Rakor dan Sosialisasi E-BERPADU di Polda Sumbar
Netralnews.net---Sumbar - Polda Sumatera Barat bersama Pengadilan Tinggi Padang, Kejaksaan Tinggi Sumbar dan Kanwil Kemenkumham Sumbar melaksanakan rapat koordinasi dan sosialisasi E-BERPADU (Berkas Perkara Terpadu).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Karo Humas Mahkamah Agung Dr. H. Sobandi, SH. MH, Ketua Pengadilan Tinggi Padang, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar (diwakili), Kanwil Kemenkumham Sumbar, dan BNNP Sumbar serta Pejabat Utama Polda Sumbar, Kamis (28/7) di ruang Jenderal Hoegeng Mapolda Sumbar.
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto dalam sambutannya menyampaikan, E-BERPADU merupakan suatu aplikasi yang berbasis web yang terintegrasi dan digunakan untuk pengolahan serta percepatan pertukaran informasi perkara pidana antara C.J.S. (Criminal Justice System).
Dikatakan, pihaknya sangat menyambut baik dan mengapresiasi inovasi dari Mahkamah Agung RI dalam menciptakan aplikasi E-BERPADU tersebut, karena dapat dimanfaatkan bagi masyarakat.
"Aplikasi E-BERPADU dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mencari keadilan dengan memaksimalkan keunggulan teknologi informasi serta menjadikan lembaga penegak hukum lebih transparan dan membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat," ucap Brigjen Pol Edi Mardianto saat membacakan amanat Kapolda Sumbar.
Sementara, Karo Humas Mahkamah Agung, Sobandi mengatakan dalam era yang serba digital saat ini, pemanfaatan teknologi informasi merupakan salah satu elemen penting dalam penegakan hukum. Teknologi memberikan berbagai kemudahan dalam setiap proses kerja, termasuk dalam hal administrasi perkara pidana, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.
"Bagi Aparat Penegak Hukum (APH), sinergi pemanfaatan teknologi informasi telah diwujudkan melalui Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi atau disingkat SPPT – TI," ujarnya.
Sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini sebutnya, merupakan pengenalan Aplikasi E-BERPADU (Elektronik Berkas Pidana Terpadu) dalam rangka mendukung Sistem Penanganan Perkara Tindak Pidana Secara Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI) yang menjadi program prioritas RPJMN 2020-2024.
Aplikasi e-Berpadu adalah layanan yang diberikan pada tahapan pra-persidangan. Pada versi 1.0 ini, pihaknya telah mengembangkan 6 fitur layanan berupa pelimpahan berkas perkara secara elektronik, izin/persetujuan penggeledahan secara elektronik, izin/persetujuan penyitaan secara elektronik, perpanjangan penahanan ke pengadilan secara elektronik, izin besuk tahanan secara elektronik, permohonan pinjam pakai barang bukti secara elektronik, fitur penetapan diversi dan pembantaran.
"Aplikasi ini akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan," terang Karo Humas Mahkamah Agung RI, Sobandi.
"Dalam waktu dekat pembahasan akan dilakukan, dan komitmen nyata dari Sumbar ini akan kami dengungkan dalam forum pokja tersebut, dan yakinlah, pertemuan hari ini akan menjadi booster untuk terciptanya akselerasi yang bermanfaat untuk kita semua," sambungnya.
Ketua Pengadilan Tinggi Padang, Amril menuturkan selain dengan Polda Sumbar, Pengadilan Tinggi Padang juga melakukan kooordinasi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Kepala Badan Narkotika Nasional Sumbar.
"Setelah komunikasi lintas sektoral ini dilakukan, kami Pengadilan Tinggi Padang melanjutkan koordinasi dengan Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI sehingga terlaksanalah sosialiasi E-BERPADU pada hari ini Kamis tanggal 28 Juli 2022," katanya.
Ia menambahkan, maksud dan tujuan dari E-BERPADU ini diantaranya terwujudnya sistem administrasi penanganan perkara pidana berbasiskan teknologi informasi, meningkatkan efektivitas dan efisiensi bagi para aparatur penegak hukum, masyarakat pencari keadilan dan advokat.
