Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

Payakumbuh,netralpost --- Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sago (Perumda Tirta Sago) Kota Payakumbuh sukses meraih peringkat kedua BUMD Air Minum Kategori Digitalisasi Layanan Pelanggan dalam Indonesia Water Forum 2022 yang digelar di Jakarta Convention Center, 5 hingga 7 Oktober 2022.


Untuk di posisi pertama ada Perumda Tirta Satria Kabupaten Banyumas dan posisi ketiga adalah Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun.


Penghargaan itu diterima langsung oleh Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda didampingi Direktur Utama Perumda Tirta Sago Khairul Ikhwan, Direktur Umum Asrar Dt. Leloanso, dan Direktur Operasional Agus Rianto.


Rida Ananda mengucapkan selamat kepada Pamtigo yang sukses meraih peringkat kedua penghargaan terbaik di tingkat nasional. Dia berharap supaya Pamtigo menjadi lebih baik lagi, karena menjadi terbaik dua bukan berarti langsung berpuas diri. 


"Perlu perbaikan dalam hal bagaimana memberikan pelayanan kepada pelanggan. Pelayanan itu mencakup mempermudah masyarakat pelanggan serta layanan lainnya seperti perbaikan dan pengaduaannya, kita ingin Pamtigo menjadi yang terbaik dan idola di tengah-tengah masyarakat," ujar Rida.


Sementara itu, Dirut Perumda Tirta Sago Khairul Ikhwan menjelaskan aspek penilaian untuk penghargaan ini  seperti geografis Information sistem (GIS), Aplikasi yang sudah tersedia dan didevelop sendiri (Billing, Bacameter, Presensi, Dll), Sosial Media yang sudah lengkap (IG, WA, Facebook, YT), web yang sudah informatif, dengan berita yang sudah update seperti web perusahan tirtasago.co.id, web PPID, serta Bagian IT yang sudah masuk dalam Struktur Organisasi Pamtigo, sudah punya sub bagian tersendiri, dan punya kasubag.


"Kita juga punya SOP bagian IT. Sehingga sistem Pamtigo sudah terintegrasi, contohnya sudah terintegrasi dengan bank," terang Khairul.


Ditambahkannya saat ini aplikasi survey untuk diperencanaan teknik sedang dalam pengembangan, juga sistem untuk sambungan baru dan untuk pengaduan, serta saat ini untuk sistem keuangan memakai aplikasi Sikompak.


Khairul turut menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, karena berkat keputusan dan iradahNya lah Pamtigo bisa mendapatkan penghargaan bergengsi ini.


"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KPM, Dewas, Direksi, Jajaran Manajemen, dan Karyawan PAMTIGO yang telah berkomitmen dan bekerja keras untuk selalu melakukan perbaikan dan kemajuan perusahaan di berbagai lini," kata Khairul.


Khairul menyebut, bukan penghargaan yang mau dikejar Pamtigo, tapi upaya untuk selalu berbuat perbaikan dan peningkatan kapasitas kerja khususnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik buat pelanggan, yang berbuah mendapatkan penghargaan.


"Kita tidak boleh lupa diri dan bereuforia dengan penghargaan ini, tapi justru mengingatkan untuk sadar bahwa masih memiliki kekurangan dan kelemahan, yang perlu diperbaiki. Kita berkomitmen Pamtigo bersih airnya, bersama pelanggan tumbuh menjadi Perumda unggul," tukuknya.


Indo Water adalah Expo dan Forum terbesar untuk teknologi air, air limbah, dan daur ulang yang berkembang pesat di Indonesia. Pertunjukan ini mempertemukan lebih dari 20.000 profesional dan pakar industri serta lebih dari 650 peserta pameran dari 30 negara. Ini adalah platform yang terbukti bagi para profesional industri untuk mendapatkan informasi terbaru tentang tren dan perkembangan terbaru dan untuk membangun kemitraan yang berharga. 


Forum ini juga tempat perusahaan penyedia air dan saluran pembuangan, konsultan, kontraktor, profesional pengolahan air limbah industri dan pengambil keputusan mencari solusi dan teknologi yang hemat biaya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost--- Dengan telah berhasilnya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam pengelolaan keterbukaan informasi publik diera digital saat ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya laksanakan kunjungan studi tiru ke Pemerintah Kota Payakumbuh.


Hal ini terlihat dengan kunjungan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Dharmasraya ke Kota Payakumbuh untuk melakukan studi tiru serta juga untuk mengadopsi dalam penggunaan aplikasi E-Kinerja pada Dinas Kominfo Kabupaten Dharmasraya. 


Kepala Dinas Kominfo Kota Payakumbuh Junaidi didampingi Kabag Protokoler Nalfira dan Kabid BKPSDM Ance Alfiando menyambut hangat kedatangan rombongan dari Pemerintah Dharmasraya  bersama jajaran di Aula Randang Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu(5/10). 


Dalam sambutannya, Junaidi sekilas menjelaskan aplikasi E-Kinerja merupakan pilot project remunerasi Pemko Payakumbuh yang dilaksanakan secara bertahap untuk mengukur kinerja pegawai/SKPD dan memberikan Rewards/ Punishment kepada PNS/SKPD.


