Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 


Padang - Ratusan personel Polda Sumatera Barat beserta jajarannya mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya untuk periode 1 Juli 2022.

"Sebanyak 678 personel yang naik pangkat," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Kamis (30/6) usai pelaksanaan upacara kenaikan pangkat di Mapolda Sumbar. 

Ia menyebut, personel yang naik pangkat ini yakni untuk Kombes, Kompol, AKP, Iptu, Ipda, Aiptu, Aipda, Bripka, Brigadir Polisi, Briptu, dan Bharaka.

Dari 678 personel yang naik pangkat, 176 diantaranya naik pangkat di Polda Sumbar. Dengan dilaksanakannya upacara kenaikan pangkat yang dipimpin Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH, yang dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, dan Pejabat Utama Polda Sumbar. 

"Usai upacara, dilanjutkan dengan tradisi upacara kenaikan pangkat dan syukuran," ungkapnya.

Berikut rincian jumlah personel Polda Sumbar dan jajaran yang naik pangkat:
1. Kombes Pol: 2
2. AKBP: 12
3. Kompol: 7
4. AKP: 6
5. Iptu: 18
6. Ipda: 5
7. Aiptu: 35
8. Aipda: 237
9. Bripka: 90
10. Brigadir: 66
11. Briptu: 199
12. Bharaka: 2

(***)



Padang --- Fakultas Sains dan Teknologi UIN Imam Bonjol Padang bersama Aliansi Indonesia Damai (AIDA) dan Lasigo Akademia Indonesia adakan seminar sehari dengan tajuk “Halaqah Perdamaian : Belajar dari kisah korban dan mantan pelaku Terorisme” di Auditorium Mahmud Yunus kampus II UIN Imam Bonjol Padang, Rabu 29 Juni 2022.

Kegiatan seminar bertujuan untuk membangun kesadaran dan peran mahasiswa dalam mempelopori dan melestarikan perdamaian. Dilibatkannya mahasiswa dalam kegiatan ini dilandasi oleh kesadaran bahwa kerja nyata, kerja keras dan kerja kolaboratif yang melibatkan semua komponen bangsa sangat diperlukan membangun Indonesia yang damai. Kesadaran tersebut tumbuh karena karena semakin kompleksnya tantangan perdamaian di Indonesia. Mahasiswa sebagai milenial anak muda harapan bangsa, dipandang amat perlu dilibatkan dalam mempelopori dan menggerakan perdamaian di Nusantara ini. Pilihan ini merupakan langkah strategis untuk memajukan perdamaian di Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 150 aktifis mahaiswa dari berbagai elemen kampus merdeka di Sumatera Barat. Peserta berasal dari UIN Imam Bonjol Padang, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Universitas PGRI Sumatera Barat, Universitas Ekasakti, Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang; Universitas Bung Hatta. Dari luar kota Padang juga hadir mahasiswa dari UIN Syekh Jamil Jambek Bukittinggi, UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan Univeritas Dharmas Indonesia dan lainnya.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan kerjasama dengan menghadirkan 4 narasumber, yaitu pelaku dan korban terorisme, Dekan Fakultas Saintek dan Ketua Yayasan AIDA. Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UIN IB, Welhendri Azwar, M, Si, Ph.D menyampaikan bahwa kegiatan ini unik, “penyelenggara bisa mempertemukan pelaku dan korban yang sejatinya bermusuhan, dalam satu forum” kata Welhendri. Selain itu, Welhendri juga mengapresiasi kegiatan sebagai bagian dari atmosfir akademik di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang. “Kegiatan seperti ini penting sebagai ruang dialog akademis di lingkungan UIN” pungkasnya.

Seminar yang dilakukan secara panel, dimoderatori oleh direktur Lasigo Akademia Indonesia Dr. Firdaus, M.Si. Dalam pembukaan, Firdaus mengatakan bahwa dampak terorisme di Indonesia sangat tinggi. “Untuk itu, seminar ini penting dilaksanakan” katanya. Tampil sebagai pembuka diskusi, Dekan Fakultas Saintek, Nurus Shalihin Ph.D mengatakan bahwa saat ini kita hidup dalam lingkaran teror. “setiap hari kita dihantui oleh teror, mulai dari yang paling kecil seperti kemacetan dan orang yang ugal-ugalan berkendara, hingga ancaman kekerasan. Oleh karena itu, kedamaian sangat penting diwujudkan” katanya.

Sementara itu, dari perspektif mantan pelaku Ali Fauzi mengungkapkan bahwa tidak ada manusia yang baik yang tidak luput dari salah dan khilaf dan demikian juga sebaliknya tidak ada manusia jahat yang tidak memiliki masa depan”. Lebih lanjut Ali Fauzi mengutarakan bahwa, doktrinisasi yang ia terima selama ini adalah bagaimana agar kebencian itu tertanam kuat di dalam dirinya untuk menegakkan Islam Kaffah. Doktrin inilah yang selama ini menurut beliau selalu menjadi spirit kekuatan untuk menjadi pelaku terorisme.

