Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

LIMA PULUH KOTA, NETRALPOST  – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lima Puluh Kota secara rutin mengintensifkan kegiatan pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas melalui program "Preventif Pagi". Langkah nyata ini diambil untuk memastikan kelancaran jalan serta meminimalisir potensi kecelakaan saat masyarakat memulai aktivitas harian mereka. Personel kepolisian disebar ke berbagai titik strategis dan area rawan kemacetan di sepanjang jalur utama wilayah hukum Polres 50 Kota.

Sejak pagi hari, para petugas tampak bersiaga di persimpangan jalan guna mengatur pergerakan kendaraan dan membantu penyeberang jalan. Kehadiran polisi lalu lintas ini memberikan rasa aman bagi anak-anak sekolah, pegawai, dan pedagang yang beraktivitas di jam-jam sibuk. Kegiatan penataan arus ini menjadi bukti komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan mengawali hari bersama masyarakat.

Kapolres Lima Puluh Kota melalui Kasat Lantas Polres 50 Kota, IPTU Zarwiko Irzal, S.H., menegaskan bahwa program preventif ini lebih mengedepankan pendekatan humanis dibandingkan penindakan hukum semata. Petugas di lapangan didorong untuk mengedukasi masyarakat secara langsung mengenai pentingnya tertib berkendara. Melalui senyuman dan sapaan hangat, polisi berusaha membangun kesadaran personal bagi setiap pengendara.

"Kami tidak bangga melakukan penegakan hukum melalui penilangan, karena bagi kami, senyum dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan adalah marka utama yang paling berharga di jalan raya. Kehadiran personel di lapangan bertujuan murni untuk mengawal aktivitas masyarakat agar berjalan aman, tertib, dan selamat sampai tujuan," ujar IPTU Zarwiko Irzal, S.H..

Jalur utama Kabupaten Lima Puluh Kota, yang juga merupakan bagian penting dari rute perlintasan antarprovinsi Sumatera Barat dan Riau, menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap pengguna jalan. Peningkatan volume kendaraan di pagi hari sering kali memicu kerawanan jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, penempatan personel di titik-titik krusial dinilai sangat efektif untuk mencegah terjadinya sumbatan arus lalu lintas.

Melalui program Preventif Pagi ini, Satlantas Polres 50 Kota turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk selalu memeriksa kelengkapan berkendara dan mematuhi rambu-rambu yang ada. Kepatuhan yang dimulai dari diri sendiri merupakan kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Polisi berharap sinergi yang baik antara petugas dan masyarakat dapat mewujudkan situasi kamseltibcarlantas yang kondusif secara berkelanjutan.(NOFRI TANJUNG)

JAKARTA,NETRALPOST -- Tim Satuan Tugas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan BSN, buronan kasus dugaan korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan BSN ditangkap pada Rabu (17/6/2026) di kawasan Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan.

"Saat diamankan, tersangka bersikap kooperatif sehingga prosesnya berjalan dengan lancar," kata Anang dalam keterangannya, Rabu malam.

BSN merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ahmad Yani Padang kepada PT Benal Ichsan Persada.

Anang menjelaskan, berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nomor PE.03.03/SR933/PW03/05/2025 tertanggal 11 Juli 2025, ditemukan penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh BNI Cabang Padang dan Sentra Kredit Menengah Pekanbaru kepada PT Benal Ichsan Persada selama periode 2012 hingga 2020.

Dari hasil audit tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian keuangan sebesar Rp34 miliar.

Setelah diamankan, BSN sementara dititipkan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut oleh tim penyidik.

Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya untuk terus memburu para buronan yang masih masuk dalam daftar pencarian guna memberikan kepastian hukum.

Jaksa Agung juga mengimbau seluruh buronan yang masuk dalam DPO Kejaksaan RI agar segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan," tegas Anang mengutip pesan Jaksa Agung. (*)


 

Padang, netralpost --- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar), mengaku terkendala dalam penyidikan untuk mengungkap motif gratifikasi kasus korupsi pembangunan Kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. 

