50 Kota,netralpost--Salah satu kunci suksesnya pelaksanaan program/ kegiatan peningkatan infrastruktur fisik yang dilaksanakan pemerintah tak lepas dari dukungan penuh masyarakat. Terlebih terwujudnya infrastruktur fisik bakal berdampak kepada aktivitas perekonomian warga dimana wilayah program/kegiatan itu ditempatkan. Mengingat hal itu, secara khusus Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menghimbau masyarakat jorong Batua Bauak, Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki menjadi pelopor untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan meredam konflik sehingga kontraktor pelaksana yang ditunjuk pemerintah bisa dengan tenang menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu tersedia. “Mari kita minimalisir konflik terutama antara warga dengan kontraktor pelaksana kegiatan infrastruktur,” papar Bupati Safaruddin.
Hal itu disampaikan Bupati Safaruddin di depan masyarakat yang hadir di Masjid Mukhlisin, Jorong Batu Bauak, Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, Sabtu (16/04/2022) saat memimpin Tim Safari Ramadhan (TSR) I melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan. Turut dalam rombongan Sekretaris Daerah Widya Putra, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Syamsul Mikar, Anggota DPRD Limapuluh Kota Doni Ikhlas, Kepala Dinas Kesehatan Adel Nofiarman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indrawati, Kepala Bapelitbang Aimel Nazra, Kepala Dinas Tanhortbun Witra Porsepwandi, Dirut PDAM Lima Puluh Kota Zulbadri serta Ketua MUI Asrat Chan. Pada kesempatan itu, Bupati Safaruddin bersama rombongan menyerahkan bantuan pemberdayaan masjid kepada Pengurus Masjid Mukhlisin senilai 20 juta rupiah serta bantuan dari Baznas Limapuluh Kota kepada Garin masjid di Nagari Sungai Rimbang.
Lebih jauh, menyinggung manfaat program infrastruktur, Bupati Safaruddin mencontohkan kegiatan normalisasi Batang Sinamar. Pelaksanaan kegiatan ini difasilitasi oleh pemerintah bekerja sama dengan pemerintah daerah. Kegiatan ini, tambah Bupati Safaruddin mutlak didukung oleh masyarakat, sebab selain bermanfaat untuk mengendalikan arus Batang Sinamar juga akan memaksimalkan pasokan kebutuhan air mendukung lahan-lahan pertanian masyarakat. Sehingga untuk suksesnya kegiatan tersebut Bupati Safaruddin mengatakan agar warga menghindari konflik yang tidak perlu untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan sesuai waktunya. Jika konflik antara masyarakat dan kontraktor pelaksana meluas, justru akan maka akan menghambat pembangunan di Nagari Sungai Rimbang khususnya, Suliki pada umumnya. Cara untuk menuntaskan konflik tersebut urai Bupati Safaruddin adalah meningkatkan komunikasi dua arah intensif antara Wali Nagari/ Wali Jorong dengan kontraktor pelaksanaan di satu sisi serta dengan masyarakat di sisi lain. “Kita harapkan peran aktif Walinagari/ Wali Jorong menjadi penengah dari setiap konflik di masyarakat sehingga setiap masalah yang timbul tidak selalu menuju diselesaikan secara hukum. Sebagai perpanjangan tangan Bupati di nagari, para wali hendaknya mampu menjadi pemimpin dalam setiap penyelesaian masalah serta menjadi perpanjangan tangan pemerintah kabupaten di nagari masing-masing", tutur Bupati Safaruddin.
Sama halnya dengan putaran Safari Ramadhan Limapuluh Kota 1443 H, selain melaksanakan silaturahmi dengan masyarakat Suliki, TSR I juga membawa misi dalam menyampaikan program/kegiatan pembangunan yang telah berjalan dan akan berjalan serta menghimpun aspirasi dan keluhan masyarakat untuk mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat dan Berbudaya dalam kerangka _Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Di Bulan Ramadhan 1443 H dan momentum bakal memasuki lebaran, Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi PPP Edward DF bersilaturahmi ke Sekretariat Balai Wartawan Luak Limopuluah, Senin (18/4).
