Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melaksanakan peletakan batu pertama program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Polri yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Siddiq, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

"Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kami tidak hanya melaksanakan kegiatan seremonial, tetapi juga mewujudkannya melalui aksi sosial yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat," ujar Kombes Pol. Reza Chairul kepada wartawan di Padang.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban. Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur pemerintah daerah mendapat sambutan positif dari warga yang turut menyaksikan pelaksanaan program tersebut. Turut hadir Sekretaris Camat Koto Tangah, Lurah Pasie Nan Tigo, perangkat kelurahan, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kombes Pol. Reza Chairul menjelaskan, program bedah rumah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka.

"Polri memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mengatasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga," katanya.

Menurutnya, program bedah rumah ini juga menjadi salah satu upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung. Selain membantu menyediakan tempat tinggal yang lebih layak, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan beserta keluarganya.

Kombes Pol. Reza Chairul berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kehadiran Polri.

Prosesi utama kegiatan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar yang kemudian diikuti oleh Sekretaris Camat Koto Tangah dan Lurah Pasie Nan Tigo.

Usai pelaksanaan peletakan batu pertama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama warga serta peninjauan langsung terhadap kondisi rumah yang akan direnovasi. Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat terus mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.(*) 

 


​PADANG, NETRALPOST— Satuan Polisi Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan dialogis interaktif bertajuk "Ngobras" atau Ngopi Bareng Polantas pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun sarat edukasi ini menyasar para sopir angkutan barang yang sedang beristirahat di salah satu warung pinggir jalan. Langkah ini diambil sebagai bentuk pendekatan humanis kepolisian dalam merangkul para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, guna menekan angka pelanggaran fatalitas di jalan raya.

​Dalam kesempatan tersebut, personel Sat PJR Sumbar 4 memberikan imbauan secara langsung dan tegas kepada para sopir agar tidak membawa muatan yang melebihi kapasitas operasional kendaraan atau Over Dimension Over Load (ODOL). Polisi mengingatkan bahwa kendaraan yang melebihi tonase tidak hanya merusak fasilitas infrastruktur jalan nasional, tetapi juga memperbesar risiko kecelakaan fatal akibat kegagalan fungsi rem atau patah as roda. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap batas muatan menjadi harga mati demi keselamatan bersama.

​Selain fokus pada pembatasan muatan, para petugas juga menekankan pentingnya kesadaran untuk taat dan tertib dalam berlalu lintas secara menyeluruh. Pengemudi diminta untuk selalu memeriksa kelaikan jalan kendaraan sebelum beroperasi, mengemudi dengan kecepatan yang wajar, serta mematuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas yang ada. Budaya antre dan saling menghormati sesama pengguna jalan di jalur lintas Sumatra menjadi penekanan utama agar arus logistik tetap berjalan dengan aman dan lancar.

​Kegiatan ini mendapat respons positif dari para sopir angkutan barang yang hadir. Salah seorang sopir angkutan, Roni (42), menyampaikan rasa terima kasihnya atas edukasi dan pendekatan humanis yang dilakukan oleh jajaran Sat PJR. "Kami merasa sangat terbantu dengan adanya ingatan langsung seperti ini melalui obrolan santai sambil ngopi. Kami mengakui kadang ada tekanan kerja, namun setelah mendengar penjelasan bapak-bapak polisi tadi, kami sadar bahwa keselamatan nyawa di jalan raya jauh lebih berharga daripada memaksakan muatan berlebih," ungkapnya.

​Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul, menyatakan bahwa program "Ngobras" ini merupakan bagian dari strategi preemtif Ditlantas untuk menyentuh langsung akar rumput komunitas pengemudi angkutan barang. "Kami sengaja mengedepankan komunikasi dua arah dalam suasana informal agar pesan-pesan keselamatan dapat diterima dengan baik tanpa adanya jarak antara petugas dan masyarakat. Keselamatan berlalu lintas harus diawali dari kesadaran dan komitmen para pengemudi itu sendiri," ujar Kombes Pol Reza Chairul.