Hal tersebut diklaim penyidik lantaran pemberi uang gratifikasi berinisial IM yang merupakan pihak perusahaan pelaksana proyek, yakni PT PP (Persero), dinyatakan meninggal dunia. IM diketahui memberi uang sebesar Rp976 juta kepada tersangka DE, bendahara UIN Imam Bonjol tahun 2020. 

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar, Arjuna, mengatakan IM  meninggal dunia akibat kecelakaan pada masa pandemi Covid-19. Kondisi itu menyebabkan penyidik kehilangan salah satu mata rantai penting dalam mengungkap tujuan pemberian uang tersebut.

“Belum ditemukan tujuan pemberian uang itu. Saudara IM yang menyerahkan uang telah meninggal dunia karena kecelakaan saat Covid-19, sehingga apa yang menjadi tujuan dari gratifikasi sampai sekarang belum dapat kami temukan,” katanya dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026) malam. 

Meski demikian, penyidik telah memperoleh fakta sementara bahwa uang yang diterima DE diduga berasal dari fee proyek pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. Uang itu disebut-sebut ditujukan kepada rektor sebagai titipan dari pihak proyek.

Namun berdasarkan hasil penyidikan sementara, rektor saat itu menolak menerima uang tersebut dan meminta agar dana tersebut dikembalikan kepada pihak yang menyerahkan. 

“Fakta sementara yang kami peroleh, uang tersebut berasal dari fee proyek pembangunan Kampus III UIN yang diserahkan kepada rektor. Namun rektor menolak dan meminta tersangka DE untuk mengembalikannya,” ujarnya.

Penyidik menduga perintah tersebut tidak dijalankan oleh DE. Uang yang seharusnya dikembalikan justru diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Secara pribadi DE tidak mengembalikan dan mempergunakan untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Arjuna menjelaskan, tersangka DE mengaku hanya menerima uang tersebut sebagai titipan. Namun penyidik masih menelusuri lebih jauh motif maupun maksud di balik pemberian dana tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Menurutnya, penyidikan akan terus dikembangkan dengan mengkaji berbagai fakta dan variabel yang ditemukan selama proses penyidikan berlangsung.

“Kalau motif dan segala macamnya memang perlu kami kaji lebih dalam lagi. Karena kami terputus mata rantainya dari almarhum IM, maka akan kami kaji dari berbagai variabel yang ada dalam penyidikan,” jelasnya. 

Sementara itu, Kejati Sumbar telah menahan DE selama 20 hari di Rumah Tahanan Kelas IIB Anak Air Padang. Masa penahanan berlaku sejak 18 Juni hingga 7 Juli 2026 setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan oleh penyidik. (*) 





PADANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak siang hingga malam hari menyebabkan debit air Sungai Guo meningkat drastis dan memicu gangguan serius pada sistem penyediaan air baku Perumda Air Minum Kota Padang.

Derasnya arus sungai mengakibatkan bendungan sementara (temporary weir) yang selama ini berfungsi mengarahkan aliran air baku menuju instalasi pengolahan hanyut terbawa arus. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan air baku ke instalasi pengolahan terhenti total.

Tidak hanya itu, material berupa lumpur, pasir, bebatuan, ranting pohon, hingga sampah yang terbawa banjir juga menimbun mulut intake, sehingga memperparah kondisi dan membuat proses produksi air bersih tidak dapat dioperasikan.

Akibat gangguan tersebut, ribuan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang yang berada di wilayah pelayanan Kecamatan Kuranji terdampak dan mengalami penurunan tekanan bahkan penghentian sementara distribusi air bersih.

Pihak Perumda Air Minum Kota Padang saat ini belum dapat melakukan penanganan di lapangan karena kondisi sungai masih sangat deras dan berisiko tinggi terhadap keselamatan petugas.

Keselamatan personel menjadi prioritas utama sebelum upaya perbaikan dilakukan.

