Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost.net --- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat dengan keluarnya surat keputusan PBNU nomor 405.a/A.II.04/08/2022 tertanggal 26 Muharram H/24 Agustus 2022 yang menetapkan Drs. Rusli Intan Sati, MM Sebagai Wakil Ketua PWNU Sumbar.

SK PBNU tersebut  langsung diserahkan oleh Sekretaris PWNU Sumbar Tan Gusli, MA, M.AP Pada Senen (29/8/2022) di kantor PWNU Sumbar jalan Ciliwung No. 10 Padang. 

Dengan diterbitkan SK PAW Rusli Intan Sati siap berkhidmat di NU yang didaulat menjadi wakil ketua PWNU Sumbar masa khidmat 2020-2025. Sesuai yang diamanahkan ia Siap menyebarkan panji-panji Nahdlatul Ulama di Sumbar.

Harapan dari wakil ketua umum PBNU KH Nusron Wahid melalui telepon seluler/WA supaya berkhidmat dan berkomitmen serta membesarkan NU di Sumbar dan melakukan pembinaan pembinaan terhadap cabang-cabang NU di Sumatera Barat.

Rusli Intan Sati menjelaskan bahwa  berharap kepada seluruh kader NU berkewajiban bersama-sama membesarkan NU Sumatera Barat baik yang ada di dalam struktur maupun sebagai kader yang tidak ada dalam struktur kepengurusan.

"Saya berharap kepada seluruh kader NU Sumbar untuk bersama sama membesarkan NU baik yang ada dipengurusan NU, Lembaga dan Banom-banom NU", dan saling bersinergi, ujarnya.

Ia juga meminta kerjasama dengan semua pihak untuk membesarkan NU di Sumatera Barat karena tantangan ke depan semakin besar.

Rusli Intan Sati sudah malang melintang di NU sejak 1990 an, mulai dari Kader GP. Ansor, bahkan di usianya yang masih muda 24 tahun,  Masa Khidmat 1994-1999 pernah Menjadi Katib PWNU Sumbar. Jadi ia, tak asing lagi bagi warga Nahdliyin.

Rusli Intan Sati siap menjalankan amanah sesuai dengan AD/ART dan Peraturan Perkumpulan NU, ujar Mantan Ketua PW GP. Ansor 2009-2015. (*)



PADANG -- Hari Pelanggan Nasional jadi khusus bagi Perumda Air Minum Kota Padang untuk memberikan sesuatu yang spesial kepada setiap pelanggan setia atas kepercayaan yang telah terjalin.

Sesuai dengan tema hari pelanggan nasional tahun ini yaitu “Menciptakan Pelanggan Sebagai Promotor”, “Kami Ada Untuk Pelanggan”. Hal ini merupakan bukti bahwa kami tidaklah berarti apa-apa tanpa Bapak/lbu semua, sebagai pelanggan setia.

Perayaan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2022 yang jatuh pada hari ini Minggu, 4 September 2022 dijadikan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang sebagai momen untuk mengapresiasi pelanggan yang membayar tagihan rekening air tepat waktu.

Bertempat di ZHM Premiere, sebuah acara bertajuk “Menciptakan Pelanggan Sebagai Promotor” dilangsungkan siang tadi yang dihadiri oleh 30 orang pelanggan terpilih yang selalu membayar tagihan air tepat waktu setiap tanggal 1 diawal bulan.

Dirum Perumda AM Kota Padang, Afrizal Kuning didampingi Dirtek Andri Satria1 mengatakan, bahwa kegiatan Hari Pelanggan Nasional yang bersentuhan langsung dengan pelanggan ini baru pertama kali digelar. Perumda Air Minum Kota Padang sangat mengapresiasi pelanggan yang setia membayar tagihan rekening air pada tanggal 1 setiap bulannya.

Walikota Padang, yang diwakili Asisten II Padang Didi Riyadi mengucapkan Selamat Hari Pelanggan Nasional tahun 2022.

Melalui perayaan ini dijadikan sebagai sarana untuk mempererat hubungan dengan pelanggan. Keberhasilan perusahaan sampai saat ini tentu saja karena dukungan Bapak/lbu semua.

Semoga dengan semangat Harpelnas ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus produktif memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan khususnya dan masyarakat Kota Padang umumnya. (RN)



Limapuluh kota,netralpost- Untuk terwujudnya produk jurnalistik yang bernilai ketika bertugas wartawan hendaknya profesional serta taat kode etik profesi jurnalistik pers. Agar hal ini tercapai diminta wartawan  memiliki lisensi kompetensi yang memadai melalui uji kompetensi di lembaga terverifikasi secara nasional.  Di sisi lain, derasnya kemajuan teknologi digital, membuat wartawan mesti beradaptasi cepat  mengingat beragamnya media dan pola penyampaian informasi sehingga sejalan dengan kebutuhan masyarakat. 

Demikian pokok-pokok pikiran yang disampaikan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo ketika memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Limapuluh Kota-Payakumbuh di Hotel Mangkuto Payakumbuh, Sabtu (03/09/2022).


