Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 50 Kota,netralpost---


Buruknya pengerjaan jalan Payakumbuh - Lintau mengakibatkan sering terjadi kecelakaan. Tadi malam warga Jorong Kampai, Nagari Sitanang, Yusmainar, harus dilarikan ke Rumah Sakit Adnan WD Payakumbuh akibat kecelakaan tunggal di jalan tersebut. 


"Tadilah di ronsen, dari keterangan yang kami terima dari pihak rumah sakit tangan kanan patah, rencana akan dioperasi hari senin/menunggu pemeriksaan dokter hari senin," kata Yusmainar di rumah sakit Adnan WD, Sabtu malam, (15/1/22). 


Ia menjelaskan dirinya terjatuh di ujung jalan cor di depan toko bangunan Dt Ud. "Tadi saya jatuh karna lubang di ujung cor jalan pak. Kini saya di rawat di rumah sakit umum," ujarnya. 


Ia menceritakan bahayanya kondisi jalan itu sehingga untuk mengelakkan lubang harus mengambil sedikit ketengah resiko ditabrak kendaraan berlawanan arah sangat besar. 


"Awak marem didakek lubang tu mengurangi kecepatan, pas tibo di lubang tu tajatuah ,robah kekanan, untuang lai indak tagiliang kendaraan lain," jelasnya. 


Ibuk itu berharap supaya kejadian pada dirinya tidak sampai terjadi lagi ke orang lain. "Ibuk manyampaikan pesan iko bia ndak ado korban selanjutnya pak. Makasih sebulumnyo pak," jelasnya. 


Ia mengharapkan kepada pelaksana proyek atau pemerintah dalam hal ini PUPR Provinsi Sumbar selaku penanggung jawab untuk segera menyelesaikan dan memperbaiki jalan sampai benar-benar nyaman bagi pengendara. 


"Mohon lubang yang ada ditimbun atau diperbaiki agar tak ada korban berikutnya," harapnya. 


Yusmainar juga memohon kepada pelaksana atau pemerintah untuk membantu biaya pengobatan. 

"Maaf pak, lai bisa awak minta bantu biaya ke pengelola jalan pak, soalnya biaya pengobatan awak tidak ditanggung BPJS," kata ibuk tersebut. 


Sementara itu, Pihak PUPR Provinsi Sumbar, dalam hal ini PPTK, Jack, mengatakan lubang itu diluar pengerjaannya. 


"Itu diluar pengerjaan kami, kan diujung diluar coran, kalau ada lubang disitu itu diluar coran kami. Itu tidak ke kami lagian banyak lubang lain yang seperti itu, kemudian untuk retak sedang diperbaiki," kata Jack. (Yon)

50 Kota,netralpost---



Tragedi Lurah Kincia merupakan rangkaian peristiwa tentang heroiknya perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah.


Peristiwa yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1949 silam di sahkan melalui Keppres No.28 tahun 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 


Tanggal 19 Desember ( 1948 ) ditetapkan sebagai Hari Bela Negara dan Peristiwa Situjuah ( Tragedi Lurah Kincia ) merupakan salah satu  Rangkaian peristiwa dalam pendirian PDRI ( Pemerintahan Darurat Republik Indonesia ) yang ketuanya ( Presiden ) adalah Mr.Syafrudin Prawira negara setelah mendapat mandat dari Presiden Soekarno/Hatta yang ditawan Belanda dan Ibukota Negara Jogjakarta juga sudah jatuh ke tangan Penjajah. 


Mr.Syafrudin Prawira Negara kemudian menetapkan Ibukota secara mobile/berpindah pindah yakni Bukit tinggi dan Koto tinggi ( Kabupaten Limapuluh Kota ), demikian informasi yang media rangkum dari Bapak Syafril ( Anak dari Alm. Mayor Makinudin ). Alm.Mayor Makinudin merupakan Pemilik rumah tempat rapat konsolidasi perjuangan yang dipimpin oleh Ketua MPRD ( Markas Pertahanan Rakyat Daerah ) Sumatera Tengah yang sekarang wilayahnya Provinsi Sumbar, Riau dan Jambi.


Wali Nagari Situjuah Batua DV.Dt.Tan Marajo dalam keterangannya menyampaikan bahwa : " Peristiwa Situjuah " kadar " perjuangannya tidak dibawah peristiwa dikota Pahlawan Surabaya, Bandung Lautan, dan peristiwa lainnya ditanah air yang menjadi Medan tempur bagi para pahlawan bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan dari tangan Belanda " ungkapnya.


" Untuk sekarang ini kita memilih para pahlawan pengisi kemerdekaan yang peduli dengan Peristiwa Situjuah khususnya. Tahun ini merupakan tahun kedua setelah tahun sebelumnya ( 2021 ) kami memberikan Penghargaan untuk 16 orang. untuk Tahun 2022 ini kami memberikan Penghargaan ( Piagam ) untuk 32 orang tokoh yang berjasa dan peduli dengan peristiwa situjuah itu sendiri " pungkas Wali Nagari Situjuah Batua DV.Dt.Tan Marajo yang juga merupakan Ketua Pansel ( Pansel ) Penentuan penerima Piagam Penghargaan dengan melibatkan seluruh Lembaga yang ada di Nagari Situjuah Batua.


Untuk mengabadikan peristiwa Situjuah ini Gubernur Sumbar H.Mahyeldi Ansharullah berjanji akan merekonstruksi ulang 3 bangunan yang menjadi saksi sejarah yakni : Rumah tempat pertemuan, Surau, Kincia, " Insyallah tahun ini ( 2022 ) bisa kita mulai rekonstruksinya " ungkap Pak Gubernur dalam sambutannya dalam Upacara peringatan yang dilanjutkan dengan acara tabur bunga di Makam Pahlawan Peristiwa Situjuah tersebut.


