Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 Payakumbuh,netralpost


- Terus jaga inflasi agar tetap stabil di Payakumbuh, Pj. Wali Kota Payakumbuh bersama kelompok tani Bakung Jaya menanam bawang bersama di Kelurahan Koto Panjang Dalam, Rabu (02/11).


Pj. Wako Rida Ananda mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam pengendalian inflasi di Payakumbuh.


"Kita sangat mengapresiasi, karena peran dari kelompok-kelompok tani yang ada di Payakumbuh ini sangat besar untuk pengendalian inflasi ini," kata Pj. Wako Rida Ananda,


Rida menyebut, walaupun harga cabe dan bawang di pasaran sudah stabil, dia terus mendorong masyarakat untuk terus menggalakkan menanam cabe dan bawah di lahan kosong dan pekarangan tempat tinggal.


"Kita lakukan ini semata-mata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena yang kita tanam ini merupakan kebutuhan pokok yang selalu digunakan setiap hari," ucapnya.


"Dan kami (Pemko Payakumbuh - red) akb terus memberikan bantuan bibit untuk dimanfaatkan di lahan tidur," tukuknya.


Pj. Wako berharap, dengan memanfaatkan lahan kosong tersebut bisa membantu masyarakat lain dalam mengendalikan inflasi di Payakumbuh


"Kita telah melibatkan semua unsur untuk ini. Jangan sampai ada lahan-lahan yang tidak termanfaatkan, karena kalau kita manfaatkan dan mau berusaha akan menghasilkan nilai ekonomi dari ini," imbuhnya.


"Sehingga tujuan akhir dari kegiatan seperti ini, masalah kemiskinan ekstrim, stunting, dan inflasi ini tidak ada lagi di payakumbuh," tutupnya.


Sementara itu Camat Lamposi Tigo Nagori (Latina) Diki Engla mengatakan, sesuai instruksi Pj. Wali Kota dalam pengendalian inflasi, pihaknya selalu aktif mengajak warga memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan dengan menanam bahan kebutuhan pokok.


"Salah satunya di kelompok tani Bakung Jaya ini, ada lebih kurang 2 hektar lahan yang dimanfaatkan untuk menanam bawang. Dan 3,5 hektar untuk ditanami cabe," ucapnya.


Dikesempatan itu juga Ketua Kelompok Tani Bakung Jaya, Beni Mulyanto menyebutkan bahwa pihaknya mengapresiasi bantuan bibit cabe dan bawang yang diberikan Pemerintah Kota Payakumbuh kepada pihaknya. 


Gerakan menanam cabe dan bawang selain untuk memanfaatkan lahan pertanian, juga untuk mendukung upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam pengendalian inflasi di Kota Payakumbuh.


Selain bertanam cabe dan bawang, kelompok Tani Bakung Jaya juga membuat pupuk kompos dengan hasil perbulan mencapai 26-30 ton yang berasal dari kotoran sapi.


"Terima kasih atas bantuan bibit cabe dan bawang dari Pemerintah Daerah, kita juga mendukung upaya Pemerintah Daerah dalam pengendalian Inflasi," pungkasnya. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


- Antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pj. Wali Kota Payakumbuh tinjau pelaksanaan percepatan vaksinasi ternak di kelompok tani Al Falah Kelurahan Subarang Batuang, Rabu (02/11).


Pj. Wako Rida Ananda menegaskan akan mempercepat proses vaksinasi untuk hewan ruminansia tersebut, sebab kalau tidak disegerakan akan memberikan dampak untuk para peternak.


"Kita minta dinas terkait untuk menyegerakan vaksin ini. Beberapa waktu yang lalu saya sidak di pasar, para pedagang daging ini mengeluhkan turunnya minat masyarakat untuk membeli daging karena takut PMK ini," kata Pj. Wako Rida Ananda.


Rida meminta peran aktif penyuluh pertanian untuk terus mengedukasi peternak akan pentingnya vaksin ini. Dia berpesan kepada para peternak untuk tetap waspada dan segera memvaksin hewan ternaknya. Sebab virus PMK ini bisa menyebar melalui udara.


"Virus itu bisa datang kapan pun, jadi kita harus tetap waspada makanya solusinya itu ternak kita itu harus di vaksin. Dan kita berharap PMK di Payakumbuh ini tidak ada lagi sehingga perekonomian peternak kita bisa kembali stabil," ucapnya.


Dia juga mengajak peternak untuk berhati-hati serta bersama-sama mencegah penularan PMK pada hewan ternak.


“Kami harapkan peternak menjaga kebersihan kandang dan tidak melakukan kontak dengan sapi-sapi dari luar daerah ataupun peternakan yang sapinya terkontaminasi positif virus PMK,” jelasnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Depi sastra mengatakan pihaknya telah mengebut pelaksanaan vaksinasi untuk hewan ternak ruminansia tersebut.


"Dari target 3.500 ekor sapi kita telah melakukan vaksin untuk 1.200 sapi. Dan di Desember ini semuanya Insyaallah akan kita tuntaskan," jelasnya.


Depi menyebut, untuk Payakumbuh saat ini sudah zero kasus PMK. Namun, walaupun sudah nol kasus, kewaspadaan harus tetap ditinggkat. Karena PMK ini secara tidak langsung akan berefek kepada ekonomi masyarakat.


"Kita harus tetap waspada. Makanya kita selalu melakukan pemeriksaan di pasar ternak. Kalau ada gejala kita tidak izinkan sapinya masuk ke area pasar," ucapnya.


Sementara itu ketua Kelompok Tani Al Falah Indra Mardion mengucapkan terimakasih kepada Pemko Payakumbuh yang telah membantu memberikan vaksin untuk ternaknya.


