Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 50 Kota,netralpost---


Warga Jorong Talang, Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka sengaja meninggalkan rumah dan pekerjaan mereka demi menghadiri acara peresmian jembatan di daerah setempat.


Kehadiran warga tersebut tak lain karena sangat merasa bersyukur, jembatan permanen di nagari setempat selesai dibangun. Malahan diresmikan langsung oleh Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo pada Selasa (1/2) pagi.


“Kami hadir karena sangat senang dan bersyukur. Jembatan yang selama kami dampakan sudah terwujud. Karena itu kami secara sukarela ikut datang ke peresmian jembatan,” ujar sejumlah warga Jorong Talang.


Saat peresmian jembatan tersebut, ada ribuan warga. Dari anak-anak hingga orang tua. Menurut warga lain, acara peresmian jembatan tersebut dilakukan seharian penuh. Mulai dari acara seremoni hingga acara seni budaya dan hiburan sampai malamnya.


Untuk peresmian jembatan tersebut tak hanya melibatkan warga Talang Maua saja, melainkan perantau ikut berpartisipasi untuk menyukseskan peresmain sebagai rasa bersyukur.


Saat peresmain jembatan tersebut, hadir Ketua DPRD Deni Asra, anggota DPRD Alia Effendi Plt Kepala Dinas PUPR Hanif serta sejumlah pejabat lainnya. Jembatan tersebut dikerjakan oleh CV Sarana Konstruksi dengan pagu dana sebesar Rp 2,3 Miliar.


Jembatan yang diresmian itu, merupakan penghubung antara Mungka-Maek, sekaligus urat nadi bagi warga Talang Maua. “Mudah-mudahan jembatan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Safaruddin. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Musala Al Jannah (Kubang Canduang) yang berada di halaman kantor Camat Lamposi Tigo Nagori (Latina) merupakan salahsatu dari sekian banyak musala yang pembangunannya dimotori dan dibantu oleh Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Bulan Bintang (PBB).


Bertepatan pada puncak peringatan hari lahir Kecamatan Latina ke 13, musala yang selesai dibangun dengan anggaran sekitar 180 Juta rupiah pada tahun 2021 itu diresmikan oleh Wali Kota Riza Falepi bersama tokoh masyarakat setempat, Senin (31/1).


Syafrizal kepada media menjelaskan sudah ada belasan musala dan masjid yang telah dibangun dari awal maupun untuk di rehab, tersebar di Kecamatan Lamposi dan Kecamatan Payakumbuh Utara.


Untuk musala di lingkungan sekolah dan kantor pemerintahan Syafrizal bisa membantunya melalui dana pokir, sementara musala yang berada di lingkungan masyarakat dimotori oleh Syafrizal untuk menggalang dana secara swadaya.


"Setiap tahun minimal kita mengalokasikan Pokir untuk pembangunan musala di sekolah maupun di kantor pemerintahan. Ini sesuai dengan instruksi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra agar setiap dewan di daerah membantu pembangunan musala melalui dana pokir, minimal 1 unit pertahun," ujarnya.


Syafrizal mengaku sebagai umat muslim, sudah menjadi kewajibannya untuk membantu rumah ibadah, bantuan itu bisa berupa doa, usaha, dan melalui amanah yang diembannya sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) 2 Kota Payakumbuh. Tak disia-siakan Syafrizal aspirasi yang didapatnya saat reses dan permintaan dari masyarakat saat musrenbang, ini dipenuhinya satu-persatu dari tahun ketahun.


"Memakmurkan rumah ibadah untuk kesejahteraan umat adalah ibadah, amanah dari masyarakat kepada saya harus saya jalankan semaksimal mungkin," tukuk anggota dewan tiga periode itu.


Sementara itu, Tokoh Masyarakat Latina JI Dt. Asa Batuah saat diwawancara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat Syafrizal yang begitu besar untuk membangun rumah ibadah di Kota Payakumbuh, khususnya Kecamatan Latina.


"Luar biasa, harapan masyarakat terus diwujudkan oleh wakil rakyat kami, kedepan dengan adanya anggota DPRD, kita bisa terus memajukan Latina. Kami sudah merasakan punya 2 anggota DPRD dari Lamposi dan nampak perubahannya. Yang jelas niniak mamak mendukung, KAN 3 Nagori sangat mengapresiasi, khususnya kepada anggtoa DPRD dan wali kota," ujarnya.