Edward DF disambut oleh anggota Balai Wartawan Arfidel Ilham, Aking, Rahmat Sitepu, Akmal, Toni, Ady, Dadang, Arya, Ichsan, Fajar Sitepu, dan anggota lainnya dari wartawan media cetak, online, tivi, dan radio.
Tokoh yang disebut-sebut punya peluang sebagai Kandidat Calon Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat itu menyampaikan dirinya sudah kangen dengan rekan-rekan wartawan. Pada kesempatan itu, dia juga memaparkan beberapa hal penting terkait tugasnya sebagai wakil rakyat, salahsatunya dia menyentil aksi Tim 7 Kota Payakumbuh yang menertibkan warung kelambu pada siang hari, menurutnya tidak efektif.
"Karena sepanjang warungnya tertutup tidak masalah. Yang masalah itu bila pedagang tidak menghargai orang islam dengan membuka warung dan menjual dagangannya secara terbuka, mohon diperhatikan. Tak apa menyediakan makan minum bagi yang tidak puasa, sepanjang tertutup tidak ada persoalan," kata Edward, Anggota Komisi B itu.
Ditambahkannya, terkait agenda bersama Pemko payakumbuh, seharusnya saat ini telah disampaikan Rekomendasi LKPJ Wali Kota Tahun 2021 dalam rapat paripurna, karena ada sesuatu hal, maka tak bisa dilaksanakan.
"Kami juga berharap media dapat mengawal APBD 2023, kalau bisa sesuai dengan posturnya yang berisi visi misi wali kota, musrenbang, dan pokir dewan," tandasnya.
Terakhir, Edward juga berpesan terkait dengan akan berlangsungnya pemilihan wali nagari (pilwanag) di Kabupaten Limapuluh Kota, dari 79 nagari ada 70 nagari yang melaksanakan, dia meminta wartawan untuk ikut memberi edukasi dan pencerdasan kepada pemilih.
"Boleh bersaing memenangkan kompetitor, tapi siapapun yang terpilih, maka netralitas harus dikedepankan setelah itu," kata Edward.
Di akhiri pertemuan itu, Edward yang juga mantan wartawan senior itu memberikan bingkisan kepada koleganya sebagai apresiasi atas eksistensi media selama ini sebagai pilar demokrasi.
Sementara itu, Wartawan Muda Arya Gusman menyampaikan apresiasi kepada Edward DF yang berkunjung ke balai wartawan sekaligus memberikan saran agar wartawan selalu update akan apa yang dibutuhkan untuk tugas kedepannya.
"Yang datang ini bukan sebagai dewan, tapi beliau adalah seorang wartawan, menjadi bagian dari BW," pungkas Arya yang saat ini maju menjadi Calon Wali Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang. (Yon)
Ditambah lagi akhir-akhir ini di Wilayah Ngalau Indah Khususnya medan nan bapaneh ramai dikunjungi pengunjung khususnya Muda-Mudi bercengkrama dan canda tawa.
Hal ini tentunya tidak menutup kemungkinan bagi Muda-Mudi setempat bahkan sebagian besar dari Daerah-Daerah Tetangga menjadikan kedua lokasi tersebut tempat yang cocok untuk berpacaran.
Kondisi tersebut jelas membuat Satuan Polisi Pamong Praja mengantisipasi secara cepat agar tidak terjadi hal-hal yang diduga akan terjadinya Maksiat di Kota Payakumbuh.
Kasi Pembinaan, Pangawasan, dan Penyuluhan, Shandiko Buana S.STP mengatakan Pada Bulan Ramadhan ini Pengawasan ditingkatkan Dua kali lipat dari hari-hari sebelumnya.