"Alhamdulillah, kami sangat berterimakasih sekali. Mudah-mudahan dengan vaksin ini ekonomi kami dan peternak lain akan kembali normal," pungkasnya.


Disela-sela kunjungan, Pj. Wako yang sangat peduli dengan masyarakat rentan ekonomi itu, juga memberikan beras, biskuit dan susu yang selalu dia siapkan di mobil dinasnya untuk masyarakat disekitar lokasi tempat dia berkunjung. (Yon)



Payakumbuh,netralpost--- Tidak tanggung-tanggung, Kota Payakumbuh mendulang 3 penghargaan sekaligus di tingkat Provinsi Sumatera Barat. 


Ada Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna yang dimotori oleh Bappeda Kota Payakumbuh yang mendapat juara 2, Lomba Kelurahan Bebas Narkoba yang dimotori oleh Kelurahan Nunang Daya Bangun meraih juara 2, serta Lomba LPM yang juga dimotori Kelurahan Nunang Daya Bangun meraih juara 3.


Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Mahyeldi dalam Rapat Koordinasi dan Apel Akbar antara Pemerintah Daerah Provinsi dengan Pemerintah Desa/Nagari dan Kelurahan se-Sumatera Barat tahun 2022, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Barat di Kota Padang, Rabu (2/11).


Acara dengan tema "kita wujudkan sinkronisasi dan sinergitas program dalam mewujudkan Sumatera Barat Madani yang unggul dan berkelanjutan" itu turut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan BNN Provinsi Sumatera Barat. 


Asisten III Setdako Payakumbuh Ifon Satria Chan yang hadir pada kegiatan tersebut kepada media menyampaikan terkait dengan sinkronisasi dan sinergitas, dalam hal ini merupakan target program dari Pj. Wali Kota Rida Ananda sendiri dari ujung tombak pelayanan.


"Dalam hal ini kelurahan sampai level nasional, inilah nantinya akan jelas progres dari hulu ke hilirnya," kata Ifon.


Sementara itu, dihubungi secara terpisah,  Pj. Wali Kota Rida Ananda memberikan apresiasi atas raihan prestasi ini, menurutnya ini merupakan hasil kerja keras dan kerja sama semua pihak. Kolaborasi antara pemerintah bersama masyarakat Kota Payakumbuh dalam mewujudkan kota yang tidak dipandang sebelah mata oleh daerah lainnya. 


"Namun jangan cepat puas dengan hasil yang dicapai masih banyak yang harus kita kejar untuk kemajuan Kota tercinta, selamat atas prestasi ini," kata Rida.



Dari sisi Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Yasrizal juga menyampaikan bahwa Kota Payakumbuh setiap tahunnya menjadi nominasi dibidang inovasi TTG di tingkat provinsi, oleh karenanya kedepannya lagi tentu lebih baik lagi dan mampu mewakili daerah untuk ke tingkat nasional melalui gelar TTG nasional. (Yon)



Bukittinggi,netralpost – Dalam bertugas Wali Nagari selaku pelaksana terdepan pemerintahan dan pembangunan diminta selalu tegak lurus dalam melaksanakan segenap undang-undang dan aturan pendukungnya. Untuk itu, Wali Nagari semestinya memahami dengan baik Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan peraturan pelaksananya. Prestasi kepemimpinan Wali Nagari bukan diukur atas apa yang diterima selama menjabat tetapi atas ikhtiar yang diberikan guna memajukan masyarakat di wilayahnya. Demikian pokok-pokok pikiran Bupati Limapuluh Kota Safarudddin Datuk Bandaro Rajo saat memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Pembekalan Wali Nagari Terpilih Periode 2022-2028 Hasil Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2022, di Hotel Rocky Bukittinggi, Selasa (01/11/2022). Acara ini diikuti sebanyak 70 Wali Nagari Terpilih Periode 2022-2028 serta sembilan Wali Nagari Periode 2021-2024. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari/ Desa (DPMN/D) Limapuluh Kota.  Hadir pada kesempatan pembukaan, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Hendra Azmar, Kepala DPMD/N Endra Amzar, Narasumber Pelatihan Ditjen Pemerintahan Desa Kemdagri RI Achmad Rizki Rifani.  Di momen pembukaan Bupati Safaruddin juga menyerahkan Piagam Penghargaan untuk empat pemerintahan nagari yang telah menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nagari 2021-2026. Piagam diterima oleh Wali Sungai Beringin Lukman Hakim, Wali Sungai Balantiak  Dedi Henidal, Wali Koto Bangun Zarul Kasmi dan  Wali Kurai Beni Eka Putra. 


Selanjutnya, Bupati Safaruddin mengatakan pelatihan merupakan sebagai salah satu perwujudan pembinaan Pemerintah Daerah terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dalam pelatihan ini, jelas Bupati Safaruddin, kepada masing-masing Wali Nagari dibekali dengan berbagai pengetahuan terkait jalannya pemerintahan desa, baik dalam hal perencanaan, pelaksanaan, maupun pelaporan.

“Kami berpesan kepada seluruh Wali Nagari agar banyak membaca dan memahami peraturan perundang-undangan dalam menjalankan tugas dan kewajiban, antara lain UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa," pinta Bupati Safaruddin. Ditegaskan oleh Bupati Safaruddin sebagai pelaksana pemerintahan terdepan, eksistensi Wali Nagari tentu jadi perhatian besar pemerintah pusat maupun daerah.  Untuk menyikapi hal itu, tambah Bupati Safaruddin, maka Wali Nagari beserta perang katanya memiliki etos kerja yang kuat guna memacu semangat kerja demi mensejahterakan masyarakat. “Wali Nagari adalah perpanjangan tangan langsung dari pemerintah, sehingga seluruh kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Nagari bertujuan untuk membangun masyarakat serta tidak diperbolehkan Wali Nagari dan perangkat Nagari mengambil sedikitpun keuntungan dari setiap kegiatan Nagari,” ujar Bupati Safaruddin.


