Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Padang-netralpost.net-
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat memeriksa seorang dokter perempuan karena membuat komentar berisi dugaan ujaran kebencian pada sebuah postingan di media sosial Facebook.

Netizen atau pengguna media sosial yang melakukan hate speech atau ujaran kebencian kembali bertambah, kali ini pengguna media sosial yang melakukan aksi ujaran kebencian yang berhasil diperiksa polisi merupakan seorang wanita berprofesi sebagai dokter yang bertugas di kota Padang, Sumatera Barat. 

Dokter tersebut berinisial HR, 41 tahun, warga Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam yang saat ini bertugas atau bekerja di Kota Padang.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto menyebutkan dokter tersebut membuat komentar dengan akun Facebook terkait pemberitaan tentang meninggalnya Ustad Tengku Zulkarnain. HR Tidak terima berita kematian Ustad Tengku Zulkarnain diolok-olok, hingga akhirnya ia membuat sebuat positingan yang berisi ujaran kebencian.

“Dokter tersebut telah kami mintai keterangan terkait postingannya tersebut. Saat ini, pelaku tidak kami tahan, dikenakan tahanan rumah dan wajib lapor,” kata Satake di Mapolda Sumbar, Jumat (28/5/2021).

Terkait postingan itu, Satake tidak menjelaskan secara detail komentar apa yang telah dituliskan oleh sang dokter. Menurut satake, postingan tersebut telah dihapus.

“Kami dapat laporan postingan itu dibuat pada 10 Mei 2021 lalu, sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku kami mintai keterangan pada 12 Mei 2021, dua hari setelahnya,” kata Satake.

Ditelusuri bijaknews.com, ternyata banyak pengguna Facebook lainnya yang memposting ulang tangkapan layar komentar dari pelaku.

Berikut isi komentar pelaku (sebagian dihapus, redaksi):

“Innalillahi wa innailaihirajiun. Semoga husnul khotimah. Kenapa ya, semua ulama yang menentang………………kena covid, dan kenanya setelah di swab? Jangan-jangan di stik swab nya dioleskan virus corona. Supaya ustad-ustad yang vokal tersebut meninggal karena corona (bukan suuzon, masalahnya kita berhadapan dengan ………………..)”

Satake menambahkan, dari hasil pemeriksaan pihaknya terhadap pelaku, dia mengakui membuat komentar tersebut karena merasa kesal dan naik pitam, setelah membaca komentar pengguna Facebook lainnya yang mengolok-olok meninggalnya Ustad Tengku Zulkarnain.

"Pelaku ini mengaku Ustad Tengku Zulkarnain adalah idolanya, jadi kesal karena pemberitaan meninggalnya ustad tersebut diolok-olok,” ucapnya. (***)

50 Kota,netralpost


- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lima Puluh Kota Melaksanakan Dialog Interaktif/ Talkshow bersama Radio Safasindo FM dengan narasumber kepala bidang pemberdayaan perempuan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Yulia Masna, S.Km, M.Kes, Kamis (27/05/2021).

Kabid menyampaikan bahwa “DP2KBP3A berdasarkan dasar Hukum yaitu UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah bahwa urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak merupakan urusan Kongkuren atau kewenangan bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten termasuk dalam urusan wajib non pelayanan dasar.

Berbicara tentang kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama, berperan sama dalam pembangunan sebagai contoh 30% peran perempuan disektor publik, legistatif, eksekutif dan lainnya.

Saat ini kita telah membentuk Forum KPPI untuk meningkatkan peran serta perempuan dilegislatif Kabupaten Lima Puluh Kota, dimana saat ini hanya ada 2 (dua) orang perempuan yang duduk di legislatif dan itu belum mencapai sasaran kuota 30% perempuan dilegislatif. Maka usaha kita untuk meningkatkan peran serta perempuan agar lebih aktif menyuarakan suaranya, untuk saat ini masih sedikit perempuan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang ikut serta didalam pemilu legistatif makanya untuk tahun 2024 kita mendorong perempuan di kabupaten lima puluh kota agar ikut berperan dalam pemilu legislatif ungkap narasumber. (Yon)

50 Kota,netralpost


- Diskominfo Lima Puluh Kota mengikuti webinar akselerasi program penanganan stunting di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan dukungan perguruan tinggi khususnya dimasa covid-19 secara virtual di Aula Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota, Kamis, (27/05/2021).