Lain hal dari perspektif korban Nanda Olivia Danil sebagai orang yang mengalami kekerasan terorisme pada kasus Bom Kuningan 2004. Bagi Nanda, traumatik yang dialami sangat mendalam bahkan terbesit kebencian yang sangat kuat terhadap pelaku. Baginya, kehendak yang dilakukan itu adalah kesadaran yang pelaku dapat memilih melakukan atau tidak. Sedangkan apa yang dia alami dengan korban lainnya adalah sesuatu yang tidak dapat ia hindari. kejadian itu terjadi begitu saja tanpa ada peringatan atau tahu sesuatu yang mengerikan itu terjadi. Tekanan psikologis dan traumatik semacam ini ia tanggung hingga bertahun-tahun sampai kema’afan itu perlu dibuka lagi untuk masa depan yang lebih baik.

Atas kejadian semacam ini baik kesadaran mantan pelaku maupun itikat baik korban yang memafkan, menurut Hasibullah Satrawi sebagai ketua Yayasan Aida kala itu berinisiatif untuk membuka ruang antara mantan pelaku terorisme maupun korban dapat menginspirasi kedamaian dan kecintaannya kepada generasi yang akan datang. Generasi mendatang adalah orang yang perlu dibina agar tidak mudah terpapar dengan paham maupun doktrin yang mengajak orang-orang untuk menciptakan kebencian. Karena pada prinsipnya perbuatan Jihad itu bukanlah bersandar pada keinginan pribadi melainkan melalui mahkamah Syar’iah, ungkapnya.(rls Humas UIN IB Padang)

 



Padan--Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Helmi didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Hendri Pani Dias dan Subkor Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Madrasah, Firdaus beserta tim melakukan Koordinasi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Yusron, didampingi Wakil Kepala Kejati Sumbar, Aliza Rahayu Rusma, dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejati Sumbar, Khaidir, Kamis (30/06). 

Koordinasi ini dalam rangka meminta kesediaan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat untuk berkenan memberikan bantuan pendampingan pekerjaan Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru Madrasah yang didanai melalui Anggaran SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) Tahun Anggaran 2022 di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. 

Mengawali kordinasi Kakanwil mengucapkan terimakasih atas kesediaan Kejati Sumbar bersedia menerima kunjungan koordinasi dari Kanwil Kemenag Sumbar. 

"Selain bermaksud untuk silaturahmi kehadiran kami kesini untuk berkoordinasi dengan pihak Kejati," ujar Kakanwil mengawali penyampaianya. 

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa Jajaran Kanwil Kemenag Sumbar diberi amanah pembangunan gedung Ruang Kelas Baru Madrasah yang didanai melalui Anggaran SBSN Tahun 2022.

"Pembangunan gedung baru madrasah ini sebanyak 7 lokasi dengan anggaran 19 Milyar," jelas Kakanwil lagi. 

Diuraikannya, "adapun 7 paket pembangunan tersebut yaitu; pertama, Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MAN 2 Padang Panjang. Kedua, Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MAN 1 Padang Panjang. Ketiga, Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTsN Padusunan Kota Pariaman.

Keempat, Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MAN 2 Payakumbuh. Kelima, Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTsN Kota Solok. Keenam, Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MTsN 2 Padang Pariaman. Ketujuh, Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MAN 2 Tanah Datar. 

"Jadi, berdasarkan hal tersebut kami bermohon kesediaan Bapak kiranya berkenan memberikan bantuan pendampingan untuk pekerjaan Pembangunang Ruang Kelas Baru," ujar H. Helmi. 

"Pendampingan ini dalam rangka mengantisipasi jika ada kesalahan kesalahan atau hal hal yang terkait dengan hukum," tambahnya. 

Dijelaskan lagi, pokja sudah melakukan proses tender dan sudah ada pemenang dan masa sanggah sudah berakhir, sekarang masing-masing kontraktor mengurus jaminan pelaksanaannya. Pendampingan ini akan dimulai ketika penandatanganan kontrak.

Sementara Kejati Sumbar, Yusron menyambut baik kehadiran Kakanwil beserta rombongan. Kejati berjanji akan mendukung penuh kegiatan tersebut, bersedia memberi pendampingan dan akan diadakan penandatanganan MoU dalam waktu dekat.

Ikut mendampingi Kakanwil, Ahmad Negara Dalimunthe dan Muhammad Ridha sebagai PPK Kegiatan SBSN, [DW]

 


Padang -- Kakanwil Kemenag Sumbar H Helmi didampingi Ketua BWI Sumbar H. Japeri, Kasubdit Pengamanan Aset Wakaf Kemenag RI  H. Zaenuri dan Kabid Penais Zawa H. Yufrizal dan membuka sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Bimtek mutasi harta benda Wakaf dan mitigasi sengketa wakaf di hotel Pangeran Beach Padang, (30/06). 

Kakanwil menyampaikan potensi Wakaf sangat strategis untuk mewujudkan kesejahteraan sosial sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat dan nasional. 