Pada bagian lain sambutannya, Bupati Safaruddin berharap Wali Nagari harus memiliki sikap mental yang teguh dan tidak dapat diintimidasi oleh seluruh pihak maupun bebas dari tekanan politik. Tidak kalah pentingnya, Bupati Safaruddin juga menyampaikan Wali Nagari harus paham menjalankan roda pemerintah, mendorong potensi Nagari, menjalin komunikasi dengan semua pihak, bekerja berdasarkan aturan bukan perasaan, bekerja sungguh dan menghasilkan karya untuk nagari.

"Kami juga mengingatkan Wali Nagari harus berhati-hati terhadap pengelolaan keuangan, bangun suasana kondusif di kantor, tingkatkan pendapatan asli nagari, tolong hindari sikap ego sektoral, prestasi bukan apa yang bapak terima tetapi apa yang masyarakat terima dari hasil kerja bapak selama enam 6 tahun kedepan," pungkas Bupati Safaruddin.


Sementara itu, Kepala Dinas DPMDN, Endra Amzar mengatakan bahwa Pemda melalui DPMDN akan selalu melaksanakan pemberdayaan terhadap Wali Nagari. Dalam pelatihan yang diselenggarakan saat ini, diikuti oleh 79 peserta yang terudiri dari Wali Nagari terpilih periode 2022-2028 dan Wali Nagari Periode 2018-2024. Diselenggarakan selama 3 hari, para Wali Nagari akan menerima materi dari Achmad Rizki Rifani yang berasal dari Ditjend Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Herman Azmar, Kepala Inspektorat Irwandi dan Kepala Bagian Hukum Eri Fortuna. “Diharapkan dengan diadakannya pelatihan ini, setiap Wali Nagari mengetahui tugas pokok dan fungsi, sasaran pembangunan, peraturan yang terkait tentang desa dan pengelolaan keuangan desa,” ujar Endra Amzar.(Yon)



Limapuluh Kota,netralpost– Tindaklanjuti MoU dengan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota pada September lalu, PT. Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) tawarkan program Taspen Life untuk jaminan hari tua aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Limapuluh Kota. Taspen, merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diketahui mengelola asuransi, tabungan hari tua, dan dana pensiun untuk ASN. Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo mendorong ASN Pemkab Limapuluh Kota untuk memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan Taspen dalam mengelola dana untuk menghadapi masa pensiun.

Adanya program hari tua ASN, dalam hal Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terungkap pada Sosialisasi Taspen Life oleh Branch Manager Cabang PT. Taspen Padang Ita Miana Astuti di hadapan Bupati Safaruddin, Sekretaris Daerah Widya Putra di Ruang Rapat Bupati di Sarilamak, Rabu (02/11/2022). Acara ini juga diikuti Asisten III A. Zuhdi Perama Putra, Kepala Divisi Distribusi Taspen Life Dian Fitri Ningsih, Kepala Badan Keuangan Win Hari Endi dan sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Limapuluh Kota dan jajaran.


Taspen Life bagi ASN, merupakan program Taspen dalam menjamin hari tua para pegawai baik PNS dan P3K di Kabupaten Limapuluh Kota. Dengan menyediakan beragam produk yang bermanfaat diantaranya berkaitan dengan perencanaan masa depan dan hari tua, para pegawai diharapkan dapat menyiapkan diri lebih baik untuk masa pensiunnya. Tidak hanya itu, program bertujuan untuk  pelecut semangat dalam bekerja dengan tenang dan maksimal, serta dapat meningkatkan daya saing yang akan meningkatkan kualitas kerja.


Bupati Safaruddin lebih lanjut dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas gerak cepat PT.Taspen dalam mensosialisasikan keuntungan sejumlah program bagi para ASN. Kemudian dikatakannya peserta sosialisasi yang hadir juga dapat menyampaikan kepada rekan atau staf dikantor masing-masing. "Sebagian dari kita mungkin tidak mengetahui kegunaan dan keuntungan menjadi bagian Taspen Life ini. Untuk itulah hari ini kita melakukan sosialisasi kepada rekan-rekan Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk memastikan kesejahteraan dan membantu bapak/ibu untuk mendapatkan dana tambahan ketika memasuki masa pensiun nanti," jelas Bupati Safaruddin. Berkaitan dengan tabungan hari tua, Bupati Safaruddin meminta komitmen para ASN untuk berhemat dan menyisihkan sebagian gaji dengan melakukan usaha sampingan maupun meningkatkan tabungan untuk hari tua, sehingga tidak mengalami kesulitan perekonomian di masa tua nantinya. Disamping itu, Ia juga berharap kepada PT. Taspen untuk memberikan program-program yang menguntungkan para ASN dalam rangka membangun Limapuluh Kota serta mendukung program Pemkab mewujudkan sektor unggulan seperti pertanian maupun pariwisata.