Begitu intensitas hujan menurun dan kondisi sungai dinyatakan aman, tim teknis akan segera diterjunkan untuk membangun kembali bendungan sementara, membersihkan material yang menimbun intake, serta memulihkan operasional instalasi pengolahan air.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan fenomena cuaca ekstrem yang terjadi menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan dalam menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

"Ini merupakan kondisi force majeure atau keadaan di luar kendali yang dipicu oleh tingginya curah hujan. Namun demikian, Perumda Air Minum Kota Padang tidak tinggal diam. Seluruh tim teknis telah bersiaga dan akan bergerak cepat begitu situasi memungkinkan," ujar Adhie Zein.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menunjukkan betapa pentingnya menjaga kelestarian daerah aliran sungai sebagai bagian dari sistem penyediaan air bersih masyarakat.

"Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat bergantung pada keseimbangan alam. Ketika hujan ekstrem terjadi, seluruh rantai pelayanan ikut terdampak. Karena itu, menjaga kawasan hulu dan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat," katanya.

Adhie juga mengimbau pelanggan agar menggunakan cadangan air yang masih tersedia secara bijak dan mengutamakan kebutuhan pokok rumah tangga selama proses pemulihan berlangsung.

"Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Namun kami berharap masyarakat bersabar karena keselamatan petugas di lapangan juga menjadi prioritas. Kami tidak ingin memaksakan pekerjaan di tengah arus sungai yang masih membahayakan. Begitu kondisi aman, penanganan akan dilakukan secepat mungkin agar pelayanan dapat kembali normal," tegasnya.

Ia menambahkan, gangguan ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca yang semakin ekstrem menuntut kesiapsiagaan bersama, baik dari sisi infrastruktur, petugas lapangan, maupun masyarakat sebagai pengguna layanan.

Perumda Air Minum Kota Padang juga mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk terus memantau informasi resmi perusahaan terkait perkembangan perbaikan dan estimasi normalisasi distribusi air.

Sementara itu, daftar wilayah pelanggan yang terdampak telah disampaikan melalui kanal informasi resmi Perumda Air Minum Kota Padang.

Masyarakat diminta tetap tenang, menghemat penggunaan air yang masih tersedia, serta menyiapkan penampungan cadangan hingga proses perbaikan selesai dilakukan.

 


pasamanbarat, netralpost – Tim Opsnal Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di wilayah Jorong Kajai, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 21.34 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata membenarkan penangkapan terhadap seorang pelaku yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan perniagaan BBM bersubsidi jenis Bio Solar.

“Benar, kami telah mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Bio Solar yang mengangkut puluhan jeriken menggunakan kendaraan pick up,” ujar Kasat Reskrim di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026).

Iptu A. Agung menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya satu unit kendaraan pick up yang membawa puluhan jeriken berisi BBM bersubsidi dan diduga akan diedarkan di wilayah Kecamatan Talamau.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Reskrim bersama Tim URC yang dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Satreskrim Ipda Algino Ganaro segera melakukan penyelidikan dan patroli di kawasan Kajai, Kecamatan Talamau.

“Menanggapi laporan tersebut, saya bersama Tim URC yang dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Ipda Algino Ganaro melakukan penyelidikan dengan patroli di wilayah Kajai, Kecamatan Talamau,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan sebuah kendaraan jenis pick up merek Ford Ranger warna silver dengan nomor polisi BG 9239 C yang melintas di Jalan Lintas daerah Kajai, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau. Kendaraan tersebut kemudian diberhentikan karena dicurigai mengangkut BBM bersubsidi dalam jumlah besar.

“Saat dilakukan pemeriksaan, kendaraan yang dikemudikan oleh UM (48) kedapatan membawa 31 jeriken berisi BBM bersubsidi jenis Bio Solar yang ditutupi menggunakan terpal warna biru,” jelas Kasat Reskrim.

Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengaku memperoleh puluhan jeriken Bio Solar tersebut dengan cara mengumpulkannya dari para pelangsir di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

“Pelaku mengakui bahwa BBM tersebut akan dijual kembali ke warung-warung kecil yang berada di Kecamatan Talamau dengan harga yang lebih tinggi,” terang Iptu A. Agung.

Saat ini, penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Pasaman Barat masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.