Ditambahkan oleh Bupati Safaruddin, sebagai kekuatan keempat dalam sistem demokrasi hendaknya pers menjalankan tugas  secara obyektif sehingga dihasilkan produk jurnalistik yang bisa dipertanggungjawabkan. Diharapkan oleh Bupati Safaruddin pers dalam tatanan demokrasi bersama fungsi lainnya seperti legislatif, eksekutif dan yudikatif, diharapkan membangun kemaslahatan untuk kemajuan masyakarat. Situasi ini bisa diwujudkan jika wartawan melaksanakan fungsi pers termasuk kontrol sosial dengan mengedepankan kompetensi dan etika sehingga tercipta hubungan yang dinamis antara pers dengan komponen demokrasi lainnya. Untuk terwujudnya hal ini, Bupati Safaruddin meminta kegiatan UKW perlu dilakukan secara periodik di daerah. “Melalui uji kompetensi ini kita harapkan lahir wartawan-wartawan paham tentang standar profesional dan etika ketika bertugas di lapangan,” ujar Safaruddin.  


Sementara itu, Ketua PWI Limapuluh Kota-Payakumbuh Yusrizal UKW Tahun 2022 didukung sepenuhnya oleh Hibah dari APBD Limapuluh Kota Tahun 2022. UKW kali ini diikuti oleh 12 wartawan yang bertugas di Limapuluh Kota-Payakumbuh. Ia berharap UKW akan menambah jumlah wartawan yang memiliki kompetensi melaksanakan tugas jurnalistik.

Tampak mendampingi Bupati Safaruddin di acara ini, Wasekjen PWI Pusat Suprapto Sastro Atmojo, Walikota Payakumbuh diwakili Kepala Bidang IKP Diskominfo Payakumbuh, Perwakilan Forkopimda diantaranya Wakapolres Payakumbuh Kompol Russirwan, Pasi Intel Kodim 0306/50 Kota Letda Jafrimannedi, Kepala Dinas Kominfo Limapuluh Kota Eki H. Purnama dan Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar Eko Yanche Edrie.


Wasekjen PWI Pusat Suprapto dalam sambutannya mengapresiasi Bupati Safaruddin yang telah memfasilitasi pelaksanaan UKW PWI melalui alokasi hibah pada APBD Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022. Kepedulian Pemkab Limapuluh Kota dinilainya strategis untuk menyediakan sumberdaya pelaku pers yang kredibel dan memiliki kompetensi jurnalistik. “Kesediaan Limapuluh Kota mendukung UKW patut dihargai, untuk itu kita selalu membuka diri agar pemerintah daerah lainnya, juga mengikuti langkah Limapuluh Kota,” papar Suprapto. Berbicara tentang UKW Suprapto menjelaskan profesi wartawan adalah mulia jika disandarkan untuk memperjuangkan kepentingan umum. Terlebih kata Suprapto, jika dikaitankan hubungan antara pers dengan pemerintah. Pers juga mesti adil, jika terdapat fenomena baik juga mesti diinformasikan, tetapi jika menemukan kejanggalan yang mengusik kepentingan umum, tambah Suprapto, pers mesti mengingatkan bukan tampil sebagai pengadil. 

“Kemampuan menjalankan fungsi pers secara benar mesti dimilki wartawan, inilah yang akan kita hasilkan melalui uji kompetensi wartawan. Kita butuh wartawan yang obyektif, etis dan tidak mengembangkan opini sendiri saat bertugas,” ujar Suprapto. *(Yon)

 Payakumbuh - Jelang bergulirnya Liga Payakumbuh tahun 2022, Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Payakumbuh matang kan persiapan.


Dalam rapat kerja yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Kamis (01/09) malam itu, kick off pertama akan dilaksanakan antara tanggal 10, 11 atau 12 September 2022.


"Pertandingan pertama akan kita laksanakan di lapangan sepak bola Tanjuang Pauah," kata ketua Askot PSSI Payakumbuh Diki Engla yang juga merupakan Camat Lamposi Tigo Nagori (Latina).


Diterangkan, untuk pertandingan selanjutnya akan dilaksanakan di beberapa lapangan sepak bola yang diusulkan oleh masing-masing club yang siap dan bersedia untuk menjadi tuan rumah sampai laga terakhir.


"Nanti dari sekian banyak usulan, akan dilakukan verifikasi kesiapan dan kelayakan lapangan, dan nanti akan kita pilih empat lapangan terbaik sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan pertandingan setiap minggunya, hari Sabtu dan Minggu," ucapnya.


"Dan untuk finalnya nanti akan dilaksanakan tanggal 17 Desember saat HUT Kota Payakumbuh yang ke 52 di lapangan Tanjuang Pauh," tambahnya.


Dia menyebut, untuk tim yang akan bertanding di Liga Payakumbuh tahun ini merupakan club yang ikut sebagai voter pada saat kongres PSSI yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.


"Untuk liga 2022 ini ada 18 club yang akan berlaga. Dan tahun depannya baru kita buka untuk klub-klub bola yang ada di Payakumbuh, dan ingin berpartisipasi di liga," ujarnya.


"Nanti semua tim yang baru bergabung ini akan memulai debutnya di liga 2 dulu, baru nanti posisi tiga terbaik masuk ke liga utama," tukuknya.


Camat Latina itu menjelaskan untuk Macht Coordination Meeting (MCM)/teknikal meeting akan dilaksankan tanggal 5 September, untuk menentukan grup bagi masing-masing tim. Dan untuk pertandingan perdana akan ditentukan saat launcing Liga Payakumbuh oleh Wali Kota Payakumbuh dengan sistem lotting.