Maka untuk itu, Kakanwil meminta aset Wakaf perlu diamankan serta dikelola semaksimal mungkin berdasarkan regulasi yang sudah ada. 

" Melalui bimtek ini dapat menambah literasi perwakafan terkhusus terkait tata cara mutasi harta benda Wakaf dan mitigasi sengketa tanah Wakaf di Sumatera Barat, " Ungkap Kakanwil. 

Sebelumnya Kakanwil mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Sumbar yang telah menyelenggarakan bimtek tersebut.

H. Yufrizal selaku ketua panitia melaporkan tujuan bimtek ini diselenggarakan yaitu sebagai pembekalan bagi pihak terkait tentang prosedur pelaksanaan tata cara mutasi harta benda wakaf dan mitigasi sengketa tanah wakaf. 

Kabid Penais Zawa menuturkan narasumber kegiatan ini melibatkan Kepala Subdit Pengamanan Aset Wakaf Kemenag RI, Kakanwil Kemenag Sumbar, Ketua BWI Sumbar dan Praktisi bidang Wakaf. 

Bimtek ini dibawah koordinasi sub koordinator Muslimah dan diikuti langsung oleh 40 peserta yang terdiri dari Penyelenggara Zakat Wakaf se-provinsi Sumbar, perwakilan PPAIW Kabupaten/ kota, perwakilan BWI Sumbar dan secara daring oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Kepala KUA se-provinsi Sumbar. 

 


Padang - Provinsi Sumatera Barat menoreh prestasi untuk 3 kategori pada Kegiatan Pesparawi Nasional ke-13 di Jogjakarta. Kakanwil H Helmi memberikan apresiasi dan dukungan luar biasa atas capaian Sumatera Barat di ajang tiga tahunan tersebut. 

Pernyataan ini disampaikan Kakanwil saat menerima kunjungan, Ketua LPP Marulitua Siringoringo beserta pembimas Kristen Yesri Elvis, atas keikutsertaan team Sumbar pada Pesparawi Nasional ke XIII di Jogjakarta, Kamis (30/06).

Di ruang kerjanya, Ka.Kanwil Helmi juga menyampaikan rasa bangga atas kehadiran pihaknya bersama istri selaku Ketua DWP Kanwil Kemenag Sumbar, menyempatkan untuk menyaksikan langsung kegiatan Pesparawi di Jogjakarta.

Menurutnya kehadirannya bersama tim Kabiro dari Pemprov adalah wujud dukungan terhadap Kontingen Sumbar agar bisa berhasil dan sukses pada even tersebut. 

Namun demikian, ia menilai ada hal yang lebih penting selain kemenangan. Bisa memberikan pengalaman terbaik di kancah nasional dan dapat memupuk tali persaudaraan dan rasa kebersamaan menjadi substansi utama.

Kedepan, menyikapi harapan Ketua LPP pihaknya berharap kegiatan Pesparawi bisa dilaksanakan di tingkat Provinsi melibatkan seluruh Kabupaten/Kota di Sumbar. Bagi Helmi   ajang Pesparawi sebagai salah satu sarana dalam penguatan moderasi beragama di Indonesia. 

"Semoga kedepan ada pembaharuan, inovasi bagaimana kegiatan ini bisa dikembangkan. Pesparawi ada pengembangan sebelumnya di tingkat Provinsi," ujarnya.

Ia mengajak untuk menumbuhkan toleransi dan harmonisasi antar umat beragama di Indonesia yang penuh keragaman ini. 

"Mari kita senantiasa ciptakan harmonisasi dalam keberagaman ini. Semoga di tahun mendatang kontingen Sumbar dapat menoreh prestasi yang lebih gemilang dengan persiapan dan tahapan yang lebih matang," tutur Helmi.

Sementara itu Ketua LPP Marulitua Siringoringo menyebut kontingen Sumbar berhasil meraih medali untuk semua kategori yang diturunkan. 

Diantaranya kategori Solo anak usia 10-13 tahun putri berhasil meraih medali emas atas nama Danica Nabasar Sitanggang. Sedangkan untuk kategori Solo anak putra atas nama Arthur Sopanagaman Rajagukguk mendapat medali perak Dan kategori Vokal group mengantongi medali perak yang tergabung dari 11 orang dalam 1 tim.

Ia mengaku bersyukur dan sangat apresiatif atas dukungan dan support Kakanwil bersama Pemprov selama kegiatan berlangsung. 

"Kami melihat dan merasakan sendiri bagaimana support Kakanwil Helmi bersama tim Pemprov Sumbar memotivasi anak-anak ketika sedang latihan, sudah sangat luar biasa," terangnya.

Pihaknya mengaku ini adalah yang perdana kontingen Pesparawi Sumbar dilepas di aula Gubernur. Bahkan didampingi Kakanwil Kemenag Sumbar hingga kegiatan selesai. 

"Ini adalah bukti bentuk toleransi dalam kemajemukan agama dan budaya di Sumbar." Ungkapnya.