“Pada tahun 2019, Pemerintah Kota terus melakukan pembenahan, termasuk dalam birokrasi dan bapak Wali Kota melihat banyak yang perlu dievaluasi,” ujar Junaidi


Aplikasi ini kian tahun makin dilakukan peningkatan hingga kini berada pada sistem aplikasi E-Kinerja 4.0 . 


“Dalam hal ini, Wali Kota menerapkan reward and punishment dalam memberikan apresiasi kepada SKPK jajaran Pemko Payakumbuh dan aparatur,” jelasnya


Junaidi juga mengatakan bahwa E-Kinerja merupakan dasar pemberian punishment dan reward kepada ASN sebagai bentuk tambahan penghasilan pegawai (TPP).


SKPK yang memiliki prestasi dan mampu mencapai target-target pembangunan akan mendapatkan reward dan penghargaan, sementara bagi SKPK yang dinilai gagal akan dikenai punishment serta evaluasi, lanjutnya.


“Begitu juga untuk para PNS, yang berprestasi akan diberikan penghargaan, seperti reward berupa tambahan penghasilan,” jelas Junaidi


Junaidi pun menerangkan bahwa kebijakan ini ditempuh dalam rangka mendorong kinerja SKPK dan aparatur Kota Payakumbuh sehingga dapat mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan.


Kepada jajaran Pemkab Dharmasraya yang hadir, Junaidi juga mempersilahkan untuk saling berdiskusi lebih lanjut dan secara berkelanjutan tentang aplikasi apa saja yang telah digunakan oleh Pemko Payakumbuh dalam pengelolaan keterbukaan informasi publik


“Mari kita manfaatkan silaturrahmi ini dengan baik. Saling mempelajari dan memberi saran satu-sama lain. Dengan harapan kedua pihak baik itu Pemko Payakumbuh dan Pemkab Dharmasraya bisa mengimplementasikan hasilnya dimasa yang akan datang,” pungkasnya.


Dikesempatan yang sama, Asisten III Pemerintah Kabupaten Dharmasraya Khairuddin mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh yang telah menerima kedatangan dari rombongan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk melaksanakan studi tiru ke Kota Payakumbuh. 


" Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Kota Payakumbuh yang dalam hal ini bapak Kepala Dinas Kominfo Kota Payakumbuh beserta jajaran yang telah menyambut kami beserta rombongan serta bersedia melakukan diskusi serta sharing ilmu untuk pembelajaran kami di Pemkab Dharmasraya," Ujar Khairuddin


Lebih lanjut Khairuddin menyampaikan maksud kedatangannya untuk mempelajari Aplikasi E-Kinerja yang telah diterapkan di Kota Payakumbuh dan beberapa aplikasi lainnya untuk menunjang kinerja pemerintahan.


"Kami mendengar Pemerintah Kota Payakumbuh mempunyai Aplikasi E-Kinerja untuk pemantauan kegiatan ASN serta pengoptimalan pembayaran TPP dan kami ke Payakumbuh untuk melakukan studi tiru dalam pembuatan aplikasi tersebut. Kami perlu belajar banyak dengan Pemko Payakumbuh tidak hanya aplikasi E-Kinerja, Tapi kami juga ingin mempelajari tentang aplikasi yang ada di Puskesmas dan Rumah sakit," Ujar Khairuddin


"Semoga dengan silaturahmi dan sharing ilmu yang kita laksanakan saat ini, Pemko Payakumbuh dan Pemkab Dharmasraya dapat saling bersinergi untuk kemajuan pemerintahan ke arah yang lebih baik lagi," Pungkas Khairuddin.(Yon)



Payakumbuh,netralpost--- Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda selalu melakukan pemantauan harga pangan di kota Payakumbuh. Pemantauan dilakukan melalui turun langsung bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID) maupun pemantauan melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh yang dilakukan yang dilakukan setiap hari di Pasar ibuah. 


Pemantauan harga ini dilakukan untuk mengetahui jika terjadi lonjakan harga yang tinggi atau sebaliknya dapat dicarikan solusinya secara cepat dan tepat. Kondisi harga pangan pada hari ini tanggal 5 Oktober 2022 sesuai dengan laporan Kadis Ketahanan Pangan, Edvidel Arda.


Beras premium Rp  14.000

Beras medium Rp 13.000

Cabe Rp 42.000

BW Merah Solok  Rp 34.000

BW putih Rp 22.000

Kac. Tanah Rp 28.000

Kac kedele Rp 13.000

Jagung pipilan Rp 5.600

Ubi kayu Rp 4.000

Ubi jalar Rp 7.000

Tomat Rp 7.000

Kentang Rp 10.000

Kol Rp 6.000

Wortel Rp  10.000

Terung Rp 6.000

Buncis Rp  12.000

Kac panjang Rp 7.000

Timun Rp 7.000

Kangkung Rp 5.000

Bayam Rp 5.000

Kelapa Rp 6.000/butir

Daging sapi Rp 140.000

Dag ayam Rp 18.500

Telur ayam Rp 46.000 salapiak 

Ikan tongkol Rp 37.000

Ikan nila Rp 33.000

Gula pasir Rp 14.000

Minyak goreng curah Rp 14.000


"Dapat disimpulkan bahwa harga komoditi pangan pada saat ini sudah mulai terkendali dan mulai stabil. Harga cabe yang merupakan komoditi penyumbang inflasi di Sumbar termasuk di Kota Payakumbuh saat ini harganya sudah stabil yaitu Rp 42 ribu/kg, dulu sempat mencapai Rp 90 ribu/kg pada tanggal 4 4 September 2022 2022," kata Edvidel Arda.