"Memudahkan koordinasi antar aparat penegak hukum, kerjasama antar aparat penegak hukum dalam menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan teknis operasional pelayanan publik dan/atau pendukung pelayanan publik," ujarnya.(*)
DANSATGAS TMMD KE 114 KODIM 0307/TD CEK PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN SALURAN IRIGASI
Tanah datar – Komandan Distrik Militer 0307/TD sekaligus bertindak sebagai Dansatgas TMMD ke-114 Kodim 0307/TD, Letkol Czi Sutrisno, S.T.,M.I.P Mengecek perkembangan sasaran tambahan pembangunan saluran irigasi sepanjang 200 meter di Jorong Pasa senayan Kecamatan Lintau Buo KabupatenTanah datar, Kamis( 28/7/2022).
Selaku Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke –114 Kodim 0307/TD Letkol Czi Sutrisno, S.T.,M.I.P Melakukan Kunjungan langsung setiap saat ke lokasi TMMD, mengecek secara langsung hasil pekerjaan satgas dan warga mulai dari Pra TMMD hingga saat ini, mengecek sudah sampai dimana perkembanganya. Karena hal tersebut tentunya agar semua pekerjaan program dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
“Saya selaku Dansatgas akan selalu mengecek secara langsung hasil dari kerja personel Satgas dan warga, agar hasil pekerjaan tersebut dapat selesai sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Motivasi dan semangat terus saya berikan kepada Personel satgas agar dapatnya bekerja penuh semangat dan tentunya mendukug segala fasilitas setiap anggota Satgas dalam membantu masyarakat di wiilayah tertinggal agar mereka dapat bangkit menuju masyarakat yang sejahtera sesuai dengan tujuan dari program TMMD” Ujar Dansatgas TMMD ke-114.
Menurutnya, pengecekan ke lokasi TMMD ke-114 ini selain memberikan semangat kepada prajurit Satgas TMMD juga untuk mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat. Karena masyarakat sangat antusias bergotong royong bersama Satgas TMMD.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, PLH Danramil 04/Lintau Buo, Pelda Endrik Bati ter Pelda Hasibuan, Danki Satgas Letda lnd Eri hermawan, Babinsa Koramil 06 Serka Erdipon.(**).
Ketua Pokdar Khamtibmas Sumbar Triski, Pentingnya Toleransi Hadapi Pemilu 2024
Padang-netralnews.net --- Pokdarkamtibmas Provinsi Sumatera Barat ikut serta dalam kegiatan yang diadakan oleh Ditbinmas Polda Sumbar, kegiatan Community Policing dengan tema Eksistensi Komunitas dan Ormas dalam menjaga Solidaridaritas, Kemandirian Masyarakat serta Menangkal Intoleransi guna menghadapi Pemilu 2024 di ZHM Primiere Hotel , Kamis (28/07/2022).
Pemateri Kesbangpol Provinsi, Kemenag Kota Padang, dan katsubdib Intel Polda Sumbar serta dihadiri Oleh organisasi yang bermitra dengan polri.
''Kegiatan seperti ini sangat baik untuk diikuti oleh masyarakat dan ormas untuk mengedukasi kita semua agar bisa menangkal Intoleransi serta siap menghadapi Pemilu tahun 2024 mendatang,'' ungkap Ketua Pokdarkamtibmas Sumbar Triski.
Masih kata pria yang juga merupakan seorang pengusaha muda di Sumbar itu, dirinya mengatakan betapa pentingnya edukasi-edukasi yang seperti ini agar kita semua (masyarakat) bisa siap menghadapi pemilu serta bisa saling bertoleransi antara sesama.
Apalagi kita di Kota Padang kita hidup sangat berdampingan dengan berbagai etnis dan suku, maka dari itu kita bisa menerapkan toleransi dan saling menghargai, tegasnya.
Triski berharap dengan mengikuti kegiatan Community Policing ini Pokdarkamtibmas Sumbar bisa menerapkan ilmu dari para narasumber kepada masyarakat agar tercipta situasi Kamtibmas yang aman.
Kegiatan Community Policing ini di ikuti dari berbagai elemen kelompok ormas, seperti Pokdarkamtibmas Sumbar, Senkom dan kelompok pedagang yang ada di kota Padang.