Sementara itu, Branch Manager PT. Taspen Padang, Ita Miana Astuti menyampaikan apresiasi atas kesediaan Pemerintah Daerah yang telah memfasilitasi kegiatan sosialisasi terhadap ASN di Kabupaten Limapuluh Kota dalam meningkatkan kesejahteraan ASN. Selanjutnya Ita menjelaskan, saat ini di Limapuluh Kota, pelanggan PT. Taspen mencapai 10.439 peserta, 6075 ASN aktif dan 4364 orang pensiunan, potensi ini dinilai besar bagi PT. Taspen yang diamanahkan oleh Pemerintah untuk mengurus hari tua para ASN. Kemudian, dijelaskan Ita, 3,25 persen untuk Tabungan Hari Tua, dan 4,75 persen untuk pensiun dipotong setiap bulannya dari gaji yang diperoleh pengabdi masyarakat tersebut. Ita berharap ASN dapat meningkatkan tabungan hari tua mereka melalui PT. Taspen Life, salah satu anak perusahan yang akan lebih mengarahkan program hari tua dalam menyusun program masa depan. "Semoga dengan sosialisasi yang diberikan dapat dimanfaatkan para ASN dalam menatap purna tugas yang cemerlang," ungkap Ita.(Yon)

 


Arosuka, netralpost - Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar membuka secara resmi acara Gowes Wisata Salingka Danau dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 di Alahan Panjang Resort,(29/10/2022).

Tampak hadir mendampingi Bupati, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, S.P, Sekretaris Daerah Medison, S.Sos,M.Si, Staf Ahli, Asisten I, Plt. Asisten II, Asisten III, Camat, Forkopimcam, Walinagari, KAN, BPN dan masyarakat Alahan Panjang.

Dalam sambutanya, Bupati Solok mengapresiasi panitia dan pihak yang telah berusaha dan bekerja keras kurang lebih dua bulan terakhir mempersiapkan acara Gowes Salingka Danau tersebut. Walau masih terdapat kekurangan dalam persiapannya, Bupati solok berharap acara yang di langsungkan selama dua hari ini akan berjalan lancar dan meriah.

"Acara ini bertujuan agar bisa menarik wisatawan untuk datang ke Alahan Panjang Resort, yang nantinya bisa berdampak pada sektor ekonomi masyarakat Alahan Panjang, dan tidak menutup kemungkinan akan ada investor yang akan mau bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk membangun dan memperindah tampilan dari tempat wisata seperti Danau Diatas, Danau Dibawah dan Danau Talang" Ujar Bupati Solok.

Bupati Solok juga menginginkan kesenian anak nagari agar diberikan pembinaan dengan cara membentuk Dewan Kesenian yang berada dibawah naungan Dinas Pariwisata.

Bupati Solok menginstruksikan kepada dinas terkait agar membuat Surat Edaran yang berisi tentang himbauan kepada seluruh Wali Nagari di Kabupaten Solok agar menganggarkan dana untuk pembinaan kesenian anak nagari,

"Kesenian kita tidak kalah dengan daerah lain, bina anak muda kita dengan sungguh-sungguh, sehingga nanti mereka yang akan tampil, benar-benar orang yang telah siap dan bagus". Lanjutnya.

Bupati Solok berharap kepada pihak-pihak terkait untuk kedepannya acara yang besar seperti Gowes Salingka Danau ini agar dipersiapkan dengan baik dan matang, jika berhasil ini akan berdapak positif baik dalam hal promosi daerah, promosi pariwisata, promosi UKM dan Kesenian.



Payakumbuhnetralpost-- Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang merupakan bagian upaya pembinaan pegawai sesuai PP No 53/2010 tentang disiplin pegawai.


Seperti yang tampak pada Selasa (1/11), Rida didampingi Kepala BKPSDM dan Inspektorat kota Payakumbuh melakukan sidak ke Kantor Camat Payakumbuh Utara. 


Dalam sidak tersebut, Rida berpesan kepada jajarannya sebagai abdi negara, harus memperhatikan hal-hal dasar sebelum melayani masyarakat. Kedisiplinan dan kerapian dalam berpakaian sangat penting untuk diperhatikan. 


"Kami mengimbau kepada seluruh jajaran ASN di Kota Payakumbuh agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Ikuti aturan disiplin yang telah ditetapkan dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Rida.


Rida juga menegaskan, pembinaan yang dilakukan saat ini lebih tegas, makanya disidak. Tujuannya untuk memberi secara konkret reward (penghargaan) maupun punishment (sanksi) sesuai tingkat disiplin pegawai bersangkutan.


"PP Disiplin pegawai secara tegas mengatur 17 kewajiban dan 15 larangan. Salah satu yang penting kewajiban pasal 3 ayat 11, pegawai wajib hadir dan mengisi daftar hadir. Karena wajib tidak ada alasan lupa mengisi, apalagi sengaja tidak mengisi. Konsekuensnya yang melanggar tentu akan diberikan sanksi sesuai bentuk pelanggaran. Mulai dari tingkat ringan hingga berat,” jelasnya. (Yon)



Payakumbuhnetralpost-- Pemerintah Kota Payakumbuh menyambut baik adanya iven Payakumbuh Festive Run 2022 yang akan digelar pada 18 Desember 2022 mendatang.


Payakumbuh Festive Run 2022 direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2022, yang juga bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Payakumbuh dengan kata lain Payakumbuh Festive Run turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Randang ini.


Iven yang merupakan kolaborasi komunitas lari bersama Pertamina itu merupakan iven lari pertama di Kota Payakumbuh bertema festival dengan memadukan olahraga dan UMKM. Ide ini dirembukkan oleh panitia yang terlibat dari komunitas lari seperti Payakumbuh Runners, Adventure Runners, dan Trail Runners Payakumbuh.