​Lebih lanjut, Kombes Pol Reza Chairul menegaskan bahwa Ditlantas Polda Sumbar tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang membandel dan mengabaikan batas muatan serta aturan keselamatan. "Kami mengimbau seluruh pemilik usaha angkutan dan para sopir untuk bersama-sama mewujudkan semboyan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan'. Jadikan jalan raya sebagai ruang yang aman, tertib, dan selamat bagi diri kita maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya.(nofri tanjung) 


 

PADANG, NETRALPOST - Dalam rangka menyemarakkan peringatan ke-80 Hari Bhayangkara tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas ([Ditlantas] Polda Sumbar) menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Aksi tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon bersama yang dipusatkan di Kota Padang. Agenda bertajuk Gerakan Indonesia Asri ini diikuti secara antusias oleh jajaran personel kepolisian dan berbagai elemen masyarakat setempat.

Langkah penghijauan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang lebih teduh, bersih, dan asri di wilayah Sumatera Barat. Kehadiran jajaran Polantas di lapangan dengan memegang bibit tanaman dan sekop membuktikan bahwa peran kepolisian kini semakin adaptif. Mereka tidak hanya fokus mengatur kelancaran arus jalan raya, tetapi juga aktif berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam.

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Ditlantas Polda Sumbar berupaya memberikan warisan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi masa depan. Penanaman berbagai jenis bibit pohon pelindung dan produktif ini diharapkan mampu mengurangi dampak polusi udara. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan emosional yang harmonis antara institusi Polri dan warga.

Setiap bibit pohon yang tertanam menjadi simbol semangat pengabdian Polri yang telah memasuki usia delapan dekade. Sinergi yang solid dalam aksi tanam pohon ini sekaligus merefleksikan nilai-nilai gotong royong. Ke depan, area penanaman ini diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan hijau yang memberikan manfaat langsung bagi kenyamanan publik.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menyatakan bahwa Gerakan Indonesia Asri ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan menyambut Hari Bhayangkara ke-80. "Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata kami terhadap kelestarian alam, sekaligus ajakan terbuka bagi seluruh masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan hidup sekitar," ujarnya. [1, 2]

Kombes Pol. Reza Chairul menambahkan bahwa melalui gerakan penanaman pohon ini, jajaran Ditlantas ingin menunjukkan sisi humanis kepolisian yang peduli pada aspek kehidupan sosial dan ekologi. "Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat dirawat bersama agar tumbuh subur, sehingga mampu menghadirkan udara bersih dan mendukung terciptanya lingkungan yang sehat demi keselamatan serta kemanusiaan," pungkasnya. (Nofri Tanjung)

 

Padang, netralpost --- Sebagai bagian dari komitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, khususnya di perlintasan sebidang. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan sekaligus menekan potensi terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi kembali dilaksanakan pada Rabu (17/6) di tiga titik perlintasan sebidang resmi yang dijaga di antranya :

1. Perlintasan resmi dijaga Km 9+135 petak jalan Alai - Air Tawar

2. Perlintasan resmi dijaga Km 13+225 petak jalan Air Tawar - Tabing

3. Perlintasan resmi dijaga Km 15+840 petak jalan Air Tawar - Tabing 

Dalam kegiatan tersebut, peserta sosialisasi memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan melalui pengeras suara, memasang media sosialisasi berupa spanduk, serta membagikan stiker keselamatan bertuliskan “Berhenti Sejenak, Tengok Kanan Kiri, Pastikan Aman, Lanjutkan Perjalanan.” Pesan tersebut mengingatkan masyarakat agar selalu berhenti, memastikan jalur aman dari kedua arah, dan mendahulukan perjalanan kereta api sebelum melintasi perlintasan sebidang.

Sepanjang tahun 2026, KAI Divre II Sumbar terus memperkuat budaya keselamatan melalui berbagai program. Hingga pertengahan Juni 2026, KAI telah melaksanakan sosialisasi keselamatan di 30 titik perlintasan resmi, baik yang dijaga maupun tidak dijaga. Selain itu, sebanyak 11 banner keselamatan telah dipasang di sejumlah lokasi yang dinilai rawan kecelakaan, serta edukasi keselamatan juga dilaksanakan di sekolah-sekolah yang disertai penyaluran bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa sarana olahraga di empat lokasi.

Di sisi lain, KAI Divre II Sumbar juga terus mendukung program nasional penutupan perlintasan liar. Hingga saat ini, sebanyak 21 dari total 35 titik perlintasan liar yang menjadi target penutupan telah berhasil ditutup secara bertahap. Dari jumlah tersebut, 17 titik ditutup sepanjang tahun 2026, sedangkan 4 titik lainnya telah direalisasikan pada tahun sebelumnya.