"Nanti tertib dan peraturan liga akan kita sampaikan saat MCM. Semoga liga Payakumbuh ini menjadi langkah awal kebangkitan sepak bola di Payakumbuh," ucapnya.


Diki juga menginformasikan, untuk pelantikan pengurus Askot PSSI Payakumbuh akan dilaksankan tanggal 9 September di Aula Ngalau Indah Balai Kota Payakumbuh. Sekaligus launcing liga Payakumbuh.


"Untuk SK, sudah resmi diberikan oleh Asprov PSSI Sumatera Barat tanggal 29 Agustus kemaren. Makanya malam ini selain mematangkan persiapan liga, kita juga membahas untuk pelantikan besok," pungkasnya. (Yon)


Bukittinggi, netralpost.net --- Seratus paket sembako yang terdiri dari, Beras ,Minyak Goreng,,Mie Instan ,  Gula, Teh. Di bagikan oleh jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Bukittinggi  dalam rangka Hut Polwan. (2/09).

Kasat lantas Bukitinggi AKP Ghanda Novidiningrat mengatakan,  pada HUT Polwan sekarang ini,  Paket sembako tersebut dikhususkan kepada  saudara kita yang bekerja sebagai tenaga kebersihan, sebab mereka bekerja sejak subuh untuk menyapu jalan agar kota bukitinggi terlihat bersih dan tidak kotor.

Disaaat warga belum melakukan aktifitasnya,  para tenaga kebersihan  sehabis shalat  subuh,  sudah berjibaku bekerja memebersihakan kota bukitnggi dengan peralatan seperti sapu lidi, mesin pemotong rumput dan betor.

Redo Jayusman salah seorang tenaga kebersihan yang telah bekerja selama delapan  tahun berstatus honor, “sangat bersyukur dengan pembagian sembako oleh polantas bukitinggi, sebab saat ini biaya hidup terasa tinggi, apa yang dibeli tidak ada yang murah.apalagi tenaga honorer  yang gajinya tidak seberapa”.  

Hal senada juga di katakan soenandar, “pembagian sembako oleh pak polisi dari lalu lintas di anggap sangat bermanfaat”, ia berharap apa yang dilakukan oleh pak polantas juga bisa di tiru oleh pemimpin lainnya di Bukitinggi.(*)



*Limapuluh Kota,netralpost -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar Peduli Wisata Award (PWA). Pertama kali diselenggarakan tahun 2016, ajang dua tahunan ini merupakan ajang pemberian apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumbar yang mampu menunjukkan hasil signifikan dalam pembangunan dan pengembangan kepariwisataan daerahnya. Setelah dilaksanakan pengisian instrumen penilaian yang telah dikirimkan melalui program/aplikasi PWA 2022 dan memeriksa keabsahan isian dikaitkan dengan dokumen pendukung yang dicantumkan, Tim Penilai Peduli Wisata Award melakukan kunjungan ke Kabupaten Limapuluh Kota yang disambut oleh Asisten I Herman Azmar di Ruang Rapat Bupati Limapuluh Kota, Jum'at (02/09/2022). Turut hadir dalam penilaian tersebut Kepala Bidang Destinasi Dispar Sumbar Doni Hendra, Kepala Dinas Parpora Limapuluh Kota Desri serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah linkup Pemkab Limapuluh Kota dan Tim penilai yang terdiri dari Dr Indang Dewata (UNP), Ernawati, PhD (Dekan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan UNP), Zuhrizul (Ketua DPW IATTA Sumbar), Ian Hanfiah (Pemerhati Pariwisata Sumbar)


Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan olahraga Desri dalam sambutannya menyatakan, komitmen Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terhadap pengembangan kepariwisataan saat ini sangat kuat. Hal itu tergambar dengan dukungan dari setiap elemen perangkat daerah maupun pokok pikiran anggota DPRD Limapuluh Kota terhadap pengembangan sektor kepariwisataan. Seterusnya Ia menyampaikan sektor pariwisata merupakan salah satu program utama bagi pemerintah daerah karena dengan pariwisata yang maju akan turut mendorong sektor lainnya juga ikut terdongkrak. Desri juga mengatakan, Pemkab Limapuluh Kota telah menganggarkan untuk peningkatan fasilitas objek wisata maupun perbaikan infrastruktur menuju lokasi wisata, sehingga dapat memberikan rasa nyaman bagi wisatawan yang mengunjungi objek wisata yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota. "Beberapa rencana maupun anggaran pemkab yang ada di berbagai Perangkat Daerah di Limapuluh Kota juga turut menyokong dan siap mensukseskan peningkatan kepariwisataan di Limapuluh Kota," ucap Desri. Selanjutnya, dengan penilaian di bidang PWA tahun 2022 ini Pemkab Limapuluh Kota berharap dapat menjadi motivasi bagi pemda untuk meningkatkan pengembangan pariwisata di Kabupaten Limapuluh Kota.