Untuk kepentingan penyidikan, terduga pelaku beserta barang bukti berupa kendaraan dan puluhan jeriken berisi Bio Solar bersubsidi telah diamankan di Mapolres Pasaman Barat.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, Jo Pasal 20 huruf c juncto Pasal 21 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pelaku terancam pidana penjara paling lama enam tahun. Polres Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan negara dan masyarakat. (HumasResPasbar)

 


Pasaman Barat, netralpost – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., secara resmi membuka kegiatan bakti kesehatan besar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang penuh semangat kepedulian ini diadakan di halaman Markas Polres Pasaman Barat dan diikuti oleh ratusan warga dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat.

Pada pagi hari yang cerah tersebut, AKBP Agung Tribawanto didampingi oleh jajaran pejabat Polres Pasaman Barat serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, memimpin upacara pembukaan yang diisi dengan sambutan penuh makna. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud nyata dari semangat Bhayangkara yang selalu mengedepankan pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Pada Hari Bhayangkara yang ke-80 tahun ini, kita tidak hanya merayakan hari jadi institusi kepolisian kita yang tercinta, tetapi juga ingin memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Bakti kesehatan ini adalah bentuk ungkapan rasa terima kasih kita kepada seluruh warga Pasaman Barat yang selalu memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Polri,” ujar AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. dengan penuh semangat.

Kegiatan yang diadakan selama satu hari penuh ini menghadirkan tiga layanan utama yang disediakan secara cuma-cuma bagi seluruh masyarakat umum. Pertama, layanan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Pasaman Barat. Banyak masyarakat yang datang dengan antusias untuk memberikan kontribusi darah mereka, dengan harapan setetes darah yang diberikan dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Pada pukul 08.30 WIB saja, sudah terdapat lebih dari 50 peserta yang mendaftarkan diri untuk menjadi pendonor darah.

Kedua, khitanan massal yang ditujukan bagi anak-anak laki-laki yang belum menjalani sunat. Layanan ini diberikan oleh tim dokter dan perawat berpengalaman yang bekerja sama dengan Polres Pasaman Barat. Sebanyak 35 anak telah terdaftar untuk mengikuti khitanan massal ini, dengan proses yang dilakukan secara aman dan higienis di ruangan khusus yang telah disiapkan. Para orang tua peserta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk proses khitanan anak-anak mereka.

Ketiga, layanan kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan umum, pengukuran tekanan darah dan gula darah, pemeriksaan mata sederhana, serta pemberian obat-obatan dasar sesuai dengan kebutuhan. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan sulit mengakses layanan kesehatan di fasilitas medis lainnya. Tim dokter dari rumah sakit lokal juga turut berpartisipasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi setiap peserta.

Selain ketiga layanan utama tersebut, pihak penyelenggara juga menyediakan stand informasi kesehatan yang memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga pola makan sehat, gaya hidup bersih, serta pencegahan berbagai penyakit yang sering menyerang masyarakat di daerah ini. Beberapa sukarelawan muda dari organisasi pemuda lokal juga turut membantu dalam mengatur antrian dan memberikan informasi kepada masyarakat yang datang.

Salah satu peserta donor darah, Bapak Junaidi (32 tahun) dari Nagari Koto Baru, menyampaikan pengalamannya, “Saya sangat senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain bisa membantu orang lain, saya juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis yang sangat bermanfaat untuk saya. Terima kasih Polres Pasaman Barat telah menyelenggarakan kegiatan yang begitu bermanfaat ini.”

Sementara itu, Ibu Siti Aminah (45 tahun) yang membawa anaknya untuk mengikuti khitanan massal menambahkan, “Kami sangat bersyukur karena anak saya bisa menjalani khitanan dengan aman dan tanpa biaya. Prosesnya juga cepat dan tim medisnya sangat ramah. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami.”

Pada sesi penutupan yang berlangsung pada pukul 15.00 WIB, Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K., yang juga menjadi ketua panitia penyelenggara, menyampaikan hasil yang sangat memuaskan dari kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur karena kegiatan bakti kesehatan ini berjalan dengan sangat lancar dan sukses. Total ada sekitar 200 warga yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis, 75 pendonor darah yang berhasil memberikan kontribusi, dan 35 anak yang menjalani khitanan massal dengan aman,” jelasnya.