Ucapan senada juga terlontar dari Ketua Bundo Kanduang Latina Bundo Nuraini, yang mengatakan sejak awal dilantik sebagai anggota DPRD Syafrizal langsung menjemput aspirasi masyarakat dengan sigap.


"Tak hanya rumah ibadah saja, pembangunan pagar sekolah juga diperhatikannya, bahkan kebutuhan petani buat pembangunan nagari. Makanya dia bisa terpilih lagu menjadi anggota DPRD selama 3 periode hingga kini. Syafrizal itu sosoknya baik, rendah tinggi hati, dan ramah dengan masyarakat," pungkasnya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost--- Komisi A DPRD Kota Payakumbuh melaksanakan rapat kerja dengan Badan Pertanahan negara (BPN) di ruang rapat komisi A DPRD Kota Payakumbuh, Senin (31/1).


Rapat dipimpin Ketua Komisi A Sri Joko Purwanto didampingi Koordinator Armen Faindal, Sekretaris Zainir, dan anggota seperti Aprizal, dan Alhudri, sementara itu dari BPN hadir Eka Marwahyuni Wira dan Rahmi Beladina.


Ketua Komisi A Sri Joko Purwanto mengatakan Komisi A memiliki berbagai mitra kerja salah satunya adalah BPN. Komisi A belum pernah melakukan rapat kerja dengan BPN dan ingin mengetahui bagaimana program program BPN yang selalu bersentuhan dengan masyarakat terutama dalam urusan pertanahan.


"Berkaitan dengan tanah konsolidasi sampai saat ini masih menyisakan berbagai permasalahan dan berbagai persolan. Untuk proses balik nama pertanahan terkesan lama jadi kami butuh penjelasan mengenai hal ini, bagaimana yang sebenanrnya terjadi," kata Sri Joko langsung kepada inti rapat.


Kemudian, Anggota Komisi A Alhudri menyebut program PTSL sangat menguntungkan karena biaya murah, proses cepat. Namun berkaitan dengan tanah pusako tinggi sudah banyak disertifikatkan, secara adatnya tentu pusako tinggi tidak dibolehkan untuk diatasnamakan oleh satu orang saja. 


"Berkaitan dengan pengalihan nama sertipikat, kami ingin menanyakan bagaimana prosesnya?" kata Alhudri.


Lalu, Zainir menanyakan bagaimana proses tanah KTP perkembangannya, bagaimana alas hak pada masyarakat memprosesnya, sementara terkadang pola pikir masyarakat pada umumnya mereka malas mengurus sertifikat karena prosesnya berbelit-belit.


Dari sisi Koordinator Komisi A Armen Faindal menyampaikan program BPN sudah sangat banyak memudahkan dan sangat membantu masyarakat. Hak tanah yang merupakan hak pakai. Apakah tidak ada persetujuan tanah sepadan dalam proses penerbitan sertipikat?


Terakhir, Aprizal menyebut berkaitan dengan tanah yayasan banyak terjadi penyalahgunaan ketika yayasan tidak lagi berfungsi. Biasanya akan menjadi dan diambil oleh orang secara pribadi. 


"Kami berharap ini tidak terjadi, jangan sampai merugikan masyarakat," ujarnya.


Komisi A mendapatkan jawaban terkait pertanyaan kepada pihak BPN. Perwakilan Kantor BPN Kota Payakumbuh Eka Marwahyuni Wira memberikan keterangan terkait dengan proses pertanahan berupa sertifikat, sebetulnya sudah sangat cepat karena BPN sudah mempunyai SOP dan sangat memperhatikan terhadap standar yang ditetapkan.


"Kita saat ini tidak lagi menjadi bendahara penerimaan, pemohon langsung ke Bank. BPN tidak lagi menerima uang secara langsung. Yang dibayar oleh pemohon yang langsung ke BPN adalah biaya turun lapangan untuk pengukuran," ujarnya.


Terkait pertanyaan Alhudri, Eka menyampaikan banyak kendala yang ditemui di masyarakat berkaitan dengan proses sertifikat tanah. 


"Kita tidak bisa mengenyampingkan kearifan lokal, dan cara yang kita lakukan adalah dengan selalu melibatkan KAN sebagai orang yang tau dengan adat. Berkaitan dengan PTSL yang merupakan tanah pusako tinggi dapat dibuatkan sertifikatnya. Dalam sertifikat tersebut akan dibunyikan kedudukannya sesuai dengan ranji yang dimiliki tanpa merugikan masyarakat atau kaum adatnya. Kita harus membuat keterangan ahli waris dan proses lain sesuai dengan peraturan perundang undangan," jelas Eka.