Peristiwa Situjuah/Kincia diperingati tanggal 15 Januari setiap tahunnya, sejak tahun 2021 Panitia mulak memberikan Piagam Penghargaan kepada pahlawan, setelah tahun tahun sebelumnya hanya melakukan acara peringatan dengan acara seremonial yang puncaknya Upacara peringatan.


Tahun 2022 ini, Panitia memberikan Piagam Penghargaan untuk 32 orang yang berjasa dan Peduli dengan peristiwa Situjuah, Ada Tokoh Nasional, Kepala Daerah, Legislator, Praktisi Hukum, Tokoh Lokal, dll.


" Salah satu Tokoh Penerima Piagam Penghargaan adalah Legislator Partai Gerindra yakni H.Nurkhalis Dt.Bijo dirajo Spt. Tokoh Ini dipilih oleh Panitia karena sangat peduli dengan peristiwa Situjuah dan mengisinya dengan banyak menurunkan Pokir beliau kepada masyarakat Nagari Situjuah Batua " tukuk Wali Nagari Situjuah Batua DV.Dt.Tan Marajo.


H.Nurkhalis Dt.Bijo dirajo Spt ( Dt.Bijo ) dalam keterangannya setelah menerima penghargaan menyatakan : " Terima Kasih Kepada Nagari Pejuang Situjuah Batua yang telah memilih kami sebagai salah satu Penerima Penghargaan, mudah mudahan Kedepan ini bisa menjadi modal semangat yang luar biasa untuk bisa berbuat lebih, bukan saja untuk Nagari Situjuah Batua tapi untuk Nagari Nagari lainnya di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh " pungkas Dt.Bijo yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai Gerindra yang sekaligus Perwakilan Masyarakat dari Dapil V Sumbar ( Payakumbuh - Limapuluh Kota .yon


JAKARTA-
Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) akan diputuskan sebagai RUU Inisiatif DPR pada sidang paripurna esok hari, 18 Januari 2022. Setelah disahkan sebagai RUU Inisiatif, RUU TPKS masih akan melalui sejumlah tahapan sebelum ditetapkan sebagai undang-undang (UU).


Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka mengingatkan, RUU TPKS bukan berarti sudah resmi menjadi undang-undang setelah disahkan sebagai RUU Inisiatif besok. RUU TPKS baru selesai melalui tahap harmonisasi di Badan Legislatif (Baleg) DPR sebelum dibawa ke sidang paripurna untuk disahkan sebagai RUU Inisiatif.


Usai menetapkan RUU TPKS sebagai RUU Inisiatif, DPR nantinya akan bersurat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).


“Presiden kemudian akan mengirimkan Surpres (Surat Presiden) dan DIM (daftar inventarisasi masalah). Presiden juga akan menunjuk Kementerian yang akan membahas bersama dengan DPR, misalkan Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM) dan Kementerian PPPA (Perlindungan Perempuan dan Anak),” kata Diah di Jakarta, Senin (17/1/2022).


Setelah menerima balasan dari Presiden, DPR akan menggelar rapat paripurna untuk membahas alat kelengkapan dewan yang akan membahas RUU TPKS. Dalam rapat tersebut, akan diputuskan Komisi atau Badan Legislatif (Baleg) yang diberi kewenangan membahas RUU tersebut bersama pemerintah.


“Alat kelengkapan bisa dari komisi atau Baleg. Semoga prosesnya berjalan lancar,” ujar Diah.


Politikus PDIP ini mengingatkan pentingnya kualitas dan komprehensif RUU ini sehingga pembahasan antara DPR dan Pemerintah harus dilakukan secara seksama. Diah mengatakan, RUU TPKS diharapkan dapat membawa perubahan, terutama dalam penegakkan keadilan bagi korban kekerasan.


“UU ini juga dapat membangun mekanisme pencegahan dan pelayanan yang optimal dalam upaya perlindungan perempuan dan anak sebagai pihak yang rentan mengalami kekerasa seksual,” jelasnya.


Seperti diketahui, Ketua DPR Puan Maharani memastikan RUU TPKS akan disahkan menjadi inisiatif DPR pada sidang paripurna, Selasa (18/1/2022). Menurutnya, kecermatan dalam proses pengesahan RUU ini diperlukan agar produk hukum ini tak malah membatasi fungsi dan dedikasi perempuan.


“Bagaimana kita keluar rumah dengan tenang? Kita mau keluar rumah karena kita mau mendedikasikan diri kita pada pekerjaan kita. Kita kan mau dalam keluar rumah nyaman, aman, tenang melaksanakan tugas tugas kita sebagaimana kita harapkan”, ungkap Puan saat merespons keresahan komika perempuan, Sakdiyah Ma’ruf dalam audiensi bersama pejuang RUU TPKS, pekan lalu.


Dalam forum dengan sejumlah aktivis perempuan dari berbagai elemen masyarakat itu, Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap betapa figur pemimpin perempuan menjadi tumpuan harapan pembangunan bangsa.


“Ketika seorang perempuan diberikan ruang yang aman, perempuan akan bisa bekerja dan memberikan karya. Pemimpin perempuan menjadi penting untuk memastikan hal tersebut. Karena pemimpin perempuan itu memiliki gaya kepemimpinan yang bersahabat dan lebih mempunyai empati dan hanya pemimpin perempuan yang bisa memahami persoalan dan mengatasi masalah perempuan,” ucap Lucky.


Sejumlah aspirasi dan desakan disahkannya RUU TPKS menjadi bahasan Prolegnas prioritas siang itu dipastikan Ketua DPR RI menjadi masukan berharga dalam menjalankan fungsi legislasi. Rencananya, Sidang Paripurna DPR RI 18 Januari 2022 akan mengesahkan RUU TPKS menjadi salah satu dari 40 RUU Prolegnas prioritas.