Padang Gelar MTQN Ke-40, Wako Hendri Septa: Mari Kita Bumikan Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari!
PADANG - Pemerintah Kota Padang resmi menggelar Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) Tingkat Kota Padang ke-40 tahun 2022 yang berlangsung selama 27-29 Juli.
Event keagamaan yang sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 itu, dibuka oleh Wali Kota Padang Hendri Septa di pelataran parkir Masjid Agung Nurul Iman, Rabu (27/7/2022) pagi.
Adapun tema yang diangkat pada MTQN tingkat Kota Padang tersebut adalah "Melalui MTQN tingkat Kota Padang ke-40, Kita Wujudkan Generasi Milenial Kota Padang yang Qurani, Unggul dan Berdaya Saing".
Dalam pembukaan MTQ tersebut juga dilakukan pembacaan SK Dewan Hakim oleh Wali Kota Padang. Event ini juga dimeriahkan oleh penampilan grup vokal nasyid MAN 2 Padang disertai shalawat dan zikir bersama.
Kegiatan pun bertambah semarak karena juga tersedia bazar dan pameran dari pelaku usaha mikro yang menjual produk UMKM unggulan Kota Padang di pelataran Masjid Agung Nurul Iman.
Wali Kota Hendri Septa dalam sambutan dan arahannya mengatakan, MTQN tingkat Kota Padang ke-40 tersebut sangat berarti penting sebagai salah satu upaya untuk menjaga kemurnian isi Alquran dari masa ke masa bagi warga Kota Padang.
Tak hanya itu, menurut pemimpin agamis itu, melalui MTQ diharapkan memberikan motivasi bagi warga Kota Padang terutama generasi muda untuk senantiasa membaca, menghafal, mempelajari dan memahami kandungan Alquran.
"Jadi inilah yang menjadi latar belakang diselenggarakannya MTQ tersebut secara rutin. Semua ini merupakan upaya nyata kita (Pemko Padang) mewujudkan Kota Padang yang madani. Kita tentu berharap, penyelenggaraan MTQ ini akan menimbulkan motivasi dan menggugah keinginan, terutama di kalangan generasi muda agar lebih mencintai dan mendalami makna yang terkandung dalam Alquran. Sehingga dalam kesehariannya mereka akan selalu menjadikan Alquran sebagai sumber rujukan utama dan pedoman hidup," harap Wali Kota.
Terakhir atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Padang Hendri Septa menaruh harap agar MTQN tingkat Kota Padang ke-40 tersebut berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi seluruh warga Kota Padang.
"Semoga MTQ ini berjalan lancar dan sukses, memberi keberkahan bagi kita semua," pungkas orang nomor satu di Kota Padang tersebut sembari menekan tombol tanda MTQ resmi dimulai sekaligus memainkan alat musik drum bersama grup marching band MAN 3 Padang.
Pada saat yang sama Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Fuji Astomi menyebutkan, adapun cabang lomba yang dipertandingkan pada MTQN tingkat Kota Padang ke-40 diantaranya mulai dari Cabang Tilawah yang terdiri dari kategori Tilawah TK, Anak-anak, Tilawah Remaja dan Tilawah Dewasa.
Cabang selanjutnya yaitu Cabang Tahfizh terdiri dari kategori 1 Juz Tilawah, 5 Juz Tilawah, I Juz Non Tilawah dan 5 Juz Non Tilawah. Selain itu juga ada Cabang Tartil Dasar, Umum dan Menengah serta Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) dan Khutbah Jumat dan Adzan.
"Peserta MTQN tingkat Kota Padang ke-40 ini berjumlah sebanyak 528 orang kafilah terdiri dari unsur Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Sekolah/Madrasah di bawah naungan Kemenag Kota Padang (MI/MTs dan MA). Selanjutnya dari BKS TPQ/TQA Kota Padang, FKDT MDT/MDA Kota Padang, Pondok Pesantren dan Rumah Quran/Tahfizh," terang Fuji Astomi.