Kepala Bidang Destinasi Dispar Sumbar Doni Hendra yang mendampingi tim penilai mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk mengetahui tingkat perkembangan dan pertumbuhan, pembangunan kepariwisataan di kabupaten kota untuk mendorong pembangunan kepariwisataan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan. Seterusnya, Doni mengatakan, saat ini Kabupaten Limapuluh Kota menjadi salah satu dari 9 Kabupaten/Kota  di Sumbar yang mengikuti visitasi dan verivikasi. “Tim akan mengukur bagaimana kepedulian pimpinan daerah, eksekutif dan legislatif Kabupaten Limapuluh Kota terhadap bidang pariwisata, kami ingin cek data yang diberikan Kabupaten Limapuluh Kota terhadap 100 indikator yang disampaikan secara digital” katanya menjelaskan. Selanjutnya Doni Hendra menjelaskan Ada sembilan indikator yang dinilai, aspek CEO commitment, aspek tata pamong, aspek lingkungan pariwisata, aspek ekonomi pariwisata, aspek ekonomi kreatif, aspek pemasaran pariwisata, aspek pemberdayaan masyarakat, aspek penyelenggaraan pariwisata halal dan aspek desa wisata. 


Selain melakukan wawancara dan pencocokan data, Tim Penilai juga mengunjungi langsung lokasi Wisata dan Ekonomi Kreatif yang ada di Limapuluh Kota.*(Yon)


50 Kota,netralpost--Setelah Sukses Membawa Safaruddin Dt Bandaro Rajo Menjadi Bupati Limapuluh Kota, Pada Pilkada 2020 lalu,Arif Fitri Arman Senior partai Golkar Sejak Tahun 1997 kembali Diminta oleh Tokoh-Tokoh dan Masyarakat Kecamatan Kapur IX dan Kecamatan Pangkalan untuk Menjadi caleg pada pileg 2024 mendatang untuk Wakil Dapil 2


,"Yang Meminta Arif Fitri Arman yang akrab Ayib Ombak  Maju sebagai Calon Legis Latif pada Pemilu 2024 adalah tokoh muda Okta dari jorong Bukit Talau Gunung Malintang yang didampingi beberapa Orang warga,serta  kerabat kapur IX dan pangkalan,kata Ayib Ombak yang sebelum nya berencana untuk Maju dikota Payakumbuh.


Okta Tokoh muda dari jorong Bukit Talau Nagari Gunuang Malintang menambahkan kan saya sangat mendukung Ayib Ombak untuk maju sebagai Caleg pada pada pileg 2024 mendatang,karena kemampuan beliau sudah teruji,pengalaman Organisasi tidak diragukan lagi,contoh nya beliau pernah kerja di PTP Nusantara VI,demi membangun Kampung beliau pensiun dini.



Ayib Ombak yang Merupakan Kelahiran Nagari  Gunuang Malintang dengan 5000 Pemilih menyatakan, keputusannya untuk berkarir di partai politik lewat Pileg 2024,karena banyaknya dukungan Masyarakat Kapur IX dan Kecamatan Pangkalan,meskipun sudah Pernah maju dengan Partai Golkar saat Pileg 2019,cuma belum ada kesempatan untuk duduk, namun hal itu akan diteruskan melalui perjuangan dan Dukungan Masyarakat yang terus mengalir sampai saat ini,"ujar Ayib


"Saya memikirkan bagaimana cara mengikat dukungan itu. Salah satu opsi adalah menjadi wakil rakyat, yang akan membawa aspirasi masyarakat dan Membangun Nagari daerah Dapilnya dan 50 Kota Pada Umumnya, Karena itu saya memutuskan menerima tawaran menjadi calon anggota legislatif pada pemilu 2024,"kata Ayib


Hal itu pula yang menjadi pertimbangan Ayib Ombak untuk memilih Dapil 2 Kapur IX dan Pangkalan  yang merupakan tanah kelahirannya. Selain karena adanya ikatan emosional, dapil tersebut dinilai menjadi cocok untuk dirinya melanjutkan agenda perjuangan Warga


"Yang penting kepilih dulu sebagai wakil rakyat dari Kapur IX dan Pangkalan dan kita berjuang Bersama Masyarakat, kita jalankan sebaik-baiknya. Kita yakin dengan perjuangan dan dukungan warga yang terus saat ini saya yakin dan Optimis untuk Maju sebagai Caleg Pada Pileg 2024 mendatang,,"ujar Ayib (Yon)


 Payakumbuh,netralpost


- Wakil Wali Kota Payakumbuh sampaikan perkembangan pariwisata daerah kepada Tim Visitasi dan Verifikasi kegiatan Peduli Wisata Awards (PWA) tahun 2022 karena Payakumbuh menjadi salah satu nominator pada penilaian tingkat Sumatera Barat (Sumbar) tersebut.


Wawako Erwin Yunaz mengatakan, saat ini potensi pengembangan pariwisata di Payakumbuh lebih diarahkan kepada gastro tourism dan sport tourism dengan tujuan lebih menarik wisatawan untuk berkunjung.


"Untuk gastro toutism ini baru ada dua kota di Indonesia yaitu di Ubud Bali dan kita di Payakumbuh. Walaupun Ubud telah lebih dulu dari kita, tapi saat ini yang terlengkap untuk gastro tourism ini baru kita satu-satunya di Indonesia. Diharapkan dengan itu para wisatawan akan lebih banyak berkunjung," kata Wawako Erwin Yunaz kepada tim penilai di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Kamis (01/09).


