Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 


Sumatera Barat, netralpost --- Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat (Bawaslu Sumbar) melaksanakan konsolidasi demokrasi melalui audiensi bersama Kantor Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatera Barat pada Rabu, 6 Mei 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Perwakilan Ombudsman Sumbar ini membahas rencana pelaksanaan perjanjian kerja sama antara kedua lembaga dalam rangka memperkuat pengawasan pemilu dan pelayanan publik yang berintegritas.

Dari Bawaslu Sumbar hadir Anggota Bawaslu Sumbar Muhamad Khadafi, Kepala Bagian Pengawasan Fadhlul Hanif, serta jajaran Staf Sekretariat Bawaslu Sumbar. Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi kelembagaan antara Bawaslu dan Ombudsman sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengawasan pemilu yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dan Ombudsman dalam memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu, khususnya pada aspek pelayanan publik, pencegahan maladministrasi, serta perlindungan hak-hak masyarakat dalam proses demokrasi. Kedua lembaga memiliki irisan tugas yang saling mendukung, terutama dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang adil, terbuka, dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Rencana kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat upaya pencegahan pelanggaran pemilu melalui peningkatan koordinasi, pertukaran informasi, edukasi publik, serta penanganan aduan masyarakat yang berkaitan dengan proses kepemiluan. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan pengawasan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya preventif yang dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Selain itu, Bawaslu Sumbar memandang Ombudsman sebagai mitra strategis dalam membangun budaya pengawasan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas demokrasi di Sumatera Barat, terutama dalam menghadapi tahapan Pemilu dan Pilkada mendatang.

Melalui audiensi ini, Bawaslu Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga pengawas dan penguatan jejaring kelembagaan, guna mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat di Sumatera Barat.(*) 

 

PADANG, NETRALPOST — Panitia Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat masa khidmat 2025–2029 menggelar rapat koordinasi di Arafah Kafe, Kota Padang, Rabu (6/5/2026).

​Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Wilayah terpilih, Chaidirul Yahya, Sekretaris Wilayah, Zurwandi, beserta jajaran pengurus PW GP Ansor Sumatera Barat lainnya. Pertemuan ini tidak hanya fokus pada teknis acara, tetapi juga menjadi momentum silaturahmi bagi seluruh kader Ansor di ranah Minang.

​Ketua Panitia Pelaksana, Yosef Firman Susilo, saat memimpin jalannya rapat menegaskan bahwa agenda pelantikan ini merupakan tanggung jawab kolektif. Ia meminta seluruh elemen organisasi untuk bersinergi menyukseskan acara tersebut.

​"Acara pelantikan ini adalah hajat kita bersama, bukan hanya tugas panitia atau pengurus wilayah semata. Seluruh kader Ansor dan Banser di Sumatera Barat harus ikut andil dan merasa memiliki, karena ini adalah momentum besar organisasi," ujar Yosef tegas.

​Terkait progres di lapangan, Yosef mengungkapkan bahwa kesiapan panitia telah menunjukkan progres yang signifikan. "Saat ini persiapan sudah mencapai 60 persen. Kita akan terus memaksimalkan segala aspek hingga hari H pelantikan nanti," tambahnya.

​Dalam kesempatan yang sama, Chaidirul Yahya menyampaikan kabar penting terkait kehadiran pimpinan pusat. Ia memastikan bahwa Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, dijadwalkan hadir langsung ke Sumatera Barat untuk melantik jajaran pengurus baru.

​Kehadiran sosok nomor satu di GP Ansor tersebut diharapkan mampu membakar semangat para kader di Sumatera Barat dalam menjalankan roda organisasi selama empat tahun ke depan. (Nofri Tanjung)


Padang, netralpost — Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 11 tiba di Asrama Haji Padang pada Senin malam, 4 Mei 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. Kedatangan jemaah berlangsung lancar dan disambut langsung oleh panitia penyelenggara dengan penuh kesiapan dan kehangatan.

Kloter 11 ini terdiri dari jemaah asal Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, serta Kota Padang. Sejak tiba di lokasi, para jemaah diarahkan menuju aula penerimaan untuk menjalani proses registrasi serta pemeriksaan administrasi sebelum menempati kamar yang telah disediakan.

Meskipun perjalanan cukup panjang, para jemaah terlihat tetap bersemangat dan antusias. Petugas asrama dengan sigap memberikan pelayanan terbaik, mulai dari bantuan barang bawaan hingga pendampingan selama proses masuk asrama.