Dengan demikian, sinergi antara DPR dan Pemerintah akan berlanjut seusai Sidang Paripurna digelar. Proses ini akan menjadi fase baru perjalanan RUU TPKS yang melibatkan sebanyak mungkin elemen masyarakat. Puan menginginkan RUU TPKS menjadi produk hukum yang disusun dengan benar-benar cermat sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.(**)

50 Kota,netralpost---

Bupati Syafaruddin Dt Bandaro Rajo


mengatakan dengan telah adanya lumbung pangan di Nagari Situjuah Batua ini hendaknya dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Nagari Situjuah Batua Nantinya.

“Keberhasilan pembangunan pertanian salah satunya ditandai dengan tersedianya pangan, maka justru pada itu kita pemerintah akan terus membangun lumbung pangan ditiap daerah, dan alhamdulillah hari ini kita dapat meresmikan di Nagari Situjuah Batua ini,” ujarnya.

Ia berharap nantinya masyarakat dapat menjaga, merawat serta memanfaatkan lumbung pangan tersebut dengan baik sehingga kebutuhan pangan warga dapat terpenuhi dan geliat ekomomi dapat meningkat di sektor pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Lima Puluh Kota, Gusdian Laora dalam sambutannya melaporkan saat ini sudah ada 14 unit lumbung pangan di Lima Puluh Kota yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Jadi konsepnya lumbung pangan ini untuk menjaga stabilitas pangan dan mengantisipasi kerawanan ketersediaan pangan. Selain itu saat ini lumbung pangan juga kita jadi untuk lahan bisnis gapoktan di tiap daerahnya, jadi hasil pertanian para petani ini nantinya dapat kita pasarkan melalui lumbung pangan ini dan pastinya itu akan berdampak terhadap perekonomian para petani kita,”ungkapnya.

Ia mengatakan, biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan Lumbung Pangan ini yaitu sebesar 550 Juta yang didalam terdapat tempat penyimpanan pangan, heler pengigilangan pengolahan padi, serta bantuan padi atau gabah untuk masyarakat dengan jumlah 7 ton.

Kemudian ia menambahkan saat ini Dinasnya akan terus melakukan pembangunan lumbung pangan dibeberapa titik di Kabupaten Lima Puluh Kota sesuai dengan alokasi anggaran yang telah disusun di tahun 2022.

Wali Nagari Situjuah Batua, Don Vesky dt Tanmarajo dalam sambutannya merasa sangat bersyukur dengan adanya lumbung pangan di daerah yang ia pimpin.

“Terimakasih banyak pak bupati kami warga Nagari Situjuah Batua sangat bersyukur dan bangga akan keberadaan lumbung pangan ini dan kami berharap potensi sektor pertanian di Situjuah batua ini dapat meningkat karena lumbung pangan ini,”tuturnya.

Terakhir Ia menghimbau warganya untuk menyatukan tekad mendukung seluruh program Bupati untuk membangun Kabupaten Lima Puluh Kota serta membangun Nagari yang Ia pimpin (Yon)




50 Kota,netralpost---


Mengenang kembali konfrontasi paling berdarah dalam masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), pasca jatuhnya ibukota negara Republik Indonesia, Yogyakarta menyusul Agresi Militer II Belanda pada tanggal 19 Desember 1948, pada Sabtu (15/01/2022) diperingati dengan sebuah upacara yang berlangsung  khidmat. 

Bertindak selaku Inspektur Upacara , memperingati kembali tragedi berdarah,  yang dikenal dengan  Peristiwa Situjuah 15 Januari, Gubernur Provinsi Sumatera Barat Mahyeldi. Upacara peringatan Peristiwa Situjuh ke-73 tahun 2021, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya dipusatkan di Lapangan Chatib Sulaiman, Situjuah Batua, Limapuluh Kota. Acara ini diikuti oleh satuan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, Korp Pegawai Republik Indonesia, Satuan Polisi Pamong Praja, Basarnas, Pemadam Kebakaran, mahasiswa dan pelajar serta keluarga pejuang korban Peristira Situjuh.

Turut hadir dalam acara ini, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah  Sumatera Barat dan Limapuluh Kota, Anggota DPR RI Rezka Oktoberia, Hakim Agung sekaligus Tokoh Masyarakat Situjuah Irfan Fachruddin, jajaran Perangkat Daerah se Sumatera Barat serta Ninik mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai & Bundo Kanduang se Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Peringatan Peristiwa Situjuah juga dihadiri oleh keluarga pejuang diantaranya keluarga Chatib Sulaiman, Kapten Tantawi. 

Seusai upacara di lapangan dilanjutkan dengan upacara  ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan korban Peristiwa Situjuah. Gubernur Mahyeldi, Bupati Safaruddin, Forkompimda serta keluarga pejuang melakukan ziarah dan tabur bunga di Lurah Kincia, di Situjuah Banda Dalam dipimpin oleh Ketua DPRD Deni Asra didampingi oleh Anggota DPR RI Rezka Oktoberia, sedangkan di Situjuah Gadang dipimpin oleh Asisten I Herman Azmar bersama Wakapolres Limapuluh Kota Kompol. A. Yani. 

Dari nukilan sejarah Peristiwa Situjuah yang dibacakan pada upacara, tercatat  sebanyak 69 pejuang gugur dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tragedi bermula pada tanggal 14 Januari 1949. Ketika, pimpinan PDRI, laskar pejuang dipimpin Ketua Laskar Pertahanan Rakyat Sumatera Tengah Chatib Sulaiman mengadakan rapat membahas strategi perjuangan di sebuah lembah, yang dikenal dengan Lurah Kincia. Seusai rapat peserta beristirahat di sebuah surau di Lurah Kincia, tanpa aba-aba,  di kala subuh pasukan Belanda menghujani lembah itu dengan berondongan peluru. Tiba-tiba disergap, lokasi yang tak menguntungkan, senjata yang tak memadai, perlawanan para pejuang pun tak memadai.  Mereka pun kocar-kacir membalas menyerang dan Menyelematkan diri. Chatib Sulaiman, Bupati Limapuluh Kota Arisun St Alamsyah, Letkol Munir Latif, Mayor Zainuddin, Kapten Tantawi, Letnan Anizar, Sjamsul Bahri, Rusli dan Baharuddin, tewas seketika bersama 60 pejuang lainnya. Chatib Sulaiman bersama delapan pejuang lainnya dikebumikan di Lurah Kincia, sementara 60 pejuang lainnya dimakamkan di Situjuah Gadang dan Situjuah Banda Dalam.