Edvidel menjelaskan, harga turun disebabkan oleh sudah mulai masuknya cabe dari luar Kota Payakumbuh dan juga disebabkan oleh gerakan yang yang telah dilakukan Pemko pada tanggal 16 September 2022 yaitu menanam cabe di pekarangan. 


"Kita berharap kegiatan menanam cabe di pekarangan kita laksanakan secara terus menerus guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Dengan gerakannya ini minimal kita dapat memenuhi kebutuhan cabe untuk keluarga kita dan cabe nya tentu bebas dari pestisida," ujarnya.


Terkait dengan informasi harga pangan strategis, masyarakat bisa melihatnya melalui aplikasi My Kopay atau mendengarkan melalui radio Safasindo setiap hari nya. (Yon)


Arosuka, netralpost -- Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda Dt. Sutan Majo Lelo, M.Mar bersama Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi mengunjungi Nagari Sungai Abu dalam rangka launching excavator dan temu ramah dengan masyarakat di Nagari Sungai Abu Kec. Hiliran Gumanti, Senin (03/10/22).

Kedatangan Bupati bersama Anggota DPR RI disambut meriah oleh masyarakat Nagari Sungai Abu dengan iringan arak - arakan dari kantor wali menuju lokasi acara temu ramah di pasar Nagari Sungai Abu. 

Tampak hadir, Anggota DPRD Kab Solok Etraneldi dan Efdizal, Kepala SKPD di Lingkup Pemkab Solok, Camat Hiliran Gumanti Fahrizal, S.Sos, Forkopimcam Hiliran Gumanti, Wali Nagari Sungai Abu Padriwanto beserta masyarakat Nagari Sungai Abu. 

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa kunjungannya ke Nagari Sungai Abu selain dalam rangka launching excavator juga bertujuan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung. 

Bupati mengatakan saat ini pemda menganut prinsip anggaran berbasis kebutuhan rakyat yang artinya setiap sen APBD itu betul betul dipergunakan untuk kebutuhan rakyat. "Untuk Itu silahkan bapak/ibu mengusulkan apa yang ingin dibangun di Nagari Sungai Abu ini, karena yang tahu kebutuhan nagari adalah masyarakat di nagari itu sendiri," ujar Bupati. 

Selanjutnya Bupati membuka dialog untuk menampung aspirasi masyarakat Nagari Sungai Abu. Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan beragam usulan dan permintaan diantaranya, meminta bantuan untuk balai balai adat, pembukaan jalan usaha tani, pengecoran jalan, jembatan, pagar dan dam Sekolah SD dan SMP, permintaan bibit dan alat pertanian, air bersih dan lain-lain.


Solok, netralpost --- Kapolres Solok Kota AKBP Ahmad Fadilan, S.Si, M.Sc, M.Si, memberikan penghargaan khusus terhadap sopir dan kernet Perusahaan Oto (PO) PALALA, atas keberanian dan peran serta dalam mengungkap peredaran Narkoba jenis ganja seberat 5 kilogram. Prosesi pemberian penghargaan kepada Wendri dan Ari Saputra itu, dilaksanakan Polres Solok Kota dalam apel gabungan di Mapolres Solok Kota, Senin (3/10/2022).

Turut hadir Wakil Walikota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Anggota DPRD Kota Solok Taufiq Nizam, Dandim 0309/Solok Letkol Arm Hendrik, perwakilan Kejari Solok, PJU Polres Solok Kota dan personel Polres Solok Kota. 

Kapolres Solok Kota AKBP Ahmad Fadilan, S.Si, M.Sc, M.Si mengatakan dirinya mengapresiasi keberanian dan peran aktif sopir dan kernet PO PALALA dalam mengungkap peredaran Narkoba pada Sabtu (10/9/2022) tersebut. Menurut Ahmad Fadilan, hal itu menunjukkan peran serta masyarakat dalam penanganan Narkoba. 

"Tanggung jawab dalam penanganan Narkoba dan tindak kriminalitas lainnya merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian sangat butuh peran serta seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami menilai sangat penting memberikan penghargaan ini. Sehingga bisa memicu masyarakat lainnya berbuat hal serupa. Ikut serta dalam tanggung jawab pemberantasan Narkoba dan tindak kriminalitas lainnya," ungkapnya.

Selain kepada sopir dan kernet PO PALALA, penghargaan juga diberikan kepada personel Kodim 0309/Solok, personel Sat Resnarkoba Polres Solok Kota.