Selain itu, dijelaskan Erwin, Pemko Payakumbuh telah mengeluarkan beberapa regulasi dalam pengembangan pariwisata di Payakumbuh. Diantaranya ada peraturan wali kota, SK wali kota serta SK dari Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kota Payakumbuh.


"Mulai dari penetapan retribusi tempat rekreasi dan olah raga, penetapan kampung wisata hingga pengukuhan perkumpulan homestay di Payakumbuh. Ini semua demi kenyamanan orang yang berkunjung ke Payakumbuh," ucapnya.


"Dan untuk menunjang itu semua tidak lepas dari kemudahan dalam pengurusan perizinan di Payakumbuh. Dengan kemudahan itu banyak investor yang mau berinvestasi di Payakumbuh. Sehingga akhir tahun lalu Payakumbuh diganjar sebagi terbaik nasional pelayanan investasi oleh Presiden RI," imbuhnya.


Dikesempatan itu juga Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus mengatakan, untuk meningkatkan pariwisata di Payakumbuh legislatif siap mendukung dan mensuport baik itu dari segi penganggaran.


"Kita di dewan siap mendukung setiap kegiatan, apalagi untuk kemajuan pariwisata. Karena di sektor pariwisata ini pergerakan ekonomi cukup tinggi," ucapnya.


Lebih lanjut ditambahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh Junaidi, untuk kemajuan dan perkembangan pariwisata di Payakumbuh ini tidak lepas dari publikasi dan promosi yang dilakukan oleh Pemko Payakumbuh.


"Tanggal (07/09) ini kita akan melauncing aplikasi My kopay. Yang bertepatan dengan Rakor kepala daerah se Sumbar. Dan langsung diresmikan oleh Bapak Gubernur,"  terangnya.


"Dengan adanya aplikasi ini nanti masyarakat kita akan lebih terbantu dengan informasi yang ada di aplikasi tersebut, termasuk seluruh program OPD di Payakumbuh. Nanti masyarakat bisa mengetahui lokasi wisata serta keunggulan lain Kota Payakumbuh. Serta bisa memantau Kota Payakumbuh melalui live CCTV," tukuknya.


Sementara itu perwakilan tim penilai Doni Hendara yang merupakan Kabid. Desninasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar menyebut, sebelumnya Payakumbuh sudah masuk kedalam sembilan besar namun karena Payakumbuh sudah memenuhi tiga kriteria utama, sehingga Payakumbuh sudah masuk ke dalam tiga besar.


"Untuk menjadi yang terbaik tentu Payakumbuh harus bisa membuktikan sesuai indikator yang akan dinilai di lapangan. Kalau semua terpenuhi tentu akan menjadi yang terbaik," pungkasnya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Asisten II Elzadaswarman serta OPD terkait yang selalu mendukung untuk kemajuan pariwisata di Payakumbuh. (Yon)

 NELIA, BERIJAZAH MARITIM BERLABUH JADI PETANI DENGAN PRESTASI NASIONAL





Limapuluh Kota,netralpost--Sumburat gembira menghiasi  wajah Nelia Irawati. Apa pasal? Sepucuk surat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia semua berawal. Nelia Irawati, terkadang disapa  Buk Nel, warga Kubang Rasau, Balai Panjang, Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, didaulat menjadi Petani Berprestasi Nasional 2022.  Ia bersama 25 petani lainnya se-Nusantara diganjar predikat prestisius itu oleh  Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia 2022. Titel Petani Berprestasi disematkan untuk individu petani yang giat berusaha tani, gigih berinovasi, pantang menyerah, peduli dengan petanian lainnya serta abai dengan inovasi yang bersumber dunia maya.  Pendek cerita figur petani yang jadi suluh bagi lingkungannya. 


Bagaimana kisah Nelia, wanita bersahaja  kelahiran tahun 1974 nini muncul di panggung nasional? Semua berawal bagaimana ia  bertarung untuk hidup.  Usai menggenggam ijazah  Akademi Maritim Sapta Samudra Padang tahun 2000, ia diselimuti kegalauan. Mau kerja apa setelah lulus D3 Kemaritiman. Asinnya air laut belum cukup untuk membiusnya. Justru Nelia terjun ke dunia yang jauh dari bunyi kepak camar, bidang konveksi. Itupun tak lama dilakoninya, dia lantas  berkerja di pusat perbelanjaan sampai menggalas di Pasar Payakumbuh.  Meskipun, ia pun akhirnya sempat juga mengenyam kerja di hiruk pikuk pelabuhan, dewi fortuna ternyata tak kunjung singgah untuk sekedar berbisik, bahwa pekerjaan yang dijalaninya bisa diandalkan untuk menggantungkan hidup.  Tetap muncul keraguan di ingatannya. Menggalas di Pasar Payakumbuh," katanya,"Persaingannya semakin tinggi dan penghasilan justru semakin berkurang." Ragam pekerjaan yang jauh panggang dari api jika menilik ijazahnya ia jalani sampai tahun 2007. 