"Kami Tim Pengawasan dan Informan melakukan pengawasan 24 Jam untuk mengawasi hal-hal yang berindikasi akan melakukan pelanggaran PERDA Kota Payakumbuh khususnya Perda Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Pemberantasan Penyakit Masyarakat dan Maksiat,"Tegas Shandi
Selain itu, Kasi Operasi dan Pengendalian Bobby Andhika S.Stp juga menyampaikan telah menyiapkan personil untuk melakukan Patroli dan operasi rutin secara berulang ke beberapa titik yang memiliki potensi dijadikan tempat Muda-Mudi tersebut untuk berpacaran.
"Anggota telah kami berikan arahan agar cepat tanggap untuk langsung turun lapangan jika ada informasi dari Tim pangawasan dan masyarakat serta melakukan Patroli secara berulang ke Wilayah Batang Agam dan Ngalau Khususnya,"Ucap Bobby.
Terpisah, Kasat SATPOL-PP dan Damkar Dony Prayuda S.Stp mengatakan kepada awak media, melalui nomor hp mengatakan, peningkatan ini dilaksanakan demi menjaga masyarakat Kota Payakumbuh agar lebih fokus beribadah pada bulan ramadhan.
"Menjaga prilaku seluruh masyarakat Kota Payakumbuh dan yang berkunjung ke Kota Payakumbuh sudah menjadi tanggung jawab kita bersama, kami juga mengharapkan peran serta masyarakat dalam mengatasi serta memberantas penyakit masyarakat dan maksiat, jika masyarakat melihat hal tersebut diharapkan segera melaporkan kepada kami,"tutup Kasat Dony
Hal ini agar menjadi perhatian bersama semua pihak dan semua lapisan masyarakat, agar Kota Payakumbuh bersih dari Maksiat serta bersih dari penyakit masyakat.(Yon)
Hadir dalam kegiatan redaksi media lain yang sengaja diundang seperti masterpeople.id, Ungkapnews.net, Pilarmediatama.com, Zalurtengah.com serta beberapa tokoh dan penggiat media di kota Bandung, dan juga menerima karangan bunga dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Acara dibuka dengan doa oleh Pimpinan redaksi Times Jurnalis Indonesia Agus Jaya Sudrajat, dan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng serta diakhiri dengan ramah tamah semua jurnalis yang yang hadir di ruangan tersebut.
Dalam sambutanya Agus Jaya Sudrajat mengucapkan syukur atas perjalanan media yang dipimpinannya selama ini, Times Jurnalis Indonesia selain menampilkan informasi - informasi penting dan hangat. Dan juga telah banyak mendapatkan perhatian dari para pejabat baik di kota Bandung, maupun ditingkat nasional.
"Saya bersyukur selama ini kami telah diberikan kelancaran dan kemudahan oleh Allah SWT dalam perjalanan ini yang telah mencapai 8 tahun, hingga saat ini para pejabat baik di kota Bandung maupun tingkat nasional telah memberikan perhatiannya pada media kita"
Selain itu, dirinya sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena Media Times Jurnalis Indonesia menerima banyak Apresiasi dan dukungan dari berbagai kalangan. Mulai dari Kalangan pemerintah didaerah maupun tingkat nasional. Mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan, Dinas Kota dan Provinsi, beberapa Kepala Daerah hingga beberapa Kementerian, BUMN, TNI, POLRI, hingga beberapa tokoh daerah, organisasi masyarakat serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
"Saya sebagai Pimpinan Redaksi beserta seluruh keluarga besar Media Times Jurnalis Indonesia sangat bersyukur kepada Allah SWT yang Maha Baik, dan yang telah melimpahkan Berkahnya kepada kami. Karena NYA lah Media kami menjadi Media yang mampuh bersaing dengan media lainnya, serta jadi Media yang perlu diperhitungkan, juga jadi Media yang bisa diakui dan diterima oleh berbagai kalangan masyarakat beserta berbagai institusi yang ada di Indonesia ini", ujar Agus.
"Semoga Media Times Jurnalis Indonesia kedepannya semakin besar, semakin berjaya, semakin banyak memberikan informasi yang penting dan berbagai manfaat bagi kita semuanya. Dan kami akan tetap konsisten menyajikan informasi - informasi yang sesuai fakta, berimbang dan selalu 'Berani Mengungkap Rahasia dan Fakta' sesuai dengan motto serta sesuai dengan visi, misi dan fungsi kami sebagai social control”, tegasnya.