Sebelumnya, sopir dan kernet PO PALALA bersama Jajaran Intel Kodim 0309/SOLOK dan Satuan Resnarkoba Polres Solok Kota, menggagalkan pengiriman sekira 5 kilogram ganja kering di Terminal Regional Bareh Solok, Kota Solok, Sumbar, Sabtu (10/9/2022). Gagalnya penyelundupan barang haram itu, berawal saat bus PO PALALA yang dikendarai oleh Wendri, distop oleh dua pengendara sepeda motor di Simpang Ombilin, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, sekira pukul 11.45 WIB. 

Kedua pengendara sepeda motor tersebut, menitipkan barang yang dipaket dalam kardus yang diakui berisikan makanan dan akan dikirim ke Pondok Pinang Jakarta. Di paket itu juga dituliskan penerima atas nama Danil Bakri dengan nomor Ponsel 082310682187. Wendri mulai curiga, karena kedua orang tersebut memberikan jasa pengiriman yang cukup besar yakni Rp100 ribu.

Sekira pukul 12.45 WIB, Bus PO PALALA sampai di Terminal Bareh Solok, dan karena terus merasa curiga dengan jasa pengiriman yang cukup besar itu, Wendri menyampaikan kejadian tersebut kepada Perwakilan PO PALALA di Terminal Regional Bareh Solok (TRBS). Pengurus PO PALALA Perwakilan kemudian menghubungi Bhabinsa Koramil 0309/Solok, Serda Yasnedi Indra. Sesampainya di TRBS, Yasnedi menghubungi anggota Unit Intel Kodim 0309/Solok Serka Doni, Serda N Barus dan Serda Asril, serta mengkoordinasikan kejadian itu dengan anggota Polsek Kota Solok dan Sat Resnarkoba Polres Solok Kota.

Akhirnya, setelah Personel Sat Resnarkoba Solok Kota yang dipimpin Kasat Resnarkoba Iptu Riko Putra Wijaya sampai di lokasi, paket tersebut kemudian diperiksa. Disaksikan Perwakilan PO PALALA, Intel Kodim 0309/Solok dan Sat Resnarkoba Solok Kota, paket yang dicurigai tersebut ternyata berisikan narkotika jenis ganja kering seberat 5 kilogram. Barang bukti tersebut kemudian diamankan ke Sat Resnarkoba Solok Kota. Sementara, PO PALALA kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

Penerima Paket Ditangkap di Terminal Pondok Pinang

Tidak berhenti sampai disitu, penerima paket di Pondok Pinang, Jakarta, berulangkali menelpon Sopir Wendri menanyakan paketnya. Wendri kemudian menghubungi Owner PO PALALA, Egie Syafride dan menceritakan kronologis kejadian sejak dari Simpang Ombilin, Terminal Regional Bareh Solok, hingga hubungan telepon dari penerima paket di Pondok Pinang. 

Owner PO PALALA, Egie Syafride, yang berasal dari Kota Solok dan PO PALALA yang merupakan satu-satunya PO Bus Antar Kota Antar Provinsi dari Kota Solok, langsung bertindak. Pria yang dikenal sangat peduli terhadap pendidikan dan anti narkoba tersebut, dengan berani, "mengamankan" dua orang kurir yang akan menjemput paket tersebut di Terminal Pondok Pinang, Jakarta, Senin (12/9/2022) sekira pukul 00.30 WIB. Dua orang tersebut langsung  diserahkan ke Polres Jakarta Selatan. 

Kapolres Jakarta Selatan Kombespol Yandri Irsan, S.IK melalui Kasat Narkoba Kompol Achmad Ardhy, S.IK, membenarkan pihaknya telah mengamankan dua orang yang diduga kurir Narkoba tersebut. 

"Kita mengamankan dua orang yang diduga kurir Narkoba jenis ganja di Terminal Pondok Pinang, Jakarta. Keduanya sebelumnya diamankan oleh owner (pemilik) Bus PALALA. Keduanya kini diamankan di Polres Jaksel. Selanjutnya, kita akan berkoordinasi dengan Polres Solok Kota, Polda Sumbar untuk penanganan kasus ini," ungkapnya. (*)


Arosuka, netralpost – Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda Dt. Sutan Majolelo, M.Mar, menyerahkan santunan kepada 100 anak yatim di Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, Selasa (4/10/2022).

Santunan tersebut, diserahkan Bupati Epyardi Asda pada acara Temu Ramah Bupati Solok dengan masyarakat Nagari Koto Laweh, Kecatan Lembang Jaya. Bertempat di SMPN 5 Lembang Jaya di Nagari Koto Laweh.

Juga hadir, Camat Lembang Jaya, Agung Satria dan Forkompincam, Wali Nagari Koto Laweh, Kasyanti, SP, dan Wali Nagari Se-Kecamatan Lembang Jaya, Tokoh Agama, Tokoh Adat Nagari Lembang Jaya dan masyarakat kanagarian setempat.

Di acara itu, Bupati Epyardi Asda dalam sambutanya menyebutkan, tujuanya Temu Tamah dengan masyarakat adalah, ingin menyerap secara langsung aspirasi masyarakat.

” Karena selaku Bupati Solok saya mengedepankan anggaran berbasis rakyat,  dimana seluruh anggaran digunakan sesuai dengan apa saja kebutuhan masyarakat ” tutur Bupati Epyardi Asda.