Dalam jumpa pers di Gerobak Kopi, Selasa (1/11), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal mengatakan sangat inspiratif, bagi Pemko Payakumbuh ini adalah kabar baik adanya dukungan dari komunitas lari dalam rangka mengangkat perekonomian daerah.


"Kota Payakumbuh melekat sebagai sentra kuliner di Sumbar. Di setiap sudut kota ada jajanan, ada usaha yang menjual berbagai macam produk kuliner, umumnya dilakoni oleh generasi muda yang kreatif," ujarnya.


Ditambahkan Faizal, bahkan nanti pada tanggal 13 sampai 17 Desember 2022 akan kembali digelar pula iven tahunan yang sudah 3 tahun tak digelar karena pandemi Covid-19, namanya Payakumbuh Bagodang yang rutin digelar di Medan nan Bapaneh Ngalau Indah, dengan adanya pekan seni budaya dan pameran untuk wadah UMKM kuliner dan fashion.


"Payakumbuh Festive Run 2022 ini bertepatan dengan sehari setelah Payakumbuh Bagodang digelar. Kita berharap ini menjadi langkah untuk recovery pelaku usaha, mempercepat pemulihan pasca Pandemi Covid-19. Kami siap support dan menyukseskan, kedepan ini bisa disinergikan dengan program di pemerintah daerah," katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Nofriwandi menyebut pada bulan Desember 2022, Kota Payakumbuh padat akan agenda iven. Ada kegiatan olahraga, festival seni, budaya, dan pameran UMKM.


"Kita berharap salahsatu dampak dari Payakumbuh Festife Run 2022 ini dapat mengundang banyak datang wisatawan dan olahragawan ke Kota Payakumbuh. Kota ini nyaman ditinggali, cuacanya sejuk, setiap kegiatan sangat ramai, bahkan kawasan ngalau menjadi padat bila ada iven seperti gowes, jumlahnya ribuan," katanya.


Ditambahkan Nofriwandi, adanya iven keramaian seperti ini, tentu membuat orang datang, menginap, dan belanja di Kota Payakumbuh. Hal ini memberi dampak dengan mengangkat perekonomian masyarakat yang bergerak di bidang usaha pariwisata dan UMKM.


"Payakumbuh adalah lokasi wisata wajib di Sumatera Barat, kita berharap iven-iven seperti ini lebih banyak lagi oleh komunitas lainnya," harapnya.


Dari sisi Sales Branch Manager Pertamina Sumbar Rayon IV Muhammad Yudistira mengatakan dirinya baru 6 bulan ditempatkan di Sumbar, diakuinya makanan orang Sumbar enak, pariwisata mantap dan masyarakatnya kreatif banget.


"Kita sudah mengetahui iven seperti ini sering dilaksanakan di Kota Payakumbuh, namun beberapa tahun ini terhambat karena pandemi Covid-19. Akibatnya sektor ekonomi dan kesehatan terdampak," kata Yudistira.


Yudistira juga mengatakan pihaknya menyambut baik iven yang digagas oleh komunitas lari ini, karena tak hanya membawa semangat sehat saja, tak hanya atlet yang diwadahi, ada UMKM kuliner dan kerajinan yang dibawa serta bergeliat.


"Pertamina sangat mendukung aksi bergandengan tangan dalam mensupport UMKM. Hal in juga dalam rangka memajukan daerah kedepan, mari kita laksanakan dengan have fun. Karena saya termasuk generasi milenial, saya satu suara dan semangat dengan panitia, insyaallah akan mensupport agar kegiatan ini sukses dan menggaet peserta lari dari luar daerah untuk datang ke Kota Payakumbuh. Yang penting Jargon City of Randang harus terus kita gaungkan, mudah-mudahan kota ini semakin sukses dan masyarakat yang kreatif bisa berkembang memajukan kota ini," pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Pelaksana Rio Irawan yang merupakan perwakilan dari Aventure Runner mengatakan iven ini mengangkat tema “food culture and humanity” dimana Payakumbuh merupakan kota yang terkenal dengan kuliner yang khas dan lezat dengan banyak pilihan makanan dan juga menawarkan cita rasa Payakumbuh yang tersedia selama 24 jam.


"Masyarakat Payakumbuh juga terbuka dan ramah terhadap setiap pengunjung dan tentunya melalui iven ini nantinya bisa menambah pendapatan masyarakat ataupun UMKM serta meningkatkan daya tarik dan promosi pariwisata Kota Payakumbuh, karena event ini mempunyai target peserta para pecinta lari dari daerah di luar Kota Payakumbuh," kata Rio didampingi Andina dari Payakumbuh Runner dan Megi Efriater dari Trail Runner Payakumbuh.


Ditambahkan Rio, iven ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa olah raga sudah menjadi life style, Payakumbuh mempunyai fasilitas yang cukup. Dengan juga mengusung tema “Humanity”, para peserta nantinya juga diikuti oleh pelari yang disabilitas atau berkebutuhan khusus, jadi setiap individu bisa mengikuti event ini.


"Tujuan lain dari event ini adalah mengangkat dan memperkenalkan UMKM yang ada di Kota Payakumbuh, mulai dari kerajinan sampai makanan," tambahnya.


Rio menjelaskan, Payakumbuh Festive Run 2022 dipusatkan di BWS Taman Batang Agam Payakumbuh, di lokasi ini nantinya juga akan disediakan booth-booth untuk produk makanan dan kerajinan dari UMKM kota Payakumbuh, sehingga para pelari dapat bersantai seraya menikmati sajian sajian khas Payakumbuh dan juga oleh-oleh yang kan dibawa kembali pulang ke rumah.