Dalam pembukaan MTQN tingkat Kota Padang ke-40 tersebut hadir Sekda Kota Padang Andree Algamar yang juga Ketua LPTQ Kota Padang, Kakan Kemenag Kota Padang Edy Oktaviandi, seluruh pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang serta Camat dan Lurah se-Kota Padang.
Juga hadir di kesempatan itu unsur Forkopimda Kota Padang, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang Prof. Dr. Salmadanis serta Ketua Harian LPTQ Kota Padang H. Wardas Tanjung dan Ormas Keagamaan di Kota Padang.(Dv/Mul/Ady/Prokopim Pdg)
50 Kota,netralpost– Pertengahan tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota kembali melakukan penyegaran terhadap 21 pejabat struktural di sejumlah unit kerja. Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, pada Selasa (26/07/2022), bertempat di aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota di Sarilamak, Kecamatan harau. Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Widya Putra, Asisten I Herman Azmar, Asisten II Fitma Indrayani, unsur-unsur Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dalam sambutannya, sesuai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Bupati Lima Puluh Kota mengatakan mutasi bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bertujuan untuk pembinaan dan pengembangan karier serta sebagai upaya untuk melakukan penyegaran terhadap jajaran pejabat struktural yang ada. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah memerlukan pimpinan yang memiliki kompetensi dan profesionalisme dalam memangku jabatan untuk mencapai sasaran yang diinginkan. “Kami berharap agar saudara-saudara fokus kepada percepatan pembangunan daerah, percepatan pencapaian target sesuai visi dan misi Kepala Daerah, dan percepatan pelaksanaan kegiatan,” tutur Bupati Safaruddin.
Ke-21 pejabat promisi dan rotasi ini mengisi posisi yang terdiri atas empat Pejabat Pimpinan Pratama, enam Pejabat Administrator, dan 11 Pejabat Pengawas. Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya untuk formasi jabatan pimpinan pratama setara Eselon II adalah Irwandi sebagai Inspektur Kabupaten Lima Puluh Kota, Gusdian Laora sebagai Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Ambardi sebagai Kepala Dinas Pangan, dan Aneta Budi Putra sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Untuk pejabat administrator atau setara Eselon III adalah Gusni Hendrix sebagai Camat Pangkalan, Muhammad Rifki sebagai Camat Gunung Omeh, Farid Wajidi sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah pada Badan Keuangan, Des Putra sebagai Kepala Bidang Penganekaragaman, Konsumsi dan Keamanan Pangan pada Dinas Pangan, Ali Amran sebagai Kepala Bidang Ketersediaan, Distribusi dan Kerawanan Pangan pada Dinas Pangan, Elsi Risalma Putri sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan.
Untuk Pejabat Pengawas atau setara Eselon IV adalah Asralaila Rais sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Kecamatan Suliki, Fethra Mula Kurnia sebagai Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Perhubungan, Bunawarman sebagai Kepala Seksi Pengoperasian Prasarana pada Dinas Perhubungan, Nita Veronike sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Pusat Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Roza Pratiwi sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial pada Kecamatan Situjuah, Rahmat Fauzat sebagai Kepala Subbagian Keuangan, Perencanaan dan Evaluasi pada Kecamatan Situjuah, Refni Renita sebagai Kepala Seksi Pemerintahan pada Kecamatan Mungka, Laila Musniati sebagai Kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Mungka, Susridawati r sebagai kepala Seksi Pelayanan pada Kecamatan Suliki, Joni Damon sebagai Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dikdas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Yunasril sebagai Kepala Seksi PTK SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (Yon)
50 Kota,netralpost-- Generasi muda harus mencintai kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah masing-masing. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam memperkenalkan hal tersebut adalah dengan menyusun kurikulum muatan lokal yang bersumber dari sumber daya, kelompok masyarakat, dan suku budaya. Sumber budaya nilai pendidikan karakter ini dikonstruksi, disimpan, dan disampaikan melalui bahasa daerah yang bermuara pada muatan lokal. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa dan civitas akademika di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (UNAND) Limau Manih, Padang pada Senin (25/07/2022).
Kuliah umum dengan tema Kurikulum Muatan Lokal bertajuk Peran Strategis Pemerintah Daerah dalam Melestarikan dan Mengembangkan Bahasa dan Sastra Minangkabau diberikan Bupati usai melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota tentang Kerjasama Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal.