Disisi lain Pembimas Kristen Yesri Elvis menyebut Pesparawi ini memiliki tujuan yang mulia yaitu untuk pengembangan, pemahaman dan penghayatan melalui sebuah perlombaan. 

Substansi dari kegiatannya bukanlah perlombaan yang identik dengan kompetisi atau persaingan. Namun dengan menyanyikan pujian kepada Tuhan yang Maha Kuasa, dapat meningkatkan keimanan umat Kristiani terhadap Tuhan Yesus.

"Bagi saya even ini even untuk bisa bernyanyi dengan baik, karena disini bagaimana bisa memuji nama Tuhan dalam bentuk lagu."Imbuhnya.

Hal menarik lainnya, bukan tanpa alasan sebut Elvis adalah ketika kegiatan Kristiani digelar di Candi Prambanan yang merupakan tempat ibadah agama lain. 

"Disinilah wujud keragaman yang disimpul dengan nilai toleransi bisa terlihat. Bahkan secara tidak langsung menjadi media promosi wisata dan budaya," katanya.

Selain itu, ajang kompetisi ini selain sebagai wadah untuk melestarikan budaya dan agama Kristen. Sepatutnya bisa menjadi pemersatu bangsa dan memperkokoh jalinan persaudaraan. Mengingat peserta yang hadir memiliki suku, agama dan budaya yang berbeda, lanjut Elvis.

"Jadi hari ini kami temui Kakanwil Helmi untuk melaporkan kegiatan yang sudah terlaksana dengan baik, termasuk capaian prestasi Sumbar pada ajang ini. Khususnya laporan dari Ketua LPP beserta pembimas kristen dengan keikutsertaan team pada Pesparawi Nasional ke XIII di Jogjakarta. Semoga besok bisa lebih maksimal, bisa menggondol semua medali emas,"tukasnya.(vera)

 Zulhas Jadi Menteri Perdagangan, bupati Epiyardi Asda : Kabupaten Solok dan Zulhas Punya Hubungan Dekat

Padang - Bupati Kabupaten Solok Epiyardi Asda Sangat bersyukur dan salut atas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dilantik jadi Menteri Perdagangan (Mendag) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan posisi Muhammad Lutfi pada beberapa waktu yang lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Kabupaten Solok Epiyardi Asda pada awak media pada saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemberatasan Korupsi Terintegrasi Se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Jalan Jenderal Sudirman No. 51 Padang, Selasa (21/06).

'' Saya sangat dekat dengan pak Zulhas dan kami sanggar intens berkomunikasi untuk kemajuan Kabupaten Solok,'' ungkapnya.

Dirinya menjelaskan,Kabupaten Solok merupakankan daerah yang kaya akan keindahan alam dan hasil alamnya, maka dari itu semua problem yang ada di Kabupaten Solok itu hanya segelintir orang yang tidak suka atas cara saya memimpin, karna saya tidak pernah memakan hak rakyat sepeserpun.

Biarkanlah orang berkata apa dan berpandangan buruk kepada saya,yang penting saya bekerja untuk masyarakat dan bertekad untuk memajukan Kabupaten Solok, tutupnya.(l0)


 


Padang, humas -- Guna mewujudkan percepatan sertifikat tanah wakaf , Kanwil Kemenag Sumbar melalui bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penais Zawa) jalin kerja sama dengan Kanwil Agraria Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar. 

Terkait hal itu dengan disaksikan Wagub Sumbar Audy Joinaldy dan Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag RI Ahmad Bahiej tampak Kakanwil Kemenag Sumbar H. Helmi melakukan penandatanganan MoU dengan Saiful Kakanwil BPN Sumbar  disela rapat koordinasi di Aula Kanwil BPN Sumbar, Selasa (29/06). 

Gubernur yang diwakili Wagub Audy Joinaldy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang apik antara Kanwil Kemenag Sumbar dengan Kanwil ATR BPN dalam penyelamatan aset wakaf di Sumbar melalui program percepatan sertifikasi tanah wakaf.

"untuk memberdayakan dan meningkatkan  fungsi tanah wakaf maka perlu literasi dan kerjasama yang kuat terkait perwakafan  kepada segenap stakeholder yang ada di Sumbar," pesan Wagub. 

Ikut memberikan arahan dalam kegiatan ini, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag RI Ahmad Bahiej. Diawal arahannya, Ahmad Bahij mengapreasi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kanwil Kemenag dan Kanwil ATR BPN Sumbar yang telah cepat menindaklanjuti program Kemenag RI dalam hal percepatan sertifikasi tanah wakaf.

"kegiatan ini merupakan tindak lanjut program Menteri Agama RI dan kita akan terus dorong mulai dari tingkat Kanwil, Kabupaten/ kota dan ditingkat  KUA kecamatan untuk segera merealisasikannya," sebutnya.