"Kita berharap acara ini bisa sukses, karena Payakumbuh Festive Run 2022 diselenggarakan oleh Komunitas Lari Payakumbuh dengan didukung oleh Pemerintah Kota Payakumbuh, event lari ini merupakan kegiatan positif, selain sehat dengan berolah raga kita juga mengharapkan adanya peningkatan ekonomi dan promosi pariwisata," kata Rio.


Bagi yang ingin mendaftar bisa via online di www.beyondrun.com atau via offline dengan datang langsung ke sekretariat panitia pelaksana di Lembaga Bahasa (LB) LIA di pusat Kota Payakumbuh, pendaftaran sudah dibuka sejak 16 Oktober 2022.


Total hadiah yang diperebutkan adalah Rp. 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) dengan 5 kategori yaitu 5 km pelajar SD Putra Putri, 5 km pelajar SMP Putra Putri, 5 km umum Putra Putri, 12 km umum  Putra Putri dan 21 km umum putra putri. Acara ini juga terselenggara berkat bantuan dan kerjasama dari sponsor dan Media Partner. (Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), kegiatan dialog/diskusi pertukaran opini secara partisipatif antara penyelenggara layanan publik dengan publik di ruang pertemuan ngalau indah kantor Wali Kota Payakumbuh, Selasa (1/11).


Tiga sektor yang dibahas dalam FKP ini adalah pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, serta layanan kesehatan pada rumah sakit umum daerah (RSUD) Adnaan WD. Kota Payakumbuh.


Acara itu dibuka oleh Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda yang diwakili Asisten II Elzadaswarman didampingi Kabag Organisasi David Bachri. Sementara itu narasumber dari Ombudsman Perwakilan Sumbar dan Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Andalas. Turut hadir pimpinan dan jajaran OPD serta perwakilan masyarakat.


Asisten II Elzadaswarman mengatakan sebagai sebuah Kota Madya, Kota Payakumbuh akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan pelayanan publik yang prima sebagai ujung tombaknya.


"Tugas pemerintah adalah melayani masyarakat. Ada hal yang harus dipenuhi karena kita berbicara supply dan demand. Bagaimana kebutuhan masyarakat dipenuhi, kita menyikapinya sebagai supplier pelayanan yang memberi alternatif, sehingga ada kepuasan masyarakat, kita harus pastikan mekanismenya berjalan lancar," kata pria yang akrab dengan panggilan Om Zet itu.


Om Zet menambahkan, pelayanan publik tentu harus diukur, untuk menilai itu perlu bekerja sama dengan pihak ketiga sebagai lembaga profesional yang memiliki indikator penilaian secara objektif. Dia mengharapkan problem pelayanan bisa diulik dan dikupas sedemikian rupa, sehingga nantinya ada solusi yang jauh lebih baik lagi bagi pelayanan publik Kota Randang kedepan.


"Kota Payakumbuh selalu ingin tampil menarik, dengan adanya FKP ini sangat membantu proses meningkatkan pelayanan publik di Kota Payakumbuh. Meski prediket kota dengan pelayanan perizinan berusaha terbaik nasional sudah kita dapatkan tahun 2021 lalu, namun kita tak ingin berpangku tangan, kita akan tetap mempertahankannya dan meningkatkan lagi pelayanan yang lainnya," tukuknya.


Sementara itu, Irnaldi selaku panitia pelaksana memaparkan FKP ini digelar dalam rangka menjalankan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik di Lingkungan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, serta Surat Edaran MENPAN RB Nomor 19 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik di Lingkup Instansi Pemerintah.


Irnaldi menambahkan, FKP ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman hingga solusi, antara penyelenggara pelayanan publik dan masyarakat, antara lain berupa: pembahasan rancangan, penerapan, dampak, dan evaluasi kebijakan yang ditetapkan oleh penyelenggara pelayanan sehingga diperoleh kebijakan yang efektif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik.


"Ruang lingkupnya adalah berdasarkan hasil survey kepuasan masyarakat terhadap 3 instansi pemerintah daerah ini. Tahun depan FKP nantinya akan dilaksanakan secara mandiri oleh OPD masing-masing. Output dari FKP ini tersusunnya identifikasi masalah, usulan rekomendasi, perbaikan, dan jangka waktu penyelesaian oleh masing-masing instansi," katanya.


Dari sisi Kabag Organisasi David Bachri menyampaikan harapan kepada OPD agar rekomendasi yang dihasilkan dari FKP ini dapat ditindaklanjuti dengan baik, karena dasar dari rekomendasi ini adalah survey kepuasan masyarakat.


"Contohnya, dengan adanya rekomendasi di tahun sebelumnya, harusnya ada peningkatan dari waktu ke waktu. Artinya, kita memberikan pelayanan jangan hanya terpaku kepada standar, tapi lebih dari itu. Artinya pelayanan tak sekedar memenuhi standar saja, namun ada nilai tambah dari kepuasan yang didapatkan masyarakat saat dilayani oleh instansi pemerintah," ujarnya didampingi Sub Koordinator Tata Laksana Bagian Organisasi Yeni Maini. (Yon)



Payakumbuh,netralpost— Pemerintah Kota Payakumbuh hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) secar virtual via aplikasi zoom, Selasa (1/11) pagi. Rakor yang mengagendakan pemberian pembekalan dan pengarahan dari Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian itu diikuti oleh seluruh Penjabat (Pj) Kepala Daerah se-Indonesia.


Hadir dari aula pertemuan Randang lantai II kantor Walikota Payakumbuh, Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda hadir bersama Plt. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi dan jajaran kepala OPD di lingkup Pemerintah Kota Payakumbuh.