Turut Hadir Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Budaya Dr. Ike Revita M.Hum, Sekretaris Daerah Widya Putra dan Ketua TP PKK Nevi Safaruddin beserta rombongan dan Budayawan tradisonal minangkabau Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto.
Dalam kuliah umumnya, Bupati Safaruddin menjelaskan konsep Kurikulum Muatan Lokal adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar dan mengajar yang ditetapkan oleh daerah sesuai dengan keadaan dan kebutuhan daerah masing-masing. "Penyusunan kurikulum muatan lokal selaras dengan visi Kabupaten Lima Puluh Kota yaitu Mewujudkan Kabupaten Lima Puluh Kota yang madani, beradat, dan berbudaya dalam kerangka adat basandi syarak syarak basandi Kitabullah," tutur Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Safaruddin menjelaskan bahwa visi dan misi Kabupaten Lima Puluh Kota ini memberikan peluang untuk mengadopsi muatan lokal yaitu bahasa daerah dan sastra minang dalam kurikulum pengajaran di sekolah-sekolah. "Muatan lokal berupa bahasa daerah dan sastra minangkabau adalah pembentuk karakter mental dan nilai-nilai unggul pada siswa di tengah derasnya pengaruh nilai-nilai asing yang terintroduksi melalui kemajuan teknologi informasi," jelas Bupati Safaruddin.
Dibagian lain kuliah umumnya, Bupati mengatakan, "Pemkab Lima Puluh Kota mendukung pemberlakuan muatan lokal (Bahasa Daerah dan sastra minangkabau)." Dukungan ini diimplementasikan berupa pengembangan kerjasama dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat dan Fakultas Ilmu Budaya UNAND dan UNP dalam menyusun kurikulum muatan lokal di Kabupaten Lima Puluh Kota. (Yon)
Payakumbuh,netralpost--- Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura membuka pelatihan menjahit dasar yang digelar di Balai Latihan Kerja atau BLK Payakumbuh, Rabu (27/7).
32 peserta yang telah lolos seleksi secara resmi mengikuti pelatihan yang diselenggarakan selama 20 hari kedepan, dengan pembiayaan melalui APBD Kota Payakumbuh tahun anggaran 2022 dan merupakan pokok pikiran dari Wakil Ketua DPRD Wulan Denura.
Program ini digelar dalam rangka mendukung program cipta 100 ribu enterpreneur milenial. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh, terus melakukan berbagai rangkaian kegiatan pemberdayaan untuk masyarakat Kota Randang.
Wulan Denura dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kadis Yunida Fatwa beserta seluruh jajaran yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, juga ucapan yang sama kepada BLK Payakumbuh sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.
"Usulan pelatihan ini adalah bagian dari serapan aspirasi masyarakat yang kami terima melalui agenda kunjungan ke berbagai wilayah di Kota Payakumbuh. Sebagai wakil dari masyarakat tentunya semua keluhan dan saran jadi pertimbangan untuk dapat disampaikan kepada pihak yang berkompeten yang sesuai dengan tupoksinya," kata Wulan.
Sementara itu, panitia kegiatan, Kabid Tenaga Kerja Gesmalindra menerangkan peserta akan dibagi menjadi 2 kelompok, dari 32 orang masing-masing kelompok dibagi menjadi 16 orang. Gelombang pertama dimulai pada 28 Juli hingga selesai pada tanggal 20 Agustus 2022. Sementara itu untuk gelombang kedua dilanjutkan pada 22 Agustus dan selesai pada 13 September 2022.
"Untuk teknis dan yang lain-lainnya akan diatur oleh Tim Instruktur dari BLK," ulas Gesmalindra.
Sementara itu Kadis Nakerin Yunida Fatwa menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Wulan Denura selaku wakil rakyat yang sampai saat ini masih mempercayakan pelaksanaan kegiatan pokok pikirannya kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.
"Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala UPTD BLK Payakumbuh Nanang beserta jajaran dan instrukturnya yang telah menyiapkan dan memfasilitasi pelaksanaan pelatihan ini," kata Yunida.