Agus menambahkan sehari sebelumnya tepatnya pada Sabtu 16 April 2022, Media Times Jurnalis Indonesia juga telah melaksanakan Bhakti Sosial dengan membagikan 150 Nasi Bok untuk berbuka puasa dibawah fly over dijalan Cikapayang Dago kepada masyarakat serta pengendara yang berada diwilayah tersebut.
"Kemarin kita juga telah membagikan 150 nasi bok untuk berbuka puasa bagi masyarakat dijalan Cikapayang wilayah Dago" tambahnya.
Perlu Diketahui Times Jurnalis Indonesia sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang media memiliki media cetak dan media online dengan kantor pusatnya di kota Bandung. ***
50 Kota,netralpost.net -- Keterpaduan program di setiap level pemerintahan adalah mutlak dalam kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota. Maka, Limapuluh Kota siap memaksimalkan realisasi Program Strategis Nasional (PSN) Tol Padang - Pekanbaru yang akan melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota. Kendati PSN Tol Padang - Pekanbaru dinilai bakal memicu pertumbuhan ekonomi wilayah, untuk mencegah disinformasi sangat diperlukan sosialisasi yang intensif agar masyarakat paham secara utuh terhadap tujuan & manfaat jalan tol.
Sikap Kabupaten Limapuluh Kota dalam hubungan program pembangunan antara pemerintah, pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota kembali ditegaskan Bupati Limapuluh Kota di hadapan Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldi, ketika menyambut kedatangan Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Masjid Baabunnur Nagari Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh pada Jum'at malam (16/04/2022). Kedatangan Tim Safari Ramadhan Sumbar disambut hangat warga Koto Tangah Simalanggang. Bupati Safaruddin, Wakil Gunernur Audy Joinaldy serta sejumlah kepala perangkat daerah Pemprov Sumbar diantaranya Kepala Dinas Sosial Arry Yuswandi, Kepala Dinas Pariwisata Luhur Budianda, Kepala Dinas Kehutanan Yoswansi, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Maswar Dedi, Kepala Dinas Peternakan Erinaldi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Desniarti serta Kepala Dinas Perkimtan Rifda Suriani. Sementara Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo didampingi Kepala Bagian Kesra Usman dan Kepala Bagian Protokoler Roni M.Nur.
Tim Safari Ramadhan Sumbar melalui Wagub Audy Joinaldy menyerahkan bantuan masyarakat Sumatera Barat yang disalurkan melalui Baznas senilai Rp. 50 juta, untuk pembangunan Masjid Baabunnur, Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh. “Visi daerah Limapuluh Kota adalah mewujudkan masyarakat madani, tentu saja ini dikoneksikan tak se tingkat nagari hingga pemerintah pusat agar dapat bersinergi,” ujar Bupati Safaruddin. Hingga dalam keterpaduan kata Bupati juga tercermin pada keselarasan program-program unggulan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten dan Provinsi. “Program-program itu harus sejalan utamanya di beberapa sektor seperti pertanian, pariwisata, serta pembangunan jalan tol yang nantinya berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” tambah Bupati Safaruddin.