Selain untuk pemberian pembekalan dan pengarahan, Rakor yang dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian itu juga untuk konsolidasi penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik di daerah serta memperkuat sinergitas pemerintah pusat dan pemerintah daerah.


Saat rapat dimulai, Tito Karnavian mengingatkan kembali atas arahan Presiden Joko Widodo kepada Penjabat Kepala Daerah terkait tugas dari Penjabat Kepala Daerah yang dapat menjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintah dan pelayan publik di daerah pada saat terjadinya kekosongan jabatan kepala daerah/wakil daerah karena telah berakhir jabatannya.


Terkait akan arahan Presiden tersebut, Tito menyampaikan akan tugas dan wewenang Penjabat Kepala Daerah yang telah dilantik. 


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (yang ditetapkan 30 September 2014) bahwa tugas dan wewenang dari Penjabat Kepala Daerah sama yakni merujuk atas Pasal 65 ayat (1) dan ayat (2), namun hal tersebut terdapat pembatasan kewenangan Penjabat Kepala Daerah karena keberadaannya berdasarkan penunjukan bukan hasil pemilihan.


Pembatasan kewenangan Penjabat Kepala Daerah karena keberadaannya berdasarkan penunjukan yang diatur dalam Padal 132 A ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan, pengangkatan dan pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (ditetapkan tanggal 4 Juli 2008, sebagai berikut ;


a. Melakukan mutasi pegawai,

b. Membatalkan perijinan yang telah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan/atau mengeluarkan perijinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan penjabat sebelumnya,

c. Membuat kebijakan tentang pemekaran daerah yang bertentangan dengan kebijakan pejabat sebelumnya, dan

d. Membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan program pembangunan pejabat sebelumnya.


Dan atas PP yang mengatur tugas dan wewenang Penjabat Kepala Daerah, Tito menekankan jika pemabatasan kewenangan yang dimaksud dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.


Setelah Rakor berlangsung, Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda langsung menghimbau kepada jajaran kepala OPD agar dapat bergerak untuk segera melaksanakan program kerja yang telah disusun sebelumnya.


“Terutama untuk menjaga inflasi, pengentasan kemiskinan ekstrim dan pencegahan Stunting agar segera kita tindak lanjuti bersama. Karna hal ini juga merupakan program nasional,” ungkap Rida.


Dan atas penyampaian Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda, seluruh kepala OPD yang hadir langsung sampaikan rencana kerja atas program yang telah disusun sebelumnya agar segera dapat dieksekusi.


“Mari kita semua bergerak agar program yang telah disusun dapat segera terealisasi,” ajak Rida mengakhiri. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost - Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Medan berkerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Limapuluh Kota menyelenggarakan Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Kabupaten Limapuluh Kota. Diikuti oleh 85 peserta yang berasal lulusan SMK maupun Vokasi dari sejumlah daerah di Limapuluh Kota, VSGA rencanananya dilaksanakan selama lima hari, mulai dari tanggal 01-05 November 2022, dan dipusatkan di SMK N 1 Guguak.  Turut hadir pada kesempatan pembukaan VSGA, Kapolres Limapuluh Kota AKBP. Ricardo Conrat Yusuf, Wakil Kepala BPSDMP Kominfo Medan, Amal Hasim, Kepala Dinas Kominfo Eki Hari Purnama dan Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Guguk Bitrasda. Menandai dimulainya pelatihan tersebut, Bupati Safaruddin saat membuka secara resmi pelatihan tersebut mengungkapkan terima kasih kepada Kemenkominfo yang telah menunjuk Limapuluh Kota sebagai salah satu lokasi pelaksanaan VSGA di tahun 2022. "Pelatihan VSGA bagi generasi muda Limapuluh Kota dinilai strategis dalam meningkatkan kemampuan masyarakat Limapuluh Kota khususnya para lulusan sekolah vokasi yang ingin meningkatkan kemampuan di bidak teknologi Informasi dan komunikasi," ulas Bupati Safaruddin.


Seperti diketahui, Kementerian Kominfo sebagai leading sector dibidang TIK mempunyai Program Pengembangan SDM unggulan yaitu Digital Talent Scholarship (DTS). Diluncurkan pertama kali tahun 2018, program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi guna meningkatkan kompetensi masyarakat Indonesia dibidang TIK. VSGA merupakan salah satu dari Program DTS tahun 2022 yang mencakup 8 (delapan) akademi yakni Fresh Graduate Academy (FGA), Vocational School Graduate Academy (VSGA), Thematic Academy (TA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Thematic Academy (TA), Professional Academy (ProA), Government Transformation Academy (GTA), dan Talent Scouting Academy (TSA).


Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin mengatakan, pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi misi pertama pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yakni meningkatkan sumber daya manusia yang berbudaya dan berdaya saing berlandaskan keimanan, sekaligus menegaskan bahwa sinergitas dan kolaborasi yang berjalan baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Selanjutnya, Bupati Safaruddin menilai, saat ini perkembangan TIK telah membawa perubahan mendasar dalam hal penghematan sumber daya manusia sehingga sejumlah pekerjaan saat ini telah dialihkan dengan sistem digital atau robotik, sehingga manusia dituntut untuk meningkatkan kemampuan terutama di bidang TIK. "Progam VSGA merupakan bentuk dukungan Kementerian Kominfo terhadap penyediaan tenaga terampil dalam membantu mewujudkan digitalisasi, terlebih saat ini para penduduk produktif yang ada di Limapuluh Kota mencapai 92.408 jiwa," ungkap Bupati Safaruddin


Disamping itu, Bupati Safaruddin berharap kepada peserta, kecerdasan yang dimiliki tidak hanya kecerdasan intelektual saja, tetapi setiap insan harus memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual sebagai modal utama dalam mengarungi kehidupan bermasyarakat. Kemudian dikatakan Bupati Safaruddin, kesempatan yang diberikan oleh BPSDMP Kominfo harus dimaksimalkan agar meningkatkan kapasitas dan skill yang dimiliki para peserta. "Ambil sebanyaknya Ilmu yang didapat selama lima hari kedepan, semoga dapat diaplikasikan dalam mencari pekerjaaan maupun diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Bupati Safaruddin.