Yunida menyebut, pelatihan ini adalah salah satu bentuk komitmen pemerintah terhadap penyelesaian masalah yang sedang terjadi di tengah masyarakat, sebagai dinas yang bertanggung jawab dalam ketenagakerjaan dan juga perindustrian tentunya akan berupaya mengoptimalkan berbagai cara seperti yang sering dilakukan yakni memfasilitasi pelatihan pelatihan baik dari internal maupun eksternal.
"Bagi seluruh peserta yang lulus kali ini kami berharap keseriusan mereka mengikuti kegiatan ini, sebab dari sekian banyak yang ingin dan mau hanya 32 orang saja bisa difasilitasi karena terbatasnya anggaran," tukuknya.
Senada, Kepala UPTD BLK Nanang turut mengucapkan terima kasih sekaligus apresiasi kepada Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura dan juga Kepala Disnakerin Kota Payakumbuh Yunida Fatwa beserta bidang Naker yang telah menunjuk BLK sebagai tempat pelaksanaan pelatihan menjahit ini.
"Secara umum Dinas tenaga kerja dan perindustrian Kota Payakumbuh sering melaksanakan kegiatan di sini, mungkin ratusan bahkan mungkin sudah ribuan masyarakat Kota Payakumbuh yang telah difasilitasi mendapatkan kesempatan pelatihan," terangnya.
"Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut dan seluruh peserta yang ikut sekeluarnya dari sini menjadi masyarakat yang mandiri dan mumpuni secara ekonomi," tutup Nanang. (Yon)
LimaPuluhKota - Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Sumatera Barat 2, Rezka Oktoberia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Barat yang telah merealisasikan pembangunan Jembatan Namang yang selama ini diharapkan oleh masyarakat Jorong Kuranji, Nagari Guguak VIII Koto, Limapuluh Kota. Diketahui, aspirasi masyarakat yang menginginkan agar pembangunan jembatan tersebut dari beberapa tahun yang lalu dan telah berkali kali disampaikan kepada pemerintah sehingga puncaknya pada akhir februari 2021, hal yang sama disampaikan langsung oleh Rezka selaku Tokoh masyarakat kepada Wakil Gubernur Sumbar.
Kepada media, Anggota DPR RI yang juga putri Limapuluh kota Rezka Oktoberia menyampaikan, keberadaan Jembatan Namang sangat penting dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di Limapuluh Kota. Ia menyebutkan, jembatan tersebut adalah salah satu sarana yang menghubungkan jalan bagi masyarakat Lima Puluh Kota bila hendak berpergian ke kota Payakumbuh.
"Saya berterima kasih kepada Pak Wagub yang telah menerima saran dan masukan kami atas nama warga Nagari Guguak VIII Koto, atas nama pribadi dan masyarakat saya menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumatera Barat atas atensi dan prioritasnya sehingga pembangunan jembatan Namang tersebut sudah mulai di kerjakan" kata Rezka, Sabtu (23/07) pekan lalu.
"Alhamdulillah, tahun ini di realisasikan, semoga akan bermanfaat bagi masyarakat banyak. Kita akan awasi dan monitor terus pelaksanaan ini, termasuk juga kita ingatkan pelaksana pekerjaan ini supaya juga memperhatikan efek dari pengerjaannya. Misalnya akan ada gangguan jalan, maka selayaknya di buat dulu jembatan sementara sebagai alternatif jalan pengganti," tukas rezka
Rezka juga mengucapkan terimakasih untuk masyarakat guguak yang sudah bersedia memberikan lokasi untuk di jadikan tempat jembatan sementara.
Sebagai wakil rakyat, Rezka akan terus selalu menyuarakan suara masyarakat demi kepentingan, pertumbuhan ekonomi, dan kelangsungan hidup harkat martabat masyarakat kabupaten Limapuluh Kota dan daerah pemilihannya Sumbar II.
Ia menambahkan, pada Februari 2021 silam, ia telah mengundang Wkail Gubernur Sumbar Audy Joynaldi untuk datang dan melihat langsung keberadaan Jembatan Namang di Nagari Guguak. Pada kesempatan itu, jelasnya Ia menyampaikan aspirasi kepada Wagub agar pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberi perhatian atas kondisi jembatan yang memang berstatus jalan provinsi.