Acara ini juga diikuti oleh Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas secara virtual, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari, Kepala Dinas Komunikasi dan lnformatika, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat bidang Pelayanan Sosial Dasar Kabupaten Lima Puluh Kota, dan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kabid Ekonomi pada Bapelitbang Flora Prima Shinta, SE, M.Si, M.Sc memaparkan Lokus Stunting Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk 10 besar tertinggi. Stunting merupakan ancaman besar terhadap kualitas SDM Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa untuk masa yang akan datang. Tahun 2007 s/d 2020 ditingkat nasional secara berangsur-angsur dapat diturunkan sebanyak 10%, sekarang Pemerintah Pusat membuat target yang fantastis  dalam 3 tahun harus bisa diturunkan sebanyak 14%, maka untuk aksi ke II ini akan disusun untuk pemetaan program/ kegiatan intervensi gizi dan sensitif yang akan dituangkan dalam RKPD tahun 2022.

Berkaitan dengan hal tersebut Defriman Djafri, S.K.M., M.K.M., Ph.D, Dekan Fakultas Kesehatam Masyarakat Universitas Andalas menyampaikan bahwa pentingnya memperkuat peran posyandu guna mendukung program pencegahan kekerdilan atau stunting. Posyandu dapat menjadi wahana pertama dan utama untuk meningkatkan edukasi pencegahan stunting.

“Posyandu bisa menjadi sarana yang tepat untuk menyukseskan program pencegahan stunting dengan mengintensifkan pendekatan kepada masyarakat,” katanya.

Dengan melakukan berbagai upaya pencegahan stunting maka akan dapat mendukung program SDM unggul.

“Tentu ini akan sesuai dengan program prioritas pemerintah yaitu menciptakan SDM unggul,” katanya.

Dr. dr. Afriwardi, Sp. KO sebagai Dekan Fakultas Kedokteran menambahkan bahwa dalam penanggulangan stunting bukan hanya tanggung
jawab pemerintah, melainkan semua pihak, setiap keluarga. Dalam jangka panjang, stunting berdampak buruk tidak hanya terhadap tumbuh kembang anak tetapi juga terhadap perkembangan
emosi yang berakibat pada kerugian ekonomi; baik skala mikro semata dalam keluarga maupun skala makro, dalam hal ini anggaran belanja kesehatan nasional. Karena itu upaya percepatan perbaikan
gizi membutuhkan komitmen kuat dari berbagai pihak, baik dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, lembaga sosial kemasyarakatan dan keagamaan, akademisi, organisasi profesi, media
massa, dunia usaha/mitra pembangunan, dan masyarakat secara keseluruhan. Diharapkan
kerjasama ini berhasil mencapai satu tujuan utama yaitu perbaikan generasi masa depan yang sehat dan produktif dan memiliki daya saing. Dimulai dari pemenuhan gizi yang baik selama 1000 HPK anak hingga menjaga lingkungan agar tetap
bersih dan sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota, dr. Hj. Tien Septino, M.Kes menjelaskan bahwa Tahun 2020 s/d 2024 Lima Puluh Kota menjadi salah satu lokus stunting, karena tingginya angka sebesar 40,1 %, Nomor 3 tertinggi di Sumbar.

“Sangat mengkhawatirkan dan diperlukan peran pemerintah daerah ke indeks pembangunan, sesuai RPJMD Lima Puluh Kota madani berdasarkan adat basandi syarak syarak basandi kitabulah, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat salah satu indikator keberhasilannya menurunkan angka stunting melalui sinergitas antar OPD berperan bersama.”, kata Dr. Tien.

Sambungnya beberapa fokus kita adalah 1. perilaku masyarakat untuk hidup sehat, 2. posyandu berjalan tanpa masalah dalam kondisi pandemi, 3. lokasi nagari pengabdian dosen jika tidak bertepatan dengan lokus stunting.