Percepatan sertifikasi tanah wakaf, sebut Ahmad Bahaij dilakukan untuk menjamin kepastian hukum status aset tanah wakaf yang telah terdata sebanyak 21 ribu tanah wakaf dari seluruh Indonesia.

" tanah wakaf kedepannya diharapkan tidak saja menjadi tanah yang mangkrak akan tetapi sesuai peruntukkannya untuk kemaslahatan umat, baik untuk peribadatan maupun mensejahterakan ekonomi umat," harap Kepala Biro hukum Kemenag RI ini.

Kakanwil Kemenag Sumbar H. Helmi dalam sambutannya menyampaikan bahwa  Kemenag RI telah bekerjasama kengan Kementerian ATR BPN dalam meluncurkan program percepatan sertifikasi tanah wakaf dan ini merupakan tindak lanjut dari program revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan yang telah dilaunching Menteri Agama.

"maka salah satu program strategis  revitalisasi KUA kecamatan adalah pengamanan aset wakaf melalui sertifikasi tanah wakaf karena dalam regulasi perwakafan, KUA adalah pihak pertama untuk menerbitkan legalitas tanah wakaf sebab Kepala KUA adalah Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) awal proses penerbitan sertifikasi tanah wakaf," terang Kakanwil.

H Helmi menjelaskan, saat ini Sumbar terdata  memiliki 5846 lokasi tanah wakaf dengan kondisi bersertifikat sebanyak 3825 dan yang belum bersertifikat sebanyak 2021.

Kakanwil Kemenag berharap dengan penandatangan MoU ini dapat segera mempercepat sertifikasi tanah wakaf yang belum bersertifikat, tentunya secara bertahap dan dapat tuntas sesuai target.

Sedangkan Kakanwil ATR BPN menyatakan kesiapan dalam menjalankan MoU percepatan sertifikasi tanah wakaf di Sumbar dan Ia meminta kerjasama jajaran Kemenag Sumbar untuk segera melengkapi dokumen administrasi sebagai syarat percepatan sertifikasi tanah wakaf.

Pada momen ini juga, tampak Kakankemenag Kabupaten/ Kota dan Kepala ATR BPN Kabupaten/ kota ikut menadatangani komitmen bersama dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf di Kabupaten/ kota masing-masing.

Dalam dalam laporannya, Kabid Penais Zawa H Yufrizal menyebutkan kegiatan ini juga dihadiri   Direktur Pemberdayaan Wakaf Kemenag RI yang diwakili Kasubdit Pengamanan Aset Wakaf dan diikuti  Kakan Kemenag, Kepala Pertanahan Kabupaten/ Kota se-provinsi Sumbar dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan se-provinsi Sumbar.

H Yufrizal mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti MoU Menteri Agama dan Menteri ATR BPN nomor 16 tahun 2021 tanggal 15 Desember tahun 2021 tentang percepatan sertifikasi tanah wakaf.

"yang kedua tujuan kegiatan sebagai acuan teknis bagi Kanwil Kemenag Sumbar, Kanwil BPN Sumbar, Kankemenag  dan Kantor BPN Kabupaten Kota se-Sumbar dalam menjalankan percepatan sertifikasi tanah wakaf," tambah H Yufrizal.

 

Padang-Hujan Deras yang mengguyur Kota Padang sejak sore tak menyulutkan semangat tim Badan Hisab Rukyat (BHR) bersama Kanwil Kemenag Sumbar dan BMKG Padang Panjang untuk menyelenggarakan Rukyatul Hilal.

Kegiatan rukyatul hilal dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat,  H. Helmi didampingi Kepala Bidang Urais, H. Edison bersama Kabid dan Subkoordinator Bidang Urais, Rabu (29/6) di Gedung Kebudayaan Sumatera Barat.

Turut hadir Gubernur diwakili Kabag Kesra Elsandra, Kepala BMKG Padang Panjang,  Suaidi, Kepala Pengadilan Agama, Ketua BHR Sumbar Asasriwarni, Pimpinan Ormas Islam, Kakan Kemenag Kota Padang, H. Edy Oktafiandi beserta jajarannya.

Dalam kesempatan itu Kepala BMKG Padang Panjang, Suaidi menjelaskan kondisi Kota Padang saat dilakukan rukyatul hilal dalam kondiasi berawan dan hujan badai, sehingga hilal tidak teramati dengan baik.

Tetapi timpal Suaidi, jika dilihat parameter hilal berdasarkan kriteria Mabims  (Menteri Agama Brunai Darusslam, Indinesia, Malaysia dan Singapura) dimana tinggi hilal diatas 3 derjat, alongasi diatas 6 derjat dan umur bulan sekitar 8 jam, maka ketinggian hilal di Padang baru 2. 60 derjat.

"Sementara ketinggian hilal baru mencapai 4.89 derjat, elongasi (sudut kemiringan) 3.5 derjat dan usia bulan sekitar 4. 9 jam," jelas Kepala BMKG ini disela sela kegiatan rukyat.