AKBP Agung Tribawanto dalam penutupannya menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Polres Pasaman Barat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kami berharap dengan adanya kegiatan bakti kesehatan ini, dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dan menciptakan suasana yang lebih harmonis serta penuh kepedulian sesama. Bersama kita bisa membangun Pasaman Barat yang lebih baik, sehat, dan damai,” pungkas Kapolres dengan penuh harapan.

Kegiatan yang diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada peserta dan tim yang telah membantu berjalan dengan sukses ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta, serta menjadi bukti bahwa Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 bukan hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Pasaman Barat.(*) 





PADANG — Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara Counter Polri Sumatra Barat (DPW PW-FRN Sumbar) secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya Toton Rasyid, S.H., M.H. sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Barat yang baru.

Sinergitas antara institusi penegak hukum dan Organisasi serta media massa diharapkan semakin solid dalam rangka mewujudkan Sumatra Barat yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Ketua DPW PW-FRN Sumbar, Ridwan Syafriandi, S.IP, didampingi oleh Sekretaris Dani Putra, Amd, dan Bendahara Sukra Rahmat Putra, S.Sos, menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan baru di BNNP Sumbar membawa harapan besar bagi penguatan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Ranah Minang.

"Kami keluarga besar DPW PW-FRN Counter Polri Sumatra Barat mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Toton Rasyid, S.H., M.H. di Ranah Minang. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, BNNP Sumbar semakin progresif, tegas, dan humanis dalam memberantas peredaran narkotika yang merusak generasi muda," ujar Ridwan Syafriandi, S.IP di Padang, Kamis (18/6/2026). 

Ridwan menambahkan bahwa PW-FRN Sumbar yang berkomitmen dan mendukung penuh penegakan hukum, siap berjalan beriringan dengan BNNP untuk memberikan edukasi serta informasi yang akurat kepada masyarakat.

"Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah dan pengabdian di Sumatra Barat. Bersama Fast Respon Nusantara, mari kita wujudkan semangat solidaritas, profesionalisme, dan pengabdian terbaik untuk bangsa dan masyarakat," pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPW PW-FRN Sumbar Dani Putra, Amd, dan Bendahara Sukra Rahmat Putra, S.Sos menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus di tingkat wilayah siap mengawal pemberitaan yang objektif, edukatif, dan mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif di Sumatra Barat.

Acara serah terima jabatan dan pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal yang kuat bagi penegakan hukum yang profesional, tepercaya, dan selalu hadir di tengah masyarakat setiap saat sesuai dengan marwah organisasi PW-FRN.(*)

 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melaksanakan peletakan batu pertama program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Polri yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Siddiq, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

"Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kami tidak hanya melaksanakan kegiatan seremonial, tetapi juga mewujudkannya melalui aksi sosial yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat," ujar Kombes Pol. Reza Chairul kepada wartawan di Padang.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban. Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur pemerintah daerah mendapat sambutan positif dari warga yang turut menyaksikan pelaksanaan program tersebut. Turut hadir Sekretaris Camat Koto Tangah, Lurah Pasie Nan Tigo, perangkat kelurahan, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kombes Pol. Reza Chairul menjelaskan, program bedah rumah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka.

"Polri memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu mengatasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga," katanya.

Menurutnya, program bedah rumah ini juga menjadi salah satu upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung. Selain membantu menyediakan tempat tinggal yang lebih layak, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan beserta keluarganya.

Kombes Pol. Reza Chairul berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kehadiran Polri.

Prosesi utama kegiatan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar yang kemudian diikuti oleh Sekretaris Camat Koto Tangah dan Lurah Pasie Nan Tigo.