Reza menjelaskan bahwa penguatan keselamatan tidak hanya dilakukan melalui penutupan perlintasan liar, tetapi juga melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan standar operasional prosedur secara konsisten, serta penguatan budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.

“KAI terus memperkuat keselamatan melalui penutupan perlintasan liar, peningkatan kompetensi SDM, penerapan SOP secara disiplin, serta edukasi publik yang dilakukan secara berkelanjutan bersama seluruh stakeholder. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Reza.

Menurutnya, keberadaan palang pintu, rambu lalu lintas, maupun petugas penjaga perlintasan tidak akan memberikan perlindungan yang optimal tanpa kedisiplinan pengguna jalan. Perlintasan sebidang merupakan titik temu antara jalur kereta api dan jalan raya yang memiliki tingkat risiko tinggi apabila aturan keselamatan diabaikan.

Oleh karena itu, KAI mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, memperhatikan kondisi dari kedua arah, mematuhi rambu-rambu yang tersedia, serta mendahulukan perjalanan kereta api setiap kali melintasi perlintasan sebidang. KAI juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka kembali perlintasan liar yang telah ditutup serta tidak melakukan aktivitas di ruang manfaat jalur kereta api.

Selain membahayakan keselamatan, pelanggaran di perlintasan sebidang juga memiliki konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperluas jangkauan sosialisasi keselamatan serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Balai Teknik Perkeretaapian, aparat penegak hukum, komunitas pecinta kereta api, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan transportasi perkeretaapian yang semakin aman, andal, dan nyaman.

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan perjalanan yang aman dengan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan perjalanan kereta api hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara KAI, pemerintah, aparat terkait, dan seluruh pengguna jalan,” tutup Reza.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif melaporkan potensi bahaya di sekitar jalur kereta api melalui stasiun terdekat atau Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, maupun media sosial KAI121.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) melalui jajaran Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 terus menggencarkan program humanis bertajuk "Polantas Menyapa" di sepanjang jalur lintas utama. Langkah taktis ini diambil sebagai respons nyata kepolisian dalam mengantisipasi potensi kerawanan lalu lintas sekaligus menekan tingginya angka kecelakaan fatal di wilayah hukum Sumatera Barat.

Melalui kampanye visual dan patroli dialogis, personel Sat PJR Sumbar 4 menyisir titik-titik rawan untuk memberikan teguran simpatik serta edukasi langsung kepada para pengendara. Petugas di lapangan secara aktif membagikan pamflet panduan keselamatan yang menekankan empat poin krusial utama, yakni kewajiban menggunakan helm pelindung kepala, pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan, pembatasan kecepatan laju kendaraan, serta internalisasi prinsip menjaga keselamatan bersama secara kolektif di jalan raya.

Program "Polantas Menyapa" sengaja dikemas sedemikian rupa agar masyarakat tidak lagi memandang kehadiran polisi lalu lintas sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai mitra pelindung di perjalanan. Respons positif pun berdatangan dari para sopir angkutan umum dan pengendara motor pribadi yang melintas, mengingat kehadiran fisik petugas di lapangan dinilai sangat efektif dalam meredam perilaku ugal-ugalan oknum pengendara lain yang kerap membahayakan jiwa.

Selain melakukan edukasi tatap muka, Sat PJR Sumbar 4 juga memaksimalkan pemasangan baliho informasi dan spanduk imbauan di area strategis yang memiliki kontur jalan berliku serta minim penerangan. Penempatan personel pada jam-jam sibuk maupun malam hari juga ditingkatkan guna memastikan penegakan ketertiban berlalu lintas tetap berjalan optimal, yang pada akhirnya dapat membentuk ekosistem berkendara yang aman, nyaman, dan berbudaya tinggi bagi warga Sumatera Barat. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya tidak akan pernah terwujud tanpa adanya kesadaran hukum yang lahir dari dalam diri setiap individu pengguna jalan. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai cerminan budaya bangsa yang melekat erat pada kehidupan sehari-hari," tutur Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul saat memberikan arahannya secara terpisah. 