Tetapi di daearah Indonesian bagian barat lanjut Suaidi terutama di Sabang, ketinggian holal sudah mencapai 3.5 derjat dengan elongasi 4.9 derjat dan umur bulan diatas enam jam.

"Kita berharap sesuai dengan sidang isbat maka diistimalkan jika tidak ada yang melihat atau menyaksikan hilal," tukas Suaidi yang juga hadir bersama timnya untuk melakukan rukyatul hilal.

Sementara itu, Gubernur Sumbar yang diwakili Kabag Kesra Elsandra, mengatakan Pemerintah  Provinsi Sumatra Barat sangat mendukung kegiatan ini. Apalagi jika Rukyat dilakukan setiap bulan sehingga tidak ada lagi keraguan di tengah masyarakat.

Kepada masyarakat Sumatera Barat Elsandra mengimbau, walaupun di Padang hilal tidak terlihat maka silahkan menunggu dan mengikuti sidang hasil isbat yang dilaksanakan Kementerian Agama

Kegiatan Rukyatul Hilal ini diselenggarakan Tim BHR Sumbar yang dipimpin ahli hisab Kanwil Kemenag Sumbar, Ihsanul Fikri, Fadhli Pohan dan Budi Riva bersama JFT dan JFU Bidang Urais. 

Bencana di Sumbar Tak Dibantu, Bupati Solok Sesalkan Gubernur Cairkan BTT Untuk Provinsi Lain



Padang, – Masih ingat dengan peristiwa bencana alam banjir dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2021 lalu. Atas peristiwa tersebut, Pemprov Sumbar memberikan bantuan senilai Rp750 juta. Dalam waktu yang bersamaan, ternyata banyak peristiwa bencana alam di Sumbar yang tidak dibantu Pemprov Sumbar.

Kebijakan Gubernur Sumbar, Mahyeldi ini disorot banyak pihak termasuk Bupati Solok Epyardi Asda. Menurutnya, pemimpin itu bertanggungjawab kepada rakyatnya, jadi gubernur mestinya urus Sumbar dulu, baru daerah lain.

“Sumpah kepala daerah bertanggungjawab terhadap daerahya. Maju mundurnya daerah tergantung kepala daerah. Pemerintah pusat memberikan anggaran untuk daerah itu sendiri, bukan untuk daerah lain. Ini anaknya sendiri yang kelaparan, tapi malah bantu daerah lain,” kata Bupati Solok, Epyardi Asda, kepada deliknews.com, Selasa (28/6/22).

Menurut Epyardi Asda, mestinya DPRD Sumbar memanggil Gubernur untuk mempertanyakan kenapa dana Pemprov Sumbar dipakai untuk daerah lain.

“Kalau melanggar aturan harusnya DPRD panggil dia (gubernur). Pertanyakan kenapa dana Sumbar dipakai untuk daerah lain, sementara bencana di Sumbar tidak dia bantu,” tegasnya.

Dikatakan bupati ini, perlu juga DPRD pertanyakan kepada gubernur, kenapa koordinasi gubernur dengan bupati dan wali kota tidak jalan.

Epyardi Asda mengingat kembali soal bencana di Pasaman Barat (Pasbar) pada Februari 2022 lalu. Menurutnya,  gempa Pasbar yang berdampak besar terhadap beberapa kabupaten itu seharusnya dikoordinasikan dengan bupati dan wali kota di Sumbar.

“Tidak ada ia umumkan, sehingga kami tidak bisa menganggarkan. Seharusnya dia (gubernur) memahami aturan, dan punya kapasitas untuk mengumumkan. Ajak bupati dan wali kota bagaimana menanggulanginya, itu tugasnya, tapi sepertinya tidak dilakukan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data bencana yang terjadi bersumber dari situs BNPB, pada Maret dan April 2021 terjadi 25 bencana bencana Banjir, Puting Beliung, Tanah Longsor dan Gempa Bumi pada sepuluh kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sumbar tidak mendapatkan bantuan tanggap darurat yang bersumber dari BTT Provinsi Sumatera Barat. Hal ini menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).




Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk Bangsa Indonesia. 

Bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa serta pendahulu personel kepolisian ini sekaligus rangkaian dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-76 yang jatuh pada 1 Juli 2022 nanti.

"Kegiatan kali ini merupakan bagian penghormatan kita, terhadap para pahlawan nasional yang telah berjasa pada saat memperjuangkan kemerdekaan. Dan juga banyak senior-senior yang tentunya dimakamkan di taman makam pahlawan ini," kata Sigit di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (29/6/2022).

Mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan bahwa, prosesi ziarah ini sekaligus untuk mengenang seluruh jasa dan perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan dalam meraih kemerdekaan untuk rakyat Indonesia. 

"Bagi kami spirit perjuangan beliau-beliau, kemudian, hal positif dan juga di satu sisi adalah kesempatan kami untuk berikan penghormatan dan doa bagi para pendahulu kami," ujar Sigit.