Usai pelaksanaan peletakan batu pertama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama warga serta peninjauan langsung terhadap kondisi rumah yang akan direnovasi. Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat terus mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.(*) 

 


​PADANG, NETRALPOST— Satuan Polisi Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan dialogis interaktif bertajuk "Ngobras" atau Ngopi Bareng Polantas pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun sarat edukasi ini menyasar para sopir angkutan barang yang sedang beristirahat di salah satu warung pinggir jalan. Langkah ini diambil sebagai bentuk pendekatan humanis kepolisian dalam merangkul para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, guna menekan angka pelanggaran fatalitas di jalan raya.

​Dalam kesempatan tersebut, personel Sat PJR Sumbar 4 memberikan imbauan secara langsung dan tegas kepada para sopir agar tidak membawa muatan yang melebihi kapasitas operasional kendaraan atau Over Dimension Over Load (ODOL). Polisi mengingatkan bahwa kendaraan yang melebihi tonase tidak hanya merusak fasilitas infrastruktur jalan nasional, tetapi juga memperbesar risiko kecelakaan fatal akibat kegagalan fungsi rem atau patah as roda. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap batas muatan menjadi harga mati demi keselamatan bersama.

​Selain fokus pada pembatasan muatan, para petugas juga menekankan pentingnya kesadaran untuk taat dan tertib dalam berlalu lintas secara menyeluruh. Pengemudi diminta untuk selalu memeriksa kelaikan jalan kendaraan sebelum beroperasi, mengemudi dengan kecepatan yang wajar, serta mematuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas yang ada. Budaya antre dan saling menghormati sesama pengguna jalan di jalur lintas Sumatra menjadi penekanan utama agar arus logistik tetap berjalan dengan aman dan lancar.

​Kegiatan ini mendapat respons positif dari para sopir angkutan barang yang hadir. Salah seorang sopir angkutan, Roni (42), menyampaikan rasa terima kasihnya atas edukasi dan pendekatan humanis yang dilakukan oleh jajaran Sat PJR. "Kami merasa sangat terbantu dengan adanya ingatan langsung seperti ini melalui obrolan santai sambil ngopi. Kami mengakui kadang ada tekanan kerja, namun setelah mendengar penjelasan bapak-bapak polisi tadi, kami sadar bahwa keselamatan nyawa di jalan raya jauh lebih berharga daripada memaksakan muatan berlebih," ungkapnya.

​Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul, menyatakan bahwa program "Ngobras" ini merupakan bagian dari strategi preemtif Ditlantas untuk menyentuh langsung akar rumput komunitas pengemudi angkutan barang. "Kami sengaja mengedepankan komunikasi dua arah dalam suasana informal agar pesan-pesan keselamatan dapat diterima dengan baik tanpa adanya jarak antara petugas dan masyarakat. Keselamatan berlalu lintas harus diawali dari kesadaran dan komitmen para pengemudi itu sendiri," ujar Kombes Pol Reza Chairul.

​Lebih lanjut, Kombes Pol Reza Chairul menegaskan bahwa Ditlantas Polda Sumbar tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang membandel dan mengabaikan batas muatan serta aturan keselamatan. "Kami mengimbau seluruh pemilik usaha angkutan dan para sopir untuk bersama-sama mewujudkan semboyan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan'. Jadikan jalan raya sebagai ruang yang aman, tertib, dan selamat bagi diri kita maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya.(nofri tanjung) 


 

PADANG, NETRALPOST - Dalam rangka menyemarakkan peringatan ke-80 Hari Bhayangkara tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas ([Ditlantas] Polda Sumbar) menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Aksi tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon bersama yang dipusatkan di Kota Padang. Agenda bertajuk Gerakan Indonesia Asri ini diikuti secara antusias oleh jajaran personel kepolisian dan berbagai elemen masyarakat setempat.

Langkah penghijauan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang lebih teduh, bersih, dan asri di wilayah Sumatera Barat. Kehadiran jajaran Polantas di lapangan dengan memegang bibit tanaman dan sekop membuktikan bahwa peran kepolisian kini semakin adaptif. Mereka tidak hanya fokus mengatur kelancaran arus jalan raya, tetapi juga aktif berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam.

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Ditlantas Polda Sumbar berupaya memberikan warisan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi masa depan. Penanaman berbagai jenis bibit pohon pelindung dan produktif ini diharapkan mampu mengurangi dampak polusi udara. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan emosional yang harmonis antara institusi Polri dan warga.

