbuh menyampaikan banyak perbaikan dilakukan oleh Wali Kota Riza Falepi, salahsatunya dengan menekankan jangan membayar untuk menang dengan memakai peserta dari daerah lain.


Pemko Payakumbuh juga telah membuktikan kepedulian terhadap guru TPA, melalui pembinaan dari bagian kesra, kemenag, dan dinas pendidikan. Guru TPA sudah diberikan insentif sesuai aturan kepada yang sudah bersertifikasi tipe A, B, dan C.


"Kafilah nanti sesudah juara, bisa hendaknya menjadi pembina dan meningkatkan jumlah pembaca alquran di Kota Payakumbuh. Selanjutnya, kita tinggal benahi manajemen, lembaga yang melakukan pembinaan harus memiliki legalitas hukum yang jelas sehingga bisa dibantu anggaran dari APBD Pemko Payakumbuh. Kedepan sinergi semakin lebih baik, sehingga pembinaan bertingkat menjadi bermutu," ungkap Amriul.


Wali Kota Riza Falepi mengatakan poin penting pembinaan keagamaan tidak hanya dilihat dari hasil lomba MTQ yang rutin sekali 2 tahun, tapi pembinaan iman dan takwa di daerah diperlukan sehingga bukan cuma mampu menghasilkan peserta berkualitas, juga bisa meniadakan adanya peserta MTQ yang diimpor dari daerah lain. Ini sesuai dengan misi ke 5 nya mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia dan berbudaya, berdasarkan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.


"Kalau ada pembinaan, ini kita telusuri dari akar rumput dan dianggarkan di APBD, jangan ragu. Urusan hura-hura saja bisa dianggarkan, masa urusan agama ini tidak dianggarkan. Untuk Porprov saja dianggarkan untuk atlet peraih medali," kata Riza.


Untuk bisa mengembangkan LPTQ kuat, Riza menyebut butuh kerja keras agar bisa diurus dengan baik dan benar. Dia menginginkan 3 hal. Yang pertama menjadikan tradisi dimana orang taunya Kota Payakumbuh terkenal dengan bisa menghasilkan qori dan qoriah, terkenal dengan orang soleh, jangan sampai tekenal karena narkoba dan penyakit masyarakat serta maksiat. 


"Kedua, dekat dengan alquran membudaya, kemanapun baca quran, dan yang ketiga adalah berkah, ada keyakinan saya dengan makin banyak orang soleh di daerah kita, berkahnya makin tinggi, semakin mudah pekerjaan pemimpin. Sebagai orang beriman yang dekat dengan alquran dan soleh, kita harus mempercayai datangnya berkah ke Payakumbuh," kata Riza.


Bahkan, Riza juga menyampaikan tingkat kesolehan orang Kota Payakumbuh sangat tinggi, kalau jadi penceramah di Kota Payakumbuh perlu ilmu yang tinggi, tidak bisa asal berceramah saja.


"Selamat bertanding, selamat berjuang. Apapun hasilnya saya tidak menuntut juara 1, tapi bisa tampil maksimal saja sudah cukup. Prestasi tidak bisa didapat dengan sim salabim, perbaikan terus menerus menghasilkan sistem yang baik, sehingga menghasilkan output yang baik pula," pungkasnya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Wali Kota Riza Falepi menyambut kedatangan Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) I/Bukit Barisan, Kolonel CPM Anggiat Napitupulu beserta rombongan, di rumah dinasnya, Kamis (11/11).


Juga hadir mendampingi komandan Sub Detasemen Polisi Milter (Subdenpom) 1/4-1 Payakumbuh Kapten CPM Budi Damanik dalam kunjungan kerja Kolonel CPM Anggiat Napitupulu dalam rangka memberikan pengarahan kepada personel dan Persit Subdenpom se Sumatera Barat. 


Tampak suasana penuh keakraban dalam kunjungan kerja tersebut. Riza Falepi dan Danpomdam I/Bukit Barisan juga berkenan saling bertukar cindera mata serta dijamu oleh Wali Kota Riza Falepi makan siang di Rumah Makan Or Situjuah.


Tampak Riza bertukar informasi dari berbagai aspek tentang Pemerintah Kota (Pemkot) dan Polisi Militer (PM).


“Hari ini kita mendapat kunjungan kehormatan dari Danpomdam I/Bukit Barisan, Kolonel CPM Anggiat Napitupulu. Kunjungan ini juga dalam rangka silaturahmi serta bertukar informasi berbagai aspek,” ujar Riza.


Riza pun berharap dengan adanya kunjungan ini, Pemko Payakumbuh dan TNI terus menjalin sinergitas khususnya Polisi Militer (PM).


“Semoga ke depannya Pemko dan TNI terus menjalin sinergitas yang sudah berjalan baik selama ini. Kita juga ucapakan selamat datang Danpomdam I/Bukit Barisan, Kolonel CPM Anggiat Napitupulu. Insya allah Kota Randang ini menjadi kota yang nyaman, memberi kesan baik. Dan marilah seluruh warga Kota Payakumbuh saling merangkul, saling bantu dan bertoleransi karena kita semua merupakan keluarga," tukuk Riza.


Danpomdam I/Bukit Barisan, Kolonel CPM Anggiat Napitupulu juga mengungkapkan hal yang sama terkait kunjungannya yakni dalam rangka silaturahmi.


“Ini merupakan silaturahmi dan memperkuat sinergitas antara PM dan Pemerintah. Dan kami siap mensupport kebutuhan Pemda apabila membutuhkan bantuan kami,” pungkasnya. (Yon)


Padang-netralpost.net-
Polisi Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) melalui Ditreskrimsus Polda Sumbar mengungkapkan dugaan tindak pidana illegal logging yang terjadi di wilayah hukum Polda Sumbar. Pengungkapan kasus yang dilakukan Ditreskrimsus ini berawal dari laporan masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menjelaskan, dalam penangkapan tersebut pihaknya bekerjasama dengan Tim Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) wilayah II, dengan pelaku berjumlah dua orang.

"Pelaku IC, usia 26 tahun, pekerjaan buruh harian lepas, warga Balai Tapan Pesisir Selatan, dan yang kedua adalah M, usia 40 tahun, pekerjaan swasta, warga Pesisir Selatan juga," katanya.

Dikatakan, pelaku ditangkap pada tanggal 5 November 2021, pukul 08.45 WIB di jalan raya Bukit Putus Kenagarian Limau Puruik, Kecamatan Ranah Hulu Ampek Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. 

"Barang bukti yang disita satu mobil truck colt diesel bermuatan hasil hutan kayu sebanyak 31 batang berbentuk balok, satu STNK mobil truck colt diesel dan dua lembar blangko nota angkutan tertanggal 4 November 202," sebutnya. 

Dikatakan, kronologis kejadian yakni pelaku diduga melakukan tindak pidana mengangkut hasil hutan tidak dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) yang ditemukan oleh petugas kepolisian bersama TNKS.

"Pelaku melanggar Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, sebagaimana diubah dan ditambah dalam Pasal 37 angka 13 ayat (1) huruf b Undang-Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP," pungkasnya.(**)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.