Gubernur Mahyeldi dalam amanatnya mengajak para peserta upacara yang terdiri untuk tidak melupakan sejarah dan menghargai jasa para pahlawan khususnya dalam peristiwa Situjuah yang merupakan mata rantai Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 1948-1949 di Sumatera Tengah dalam mempertahankan kemerdekaan RI. "Perisitiwa ini penting untuk terus diingat dan diceritakan pada generasi muda sebagai pelajaran berharga, bagaimana para pejuang melakukan pengorbanan dengan semangat bela negara menjaga kedaulatan NKRI. Tidak hanya dengan berperang, tapi juga dengan berpolitik dan diplomasi," ujar gubernur.

Ditemui seusai rangkaian upacara Peristiwa Situjuh, Bupati Safaruddin mengatakan Mengamini Gubernur, Peristiwa Situjuah merupakan momentum mengingat kembali pengorbanan para pahlawan yang gugur, saat menyusun perlawanan kepada Belanda  di Lurah Kincia, dalam mendukung keberlangsungan PDRI. "Rentetan peristiwa bersejarah yang terjadi di Limapuluh Kota harus digelorakan kepada generasi penerus Limapuluh Kota", tutur Bupati. 

Ditambahkannya, peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di Limapuluh Kota pada zaman PDRI harus disebarkan secara luas kepada masyarakat terkhusus bagi para pelajar dan mahasiswa yang hadir pada upacara ini. Untuk itu, pesan Bupati Safaruddin, “Generasi muda harus mememaknai perjuangan para pahlawan yang telah gugur mengorbankan jiwa dan raganya di Situjuah demi negeri ini.” (Yon)




50 Kota,netralpost--Peringatan Peristiwa Perjuangan heroik  Situjuah Batua ke 73, Sabtu 15 Januari 2022 sangat meriah dan merakyat, Inspektur Upacara Gubernur Sumatera Barat  H Mahyeldi Ansharullah didampingi Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo dan Rezka Oktoberia  (anggota DPR RI) beserta Kepala OPD Pemrov, Ketua DPRD 50 Kota, Forkompimda dan Kepala OPD.Hari Minggu, 16/1/2022 dilaksanakan Gowes Sepeda keliling nagari dengan peserta dari Jambi, Riau, Sumbar dan bahkan dari Malaysia.

     Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo dalam Sambutan pelepasan Gowes menjelaskan bahwa "Nagari Situjuah Batua adalah nagari basis perjuangan NKRI dalam mempertahankan  kemerdekaan negara kita, Insha Allah Pemkab akan melaksanakan Gowes  ini sekali enam bulan,dan bupati juga mengajak  peserta dari Malaysia akan lebih banyak datang melancong ke Lima Puluh Kota" ujar Bupati.

     Peserta Gowes Situjua Batua lebih kurang 1000 orang , menurut Rusianto Dt Pado Ketua Panitia " Dalam kegiatan gowes ini Panitia menyediakan hadiah Sepeda motor dan beragam hadiah berupa bingkisan lainnya yang menarik peminat Gowes, serta menampilkan Talempong pocik Bundo kanduang anak nagari Situjua Batua" ujar An Dt Pado.

     Sementara itu Satpol PP 50 Kota, yang merupakan penegak Perda, menciptakan ketentraman dan ketertiban masyarakat dan Perlindungan Masyarakat, berperan aktif memberikan layanan terbaik bagi peserta, mengatur ketertiban masyarakat yang menyaksikan acara pelepasan Gowes dan Finis.

     Kasatpol PP 50 Kota Fiddria Fala menjelaskan bahwa "Satpol PP harus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang hadir waktu pelepasan peserta Gowes sepeda dan ketika finis, dan tamu tamu yang menjadi peserta" kami memerintahkan  kepada anggota Satpol PP untuk menjaga keamanan Kepala Daerah dan layanan terbaik utk masyarakat, tukuk Kasat Pol PP yang ramah ini.

     Salah seorang peserta Gowes Firdaus, S.Pd.MM Kepala SMAN di Kabupaten Solok menjelaskan " saya sangat senang sekali ikut Gowes di Situjua Batua ini, karna nagari ini adalah nagari bersejarah dalam mempertahankan kemerdekaan RI" ujar Kepsek yang berprestasi ini.

     Semoga tahun depan kegiatan Peringatan Peristiwa Situjuah semakin semarak dan memberikan nilai tambah dalam pengembangan pariwisata khususnya di nagari Situjua Batua, semoga.(Relis HENDRA Kabid Linmas Satpol PP 50 Kota). (Yon)




Payakumbuh,netralpost — Guna meningkatkan cakupan vaksinasi agar tercapainya Herd Immunity di wilayah kota Payakumbuh, SDN 58 Kelurahan Nunang Dayabangun (NDB) laksanakan sosialisasi informasi tentang vaksinasi covid-19 bagi anak usia 06 s/d 11 Tahun, Kamis (13/1).


Bertempat di ruang kelas SDN 58 tepi Batang Agam RW 02, sosialisasi ini dihadiri Lurah, LPM, Kepala Sekolah SDN 58, Ketua Komite, Tim Kesehatan Puskesmas Ibuh beserta Wali murid.


Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN 58 Susi Afrita sampaikan terima kasih kepada Wali murid dan undangan yang hadir atas kelapangan waktunya mengikuti kegiatan sosialisasi ini.


“Kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat bersama dengan walikota  Payakumbuh guna percepatan capaian vaksinasi di Kota Payakumbuh,” ungkap Susi.


Lebih lanjut, Susi Afrita berharap dengan sosialisasi ini semua wali murid yang hadir dapat memahami dan mengerti dengan apa yang disampaikan oleh para tim kesehatan.


Sementara itu, Lurah Nunang Dayabangun Ari Ashadi yang pada kesempatan tersebut juga mengatakan, dalam rangka mempercepat capaian vaksinasi di Kota Payakumbuh khususnya di Kelurahan Nunang Dayabangun, kami dari Pemerintah daerah kembali mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Wali murid yang hadir saat ini agar dapat membantu mengurangi angka resiko dengan memberikan atau mensupport anaknya supaya mau di vaksin,” ajak Ari kepada seluruh peserta yang hadir.


Lurah NDB itu optimis dengan digelarnya sosialisasi ini akan segera tercapainya Herd Immunity di kota Payakumbuh, sehingga semua warga sudah kebal akan wabah virus covid-19 ini, dan kehidupan dapat berjalan seperti sebelumnya wabah ini menyerang,” tukas Ari.


Senada dengan Lurah NDB tersebut, ketua LPM NDB Fahman Rizal Lubis yang juga turut mengutarakan hal yang sama dengan apa yang di katakan Ari Ashadi, kami berharap seluruh masyarakat NDB mau di vaksin covid-19 termasuk juga dengan anak-anak dan kemenakan kami agar wilayah kota Payakumbuh terutama di NDB ini dapat terbebas dari wabah virus covid-19,” ucapnya menambahkan.(Yon)


Sumbar
-Hingga saat ini capaian Vaksinasi Provinsi Sumatera Barat telah mencapai 70 persen. Namun demikian Kepolisian Daerah Sumatera Barat, tetap gencar melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat dengan mendirikan gerai-gerai vaksin di Kota Padang dan kabupaten kota lainnya di sumbar. 


Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Satake Bayu,saat meninjau vaksin massal yang di gelar Polsek koto tangah  dikawasan Ganting, Kelurahan Batang Kabung Kecamatan Koto Tangah Padang, Sabtu (15/1). 


“ Capaian vaksin Sumatera Barat diawal tahun 2022 ini, mencapai target 70 persen seperti yang diharapkan sebelumnya. Hingga kini capaian vaksinasi di beberapa Kabupaten Kota Di Sumatera Barat sudah mencapai 70 persen dan 60 persen vaksinasi lansia,” ungkapnya


Kombes Pol Satake Bayu menjelaskan dengan capaian tersebut masing- masing kabupaten, dapat bisa melaksanakan vaksinasi terhadap anak usia 6 hingga 11 tahun, dimana saat ini Sumatera Barat telah mencapai target nasional yakni 70 persen.


 “ Saat ini Kota Padang masih terus menggenjot angka tersebut agar capaian vaksinasi 70 persen dan lansia 60 persen dapat tercapai sehingga kota pada juga bisa melaksanakan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun,” paparnya Sementara itu Lala penyelenggara Vaksin , dari salah satu swalayan mengapresiasi kegiatan vaksin dalam meningkatkna capaian vaksin di sumbar, sekaligus imunitas tubuh dalam menangkal virus Covid 19. Ia juga memuji langkah jajaran polda sumbar yang bergerak cepat, dari salah satu Provinsi yang capaian vaksin yang rendah di Indonesia namun saat ini.sudah jauh merangkak naik keatas..


Sedangkan salah seorang peserta Vaksin Nur Habibah, mengungkapkan, sejauh ini sertivikat vaksin sangat dibutuhkan dalam persyaratan dalam menempuh pendidikan, disamping untuk meningkatkan imunitas tubuh. Pada kegiatan Vaksinasi yang di gelar Polda Sumbar bekerjasama dengan salah satu swalayan yang berada dijalan Adinegoro Kecamatan Koto Tangah Padang. Masyarakat yang hendak berbelanja di swalayan tersebut dapat melakukan vaksinasi gratis digerai vaksin yang disediakan oleh Polsek Koto Tangah.


Sementara itu kapolsek koto tangah AKP Afrino, bertekad menjadikan wilayah hukumnya, mencapai hasil maksimal, dengan cara bekerja sama dengan semua komponen dan elemen masyarakat.(**)



Padang-- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP) terima  Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang Hendri Septa.

Penyerahan itu langsung diterima Marlini T, M.Pd. Kepala Sekolah SMP Pembangunan Laboratorium UNP, di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, jalan Ahmad Yani Nomor 11 Padang, Senin (7/2/2022).

Kepala Sekolah Marlini melalui Dewi Kartina,  S. Pd selaku Ketua Adiwiyata yang juga didampingi Wakasek Hesti Handayani, S. Pd, mengatakan Selasa (8/02), ucapan terimakasih kepada seluruh stekholder yang telah membantu dan suport sehingga SMP Pembangunan Laboratorium UNP meraih Adiwiyata Nasional.

Penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk kita, warga sekolah dalam menjaga kelestarian
lingkungan, baik secara pribadi maupun civitas, tambahnya.

Seperti yang dikatakan bapak wali kota kemarin, untuk membiasakan pembersihan lingkungan dan kalau tidak kita mulai dari diri sendiri, siapa lagi, ungkapnya.

Di sekolah kami juga sudah ada Bank Sampah, dua jenis sampah yakni organik yang bisa dijadikan pupuk seperti contohnya Daun, kulut buah dan sayuran sedangkan  sedangkan sampah non organik untuk di daur ulang seperti sampah plastik, kaleng serta kami juga ajarkan kepada anak untuk mengurangi sampah plastik, jelasnya.