Dengan  kegalauan menari-nari di kepalanya, alam kampungnya  Kubang Rasau yang permai pun memperangkapnya. Pendar mentari pagi, hamparan persawahan dilingkupi Bukit Barisan, lalu lalang hewan ternak, hujan yang membasahi bumi serta petani yang bersimbah keringat melintas diingatanya. Ia kecap semua baunya. Bau segarnya cabe yang baru dipetik, bau tanah yang dibalikkan mata pacul, semua terasa akrab di inderanya. Tapi bukankah bertani itu erat dengan kesusahaan, jaminan pendapatan yang tak pasti, ia membatin. Bukankah ia berkuliah di Akademi Maritim untuk menjauhkan diri dari mata pacul. Tapi, entah apa yang merasukinya, pada suatu hari di tahun 2007 ragu  yang membatin itu pun terlampaui. Ia mengarahkan kemudi ke usaha tani. Menggarap lahan milik orang tuanya, menanami dengan padi, palawija dan aneka sayuran. Haus akan teknik usaha tani, membuat Nelia akhirnya berlabuh di Kelompok Tani Saiyo Sakato. Keaktifannya dalam mengurus kelompok tani membuatnya didapuk menjadi Bendahara Keltan Saiyo Sakato. 


Nelia pun mulai berinteraksi dengan Bimbingan dan penyuluhan yang dilakukan Dinas Pekebunan dan Tanaman Pangan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota atau dari siapa yang saja yang mencurahkan ilmu usaha tani pun direguk Nelia. Tirai bahwa usaha tani itu akrab dengan kesusahaan mulai tersibak. Ada cahaya yang kini menerobos benak Nelia. Jika usaha tani digeluti dengan 

pendekatan ilmu pengetahuan semua akan bewujud kepada perhitungan sumberdaya modal, pemanfaatan bahan-bahan di sekitar untuk meneka biaya produksi, serta peningkatan nilai tambah. "Sekarang kami tengah mengembangkan padi organik pada lahan seluas lebih 1 hektar," ujar Nelia. Ya, pertanian organiklah yang menyingkapkan sebuah hal baru dalam berusaha tani yang menarik perhatian Nelia. Usaha tani yang menyingkirkan bahan-bahan kimia buatan dalam setiap tingkatan kultur teknis sampai panen sehingga dihasilkan produksi yang bebas bahan kimia. Di tingkat petani, usaha tani organik bukanlah pilihan yang mudah. "Produksi organik biasanya rendah dibandingkan dengan budidaya yang didukung bahan-bahan kimia buatan, tetapi usaha tani organik menghasilkan pangan yangs sehat dan aman," jelas Nelia. Darimana  skill usaha tani organik ia peroleh, tak lain bimbingan dari Balai Proteksi Tanaman Pangan Hortikultura (BPTPH)  Sumbar. Kesungguhan, Nelia dan Keltan Saiyo Sakato untuk mengasah keterampilan usaha tani berbuah fasilitasi dari perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota seperti Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhortun), Dinas Pangan, dan Dinas Perikanan. Fasilitas program/kegiatan serta prasarana dan sarana ia kelola dengan sungguh-sungguh bersama Keltan Saiyo Sakato. "Bantuan alat mesin pertanian, misalnya sangat membantu sekali dalam usaha tani," kata Nelia. Keaktifan Keltan Saiyo Sakato, yang digawangi oleh Ketua Busniati yang terbilang  saudara Nelia serta binaan  BPTPH Sumbar dan Distanhortbun Limapuluh Kota berbuah kepercayaan Kementan RI. Keltan Saiyo Sakato ditunjuk menjadi pelaksana Jambore Pertanian Organik Nasional Indonesia Bagian Barat Tahun 2019.  


Selepas Jambore Organik, nama Keltan Saiyo Sakato yang berlokasi di Jorong Kubang Rasau, cukup terpencil untuk ukuran Limapuluh Kota pun membubung. Mendadak semua perhatian tertuju kepada aktifitas Keltan Saiyo Sakato. Terlebih skill organik yang mulai dikuasai membuat BPTPH mem-plot Laboratorium Pengendalian Agen Hayati di keltan ini. Keltan Saiyo Sakato pun dikunjungi oleh kelompok tani dar sejumlah kabupaten/kota di Sumbar termasuk provinsi tetangga Riau dan Jambi.   Perkembangan ini, tak mengubah Ketua Busniati, Nelia dan anggota keltan Saiyo Sakato. Mereka tetaplah bagaimana karakteristik petani selalu rendah hati, ramah dan selalu bersedia menolong. Bedanya sekarang mereka lebih percaya diri untuk menggeluti usaha tani dengan lebih cerdas. Meningkatkan kemampuan kultur teknis, mengembangkan jaringan termasuk memanfaatkan media sosial. Tengok saja grup WA Keltan Saiyo Sakato, selain anggota sendiri, nimbrung pula  Anggota DPRD, Camat, Aparat Dinas Provinsi/Kabupaten, Forkopimca, Wali Nagari dan tokoh dan praktisi pertanian. Dari percakapan di grup terkadang muncul ide, arahan dan petunjuk tentang komoditi yang digeluti oleh Keltan Saiyo Sakato. Semisal terlihat gejala serangan hama dan penyakit. Melalui grup WA disampaikan saran-saran pengendalian, semuanya disimak dan ditanggapi dengan sungguh-sungguh oleh Keltan Saiyo Sakato. Kemampuan Keltan Saiyo Sakato yang terus berkembang pun dilirik oleh Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan)  Jambi Kementan RI. Tahun 2021 Keltan ini ditunjuk menjadi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) kelas Madya sebagai  strategi Kementerian Pertanian untuk menularkan inovasi di tingkat pedesaan. 