Lebih lanjut, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menginstruksikan seluruh jajaran Satlantas dan PJR di wilayah Sumbar untuk konsisten menerapkan pendekatan humanis sesuai dengan semangat Transformasi Menuju Polri yang Presisi. Beliau menggarisbawahi bahwa penindakan hukum dan edukasi berkendara harus berjalan seimbang demi menyelamatkan nyawa masyarakat dari fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalan raya. 

Jika Anda ingin mengembangkan artikel ini lebih lanjut, silakan informasikan apakah diperlukan tambahan mengenai lokasi spesifik posko pemantauan, data statistik tren pelanggaran terbaru, atau jadwal pelaksanaan operasi lalu lintas mendatang di wilayah Sumatera Barat.(NOFRI TANJUNG) 


 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama libur Tahun Baru Islam 1448 H pada 16 Juni 2026. Moment libur tersebut, total pelanggan yang dilayani mencapai 8.659 orang, atau setara 111 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 7.792 kursi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan tingginya volume pelanggan menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk bepergian selama masa libur. Dari seluruh layanan yang dioperasikan, KA Pariaman Ekspres menjadi kereta dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni 5.870 penumpang atau setara 138 persen dari kapasitas 4.240 tempat duduk. Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 1.590 penumpang, dan KA Lembah Anai melayani 1.203 penumpang.

“Tingginya jumlah pelanggan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api. Saat ini, kereta api semakin menjadi pilihan utama karena menawarkan perjalanan yang efisien, nyaman, aman, serta ramah lingkungan,” ujar Reza.

Reza menambahkan, KAI Divre II Sumbar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun pengalaman perjalanan secara menyeluruh.

Berdasarkan data keberangkatan, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Padang sebanyak 2.664 penumpang, Stasiun Pariaman 1.784 penumpang, Stasiun BIM 689 penumpang, Stasiun Air Tawar 646 penumpang, dan Stasiun Lubuk Alung 432 penumpang.

Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, lima stasiun dengan volume tertinggi yaitu Stasiun Padang sebanyak 2.714 penumpang, Stasiun Pariaman 1.868 penumpang, Stasiun BIM 816 penumpang, Stasiun Air Tawar 612 penumpang, serta Stasiun Naras 411 penumpang.

Capaian tersebut didukung oleh komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menjaga keandalan operasional melalui perawatan sarana dan prasarana secara berkelanjutan. Selain itu, ketepatan waktu perjalanan yang terbebas dari kemacetan lalu lintas tetap menjadi salah satu keunggulan layanan kereta api yang terus dipertahankan.

KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Melalui aplikasi tersebut, tiket dapat dipesan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan, sehingga pelanggan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh tiket sesuai jadwal yang diinginkan.

Selain pemesanan melalui aplikasi, KAI juga tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara langsung (go-show) di loket stasiun. Layanan ini dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di setiap aspek, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu akan senantiasa menjadi prioritas utama dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, modern, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Reza.(*) 

 

Pulau Punjung, netralpost – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya resmi merilis ucapan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh lapisan masyarakat. Momentum pergantian tahun dalam kalender Islam ini disikapi sebagai refleksi spiritual yang mendalam bagi jajaran pemerintah dan warga setempat. Berbagai persiapan keagamaan mulai diagendakan guna mengisi hari bersejarah bagi umat Muslim tersebut dengan kegiatan yang produktif dan religius.

Dalam rilis poster resmi keagamaan tersebut, tampak Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, S.H., LL.M., berdampingan dengan Wakil Bupati, Leli Arni, S.Pd., M.Si. Kedua pemimpin perempuan pertama di Sumatra Barat ini tampil anggun mengenakan pakaian putih dengan balutan jilbab merah muda. Penampilan yang bersahaja ini memancarkan pesan kedamaian dan kesejukan dalam memimpin roda pemerintahan di ranah Dharmasraya.

Melalui pesan tertulisnya, Bupati Annisa Suci Ramadhani mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Hijriyah ini sebagai langkah nyata dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, esensi dari tahun baru bukan sekadar pergantian waktu, melainkan kesempatan emas untuk berhijrah menuju kepribadian yang lebih baik, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama manusia.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Leli Arni menambahkan bahwa semangat perpindahan (hijrah) harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan lingkungan kerja. Dirinya berharap iklim yang harmonis, religius, serta penuh gotong royong terus terjaga di Kabupaten Dharmasraya. Penguatan nilai spiritual ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menyukseskan program-program pembangunan daerah kedepan.