Masih kata dia, dalam rangka mensukseskan program adiwiyata ini kami membuat beberapa pokja (program kerja)  diantaranya ada Komposter, Biopori, greenhouse, hutan sekolah,  kolam dan taman baca serta program daur ulang untuk sampah. Komposter yang kami buat adalah salah satu cara bagi kami untuk mendapatkan pupuk organik, biopori untuk membantu penyerapan air lebih maksimal,  sedangkan green house adalah tempat bagi kami untuk merawat tanaman dan pembibitan. Disamping itu kami juga mengajari anak untuk mendaur ulang sampah non organik,  misalnya, sampah plastik dari bekas minuman kemasan,  yang di daur ulang menjadi pot bunga dan hiasan dinding.

Harapan kami dengan apa yang telah kami ajarkan ini bisa diterapkan oleh anak-anak sejak dini dan membenahi lingkungan semoga kedepan kami bisa meraih mendapat Adiwiyata Mandiri .

Penghargaan itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 1079/MENLHK/P2SDM/SDM.2/2021, ditetapkan 6 sekolah di Kota Padang sebagai sekolah Adiwiyata tingkat nasional tahun 2021 dan salah satunya SMP Pembangunan Laboratorium UNP(***)


Payakumbuh,netralpost


Tomi merupakan Koki utama tempat makan Cafe Agam Jua yang terletak di pinggiran Batang Agam Kelurahan Padang Tangah Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh.


Merujuk keterangan Manager Cafe Agam Jua Ijot goblin bahwa Tomi sudah bekerja sebagai Koki di Cafe Agam Jua sejak Juni 2021, durasi kerja Tomi 8 jam/hari ( pukul 14.00 Wib - 23.00 Wib ).


Setelah bekerja selama 4 bulan, Tomi yang yang hidup mengontrak di Kota Payakumbuh karena Tomi dan istrinya Rika adalah Pendatang di Kota gelamai ini, untung tak dapat diraih malang sakijok mato Tomi di vonis menderita penyakit infeksi paru paru dan kanker yang sudah stadium 4, sekarang sedang dirawat intensif di Rumah Sakit M.Jamil Padang.


Menurut keterangan Rika istri Tomi dengan berurai airmata bahwa suaminya sudah dirawat di RS M.Jamil selama lebih dari sebulan setelah sebelumnya dirawat di RS Adnan WD Payakumbuh selama ± 1 bulan. " Suami saya sejak dirawat sampai sekarang beratnya hanya 23 Kg, umur beliau 47 tahun " isaknya, Sabtu 15 Januari 2021.


" Sejak dirawat di RS M.Jamil belum pernah sekalipun pihak Cafe Agam Jua datang menjenguk padahal Tomi sudah bekerja disana selama hampir 1 tahun. Sekarang tagihan Rumah Sakit sudah mencapai angka 29 Juta rupiah. Alhamdulillah sudah ada Janji Baznas Sumbar yang akan melunasinya. Tetapi untuk biaya sehari hari saya yang menunggui beliau yang selali kekurangan, ditambah biaya tidak terduga lainnya. Saya sudah berulangkali meminta kepada Cafe Agam Jua, tapi hampir tidak pernah dipenuhi " tukuknya sambil menyeka airmata dipipi.


Rika juga menceritakan bahwa sudah mencoba menghubungi pemilik Cafe Agam Jua yang sepanjang pengetahuannya  adalah Bapak Supardi yang merupakan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat : " Mungkin karena saya panik dan tidak tahu harus mengadu kemana, saya sering mengirim WA/menelpon langsung, tapi saya malah dibilang cerewet dan sedihnya lagi saya malah dibilang berbisnis atas suami saya yang sedang sekarat " ratapnya lagi sesenggukan.


Kontroversi terjadi ketika kami melakukan konfirmasi kepada Manager Cafe Agam Jua Ijot goblin, bahwa Owner/Pemilik Cafe Agam Jua adalah Bukan Bapak Supardi Ketua DPRD Sumbar, tapi adalah orang lain yang bernama DR. Yudi Antomi berprofesi sebagai Dosen UNP ( Universitas Negeri Padang ). " Pemilik Cafe Agam Jua adalah Bapak Yudi Antoni, bukan Bapak Supardi dan Tomi bekerja sejak Juni 2021 sampai sakitnya Tomi, itu di bulan Oktober 2021 ( 4 bulan ) " ujarnya kepada awak media, Sabtu 15 Januari 2022.


Selanjutnya Ijot Goblin membeberkan bahwa Pihak Cafe Agam sudah membantu Tomi semampunya : " Keuangan Agam Jua juga terbatas, tapi kami sudah membantu beliau semampunya. Pak Supardi pun sudah banyak memberi bantuan " katanya.


Sewaktu kami tanyakan kok Bapak Supardi yang lebih berperan membantu, Kenapa bukan Bapak Yudi Antomi yang owner Cafe yang lebih Peduli ? Ijot goblin menjawab dengan nuansa politis : " Karena kemanusiaan " pungkasnya.


Tomi merupakan nama panggilan bagi Agus Suhendi yang tak putus berharap melalui Istri beliau Rika bahwa pihak Cafe Agam Jua ikut bertanggung Jawab atas sakitnya beliau, bukan malah saling lempar tanggung jawab dan Pemilik. Apakah ini sebuah permainan tingkat tinggi yang perlu pendalaman informasi, perlu adanya investigasi berseri untuk mengungkap fakta sebenarnya ? Siapa sebenarnya Owner/Pemilik Cafe Agam Jua ?


Hal tersebut menjadi penting karena patut diduga bahwa Cafe Agam Jua melanggar UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan ( UU Kesehatan ) yang memandang upaya kesehatan kerja sangat penting untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan, serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan, yang itu semua menjadi tanggung jawab Owner/Pemilik. (Tim FWK)


Bali -
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Pelabuhan Benoa, Bali untuk memastikan proses penegakan protokol kesehatan (prokes) hingga pelaksanaan masa karantina, bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 varian Omicron. 