Berbekal keaktifan di kegiatan kelompok tani, bimbingan teknis/pelatihan serta kursus-kursus yang diikuti, Nelia Irawati ditunjuk sebagai Ketua P4S Saiyo Sakato.  Faktor pendukung P4S dipusatkan di Keltan Saiyo Sakato tersedianya lahan usaha tani dengan total luas lahan 14 hektar yang terdiri dari lahan perkebunan 10 hektar, lahan pekarangan 0,5 hektar, lahan sawah 2 hektar, dan kebun hortikultura 1,5 hektar. Dari total luas lahan tersebut, 2 hektar diantaranya ditanami tanaman padi, 2 hektar ditanami jagung, 1 hektar ditanami cabe dan 0,5 hektar ditanami cabe merah. Tempat belajar P4S Karya Tani sampai saat ini menggunakan pondok pertemuan seluas 60 m2 yang bisa menampung 50 orang serta saung kelompok dengan luas 50 m2 yang bisa menampung 40 orang. Selain itu juga tersedia klinik PHT seluas 12 m2 yang juga menyediakan peralatan peralatan klinik. Salah satu keunggulan P4S Karya Tani adalah memiliki alat mesin pertanian yang cukup lengkap sebagai sarana praktek, diantaranya hand tractor 2 unit, cultivator, corn sheiller mobile, bentor, chooper, alat tanam jagung, serta mesin potong rumput sebanyak 4 unit. P4S sejatinya bertujuan menggembleng petani untuk gigih, berinovasi dan berhitung secara cermat dalam berusaha tani. 

“Kami mencoba manawarkan kepada khalayak ramai dengan jenis pelatihan dan permagangan yang sangat menarik diantaranya proses pembuatan pupuk organik pembuatan ramuan dan pestisida nabati, pembuatan pupuk organik cair, pengolahan lahan, cara budidaya tanaman, serta aplikasinya langsung di lapangan," cerita Nelia tentang aktivitas P4S Saiyo Sakato. Fasilitator P4S Saiyo Sakato, selain dari kalangan sendiri juga didukung sendiri  Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Lareh Sago Halaban dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lima Puluh Kota, praktisi pertanian serta petani pakar.   Inovasi yang dikembangkan P4S Saiyo Sakato kerja samA dengan Bapeltan Jambi adalah budidaya bawang merah.  Sementara itu, penerapan  teknologi yang digunakan oleh P4S Saiyo Sakato dalam membudidayakan bawang merah secara organik. Perlakuan pupuk kandang,  tanpa pestisida, dan pemakaian agen hayati. Catatan produktifitasnya mencapai 7,6 ton per hektar.  Lambat laun P4S Saiyo Sakato menjadi tujuan studi banding kelompok tani lokal dan luar daerah, mahasiswa magang ataupun individu petani yang ingin menyerap ilmu. 


Seabreg kesibukan berusaha tani, mengorganisasikan kelompok tani dan P4S itulah yang membuat Kementan RI akhirnya kepincut untuk menjadikan Nelia sebagai Petani Berpresatsi Nasional. Sekaligus menjadi penanda ia haqqul yaqqin berusaha tani paling pas baginya sebagai gantungan hidup. Gelombang kehidupan telah menggulung ijazah Akademi Maritim-nya. Kini, ia berlabuh  dan profesional di usaha tani. Yang menurutnya telah memenuhi kebutuhannya lebih dari cukup. Ia membantah stigma profesi petani secara umum disebut tidak menjanjikan.  “Justru bertani pekerjaan yang menjanjikan jika berinovasi dan tekun," jelas Nelia.  Kata dia profesi petani terbilang mulia. Banyak yang tak menyadari dari hempasan pacul dn keringat petani tersedia jaminan sumber makanan bagi penduduk Indonesia. "Petani lah yang menyelamatkan bangsa dari kekurangan pangan, jadi hargailah profesi petani," harap Nelia.  Apresiasi yang diharap itu ternyata  tak menunggu lama. Saat pamitan kepada  Bupati  Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo, Jumat  (24/08/2022) lalu untuk berangkat ke Kementerian Pertanian,   Jakarta, Nelia terlihat semringah. Ia yang didampingi Wali Nagari Balai Panjang Idris, karena bisa bercerita lepas dengan figur No.1 Limapuluh Kota,  usaha tani, kegiatan kelompok tani, penghargaan Petani Berprestasi Nasional, ia juga menggenggam hadiah dari Bupati Safaruddin. Saya akan menghadiahkan seekor kambing untuk syukuran sepulang dari  Jakarta," ungkap Nelia mengutip janji Bupati Safaruddin.  Hal ini tentu tak lepas dari kebanggaan Bupati Safaruddin atas prestasi warganya yang mengharumkan nama Limapuluh Kota di pentas nasional serta prioritas program daerah di sektor pertanian. 