Pemerintah daerah setempat juga berencana menggelar serangkaian kegiatan tabligh akbar dan doa bersama yang melibatkan tokoh masyarakat, alim ulama, serta generasi muda. Kegiatan ini ditujukan untuk memupuk syiar Islam sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Atmosfer religius diharapkan dapat terus dipertahankan demi mewujudkan visi Dharmasraya yang maju, mandiri, dan berbudaya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si, menegaskan komitmen seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung penuh pesan keagamaan pimpinan daerah tersebut. "Momentum 1 Muharram 1448 H ini harus kita jadikan pelecut semangat bagi seluruh lini birokrasi untuk meningkatkan integritas dan pelayanan kepada masyarakat. Tugas kita di kesekretariatan adalah memastikan visi-misi keagamaan dan pembangunan dari Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati berjalan selaras dan berdampak nyata bagi seluruh umat," ujar Sekda Medison.(nofri)

SUMBAR, netralpost --- Tidak banyak yang menyadari bahwa setiap perjalanan yang nyaman di atas jalan nasional sesungguhnya lahir dari proses panjang yang melibatkan perencanaan matang, pengawasan ketat, serta dedikasi banyak pihak di balik layar. Kini, perubahan itu tampak nyata pada ruas Jalan Nasional Padang–Painan–Kambang, khususnya di kawasan Bungus Teluk Kabung. Hamparan aspal hotmix yang membentang rapi menghadirkan wajah baru jalur strategis Sumatera Barat yang tidak hanya nyaman dilalui, tetapi juga sedap dipandang mata.

Di balik perubahan tersebut, terdapat sosok Masudi, S.T., M.T., Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, bersama Yan Purwandi, S.T., Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Provinsi Sumatera Barat, yang terus mengawal pelaksanaan preservasi jalan nasional agar berjalan sesuai standar mutu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Bagi warga Sumatera Barat, ruas Padang–Painan–Kambang bukan sekadar jalan biasa. Jalur ini merupakan nadi penghubung yang menggerakkan roda kehidupan masyarakat. Dari aktivitas perdagangan, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata, semuanya bergantung pada kelancaran akses jalan yang memadai.

Setiap pagi hingga malam hari, arus kendaraan tak pernah sepi. Truk pengangkut kebutuhan pokok, kendaraan umum, mobil pribadi, hingga wisatawan yang hendak menikmati pesona pesisir selatan, semuanya bertemu di jalur vital tersebut.

Karena tingginya intensitas penggunaan, kondisi jalan membutuhkan perhatian serius. Jika tidak dipelihara secara berkala, kualitas permukaan jalan akan mengalami penurunan yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Berangkat dari kebutuhan itulah, BPJN Sumatera Barat melalui Satker PJN Wilayah II terus melakukan langkah-langkah preservasi guna menjaga kualitas jalan nasional tetap berada dalam kondisi prima.

Masudi, S.T., M.T. memahami bahwa infrastruktur jalan merupakan salah satu wajah pelayanan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Jalan yang baik akan menghadirkan kenyamanan, mempercepat mobilitas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Di bawah koordinasinya, berbagai program pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan nasional terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Setiap pekerjaan tidak hanya dituntut selesai tepat waktu, tetapi juga harus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Yan Purwandi, S.T. selaku PPK 2.3 memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis. Mulai dari proses persiapan, pelaksanaan, hingga pengawasan mutu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas yang diembannya.

Kerja-kerja teknis yang dilakukan mungkin tidak selalu terlihat oleh masyarakat. Namun hasilnya kini dapat dirasakan secara langsung oleh setiap pengguna jalan yang melintas.

Di kawasan Bungus Teluk Kabung, perubahan itu begitu mencolok. Permukaan jalan yang sebelumnya mengalami penurunan kualitas kini berubah menjadi hamparan aspal yang rata, kuat, dan nyaman dilalui.

Banyak pengendara mengaku merasakan perbedaan yang signifikan. Getaran kendaraan berkurang, perjalanan menjadi lebih lancar, dan rasa aman saat berkendara semakin meningkat.

Tidak hanya memberikan kenyamanan, kondisi jalan yang baik juga berpengaruh terhadap efisiensi waktu perjalanan. Mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih optimal.