Terkait dengan pertanyaan Zainir, Eka menjelaskan program konsolidasi telah ada upaya tindak lanjutnya dengan membuat Keputusan Wali Kota berkaitan dengan penyelesaian tanah konsolidasi.


"Program PTSL adalah program yang lebih mudah dan proses cepatnya. Namanya langsung pada pembeli dan tidak bolak balik. Berkaitan dengan biaya untuk KAN masih dapat dipungut sepanjang memang ada aturan yang mengikatnya di nagari tersebut. Berkaitan dengan tanda tangan memang harus kita tandatangani dan tidak dapat diwakilkan," tandas Eka.


Kemudian, menjawab pertanyaan Koordinator Komisi A Armen Faindal, Eka menyebut hak pakai adalah tanah untuk instansi pemerintah. Dalam mengukur tanah sebelum mengeluarkan sertipikat memang harus perlu garis sempadan tidak bisa tanpa.


"Ada perbedaan antara pemindahtanganan tanah di Riau dan di Sumbar. Karena memang ada keunikan di Sumbar. Terkait pertanyaan Komisi A selain dari jual beli, sebaiknya warga langsung datang ke BPN. Karena BPN dapat langsung diproses tanpa harus melibatkan Notaris," pungkasnya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Komisi C DPRD Kota Payakumbuh melaksanakan dengar pendapat atau hearing dengan Dewan Pendidikan dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Payakumbuh di ruang rapat komisi C, Senin (31/1).


Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi C Mesrawati, Sekretaris Syafrizal, serta anggota, Fahlevi Mazni Dt. Bandaro Nan Balidah, Ismet Harius dan Suparman, sementara itu rombongan PGRI hadir Ketua Syafwan  bersama guru se Kota Payakumbuh.


Mesrawati dalam sambutannya menyampaikan Komisi C yang mitra kerjanya adalah dinas pendidikan ingin mendengar aspirasi dari tenaga pendidik di Kota Payakumbuh, apa saja keluhan mereka, termasuk kekurangan yang masih ada di sekolah.


"Saya sendiri adalah mantan kepala sekolah, saya sudah berkecimpung di dunia pendidikan, sedikit banyaknya sudah mengetahui permasalahan tenaga pendidik, tetapi kali ini bersama kawan-kawan DPRD Komisi C kami ingin langsung bertatap muka dengan guru dari berbagai sekolah," kata politikus PAN itu.


Mengawali saran dan masukannya, Ketua PGRI Syafwan menyampaikan kepada wakil rakyat agar memperhatikan sarana dan prasarana sekolah yang berada di pinggiran kota, jangan fokus kepada sekolah yang berada di dekat pusat kota saja.


Kemudian, terkait dengan kesejahteraan penjaga sekolah agar honor mereka bisa ditingkatkan serta perhatikan juga guru di sekolah swasta yang sudah top dan memiliki high budget, namun kesejahteraannya masih terasa kurang.


Guru-guru dari sekolah SD juga memberi masukan agar dibuatkan peraturan daerah terkait menghidupkan kembali pelajaran Budaya Alam Minangkabau (BAM).


Dari guru SMA/SMK juga ada masukan meski SLTA dan SLB sudah berada di bawah kewenangan provinsi, mereka berharap Pemko Payakumbuh masih bisa melibatkan sekolah mereka dalam kegiatan. 


"Saat ini di tingkat kota pun jarang digelar iven tingkat pelajar, ini harus ditingkatkan," kata salahsatu guru.


Lalu, Kota Payakumbuh sudah terkenal dengan sebutan Kota Seribu Kafe. Ada keluhan guru yang meminta perlunya dibuat aturan batas jam keluar malam bagi anak usia sekolah di kafe-kafe, kalau perlu dilakukan razia secsra rutin untuk pengawasan dan kontrol terhadap anak usia sekolah.


Pahlawan tanpa tanda jasa ini kebanyakan juga mengeluhkan kepada DPRD kecilnya tunjangan kepala sekolah, guru, penjaga sekolah.


Terkait keamanan siswa, guru juga meminta petugas pengamanan lalu lintas di setiap sekolah untuk pengamanan di pagi hari dan jam pulang sekolah agar tidak terjadi kecelakaan. Sementara itu, guru juga meminta Satpol PP rutin menertibkan siswa yang keluar sekolah di jam pelajaran.