Setiap bibit pohon yang tertanam menjadi simbol semangat pengabdian Polri yang telah memasuki usia delapan dekade. Sinergi yang solid dalam aksi tanam pohon ini sekaligus merefleksikan nilai-nilai gotong royong. Ke depan, area penanaman ini diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan hijau yang memberikan manfaat langsung bagi kenyamanan publik.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menyatakan bahwa Gerakan Indonesia Asri ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan menyambut Hari Bhayangkara ke-80. "Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata kami terhadap kelestarian alam, sekaligus ajakan terbuka bagi seluruh masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan hidup sekitar," ujarnya. [1, 2]

Kombes Pol. Reza Chairul menambahkan bahwa melalui gerakan penanaman pohon ini, jajaran Ditlantas ingin menunjukkan sisi humanis kepolisian yang peduli pada aspek kehidupan sosial dan ekologi. "Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat dirawat bersama agar tumbuh subur, sehingga mampu menghadirkan udara bersih dan mendukung terciptanya lingkungan yang sehat demi keselamatan serta kemanusiaan," pungkasnya. (Nofri Tanjung)

 

Padang, netralpost --- Sebagai bagian dari komitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, khususnya di perlintasan sebidang. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan sekaligus menekan potensi terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi kembali dilaksanakan pada Rabu (17/6) di tiga titik perlintasan sebidang resmi yang dijaga di antranya :

1. Perlintasan resmi dijaga Km 9+135 petak jalan Alai - Air Tawar

2. Perlintasan resmi dijaga Km 13+225 petak jalan Air Tawar - Tabing

3. Perlintasan resmi dijaga Km 15+840 petak jalan Air Tawar - Tabing 

Dalam kegiatan tersebut, peserta sosialisasi memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan melalui pengeras suara, memasang media sosialisasi berupa spanduk, serta membagikan stiker keselamatan bertuliskan “Berhenti Sejenak, Tengok Kanan Kiri, Pastikan Aman, Lanjutkan Perjalanan.” Pesan tersebut mengingatkan masyarakat agar selalu berhenti, memastikan jalur aman dari kedua arah, dan mendahulukan perjalanan kereta api sebelum melintasi perlintasan sebidang.

Sepanjang tahun 2026, KAI Divre II Sumbar terus memperkuat budaya keselamatan melalui berbagai program. Hingga pertengahan Juni 2026, KAI telah melaksanakan sosialisasi keselamatan di 30 titik perlintasan resmi, baik yang dijaga maupun tidak dijaga. Selain itu, sebanyak 11 banner keselamatan telah dipasang di sejumlah lokasi yang dinilai rawan kecelakaan, serta edukasi keselamatan juga dilaksanakan di sekolah-sekolah yang disertai penyaluran bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa sarana olahraga di empat lokasi.

Di sisi lain, KAI Divre II Sumbar juga terus mendukung program nasional penutupan perlintasan liar. Hingga saat ini, sebanyak 21 dari total 35 titik perlintasan liar yang menjadi target penutupan telah berhasil ditutup secara bertahap. Dari jumlah tersebut, 17 titik ditutup sepanjang tahun 2026, sedangkan 4 titik lainnya telah direalisasikan pada tahun sebelumnya.

Reza menjelaskan bahwa penguatan keselamatan tidak hanya dilakukan melalui penutupan perlintasan liar, tetapi juga melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan standar operasional prosedur secara konsisten, serta penguatan budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.

“KAI terus memperkuat keselamatan melalui penutupan perlintasan liar, peningkatan kompetensi SDM, penerapan SOP secara disiplin, serta edukasi publik yang dilakukan secara berkelanjutan bersama seluruh stakeholder. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Reza.

Menurutnya, keberadaan palang pintu, rambu lalu lintas, maupun petugas penjaga perlintasan tidak akan memberikan perlindungan yang optimal tanpa kedisiplinan pengguna jalan. Perlintasan sebidang merupakan titik temu antara jalur kereta api dan jalan raya yang memiliki tingkat risiko tinggi apabila aturan keselamatan diabaikan.