Bagi para pelaku usaha, keberadaan jalan yang berkualitas merupakan faktor penting dalam mempercepat distribusi barang dan jasa. Sementara bagi masyarakat umum, jalan yang baik berarti kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menariknya, pekerjaan preservasi yang dilakukan tidak hanya memberikan manfaat fungsional. Secara visual, ruas jalan yang telah dilapisi aspal hotmix menghadirkan panorama yang memikat.

Di satu sisi terbentang keindahan laut pesisir Bungus, sementara di sisi lain berdiri kokoh perbukitan hijau yang menjadi ciri khas kawasan tersebut. Di tengah panorama alam itu, jalan nasional tampak membelah lanskap bak pita hitam yang memanjang mengikuti lekuk alam.

Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan. Tidak sedikit yang mengabadikan momen saat melintasi kawasan tersebut karena tampil lebih bersih, tertata, dan indah dibandingkan sebelumnya.

Namun bagi Masudi dan Yan Purwandi, keberhasilan pekerjaan bukanlah soal tampilan semata. Yang lebih penting adalah bagaimana infrastruktur tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Karena itu, aspek mutu menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pekerjaan. Material yang digunakan harus memenuhi spesifikasi, metode pelaksanaan harus sesuai ketentuan, dan hasil pekerjaan harus mampu memberikan usia layanan yang optimal.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat BPJN Sumatera Barat dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

Keberhasilan preservasi ruas Padang–Painan–Kambang juga menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur yang dikelola secara profesional mampu memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat.

Jalan yang baik bukan hanya memperpendek jarak tempuh. Jalan yang baik mampu membuka peluang ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

Hari ini, masyarakat mungkin hanya melihat hamparan aspal yang mulus. Namun di baliknya terdapat kerja keras, tanggung jawab, dan dedikasi yang dijalankan dengan penuh komitmen oleh jajaran BPJN Sumatera Barat.

Di bawah kepemimpinan Masudi, S.T., M.T. sebagai Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat dan pengawalan teknis oleh Yan Purwandi, S.T. selaku PPK 2.3 Provinsi Sumatera Barat, ruas Jalan Nasional Padang–Painan–Kambang kini tampil lebih baik, lebih aman, dan semakin membanggakan.

Bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut, perubahan itu bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah bukti nyata hadirnya negara melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas untuk mendukung kehidupan masyarakat dan kemajuan Sumatera Barat.

Jalan nasional yang terawat bukan hanya sarana transportasi, melainkan fondasi pertumbuhan ekonomi, keselamatan pengguna jalan, dan kemajuan daerah. Infrastruktur yang berkualitas akan selalu menjadi investasi terbaik bagi masa depan masyarakat.(*) 


 

Padang, netralpost - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Agam, Sumatera Barat AKBP Muari melakukan anjangsana ke rumah purnawirawan Polri dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 80 tahun pada 1 Juli.

Kunjungan itu didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Agam Ny. Rinie Muari, Kasat Binmas Polres Agam Iptu Edi Yanto, para pejabat utama Polres Agam dan pengurus Bhayangkari Cabang Agam.

"Kita mengunjungi para purnawirawan di wilayah hukum Polres Agam," kata Kapolres Agam AKBP Muari di Lubuk Basung, Senin.

Kunjungannya itu dengan mengunjungi masing-masing rumah purnawirawan Polri.

Saat kunjungan itu, menyerahkan bingkisan kepada para purnawirawan Polri.

Dalam kegiatan tersebut terdapat sebanyak 10 purnawirawan Polri yang mendapat santunan dari Kapolres Agam.

Ini bentuk kepedulian dari Kapolres Agam kepada purnawirawan Polri.

Anjangsana itu dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 80 tahun di wilayah hukum Polres Agam.

"Ini rangkaian HUT Bhayangkara ke 80 tahun dan masih banyak kegiatan lain yang bakal diadakan," katanya.(*)


 

Padang, netralpost --- Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah bersama Habib Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dan Ustadz Jelita Donal (JD) di Masjid Agung Darussalam Islamic Center Koto Baru, Kecamatan Kubung, Selasa (16/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dihadiri oleh Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, jajaran Forkopimda Kabupaten Solok, Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, SH, jajaran Pemerintah Kabupaten Solok, serta jamaah Masjid Agung Darussalam Islamic Center Koto Baru.