Sigit meminta kepada Forkopimda Bali, untuk terus melakukan penguatan juga pengetatan proses pemeriksaan prokes hingga menuju ke tahapan karantina terhadap PPLN. Baik Anak Buah Kapal (ABK) usai bekerja di luar negeri, maupun wisatawan asing, yang masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Benoa, Bali ini. 


"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui bagaimana alur, masuknya ABK. Dan juga ada beberapa wisatawan yang menggunakan Yacht yang masuk lewat Pelabuhan Benoa. Jadi dari proses masuknya kita ingin mengetahui bagaimana proses pemeriksaan khususnya terkait dengan masalah prokes. Karena memang kita harus betul-betul ketat dalam pengawasan titik-titik yang digunakan untuk pintu masuk PPLN," kata Sigit usai meninjau Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (15/1/2022).


Dalam peninjauannya, Sigit menyebut, petugas akan melakukan tes Swab antigen ke ABK dan wisatawan asing di atas kapal sebelum dilanjutkan ke proses karantina. Demi memperkuat pengawasan, Sigit juga mengimbau untuk para PPLN tersebut mengunduh aplikasi Aplikasi Monitoring Karantina Presisi. 


Pada proses selanjutnya, Sigit mengungkapkan, para PPLN juga akan dilakukan Swab RT-PCR dan pemeriksaan kesehatan di ruang khusus yang disiapkan. Setelah itu, para PPLN akan di bawa ke Rumah Sakit (RS) rujukan ataupun tempat karantina yang telah disiapkan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. 


"Kemudian tadi ada beberapa penyesuaian kita minta untuk pada saat sebelum turun kemudian mengunduh aplikasi Karantina Monitoring Presisi. Demikian juga bagi wisatawan ataupun ABK yang sudah laksanakan Swab PCR. Selanjutnya dibawa ke tempat karantina yang sudah dipersiapkan oleh Bapak Gubernur," ujar mantan Kapolda Banten itu.


Dari tinjauannya secara langsung, Sigit mengakui proses penegakan prokes hingga karantina sudah berjalan dengan baik. Walaupun, kata Sigit, tetap harus ada penyesuaian dan penyempurnaan lagi kedepannya. 


"Saya kira beberapa hal itu yang tentunya kedepan akan terus kita perbaiki dan kita sempurnakan," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut. 


Menurut Sigit, perkembangan varian Omicron di Indonesia saat ini didominasi oleh penyebaran Imported Case yang masuk melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Sebab itu, Sigit menekankan pentingnya penegakan prokes dan karantina di Pelabuhan Benoa, yang notabene menjadi salah satu pintu masuk Indonesia. 


"Karena itu kita juga menjaga yang melalui Pelabuhan Benoa juga dalam kondisi melalui standar operasional prosedur yang sama. Terkait dengan proses prokes sebelum masuk ke karantina," tutur Sigit.


Sigit menyebut, dengan diterapkannya aplikasi Monitoring Karantina Presisi di Pelabuhan Benoa, maka pengawasan PPLN yang melakukan karantina akan semakin kuat. Lantaran, lanjut Sigit, hal itu bisa mencegah adanya potensi PPLN yang tidak menjalani karantina. 


"Kita juga tempatkan petugas aplikasi yang bisa memonitor bagi masyarakat ataupun wisatawan dan ABK yang di karantina. Dan bila kemudian kabur maka dengan aplikasi kita persiapkan akan berikan notifikasi. Sehingga kemudian, kita bisa segera melakukan pencarian dan membawa kembali masuk. Saya kira rangkaian dari bagaimana laksanakan prokes hingga pengawasan karantina dan memastikan pelaksanaan karantina bisa dilaksanakan secara disiplin ini tentu menjadi bagian yang terus kita awasi," papar Sigit.


Disisi lain, Sigit mengapresiasi Forkopimda Bali yang telah bekerja keras memastikan seluruh rangkaian protokol kesehatan dan karantina bagi PPLN berjalan dengan baik. Menurutnya, semua ini dilakukan untuk menjaga masyarakat serta tetap bisa mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19 saat ini. 


Kemudian, Sigit menjelaskan, upaya secara optimal yang dilakukan ini juga sebagai antisipasi pencegahan semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. 


"Ini butuh sinergitas, soliditas dari seluruh stakeholder, dan masyarakat untuk kemudian kembali waspada walapun sudah vaksin dua kali. Tetap laksanakan prokes. Pemerintah juga sudah berikan ruang untuk booster terhadap yang sudah vaksin lebih dari enam bulan agar  dimanfaatkan. Sehingga kita yakin seluruh masyarakat terjaga imunitas dan kekebalannya dari ancaman terhadap varian baru ataupun lama. Karena kondisi dari imunitasnya yang mungkin tentu harus diperkuat kembali dengan booster," kata Sigit.


Sebelum meninjau penegakan protokol kesehatan dan proses karantina di Pelabuhan Benoa, Sigit beserta rombongan juga menyempatkan melihat secara langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Kristen 1 Harapan, Kota Denpasar, Bali.(***)




Payakumbuh,netralpost--- Piala Adiwiyata Mandiri yang sukses diraih oleh SDN 11 Payakumbuh dari kementerian Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi pada akhir tahun lalu diserahkan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh kepada warga sekolah.


Momentum penyerahan piala ajang bergengsi dari Wakil Wali Kota Erwin Yunaz kepada Kepala Sekolah Syufriati, Ketua Komite Anwar, dan disaksikan oleh orang tua siswa saat pelaksanaan sosialisasi vaksinasi kepada anak-anak usia 6 sampai 11 tahun bersama Puskesmas Tarok di halaman sekolah, Jumat (14/1).


Wakil Wali Kota Erwin Yunaz menyampaikan selamat kepada SDN 11 Payakumbuh atas prestasi yang membanggakan ini. Adiwiyata Mandiri adalah penghargaan tertinggi dari perlombaan adiwiyata sekolah dimana diklasifikasikan sebagai sekolah yang mengelola sendiri lingkungannya dengan baik.