Untuk itu, Pemeirntah Kabupaten Limapuluh Kota terus menggencarkan komunikasi pembangunan dengan Pemprov Sumatera Barat. Karenanya, Bupati sangat mengapresiasi rencana sinergitas antar provinsi dan kabupaten untuk melakukan sosialisasi yang lebih terarah tentang rencana pembangunan jalan tol pada masyarakat di Limapuluh Kota. “Pada prinsipnya Pemerintah dan segenap warga Limapuluh Kota siap mendukung program nasional ini," tegas Bupati Safaruddin. Bupati Safaruddin berpendapat, dengan adanya sosialisasi tersebut, maka masyarakat akan diberikan pemahaman terkait proyek pembangunan sehingga menjadi lebih jelas dan transparan serta tidak menimbulkan disinformasi di masyarakat nantinya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Audy Joinaldy menyampaikan sektor pariwisata dan pertanian, merupakan dua kekuatan utama penggerak ekonomi di Kabupaten yang berbatas langsung dengan Provinsi Riau itu. Di sektor pariwisata malahan Limapuluh Kota sudah memiliki lebih dari 40 desa wisata. Salah satunya Kampung Adat Sarugo di Nagari Koto Tinggi, Kec. Gunuang Omeh, bahkan telah memenangkan Anugerah Desa Wisata Indonesia pada 2021 lalu. "Limapuluh Kota memiliki potensi luar biasa, selain pariwisata, juga ada jagung, gambir untuk diekspor, dan telur untuk pencegahan stunting. Pemerintah Provinsi juga punya banyak program yang bisa disalurkan. Ada anggaran senilai 82 Milyar yang khusus dialokasikan untuk medukung potensi di Limapuluh Kota," ujarnya. Maka dari itu, Wagub Audy meminta pemerintah daerah bersama masyarakat agar terus menggali potensi yang dimiliki, serta mendukung upaya peningkatan pendapatan daerah. "Kita juga minta dukungan dari masyarakat dan Pemerintah Kab. Limapuluh Kota untuk mendukung upaya peningkatan PAD, salah satunya dengan taat membayar pajak," kata Wagub. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Di sela-sela aktivitasnya memantau pembangunan di Kota Payakumbuh, Wali Kota Riza Falepi menyempatkan diri berkunjung ke lapangan sepak bola berstandar nasional di Kawasan Batang Agam Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu (16/4).
Terlihat, sejak rampung dibangun pada akhir tahun 2021 lalu, sekarang rumputnya dengan jenis Rumput Bermuda (Scutch grass) atau Cynodon dactylon itu sudah mulai terlihat menghijau dan lapangannya begitu rata, seperti lapangan sepak bola di luar negeri.
"Lapangan kita sudah siap, rencananya Liga Payakumbuh 2022 bakal kita gelar pada pertengahan Juli ini. Kita sudah siapkan dana hibah ke KONI untuk Liga Payakumbuh 2022 ini sebesar 200 juta rupiah," kata Riza Falepi didampingi Kabid Pemuda dan Olahraga Delni Putra.
Wali kota dua periode itu juga mengatakan pertandingan ini akan memakai sistem kompetisi penuh seperti liga Inggris. Rencananya 16 tim/klub yang akan bermain.
"Kalau bisa kita undang tim liga 2 atau liga 1 untuk meresmikan lapagan sepak bola kita yang baru ini," harap Riza.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Payakumbuh Yengki Otrio pasca pelantikan pengurus KONI pada 18 Maret 2022 lalu saat diwawancara wartawan mengatakan ada Askot PSSI yang menjadi leading sektor untuk menggelar Liga Payakumbuh ini, sementara saat ini Askot PSSI sudah habis masa jabatannya.
"Kita akan mendorong secepatnya PSSI melaksanakan Kongres," pungkasnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost — Mesjid Wustha yang berada di seputaran jantung kota Payakumbuh, kelurahan Parik Rantang, kecamatan Payakumbuh Barat kini tengah direvitalisasi (dibangun ulang) agar menjadi lebih nyaman dan luas untuk digunakan masyarakat setempat beribadah.
Panitia pembangunan masjid hingga kini terus mencari donatur untuk menutupi banyak kekurangan material konstruksi, dan dana untuk biaya jasa pertukangan, sembari masyarakat juga rutin bergotong-royong membantu pekerjaan pertukangan.
Januar Jalil selaku ketua pengurus Mesjid Wustha mengungkapkan total anggaran pembangunan dana yang diperlukan dalam proposal mencapai Rp. 8.400.000.000, yang akan dibangun dengan konstruksi mesjid setinggi tiga lantai.