Dalam tausiyahnya, Habib Muhammad Rizieq Shihab menyampaikan makna penting Tahun Baru Islam sebagai momentum muhasabah dan perubahan diri menjadi pribadi yang lebih baik. Beliau juga mengulas peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah menuju Madinah yang menjadi tonggak sejarah besar dalam perjalanan dakwah Islam.


Habib Rizieq menjelaskan bahwa hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat persatuan dan ukhuwah sesama umat Islam. 

Bupati Solok menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengambil pelajaran dari perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban yang penuh dengan nilai persaudaraan, kesabaran, dan pengorbanan.

“Semoga melalui kegiatan Tabligh Akbar ini dapat memperkuat nilai-nilai keislaman dan mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Solok yang lebih maju dan berkeadaban,” ujar Bupati. 

Kegiatan tabligh akbar ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, serta kemajuan bagi Kabupaten Solok dan seluruh masyarakatnya.

 

Pasaman Barat, netralpost– Suasana penuh berkah dan harapan meliputi seluruh Kabupaten Pasaman Barat menyambut kedatangan bulan suci Muharram! Kapolres Pasaman Barat AKBP. Agung Tribawanto, S.I.K beserta seluruh staf dan jajarannya, bersama Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pasaman Barat Ny. Panca Agung, mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada hari Selasa (16/06/2026).

Momen sakral ini menjadi ajang untuk merenung, memperbaiki diri, dan mengukir komitmen baru bagi seluruh umat Islam di Pasaman Barat dan seluruh dunia!

Dalam ucapan khusus yang penuh kehangatan, Kapolres Pasaman Barat AKBP. Agung Tribawanto menyampaikan bahwa kedatangan Tahun Baru Islam bukan hanya sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, melainkan momen yang sangat berharga untuk merenungkan perjalanan hidup selama satu tahun yang lalu.

“Bulan Muharram membawa makna yang mendalam bagi setiap muslim,” ujarnya dengan penuh rasa hormat.

“Ini adalah waktu yang tepat untuk kita melakukan introspeksi diri, meminta ampunan kepada Allah SWT atas segala kekhilafan, serta mengukir komitmen baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih dekat dengan Sang Pencipta, dan lebih peduli terhadap sesama!”

Beliau juga menekankan bahwa bulan Muharram sebagai salah satu dari empat bulan haram dalam agama Islam mengajarkan pentingnya kesabaran, kejujuran, dan pengorbanan nilai-nilai yang telah menjadi dasar bagi perjuangan Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat dalam membangun agama yang penuh kasih sayang.

“Kita harus mengambil hikmah dari perjalanan sejarah agama kita,” tambahnya. “Semoga nilai-nilai luhur tersebut bisa menjadi panduan kita dalam menjalankan tugas dan berinteraksi dengan masyarakat setiap hari!”

Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pasaman Barat Ny. Panca Agung yang juga turut menyampaikan ucapan selamat mengajak seluruh umat Islam untuk memanfaatkan momentum bulan suci Muharram dengan sebaik-baiknya.

“Bulan ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, memberikan sedekah kepada yang membutuhkan, serta mempererat tali silaturahmi dengan keluarga dan kerabat,” ujarnya dengan penuh semangat.

“Setiap langkah kecil yang kita lakukan untuk kebaikan akan menjadi investasi emas bagi kehidupan kita di dunia dan akhirat!”

Ny. Panca Agung juga mengungkapkan bahwa Bhayangkari Polres Pasaman Barat akan terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan selama bulan Muharram, seperti penggalangan sedekah untuk kaum dhuafa, pembacaan Al-Qur’an bersama, serta kunjungan ke rumah yatim dan panti jompo. “Kita ingin menunjukkan bahwa Bhayangkari tidak hanya mendukung tugas suami dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam membangun masyarakat yang penuh kasih sayang dan kebaikan,” tambahnya.

Dalam akhir ucapan, AKBP. Agung Tribawanto dan Ny. Panca Agung bersama-sama mengucapkan harapan yang dalam untuk tahun baru Islam 1448 H. “Semoga dengan datangnya tahun baru ini, kita semua diberikan kesehatan yang baik, rezeki yang melimpah, dan kebahagiaan yang abadi,” ujar mereka berdua secara bersama-sama.