"Kalau sebuah sekolah sudah sehat, bakal menjadi rujukan, insyaallah calon-calon pemimpin lahir dari sini. Tidak ada yang tidak mungkin dengan ikhtiar baik, Allah akan berikan jalan bila kita bersungguh-sungguh dan doa lita bersama," kata Erwin didampingi Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Femiria Sari.


Orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu berharap SDN 11 Payakumbuh bisa terus mempertahankan prestasi ini dan berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi generasi penerus di Kota Payakumbuh.


"Orang tua mendidik anak sehingga berkepribadian baik, kemudian dipoles oleh sekolah menjadi lebih baik lagi. Selamat atas prestasi SDN 11 Payakumbuh yang membanggakan Kota ini, semoga menjadi contoh bagi sekolah lain," kata Erwin.


Terkait vaksinasi, Erwin berpesan kepada orang tua siswa guna lebih menyakinkan untuk memberikan vaksin kepada anak, maka harus banyak bertanya kepada narasumber yang berkompeten.


"Tanyakanlah apa yang masih terasa mengganjal oleh bapak/ibu. Vaksinasi Covid-19 ini tidak semena-mena dilakukan, harus disosialisasikan dan diinformasikan dahulu terkait vaksin ini. Alhamdulillah, berkat kepatuhan masyarakat kepada pemerintah, vaksinasi di Kota Payakumbuh sudah diatas 80 persen, status kota ini sudah hijau," tutur Erwin.


Kepala SDN 11 Payakumbuh Syufriati dalam sambutannya menyampaikan pihak sekolah memfasilitasi sosialisasi sekaligus siap memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi bagi anak didiknya nanti. Pihak sekolah berupaya melakukan pendekatan yang persuasif dan edukatif kepada orang tua siswa agar mau berkenan memvaksin anak mereka, karena ini penting guna melindungi anak-anak dari bahaya paparan Covid-19.


"Semoga kita semua bisa menyukseskan program pemerintah sehingga tercipta nanti proses belajar mengajar tatap muka yang kondusif," harap Syufriati.


Ditambahkannya, piala Adiwiyata Mandiri ini dipersembahkan untuk warga sekolah yang telah berjuang bersama-sama, tanpa itu prestasi ini tentu mustahil diraih oleh sekolah.


"Alhamdulillah untuk penghargaan Adiwiyata Mandiri hanya diraih oleh 77 sekolah se Indonesia. Untuk Sumatera Barat kita peringkat terbaik pertama, dan untuk nasional kita berada di urutan kedua. Selaku kepala sekolah kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersusah payah meraih prestasi ini," kata Syufriati.


Syufriati juga menambahkan tak hanya sampai disana saja, prestasi SDN 11 Payakumbuh cukup banyak, contohnya dalam lomba tahfidz pelajar tingkat Kota Payakumbuh sukses memboyong juara 1 dan 2. Disamping itu, Kepala sekolah dan gurunya juga berprestasi, meraih peringkat 3 nasional karya inovatif kepala sekolah.


"Saat ini SDN 11 Payakumbuh memiliki 303 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar, kita bersyukur setiap tahun jumlahnya bertambah," kata kepala sekolah yang dikenal sebagai sosok penyayang oleh siswanya itu.


Acara tersebut juga dihadiri oleh Kasat Bimas Polres Payakumbuh AKP Yuneldi CH yang menyampaikan program vaksinasi ini secara nasional sudah di atas 70 persen, pemerintah kedepannya menyasar anak umur 6-11 tahun. Pihak kepolisian ikut ke lapangan untuk membantu mengajak warga agar mau memberikan vaksin kepada anaknya.


"Edukasi dan sosialisasi gencar dilaksanakan. Hingga saat ini tak ada sanksi kepada masyarakat yang tak mau divaksin, tapi kita akan terus mengajak mereka demi kebutuhan kesehatan. Jumlah sekolah di Kota Payakumbuh ada 82, sampai sekarang sudah 55 SD yang dilaksanakan sosialisasi," terangnya 


Salahsatu orang tua siswa Rezi Indra Warga Tigo Koto Diate menyampaikan secara pribadi mereka masih agak berat memberikan vaksin kepada anak, namun mereka juga sadar akan pentingnya vaksin untuk melawan pandemi ini. Dirinya menyampaikan harapan untuk melegakan kekhawatiran orang tua selama ini dengan solusi dan tanggung jawab dari pemerintah bila sewaktu-waktu terjadi hal yang tak diinginkan kepada anak mereka pasca vaksinasi.


"Yang kami khawatirkan adalah bila kejadiannya anak masuk rumah sakit, nah biaya berobatnya nanti gimana? Biaya kami yang harus meninggalkan pekerjaan bagaimana? Rasa takut dengan vaksinasi ini juga karena kami dihantui oleh kabar-kabar miring vaksinasi di media sosial, entah itu hoax atau apapun namanya tentu sedikit banyaknya mempengaruhi," kata Rezi.


Rezi juga berharap pemerintah dapat meyakinkan masyarakat dengan lebih dekat, karena banyaknya pertimbangan atas vaksinasi yang menarget anak usia 6-11 tahun ini.


"Kalau anak usia 12 tahun keatas kami sangat setuju mereka divaksin karena ruang lingkup pergaulan mereka lebih jauh, sementara anak usia 6-11 tahun pergaulannya masih di lingkungan yang sempit dan dalam pengawasan ketat orang tua. Kami berharap kebijakan jangan pula bertolak belakang dengan kondisi yang ada. Seperti lantaran ada orang tua yang menolak vaksinasi, dihilang prestasi sekolah anaknya, carikan solusi dan pertanggungjawaban apabila ada kemungkinan terburuk," tegas Rezi. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.