Kepala DPMDN, Drs. A. Zuhdi Pramana mengataka  pengalaman tahun lalu lokasi KKN, 10 nagari lokus stunting, tetapi karena kondisi KKn daring dan kebetulan tidak ada mahasiswa yg berasal dari nagari tersebut maka tidak bisa kegiatan berjalan sebagaimnana diharapkan.

Dr. denas Symond mengatakan kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pengabdian dosen kepada masyarakat , 5 dosen di 5 lokasi Baruah Gunuang, Kapur IX, Koto Tinggi, Pangkalan, dan Danguang-Danguanh. Kegiatan KKN pada bulan Juli, kita akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi lain di Sumbar.

Dilanjutkan Kepala DP2KBP3A menyampaikam usulan kami menyarankan usia pernikahan minimal perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun agar mereka lebih dewasa dan mencegah timbul masalah stunting. DP2KBP3A memiliki program pendekatan ketahanan keluarga.

Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Lima Puluh Kota, Nuzul Firman, S.IP, M.Si menyampaikan bahwa Diskominfo memberi dukungan dalam bentuk publikasi kegiatan, baik media sosial dan website pemda maupun swasta yang bekerjasama. Kemudian bahan informasi yang akan dapat disebarluaskan bagi masyarakat. (Yon)



Riau-netralpost.net-
Seorang pria di Kampar, Riau, Khairuddin Siregar, yang sebelumnya membuat sayembara mencari istrinya yang hilang, Ervina Lubis akan membuat laporan polisi.

"Saya akan ke Polda untuk membuat laporan,” ucapnya Jumat (27/5).

Khairuddin menduga istrinya sudah keluar dari Riau. Dia mengatakan telah menghubungi keluarga, namun tidak ada kabar. “Bisa jadi di Medan, Jambi, Aceh, Sumbar atau di Riau ini,” ucapnya.

Dia berharap istrinya segera ditemukan. Khairuddin mengatakan anak-anak mereka sudah sangat merindukan ibunya. “Anak-anak, mereka rindu ibunya,” ujarnya.

Sebelumnya pria yang akrab disapa Ucok itu juga sempat membuat sayembara Rp 75 juta hingga Rp 125 juta. Disamping akan melapor ke pihak berwajib Khairuddin juga berharap masyarakat juga membantu menemukan istri tercintanya dengan imbalan dinaikkan menjadi Rp 150 juta. Bagi yang bisa menemukan silahkan menghubungi kontak person 0811 762 222.

Ervina diketahui pergi ke Mal pada 18 Maret 2021. Setelah itu, dia menghilang. Ervina disebut sempat pergi ke toilet. Lalu tak kembali lagi.

"Kemungkinan Ervina pergi ketempat pengajian guna menenangkan pikiran," kata Khairuddin.

Ervina Lubis saat ini berusia 40 tahun dengan ciri-ciri tahi lalat di dagu, berat badan 54 kg, dan selalu memakai hijab.  Untuk mengetahui profilnya lihat di akun Facebook Ervina Lubis. (**)


Lubuk Alung-netralpost.net-
Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung Kodim 0308/Pariaman Serda Riko Gusrianto melaksanakan kegiatan bantu petani bajak sawah di lahan Bapak Syafrudin seluas 5 Ha di Korong Toboh Tangah Nagari Toboh Gadang Barat Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman. Jum'at, (28/05/2021)

Pendampingan yang dilakukan salah satu Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung ini merupakan wujud kebersamaan antara TNI dengan Rakyat di mana dalam rangka membantu program pemerintah dalam mengawal Swasembada Pangan.

Membantu petani merupakan salah satu tugas dari Babinsa kegiatan ini juga untuk memupuk kebersamaan dengan petani, sehingga bisa terjalin harmonis sosial kemasyarakatan dengan warga di wilayah binaannya.

Dengan turun ke sawah bersama sama dengan petani membajak sawah sedikit banyaknya dapat membantu meringankan beban para petani di wilayah binaan Babinsa masing-masing.