“Mari kita jadikan tahun ini sebagai awal dari perubahan yang positif dan langkah menuju kehidupan yang lebih bermakna – baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun agama yang kita anut!”

Dengan hati yang tulus dan penuh harapan, seluruh masyarakat Pasaman Barat bersama-sama mengucapkan: “MARHABAN YA SYAHRUL MUHARRAM – SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1448 H! SEMOGA BULAN SUCI INI MEMBERIKAN BERKAH DAN KEBAIKAN UNTUK SEMUA!”


 


Padang, netralpost --- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah gencar melaksanakan proyek pembangunan dan perbaikan drainase di kawasan Gurun Laweh. Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan genangan air dan banjir yang kerap mengintai pemukiman warga saat intensitas curah hujan tinggi. Proyek infrastruktur ini menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan tata kota yang berkelanjutan di Kota Padang.

Pelaksanaan proyek di lapangan terpantau berjalan sangat kondusif tanpa ada hambatan yang berarti. Secara teknis, proyek ini menerapkan sistem pemasangan saluran pracetak menggunakan beton U-Ditch berdurabilitas tinggi, yang memiliki dimensi lebar bersih 80 sentimeter dan kedalaman mencapai 100 sentimeter. Kelancaran ini tidak lepas dari matangnya perencanaan serta koordinasi yang baik antara pihak kontraktor, dinas terkait, dan perangkat kelurahan setempat sebelum pengerjaan fisik dimulai.

Faktor utama yang membuat proyek ini berjalan tanpa kendala adalah besarnya dukungan dari masyarakat Gurun Laweh sendiri. Warga sekitar secara sukarela memberikan ruang dan akses bagi alat berat seperti excavator mini untuk melakukan pengerukan tanah sedimen sedalam 1,2 meter tanpa penolakan. Kesadaran kolektif akan pentingnya fasilitas drainase yang representatif membuat warga tidak keberatan meskipun aktivitas harian mereka sedikit terganggu oleh hilir mudik kendaraan proyek.

Pihak Dinas PUPR Kota Padang juga secara berkala melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan seluruh tahapan pengerjaan sesuai dengan standar spesifikasi dan target waktu yang telah ditentukan. Pengawasan berlapis ini dilakukan guna menjamin kemiringan saluran (slope) berada pada rasio ideal guna mengalirkan debit air permukaan menuju beban buangan akhir secara optimal tanpa endapan. Komitmen ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur publik yang tahan lama.

Dampak positif dari pembangunan ini sudah mulai dirasakan secara psikologis oleh warga yang mengaku lebih tenang menghadapi musim penghujan. Aliran air yang sebelumnya tersumbat oleh sedimen lumpur dan sampah kini mulai ditata rapi menggunakan sistem beton bertulang yang dilengkapi penutup slab di area persimpangan jalan warga. Warga meyakini bahwa setelah proyek ini rampung seutuhnya, potensi banjir yang selama ini merugikan sektor ekonomi dan mobilitas masyarakat Gurun Laweh dapat ditekan hingga titik terendah.

Dukungan penuh dari garis depan masyarakat ini ditegaskan oleh Dedek, salah seorang warga lokal yang tinggal tepat di sekitar area pembangunan saluran air tersebut. "Kami atas nama warga Gurun Laweh sangat mendukung penuh pengerjaan drainase dari PUPR Padang ini karena memang wilayah kami sangat membutuhkan solusi konkret penanganan banjir. Meskipun akses jalan sedikit terganggu untuk sementara waktu, kami sama sekali tidak keberatan demi kenyamanan jangka panjang lingkungan kami bebas dari genangan air," ujar Dedek dengan penuh semangat.

Menanggapi respon positif dan kelancaran proyek tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Dinas PUPR Kota Padang memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang ikut menyukseskan pembangunan ini. "Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif, kesabaran, dan dukungan luar biasa yang ditunjukkan oleh warga Gurun Laweh selama pengerjaan fisik ini berlangsung. Kepercayaan dan kerja sama dari masyarakat inilah yang menjadi energi utama bagi kami di Dinas PUPR untuk terus mempercepat penyelesaian proyek drainase ini dengan kualitas terbaik, tepat waktu, dan tepat sasaran," pungkas Rizki selaku Kabid PUPR Kota Padang.(Nofri Tanjung) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.