Kedatangan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan keberangkatan menuju Tanah Suci. Di Asrama Haji Padang, para jemaah akan mengikuti sejumlah kegiatan penting, seperti pemeriksaan kesehatan, pembagian perlengkapan sebagai bekal sebelum berangkat.

Kepala asrama haji padang, Afrizen, menyampaikan bahwa seluruh proses penyambutan telah dipersiapkan dengan maksimal.

“Kami memastikan setiap jemaah mendapatkan pelayanan terbaik sejak pertama tiba di asrama. Mulai dari proses penerimaan hingga penempatan kamar, semua dilakukan secara teratur dan nyaman agar jemaah bisa beristirahat dengan baik sebelum menjalani tahapan berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi antarpetugas terus diperkuat guna menjaga kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami berharap para jemaah dapat menjaga kesehatan dan mengikuti setiap arahan yang diberikan, sehingga seluruh proses menuju keberangkatan ke Tanah Suci dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Dengan kedatangan Kloter 11 ini, suasana Asrama Haji Padang semakin semarak oleh kehadiran tamu-tamu Allah yang akan segera menunaikan rukun Islam kelima.(HumPro)

 

PADANG, NETRALPOST — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mematangkan langkah perlindungan lahan pertanian melalui Rapat Koordinasi Kesepakatan Penetapan Lahan Baku Sawah (LBS) menjadi Kawasan Peruntukan Pertanian Berkelanjutan (KP2B) atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Pertemuan bagi Kabupaten/Kota Klaster 2 ini digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Selasa (5/5/2025).

​Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Armizoprades, S.T., M.T. Turut hadir jajaran pimpinan teknis dari daerah terkait, di antaranya Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Muslim, S.T., M.Si.; Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Datar, Mustika Suarman, S.T., M.T.; Plh. Kepala Dinas PUPR Kota Padang Panjang, Nurasrizal, S.T., M.T.; serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lima Puluh Kota, Orlanda, S.T., M.T.

​Rapat ini difokuskan pada upaya sinkronisasi data dan kesepakatan penetapan LBS sebagai bagian dari KP2B/LP2B. Langkah ini krusial untuk melindungi lahan produktif agar tidak beralih fungsi secara liar, sekaligus menjamin ketersediaan lahan pangan di masa depan. Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta keselarasan kebijakan yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

​Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armizoprades, menekankan bahwa kesepakatan ini merupakan tonggak penting dalam menjaga kedaulatan pangan daerah. Dengan ditetapkannya status lahan tersebut, pemerintah memiliki dasar hukum yang lebih kuat dalam mengendalikan alih fungsi lahan yang kian masif.

​Komitmen bersama ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi sektor pertanian, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat. (Nofri Tanjung)


 

SOLOK, NETRALPOST– Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Solok memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Reskrim dan Kapolsek Payung Sekaki di halaman Mapolres Solok, Senin (4/5/2026) pagi.

Jabatan Kasat Reskrim diserahterimakan dari AKP Efrian Mustaqim Batiti, S.T.R., S.I.K. kepada penggantinya, Iptu Albeth Solomo Ainulaki, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Sementara itu, jabatan Kapolsek Payung Sekaki resmi beralih dari Iptu Mahendri, S.H. kepada Iptu Andi Rayandri Putra, S.H.
Rangkaian upacara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini meliputi pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Solok, dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh pejabat baru.
Dalam amanatnya, Kapolres Solok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi mereka selama bertugas. Ia berharap pengalaman di Polres Solok dapat menjadi bekal untuk meraih kemajuan dan kedisiplinan di tempat tugas yang baru.
"Terima kasih juga kami ucapkan kepada Ibu Bhayangkari yang telah setia mendampingi suami selama berdinas di Polres Solok," ujar Kapolres.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Kapolres mengucapkan selamat datang dan menyatakan optimismenya bahwa kehadiran mereka akan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Polres Solok. Ia menekankan pentingnya segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Solok, serta diikuti oleh satu peleton perwira dan sedikitnya 100 personel bintara Polres Solok. Upacara berlangsung khidmat hingga selesai dalam keadaan aman dan tertib.

 

Padang, netralpost --- Selama periode libur akhir pekan Hari Buruh pada 1 hingga 3 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat total volume penumpang mencapai 23.817 orang. Jumlah tersebut setara dengan 102 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 23.376 kursi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa tingginya angka penumpang didorong oleh meningkatnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api. KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 17.780 penumpang atau setara 140 persen dari kapasitas 12.720 tempat duduk. Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 3.527 penumpang dan KA Minangkabau Ekspres sebanyak 2.510 penumpang.

“Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api. Kini, kereta api semakin dipandang sebagai solusi transportasi publik yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan,” ujar Reza.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan, serta menegaskan komitmen KAI untuk terus menghadirkan layanan yang lebih baik, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kualitas perjalanan secara keseluruhan.

Adapun lima stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Padang sebanyak 6.910 penumpang, Stasiun Pariaman 4.707 penumpang, Stasiun Air Tawar 2.155 penumpang, Stasiun Naras 1.430 penumpang, dan Stasiun BIM 1.195 penumpang.

Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, lima stasiun dengan volume tertinggi yakni Stasiun Padang sebanyak 6.631 penumpang, Stasiun Pariaman 5.141 penumpang, Stasiun Air Tawar 1.873 penumpang, Stasiun Naras 1.341 penumpang, serta Stasiun BIM 1.088 penumpang.

Capaian kinerja tersebut tidak terlepas dari upaya peningkatan kualitas operasional secara menyeluruh, termasuk perawatan sarana dan prasarana yang berkelanjutan. Ketepatan waktu perjalanan kereta api yang terbebas dari hambatan lalu lintas menjadi salah satu keunggulan utama yang terus dipertahankan.

KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI.

Pemesanan tiket melalui aplikasi tersebut dapat dilakukan sejak H-7 sebelum keberangkatan, sehingga pelanggan dapat memastikan ketersediaan tiket lebih awal.

Selain itu, KAI tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara langsung (go-show) di loket stasiun, yang dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan selama tiket masih tersedia.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan selalu menjadi prioritas utama kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berkelanjutan,” tutup Reza.(Reza Shahab

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar) 


 


Lubuk Basung, netralpost - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat menggelar serah terima jabatan Kepala Bagian, Kasi, Kasat dan Polsek di wilayah Polres itu di halaman Mapolres itu, Rabu.

Serah terima jabatan itu langsung dipimpin oleh Kapolres Agam AKBP Muari di halaman Mapolres Agam.

Pejabat yang serah terima yakni, Kompol Malkani sebagai Kabagops Polres Limapuluh Kota menjadi Kabagops Polres Agam Menganti Kompol Bezaliel Mendrofa dimutasi ke Kasubbagrenmin Ro Ops Polda Sumbar.

Lalu AKP Zulfikar sebelumnya sebagai Kapolsek Pasaman Polres Pasbar menjadi Kabagren Polres Agam, menggantikan kompol Afrizal B dalam rangka pensiun.

AKP Eriyanto sebelumnya menjabat Kasatreskrim Polres Agam menjadi Kasikum Polres Agam dan posisi digantikan oleh AKP Rinto Alwi sebelumnya Ditreskrimum Polda Sumbar.

Sementara AKP Irawady sebelumnya Kasatlantas Polres Agam menjadi Ditlantas Polda Sumbar dan posisinya digantikan oleh IPTU Tika Permata sebelumnya Kanitregident Satlantas Polresta Bukittinggi.

Kapolres Agam AKBP Muari sedang menyaksikan penandatanganan saat serah terima jabatan, Rabu (29/4/2026).Humas Polres Agam. 

Lubuk Basung (ANTARA) - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat menggelar serah terima jabatan Kepala Bagian, Kasi, Kasat dan Polsek di wilayah Polres itu di halaman Mapolres itu, Rabu.

Serah terima jabatan itu langsung dipimpin oleh Kapolres Agam AKBP Muari di halaman Mapolres Agam.

Pejabat yang serah terima yakni, Kompol Malkani sebagai Kabagops Polres Limapuluh Kota menjadi Kabagops Polres Agam Menganti Kompol Bezaliel Mendrofa dimutasi ke Kasubbagrenmin Ro Ops Polda Sumbar.

Lalu AKP Zulfikar sebelumnya sebagai Kapolsek Pasaman Polres Pasbar menjadi Kabagren Polres Agam, menggantikan Kompol Afrizal B dalam rangka pensiun.

AKP Eriyanto sebelumnya menjabat Kasatreskrim Polres Agam menjadi Kasikum Polres Agam dan posisi digantikan oleh AKP Rinto Alwi sebelumnya Ditreskrimum Polda Sumbar.