Bupati juga mengatakan, ia ikhlas mengabdikan hidupnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok.

Karana kata Epyardi Asda, maju atau mundurnya suatu daerah, tergantung bagaimana pemimpinnya.

” Oleh karena itu, saya tekankan kepada seluh  Kepala OPD, ASN, Camat dan Wali Nagari harus kerja giat dan kerja cepat untuk kemajuan Kabupaten Solok ” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Nagari Koto Laweh, Kasyanti, dihadapan Bupati Epyardi Asda dan rombongan menyebutkan, melalui program Anggota Komisi V DPR RI ibu Athari Gauthi Ardi, Nagari Koto Laweh juga banyak mendapatkan pembangunan.

Berupa program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Program kegiatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

Masyarakat Nagari Koto Laweh ujar Kasyanti, juga banyak membutuhkan bantuan serta uluran tangan dari Pemkab Solok, dalam  pembangunaan Nagari Koto Laweh.(*)


Arosuka, netralpost ---Setelah perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Solok dan PT. Food Station Tjipinang Jaya tentang Bareh Solok Indikasi Geografis beberapa waktu lalu, akhirnya Bupati Solok, Epyardi Asda secara resmi melepas keberangkatan perdana 10 Ton Bareh Solok ke Jakarta, di Lapangan Kantor Bupati Solok, Kamis (15/9).

Turut hadir, Direktur Operasional PT.Food Station, Andre Maulana, Asisten II, Syahrial, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Kennedy Hamzah, Camat se-Kabupaten Solok, serta Wali Nagari. Turut mendampingi, Masyarakat Pelindung Indikasi Geografis (MPIG), Hendrizal serta Ketua Gapoktan Cisokan dan Anak Daro Singkarak, Firman.

Bupati Solok, Epyardi Asda mengatakan, Beras Solok varietas Anak Daro dan Cisokan merupakan salah satu kekayaan sumberdaya lokal yang sudah mendapat pengakuan Indikasi Geografis. Beras Solok dengan sertifikat IG akan memiliki harga jual yang tinggi karena terjamin kemurnian dan kualitasnya.

"Ini merupakan sebuah potensi yang harus kita maksimalkan. Kita akan memacu produksi beras dengan sertifikat IG sehingga memiliki harga yang tinggi. Dampaknya akan dirasakan oleh para petani," sebut Epyardi Asda.

Indikasi Geografis merupakan suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang atau produk. Karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada produk yang dihasilkan.

Bupati menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Solok akan terus menggenjot produksi beras khususnya Cisokan dan Anak Daro yang bersertifikat IG. Bahkan, Pemkab Solok sudah mebagikan lebih kurang 70 ton benih padi Anak Daro bersertifikat kepada kelompok tani.

"Permintaan beras Cisokan dan Anak Daro dari Food Station mencapai 200 ton per bulan. Saat ini, kita yang memang belum sanggup untuk memenuhinya. Artinya, ada peluang peningkatan ekonomi bagi petani padi di Kabupaten Solok," papar Epyardi Asda.

Bupati mengakui, saat ini memang masih ada beberapa kendala yang menghambat produksi padi di Kabupaten Solok. Mulai dari pengaruh musim kemarau yang memicu kegagalan panen di sejumlah sentra produksi padi. Kemudian juga penanganan hama, terutama hama tikus yang sering menyebabkan kerugian bagi petani.

Ke depan, sebut Epyardi Asda, Pemkab Solok akan mendorong pengembangan pertanian padi melalui program nyata. Pemerintah daerah akan memafisilitasi kelompok-kelompok tani dengan benih padi murni bersertifikat IG.

"Harapan kita, ke depan akan ada pabrik Beras Solok murni di Kabupaten Solok. Produksi padi petani akan ditampung dan dibantu pemasarannya dengan harga tinggi. Mudah-mudahan kerjasama dengan Food Station bisa berjalan dengan baik," harapnya.

Saat ini, terang Bupati Solok, harga Beras Solok dari varietas Cisokan dan Anak Daro di e-commerce harganya paling rendah Rp22 ribu per kilogram. Bahkan, Beras Solok super ada yang menjual dengan harga Rp35 ribu.

Bupati Solok memastikan pemerintah daerah akan memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sektor pertanian dan pariwisata. Kedua sektor tersebut merupakan unggulan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita di Solok adalah kawasan Pertanian dan Pariwisata. Saat ini kita tengah berupaya menciptakan terobosan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui Sektor Pertanian, UMKM dan Pariwisata," tutupnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Food Station, Andre Maulana menyambut positif pengiriman perdana Bareh Solok murni kepada Food Station. Pengiriman beras tersebut merupakan langkah awal dalam mengembangkan pertanian padi di Kabupaten Solok.

"Ini merupakan hasil dari sebuah proses yang panjang. Terimakasih Bupati Solok yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Beras Solok murni. Ini langkah awal mewujudkan kesejahteraan bagi para petani," kata Andre Maulana.

Menurut Andre, pasar Beras Solok sangat terbuka lebar di daerah Jakarta. Setidaknya, ada satu juta lebih masyarakat Sumatra Barat yang ada di Jakarta, hal itu menjadi potensi dari pemasaran Beras Solok. Selain itu, juga tersebar rumah makan padang di seluruh Indonesia.