Juga masih masukan yang sama saat rapat dengan Dinas Pendidikan tahun lalu, guru-guru meminta DPRD agar mendorong Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) serentak untuk semua sekolah, baik itu negeri, swasta, dan sekolah yang berada di bawah kewenangan kementerian agama, artinya tidak ada yang dahulu mendahului dalam proses rekrutmen siswa baru.


Anggota Komisi C Ismet harius mengatakan DPRD telah mencatat semua masukan dari guru yang hadir dalam rapat, anggota DPRD dari Partai Nasdem itu terenyuh mendapati ternyata masih banyak keluhan dari pendidik di kota ini.


"Kami nanti akan membahasnya dan mencarikan solusi secepatny dalam rapat kerja bersama instansi terkait," kata Ismet.


Di akhir rapat, Mesrawati kepada media mengaku cukup sedih, miris dengan nasib beberapa tenaga pendidik di Kota Payakumbuh. Bahkan, kata Mesrawati, ada guru TK yang menjemput penghargaan tanpa dibiayai pemerintah, malah harus pergi dengan ongkos sendiri, sementara dia telah mengharumkan nama kota ini.


"Yang jelas saran, masukan, dan aspiradi dari tenaga pendidik hari ini adalah hal yang positif kepada kami di DPRD. Apalagi kami melihat keluhan terkait kesejahteraan masih mengapung, DPRD akan mengawal ini," pungkasnya. (Yon)

 


Payakumbuh,netral post---


Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan  (PPP) Kota Payakumbuh gelar musyawarah Anak cabang (Musancab)  untuk memilih kepengurusan Pimpinan Anak Cabang 5 Kecamatan partai berlambang ka'bah itu,  Minggu, (1/2) di Hotel Mangkuto

Pada acara yang dilaksanakan di Hotel Mangkuto Payakumbuh Utara dibuka Ketua DPW Sumbar yang diwakili Sekretaris Mulyadi,dan dihadiri oleh pengurus DPC Kabupaten 50 Kota H.Erizal jalinus Anggota DPRD 50 Kota Fraksi PPP ,serta wakil walikota Erwin Yunaz yang merupakan pengurus Provinsi,fraksi PPP Kota Payakumbuh.serta Ratusan Kader PPP

Ketua DPC PPP Fitra Yanto yang didampingi Sekretaris Dudi Hendra,berharap siapa pun nantinya terpilih sebagai Ketua DPAC PPP perkecamatan  mempunyai Potensial yang berkeinginan untuk kemajuan PPP,karena tujuan  pemilihan Pimpinan Anak Cabang harus   siap menghadapi Konsulidasi Pileg tahun 2024 mendatang dan yang benar bekerja sebagai peserta Pemilu Mendatang

Ketua PPP menabahkan  Musyawarah Anak Cabang dihadiri peserta dari pimpinan anak cabang atau PAC dan setiap wilayah kecamatan sampai Anak Ranting kelurahan

"Musyawarah ini dilakukan dalam rangka membentuk kepengurusan pimpinan anak cabang di setiap kecamatan di Kota Payakumbuh dan DPAC siap untuk mencari kepengurusan sampai Anak Ranting perkelurahan,untuk pencapaian Pimpinan di Legislatif pada Pileg 2024 nanti nya,"kata Fitra Yanto. (Yon).


Sumbar-TNS -
Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menjalin silaturahmi dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) se Sumbar. Dalam kunjungan pengurus LKAAM tersebut, disambut hangat oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH. S.Ik. MH, Senin (31/1) di ruang Jenderal Hoegeng lantai IV Polda Sumbar. 


Kapolda Sumbar menyampaikan, tujuan menjalin silaturahmi bersama LKAAM se Sumatera Barat ini adalah untuk menyamakan visi dengan Melibatkan para tokoh Adat, Ninik Mamak dan Bundo Kanduang dalam membantu cegah gangguan keamanan. 


"Keamanan adalah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Memang Polisi dan TNI yang terdepan, tetapi secara keseluruhan elemen masyarakat juga bertanggung jawab secara moral," sebut Kapolda Sumbar. 


Jenderal bintang dua ini menuturkan,  LKAAM merupakan suatu lembaga sosial. Di dalamnya terdapat para tokoh adat, agama, alim ulama, cadiak pandai, ninik mamak dan sebagainya. 