Tidak hanya itu para Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung tidak bosan -bosannya memberikan dukungan serta semangat kepada petani sehingga pelaksanaan pengolahan lahan terselesaikan dan cepat di tanami sehingga kebutuhan pangan dapat terpenuhi demi mendukung ketahanan pangan nasional.(*)


Jakarta-netralpost.net-
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan kunjungan kerjanya ke beberapa daerah. Kali ini, mereka mengunjungi personel yang bertugas di Satgas Madago Raya, Sulawesi Tengah (Sulteng). 

Kunjungan dua jenderal tersebut memberikan pengarahan sekaligus motivasi kepada seluruh personel TNI-Polri yang terus berjuang melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Dalam pengarahan dan motivasinya, Sigit menekankan kepada seluruh perosnel untuk terus melakukan penegakan hukum kepada anggota MIT yang tersisa sembilan orang. Menurutnya, negara tidak akan kalah dengan kelompok terorisme.

"Negara tidak boleh kalah dari kelompok terorisme, tidak ada tempat bagi kelompok terorisme," kata Sigit dalam pengarahannya, Jumat (28/5).

Sigit memastikan kehadiran Satgas Madago Raya bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Hal itu juga memerlukan peningkatan peran serta dari seluruh elemen masyarakat khususnya di Sulteng. 

Operasi Madago Raya ini sendiri sudah merupakan tahap yang II sejak 1 April hingga 30 Juni 2021. Adapun personel TNI-Polri yang dilibatkan sebanyak 808.

"Optimalkan peran setiap unit tugas, tingkatkan soliditas dan sinergitas pada masing-masinh unit satgas dan hilangkan ego sektoral antar satgas," tegas Sigit.

Sigit menegaskan, apabila dalam penegakan hukum terhadap kelompok MIT mengalami kendala dari segi peralatan maupun personel, harus dikomunikasikan agar dapat segera diatasi. "Jumlah personil dan peralatan yang kurang agar diajukan kekurangannya," ujar Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada seluruh personel di Satgas Madago Raya yang terus berjuang melakukan pengejaran terhadap kelompok MIT, meskipun mengalami beberapa tantangan seperti cuaca dan lokasi geografis.

Hadi juga mengingatkan untuk seluruh personel terus meningkatkan peran serta masyarakat dalam memberangus jaringan terorisme. Selain itu, Ia meminta untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas sesama aparat.

"Saat ini kita sedang melaks operasi secara gabungan, maka pesan saya satu, oleh karena itu kita harus melepaskan ego sektoral karena bukan rangka pertandingan tetapi bersatu memumpas 9 teroris ini. Kedua, komunikasi yang baik, koordinasi dan kolaborasi yang baik," tutup Hadi.(*)

 .

Payakumbuh,netralpost-


Wali
 Kota Riza Falepi melaksanakan rapat kerja bersama Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Unsur forkominda, serta kepala OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh di Aula Randang, Balai Kota, Kamis (27/5).


Pemko akan mengambil langkah strategis terkait penanganan covid-19 ini, Ada tiga topik yang dibahas dalam rapat tersebut seperti meningkatkan tracing, Vaksinasi, dan Kampung Tageh.


Wali Kota Riza Falepi menjelaskan kalau Presiden dan Menteri Dalam Negeri selalu mewanti-wanti, jangan sampai kasus Covid-19 di Indonesia seperti di India. Di sana pada bulan Oktober-November lalu masih sangat bagus pembatasannya, bahkan PPKM di Indonesia belajar dari India.


“Namun dengan adanya tradisi mereka sehingga menggelar kegiatan keramaian yang luar biasa, akhirnya jebollah pertahanannya,” kata Riza.


Riza menjelaskan, progres terakhir Kota Payakumbuh pada minggu kemarin adanya berapa penderita meninggal, ini jauh menarik nilai kebawah, bagaimanapun juga nilai orang yang meninggal poin minusnya besar, kalau sembuh maka dihitung plus. Sehingga saat ini Payakumbuh berada di zona oranye dengan poin 1,93.