"Market Beras Solok sangat luas. Tinggal memanfaatkannya dengan mendorong produksi Beras Solok murni dengan sertifikat IG. Jadi, tidak ada keraguan terhadap keasliannya," terang Andre.

PT. Food Station tidak hanya menjalin kerjasama pemasaran beras dengan Pemkab. Solok, namun juga mengawal proses produksi di tingkat petani. Selain untuk menjamin kemurnian Beras Solok, juga memberdayakan para petani.

Ia menegaskan, kerjasama antara Food Station dengan Pemkab Solok tidak sebatas antara pembeli dan produsen. Kerjasama itu, menurutnya lebih ke pemberdayaan petani dalam peningkatan kesejahteraan.

"Kita akan terjun ke dalam proses budidaya di tingkat petani. Tujuan kita, harga Beras Solok murni tetap kompetitif namun ketersediannya juga terjamin. Saya yakin, 10 ton ini akan segera habis sesampai di Jakarta," tutupnya. (*).



Payakumbuh,netralpost— Sosialisasi Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial yang bertemakan “Melalui Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial Kita Tingkatkan Literasi Untuk Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat" dihelat oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Payakumbuh di Kantor Eks. Balai Kota Bukik Sibaluik, Selasa (4/10/22).


Berlangsung selama 2 hari pelaksanaannya, kegitan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Payakumbuh Prima Yanuarita S.H, M.si, dan dengan menghadirkan peserta sebanyak 38 orang pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang tersebar pada kelurahan di Kota Payakumbuh. 


Untuk mendukung lancarnya sosialisasi literasi ini, pihak penyelenggara mendatangkan narasumber dari tim Universitas Negeri Padang. Selain tentang literasi, narasumber turut memberikan bekal ilmu bagi para peserta supaya bisa membuat sabun cuci piring secara mandiri dirumah.


Dalam keterangannya, Prima menyampaikan bahwa yang melatarbelakangi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Payakumbuh melaksanakan kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial adalah merujuk kepada UU No 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, yang dalam pasal 2 disebutkan bahwa perpustakaan diselenggarakan berdasarkan asas pembelajaran sepanjang hayat, demokrasi, keadilan, keprofesionalan, keterbukaan, keterukuran, dan kemitraan.


"Paradigma perpustakaan harus berubah, dari yang semulanya hanya sebagai gudang buku dan tempat membaca kini bertransformasi menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat sehingga dapat membantu kualitas hidupnya menjadi lebih baik, sehingga menambah income bagi pembaca, pengelola, maupun masyarakat di sekitarnya," ujar Prima. 


Dengan dihelat ya sosialisasi yang bertajuk pengembangan literasi berbasis inklusi sosial itu,  Prima berharap kepada semua peserta agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius dan membawa pulang ilmu yang bermanfaat bagi TBM masing-masing, baik TBM kelurahan maupun TBM mandiri,” ujarnya.


"Pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan akan memberikan honor pengelola secara stimulan bagi setiap TBM di kelurahan yang aktif, ada laporan, dan memberikan feedback kepada kita," lanjut Prima.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Joni turut menyampaikan bahwa telah banyak upaya yang dilakukan mereka untuk memajukan literasi di Kota Payakumbuh.


"Meskipun dengan dana terbatas, penambahan koleksi bahan bacaan akan terus kami upayakan, serta untuk perbaikan sarana dan prasarana juga. Dan tentu sebelumnya kami juga telah melaksanakan sosialisasi literasi ke sekolah-sekolah dengan menggunakan sarana pustaka keliling yang berlangsung setiap hari secara terjadwal," tukuk Joni.


Pada kesempatan itu, salah seorang peserta sosialisasi dari pengelola TBM Pondok Baca Asa Kreatif yang berada di kelurahan Parit Rantang, Sesmi Anggia mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi yang digelar dinas kearsipan dan perpustakaan kota Payakumbuh ini sangat bermanfaat baik bagi para peserta maupun masyarakat.


“Mari kita tangkap dan ambil semua ilmu yang diberikan, karna kegiatan seperti ini tentu tidak akan sering kita dapatkan, sehingga hal ini tidak boleh di sia-sialan,” ungkapnya semangat.


Lebih lanjut, dengan digelar sosialisasi literasi tersebut, Sesmi berharap nantinya kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat kembali mensosialisasikan ilmu yang didapat kepada masyarakat, atas apa yang diberikan Pemko Payakumbuh melalui dinas kearsipan dan perpustakaan ini kami merasa betul-betul dapat menikmati ilmunya, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat yang nantinya akan berdampak terhadap income yang bisa didapat secara lebih lepas ini," pungkas Sesmi.


Diakhir kegiatan, Sesmi Anggia menyerahkan buku hasil karya dirinya sendiri yang berjudul Asa Kreatif untuk dapat masuk kedalam koleksi buku yang berada di pustaka umum dinas kearsipan dan perpustakaan kota Payakumbuh.(Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPM PTSP) Kota Payakumbuh menyediakan layanan klinik Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Ini merupakan inovasi guna menggenjot nilai realisasi investasi di Kota Payakumbuh, sesuai dengan targetnya sebagai kota tujuan investasi di Sumatera Barat.