Sementara AKP Irawady sebelumnya Kasatlantas Polres Agam menjadi Ditlantas Polda Sumbar dan posisinya digantikan oleh IPTU Tika Permata sebelumnya Kanitregident Satlantas Polresta Bukittinggi.

Sedangkan AKP Muswar Hamidi sebelumnya Kapolsek Lubuk Basung Polres Agam menjadi Kasiwas Polres Agam dan jabatannya digantikan oleh Iptu Yuli Dekri sebelumnya Kasubbagstrajemen dan RB Bagren Polres Kepulauan Mentawai.

AKP Alwizi Safriadi sebelumnya Kapolsek Palembayan Polres Agam menjadi Panit 2 Unit 1 Sat PJR Ditlantas Polda Sumbar dan jabatannya digantikan oleh Iptu Andrio Saputra sebelumnya menjabat Pamin 1 Subbagrenmin Ditreskrimsus Polda Sumbar.

IPTU Novandri sebelumnya Kapolsek Ampek Nagari Polres Agam menjadi Paur Sibinturmas Subditbintibsos Ditbinmas Polda Sumbar dan jabatannya digantikan oleh IPTU Muhammad Basir sebelumnya Kapolsek IV Koto Aur Malintang Polres Pariaman.

Selain itu AKP Herwin sebelumnya Kasatres Narkoba Polres Agam menjadi Bhayangkara Administrasi Penyelia Polresta Bukittinggi dan jabatannya digantikan oleh IPTU Irfan Leo Dinata sebelumnya Kasubsiopsnal Siwas Polres Agam.

"Saya mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik," kata Kapolres Agam AKBP Muari.

Muari mengucapkan terima kasih atas kinerja selama ini dan semoga sukses berkarir atas promosi jabatan yang baru.

Semoga semakin bersemangat dan dapat mengukir prestasi terbaik bagi kepolisian ini serta prestasi untuk karier kedepan.(*) 



PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Kota Padang tengah menseriusi langkah strategis untuk memperkokoh peran adat di tengah modernisasi perkotaan. Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang "Penguatan Nagari di Dalam Kota".

​Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi dan Harmonisasi Hukum Pidana Adat yang digelar oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Sabtu (2/5/2026).

​Fadly Amran menegaskan bahwa eksistensi nagari tidak boleh pudar meski berada di lingkungan kota. Menurutnya, hubungan antara kerapatan adat dan pemerintah daerah harus memiliki payung hukum yang konkret agar peran pemangku adat lebih optimal.

​“Eksistensi nagari di dalam kota harus tampak jelas, terutama hubungan antara kerapatan adat dengan pemerintah. Ini yang ingin kita kuatkan melalui Perda Penguatan Nagari di Dalam Kota,” tegas Fadly Amran.

​Langkah ini diambil mengingat konsep Tungku Tigo Sajarangan (Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Cadiak Pandai) tetap menjadi pilar utama dalam kehidupan sosial masyarakat Minangkabau. Hingga saat ini, lembaga adat masih menjadi rujukan utama warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

​Selain memperkuat kelembagaan, Perda ini nantinya akan mendukung beberapa Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, di antaranya:

​Sinergi Nagari: Kolaborasi aktif antara pemerintah dan pemangku adat.

​Dubalang Kota: Penguatan peran penjaga keamanan dan ketertiban berbasis kearifan lokal.

​Smart Surau: Digitalisasi dan modernisasi fungsi surau sebagai pusat edukasi generasi muda.

​Wali Kota yang juga bergelar Datuak Paduko Malano ini menambahkan bahwa saat ini Pemko Padang terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna menyamakan persepsi terkait regulasi tersebut.

​Diharapkan, instrumen hukum ini tidak hanya menjaga nilai kearifan lokal, tetapi juga menjadi benteng pertahanan sosial bagi generasi muda Padang dalam menghadapi pengaruh negatif dari perkembangan zaman yang kian pesat.

​Acara ini turut dihadiri oleh para Niniak Mamak dari LKAAM dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang, Kota Pariaman, Padang Pariaman, serta Pesisir Selatan.(nofri) 


Pasamanbarat, netralpost – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik, memimpin upacara pelantikan Kasat Reskrim dan sertijab Kapolsek Pasaman di lapangan apel Mapolres setempat, Sabtu (2/5/2026).

Pelantikan dan sertijab ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor: ST/237/IV/KEP/2026 tanggal 15 April 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat.