Oleh karena itu, KAI mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, memperhatikan kondisi dari kedua arah, mematuhi rambu-rambu yang tersedia, serta mendahulukan perjalanan kereta api setiap kali melintasi perlintasan sebidang. KAI juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka kembali perlintasan liar yang telah ditutup serta tidak melakukan aktivitas di ruang manfaat jalur kereta api.

Selain membahayakan keselamatan, pelanggaran di perlintasan sebidang juga memiliki konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperluas jangkauan sosialisasi keselamatan serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Balai Teknik Perkeretaapian, aparat penegak hukum, komunitas pecinta kereta api, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan transportasi perkeretaapian yang semakin aman, andal, dan nyaman.

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan perjalanan yang aman dengan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan perjalanan kereta api hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara KAI, pemerintah, aparat terkait, dan seluruh pengguna jalan,” tutup Reza.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif melaporkan potensi bahaya di sekitar jalur kereta api melalui stasiun terdekat atau Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, maupun media sosial KAI121.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) melalui jajaran Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 terus menggencarkan program humanis bertajuk "Polantas Menyapa" di sepanjang jalur lintas utama. Langkah taktis ini diambil sebagai respons nyata kepolisian dalam mengantisipasi potensi kerawanan lalu lintas sekaligus menekan tingginya angka kecelakaan fatal di wilayah hukum Sumatera Barat.

Melalui kampanye visual dan patroli dialogis, personel Sat PJR Sumbar 4 menyisir titik-titik rawan untuk memberikan teguran simpatik serta edukasi langsung kepada para pengendara. Petugas di lapangan secara aktif membagikan pamflet panduan keselamatan yang menekankan empat poin krusial utama, yakni kewajiban menggunakan helm pelindung kepala, pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan, pembatasan kecepatan laju kendaraan, serta internalisasi prinsip menjaga keselamatan bersama secara kolektif di jalan raya.

Program "Polantas Menyapa" sengaja dikemas sedemikian rupa agar masyarakat tidak lagi memandang kehadiran polisi lalu lintas sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai mitra pelindung di perjalanan. Respons positif pun berdatangan dari para sopir angkutan umum dan pengendara motor pribadi yang melintas, mengingat kehadiran fisik petugas di lapangan dinilai sangat efektif dalam meredam perilaku ugal-ugalan oknum pengendara lain yang kerap membahayakan jiwa.

Selain melakukan edukasi tatap muka, Sat PJR Sumbar 4 juga memaksimalkan pemasangan baliho informasi dan spanduk imbauan di area strategis yang memiliki kontur jalan berliku serta minim penerangan. Penempatan personel pada jam-jam sibuk maupun malam hari juga ditingkatkan guna memastikan penegakan ketertiban berlalu lintas tetap berjalan optimal, yang pada akhirnya dapat membentuk ekosistem berkendara yang aman, nyaman, dan berbudaya tinggi bagi warga Sumatera Barat. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya tidak akan pernah terwujud tanpa adanya kesadaran hukum yang lahir dari dalam diri setiap individu pengguna jalan. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai cerminan budaya bangsa yang melekat erat pada kehidupan sehari-hari," tutur Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul saat memberikan arahannya secara terpisah. 

Lebih lanjut, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menginstruksikan seluruh jajaran Satlantas dan PJR di wilayah Sumbar untuk konsisten menerapkan pendekatan humanis sesuai dengan semangat Transformasi Menuju Polri yang Presisi. Beliau menggarisbawahi bahwa penindakan hukum dan edukasi berkendara harus berjalan seimbang demi menyelamatkan nyawa masyarakat dari fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalan raya. 

Jika Anda ingin mengembangkan artikel ini lebih lanjut, silakan informasikan apakah diperlukan tambahan mengenai lokasi spesifik posko pemantauan, data statistik tren pelanggaran terbaru, atau jadwal pelaksanaan operasi lalu lintas mendatang di wilayah Sumatera Barat.(NOFRI TANJUNG) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.