Dengan adanya penghormatan ini, Sigit menekankan, sebagai generasi penerus bangsa, semangat yang dikobarkan dan dicita-citakan oleh para pendahulu bangsa harus terus diperjuangkan untuk saat ini dan kedepannya. 

Semangat itu, dikatakan eks Kapolda Banten tersebut, harus dijadikan refleksi sebagai energi positif untuk terus memberikan yang terbaik untuk bangsa, negara, masyarakat dan institusi Polri, kedepannya. 

"Kami terus melanjutkan apa yang telah beliau-beliau ukir dan menjadi warisan kita, serta akan terus kita perjuangkan untuk membawa institusi Polri menjadi lebih baik. Dan juga mengawal bangsa serta negara kita untuk terus melaksanakan programnya menuju Indonesia Emas tahun 2045," ucap Sigit.

"Ini merupakan warisan yang akan terus kita berikan kepada generasi-generasi muda kita selanjutnya," tambah Sigit sekaligus mengakhiri.

Gelar Festival Nusantara Gemilang, Kapolri: Pesan Moral Pentingnya Jaga Persatuan-Kesatuan 



Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara 'Festival Nusantara Gemilang' yang merupakan pagelaran pentas seni dan budaya. Kegiatan ini, masih dalam satu rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-76. 

Dalam kesempatan tersebut, Sigit mengungkapkan bahwa acara festival ini merupakan puncak penyatuan kegiatan yang sebelumnya diikuti dari perwakilan 34 Provinsi di seluruh Indonesia, yang diikuti sekitar 400 orang.

"Kemudian diambil 14 provinsi. Dari 14 provinsi ini dijadikan satu selanjutnya mereka melakukan kegiatan dan  latihan bersama dalam suatu tempat, kemudian diberikan pelatihan mengenai wawasan kebangsaan, wawasan terkait budaya dan etika  yang dilebur menjadi satu kegiatan, yang tadi bisa kita lihat begitu bagusnya dan ini merupakan bentuk dari kekayaan bangsa kita," kata Sigit di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Mantan Kabareskrim Polri menyatakan bahwa, festival ini adalah bukti bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagamaan dan kekayaan seni budaya. Apabila ini terus dikelola dan dikembangkan, kata Sigit akan menjadi satu energi dan kekuatan luar biasa bagi Indonesia, yang tak dimiliki negara lain.

"Berbagai macam etnis, suku, seni budaya di dalamnya, itu semua kekayaan kita yang harus kita jaga dan pertahankan," ujar Sigit.

Seni dan budaya yang ditampilkan dalam Festival Nusantara Gemilang, ditegaskan Sigit, menjadi pesan bagi seluruh elemen bangsa dan masyarakat Indonesia untuk terus menjaga dan saling menghormati keberagaman yang ada. 

Dengan saling menjaga dan menghormati keberagaman yang ada, menurut Sigit, hal itu akan menguatkan nilai persatuan dan kesatuan yang merupakan kekuatan dari Bangsa Indonesia. 

"Tentunya ini semua mengandung pesan moral pentingnya nilai kesatuan dan persatuan yang harus terus dikelola dan dijaga sebagai kekuatan besar yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas tahun 2045," tutur Sigit. 

Dengan terjaganya persatuan dan kesatuan, Sigit berharap, keberagaman baik suku, budaya dan tradisi yang dimiliki akan terus menjadi kekuatan yang khas dari Bangsa Indonesia. 

"Pesan yang disampaikan ke seluruh masyarakat Indonesia dengan keberagaman yang ada, seni, etnis dan suku tentunya harus kita jaga dan ini selalu pertahankan menjadi potensi besar. Semangat persatuan dan kesatuan yang ditunjukan adik-adik tadi, harus kita apresiasi dan kita dorong terus untuk digelorakan," tutup Sigit. 

Dalam kesempatan ini, Sigit pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, dewan juri, panitia penyelenggara serta seluruh pihak terkait sehingga acara festival ini berlangsung dengan sukses.

 


Padang- 240 ASN sudah ditetapkan NIPPPK dan menerima SK PPPK formasi Tahun 2021 pagi ini Rabu (29/06). Berpusat di Aula AB I Kakanwil Helmi menyerahkan SK PPPK kepada tiga peserta perwakilan tiga Kabupaten/Kota. 50 orang yang menerima SK CASN formasi Tahun 2021 secara luring, diwakili Kota Padang, Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman. Sementara untuk 190 orang CASN lainnya mengikuti secara virtual dari Kabupaten/Kota masing-masing.

Usai menandatangani Berita Acara Penandatanganan Perjanjian Kerja dan Penyerahan SK PPPK Formasi Tahun 2021 di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Kakanwil memberikan pembinaan kepada 240 ASN.

"Selamat kepada bapak/ibu yang telah menerima SK PPPK Sumbar Formasi 2021 ini. Ini adalah hasil kerja keras dan doa orangtua bapak/ibu." Katanya mengawali sambutan.