"Tentu ini menjadi kewenangan provinsi karena jalan itu menghubungkan dua daerah yaitu Kabupaten 50 Kota dan Kota Payakumbuh, karena itu saya menyampaikan kepada Pak Wagub untuk diberi atensi serius dan Allhamdulillah Beliau mencatat serta memberikan perhatian dan hari ini proses revitalisasi jembatan sudah bisa dimulai" jelasnya.
Sebagaimana diketahui Jembatan Namang merupakan obyek vital yang terletak di jalan provinsi yang menghubungkan Nagari Guguak VII Koto di Kabupaten 50 Kota dan menjadi jalan utama bagi warga masyarakat untuk mencapai Kota Payakumbuh.
Kondisi jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan dan memerlukan perhatian serius. Bahkan akibat kerusakan tersebut warga masyarakat sempat berkali kali meminta agar pemerintah daerah memberikan perhatian dan memperbaikinya agar tidak menimbulkan kecelakaan dan korban jiwa bagi yang melewatinya.
"Jembatan Namang ini sudah lama tak diperbaiki, keberadaan jembatan ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Lima Puluh Kota," kata Rezka kepada Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat meninjau pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota Februari silam.
Lebih jauh Deputi Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat itu berharap dengan dimulainya pembangunan dan revitalisasi Jembatan Namang ini, jalur darat yang menjadi urat nadi perhubungan barang jasa dari dan menuju Nagari Guguak di Kabupaten 50 Kota dapat berjalan lebih lancar.
"Tentunya menjadi kewajiban saya untuk menyampaikan dan menyuarakan aspirasi masayarakat di daerah pemilihan kepada pihak terkait, dan sebagai anggota DPR RI yang dipilih dan dipercaya oleh konstituen saya harus bekerja keras memenuhi harapan mereka," jelas Rezka.
Sesuai dengan agenda anggota DPR RI bulan Juli dan Agustus 2022 ini adalah anggota DPR tengah menjalani masa reses ke daerah pemilihan guna menggali dan menjemput aspirasi masyarakat guna kembali disampaikan pada rapat rapat teknis di komisi pada masa sidang selanjutnya.
Rezka menyebutkan kegiatan reses kali ini akan dimanfaatkannya untuk bertemu sebanyak mungkin dengan masyarakat untuk melihat, merasakan, dan mendengarkan suara rakyat khususnya di daerah pemilihannya. (Yon)
SATGAS TMMD KE 114 KODIM 0307/TD AWALI AKTIVITAS DENGAN DOA DAN APEL PAGI.
Tanah datar – Sudah lazimnya di instansi pemerintah manapun, terlebih instansi militer, apel pagi wajib dilakukan setiap hari kerja ataupun pada setiap event kegiatan. Seperti halnya Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 114 TA. 2022 Kodim 0307/TD yang bertugas diNagari Batu Bulek Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah datar, Rabu (27/7/2022).
Pelda Endrik PLH Danramil 04/Lintau Buo Kodim 0307/TD saat memimpin apel pagi di lokasi halaman Kantor Wali Nagari mengatakan, apel pagi merupakan sarana pengecekan personel, penyampaian informasi penting sekaligus pembagian tugas bagi Satgas TMMD ke 114.
Pada apel pagi yang diikuti anggota yang tergabung dalam Satgas TMMD menegaskan bahwa apel pagi ini kewajiban seluruh personil yang tergabung dalam Satgas TMMD. Apel pagi ini rutin dilakukan di setiap pagi sebelum seluruh personel Satgas TMMD memulai bekerja. “Mengingat sedemikian pentingnya apel ini, maka setiap Prajurit wajib mengikutinya kecuali berhalangan”, tegasnya.
Sebelum mengakhiri apel, Pelda Endrik menegaskan agar personel Satgas TMMD memaksimalkan capaian pengerjaan sasaran fisik hari ini, “Perhatikan faktor keamanan dalam bekerja, dan hindari pelanggaran sekecil apapun,” pungkasnya.
Setelah selesai melaksanakan apel pagi, ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pembagian sektor tugas bagi personel yang tergabung dalam Satgas TMMD.(**).