Jabatan Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat yang sebelumnya dijabat oleh Iptu Habib Fuad Alhafsi, S.Tr.K digantikan oleh Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Kasat Lantas Polres Sijunjung. Dengan dilaksanakannya pelantikan ini, Iptu Habib Fuad Alhafsi, S.Tr.K akan menempuh Pendidikan S2-PTIK. 

Tidak hanya pelantikan, AKBP Agung juga mensertijabkan Kapolsek Pasaman yang saat ini dijabat oleh AKP Zulfikar, S.H., M.H kepada AKP Bermana Manda, S.H., M.H yang menjabat sebagai Kasikum Polres Agam Polda Sumbar, selanjutnya AKP Zulfikar akan menduduki jabatan sebagai PS. Kabag Ren Polres Agam, Polda Sumbar. 

Pada awal pelaksanaan upacara pelantikan dan serah terima jabatan, Kapolres Pasaman Barat membacakan sumpah jabatan yang diikuti oleh pejabat baru dengan didampingi rohaniawan, dalam sumpah tersebut yang berisi tentang janji dan kesiapan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dan senantiasa mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, golongan dan jabatan, setelah itu dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh pejabat yang dilantik.

Dalam amanatnya, Kapolres mengatakan bahwa, dengan kehadiran pejabat baru diharapkan dapat memelihara dan meningkatkan keseimbangan serta kesinambungan upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh Kasat dan Kapolsek sebelumnya, yang juga mampu mengadakan koreksi, analisa/evaluasi guna perbaikan dan penyempurnaan kinerja yang selaras dengan situasi dan kondisi yang berkembang.

Pelantikan dan serah terima jabatan ini juga memiliki makna penting dan strategis, karena terkait dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan secara utuh dan menyeluruh baik pembinaan organisasi, pembinaan personel, maupun regenerasi di lingkungan Polres Pasaman Barat khususnya dan Polri pada umumnya.

“Karena itu mekanisme pergantian pejabat seperti ini, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian personel semata, tetapi lebih dari itu merupakan proses kesinambungan pembinaan yang mendorong semangat pembaruan dan penyegaran bagi peningkatan peran organisasi,” terang Kapolres.

Kemudian untuk pejabat baru, selalu memahami tugas pokoknya, berikan contoh yang baik kepada bawahan, segera pahami karakteristik daerah dan kamtibmas wilayahnya masing-masing karena merupakan modal dasar untuk kesiapan dalam menghadapi setiap gejolak-gejolak yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas yang menonjol.

Setelah kegiatan upacara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan kegiatan pisah sambut di Aula Tatag Trawang Tungga yang dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Pasaman Barat, Para Kapolsek sejajaran dan Pengurus Bhayangkari Cabang Pasaman Barat. (HumasResPasbar)

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, khususnya pasca terbitnya surat pemberitahuan penghentian penjagaan perlintasan sebidang oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang.

Mengacu pada regulasi yang berlaku, pengelolaan dan penanganan perlintasan sebidang telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan. Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 92 ayat (3), disebutkan bahwa pembangunan, pengoperasian, perawatan, dan keselamatan perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab pemegang izin atau pihak yang membangun. Selanjutnya pada Pasal 94 ditegaskan bahwa perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin wajib ditutup oleh pemerintah atau pemerintah daerah demi keselamatan.

Sejalan dengan ketentuan tersebut, pengelolaan dan evaluasi terhadap perlintasan sebidang menjadi kewenangan Pemerintah atau Pemerintah Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 114, ditegaskan bahwa setiap pengguna jalan wajib berhenti dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang.

Adapun pengaturan teknis terkait peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 94 Tahun 2018. Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa peningkatan keselamatan dilakukan melalui penjagaan perlintasan, pemasangan palang pintu, serta penyediaan rambu dan alat pengaman lainnya, di mana penjagaan perlintasan merupakan salah satu bentuk pengendalian risiko dan upaya untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa pihaknya mengambil sejumlah langkah antisipatif sebagai bentuk mitigasi risiko, seiring adanya penghentian penjagaan pada 54 titik perlintasan sebidang di wilayah Sumatera Barat oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang. 

“Upaya ini kami fokuskan pada peningkatan kewaspadaan operasional serta penguatan edukasi kepada masyarakat guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan” jelas Reza.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan meliputi:

1. Memerintahkan seluruh masinis untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memperbanyak isyarat S35 (semboyan 35) saat melintasi perlintasan sebidang.