"Beliau-beliau adalah patron di dalam interaksi sosial masyarakat. Beliau-beliau perlu kita rangkul, perlu kita sinergikan dengan aparat keamanan," sebutnya. 


Irjen Pol Teddy Minahasa menerangkan, dengan keterlibatan para tokoh masyarakat ini mengingat komposisi jumlah Polisi dibandingkan jumlah masyarakat yang jauh berbeda. 


"Oleh karena itu dalam tatanan edukasi, persuasi dan sebagainya, kami masih memerlukan peran serta dan partisipasi aktif dari para tokoh adat atau tokoh masyarakat tersebut," tuturnya. 


Salah satu peran tokoh masyarakat, sebut Kapolda Sumbar, LKAAM mampu melakukan pencegahan maupun penyelesaian konflik secara mediasi. 


"Penyelesaian konflik yang tidak perlu sampai ke meja hijau atau cukup dengan metode restorative justice. Itu semua dimediasi oleh tokoh-tokoh tersebut. Mereka yang menjamin, mereka yang memberikan saran-saran, nasehat dan penyelesaian yang baik," pungkasnya.


Sebelumnya, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar DT Nan Sati menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Kapolda Sumbar atas respon undangan audiensi ini, sehingga ia bersama pengurus LKAAM dan tokoh Adat se Sumbar lainnya bisa hadir di Polda Sumbar. 


Selain itu, apresiasi dari LKAAM Sumbar kepada Irjen Pol Teddy Minahasa atas dukungan penuh terhadap capaian vaksinasi di Provinsi Sumatera Barat, sehingga bisa mencapai 78 persen. 


"Terimakasih kepada bapak Kapolda telah menggagas Lomba SUMDARSIN (Sumbar Sadar Vaksin), yang telah menyelamatkan anak kemenakan kami dengan vaksinasi, yang setiap hari dilaksanakan melalui SUMDARSIN," ucap Fauzi Bahar.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama Polda Sumbar, seluruh LKAAM dan Ketua KAN se Sumbar, Ninik Mamak, Bundo Kanduang seluruh serta pengurus LKAAM.


Pada kesempatan itu pula, Kapolda Sumbar memberikan kepada beberapa tokoh Adat dan masyarakat Sumbar yang ikut berpartisipasi aktif dalam membantu tugas kepolisian dan juga vaksinasi.(*)



Tanah Datar-Goro Bakti pembersihan Danau Singkarak pada kamis (27/1) di Nagari Guguak Malalo khususnya di jorong Guguak menimbulkan kekecewaan ditengah-tengah pemuda dan masyarakat, Pasalnya sebagian bon Konsumsi Goro di bebankan kepada Pemuda dan masyarakat yang melaksanakan Goro untuk membayarnya.

Kegiatan Goro tersebut di sampaikan Melalui Surat undangan Wali Nagari Guguak Malalo tertanggal (25/1) dengan nomor 005/12/WN/1-2022 mengundang lembaga unsur Nagari Serta seluruh masyarakat nagari untuk Goro Bakti Pembersihan Danau Singkarak pada hari ini Kamis pukul 08:00 wib-selesai, Surat undangan Goro bakti tersebut di tanda tangani oleh PJ Walinagari Guguak Malalo Jasmanidar dan tembusan kepada Camat Batipuh Selatan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Baron salah satu pemuda dari jorong Guguak, Nagari Guguak Malalo kepada Media ini mengatakan, awalnya saya bersama pemuda dan juga masyarakat Jorong Guguak sekitar pukul 09:00 Wib mengumpulkan sampah di pinggir Danau Singkarak lebih tepatnya di tepi Danau jorong Guguak, Sudah terkumpul sekitar 7 karung sampah, katanya.

Lebih lanjut kata Baron, setelah sampah terkumpul kita bersama pemuda dan juga masyarakat Jorong Guguak istirahat untuk mengopi dan makan pical di sebuah kedai yang lokasinya tidak jauh dari lokasi tempat kami melaksanakan Goro.