H Helmi menyebut, sesuai UU nomor 5 PNS itu terdiri dari dua, PNS dan PPPK. Dengan diserahkannya dan diterimanya dan ditandatangani perjanjian kerja, maka resmi sudah 240 orang ini menjadi ASN. Harapannya tentu saja akan dapat menambah motivasi dalam bekerja.

"Kalau kemarin baru calon, sekarang sudah ASN 100 persen." Ujar Kakanwil.

Terkait itu, Kakanwil berpesan kepada 240 penerima SK PPPK, untuk menjadikan agama sebagai core values, dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam menjalankan tugas.

"Kata agama seharusnya menjadi motivasi kita dalam bekerja, karena bekerja berdasarkan agama kita mendapat dua hal. Dunianya dapat, akhiratnya dapat pahala dan masuk surga, Aamiin Ya Rabb," katanya.

Menurut Helmi Aparatur sepatutnya menjadi contoh dalam praktik kehidupan. "Dalam dunia kerja kita menjadi contoh bagi teman-teman, pun dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu dalam kegiatan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya, kita yang pertama datang."ujarnya.

Menurutnya hal demikian bentuk wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Misalnya saja dengan melaksanakan tugas dengan baik dan sesuai aturan. 

"Jangan sampai setelah menerima SK PPPK, malah justru mengendorkan semangat kerja. Misalnya yang tadinya rajin jadi makin berkurang, mulai tidak disiplin, terlambat masuk kerja. Jadi jangan sampai kondisinya menurun, kita sudah percaya oleh negara. Apalagi negara membatasi usia untuk menjadi PNS, maksimal 35 tahun," imbuhnya.

Terakhir, tak lupa Helmi mengingatkan seluruh penerima SK untuk meningkatkan tanggungjawab, disiplin dan dedikasi yang tinggi untuk lembaga. 

"Bekerja dengan sebaik-baiknya, bekerja secara bersama-sama. Bekerja tim, sama sama bekerja dan bekerja sama. Ikhlas dan ciptakan suasana kerja yang nyaman, tunjukkan prestasi sebagai ASN Kemenag," pintanya.

Disisi lain, Kakanwil kembali mewanti-wanti ASN PPPK untuk mengingat fungsi sebagai ASN. Pertama, ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik.

"Salah besar jika ada ASN yang tidak mau melaksanakan kebijakan publik seperti vaksinasi, dan lainnya.

Fungsi ASN kedua adalah sebagai perekat persatuan. "Jangan sampai ASN mengeluarkan komentar dan statemen di medsos, yang justru merusak persatuan yang ada. Maka saring dulu setiap informasi yang masuk, sebelum di sharing ke publik," tukasnya.

Terakhir, ASN sebagai pelayan masyarakat. "Kita dilarang menyalahgunakan wewenang atas barang milik negara, dan sebagainya," tutup Kakanwil.

Dalam laporannya, H Jarmil selaku ketua panitia Kegiatan menyampaikan PPPK formasi 2021 merupakan tenaga honorer kategori II (THK) yang telah lulus seleksi administrasi formasi jabatan guru pada tahun 2019. Dikarenakan tidak terlaksananya ujian seleksi dengan alasan adanya kendala teknis sebanyak 287 peserta. 

"Dari 287 yang berhak mendaftar hanya 279 orang yang melakukan pendaftaran ulang pada seleksi CPPPK Formasi Tahun 2021. Tercatat 8 orang yang tidak mendaftar karena meninggal dunia dan sudah tidak aktif lagi sebagai guru." Terangnya.

Selanjutnya pada tanggal 26 Oktober 2021 mereka berhak mengikuti SKD sistem CAT yang dipusatkan di IAIN Bukittinggi, sambung Jarmil.

"Dari 279 yg ikut SKD lulus sebanyak 242 orang. Hanya saja yang dapat diusulkan utk penetapan NIPPPK sebagai calon PPPK, sebanyak 241 org. 1 org tidak diusulkan karena TMS. Kemudian dari 241, sebanyak 240 orang sudah ditetapkan NIPPPK nya, sedangkan untuk 1 orang lainnya masih dalam proses penetapan NIPPPK oleh BKN." Rincinya lagi.

Diakhir laporan, Jarmil menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kakanwil Helmi telah mendukung atas terselenggaranya kegiatan penyerahan SK PPPK dan pembinaan terhadap 240 calon PPPK.

Sebagai informasi, Penyerahan SK secara simbolis diberikan kepada tiga perwakilan.  Hadir pada kegiatan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H Hendri Pani Dias, Kepala Bidang Papkis H Naharudin, Kepala Bidang Urais H Edison, Pembimas Kristen Yesri Elvis dan Pembimas Hindu Jumadi, Sub Koordinator Kepegawaian dan Hukum H Jarmil, jajaran  Sub Koordinator Bidang Pendidikan Madrasah.

Turut hadir Kasubbag TU perwakilan tiga Kankemenag Kabupaten/Kota. Diantaranya Kota Padang, Pariaman dan Padang Pariaman, jajaran JFT serta JFU di Lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar.(vera)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.