2. ⁠Melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar perlintasan terkait perubahan status penjagaan yang berlaku efektif mulai 1 Mei 2026.

3. ⁠Memasang spanduk imbauan keselamatan di beberapa lokasi perlintasan.

4. ⁠Melakukan posko secara berkala di titik-titik perlintasan yang dinilai rawan kecelakaan.

5. ⁠Melakukan koordinasi intensif bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan wilayah Sumatera Barat guna membahas langkah tindak lanjut dan solusi jangka panjang.

Sebelumnya, sebagai upaya menekan kecelakaan di perlintasan sebidang, KAI Divre II Sumbar telah menutup dua perlintasan liar, melaksanakan sosialisasi keselamatan di dua sekolah dan 21 titik perlintasan resmi (dijaga maupun tidak dijaga) serta memasang tiga banner di lokasi rawan kecelakaan.

Selain itu, KAI juga melakukan edukasi langsung kepada masyarakat di sepanjang jalur KA yang disertai program CSR berupa penyediaan sarana olahraga.

Reza menggimbau kepada masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang. “Kami mengingatkan kembali kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan ke kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan sebidang. Disiplin dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. “Kami berharap masyarakat dapat lebih peduli dan tidak terburu-buru saat melintas di perlintasan sebidang, khususnya pada lokasi yang tidak dijaga. Utamakan keselamatan, karena perjalanan kereta api memiliki prioritas utama,” tambahnya.

KAI Divre II Sumbar mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, dengan memastikan kondisi aman sebelum melintas serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka perlintasan sebidang ilegal maupun kembali membuka perlintasan yang telah resmi ditutup, karena selain melanggar ketentuan hukum yang berlaku, tindakan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya mengingat tingginya risiko kecelakaan pada perlintasan tanpa pengamanan.

“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah/Pemerintah Daerah, Operator, dan masyarakat. KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat,” tutup Reza.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Surveillance ke-1 Audit ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) pada Kamis (30/4).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian serta efektivitas implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi sesuai dengan standar ISO 27001:2022. Audit dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan, Assistant Manager IT, Zulfikar beserta jajaran, Auditor dari CBQA Global Indonesia Waniwatining Astuti beserta tim, dan Tim Auditor dari Kantor Pusat KAI, Bandung.

Kepala Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan menegaskan komitmen manajemen dalam menjaga konsistensi penerapan SMKI di seluruh lini kerja. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kelancaran proses audit sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang andal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Auditor CBQA Global Indonesia, Waniwatining Astuti memaparkan rencana audit (audit plan) yang mencakup ruang lingkup, metodologi, serta tahapan pelaksanaan audit yang akan dilakukan selama kegiatan berlangsung.

Proses audit kemudian dilanjutkan dengan sejumlah tahapan, antara lain observasi area kerja (site tour), verifikasi implementasi Statement of Applicability (SoA), peninjauan pengendalian akses fisik dan logis, serta evaluasi dokumen pendukung seperti Standar Operasional Prosedur (SOP), risk register, dan ruang lingkup aset informasi yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil pelaksanaan audit, tidak ditemukan temuan yang bersifat minor atau mayor (zero findings) di wilayah Divre II Sumbar. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi telah berjalan secara efektif dan sesuai dengan persyaratan standar ISO 27001:2022.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap standar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. “Keamanan data merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan pelanggan. Dengan sistem yang terkelola dengan baik, kami memastikan bahwa seluruh informasi pelanggan terlindungi, sehingga layanan yang kami berikan dapat semakin aman, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Divre II Sumbar dalam menjaga keamanan informasi perusahaan, sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap layanan KAI yang aman dan andal.

“Melalui kegiatan surveillance ini, Divre II Sumbar diharapkan dapat terus mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022, meningkatkan efektivitas pengelolaan keamanan informasi, serta mendorong budaya kerja yang adaptif terhadap tantangan keamanan digital di masa mendatang” tutup Reza.(*) 

SUMBAR, NETRALPOST | Di balik ramainya lalu lintas di jalan nasional Sumatera Barat, ada pekerjaan yang berjalan tanpa banyak terlihat namun berdampak langsung bagi keselamatan. Preservasi jembatan menjadi salah satu fokus yang terus dilakukan BPJN 2.1 Sumbar. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah teknis untuk memastikan setiap struktur tetap layak dilalui. Perawatan dilakukan secara berkala agar potensi kerusakan bisa ditekan sejak awal.