“Total anggaran tersebut kita harapkan dapat terpenuhi melalui, kas masjid, swadaya gotong royong masyarakat, bantuan APBD Kota/Provinsi dan APBN, serta bantuan pihak ketiga yang sifatnya tidak mengikat," kata Januar kepada media setelah menerima bantuan dari tim Ramadhan Provinsi Sumatra Barat, Sabtu (16/4) di kediaman rumah dinas walikota Payakumbuh.
Bantuan pihak ketiga yang dimaksud adalah donatur. Menurut Januar para donatur yang ingin beramal jariyah, dengan menginfakkan uang atau dalam bentuk material seperti pasir, semen, batu, besi, keramik lantai, dan lain sebagainya masih sangat diharapkan.
Diungkapkan Januar jika saat ini dalam pembangunan mesjid Wustha telah menghabiskan anggaran sebanyak Rp. 1.050.000.000 yang dana tersebut telah selesai untuk pembangunan area basement dan kolom lantai mesjid.
“Dimana untuk lantai pertama digunakan untuk basement, lantai kedua untuk mesjid dan lantai ketiga untuk TPA. Dan untuk bantuan kali ini yang akan digunakan pembangunan lantai kedua mesjid kita membutuhkan anggaran sekitar Rp. 340.000.000 lagi karna pihak panitia pembangunan sudah menerima bantuan sebanyak Rp. 200.000.000 sebelumnya dari bantuan masyarakat, agar mesjid kita ini dapat segera digunakan lantai pertama untuk melaksanakan sholat,” bebernya.
Dan dalam proses penerimaan bantuan untuk pembangunan mesjid Wustha ini, Januar katakan jika pihak pengurus mesjid sudah melakukan komunikasi dengan para perantau yang sukses di daerah Duri, Dumai, Padang dan Pekanbaru untuk turut bersama-sama membangun rumah Alloh ini.
“Dan juga kami juga telah turun ke jalan setiap harinya untuk mengumpulkan bantuan dari seluruh masyarakat agar mesjid Wustha yang kita dambakan dapat segera selesai dan kita gunakan bersama,” kata Januar semangat.
Bantuan donasi berupa uang atau material dikatakan Januar dapat diantarkan langsung ke panitia di lokasi pembangunan masjid. Atau bisa juga dijemput oleh panitia dengan menghubungi ketua pengurus mesjid Januar Jalil di nomor Telp/Whatsapp 0812 82806179.
"Khusus yang ingin berdonasi dengan uang melalui transfer bank, panitia juga menyediakan nomor rekening Bank Syariah Indonesia dengan nomor rekening 7149248492 atas nama Masjid Wustha," jelasnya.
Semoga dengan ikut berkontribusi pada pembangunan masjid ini kita tergolong menjadi hamba Alloh yang dibangunkan rumah di Surga, sebagaimana sabda Rasulullah salallahu 'alaihi wassalam,
"Barang siapa yang membangun untuk Allah sebuah masjid, meskipun sebesar sarang burung, maka Allah membangunkan untuknya rumah di surga". (HR Bukkori, Bab Sholat)
Tidak lupa, Januar turut mengajak kepada seluruh warga masyarakat kota Payakumbuh untuk terus secara bersama-sama dalam menyelesaikan pembangunan mesjid Wustha, dimana sudah dua kali bulan suci Ramadhan kita sudah tidak dapat melaksanakan sholat Taraweh di mesjid yang kita cintai ini.
“Kami akan sangat senang dan bahagia sekali akan bantuan dan uluran tangan dari bapak/ibu semua dalam menyelesaikan pembangunan rumah Alloh ini,” tukasnya mengakhiri.(Yon)
Payakumbuh,netralpost — Setelah sebelumnya laksanakan kunjungan pertama ke Mesjid Istiqomah Kaniang Bukik, kelurahan Tigo Koto Dibaruah yang dipimpin oleh Kabiro SDM Polda Sumbar, tim Ramadhan Provinsi Sumatra Barat kembali laksanakan kegiatan safari Ramadhan kedua ke kota Payakumbuh dengan agenda kali ini berkunjung ke Mesjid Wustha, kelurahan Parik Rantang kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu (16/4).