“Tapi progres minggu ini positif rate kita relatif menurun. Akhir ramadhan lalu ada berada di angka 30an, tapi sekarang sekitar 10an dan ada yang dibawah 10. Mudah-mudahan ini menjadi gambaran umum kita sehingga ada kebijakan bisa diambil,” ujarnya.


Riza juga mengakui dirinya telah mendesak Gubernur Sumbar dengan meminta vaksin Covid-19 diperbanyak untuk Payakumbuh.


“Memang walaupun pemerintahan otomatis berjalan, bukan serta merta vaksin ini datang. Kita harus juluk, dengan mengirim surat dan kejar gubernur, vaksinasi ini penting untuk membentengi diri dari Covid-19,” kata Riza.


Riza juga menerangkan untuk tracing, idealnya bila 1 positif minimal dilakukan kepada 15 orang, sesuai standar WHO. Rasio tracing harus ditingkatkan kedepan, mengejar orang-orang berkontak erat dengan pasien positif.


“Kalau tracing tinggi, zona tidak akan beranjak merah, karena nilai tracing masuk ke dalam poin zona. Meskipun banyak yang positif tapi tracing banyak, kita bisa naik ke zona kuning dan mengejar ke zona hijau,” ujarnya.


Karena zona menentukan aksi yang dilakukan. Riza mengungkapkan bila Payakumbuh berada di zona merah, maka tidak boleh menggelar acara keramaian. Bila di zona oranye, hanya 25 persen dari kapasitas tempat, meski saat ini diakui Riza ini yang paling sering dibubarkan karena melanggar aturan.


“Zona kuning boleh digelar keramaian dengan kapasitas 50 persen, apabila sudah di zona hijau, maka kegiatan keramaian apapun bisa dilakukan hanya dengan syarat tetap melaksanakan prokes. Saat kita lihat ke lapangan, hanya satu atau dua saja penanggung jawab acara yang berkomitmen dengan menjaga aturan,” pungkas Riza.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal dalam paparannya menyampaikan kasus di India, persoalan utamanya adalah karena mereka telah merasa bebas dari Covid-19 dan mereka berkumpul-kumpul kembali. Akhirnya muncul, pertautan beberapa kasus pada virus ini, sehingga memudahkan terjadi mutasi virus.


“Bertemunya virus antara satu orang dengan orang yang lain, akan berinteraksi dan bermutasi. Ketika ditularkan kepada orang lain, inilah yang menjadi varian baru sehingga terjadi penularan yang luar biasa. Lebih dari 300.000 orang meninggal di India akibat Covid-19, hingga ruang kelaspun jadi ruang isolasi,” kata Bakhrizal.


Menurutnya, virus mutan ini tidak menggunakan kerongkongan, faring, dan hidung untuk target. Dia langsung ke paru-paru, sehingga paru-paru tertutup seperti awan, hingga akhirnya membuat sistem pernafasan tak bekerja dengan baik, akhirnya seseorang penderitanya meninggal dunia.)Yon)


Lubuk Alung-netralpost.net-
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Lubuk Alung Serda Hendri Saputra melaksanakan kegiatan kunjungan komunikasi sosial (Komsos) tentang pemberian pupuk pada tanaman mentimun. Komsos dilakukan bersama petani Korong Kapalo Banda Nagari Aie Tajun Kecamatan Lubuk Alung kabupaten Padang Pariaman, Jum'at (28/05/2021).

Selain tentang memberikan pupuk, Serda Hendri Saputra juga melakukan pemantauan, perawatan dan pertumbuhan pada tanaman mentimun yang bertujuan untuk memberi motivasi kepada petani agar tetap seemangat. 

Serda Hendri Saputra mengatakan," tujuan dari pendampingan ini yakni membantu petani mentimun melakukan perawatan yang baik dan benar sesuai arahan dari PPL, sekaligus untuk mengetahui sejauh mana kendala dan permasalahan apa yang dihadapi masyarakat petani”.

Pemilik kebun Pak Hasan mengatakan, “sangat di  butuhkan  pendampingan dari anggota TNI  khususnya koramil 05/ Lubuk Alung karena Nagari Aie tajun termasuk Desa Binaan koramil 05/Lubuk Alung . tutupnya (*)


Lima Puluh Kota-netralpost.net-
Personel Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 Kodim 0306/50 Kota bersama dengan warga masyarakat bergotong royong membersihkan bahu jalan di Jorong Talang Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka, Jumat (28/5/2021).

Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe S.AP, MH, selaku Dansatgas TMMD Ke 111 Kodim 0306/50 Kota menyebutkan, kegiatan gotong royong bersama warga masyarakat ini guna memperkokoh sinergitas yang sudah ada selama ini. 

Pelibatan warga masyarakat dalam secara terintegrasi dalam kegiatan TMMD bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang belum ada selama ini dan juga memperbaiki infrastruktur yang memang sudah ada namun memerlukan perbaikan dan renovasi, ujar Letkol Ferry. 

Dengan diadakannya gotong royong seperti ini, kita berharap masyarakat terbiasa menjaga kebersihan lingkungannya disekitarnya, lingkungan yang bersih, sehat tentunya akan menghindari kita dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang kotor, terangnya. 

(pendim).


Lima Puluh Kota-netralpost.net-
Serka Sol Asman Babinsa Koramil 05 Harau Kodim 0306/50 Kota menghadiri kegiatan mediasi sengketa tanah antar warga atas nama bapak Anwar (55 Th) dengan ibuk Hasnah (60 Th) yang bertempat di ruang Kantor Wali Nagari Harau. Kamis (27/5/2021).

Adapun objek yang di sengketakan adalah sebidang tanah yang menjadi perselisihan antar warga tersebut. Setelah melakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk mengambil tindakan yaitu menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. 

" Kami berupaya memediasi kasus ini, dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikannya dengan menempuh cara kekeluargaan, "Ujar Serka Sol Asman. 

Hal tersebut di sepakati oleh kedua belah pihak setelah menerima penjelasan pejabat terkait, Serka Sol Asman berharap kehadiran Babinsa ditengah warga bisa membantu dan menyelesaikan permasalahan yang ada, Pungkas Babinsa.

Wadanramil 05 Harau Kapten Inf Kusmianto melalui pesan whatsappnya menyebutkan, keberadaan Babinsa di tengah warga diharapkan dapat membantu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat, sehingga permasalahan dapat diredam dan tidak menimbulkan konflik antar warga.

Cara mediasi yang di lakukan Babinsa dalam menyelesaikan setiap permasalahan bertujuan untuk mengedepankan alternatif atau solusi penyelesaian, untuk menjalin kesepakatan bersama pihak pihak yang bersengketa agar tidak ada yang dirugikan, Sebut Wadanramil. 

(Pendim).


Lima Puluh Kota-netralpost.net- 
Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe S.AP, MH, selaku Dansatgas TMMD Ke 111 Kodim 0306/50 Kota menghadiri Rapat Koordinasi Teknis persiapan TMMD Ke 111 Kodim 0306/50 Kota di Ruang Puskodal Ops Makorem 032/Wira Braja Jl.Jenderal Sudirman No 29, Jati Baru. Kecamatan Padang Timur. Kota Padang. Kamis (27/5/2021).

Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) persiapan TMMD ke 111 Kodim 0306/50 sendiri khusus di Makorem dipimpin Danrem 032/WBR Brigjen TNI Arief Gajah Mada SE, MM, sebagai Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) dan secara virtual dipimpin oleh Aster Kasad selaku Pati Bidang Rencana Penanggung Jawab Operasi (PJO) TMMD Mayjen TNI Nurchahyanto.

Aster Kasad Mayjen TNI Nurchahyanto mengatakan, bahwa program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral dengan berbagai Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dan komponen masyarakat lainnya. 

Kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong dan bukan hanya domain dari TNI saja, demi tercapainya percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. 

Aster Kasad juga mengajak para pemangku kepentingan untuk mendukung dan berkontribusi baik fisik maupun non fisik untuk menyukseskan tugas mulia tersebut. 

"Mari kita jadikan Rakornis TMMD ke 111 ini menjadi wahana untuk berkoordinasi dan berkomunikasi secara teknis, berdiskusi dan mensinkronkan berbagai program Kementerian /LPNK yang dapat disinergikan dalam pelaksanaan TMMD ke - 111 TA 2021 ini, "ujarnya.