"Yang sangat disayangkan sekali oleh masyarakat adalah untuk pembayaran biaya yang ditimbulkan oleh kegiatan goro sebesar  Rp. 157.000 tersebut salah seorang pejabat  sekretaris  nagari guguak malalo yang berinisial RA menyatakan  tidak bertanggung jawab dalam hal itu, pertanyaannya disini adalah  apakah  biaya yang ditimbulkan oleh kegiatan goro yang diadakan dilingkungan kenagarian Guguak Malalo tersebut  yang dilaksanakan  berdasarkan dari surat himbauan dari Walinagari Guguak Malalo dan diumumkan disetiap masjid diseluruh kenagarian Guguak Malalo harus masyarakat yang menanggungnya", tukasnya.

Kata Baron lagi, Sangat di sayangkan bon belanja yang sebanyak Rp 157 ribu, orang kantor wali Nagari hanya meninggalkan uang Rp 50 ribu untuk membayar uang kopi tersebut dan selebihnya dibebankan kepada kami untuk membayarnya, sedangkan yang ikut Ngopi di situ ada Pemuda Guguak, Pemuda taluak, Pak Jorong Duo Koto dan mahasiswa KKN bagaimana mungkin kami yang akan membayarkan sisanya, jelasnya.

Sebagai masyarakat Nagari Guguak Malalo kata Baron jika di undang untuk melaksanakan Goro sekalipun, kami usahakan kawan-kawan pemuda untuk ikut serta, dan kami ikut berpartisipasi untuk tercapainya Danau Singkarak yang bersih dari sampah, ungkapnya.

Akan Tetapi kenapa masalah uang bayar minum kopi orang yang Goro yang Tidak terlalu besar jumlahnya tersebut tidak di tanggulangi oleh pemerintahan Nagari sepenuhnya, kenapa dibebankan sisa pembayarannya kepada kami, ini sangatlah keterlaluan dan kami merasa tidak enak dan malu dengan si pemilik kedainya, tutup Baron.

50 Kota,netralpost-- Kabar 


gembira bagi petani aren atau lebih dikenal dengan niro di Kabupaten Limapuluh Kota. Pasalnya, pemerintah daerah setempat akan menggandeng petani niro sebagai upaya mengangkat potensi lokal untuk lebih bernilai lagi.

Selama ini, petani niro dengan hasil olahan gula semut. Kedepan, hasil petani aren akan menjadi minuman istimewa di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Air niro kita jadikan sebagai minuman istimewa bagi tamu vvip yang datang dari luar daerah. Minuman bagi tamu-tamu bupati, bagi tamu pejabat daerah. Ini sebagai upaya mengangkat potensi lokal untuk lebih berkelas lagi,” ujar Bupati Safaruddin saat meninjau pengolahan gula semut Nagari Labuah Gunuang pada Senin (31/1) pagi.

Kata Bupati, air niro merupakan minuman sehat, minuman segar olahan lokal. Selain memanfaatkan air niro sebagai minuman tamu VVIP, Bupati Safaruddin juga menjadikan gula semut sebagai oleh-oleh setiap kunjungan Bupati ataupun pejabat saat kunjungan kerja ke luar daerah.

“Ini juga sebagai promosi produk lokal kita. Gula aren akan menjadi oleh-oleh setiap kunjungan kerja ke luar daerah. Mudah-mudahan potensi lokal kita menjadi bernilai,”kata Bupati.

Saat kunjungan ke Labuah Gunuang, Bupati didampingi Sekdakab Widya Putra sejumlah kepala OPD serta anggota DPRD Fraksi PPP Wirman Datuak Pangeran.

Petani aren di Labuah Gunuang, senang mendengar adanya rencana bagus Bupati Safaruddin dalam mengangkat nilai tambah petani gula aren. (Yon)




50 Kota,netralpost--Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, sistem ini merupakan satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana pembangunan jangka panjang, menengah dan tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintahan di pusat maupun di daerah dengan melibatkan masyarakat. Terkait hal tersebut dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2023 harus mengacu kepada RPJMD Kabupaten Limapuluh Kota


Paparan ini disampaikan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo saat membuka Musrenbang RKPD Kecamatan di Aula Kantor Camat Lareh Sago Halaban, pada Senin (31/1/22).

"Kita harus punya skala prioritas serta sesuai dengan Visi dan Misi yang tertuang dalam RPJMD Tahun 2021-2026 untuk mewujudkan Limapuluh Kota madani, beradat dan berbudaya dalam kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, baik di tingkat nagari, kecamatan maupun di setiap Perangkat Daerah", ucap Bupati.


Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Wirman Dt. Pangeran dan  Sukron, BAC, Sekretaris Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Widya Putra, S. Sos, M.Si, Kepala Perangkat Daerah, Camat Lareh Sago Halaban Drs. Elfi Zen, Wali Nagari Se-Kecamatan Lareh Sago Halaban, Babinsa, Babinkantibmas, Ketua Bamus, Bundo Kanduang serta para undangan lainnya.


Lebih jauh menurut Bupati, ditengah keterpurukan ekonomi global akibat hantaman Virus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota harus mengambil kebijakan yang pro rakyat dengan melaksanakan program-program untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan ekonomi serta pembangunan infrastruktur secara bertahap. "Kepala OPD harus memberikan perhatian serta fokus dalam melaksanakan program-program unggulan, dan setiap bulan nantinya akan kita evaluasi," pungkasnya. 


Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Wirman Dt. Pangeran memberikan apresiasi kepada Kecamatan Lareh Sago Halaban karena menjadi kecamatan pertama yang melaksanakan Musrenbang RKPD Kecamatan. "Ini pertanda adanya perhatian khusus dari Kepala Daerah, mudah-mudahan setiap Perangkat Daerah juga bisa memberikan perhatian yang lebih kepada kecamatan yang memiliki banyak potensi ini. Untuk itu, mari kita input usulan nagari dan dijadikan usulan kecamatan serta duduk bersama untuk menyesuikan dengan kebutuhan daerah, dan bukan hanya sekedar keinginan," tutupnya.(Yon)




50  Kota,netralpost--Masyarakat Sungai Kamuyang terlihat memadati halaman mesjid Istiqamah Jorong Tabiang Nagari Sungai Kamuyang pada hari Minggu (30/01/2022). Antusiasme warga tersebut dikarenakan perayaan Khatam Al-Qur'an yang dilaksanakan secara kolektif oleh kesembilan jorong yang ada di Nagari Sungai Kamuyang. Dan pada pelaksanaan tahun kedelapan secara kolektif ini terdapat 58 peserta laki-laki dan 40 peserta perempuan.


Antusiasme warga semakin tinggi kala perayaan ini dibuka oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Usman, Camat Luak Ricky Edward, unsur-unsur Forkopimca, Wali Nagari serta Niniak Mamak, Bundo Kanduang dan pemuka masyarakat. 


Dalam sambutannya Bupati Safaruddin memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kekompakan masyarakat Nagari Sungai Kamuyang dan juga walinagarinya atas kesuksesan pelaksanaan Khatam Al-Qur'an secara kolektif tersebut. Bupati mengatakan bahwa Nagari Sungai Kamuyang bisa dijadikan contoh bagi nagari-nagari lainnya dalam hal pelaksanaan Khatam Al-Qur'an. Selanjutnya ia berharap para peserta bisa menjadi para Tahfidz Qur'an di masa mendatang. "Dengan pelaksanaan Khatam Al-qur'an ini hendaknya anak-anak lebih bersemangat lagi mengaji bahkan kedepannya bisa menjadi penghafal Al-Qur'an yang handal dan betul-betul menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup", tutupnya.(Yon)

 


Payakumbuh,netralpost---


Kedatangan Duta Besar Arab Saudi  untuk Indonesia Syaikh Ihsan Abid Al-Thaqafi , bersama wakil dan sekretarisnya dalam rangka kunjungan kerja Ke Limapuluh Kota dan Payakumbuh,sekaligus  memberikan Tausiyah dihadapan Ribuan murid Insan Cendikia Boarding School (ICBS) Harau di Nagari Terantang, Kecamatan Harau.(30/1)


Rombongan Duta Besar Arab Saudi itu disambut langsung Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo bersama unsur pimpinan ICBS. Ikut hadir, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansyahrullah, Walikota Payakumbuh, Riza Falepi serta sejumlah Forkopimda setempat.


Dalam sambutannya Syaikh Isham Abid Ats Tsaqafi dalam mengapresiasi pendidikan yang ada di Limapuluh Kota, seperti ICBS ini.


“Saya tidak menduga bakal disambut meriah oleh masyarakat disini. Pendidikan, kebersihan dan keindahannya subhanallah,” ungkapnya.


Kedepan, pihaknya siap memberikan support dan bantuan pendidikan terhadap ICBS dan sekolah lainnya di Sumatera Barat, termasuk kerjasama bidang lainnnya antar negara,dalam bidang pendidikan


“Kami akan memfasilitasi hal ini, dan siap memberikan bantuan pendidikan ke ICBS,” katanya.


Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan kedatangan Duta Besar Arab Saudi menjadi berkah bagi Kabupaten Limapuluh Kota khususnya bagi santri-santri di ICBS.


Sementara itu Mustafa Pembina 5 kampus ICBS yang berada di kota dan 50 Kota sangat apresiasi dengan kedatangan Dubes yang membawa angin Segar Untuk dunia pendidikan terutama ICBS


“Untuk itu, atas nama pemerintah Provinsi Sumatera Barat kita ucapkan terimakasih kepada duta besar telah datang ke Limapuluh Kota dan mengunjungi ICBS ” kata Mustafa


Menurutnya, kedatangan dubes memiliki arti strategis dan harapan bagi dunia pendidikan. Ia berharap, duta besar dapat memberikan dukungan ke ICBS dan bantuan pendidikan ke Kabupaten Limapuluh Kota.


“Jika dubes memberikan bantuan kesini, artinya juga membantu pendidikan di Indonesia. Karena santri disini tidak hanya berasal dari Sumatera Barat saja,” sebutnya.

(Yon)






50 Kota,netralpost--Politeknik Pertanian  (Politani) Negeri Payakumbuh, sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri keahlian pertanian berlokasi di jantung Limapuluh Kota, sudah saatnya mengembangkan kerja sama lebih intensif dengan Pemerintah Kabupaten Limapuluh, untuk peningkatan ekonomi masyarakat di sektor pertanian.  Lebih jauh lagi, Politani Negeri Payakumbuh, hendaknya menyokong pembangunan pertanian Limapuluh Kota, di subsektor pangan, peternakan dan perikanan yang punya keunggulan di tingkat lokal dan regional sehingga berdampak bagi pertumbuhan ekonomi daerah.


Harapan ini diungkapkan Bupati Limapuluh Safaruddin Dt.Bandaro Rajo ketika bertindak selaku pembicara kunci (keynote speech) serta membuka Seminar Nasional dan Kuliah Umum "Prospek dan Kesiapan Bidang Pertanian Dalam Mewujudkan Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Tahun 2045", di Gedung Serba Guna PPNP, Tanjung Pati, Sabtu (29/01/2021). Seminar ini merupakan rangkaian dari Musyawarah Kerja Wilayah 1 Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI), yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Budidaya Tanaman Pangan PPNP dan diikuti oleh 20 Senat Mahasiswa Pertanian se-Sumatera. 


Turut hadir Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat Effendi, Wakil Direktur 1 PPNP Harmailis, Wakil Direktur III Darmansyah, dan Kepala Jurusan Pangan PPNP Sentot Wahono, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota Witra Porsepwandi dan Koordinator Wilayah I ISMPI Ramadhani.


Di depan para penerus bangsa tersebut, Bupati Safaruddin juga menyampaikan Pemerintah Daerah membuka pintu selebar-lebarnya untuk menjalin kerjasama dengan universitas terutama PPNP. Seterusnya ia mengatakan jika selama ini komunikasi agak terhambat semua itu dikarenakan adanya perbedaan pandangan saja, maka ia menegaskan kepada para peserta dan dosen yang hadir bahwa Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota kedepannya akan memfasilitasi para akademisi tersebut untuk mengembangkan kreativitas serta inovasi yang dimiliki. "Fasilitas tersebut bisa berupa lahan uji coba dan peralatan pendukung lainnya, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya ketika kerjasama ini yang mudah-mudahan dapat terwujud dalam waktu dekat," tuturnya. Ia juga berharap kepada generasi muda untuk mewujudkan swasembada pangan dan berkomitmen menjadikan Indonesia Lumbung Pangan di Tahun 2045.


Senada dengan Bupati Safaruddin, Wakil Direktur I PPNP Harmailis menyampaikan kolaborasi ini merupakan aksi nyata pemerintah untuk membangkitkan pertanian kedepannya. Ia juga mengajak Pemerintah Daerah senantiasa mendukung kreativitas mahasiswa dalam memajukan sektor pertanian dan juga menghimbau, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa agar terus berinovasi dengan segala potensi sumber daya yang dimiliki. ''Saya berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dan PPNP dapat terwujud sesegera mungkin," tuturnya. Terakhir ia mengharapkan untuk kedepannya mahasiswa dapat menciptakan inovasi-inovasi yang berdampak positif terhadap masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan di masa yang akan datang. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.