Sementara itu, Wakil Kepala BPSDMP Kominfo Medan, Amal Hasim, menyampaikan data Bank Dunia menyebutkan bahwa peserta VSGA di Limapuluh Kota mencapai 75 orang. Dalam pelaksanaannya dibagi menjadi tiga kelas yaitu Junior Staff Administrator berjumlah 25 orang, data manajemen staf sejumlah 25 orang dan Video Editor berjumlah 25 orang. Dikatakan Amal Hasim, Indonesia saat ini tengah mengalami digital talent gap (kesenjangan talenta digital) yaitu Indonesia kekurangan sembilan juta talenta digital dalam 15 tahun atau rata-rata 600.000 talenta digital per tahun. "Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Kominfo bersama stakeholder terkait tengah melakukan pengembangan SDM yang akan mencukupi kekurangan talenta tersebut," ungkapnya. Kemudian dikatakan Amal Hasim, pada pelaksanaannya, Kementerian Kominfo melibatkan beberapa pihak terkait mulai dari akademisi, industri, hingga beberapa komunitas sesuai masing-masing tema. Diharapkan, dengan terselenggaranya program VSGA ini dapat menyediakan tenaga kerja terampil dan siap pakai bagi industri di bidang TIK serta memfasilitasi alih kompetensi bagi tenaga kerja yang terdampak digitalisasi. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost-- Merespon Instruksi Menteri Dalam Negeri terkait pengendalian inflasi di daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Limapuluh Kota pun bergerak cepat. Didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, TPID Limapuluh Kota melaksanakan Gelar Pangan Murah  di beberapa titik lokasi di Limapuluh Kota pada Selasa, (01/11/2022). Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, merupakan Nagari pertama yang ditunjuk menjadi Bazar Pangan pertama di Limapuluh Kota. Gelar Pangan Murah merupakan Kolaborasi Dinas Pangan bersama UPTD Distribusi, pasokan dan akses pangan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Dinas Pangan Provinsi Sumbar dan Perum Bulog telah mengalokasikan sebanyak 400 paket komoditas sembako yang dijual dengan harga dibawah standar di Nagari yang berada di utara Limapuluh Kota tersebut. Pelaksanaan Gelar Pangan Murah perdana ini dipantau langsung Bupati Limapuluh Kota sekaligus Ketua TPID Safaruddin Dt.Bandaro Rajo, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf, Sekretaris Daerah Widya Putra, Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Kodim 0306/50 Kota, Kepala Dinas Pangan Ambardi, Kepala Dinas Perdagangan Ayu Mitria, dan Kepala Dinas Perikanan Siswanto.

 

Bahan pangan yang dijual di bawah harga pasar itu, yakni beras medium Rp46.500/5 kg, gula Rp13.500/kg, beras premium  Rp140.000/10 kg, minyak goreng Rp13.500/liter, serta sejumlah bahan pokok lainnya. Bazar Pangan Murah tersebut digelar sebagai upaya Pemerintah Daerah demi menekan laju inflasi yang cukup tinggi yakni mencapai 6 persen.

 

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo mengatakan, sesuai instruksi Mendagri, Tito Karnavian, Pemkab Limapuluh Kota siap melaksanakan intruksi demi pengendalian inflasi di daerah. Tidak hanya itu, Bupati Safaruddin turut mengatakan, akhir September lalu Presiden Joko Widodo memanggil seluruh Kepala Daerah di Indonesia agar Inflasi di daerah turut menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama. Kemudian dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terus berupaya melakukan langkah cepat demi mengendalikan inflasi yang jadi perhatian Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia. "Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam mengakses sembako serta meningkatkan perekonomian masyarakat kalangan kurang mampu untuk memperoleh pangan dengan harga di bawah pasar," ungkap Bupati Safaruddin. Di sisi lain, Bupati Safaruddin mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pangan Provinsi dan Perum Bulog yang telah membantu TPID Limapuluh Kota dalam pengendalian Inflasi. Ia menambahkan, bazar pangan murah nanti juga dilaksanakan di sejumlah kecamatan di Limapuluh Kota, seperti Kecamatan Kapur IX, Akabiluru maupun Lareh Sago Halaban dengan konsentrasi masyarakat kurang mampu.

 

Sementara itu, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Conrat Yusuf mengatakan bazar sembako murah ini dilaksanakan untuk menekan laju inflasi. "Bazar pangan merupakan langkah nyata kepedulian Pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti kenaikan beberapa bahan pangan di Limapuluh Kota," kata AKBP Ricardo Conrat. Upaya intervensi terkait kenaikan barang ini diharapkan mampu membantu masyarakat yang terdampak mendapatkan akses yang mudah terhadap sembako relatif murah dibawah harga pasar. AKBP Ricardo Conrat Yusuf mengatakan, seluruh masyarakat dapat mendukung program bazar pangan murah dengan menyebarkan informasi positif kepada sanak keluarga maupun lingkungan sekitar. "Kapolres Limapuluh Kota siap mendukung bazar pangan di Limapuluh Kota demi meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkas AKBP Ricardo Conrat Yusuf. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.