Rombongan tim Ramadhan Provinsi Sumatra Barat yang dipimpin langsung Wakil Gubernur Audi Joinaldi hadir lengkap dengan membawa jajaran dari lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, serta juga membawa seorang penceramah H. Afrizal.
Dengan mengucapkan terima kasih, Walikota Payakumbuh Riza Falepi berharap kunjungan dari tim Ramadhan Provinsi ini akan dapat membawa berkah, dan tentunya ini akan menjadi amal ibadah bagi kita semua disini,” ucap Riza saat menyampaikan sambutan.
Riza mengatakan jika Mesjid Wustha saat ini sedang dalam perbaikan, sehingga keadaan mesjid tidak bisa digunakan sama sekali.
“Tentu dengan tidak mengurangi semangat kita semua, pelaksanaan penyerahan bantuan untuk mesjid Wustha ini kita laksanakan di mushola rumah dinas walikota dengan pengurus mesjid Al-Wustha disini,” kata walikota dua periode itu sembari tersenyum.
Wakil Gubernur Audi Joinaldi diawal sambutannya sampaikan permintaan maaf karna terlambat hadir di lokasi, maaf kami terlambat hadir disini karna kami baru selesai juga melaksanakan penyerahan bantuan bedah rumah di daerah Mungka kabupaten Limapuluh kota,” ungkap Audi.
Audi sampaikan bahwa kunjungan ke kota Payakumbuh kali ini merupakan kunjungan kota dan kabupaten yang kedua belas dari sembilan belas kota kabupaten yang ada.
“Alhamdulilah dalam kunjungan kali ini kami hadir dengan membawa rombongan penuh tanpa ada yang kurang,” kata Wakil Gubernur tersebut.
Tidak hanya membawa rombongan dari tim Ramadhan Provinsi, Audi turut memboyong temannya dari Danlatamal II Padang yakni Laksamana Pertama TNI Hargiyanto dalam kunjungan ke kota Payakumbuh kali ini.
Saat akan menyerahkan bantuan untuk Mesjid Wustha, Audi berharap jika bantuan ini dapat membantu dalam proses perbaikan dan renovasi mesjid wustha yang telah dititipkan oleh masyarakat Sumatra barat.
“Meskipun tidak banyak, InshaaAlloh bantuan ini akan dapat membantu mempercepat dalam proses penyelesaian perbaikan mesjid Wustha yang sudah ditunggu oleh warga di kelurahan Parik Rantang,” ujar Audi tersenyum.
Dan setelah bantuan diserahkan, rombongan tim Ramadhan Provinsi Suamtra Barat itu melanjutkan perjalanan menuju kantor Samsat Kota Payakumbuh yang telah diagendakan sebelumnya. (Yon)
PAYAKUMBUH,netralpost-- Melihat situasi yang mencekam di Palestina khususnya kawasan Masjidil Aqsha, MUI Payakumbuh serukan masyarakat untuk mendoakan Palestina.
Hal ini disampaikan Sekretaris Umum MUI Kota Payakumbuh, Ustadz H Hannan Putra Lc MA dalam taushiyahnya. "Perkembangan informasi terakhir itu, kemarin (14/4/2022) Subuh, terjadi penyerangan secara brutal kepada jamaah yang menunaikan shalat shubuh. Menurut informasi, lebih 150 orang terluka. 400 orang lebih ditangkap termasuk anak-anak," papar beliau.
Sebagaimana diketahui, beredar video yang memperlihatkan tentara Zionis Israel menangkap warga palestina di dalam Masjidil Aqsha. Dalam video tersebut, beberapa warga diikat dalam posisi telungkup. Beberapa fisik masjid pun dihancurkan seperti jendela dan ruangan shalat.
"Hasbunallah wa ni'mal wakil. Jangan lupa untuk mendoakan saudara-saudara kita di sana," pesan beliau.(Yon)