Klinik ini disediakan di Kantor DPM PTSP Jalan Jambu, Ibuh Timur, dibuka sejak 1 Oktober sampai tanggal 10 Oktober 2022. Di bawah Koordinator Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Zulfa Riyanti bersama Sub. Koordinator Pembinaan,  Pengawasan Bimbingan Fasilitasi Penanaman Modal Siti Hayinah, dan Tenaga Pendamping Arif Rahman Hakim.


Kepala DPM PTSP Kota Payakumbuh Meizon Satria kepada media, Selasa.(4/10), mengatakan pihaknya mengharapkan agar inovasi ini nantinya akan membantu Perusahaan dalam menyampaikan Pelaporan LKPM secara Online. 


"Melalui klinik LKPM ini nantinya kita akan bisa memantau perkembangan investasi di Kota Payakumbuh," kata Meizon.


Ditambahkannya, Klinik LKPM adalah klinik laporan kegiatan Penanaman Modal, dimana disediakan sebuah wadah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan dalam penyampaian laporannya.


Sebagaimana diketahui, berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal Pasal 15 ditetapkan bahwa setiap perusahaan penanaman modal berkewajiban untuk membuat Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan menyampaikannya kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).


Bagi perusahaan yang tidak menyampaikan LKPM sesuai periode pelaporan, BKPM akan menindaklanjuti dengan mengirimkan surat peringatan kepada perusahaan. 


LKPM ini wajib disampaikan secara online melalui situs https://oss.go.id dengan menggunakan hak akses yang diberikan oleh BKPM. Bagi perusahaan yang belum memiliki hak akses, dapat mengajukan secara online melalui situs https://oss.go.id


Meizon mengakui, walaupun pada dasarnya pelaku usaha bisa melakukan pelaporan secara mandiri, namun pada kenyataanya sering juga terjadi keterlambatan, malahan tidak melaporkan sama sekali LKPM Onlinenya. Oleh karena itu DPM PTSP hadir untuk mereka, dengan melakukan pendampingan sampai ke pelayanan prioritas.


"Kita akan bantu mengajarkan bagaimana mulai dari mendaftarkan akun (hak akses LKPM Online) sampai penyampaian laporan secara online, verifikasi laporan hingga memfasilitasi setiap permasalahan yang dihadapi perusahaan. Kita ingin mereka rasakan kehadiran kita, oleh karena itu Klinik LKPM salah satu solusi terbaik yang kita lakukan," ungkapnya.


Meizon menambahkan, di bawah kepemimpinannya DPMPTSP akan terus berjalan dengan sistem, tetap berkinerja baik, bahkan terus melahirkan inovasi.


“Menjadikan Kota Payakumbuh sebagai kota ramah investasi dan tujuan investasi, bukan hanya sekedar isapan jempol belaka, hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan nilai investasi di Kota Payakumbuh dari tahun ke tahun,” ujarnya.


Meningkatnya nilai investasi ini, kata Meizon, didukung oleh semua pihak, stakeholder dan juga kepatuhan perusahaan dalam melaporkan kegiatan penanaman modalnya. 


“Dengan diluncurkan inovasi ini, ditargetkan Investasi di Kota Payakumbuh meningkat dari tahun ke tahun," pungkasnya. (Yon)

 

Jakarta, netralpost ---- Tim penyidik gabungan Polda Jawa Timur dan Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan sebanyak 29 orang saksi terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan. Dari 29 orang tersebut, 23 orang diantaranya anggota dan 6 orang lainnya merupakan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, materi pemeriksaan terhadap 29 orang saksi tersebut meliputi hal-hal teknis seperti persiapan penyelenggaraan pertandingan, pengamanan maupun rencana kontijensi dan emergency.

"Saksi-saksi yang diperiksa baik dari saksi dari petugas, panitia penyelenggara, maupun masyarakat yang ada di sekitar," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Selasa, (4/10/2022).

Dedi menambahkan, tim Labfor Polri juga masih mendalami 6 titik lokasi CCTV, yaitu di pintu 3, 9, 10, 11, 12 dan 13. Kemudian dilakukan pemeriksaan tetesan darah secara laboratoris pada pintu 11 sampai dengan 13.

"Hingga pukul 12.30 WIB kegiatan masih berlangsung untuk mengecek akurasi dan keaslian menggunakan metode scientific investigation," ujar Dedi.

Kemudian dari Divisi Propam Polri masih melanjutkan pemeriksaan terhadap 29 anggota yang terlibat dalam pengamanan, khususnya terkait dengan Manajemen Operasional Kepolisian (MOK). Selanjutnya akan melakukan gelar perkara untuk menaikkan status dari audit investigasi ke pemeriksaan.

"Dari Itsus Itwasum Polri melakukan analisa dan evaluasi terkait hasil pemeriksaan Irsus pada tingkat Polres yang dipimpin oleh Wairwasum Polri Irjen Pol Tornagogo Sihombing, sebagai bahan pemeriksaan pada tingkat Polda. Rencananya besok akan melakukan pemeriksaan berkolaborasi dengan Divpropam Polri," katanya.