Prioritas Limapuluh Kota di sektor pertanian menuai dukungan dari Nelia. Adakah pesan sosok yang punya motto; "jika nalar bergerak maka anggota tubuh lainnya akan mengikuti"untuk para petani lainnya. “Kalau ingin bertani belajarlah ikhlas setelah itu berusaha untuk meningkat produksi. Ikhlas itu adalah tuntunan agama, dan Allah akan membalas keikhlasan dengan kebaikan,” tutur Nelia.(Yon)



Payakumbuh,netralpost-- Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus mengucapkan selamat atas terpilihnya Aspon Dedi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Luak Limopuluah Periode 2022-2025 dalam Konferensi Cabang pemilihan kepengurusan PWI Luak Limopuluah, Sabtu (1/10).



"Selamat, semoga sukses dalam mengemban amanah dan berkarya," kata Hamdi kepada media.


Diketahui, Konfercab PWI Luak Limopuluah itu dibuka langsung oleh Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda di Kantor Wali Kota Ruang Pertemuan Ngalau Indah.


Aspon menang melalui pemilihan demokratis, dan meraih 9 suara, mengungguli suara 2 calon lainnya yaitu Jefri Bule yang meraih 1 suara dan Yon Erizon dengan 6 suara.


Sementara itu, Aspon Dedi mengatakan dia akan memajukan PWI Luak Limopuluah dan menciptakan wartawan-wartawan yang kompeten yang bisa menyajikan pemberitaan sesuai dengan aturan perundang-undangan dan kode etik pers.


"Kita akan mengupayakan untuk seluruh anggota PWI Luak Limopuluah untuk melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sehingga tercipta wartawan yang kompeten yang bisa saling bersinergi dengan mitra, dan masyarakat yang membaca juga bisa dan yakin atas informasi yang diberikan," ujarnya.


Di sisi lain, Sawir Pribadi selaku perwakilan PWI Provinsi Sumatera Barat juga mengucapkan selamat dan mendoakan PWI Luak Limopuouah agar sesegera mungkin untuk dilakukan pelantikan.


"Kita berharap Aspon Dedi dapat amanah sebagai ketua PWI, sehingga bisa mencerdaskan dan mensejahterakan kehidupan wartawan di Luak Limopuluah ini. Kemudian untuk pelantikan agar dapat disegerakan, sehingga kepengurusan yang baru bisa bekerja," tutupnya. (Yon)

Kab. Solok, netralpost.net --- Bupati Solok mengunjungi Nagari Bukit Kanduang dalam rangka launching excavator dan temu ramah dengan masyarakat Nagari Bukit Kanduang, Kec X Koto di Atas, Kamis (01/09/02).

Dalam Sambutanya, Bupati Solok manyampaikan bahwa telah menganggarkan Rp. 800 juta untuk pembangunan Nagari Bukik Kanduang. Bupati juga menyampaikan bahwa beliau ingin menjadi Bupati untuk seluruh masyarakat Kabupaten Solok, yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Beliau melanjutkan “Dengan harga excavator Rp. 1,7 milyar bisa tahan selama puluhan tahun dan bisa membangun jalan usaha tani. Coba jika kita tenderkan, kira kira berapa kilo yang bisa kita bangun. Prinsip yang harus dipegang adalah sadanciang bak basi, saciok bak ayam." Tutur Bupati Solok.

Bupati Solok mengharapkan agar bisa membuat saluran air untuk pertanian. Pada tahun 2023 akan dilakukan pengaspalan jalan di beberapa titik, diusahakan juga tahun 2023 jalan Sulit Air ke Bukik Kanduang untuk dihotmix.

Pada kesempatan terakhir, Bupati Solok memberikan bantuan sebanyak 10 juta rupiah untuk Mushalla Darussalam Bukik Kanduang.(*)

Sumbar, netralpost.net - Usai dari Padang Pariaman, tim Divhumas Polri kembali mengadakan Forum Group Discussion (FGD) di aula Polresta Padang, Kamis (1/9) siang.

Para peserta FGD ini dihadiri oleh tokoh adat, agama, masyarakat, pemuda, mahasiswa dan kelompok masyarakat lainnya. 

"Paham radikal itu bisa memecah belah persatuan bangsa Indonesia, dasar ideologi kita adalah Pancasila. Maka mari kita bersama-sama menolak paham radikal tersebut dan jangan sampai masuk di lingkungan kita," kata AKBP Erlan Munaji, S.Ik kepada perserta FGD. 

Sementara, narasumber dari FGD ini ialah Nasir Abas yang menjelaskan bahwa pemahaman radikal, mengarah kepada terorisme dan intoleran merupakan suatu hal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. 

"Teroris bukan selalu identik dengan agama islam, karena teroris mempunyai ideologi yang menentang pancasila sehingga yang menjadi teroris adalah orang yang terpapar dengan ideologi menentang pancasila," jelasnya. 

Disisi lain, paham Radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial politik dengan cara kekerasan maupun drastis. 

Mantan ex. Napiter ini menyebut, paham radikalisme yang mengatasnamakan islam saat ini berkeinginan perang melawan pemerintah NKRI, mengganti sistem pemerintahan NKRI menjadi khilafah.

"Jangan sampai terpengaruh dengan tipu daya serta ajakan mereka ini. Islam itu agama yang rahmatan lil alamin," ajak Nasir Abas. 

Dalam FGD ini diikuti oleh Wakapolresta Padang AKBP Yesi Kurniati, S.Ik, Kasat Binmas, Kasat Intelkam, dan beberapa perwakilan Bhabinkamtibmas.(*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.