Dalam sambutannya Danrem 032/Wira Braja Brigjen TNI Arief Gajah Mada SE, MM, mengatakan, pelaksanaan TMMD Ke111 TA 2021 diwilayah Kodim 0306/50 Kota harus dapat dilaksanakan secara maksimal mulai dari tahap pembukaan, tahap pelaksanaan sampai hingga penutupan dan harus benar benar di optimalkan dengan tetap menjaga kearifan lokal selama kegiatan berlangsung, endingnya semua ini untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Selain pembangunan fisik yang menjadi sasaran utama dari bentuk kemanunggalan TNI kepada rakyat, TMMD ke 111 ini juga dilaksanakan kegiatan non fisik, berupa penyuluhan penyuluhan dari instansi terkait, dan diharapkan melalui kegiatan TMMD ini dapat mempererat kerukunan masyarakat yang juga berdampak secara nyata dalam pengembangan kawasan pedesaan diwilayah teritorial Kodim 0306/50 Kota, ujar Danrem. 

Saya juga mengingatkan, dimasa pandemi Covid -19 ini, dalam setiap tahapan kegiatannya harus selalu mempedomani Protokol Kesehatan, tandasnya. 

Selesai pelaksanakan kegiatan Rakornis, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe S,AP, MH mengatakan, jajaran Kodim 0306/50 Kota dan Pemerintah kabupaten 50 Kota siap menyelenggrakan TMMD ke 111 Kodim 0306/50 Kota Tahun 2021, yang menjadi konsentrasi nantinya pembangunan fisik berupa pembukaan badan jalan yang menghubungkan Nagari Talang Maut dengan Nagari Maek, pengedaman dan pembangunan RTLH, jelas Letkol Ferry. 

Dengan selesainya Rakor ini, kami akan segera menyiapkan segala sesuatunya dalam pelaksanaan TMMD nantinya, sejak tanggal 21 Mei 2021 kami sudah laksanakan Pra TMMD sebagai langkah awal memulai kegiatan TMMD ke 111 Kodim 0306/50 Kota, pungkas Dandim. 

Pada Rakornis persiapan TMMD juga hadir unsur dari Pemerintah kabupaten 50 Kota, antara lain Wakil Bupati Kabupaten 50 Kota, Sekwan DPRD kabupaten 50 Kota, Sekretari dan Kabid infrastruktur Bapeda Kabupaten 50 Kota. (pendim).


Lima Puluh Kota-netralpost.net- 
Sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan rasa belasungkawa terhadap warga masyarakat binaannya yang terkena musibah, Babinsa Koramil 05 Harau Kodim 0306/50 Kota Sersan Satu Parjana menyempatkan diri untuk datang melayat kerumah duka salah seorang warga binaannya yang meninggal dunia atas nama almarhum bapak Kaimur yang tutup usia pada umur 75 tahun.

Rumah duka sendiri berlokasi di Jorong Gurun Nagari Gurun Kecamatan Harau Kabupaten 50 Kota. Kamis 27 Mei 2021. Yang turut di hadiri oleh Kepala Jorong Gurun bapak Hatta beserta warga masyarakat Kanagarian Gurun. 

Menurut Babinsa Sertu Parjana, " ini adalah bentuk kepedulian TNI kepada rakyat yakni salah seorang warganya yang terkena musibah, dengan melakukan takziah seperti ini maka kedekatan antara TNI dan rakyat akan terus terjalin dalam situasi dan kegiatan apapun, baik suka maupun duka, " Ujar Sertu Parjana. 

Sertu Parjana menambahkan, kegiatan takziah selain sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga masyarakat binaannya juga sebagai bentuk dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan dan juga sebagai sarana berinteraksi dengan warga masyarakat di wilayah binaannya. 

"semoga almarhum diampuni segala dosa dosanya dan diterima semua amal perbuatannya, dan bagi keluarga yang ditinggalkan supaya diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini, Pungkas Sertu Parjana. 

(pendim).

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.