Dalam periode April 2026, sejumlah jembatan di jalur strategis masuk dalam penanganan. Tim turun berdasarkan hasil identifikasi kondisi lapangan, bukan menunggu kerusakan besar terjadi. Pendekatan ini dipilih untuk menjaga fungsi jembatan tetap stabil dalam jangka panjang. Setiap titik memiliki karakteristik berbeda sehingga penanganannya disesuaikan.

Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah pemasangan expansion joint tipe asphaltic plug. Bagian ini berfungsi sebagai penghubung antar segmen jembatan yang memungkinkan pergerakan struktur. Jika tidak dalam kondisi baik, sambungan ini bisa menimbulkan getaran hingga kerusakan lanjutan. Karena itu, pengerjaan dilakukan dengan detail dan pengawasan ketat.

Di kawasan Overpass Duku, aktivitas tersebut tampak dari adanya pembatasan sebagian lajur. Pekerja terlihat fokus menyelesaikan pemasangan sambungan dengan metode yang telah ditentukan. Lalu lintas tetap berjalan, meski harus diatur agar tidak terjadi kepadatan. Situasi ini menggambarkan bagaimana pekerjaan teknis harus berjalan berdampingan dengan manajemen arus kendaraan.

Selain pada struktur utama, perhatian juga diarahkan ke bagian pengaman jembatan seperti railing. Komponen ini rentan terhadap karat akibat paparan panas dan hujan. Jika dibiarkan, kekuatannya bisa menurun dan berisiko terhadap keselamatan. Oleh sebab itu, dilakukan pembersihan menyeluruh dan pengecatan ulang.

Di Jembatan Batang Lembang, proses perawatan railing terlihat cukup signifikan. Permukaan besi yang mulai kusam dibersihkan sebelum dilapisi cat baru. Tahapan ini dilakukan agar hasilnya tidak hanya rapi, tetapi juga bertahan lama. Perubahan yang terjadi memang tidak mencolok, namun penting bagi ketahanan struktur.

Penanganan serupa juga berlangsung di Jembatan Tanjung Sabar. Dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat, pekerjaan dilakukan secara hati-hati. Petugas mengatur ruang kerja agar tidak mengganggu pengguna jalan. Di sisi lain, kualitas pekerjaan tetap dijaga agar sesuai dengan standar yang berlaku.

Sementara di Jembatan Lara B, fokus pekerjaan berada pada bagian yang mulai terpengaruh korosi. Pembersihan dilakukan hingga ke bagian detail sebelum proses pengecatan dimulai. Langkah ini penting agar lapisan pelindung dapat menempel dengan maksimal. Hasil akhirnya diharapkan mampu memperpanjang usia pakai railing.

PPK 2.1 BPJN Sumbar, Zulfikar Kurniawan, mengatakan pekerjaan seperti ini sering dianggap kecil, padahal dampaknya langsung dirasakan. “Sambungan di jembatan itu kalau bermasalah, pengguna jalan pasti merasakan. Bisa timbul getaran atau bunyi yang mengganggu, bahkan berisiko kalau dibiarkan,” ujarnya kepada awak media. Ia menekankan bahwa pekerjaan dilakukan sebelum kondisi memburuk.

Menurutnya, pendekatan pencegahan lebih efektif dibanding menunggu kerusakan besar. “Secara visual mungkin masih terlihat bagus, tapi secara teknis sudah harus ditangani. Itu yang kita lakukan di lapangan,” katanya. Dengan cara ini, fungsi jembatan bisa tetap terjaga tanpa harus melakukan perbaikan besar.

Ia juga menyoroti pentingnya perawatan pada bagian railing. “Banyak yang anggap ini hal kecil, padahal fungsinya sebagai pengaman. Kalau sudah berkarat dan tidak ditangani, tentu ada risiko,” ujarnya. Karena itu, pekerjaan pembersihan dan pengecatan menjadi bagian yang tidak dipisahkan dari preservasi.

Di lapangan, pekerjaan tidak selalu berjalan mudah. Faktor cuaca dan padatnya lalu lintas menjadi tantangan yang harus dihadapi. Penyesuaian metode kerja dilakukan agar aktivitas tetap aman bagi pekerja dan pengguna jalan. BPJN 2.1 Sumbar memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan perhitungan matang dan tetap mengutamakan keselamatan.(nofri) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.