Terkait dengan perkembangan jumlah korban baik meninggal dan luka, Dedi menuturkan, ada 125 orang meninggal dan 467 orang luka-luka dengan rincian luka ringan ada 408, luka sedang 30 orang dan luka berat ada 29 orang.

"Korban luka yang saat ini masih menjalani rawat inap ada 59 orang yang tersebar di 10 rumah sakit," ujarnya.

Jakarta, netralpost --- Polri mendatangkan lansung Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk mengawasi kinerja tim investigasi bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan, Kompolnas didatangkan supaya kinerja tim investigasi dilakukan secara transparan.

Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto menyampaikan, pihaknya sebetulnya sudah mendapatkan laporan resmi dari tim investigasi terkait pengusutan tragedi ini. Namun, Kompolnas juga ingin mengecek langsung ke lapangan.

"Kompolnas ingin melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Laporan resmi sudah diterima tapi kami ingin dialog dengan korban dan penonton. Kami juga bertemu dengan wartawan yang saat itu meliput. Kami juga bertemu para supporter," ujar Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto, Senin, 3 Oktober 2022.

Kompolnas ingin mengetahui secara detail penyelenggaraan mulai dari persiapan kegiatan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Adapun tim investigasi Polri sejauh ini masih bekerja keras untuk melakukan penyelidikan. 

"Albertus mengatakan, Kompolnas sesuai perintah Ketua Kompolnas Mahfud MD, melakukan pengawasan terhadap kerja tim investigasi yang dibentuk Kapolri. Tim investigasi kini sedang bekerja keras untuk mengusut kasus ini. Tupoksi Kompolnas adalah melihat secara detail penyelenggaraan acara mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi," ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa investigasi bukan sekedar mencari siapa yang salah dalam tragedi ini, melainkan menganalisa fakta yang ditemukan sebagai bahan pembelajaran untuk dunia sepak bola Indonesia ke depan.

"Nah masalah soal keamanan, soal penyelenggaraan, soal penggunaan peralatan mengurai massa dinilai sah atau tidak, biarkan penyidik yang memutuskan. Kompolnas kan memantau," ujar Albertus.

Dia menegaskan bahwa hasil pengawasan yang dilakukan akan disampaikan secara transparan. Kompolnas tidak akan menutup-nutupi fakta yang ada.

"Tidak usah khawatir ada yang ditutup-tutupi kami Kompolnas terbuka saja. Kita akan tanya secara detail ke semua petugas. Kita lihat secara seksama dan nanti hasilnya harus menjadi pembelajaran penting untuk kita semua," pungkasnya.(*)

Padang, netralpost --- Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan, pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi terkait Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Senin, 3 Oktober 2022. Pemeriksaan dilakukan untuk mengusut tragedi yang menewaskan 125 orang ini.

Tim investigasi Polri akan memeriksa Direktur PT LIB, Ketua PSSI Jatim, Ketua Panpel Arema FC, serta Kadispora Jawa Timur.

"Saksi yang diperiksa antara lain dari Dirut LIB, Ketua PSSI Jatim, kemudian ketua panitia penyelenggara dari arema, kemudian Kadispora Provinsi Jatim yang insyaallah akan dimintai keterangannya oleh penyidik hari ini," ujar Dedi, Senin 3 Oktober 2022.

Tidak hanya itu, Polri juga sedang memeriksa sejumlah personel kepolisian yang bertugas dalam pengamanan di stadion itu. Sejauh ini tim internal Bareskrim yang terdiri dari timsus dan Propam sudah memeriksa 18 orang mulai dari perwira dan Pamen (perwira menengah).

“Pemeriksaan ini untuk mengetahui siapa yang bertanggungjawab sebagai operator pemegang senjata pelontar. Ini yang sedang kami dalami terkait manager pengamanannya,” ujarnya.

Dedi menambahkan, tim Inafis dan Labfor juga terus bekerja melakukan olah TKP.

Adapun tim Labfor masih bekerja untuk mendalami dan menganalisa 32 titik CCTV di sekitar stadion. Labfor juga memeriksa dan menganalisa 6 buah HP.

“Tiga buah HP teridentifikasi milik korban dan 3 masih proses karena HP tersebut dipassword. Selain itu, tim Inafis dan Labfor nantinya setelah menganalisa CCTV, Tim DVI juga akan mengidentifikasi terkait terduga pelaku pengerukan di dalam dan luar stadion,” terangnya sembari mengatakan bahwa kerja tim investigasi diawasi eksternal dari Kompolnas.

Dedi mengatakan bahwa Inafis Polri bersama DVI juga berhasil mengidentifikasi 125 korban yang meninggal dunia. Sementara, korban luka berat ada 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang. Total korban Tragedi Kanjuruhan ada 455 orang.

“bentuk data korban sampai siang ini, korban meninggal dunia sebanyak 125 orang. Luka berat sebanyak 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang,” katanya.

Dedi menambahkan, tim investigas juga terus berkoordinasi dengan Menpora, Ketum PSSI, Pemprov Jatim, Forkopimda untuk mengusut tuntas kasus ini.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.